Parenting

Tak Ada Orang Tua yang Ingin Anak Pendek, Berikut Adalah Tips yang Bisa Bunda Lakukan untuk Mencegah Anak Pendek

Anak pendek daripada teman-teman seusianya,  terkadang membuatnya sering dikucilkan. Jika pertumbuhan tinggi badan si kecil, tampak lebih lambat. Orangtua perlu sigap, untuk mencari tahu penyebabnya. Karena, mungkin saja anak ada masalah kekurangan gizi atau stunting. Sehingga tinggi badannya tidak bertambah sebagaimana mestinya. 

Pastikan Bunda Memahami, Apa Saja Penyebab Tubuh Anak Pendek Dibandingkan Teman Seusianya

Banyak faktor yang mempengaruhi tinggi badan si kecil. Memang setiap orang memiliki ukuran tinggi sendiri. Asalkan masih dalam angka normal tidak masalah. Namun, jika ukuran tinggi tubuh tidak sesuai angka normal mungkin saja disebabkan oleh hal berikut ini. 

1. Anak Tidak Mendapatkan Nutrisi Tidak Cukup Sesuai dengan Kebutuhan Tumbuh Kembangnya 

Hal pertama yang mempengaruhi tinggi badan si kecil adalah nutrisi yang masuk ke tubuhnya. Jika zat gizi sangat sedikit tentu tidak mendukung pertumbuhan. Akibatnya lebih pendek dibandingkan anak seusianya yang tumbuh lebih tinggi. 

Karbohidrat, protein, vitamin dan mineral penting sekali menunjang proses pertumbuhan. Karena itu, usia anak-anak harus diberikan makanan bergizi. Tidak boleh jajan sembarangan apalagi sering mengkonsumsi junk food. 

2. Dikarenakan Si Kecil Lahir dengan Berat Badan Rendah

Penyebab anak tumbuh pendek berikutnya adalah berat badan saat lahir rendah yaitu sekitar 2500 gram. Hal ini diakibatkan oleh kurangnya asupan gizi sejak bayi masih dalam kandungan. Tentu saja dipengaruhi dari kondisi finansial orang tuanya. 

Kekurangan gizi saat lahir mempengaruhi pertumbuhan. Selain karena finansial, gizi buruk juga disebabkan oleh gaya hidup dan pola makan Bunda saat mengandung si kecil. Makanya, selama hamil harus memperhatikan dengan baik makanan dan minuman yang dikonsumsi.

3. Bisa Juga Disebabkan Karena Anak Tidak Mendapat ASI Ekslusif

Anak tidak mendapat ASI ekslusif menghambat pertumbuhan tinggi badan. Fungsi ASI bukan saja pada sistem kekebalan tubuh tetapi juga perkembangan. Sebelum bayi dibolehkan mengkonsumsi makanan seperti orang dewasa, ASI adalah sumber nutrisinya.

Orang tua yang sakit dan lemas kondisi tubuhnya sulit memberikan ASI untuk si kecil. Sehingga banyak yang memilih susu formula. Memang keduanya bagus untuk pertumbuhan dan perkemangan. Tetapi, ASI lebih baik lagi untuk pemberian nutrisi si kecil. 

4. Pada Masa Tumbuh Kembangnya, Anak Sering Mengalami Infeksi 

Anak kecil sering main di luar rumah dan bisa saja jatuh sampai terluka. Jika tak segera dibersihkan menimbulkan infeksi. Selain itu, sistem imun tubuh rendah mengakibatkan bayi mudah terserang penyakit. Penyerapan gizi menjadi terganggu akhirnya mempengaruhi proses pertumbuhan si kecil. 

Batuk, pilek, diare dan penyakit lainnya yang terjadi secara terus menerus membuat anak tumbuh lebih pendek dibandingkan teman-temannya. Oleh karena itu, penting sekali menjaga dan melindungi anak. Tetapi, tidak boleh bersikap over protektif. 

5. Si Kecil Tidak Mendapatkan Imunisasi Dasar Lengkap

Penyebab si kecil bertubuh pendek karena imunisasi dasar yang diberikan tidak lengkap. Beberapa jenis imunisasi diantaranya campak, polio, hepatitis dan penyakit lainnya. Cara efektif melindungi tubuh dari infeksi penyakit adalah dengan imunisasi. 

