Mom Life

Banyak Orang yang Tidak Menyadari jika Hamil Muda, Ini Tanda-tanda Hamil Muda yang Sering Tidak Disadari

Seringkali banyak orang masih tidak menyadari jika ia sedang mengandung. Tanda-tanda hamil muda terkadang memang belum terlalu jelas, sehingga baru ketahuan saat usia kandungan sudah mencapai 2 sampai 3 bulan. Mulai sekarang coba kenali tanda-tandanya untuk menghindari hal tidak diinginkan.

8 Tanda-tanda Hamil Muda

Tanda awal kehamilan biasanya memang sering mengecoh dan memberi jebakan. Hal ini dikarenakan terkadang indikasinya sama dengan menstruasi. Misalnya adalah flek, rasa kram pada perut dan masih banyak lagi. Untuk Anda yang sekarang masih merasa was-was bisa gunakan panduan berikut ini.

1. Terjadi Morning Sickness 

Hal paling mudah dideteksi sebagai tanda sedang hamil muda adalah terjadinya morning sickness. Ada perasaan tidak nyaman saat pagi hari saja, gejala ini memang tidak terjadi pada semua, namun sebagian besar ibu hamil merasakannya. Penyebabnya tentu saja adanya perubahan hormon dalam tubuh.

Saat awal-awal masa kehamilan biasanya akan ada rasa sakit pada lapisan perut sehingga mengakibatkan mual berlebihan dan tidak tertahankan. Meskipun nantinya akan menghilang seiring dengan perjalanan trimester. Ini bisa dijadikan pertanda bahwa Bunda sedang hamil muda.

2. Frekuensi Buang Air Kecil Menjadi Lebih Sering 

Pertanda selanjutnya bisa saja terjadi pada tubuh ketika mengalami hamil muda adalah perubahan hormon dalam darah sehingga mengakibatkan sirkulasinya semakin meningkat. Hal ini tentu akan berpengaruh pada ginjal yang akan memproduksi air seni dalam jumlah lebih banyak juga. 

Selama trimester pertama frekuensinya memang lebih sering dibandingkan hari-hari biasa. Namun pada trimester selanjutnya justru lebih banyak. Hal ini disebabkan adanya tekanan pada organ-organ dalam tubuh ibu, seiring dengan pertumbuhan janin yang akan semakin besar, hati-hati bisa dehidrasi. Jadi Bunda perlu pastikan, jika kebutuhan airnya tetap terpenuhi ya. 

3. Menjadi Mudah Lelah 

Gejala satu ini mungkin tidak mudah terdeteksi karena hampir sama rasanya ketika ingin menstruasi. Biasanya ketika awal kehamilan badan akan menjadi mudah lelah. Hal ini diakibatkan hormon progesterone dalam tubuh sebagai depresan alami akan menimbulkan rasa ingin mengantuk.

Pada trimester pertama biasanya hormon ini memang mengambil banyak peran sehingga menyerap energi ibu hamil, membuatnya lemah dan selalu ingin tidur. Untuk membuat badan terus bertenaga imbangi dengan rajin makan makanan bergizi seperti buah juga sayuran hijau, juga vitamin pelengkap.

4. Perubahan Ukuran pada Payudara 

Bicara tentang perubahan fisik mungkin tanda satu ini bisa jadi indikasi paling jelas. Perubahan ukuran pada payudara yang semakin besar dan terasa lebih berat dapat calon ibu jadikan ciri-ciri sedang hamil muda. Tidak hanya ukuran saja, melainkan juga rasa nyeri juga sakit bila dipegang.

Rasa nyeri tersebut terkadang juga diiringi dengan sensitivitas tinggi, jadi ketika tersentuh sedikit saja tanpa sengaja bisa langsung sakit. Kemudian pada area puting kecoklatan juga menjadi lebih gelap serta melebar. Perubahan ini juga terjadi karena adanya peningkatan hormon untuk produksi ASI si kecil.

5. Terjadi Kram Perut dan Bercak Merah Muda 

Selanjutnya di awal masa-masa kehamilan, tepatnya usia 1 bulan kemungkinan bunda akan mengalami flek yang diakibatkan oleh sudah tertanamnya sel telur dibuahi ke dalam rahim. Hadirnya flek ini biasanya juga diiringi dengan rasa sakit atau kram perut cukup menyiksa dan berlangsung lama.

Kebanyakan akan tertipu mengira flek dan rasa sakit kram ini adalah menstruasi seperti biasanya. Terdapat perbedaan diantara keduanya, yakni flek akan berwarna lebih muda, volumenya juga sedikit. Berbeda dengan darah menstruasi yang banyak dan punya jadwal teratur misalnya 5 sampai 7 hari.

6. Adanya Rasa Aneh Dalam Mulut 

Tanda-tanda kehamilan muda juga bisa terjadi di indera perasa. Dimana nantinya ada rasa aneh dalam mulut dan menyebabkan tidak nafsu makan. Hal ini disebabkan adanya perubahan hormone hamil yang akan menimbulkan taste pengecapan baru, bisa seperti adanya logam masuk ke mulut.

