Mom Life

Tips Melahirkan Normal dan Gangsar di Hari-H

Melahirkan secara normal ataupun sesar, keduanya sama-sama punya resiko tinggi. Namun karena perkembangan teknologi sekarang ini sudah cukup maju dan pesat, membuat angka kegagalan semakin menurun. Ada beberapa tips melahirkan normal secara cepat dan sakitnya hanya bertahan sebentar.

Tips Melahirkan Normal Secara Cepat dan Aman

Proses melahirkan memang pertaruhan antara hidup dan mati. Dengan bantuan teknologi, angka keselamatan Bunda dan bayi semakin meningkat. Agar dapat melaluinya dengan baik, Bunda harus melakukan berbagai macam persiapan sebelum bulan kehamilan menginjak trimester terakhir. 

1. Menjaga Kesehatan Secara Baik 

Tips pertama dan yang paling dasar tentunya adalah Ibu hamil harus selalu menjaga kesehatan dengan baik. Yap, kesehatan Bunda akan sangat berpengaruh pada kondisi bayi juga dalam rahim. Patuhi anjuran dokter dalam menjalani pola hidup. Penuhi nutrisi serta gizi harian dengan buah dan sayuran. 

Kondisi kesehatan Bunda juga akan menjadi pertimbangan utama apakah Bunda masih kuat menjalani persalinan secara normal. Jika terus mengalami penurunan demi menyelamatkan Ibu dan anak maka kemungkinan akan dilakukan persalinan secara sesar. 

2. Selalu Berpartisipasi dalam Kelas Persiapan 

Selanjutnya Ibu hamil juga harus mau untuk terus aktif dalam kelas persiapan menuju persalinan. Sekarang ini sudah banyak pihak atau lembaga baik itu dari rumah sakit atau lingkungan sekitar yang mengadakan kelas persiapan menuju proses melahirkan normal secara aman dan cepat. 

Setiap kelas nantinya akan punya program dan durasi yang berbeda-beda, sehingga Bunda bisa belajar dari bagaimana cara mengontrol napas sampai menjaga ketenangan hati. Hal ini sangat berguna dan merupakan cara terbaik untuk bisa melahirkan dengan persaan aman sehingga prosesnya juga cepat.

3. Melakukan Yoga Prenatal 

Selain itu, Ibu hamil sekarang juga bisa melakukan kelas yoga prenatal. Kelas ini memang diciptakan khusus untuk Bunda yang sedang hamil, tujuannya adalah agar lebih santai dan merasa rileks saat proses kehamilan tengah berlangsung. Selain itu yoga ini juga bisa membantu menjaga stamina dan kesehatan. 

Gerakan yoga prenatal berfokus pada titik pernapasan juga sehingga nantinya para Ibu hamil dapat melalui proses persalinan tanpa perlu menguras terlalu banyak tenaga. Dengan begitu mereka bisa pulih dalam jangka waktu tidak terlalu lama. Pemulihan pasca persalinan juga berlangsung cepat.

4. Rutin Melakukan Olahraga Kecil 

Saat Bunda sedang hamil tidak boleh terlalu hobi rebahan. Walaupun terkadang rasanya berat dan malas namun harus dilawan. Sebisa mungkin tetap lakukan olahraga kecil, misalnya jogging mengitari kompleks saja atau jalan-jalan di sekitar rumah. Lakukan secara rutin dengan rentan waktu 10 sampai 30 menit.

Namun sayangnya sampai sekarang masih banyak mitos bermunculan, seperti Bunda hamil dilarang untuk mekakukan aktivitas, secara gamblang para tenaga kesehatan khususnya dokter menyebut itu tidak benar. Olahraga seperti jalan kaki sangat bagus dan dianjurkan untuk para Bunda hamil.

5. Melakukan Pijat Perineum 

Sebagian orang pasti masih merasa asing dengan istilah perineum. Pijat perineum sendiri merupakan tekanan lembut pada area jalan lahir bayi. Jika dilakukan secara rutin bisa membuka vagina, serta meminimalisir rasa sakit katika sedang berada dalam proses persalinan. 

