Parenting

Olahraga di Pagi dan Sore Hari Ternyata Punya Efek Berbeda

exercise-person-runner-2291874

Olahraga merupakan salah satu aktivitas penting yang tak boleh dilewatkan. Biasanya dilakukan di pagi atau sore hari. Menariknya, ada efek berbeda yang ditimbulkan karena perbedaan waktu tersebut. Hal ini bahkan sudah diteliti oleh para ilmuwan dari University of Copenhagen dan University of California Irvine.

Penelitian tersebut menunjukkan bahwa olahraga di pagi hari menghasilkan peningkatan respons metabolik pada otot rangka, sedangkan olahraga di sore hari meningkatkan pengeluaran energi dalam waktu yang lama bun.

“Tampaknya ada perbedaan yang cukup signifikan antara efek olahraga yang dilakukan di pagi dan sore hari. Perbedaan-perbedaan ini mungkin dikendalikan jam sirkadian tubuh. Olahraga pagi hari berpengaruh pada gen dalam sel otot. Kinerja gen menjadikan lebih efektif dan mampu memetabolisme gula dan lemak,” tulis peneliti Jonas Thue Treebak dari Novo Nordisk Foundation Center for Basic Metabolic Research Center, dilansir dari Medical Xpress.

Penelitian berjudul Time of Exercise Specifies the Impact on Muscle Metabolic Pathways and Systemic Energy Homeostasis ini ternyata mengukur sejumlah efek olahraga pagi dan sore hari di dalam sel otot. Hasil penelitian menunjukkan respons otot jauh lebih kuat setelah olahraga di pagi hari.

Hal ini terjadi karena tubuh cenderung dikendalikan mekanisme sentral yang melibatkan protein jenis HIF1-alfa, yang mengatur jam biologis tubuh. Dengan kata lain, olahraga di pagi tampaknya meningkatkan kemampuan sel-sel otot dalam melakukan proses metabolisme gula dan lemak. Sementara di lain sisi, olahraga di sore hari meningkatkan pengeluaran energi dalam beberapa jam saja setelah berolahraga.

Karenanya, para peneliti tidak dapat menyimpulkan, olahraga di pagi hari lebih baik daripada olahraga di sore hari.

“Atas penelitian ini, kita tidak dapat mengatakan dengan pasti, mana yang terbaik, olahraga di pagi hari atau sore hari. Kami hanya dapat menyimpulkan, efek keduanya wakut itu tampak berbeda,” Jonas melanjutkan.

Jadi apapun efeknya, selagi efek tersebut membawa dampak positif bagi tubuh, maka Bunda dapat melakukan olahraga dengan aman baik di pagi maupun sore hari.

adorable-book-boy-1250722 adorable-book-boy-1250722
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.


Kesehatan Ibu & Anak

Tips Bangunkan Si Kecil Tak Perlu dengan Suara Keras, Bun

bed-child-cute-101523 (2)

Salah satu tantangan orangtua yang buah hatinya sudah mulai sekolah adalah cara membangunkan si kecil di pagi hari. Bahkan kadang si anak bisa saja mengamuk bila dibangunkan pagi-pagi nih Bun. Ternyata ada tips tersendiri supaya si kecil lebih mudah dibangunkan nih Bun. Pertama, orangtua perlu memperhatikan jam tidur si kecil di malam hari. Anak usia 3-5 tahun membutuhkan 10-13 jam tidur agar saat pagi bangun dengan segar.

“Jadi kita lihat kalau anak bangun jam 6 pagi dan tidak segar, berarti jam tidurnya harus dipercepat lagi,” jelas Andyda seperti dikutip dari Liputan6.com.

Jam tidur yang cukup sangat diperlukan untuk kesehatan dan tumbuh kembang anak. Kurang tidur dapat menganggu kemampuan anak untuk belajar. Selain itu, kurang tidur mengganggu emosi sehingga menyebabkan gangguan mood, kecemasan, hiperaktif dan berbagai gangguan perilaku lainnya pada anak.

Mengingat pentingnya tidur bagi kesehatan anak, maka orangtua perlu memprioritaskan tidur sebagai ritual utama keluarga. Bagi orangtua yang bekerja dan pulang larut malam, maka bisa menugaskan kepada orang di rumah yang mengasuh anak untuk mengajak anak tidur pada jamnya.

Bisa dimulai dengan membacakan cerita, mendongeng, atau mendampingi anak hingga anak tertidur lelap kata Andyda. Menyanyikan lagu atau membaca dongeng dengan menyenangkan dapat membantu anak untuk bisa tidur lebih cepat dan bangun dengan segar.