Tidak jarang timbulnya rasa aneh ini membuat para ibu jadi kurang menyukai hidangan tertentu. Namun untuk kebaikan bersama sebaiknya sesuaikan porsi makan menjadi lebih kecil. Jangan sampai dalam satu hari tersebut tidak kemasukan makanan sama sekali, hal tersebut justru bisa membahayakan ya Bun. 

7. Sering Merasa Sakit Kepala 

Merasakan sakit kepala yang terlalu sering juga bisa menjadi pertanda bahwa Anda tengah masuk ke fase hamil muda. Hal ini diakibatkan volume darah terus meningkat sehingga memicu adanya tegangan namun masih terasa ringan. Ini akan terjadi di minggu-minggu pertama sampai trimester selanjutnya.

Sakit kepala juga bisa muncul ketika bunda tidak memenuhi cairan tubuh secara cukup, parahnya lagi dapat terserang anemia. Oleh karena itu sebaiknya segera perbaiki pola hidup juga makan saat mengetahui sedang hamil muda. Rajin minum air putih bisa jadi obat paling manjur untuk mengatasinya.

8. Telat Mens dan Perubahan Emosi 

Terakhir tanda paling jelas dan paling dinantikan oleh para calon ibu adalah telat mens. Hal ini dikarenakan pembuahan sel sperma berhasil masuk ke dalam sel telur. Setelah menikah cobalah untuk mencatat rekam jejak tanggal menstruasi, bisa gunakan aplikasi untuk catat tanggalnya. 

Di awal masa kehamilan, bunda juga akan mengalami perubahan emosi yang cukup berpengaruh dalam kehidupan sehari-hari. Jadi jangan heran jika orang hamil sering uring-uringan tidak jelas, sebentar menangis lalu biasa saja seperti tidak terjadi apa-apa, sebenarnya itu wajar asal masih batas normal.

Itulah beberapa tanda-tanda ketika awal masa kehamilan. Jika memang merasa sudah mengalami pertanda diatas tadi bisa beli testpack kemudian periksa apakah benar sedang mengandung. Jika benar iya segera cari dokter kandungan terpercaya untuk memberikan pendampingan sampai persalinan ya Bun.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.


Extra

Tahap Perkembangan Janin Trimester Kedua yang Wajib Diketahui

Ketika hamil, perkembangan janin tentu menjadi hal yang bikin Bunda penasaran. Sudah sebesar apa si kecil dalam kandungan? Kemampuan apa yang sudah dimilikinya? Melihatnya melalui layar saat pemeriksaan USG pun selalu ditunggu-tunggu.

Memasuki trimester kedua, biasanya tubuh sudah beradaptasi lebih baik dengan hadirnya janin. Ketidaknyamanan yang kerap dikeluhkan di trimester pertama semakin jauh berkurang. Mual dan muntah yang umum dirasakan di awal kehamilan pun mulai jarang muncul.

Bisa dibilang trimester kedua adalah saat hamil yang paling nyaman. Tak heran banyak ibu hamil yang melakukan babymoon di masa ini.

 

Artikel ini merupakan bagian Sayangi Anak Extra

Dengan Sayangi Anak EXTRA, orang tua dapat mengakses semua artikel premium, kelas & event eksklusif dan video – video seputar parenting, kesehatan dan ibu & anak baik dari para ahli Sayangi Anak maupun dari Team Sayangi Anak..

Lebih Detail

Already a subscriber?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.


Extra

7 Tanda-Tanda Melahirkan Semakin Dekat

Mengetahui dan mengenali tanda-tanda melahirkan sangat penting bagi seorang calon ibu. Pada umumnya, tubuh akan merasakan sejumlah perubahan yang terjadi secara bertahap dan konsisten. Apabila tanda-tanda tersebut semakin sering muncul, Bunda harus segera mempersiapkan diri untuk menyambut momen kelahiran si kecil.

Bagi setiap wanita, momen melahirkan adalah pengalaman yang sangat unik. Sering kali, persiapan yang dilakukan justru tidak sesuai dengan kenyataan yang terjadi. 

Namun, tidak ada salahnya untuk mempersiapkan diri dengan informasi yang lengkap seputar tanda-tanda menjelang persalinan. Melatih diri dengan metode khusus untuk meredakan nyeri juga akan membantu menghadapi momen menegangkan ini.

Tanda-Tanda Melahirkan, Hitungan Hari Hingga Jam

Persalinan tidak terjadi secara tiba-tiba, tetapi melalui proses yang cukup panjang. Sebagian ibu mungkin akan merasakan tiap fase dalam waktu yang singkat, sedangkan sebagian ibu yang lain butuh waktu berjam-jam. Yuk, simak penjelasan para ahli di Mayo Clinic mengenai tahap-tahap persalinan beserta tanda-tanda yang mengiringinya.

