Kesehatan

Menanti kelahiran Bauh Hati Menjadi Moment Menyenangkan. Jangan Sampai 10 Ketakutan dan Kehawatiran Terbesar Calon Ibu ini Mengganggu

Menanti kelahiran buah hati memang menjadi momen menyenangkan sekaligus mendebarkan. Namun, sering kali menyadari adanya makhluk hidup kecil yang tumbuh di rahim Anda, justru membuat ibu hamil merasa khawatir dan takut akan beberapa hal.

Jika Anda dalam kondisi sehat, tak ada alasan untuk terlalu sering merasa khawatir dan panik. “Kebanyakan ibu hamil yang memerhatikan dan mengoptimalkan kondisi kesehatan sejak sebelum kehamilan, mengonsumsi makanan sehat, berolahraga, dan mendapatkan perawatan prenatal yang tepat diharapakan dapat lebih menikmati kehamilannya ketimbang mengkhawatirkan hal-hal yang tidak perlu,” ujat Alyssa Dweck, M.D., asisten professor di departemen kebidanan, ginekologi, dan ilmu reproduksi di Mount Sinai School of Medicine.
ibuhamilkhawatir
kondisi ibu hamil yang sehat pun tak cukup kuat untuk mengurangi kekhawatiran para ibu hamil tentang kehamilan. Berikut tujuh hal yang sering kali dikhawatirkan para ibu hamil.

1. Satu dari lima kehamilan akan berakhir dengan keguguran yang biasanya terjadi antara 10-12 minggu pertama

Kebanyakan disebabkan karena kelainan genetik dan ini tak dapat dicegah. Sehingga, mengkhawatirkan ini terjadi, tak ada manfaatnya bagi ibu hamil. Tapi, untuk menurunkan risiko keguguran terjadi, Anda bisa eberhenti merokok dan menjaga kenaikan berat badan dalam standar sehat.

Jika terjadi pendarahan dan merasakan sakit di awal kehamilan, segeralah konsultasi pada dokter untuk memastikan tidak terjadi keguguran. Jika ternyata kehamilan Anda baik-baik saja, ini berarti saatnya untuk berhenti khawatir dan mulai berpikir positif.

2. Mayoritas cacat bawaan tidak dapat dicegah, tapi kejadian ini sangat jarang

Cacat bawaan terjadi pada tiga sampai empat persen bayi, itu berarti 96 sampai 97 persen bayi baru lahir takkan mengalaminya. Sebenarnya, saat ini kita sangat beruntung dengan adanya teknologi modern yang menyediakan ultrasound resolusi tinggi, sehingga dapat dengan mudah mengetahui adanya kelainan-kelainan, semua hal dari kelainan jantung hingga jari yang jumlahnya kuran. Inilah mengapa, sangat penting bagi ibu hamil untuk menjauhi alkohol, rokok, dan obat-obatan tertentu untuk meminimalkan risiko terjadinya kelainan.

3. Tak sengaja terbentur dan sangat khawatir akan menyakiti bayi

Kabar baiknya adalah, hampir tidak mungkin bayi di dalam kandungan tersakiti. Pasalnya, ada satu ton cairan ketuban pelindung yang mengelilingi janin

4. Persalinan prematur terjadi pada sekitar 10 persen kehamilan

Tak ada yang benar-benar bisa mengatakan adanya kemungkinan untuk melahirkan prematur. Tapi, risikonya akan lebih besar pada ibu hamil yang pernah memiliki riwayat melahirkan prematur atau pernah terjadi pendarahan sebelumnya.

Pada ibu hamil yang berat badannya tidak naik terlalu banyak justru memiliki risiko lebih rendah mengalami persalinan prematur, karena tekanan darah dan diabetesnya terjaga, di mana jika keduanya mengalami peningkatan tak terkontrol dapat menyebabkan munculnya kontraksi awal. Tapi, rata-rata ibu hamil, selama kondisi kehamilannya sehat, tak perlu terlalu khawatir akan melahirkan sebelum usia kandungan 37 minggu, kata para ahli.

5. Lilitan tali pusat di leher bayi, sebenarnya adalah hal yang biasa terjadi saat melahirkan dan terjadi pada 25 persen ibu hamil

Tak perllu terlalu ditakutkan. Cairan ketuban menyediakan pelindung yang cukup untuk membatasi lilitan tali usat dengan leher bayi. Sangat jarang, tali pusat melilit leher bayi hingga beberapa lilitan dan menyebabkan masalah. Kalaupun ada, tentu ini pengecualian.

6. Tak cukup tenaga untuk mengejan saat melahirkan

Mulai dari rasa sakit yang luar biasa, khawatir tak dapat mencapai rumah sakit tepat waktu hingga khawatir mengeluarkan kotoran ketika mengejan. Hampir semua hal dikhawatirkan oleh ibu hamil menjelang persalinan. Tentu, proses melahirkan memang sakit, tapi ada pilihan yang aman dan efektif yang bisa dipilih, seperti anastesi spinal dan epidural, relaksasi dan teknik pernapasan. .

7. Anda memerlukan operasi Caesar dalam waktu 30 menit, jika detak jantung bayi tak terdengar kuat

Meski tingkat kelahiran dengan operasi Caesar sekitar 30-35 persen dari semua kelahiran, yang disebabkan keadaan darurat lebih sedikit dari itu. Anda memerlukan operasi Caesar dalam waktu 30 menit, jika detak jantung bayi tak terdengar kuat, plasenta terpisah dari dinding rahim, atau ketika bayi terlilit tali pusat, di mana saat itu ketuban sudah pecah. Tapi, kesempatannya lebih besar Anda tak mengalami hal itu. Pasalnya, menurut Minki, kasus ini terjadi tidak lebih pada satu sampai dua persen, namun tentu dokter spesialis kandungan tak dapat memprediksi hal ini.

