Mom Life

Posisi Seks yang Dianjurkan Para Pakar Guna Dapatkan Anak Perempuan

baby-beautiful-beauty-377058

Bun, sebagai pengantin baru tentu saja wajar bila Bunda atau pasangan langsung terpikir untuk memiliki momongan. Nah, ada orang bilang, guna mendapatkan momongan, tentu perlu usaha ya Bun. Dalam arti begini, agar bisa hamil cepat, maka Bunda harus berada di waktu yang tepat dimana terdapat telur dan sperma sehingga terjadi pembuahan nih Bun. Sementara itu, kemauan lain calon orangtua biasanya soal jenis kelamin bayi.

Menurut para pakar, kehamilan anak laki-laki atau perempuan ditentukan dominasi pendonor atau ayah. Kalau ingin hamil anak perempuan, Ayah disarankan lebih banyak mengonsumsi sayur dan buah-buahan. Namun bukan berarti tak mengonsumsi daging. Ayah boleh tetap makan daging namun kuantitasnya lebih didominasi sayur dan buah-buahan.

Kenapa harus sayur-sayuran? laki-laki memiliki kromosom XY dan perempuan memiliki kromosom XX. Dengan lebih sering mengonsumsi sayur dan buah-buahan, maka kromosom X Ayah diharapkan bertemu kromosom X Bunda, lalu membentuk kromosom perempuan XX. Di lain sisi, selain dibantu dengan asupan makanan, Ayah dan Bunda juga dapat mencoba posisi seks yang membuka peluang kehamilan anak perempuan.

Selain dibantu dengan asupan makanan, Ayah dan Bunda juga bisa lho mencoba posisi seks yang membuka peluang kehamilan anak perempuan. Mengutip dari Belly Belly, berikuti ini tiga posisi seks yang dianjurkan, Bun.

Missionary

Posisi ini memang menjadi salah satu posisi bercinta yang paling sering dilakukan. Posisi yang satu ini dilakukan karena dapat membatasi penetrasi suami, sehingga memberikan keuntungan pada sperma pembawa kromosom X untuk mencapai sel telur lebih dulu.

Sperma pembawa kromosom X adalah perenang yang lambat, dia juga memiliki daya tahan lebih lama dari sperma pembawa kromosom Y. Maka, membatasi penetrasi membuat sperma menjadi lebih lama sampai ke sel telur. Kemungkinan pembuahan terjadi dengan sperma pembawa kromosom X lebih besar, karena sperma pembawa kromosom Y akan mati sebelum mencapai sel telur.

Spooning

Posisi ini membuat suami tidak bisa penetrasi terlalu dalam sehingga sperma yang keluar akan melewati perjalanan yang lebih panjang, dibanding saat penetrasinya lebih dalam. Akibatnya, sperma pembawa kromosom Y akan terlambat mencapai sel telur dan mati duluan sebelum bisa melakukan pembuahan.

Kuncinya adalah dengan membuat sperma sejauh mungkin dari mulut rahim sehingga sperma pembawa kromosom laki-laki ini akan kelelahan dan mati. Sedangkan sperma pembawa kromosom perempuan akan bisa mencapai sel telur dan membuahinya menjadi janin perempuan.

Girl On Top

Posisi seks satu ini diketahui untuk hamil bayi perempuan maupun laki-laki. Kuncinya, pada posisi ini Bunda bisa mengatur seberapa dalam penetrasi suami. Penetrasi terlalu dalam akan meningkatkan peluang hamil bayi laki-laki.

Namun, jika Bunda ingin hamil bayi perempuan, atur penetrasinya agar jangan terlalu dalam. Umumnya, Bunda juga disarankan untuk tidak orgasme saat berhubungan intim, untuk meningkatkan peluang memiliki bayi perempuan. Kenapa posisi ini juga dianjurkan? Alasannya adalah ketika wanita orgasme, vaginanya mengeluarkan cairan bersifat basa yang menguntungkan sperma pembawa kromosom Y. Sedangkan sperma pembawa kromosom X lebih bisa bertahan di lingkungan yang asam.

adorable-book-boy-1250722 adorable-book-boy-1250722
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.


Mom Life

Amankah Ibu Hamil Memakai Produk AHA?

ciri ciri hamil muda

Sederet produk kecantikan saat ini dibuat dan mengandung banyak Alpha Hyddroxy Acid atau AHA yang memang diklaim bagus untuk kulit, Bun. Secara umum memang zat yang satu ini aman-aman saja untuk diaplikasikan ke kulit wajah. Lantas bagaimana bila ibu hamil juga ikut menggunakannya?