 

Artikel ini merupakan bagian Sayangi Anak Extra

Dengan Sayangi Anak EXTRA, orang tua dapat mengakses semua artikel premium, kelas & event eksklusif dan video – video seputar parenting, kesehatan dan ibu & anak baik dari para ahli Sayangi Anak maupun dari Team Sayangi Anak..

Lebih Detail

Already a subscriber?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.


Kesehatan

Kapan Waktu Terbaik untuk Cek Kehamilan ke Dokter Kandungan

Setelah mengetahui ciri-ciri hamil muda, Bunda perlu membuat janji temu dengan dokter spesialis kandungan. The American Pregnancy Association merekomendasikan ibu hamil untuk berkonsultasi dengan dokter setidaknya 8 minggu sejak periode menstruasi terakhir.

Dengan memulai perawatan sejak awal lewat pengawasan dokter, kesehatan Bunda dan si kecil di dalam kandungan akan terpantau dengan baik. Dari spesialis kandungan, Bunda bisa mendapatkan berbagai informasi terkait kondisi kehamilan, seperti:

  1. Mengetahui HPL.
  2. Mengetahui berbagai faktor risiko kehamilan yang berkaitan dengan kondisi kesehatan, penyakit keturunan atau usia.
  3. Riwayat kesehatan keluarga.
  4. Jadwal perawatan pra kelahiran terbaik.

Seberapa Sering Memeriksakan Kehamilan?

Pada kunjungan pertama, dokter mungkin akan memberitahu seberapa sering sebaiknya Bunda memeriksakan diri ke dokter. Untuk kehamilan yang sehat dan aman, rekomendasi waktu kunjungan ke dokter sebaiknya dilakukan pada:

  1. Minggu ke-4 sampai minggu ke-28 dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan sekali dalam sebulan.
  2. Minggu ke-28-36 dianjurkan untuk melakukan kunjungan ke dokter setiap dua minggu sekali.
  3. Minggu ke 36-40 dianjurkan untuk memeriksakan kandungan setiap minggu.

Meskipun sibuk, pastikan untuk memenuhi anjuran jadwal kunjungan yang diberikan oleh dokter. Melakukan perawatan pra kelahiran sangat penting untuk kesehatan Bunda dan si kecil.

Ketika seorang ibu tidak mendapatkan perawatan pra kelahiran, bayi berisiko tiga kali lebih tinggi lahir dengan berat badan rendah. Melalui pemeriksaan berkala, dokter bisa menemukan berbagai masalah sejak dini. Dengan demikian, langkah penanganan bisa dilakukan. Hal ini adalah kunci untuk menjalani kehamilan sehat.

Kondisi yang Mengharuskan Pemeriksaan Kandungan Lebih Sering

Rekomendasi terkait frekuensi pemeriksaan kandungan sifatnya tidak tetap. Dokter biasanya memiliki pertimbangan tersendiri. Semua tergantung pada kondisi Bunda dan janin yang dikandung.

Ada beberapa faktor risiko yang mungkin mengharuskan Bunda lebih sering melakukan pemeriksaan antara lain:

1. Berusia 35 Tahun atau Lebih

Sebenarnya kebanyakan wanita usia 30-an sampai 40-an melahirkan bayi yang sehat. Namun wanita yang berusia di atas 35 tahun punya risiko lebih besar mengalami masalah dalam kehamilan termasuk kondisi cacat lahir pada bayi yang dikandung.

2. Memiliki Masalah Kesehatan Sebelum Hamil

Jika Bunda punya kondisi medis khusus, termasuk diabetes atau tekanan darah tinggi, kondisi kehamilan perlu dikelola dengan cermat. Hal ini dilakukan agar tidak berpengaruh pada kesehatan janin. Masalah kesehatan lain yang juga memerlukan penanganan khusus saat hamil adalah asma, lupus, anemia, dan obesitas

3. Memiliki Masalah Kesehatan yang Muncul Saat Hamil

Selama kunjungan pra kelahiran yang Bunda lakukan, dokter akan mencari tahu komplikasi yang mungkin terjadi di masa kehamilan seperti preeklamsia (tekanan darah tinggi yang terjadi selama masa kehamilan) atau diabetes gestasional (diabetes yang dialami seorang wanita hanya dia masa kehamilan saja). Jika Bunda mengalami salah satu dari masalah kesehatan ini, dokter mungkin akan menganjurkan pemeriksaan yang lebih sering

4. Ada Risiko Kelahiran Prematur

Jika sebelumnya Bunda punya riwayat persalinan prematur atau ada tanda-tanda akan melahirkan prematur, dokter kandungan perlu melakukan pengawasan lebih ketat.

Dengan mengunjungi dokter secara rutin untuk perawatan pra kelahiran, Bunda akan merasa lebih nyaman. Bunda bisa mengetahui kondisi kesehatan bayi dan melakukan pencegahan untuk risiko-risiko yang tidak diinginkan.

Itulah ulasan lengkap terkait ciri-ciri hamil muda dan berbagai hal yang perlu diketahui di awal masa kehamilan. Sambut kelahiran dengan persiapan terbaik agar Bunda dan si kecil sehat selalu.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Most Share

To Top