Jika imunisasi yang diperoleh si kecil tidak lengkap, akibatnya tubuh lebih mudah terserang penyakit. Gizi tidak bisa diserap sepenuhnya oleh tubuh. Akhirnya tubuh lebih pendek dibandingkan anak lain seusianya.

Hal yang Harus Dilakukan Agar Anaknya Cepat Tinggi 

Orang tua tentu ingin tinggi badan anak dalam angka normal atau sesuai teman-temannya. Namun, banyak yang terjadi adalah anak pendek dengan ukuran tinggi tidak sesuai standar tinggi normal. Hal yang harus dilakukan orang tua mengatasi dan menghindari kondisi ini sebagai berikut. 

1. Pastikan untuk Memberi Anak Pola Makan Seimbang 

Cara terbaik meningkatkan pertumbuhan si kecil dengan memastikan pola makan seimbang. Anak mendapatkan asupan gizi yang cukup melalui makanan termasuk buah dan sayur. Karena umurnya masih kecil, anak belum terlalu paham pentingnya pola makan seimbang. 

Orang tua perlu mengajarkan dan memastikan makanan yang dikonsumsi si kecil memiliki protein, lemak, vitamin, karbohidrat dan mineral. Jangan biasakan anak menikmati makanan cepat saji, minuman berpengawet dan mengandung pemanis buatan. 

2. Latih si Kecil untuk Melakukan Peregangan 

Peregangan juga bermanfaat dalam menambah tinggi badan si kecil. Sejak dini kenalkan anak beberapa gerakan peregangan. Setelah dipraktekkan secara rutin, tulang belakang anak akan bertambah panjang dan postur tubuhnya semakin bagus. 

Jenis gerakan sederhana seperti berdiri dengan punggung membelakangi dinding. Minta anak agar menguatkan otot kakinya sambil meraih dinding di belakang. Gerakan lain dengan meminta si kecil duduk di lantai. Kakinya dibuat terentang ke dua sisi. Biarkan si kecil meraih ujung jempol kaki menggunakan jari-jari tangan. 

3. Cobalah untuk Melatih si Kecil Olahraga Skipping

Lompat tali merupakan salah satu olahraga terbaik untuk meningkatkan pertumbuhan. Olahraga skipping menggerakkan seluruh tubuh si kecil termasuk organ dalamnya. Gerakan ini dapat membantu meninggikan badan si kecil.

Anak menjadi lebih aktif yang tidak hanya bagus untuk pertumbuhan, tetapi juga perkembangan. Lebih ceria dan baik untuk kesehatan. Seluruh tubuh akan meregang selama melompat mampu meningkatkan pertumbuhan secara vertikal. 

4. Bunda Juga Bisa Menambahkan Opsi Berenang, Sebagai Kegiatan yang Akan Membantunya Tumbuh Lebih Tinggi

Berenang juga salah satu aktivitas bagus untuk menambah tinggi badan. Selama melakukan olahraga renang, seluruh anggota tubuh terjadi peregangan. Tulang punggung menjadi lebih kuat dan tinggi badan bertambah. 

Sangat bagus berenang dilakukan di pagi hari jika ingin meningkatkan pertumbuhan. Tidak harus lama berendam dalam air tetapi sebaiknya dilakukan secara rutin. Karena tanpa konsisten sulit mendapatkan tubuh tinggi dengan gerakan renang. 

5. Buatlah Aturan untuk Jam Tidur Anak yang Memberinya Tidur dan Istirahat yang Cukup

Tidur yang cukup di malam hari bagus untuk kesehatan fisik dan mental. Tentunya berpengaruh penting dalam pertumbuhan tubuh si kecil. Sebab, hormon pertumbuhan HGH dilepaskan selama tidur karenanya tumbuh dapat bertambah tinggi. Jangan biarkan anak main game sampai mengurangi waktu tidurnya. Itulah hal atau trik yang penting sekali diterapkan orang tua untuk mengatasi tubuh anak pendek. Orang tua memiliki peran dalam pertumbuhan dan perkembangan si kecil. Jadi, meskipun sibuk tetap usahakan memperhatikan kebutuhan anak.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.