Pijat Perineum sendiri bisa Bunnda lakukan setelah masuk masa kehamilan 34 minggu, Kelas ini memang belum ada di daerah-daerah, namun bisa minta saran dari dokter tentang rekomendasi tempat di lingkungan sekitar  bisa memberikan treatment seperti itu atau yang sejenisnya.

6. Melakukan Latihan Pernapasan 

Salah satu faktor penentu apakah persalinan dilalui secara lancar adalah bisa melakukan teknik pernapasan secara benar. Pernapasan yang baik dan kuat harus dilatih sejak awal masa kehamilan. Itulah mengapa Ibu hamil sangat dianjurkan untuk ikut berbagai macam kelas pelatihan .

Saat merasakan kontraksi otot-otot seluruh tubuh akan tegang, sulit sekali mengontrol pernapasan jika tidka dibiasakan atau dilatih sejak dini. Oleh kare itu melemaskan saraf dan otot yang tertarik secara aman ada tekniknya sendiri. Rajin-rajinlah melakukan pelatihan atau olahraga ringan seperti jalan kaki.

7. Selalu Kontrol Posisi Bayi dengan Benar 

Sambil mempersiapkan segala macam persiapan teknis, Bunda juga harus selalu mengontrol posisi bayi. Idealnya kepala bayi harus sudah menghadap ke bawah sebelum proses melahirkan dimulai. Posisi ini akan memudahkan proses persalinan berjalan dengan cepat. Namun beda lagi jika ternyata sungsang.

Jika ternyata posisi bayi sungsang sampai saat proses persalinan, maka bisa dialihkan ke operasi sesar. Inilah pentingnya melakukan kontrol paling lama satu kali dalam sebulan. Jika diketahui sebelum proses melahirkan maka dokter akan memberikan berbagai macam tips untuk memperbaiki posisi bayi.

8. Usahakan Untuk Makan Sebelum Melahirkan 

Terakhir jangan lupa untuk makan sebelum masuk ke proses melahirkan. Ingat jika proses persalinan pastinya membutuhkan banyak energy, jangan sampai Bunda tidak mencukupi asupan gizi dn nutrisi sehingga membuat tubuhnya lemas. Jika memang kurang nafsu makan bisa ngemil sehat saja. 

Salah satu cara agar Bunda masih mau makan dan mengisi perutnya sebelum melahirkan adalah ngemil jajanan sehat. Bisa buah atau sayuran saja, yang penting masih mengandung karbohidrat tinggi atau lemak sehingga tidak menyebabkan rasa mual dan tentunya mengenyangkan juga bagi Ibu hamil. 

Selain itu, faktor lain Bunda bisa melahirkan normal dengan cepat dan aman adalah dengan memilih metode melahirkan terbaik. Sekarang ini zaman sudah maju, belakangan selalu muncul metode baru seperti melahirkan dalam air dan posisi jongkok. Ternyata hal tersebut juga bisa mengurangi rasa sakit.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.


Lifestyle

Bawaan Hamil Bayi Perempuan dan Laki-Laki

Menjelang trimester kedua bunda pasti sudah tidak sabar menantikan informasi dari dokter mengenai jenis kelamin dari bayi. Namun banyak juga orang yang lebih memilih tebak-tebak buah manggis, Jadi hanya menebak lewat bawaan hamil bayi perempuan atau lelaki saja, tidak melakukan tes ke dokter.

5  Tanda Bawaan Hamil Bayi Perempuan

Bawaan hamil bayi perempuan dipercaya punya tanda atau ciri khusus serta berbeda dengan laki-laki. Hal ini tentunya bisa dirasakan oleh bunda. Apalagi sekarang ini sudah banyak juga informasi beredar mengenai tanda jika sedang hamil bayi perempuan. Lebih jelasnya simak penjelasan dibawah ini.

1. Posisi Bayi Terasa pada Pusat Perut 

Banyak orang beranggapan jika hamil anak perempuan maka bentuk perut dari bunda akan terlihat meninggi juga lebar. Namun ternyata anggapan tersebut hanyalah mitos belaka. Justru posisi si kecil yang dapat menjadi isyarat apakah jenis kelamin yang sedang dikandung dalam perut. 