Mengutip dari Baby Center, penggunaan AHA pada masa kehamilan memang belum diteliti. Namun karena pemakaiannya hanya sejumlah kecil yang akan diserap ke dalam kulit, penggunaan bahan tersebut dianggap berisiko rendah ketika digunakan dalam perawatan kulit. Ya Bun, disarankan memang lebih aman bila menggunakan produk tersebut dalam jumlah kecil.

Heidi Waldorf, M.D, dari Mount Sinai School of Medicine di New York mengatakan selama kehamilan sebaiknya ibu hamil menghindari retinoid atau turunan dari vitamin A, seperti retin-A atau renova serta salisilat, termasuk produk yang mengandung asam salisilat (yang juga dikenal sebagai asam beta hidroksi).

Bunda perlu tahu, semua kandungan tersebut justru dapat menyebabkan potensi kerusakan pada bayi Bunda yanng sedang berkembang.

“Sebaiknya para ibu hamil mencari produk yang mengandung asam laktat atau asam glikolat,” ujar Heidi, seperti dikutip dari Parents.

Sementara itu, untuk pemakaian produk perawatan kullit yang lebih aman, Bunda disarankan untuk mencari produk yang berbahan gliserin, asam haluronat atau shea butter yang aman digunakan untuk tubuh selama kehamilan.

Agar lebih aman, penggunaan make up mineral mungkin menjadi pilihan terbaik selama kehamilan dan ketika kulit dapat bereaksi secara tidak terduga. Selain itu, make up mineral juga diketahui tidak mengandung bahan yang dapat mengiritasi kulit seperti pewangi ataupun pengawet.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

adorable-book-boy-1250722 adorable-book-boy-1250722

Mom Life

Pasutri Bisa Coba Posisi Yab Yum Demi Memperkuat Relasi

anticipation-belly-body-1376959

Bunda dan suami bosan dengan posisi seks yang begitu-begitu saja? Faktanya, penting sekali untuk bereksplorasi dengan cara baru, Bun. Hal ini supaya kehidupan rumah tangga semakin harmonis dan mempererat ikatan Bunda dan suami. Meski lelah setelah beraktivitas sehari penuh, Bunda dan suami tentu harus meluangkan waktu untuk bercinta.

Bahkan penulis sekaligus penasihat pernikahan asal Kanada Daniel Arseneault mengatakan, penting bagi pasangan suami istri meluangkan waktu untuk cinta.

“Satu hal paling penting yang bisa Anda lakukan untuk meningkatkan koneksi Anda dengan pasangan adalah membuat komitmen nyata dalam hubungan dan meluangkan waktu untuk cinta,” tutur Arseneault.

Apalagi bagi pasangan yang sudah memiliki kesibukan masing-masing, misalnya Bunda yang menghabiskan waktu mengurus anak atau memang ada pekerjaan di luar rumah, demikian juga ayah. Nah, itulah pentingnya Bunda dan ayah perlu meluangkan waktu berdua. Supaya keintiman pernikahan tetap terjaga. Kalau Ayah dan Bunda termasuk pasangan yang ingin menjajal hal baru, bagaimana dengan posisi seks yab yum?

Pernah dengar Bun? Mengutip dari HuffPost, yab yum merupakan trik bercinta yang berasal dari seks tantra, yaitu aktivitas seks yang sudah ada selama ribuan tahun lalu dan diwariskan dalam garis keturunan Buddha Tibet.

Seorang terapis hubungan seks dan tantra, Devika Singh mengatakan, dengan seks tantra, hubungan spiritual pernapasan yang disinkronkan, kontak mata yang dalam, dan perhatian tentu menjadi hal penting.

“Yab yum sering digambarkan sebagai ‘pelukan penuh’ dalam terjemahan tantra tertentu, ketika kita melihat dewa-dewa Buddha Tibet yang digambarkan dalam posisi ini. (Posisi) ini intens. Lihatlah bagaimana posisi ini dalam visualisasi yoga dan karya seni yang menghasilkan energi,” katanya.

Bunda perlu tahu, posisi yab yum digambarkan dimana ada pria duduk bersila dan wanita duduk di pangkuan menghadap wajahnya dengan kedua kaki yang disilangkan ke belakang tubuh serta tangan memegang punggung pria.

Bun, sekalipun kelihatannya mudah, mereka yang mengaku pernah mencoba posisi ini ternyata harus berlatih selama berjam-jam. Disarankan penulis buku Diana Daffner, cobalah melakukan posisi yab yum secara menyamping.