Bangunkan secara perlahan

Bun, tak semua orang merasa nyaman karena terbangun lantaran suara keras atau tubuh diguncang-guncang. Begitu juga dengan si Kecil. Karenanya, sediakan waktu untuk membangunkan si Kecil sehingga Bunda bisa membangunkannya dengan perlahan.

Misalnya dengan memberi pelukan, menggosok punggungnya atau mengajaknya bangun dengan nada suara yang gembira. Biasakan untuk membangunkan si Kecil 5-10 menit lebih awal dari waktu bangun sehingga Bunda punya cukup waktu untuk membangunkannya secara perlahan.

Pasang musik kesukaannya

Cara membangunkan anak ini lebih efektif dari yang Bunda bayangkan, lho. Pasang saja musik kesukaanya yang berirama gembira atau energik agar suasana hati anak menjadi gembira saat ia terbangun. Tentunya secara berkala Bunda perlu mengganti lagunya, ya. Tapi tenang saja, Bunda tak akan pernah kehabisan stok lagu, kok.

Beri reward jika ia bisa bangun pagi tanpa kesulitan

Tak ada salahnya kok Bun, membuat kesepakatan dengan si kecil mengenai reward untuk bangun di pagi hari yaitu dengan memberikan pujian bahwa ia berhasil bangun pagi dengan tertib.

Beri waktu adaptasi setelah liburan

Nah, biasanya yang lebih menantang adalah bagaimana cara membangunkan anak pagi hari setelah liburan panjang. Karenanya, sebaiknya seminggu sebelum liburan berakhir anak sudah mulai dibiasakan untuk bangun lebih pagi daripada biasanya sehingga ia ada waktu untuk beradaptasi kembali dengan rutinitas pagi di hari sekolah.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

adorable-book-boy-1250722 adorable-book-boy-1250722

Mom Life

Ibu Hamil Perlu Kurangi Junk Food, Sebab Efeknya Tak Baik untuk Janin

burger-chips-dinner-70497

Selama masa kehamilan, Bunda tentu mengalami peningkatan hasrat untuk terus makan. Ini wajar lho Bun, mengingat Bunda memang sedang berbadan dua. Belum lagi adanya perubahan hormon yang mendorong Bunda untuk terus mengonsumsi makanan.

Dari beragam menu, ada kalanya Bunda pun selalu ingin mengonsumsi makanan cepat saji karena dianggap nikmat oleh kerenyahannya. Bun, mengonsumsi makanan cepat saji selama masa kehamilan ternyata memiliki dampak yang cukup serius lho. Bahkan para pakar justru tak menganjurkan Bunda mengonsumsi makanan ini saat sedang hamil.

Efeknya Bisa Mempengaruhi Nafsu Makan Bayi

Sebuah studi yang dipublikasikan Frontiers menjelaskan bagaimana diet pada seorang ibu mampu mempengaruhi preferensi makanan bayi mereka kelak. Apabila seorang wanita hamil mengonsumsi makanan kaya lemak, bayi mereka saat tumbuh nanti bisa menjadi pribadi yang hanya menginginkan makanan dengan kalori tinggi. Hal ini terjadi karena sirkuit otak mereka diubah untuk memiliki kelemahan akan makanan yang berlemak sepanjang mereka tumbuh dewasa.

Bahkan Meningkatkan Risiko Alergi

Mengonsumsi makanan kaya akan gula mampu menyebabkan alergi dan asma pada anak. Sebuah penelitian yang dipublikasikan oleh European Respiratory Journal mengungkapkan bahwa anak yang dibesarkan oleh ibu yang selalu mengonsumsi makanan mengandung gula memiliki resiko alergi dan asma antara umur 7 hingga 9 tahun.

Serta Membuat Bunda Memiliki Tingkat Akrilamida Tinggi dalam Tubuh

Mengutip Nakita, makanan siap saji seperti kentang goreng, roti, keripik kentang dan lainnya memiliki zat pati yang tinggi. Apabila makanan ini digoreng atau dipanggang dalam temperatur di atas 121 Celcius, zat pati tersebut dapat berubah menjadi zat bernama akrilamida. Penelitian menunjukkan bahwa zat akrilamida yang tinggi pada tubuh dapat menyebabkan bayi terlahir dengan berat badan badan yang rendah dari bayi pada umumnya.

Belum Lagi Mengalami Diabetes dan Obesitas saat Kehamilan, Bun

Makanan cepat saji memiliki kandungan yang kaya akan gula dan kalori. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi makanan cepat saji dapat meningkatkan resiko terkena gestational diabetes atau diabetes saat masa kehamilan. Mengonsumsi makanan cepat saji selama masa kehamilan dapat menyebabkan Moms untuk mengalami berat badan saat hamil.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

adorable-book-boy-1250722 adorable-book-boy-1250722

Mom Life

Cara Merapatkan Miss V Pasca Bersalin

merapatkan miss V

Setelah melahirkan, Bunda akan mengalami berbagai perubahan fisik dan mungkin butuh waktu untuk mengembalikan bentuk tubuh Bunda. Dari sederet perubahan, yang paling membuat wanita khawatir adalah elastisitas vagina, Bun.