Tanda-tanda jika Anda tengah hamil anak perempuan adalah posisi janin umumnya berada tepat pada sekitar pusat perut. Rasanya perut akan terasa padat di bagian tengah, ciri ini menjadi isyarat paling utama ketika sedang tebak-tebak jenis kelamin sebelum nantinya diperiksakan ke dokter.

2. Terkena Morning Sickness yang Lebih Buruk 

Tanda kedua bahwa bunda sedang mengandung anak perempuan adalah terkena morning sickness yang sangat buruk. Hal ini tentunya tantangan yang harus dilewati ketika sudah masuk trimester pertama, kondisi parah ini akan semakin bertambah dengan perubahan hormone yang berdampak ke emosional.

Indikasi bahwa morning sickness parah dan emosional yang berubah-ubah ternyata menjadi indikasi bahwa janin yang dikandung lebih condong kelamin perempuan. Namun tentu saja tebakan ini bisa saja salah karena biasanya orang hamil memang cenderung sensitif dan jadi sangat perasa.

3. Mulai Terjadi Permasalahan Kulit 

Bagi sebagian ibu hamil mungkin sudah pernah merasakan masalah satu ini.  Banyak orang berpendapat ternyata hamil anak perempuan memiliki tanda timbulnya permasalahan kulit. Pada kasus tertentu yang biasanya jadi glowing justru mulai timbul jerawat, kulit berminyak atau pecah-pecah.

Hal tersebut rupanya mengindikasikan jika bayi yang dikandung memiliki jenis kelamin perempuan. Namun tenang karena pada umumnya masalah tersebut akan hilang setelah proses persalinan berlangsung. Kebanyakan akan kembali ke kondisi seperti semula tanpa ada treatment khusus.

4. Ukuran Payudara yang Berbeda

Salah satu perubahan paling mudah dikenali adalah perubahan fisik yang menyebabkan kedua payudara punya ukuran berbeda. Ternyata ini juga menjadi indikasi bahwa Anda sedang mengandung bayi dengan jenis kelamin perempuan. Biasanya dada sebelah kiri mengalami pertumbuhan lebih cepat dan besar. 

Namun pertumbuhan ini tidaklah terlalu berbeda jauh sehingga mengakibatkan keduanya sangat berbeda. Tidak akan terlalu terlihat apalagi jika sudah memakai baju besar. Jadi tidak perlu terlalu risih juga dengan ciri perubahan fisik satu ini. Asalkan bayi sehat bukanlah masalah besar.

5. Terjadinya Perubahan Suasana Hati yang Terlalu Berlebihan 

Bunda juga akan merasakan adanya perubahan suasana hati yang terlalu berlebihan saat sedang mengandung bayi jenis kelamin perempuan. Teori ini memang tidak 100% mendukung, namun kebanyakan kasus hasilnya sama. Terlalu rewel, mudah menangis, sensitive adalah ciri-cirinya.

Hal ini tidak hanya soal perasaan emosional saja melainkan juga cara berpikir dan berperilaku. Bunda jadi lebih berpikir 2 kali bahkan lebih saat sedang menginginkan sesuatu bahkan bisa jadi overthinking. Oleh sebab itu para suami harus bersabar ketika istrinya mengalami tanda-tanda demikian adanya.

Tanda Pada Anak Laki-laki 

Jika di atas ada anak perempuan, maka di bawah ini disuguhkan pula beberapa tanda jika Anda sedang hamil buah hati berjenis kelamin laki-laki. Berikut ulasannya:

1. Muka Bersinar Tanpa Jerawat 

Dari sekian banyak mitos dan fakta ada satu pernyataan yang dianggap benar. Jika kulit wajah menjadi glowing bersinar tanpa jerawat tandanya bunda sedang mengandung anak laki-laki. Hal tersebut sudah banyak terbukti benar. Namun pada beberapa kasus bisa juga tidak nampak perubahan ini. 