Parenting

8 Peran Orang Tua Dalam Kehidupan Anak

Setiap orang pasti memahami jika peran orang tua dalam kehidupan anak sangatlah penting. Bahkan, peran orang tua diperlukan sejak anak emas dalam kandungan hingga dewasa. Entah itu berperan untuk mengajari anak hingga memenuhi kebutuhannya. 

Pentingnya Peran Orang Tua

Orang tua menduduki peran yang sangat penting, karena menjadi sekolah pertama bagi anak-anak. Sekalipun anak sudah sekolah, peran orangtua masih diperlukan. Mengingat aktivitas anak akan paling banyak dilakukan di rumah.

Tentu jika orang tua tidak melakukan peranannya dengan baik, pasti akan berpengaruh terhadap pertumbuhan anak. Contoh sederhananya jika orang tua tidak menanamkan hal-hal positif dan memberikan contoh tidak baik, tentu anak akan menirunya.

Begitu juga sebaliknya, orang tua yang melakukan perannya dengan baik, maka akan berdampak pada karakternya. Intinya, orang tua mempunyai peranan penting dalam pembentukan karakter anak yang akan berguna untuk masa depan. 

Inilah 8 Peran Orang Tua Di Kehidupan Anak

Meskipun setiap orang memahami jika peran orang tua dalam kehidupan anak sangat penting, tapi tidak semua orang yang benar-benar memahami dan menerapkannya. Apalagi bagi Anda yang baru pertama kali mempunyai anak, penting mengetahui beberapa peranannya berikut ini. 

  1. Menjamin Kebutuhan Anak Tercukupi

Bukan menjadi hal yang asing lagi jika orang tua mempunyai peranan yang cukup penting terutama dalam memenuhi kebutuhan anak. Beberapa hal yang termasuk dalam kebutuhan Anda seperti pakaian yang layak, makanan bergizi, tempat tinggal dan lainnya.

Terutama dalam hal ini penting untuk memastikan kebutuhan anak dalam asupan bergizi sangat diperlukan. Hal ini disebabkan karena asupan yang bergizi sangat berperan penting dalam menunjang pertumbuhan dan perkembangan anak. 

  1. Memastikan Anak Berada Di Lingkungan yang Baik

Peran orang tua terhadap kehidupan anak selanjutnya yaitu memastikan berada di lingkungan yang baik. Tentunya jika anak berada di lingkungan yang tepat, maka akan berpengaruh juga terhadap tumbuh dan kembangnya.

Begitu juga sebaliknya, jika anak berada di lingkungan yang tidak baik maka akan mudah terpengaruh melakukan hal-hal yang negatif. Kenapa menjadi orangtua penting untuk melakukan pengawasan terhadap anak. 

  1. Menciptakan Keamanan dan Kenyamanan

Menciptakan keamanan atau rasa aman terhadap anak merupakan salah satu peran orang tua. Mengingat orang tua adalah tempat pulang, sehingga jika tidak terdapat rasa aman maka anda akan merasa tertekan.

Menciptakan keamanan dan rasa nyaman bisa dilakukan dengan berbagai hal Salah satunya memberikan kasih sayang. Selain itu, penting juga untuk memberi arahan mengenai apa yang seharusnya dilakukan dan tidak seharusnya.

  1. Menanamkan Nilai yang Baik

Peran lain yang harus dilakukan oleh orang tua terhadap anaknya yaitu menanamkan nilai-nilai baik. Mengingat orang tua menjadi guru pertama dalam pendidik anak, sehingga karakter anak dimulai dari orang tuanya. Ada beberapa hal yang harus ditanamkan sejak dini dan setiap orang tua wajib mengetahuinya.

Adapun beberapa hal yang dimaksudkan seperti bersikap jujur, tidak mengambil barang orang lain, saling tolong-menolong, tidak merendahkan orang lain dan lain sebagainya. Selain itu, penting juga untuk memberi pengertian kepada anak jika melakukan sesuatu yang buruk tidak diperbolehkan. 

  1. Mengajari Anak dalam Hal Baik

Mengajari dan mendidik anak juga menjadi salah satu peran orang tua yang wajib untuk dilakukan. Tentunya dalam hal ini harus mengajari anak dalam hal yang baik. Didikan yang diberikan oleh orang tua sejak dini bisa berpengaruh terhadap karakternya di masa depan. 