Bahkan tips atau cara merapatkan vagina adalah salah satu hal yang paling dicari setelah melahirkan. Kondisi vagina yang tak lagi kencang, rapat, dan elastis kemudian membuat perempuan jadi tak percaya diri saat mulai berhubungan seksual lagi, khawatir tak bisa lagi memuaskan suami seperti saat sebelum melahirkan atau memiliki anak.

Tenang, Bunda sejatinya tak perlu panik. Sebab sejatinya hal tersebut adalah sesuatu yang normal. Jika Bunda ingin merapatkan kembali, memang ada beberapa tips yang dapat Bunda lakukan, tapi ingat, kondisi vagina tak akan serapat dulu tapi setidaknya membaik dibanding baru-baru melahirkan. Nah berikut ini tips-tipsnya, Bun.

Baca juga: Cara agar suami minta terus

Berlatihlah Senam Kegel

Gerakan yang diajarkan dalam senam kegel memang dipercaya merapatkan vagina, Bun. Bahkan dengan rutin melakukan senam ini, otot-otot panggul jadi lebih kuat. Menariknya, Bunda tak perlu repot untuk latihan, sebab senam kegel bisa dilakukan di rumah sehingga memudahkan para ibu rumah tangga yang ingin merapatkan vaginanya rapat kembali.

Pakai Alat Kerucut Vagina

Alat kerucut yang satu ini punya beragam jenis dan ukuran, dilengkapi dengan tekstur gel silikon sehingga menyerupai segitiga kerucut, Bun. Cara berlatih dengan alat ini, Anda harus memasukan kerucut tersebut ke dalam vagina. Setelah itu, remas bawah panggul Anda, dan tahan otot-otot vagina seperti Anda ketika ingin orgasme, lalu tahan sekitar beberapa saat. Lakukan gerakan ini dalam jangka waktu selama 15 menit selama 2 hari sekali. Anda juga dapat membeli kerucut vagina tersebut pada toko yang menjual alat seks atau memesannya secara online.

Diet Makanan Sehat dan Rajin-rajinlah Olahraga ya Bun

Wanita memerlukan zat fitoestrogen, yakni zat pembentuk hormon seks guna membantu merapatkan vagina kembali. Sayangnya, bila Bunda kurang memantau asupan makanan alias mengonsumsi makanan yang tak cukup sehat, maka tubuh akan sukar memproduksi zat tersebut.

Karenanya, pasca melahirkan, tetap konsumsi makanan sehat dan bergizi ya Bun. Serta rajin-rajinlah berolahraga dan memilih gerakan yang berfokus pada perbaikan otot tubuh bagian bawah. Hal ini akan membantu merapatkan vagina secara alami. Dengan begitu, elastisitas vagina akan terjaga dan Anda akan mengembalikan kekencangan vagina Bunda yang kendur setelah melahirkan.

Cobalah Berlatih Squats

Salah satu olahraga yang perlu Bunda lakukan adalah berlatih squats. Gerakan pada squats membantu Bunda memperoleh kembali elastisitas yang hilang pada bagian vagina. Caranya mudah, dengan berdiri dan posisikan kaki Bunda sedikit keluar sejajar dari pinggul Bunda.

Posisi tangan bebas, bisa sambil menggenggam kedua tangan atau tempatkan di pinggang. Lalu gerakkan bokong dan panggul, seolah-olah Bunda sedang ingin duduk, tapi tahan jangan sampai menyentuh lantai. Setelah sampai setengah tubuh, tarik badan Bunda ke atas lagi, dan lakukan posisi ingin duduk tadi berulang kali.

Sayangnya, masih banyak orang yang punya anggapan salah tentang squats dengan alasan olahraga yang satu ini dapat membuat lutut cedera. Sebetulnya itu salah, dengan latihan squats malah akan meningkatkan kekuatan lutut dan yang paling penting adalah otot-otot vagina Anda kembali kencang dan rapat.

Berlatih Yoga Juga Menolong Loh Bun

Jika Bunda berlatih yoga secara teratur, ternyata aktivitas ini memiliki manfaat yang baik untuk tubuh bahkan membantumerapatkan vagina secara tidak langsung. Hampir semua gerakan yoga akan menargetkan otot-otot dasar panggul Bunda menjadi lebih kencang.

Baca juga: Cara Tepat Membuat Anak untuk Para Pasutri Muda

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

adorable-book-boy-1250722 adorable-book-boy-1250722

Most Share

To Top