Bisa jadi ibu hamil punya kebiasaan makan makanan tidak sehat, suka konsumsi yang berminyak, kurang minum air putih, juga tidak merawat kebersihan muka secara teratur. Hal tersebut tentu menjadi penyebab kulit wajah kusam dan cenderung berminyak walaupun sedang mengandung anak laki-laki.

2. Warna Urin Jadi Lebih Pekat 

Pernyataan kali ini ternyata hanyalah mitos belaka. Sebab pada kenyataannya warna urin bukanlah dipengaruhi oleh jenis kelamin saat mengandung. Melainkan ketidakseimbangan hormon juga kebiasaan minum air putih yang masih kurang. Sehingga mengakibatkan ibu hamil terkena dehidrasi.

Jenis kelamin perempuan atau laki-laki tidak akan mempengaruhi warna urin yang keluar. Jadi jangan percaya jika ada yang mengatakan demikian, sebab sudah terbukti hanya mitos belaka. Untuk lebih jelasnya bisa langsung tanyakan saja pada dokter agar tidak tebak-tebak buah manggis lagi.

3. Pertumbuhan Rambut Jadi Lebih Cepat 

Terakhir adalah pernyataan tentang pertumbuhan rambut jadi lebih cepat adalah pertanda jika bayi yang dikandung adalah laki-laki. Hal ini ternyata juga kurang tepat, karena menurut penelitian pertumbuhan rambut maupun kuku tidak bisa dijadikan patokan dalam menentukan jenis kelamin.

Pada umumnya wanita memang akan kehilangan rambut setidaknya 100 helai perhari dalam keadaan normal, dan bisa jadi lebih banyak ketika sedang hamil. Oleh karena itu pertumbuhan rambut tidak berpengaruh banyak dalam menentukan jenis kelamin dari janin dalam rahim.

Menentukan jenis kelamin bayi saat ini memang tidak bisa hanya tebak-tebakan saja. Lebih akurat lagi jika menyerahkannya langsung pada dokter. Namun apapun jenis kelaminnya tentu saja harus disyukuri, dijaga dengan sepenuh hati sampai tiba proses persalinan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.


Mom Life

Tips Memilih Vitamin Untuk Ibu Hamil

Masa kehamilan adalah saat dimana kebutuhan nutrisi juga gizi harus diperhatikan dengan benar. Selain asupan buah juga sayur, vitamin untuk ibu hamil turut serta menunjang kebutuhan harian tubuh. Ada banyak jenis vitamin bisa didapatkan dari apotik, namun tetap harus sesuai dengan resep dokter. 

Memilih Jenis Vitamin Untuk Ibu Hamil 

Sebagai ibu hamil tentunya harus protektif juga selektif dalam memilih makanan juga vitamin sebagai penunjang imunitas tubuh. Konsultasi dengan dokter menjadi salah satu cara agar para ibu bisa mendapatkan petunjuk jenis vitamin tepat dan sesuai dengan kondisi mereka. 

1. Perhatikan Komposisi Kandungannya 

Setiap vitamin pastinya punya kandungan bahan berbeda-beda. Ibu hamil harus tahu kebutuhan nutrisinya dan apakah bisa dipenuhi dengan rajin minum suplemen tersebut. Biasanya apoteker juga akan menjelaskan komposisi untuk memastikan sudah memberikan takaran yang pas.

Setiap ibu hamil butuh takaran vitamin berbeda-beda. Jadi jangan asal melihat temannya cocok lalu memutuskan untuk mencoba tanpa  ada aturan dari dokter. Misalnya Anda lebih butuh asam folat jadi harus konsumsi vitamin sesuai itu, bukan dengan komposisi kandungan lain yang tidak sesuai.

2. Perhatikan Efek Samping yang Bisa Saja Terjadi 

Jangan lupa terhadap efek samping. Belum tentu asupan nutrisi dari vitamin 100% aman untuk ibu hamil. Contohnya saja kelebihan asam folat bisa mengakibatkan anak lahir dengan resiko cacat fisik maupun mental. Oleh karena itu butuh pendampingan dari dokter agar mendapat resep tepat. 