Semakin baik didikan dari orang tua sejak dini, maka anak akan lebih mudah untuk berbaur dengan masyarakat dengan cara yang baik. Misalnya saja mempunyai sopan santun, saling tolong-menolong, saling memaafkan dan lain sebagainya. 

  1. Memberikan Arahan

Peran orang tua selanjutnya yang yaitu memberikan arahan kepada anak dan juga bimbingan. Arahkan anak untuk selalu melakukan hal yang baik. Selain itu, jelaskan juga alasan kenapa tidak boleh melakukan hal yang buruk dan apa dampaknya kepada diri sendiri dan orang lain.

Sekalipun anak melakukan sebuah kesalahan, jangan langsung memarahinya. Langkah yang paling tepat untuk menanganinya yaitu menasehati dan memberi hukuman yang sekiranya bisa memberikan kesadaran kepada anak. Selain itu, penting juga untuk memberikan motivasi kepada anak. 

  1. Identitas Keagamaan

Identitas agama seorang anak berasal dari keluarganya, terutama orang tua. Tentunya peran orang tua dalam hal ini harus mengenalkan nilai-nilai agama dan keberadaan Sang Pencipta. Terutama untuk anak-anak, penyampaian tersebut harus dalam bahasa yang mudah dipahami. 

Tentunya untuk menyampaikan nilai-nilai tersebut akan lebih mudah jika dipraktekkan dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, orang tua juga harus memberikan contoh yang baik agar anak lebih mudah untuk menirunya. 

  1. Mendisiplinkan Anak

Meskipun kasih sayang dari orang tua sangat diperlukan oleh anak, tapi tetap saja harus menerapkan disiplin. Justru dengan membiarkan anak melakukan apapun yang disukainya dapat berdampak menjadi manja dan tidak bisa bertanggung jawab atas setiap perbuatannya.

Semakin dini mengajarkan untuk disiplin, anak akan tumbuh menjadi orang yang bertanggungjawab. Contoh sederhananya mengajarkan anak untuk makan dan tidur tepat waktu. Bahkan, tidak ada salahnya juga untuk membuat jadwal harian anak. Demikian penjelasan mengenai peran orang tua yang dibutuhkan untuk kehidupan anak. Dari penjelasan ini bisa diambil kesimpulan jika karakter anak dibentuk dari didikan dan peran orang tua. Begitu juga sebaliknya, jika orang tua tidak melakukan perannya dengan baik, karakter yang terbentuk juga tidak baik.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.


Extra

Memahami Gigi Bayi dan Seluk Beluk Pertumbuhannya

Gigi merupakan bagian tubuh yang sangat penting. Selain berfungsi untuk mengunyah, keberadaan gigi juga bisa menambah estetika wajah. Karena itu, setiap fase perkembangannya—mulai dari gigi bayi sampai dewasa—harus diperhatikan dengan baik, terutama oleh para ibu.

Gigi bayi atau gigi susu bia

 

Artikel ini merupakan bagian Sayangi Anak Extra

Sayangi Anak Extra adalah mendalam dan premium dari Sayangianak.com yang membantu Bunda dalam mendidik dan membesarkan Anak. Yuk Bantu Sayangi Anak membuat konten – konten berkualitas..

Lebih Detail

Already a subscriber? Log in here.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.


Extra

Mengenal Bagaimana Perkembangan Mental Anak Usia 4 – 5 Tahun

Usia bawah lima tahun merupakan masa golden age di mana sebagai orang tua sangat penting untuk memperhatikan perkembangan anak di usia ini. Terlebih lagi terkait perkembangan mental anak usia 4 – 5 tahun yang biasanya mulai muncul pada fase ini terkadang membuat bingung banyak orang tua.

Fase Per

 

Artikel ini merupakan bagian Sayangi Anak Extra

Sayangi Anak Extra adalah mendalam dan premium dari Sayangianak.com yang membantu Bunda dalam mendidik dan membesarkan Anak. Yuk Bantu Sayangi Anak membuat konten – konten berkualitas..

Lebih Detail

Already a subscriber? Log in here.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Most Share

To Top