“Dengan sedikit manuver, pria melakukan penetrasi dengan lembut, lalu selama 10 menit, pasangan bisa fokus menyinkronkan energi mereka bersama dengan napas dan kontak mata. Ini membangkitkan aliran orgasme yang secara fisik menyenangkan, ikatan emosional, dan bermanfaat secara spiritual.”

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

adorable-book-boy-1250722 adorable-book-boy-1250722

Mom Life

Waktu Terbaik Berhubungan Seks untuk Pasutri

Hasrat berhubungan badan tiap pasutri tentu saja berbeda-beda. Hormon pun turut berperan dalam hal ini. Di lain sisi, bicara soal hubungan seks, sejatinya bisa dilakukan kapan saja. Bisa di pagi hari, siang, atau malam. Namun kapankah waktu paling tepat untuk melakukan aktivitas ini?

Dilansir dari laman Reader’s Digest, sebuah studi di Frontiers in Psychology menunjukkan, terdapat perbedaan waktu dalam kenaikan libido antara pria dan perempuan. Pria merasa lebih terangsang pada pagi hari, sedangkan perempuan pada malam hari. Jalan tengah dari perbedaan tersebut ada di tangan perempuan.

Mengutip Liputan6.com, studi ini menemukan, rata-rata pasangan melakukan hubungan seks antara pukul 21.00 malam hingga tengah malam, atau pada jam tidur. Kendati demikian, para ahli berpendapat seks sebelum tidur belum tentu ideal.

“Seks di waktu tidur tidak buruk; hanya saja kebanyakan orang kelelahan,” kata pakar kesehatan tidur Michael Breus.

Waktu yang dianggap nyaman untuk berhubungan seks memang bergantung pada masing-masing orang. Menurut terapis seks Lisa Thomas, seks pada malam hari dapat membuat kita bersemangat sehingga jam tidur menjadi lebih larut. Namun, bagi pasangan lain, hal itu mungkin memiliki efek sebaliknya.

“Bagi sebagian besar orang, seks adalah peredam ketegangan dan relaksasi. Orang-orang berhubungan seks di malam hari untuk membantu mereka tertidur,” katanya.

Breus dan Thomas setuju, langsung tidur bersama setelah bercinta merupakan hal yang baik. Menurut Breus, hubungan seks di pagi hari merupakan saat di mana tubuh lebih banyak energi dan gairah. Ini karena saat tidur malam tubuh tengah bekerja membangun hormon.

Namun, seks saat pagi hari tak melulu cocok bagi setiap orang. Jika merasa kurang tepat, Thomas merekomendasikan untuk berkreasi dengan waktu bercinta. Cobalah bertemu di rumah saat sore hari, atau ketika waktu menonton film bersama.

“Cara apa pun yang dilakukan pasangan untuk mengetahui trik membuatnya menyenangkan dan berhubungan adalah hal yang baik,” katanya. “Pasangan yang menggunakan seks untuk bersantai dan terhubung serta mengurangi stres dan ketegangan adalah mereka yang melakukan hubungan seks sepanjang hidup mereka.”

Namun jika Bunda sekali waktu ingin menyenangkan hati suami, maka lebih baik lakukan seks di pagi hari. Dr Shahzadi Harper mengatakan, pagi hari adalah waktu yang tepat untuk pasutri berhubungan seks. Ini karena pada pagi hari hormon testosteron pada pria maupun wanita sedang dalam keadaan tinggi.

“Waktu terbaik untuk berhubungan seks adalah di pagi hari. Kadar testosteron tengah memuncak pada pria dan wanita. Testosteron adalah hormon yang secara dominan dimiliki oleh pria, namun wanita juga memilikinya,” ujar Dr Shahzadi pada Daily Star.

Menurut Harper, hormon tersebut diperlukan untuk seseorang merasa berenergi dan terjaga sehingga mampu menimbulkan perasaan seksi.

“Menurut saya pagi hari adalah waktu yang paling baik,” ujarnya.

Mengutip laman Daily Star, hormon testosteron berfungsi untuk menstimulasi produksi sperma pada pria, meningkatkan massa tulang dan otot serta mengontrol hasrat seksual. Pria yang memiliki kadar testosteron rendah umumnya akan mengalami tanda-tanda seperti kelelahan, bertambahnya lemak tubuh, rambut rontok, serta kesulitan ereksi.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

adorable-book-boy-1250722 adorable-book-boy-1250722

Most Share

To Top