Ibu hamil anak pertama biasanya akan lebih pusing ketika memilih vitamin mana yang sesuai dengan kebutuhannya. Agar tahu apakah suplemen tersebut tepat atau tidak mula-mula lakukan cek kesehatan dulu ke dokter. Setelah mendapatkan resep obat barulah menuju apotik terdekat.

3. Bicarakan dengan Dokter 

Selanjutnya untuk alasan keamanan ibu hamil juga harus memastikan suplemen tersebut aman dikonsumsi selama masa kehamilan. Bicarakan langsung dengan para pakarnya yakni dokter tentang penggunaan vitamin tersebut. Apakah sudah sesuai dengan kebutuhan masing-masing pasiennya.

Sekarang ini sudah banyak juga tempat yang bisa dijadikan konsultasi dokter selain rumah sakit. Mengingat sedang musim pandemi rasanya akan kurang nyaman jika terlalu sering berkunjung ke rumah sakit. Bunda bisa memanfaatkan pelayanan online dengan memilih nama dokter yang diinginkan.

4. Sesuaikan Juga dengan Kebutuhan 

Selama kehamilan, ibu akan perlu asupan nutrisi lebih banyak dibandingkan hari-hari biasanya. Dari porsi makan, minum, sampai tidur semuanya butuh porsi lebih. Agar imunitas tetap terjaga dengan baik ibu harus memiliki suplemen vitamin sebagai penunjang agar janin dalam kandungan juga tetap sehat. 

Suplemen nantinya akan melengkapi nutrisi sehingga kebutuhan harian akan terpenuhi dengan baik. Jika ibu selama masa hamil tidak suka dengan ikan maka bisa gunakan vitamin mengandung lemak ikan untuk memabantu tumbuh kembang kondisi janin tetap optimal. Jadi tidak boleh asal minum saja.

5. Jangan Asal Pilih Suplemen Vitamin 

Perlu diketahui bahwa tidak semua jenis suplemen vitamin baik untuk kondisi ibu hamil. Meskipun banyak orang mengatakan jika itu bisa membantu memenuhi asupan nutrisi selama masa kehamilan namun nyatanya ada beberapa hal harus dihindari demi kesehatan ibu juga kondisi janin. 

Misalnya saja sebuah jenis suplemen tidak bisa dikonsumsi tanpa adanya resep dari dokter, atau jika sampai mengonsumsinya secara berlebihan akan meningkatkan resiko buruk pada janin. Demi keselamatan keduanya mematuhi aturan dari poin-poin di atas sangatlah penting. 

Manfaat Konsumsi Vitamin Untuk Ibu Hamil 

Selama trimester pertama biasanya ibu hamil sudah dianjurkan untuk rutin konsumsi suplemen. Banyak manfaat yang bisa diperoleh ketika sudah terbiasa melakukannya. Satu hal yang pasti, masa kehamilan adalah saat paling dinantikan oleh wanita di dunia, prosesnya harus dinikmati dengan baik.

1. Kandungan Kalsium Membangun Tulang Bayi 

Vitamin ternyata juga punya kandungan kalsium yang berperan untuk membangun tulang pada tubuh bayi agar terbentuk secara sempurna. Kebutuhan nutrisi kalsium selama masa hamil memang mengalami peningkatan, yakni jadi 1000 mg /  hari. Sedangkan sampai sekarang masih banyak yang abai.

Bila memang saat awal masa kehamilan terasa berat untuk konsumsi makanan atau minuman mengandung kalsium, sebaiknya bantu pemenuhan kebutuhan harian dengan suplemen vitamin.    Jangan sampai terjadi sesuatu tidak diinginkan hanya karena kalsium semasa hamil tidak mencukupi.

2. DHA Untuk Meningkatkan Otak Anak 

Selain itu ada juga kandungan DHA dalam suplemen vitamin. Sekarang sudah banyak jenis vitamin prenatal yang komposisinya adalah omega-3. Lemak ini tidak jahat, justru sehat dan berguna untuk perkembangan sistem saraf serta otak bayi selama dalam masa kandungan ibu. 

Dalam menu makanan DHA terdapat pada lemak ikan, asupan rendah nantinya akan mengakibatkan penurunan IQ dan membatasi pertumbuhan otak secara maksimal. Oleh karena itu jangan kurangi asupan DHA selama masa kehamllan, minta saran dari dokter agar hasil maksimal. 

3. Mengurangi Resiko Komplikasi Kehamilan 

Terakhir vitamin juga dapat membantu mengurangi resiko adanya cacat pada bayi selama masa pertumbuhannya. Selain itu mengurangi resiko terjadinya komplikasi pada ibu hamil agar tidak melahirkan secara prematur. 

Sudah banyak studi yang mengungkapkan tentang manfaat vitamin terhadap kehamilan. Rupanya akan terjadi penurunan resiko empat kali lebih besar jika suplemen mulai dikonsumsi pada trimester pertama. Kelahiran prematur juga dapat dihindari. 

Sekarang ini jenis-jenis suplemen juga sudah banyak tersedia baik di rumah sakit maupun apotik. Hanya saja penggunaannya harus disesuaikan dengan resep dokter. Ibu hamil seharusnya memang konsums vitamin sejak trimester pertama agar tumbuh kembang Janin juga semakin maksimal.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.


Lifestyle

Tips Melahirkan Normal dengan Lancar untuk Para Bunda

Buat ibu hamil yang memilih persalinan secara normal, wajib perhatikan tips melahirkan normal di bawah ini. Sebenarnya semua metode sama-sama memiliki resiko tinggi. Caesar pun punya tingkat kesulitan sama besarnya. Oleh karena itu mempersiapkan diri dengan baik  akan menjadi solusi terbaik.

8 Tips Melahirkan Normal dengan Tenang 

Persalinan secara normal memang akan terasa lebih sakit, namun kebanyakan orang memilih opsi ini karena mungkin dari segi pemulihan terasa lebih cepat. Ada banyak hal yang bisa bunda lakukan sebelum proses persalinan berlangsung. Hal ini semacam persiapan menjelang hari membahagiakan.

1. Sering Baca Artikel dan Bahasan Mengenai Melahirkan 

Tips pertama yang sebenarnya penting tapi sering diabaikan adalah sering-sering membaca artikel atau bahasan tentang melahirkan secara normal. Bersiap menjadi seorang ibu dengan langkah pertama yakni melahirkan buah hati ke dunia dengan selamat, Anda bisa gunakan banyak media di zaman canggih ini.

Sekarang  tidak susah lagi jika ingin tahu tentang sebuah informasi. Begitu juga soal melahirkan secara normal. Banyak sumber seperti internet, artikel, majalah, atau buku khusus yang membahas mengenai persiapan menjelang persalinan secara normal. Pengetahuan ini akan membuat ketakutan mereda.

2. Jaga Pola Makan dengan Baik 

Ketika konsultasi dengan dokter pastinya sudah berkali-kali diberi wejangan untuk menjaga pola makan dengan baik. Banyak protein, jangan malas makan sayuran hijau, juga mulai kurangi konsumsi makanan serta minuman yang dapat berpengaruh pada kesehatan. Misalnya gula, kafein, dan semacamnya.

Makanan yang mengandung nutrisi sangat baik untuk menjaga pertumbuhan bayi dalam kandungan, juga melancarkan kehamilan saat persalinan tiba. Saat si kecil tumbuh dengan baik tentu saja akan mempermudah proses persalinan. Kemungkinan berbagai macam resiko juga menurun drastis.

3. Manfaatkan Adanya Kelas Prenatal 

Persalinan secara normal maupun caesar sama-sama membutuhkan persiapan matang. Jangan habiskan masa kehamilan hanya dengan duduk santai saja, perubahan mood sedrastis apapun usahakan untuk tetap olahraga. Selain jalan kecil kelas prenatal juga akan membantu persalinan berlangsung lancar.

Sekarang ini kelas prenatal memang sudah menjadi standar penting dan wajib bagi para ibu hamil. Banyak anjuran edukasi maupun informasi mengenai kehamilan dan persalinan yang akan didapatkan selama masa kelas berlangsung. Selain itu ada sharing juga dari para ibu hamil lainnya.

4. Selalu Minum Banyak Air Putih

Hal penting lain yang tidak boleh dilupakan oleh ibu hamil adalah selalu rajin minum air putih. Bagaimanapun ini akan membantu mengeluarkan racun dalam tubuh melalui urine. Sehingga nantinya kemungkinan infeksi pada saluran kemih juga minim terjadi. Sehari setidaknya harus 10 gelas.

Selain membantu kelancaran proses hamil dan melahirkan secara normal, minum air putih juga sangat bermanfaat bagi ibu hamil. Pasalnya kandungan alami di dalamnya dapat memberikan kebugaran serta tenaga agar tidak merasa lemas. Kulit wajah juga terasa lembab dan terus segar walau jam tidur kurang.

5. Belajar Menghadapi Kontraksi 

Mulai trimester kedua belajarlah untuk menghadapi kontraksi. Ada banyak informasi bisa diakses melalui internet agar bunda bisa melahirkan normal tanpa rasa sakit teramat sangat. Salah satu kuncinya adalah dengan mengatur pernapasan agar bisa melalui kontraksi dengan lancar dan cepat.

Agar hal ini bisa terjadi bunda harus mempersiapkannya sedini mungkin. Mulai mengikuti berbagai macam kelas yoga, olahraga rutin setiap pagi hari, juga mengesampingkan rasa takut. Persalinan memang pertaruhan antara hidup mati, namun jika bisa rileks dan tenang tidak terlalu menyiksa.

6. Selalu Tidur yang Cukup 

Selanjutnya jangan lupa ibu hamil harus punya jam tidur yang cukup. Hal ini bertujuan agar badan terasa segar dan membantu janin tumbuh dengan sehat. Memang tidak mudah untuk mendapatkan jam tidur ideal apalagi menjelang trimester ketiga. Rasa gelisah, was-was akan semakin meningkat.

Namun sayangnya jika Anda menginginkan persalinan dengan cara normal maka harus terbiasa dengan jam tidur yang teratur. Hindari begadang yang bisa menyebabkan penurunan stamina baik pada ibu hamil maupun kondisi kesehatan bayi dalam rahim. Lakukan rutin sampai HPL persalinan tiba.

7. Memahami Risiko Persalinan Normal 

Setiap metode persalinan yang diambil memang punya risikonya tersendiri. Begitu juga dengan persalinan normal. Biasanya aka nada komplikasi seperti posisi bayi sungsang atau kepala belum berada di bawah tepat di jalur keluar, tali pusat prolaps atau menumbung, dan masih banyak lagi.

Untuk menghindari berbagai macam risiko tersebut bunda harus selalu melakukan kontrol rutin ke dokter kandungan sebulan sekali. Hal ini dilakukan untuk berjaga-jaga apabila terjadi keadaan darurat menyangkut bayi dan bisa ditangani secepat mungkin dengan tindakan medis yang maksimal.

8. Menentukan Lokasi Lahiran 

Setelah selesai dengan persiapan mental, fisik, serta perlengkapan bayi maka tinggal menentukan saja lokasi lahiran bayi. Pilihlah rumah sakit atau sebuah klinik bersalin sesuai dengan keinginan dan kenyamanan ibu hamil. Pastikan tenaga medis mampu memberikan pelayanan maksimal pada pasien.

Carilah informasi di wilayah sekitar jika ingin melakukan persalinan dekat dengan tempat tinggal. Tidak ada salahnya melakukan riset melalui survei, misalnya minta brosur atau nomor Customer Service dari rumah sakit tersebut. Dengan begitu bisa tahu jenis pelayanan serta budgeting harus dipersiapkan. 

Melahirkan secara normal merupakan proses yang panjang dan melelahkan. Butuh stamina dan fisik yang bagus agar nantinya berjalan dengan maksimal. Bantulah dengan memaksimalkan persiapan dari diri sendiri dengan semaksimal mungkin.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Most Share

To Top