8. Tak perlu khawatir untuk menghubungi dokter dan menanyakan pertanyaan Anda

Tentu saja beberapa pertanyaan bisa menunggu sampai janji temu dengan dokter Anda. Tapi jika Anda memiliki pertanyaan apapun tentang kehamilan Anda, Anda harus menghubungi mereka segera. Kemungkinan besar, dokter kandungan Anda ingin Anda untuk menelepon mereka jika Anda memiliki kekhawatiran.

9. Miliki keyakinan pada fakta bahwa Anda akan menjadi ibu yang sempurna

Jika Anda cukup peduli pada bayi Anda untuk mengurus diri sendiri saat Anda sedang hamil maka Anda akan menjadi ibu yang luar biasa. Tentu saja Anda mungkin tidak tahu segala sesuatu tentang bayi sejak awal tapi itu tidak apa-apa. Menjadi seorang ibu adalah pekerjaan yang Anda pelajari saat Anda melakukannya, sepanjang jalan dari periode waktu baru lahir hingga bertahun-tahun berikutnya. Miliki keyakinan pada fakta bahwa Anda akan menjadi ibu yang sempurna.

10. Anda tidak akan kehilangan berat badan setelah melahirkan

Kekhawatiran lain yang umum adalah bahwa tentang berat badan setelah melahirkan. Jangan stres karena hal ini; Anda akan kehilangan berat badan jika Anda mencoba untuk melakukannya. Memang benar bahwa beberapa wanita memperoleh sebagian berat badan dari bayi mereka. Tapi jika Anda memperhatikan pola makan dan berolahraga setelah bayi Anda lahir, berat badan akan menurun. Anda dapat membantu membuatnya menjadi lebih mudah sekarang dengan tidak makan lebih banyak dari yang dokter anjurkan dan lakukan beberapa olahraga ringan saat Anda sedang hamil, seperti berjalan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.


Parenting

Manfaat Mengelus Perut Istri Saat Hamil

Kehamilan adalah momen yang ditunggu-tunggu oleh setiap pasangan saat menantikan kehadiran sang buah hati. Umumnya ibu hamil akan mengalami ngidam sehingga membuatnya lebih ingin dimanja dan diperhatikan oleh suami. Perubahan hormon pada ibu hamil akan membuat moodnya ikut berubah-ubah dan kadang menjadi lebih sensitif. Hal tersebut normal terjadi, sehingga sang suami harus memberikan perhatian yang lebih banyak.

Itulah sebabnya, kehadiran dan perhatian suami akan membuat ibu hamil merasa tenang dan nyaman. Kebahagiaan ibu hamil pun sangat sederhana, suami yang sering mengelus perutnya merupakan sumber kebahagiaan tersendiri bagi ibu hamil. Hal itu terlihat sangat sepele dan sederhana, tapi bisa menjadi salah satu sumber bahagia dan kenyamanan bagi ibu hamil.

Misalnya, saat pillow talk sebelum tidur atau saat santai bersama suami bisa sambil mengelus perut istri yang sedang hamil. Selain membuat istri senang, mengelus perut ibu hamil mempunyai banyak manfaat lho. Salah satunya, jadi bentuk rasa bahagia yang bisa suami perlihatkan pada istri.

Karena kehadiran buah hati merupakan hal yang ditunggu setiap pasangan suami istri setelah menikah. Maka mengelus perut istri yang sedang hamil, merupakan salah satu bentuk rasa bahagia dan syukur suami atas kehamilan sang istri. Hal itu menunjukkan bahwa suami juga merasa bahagia dan menantikan kehadiran sang buah hati. Dengan begitu istri akan merasa mendapat dukungan dan bahwa dia tidak berjuang sendiri.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.


Mom Life

Kira-kira Usia Kehamilan Berapa Minggu Bisa Terdeteksi Test Pack?

Setelah penantian sekian lama, pasutri tentu senang bukan main bila akhirnya istri dikabarkan tengah mengandung. Bagaimanapun, memiliki keturunan tentu menjadi salah satu tujuan dalam proses pernikahan. Saat wanita dinyatakan hamil, akan ada harapan dan cita-cita baru dalam hidupnya.

Di lain sisi, cara mengetahui hamil atau tidaknya Bunda, ada banyak cara yang dapat dilakukan. Salah satunya dengan menggunakan test pack. Alat uji yang satu ini relatif sederhana namun dapat memunculkan hasil yang akurat.

Salah satu hasil yang perlu diperhatikan adalah waktu penggunaan test pack. Alih-alih membawa hasil yang sesuai ekspetasi, biasanya ada tipe test pack yang memberikan hasil ketika memang benar-benar memasuki tahap tertentu dari kehamilan. Nah Bun, berikut ini ada hal-hal yang perlu Bunda perhatikan sebelum menggunakan test pack.

Proses Terjadinya Kehamilan

Bun, proses terjadinya kehamilan sebenarnya dimulai dari awal masa haid atau hari pertama haid. Oleh karena hal tersebutlah cara menghitung usia kehamilan secara umum ditentukan berdasarkan hari pertama haid terakhir yang terjadi pada seorang wanita. Setelah masa haid tersebut, maka indung telur biasanya akan mengeluarkan sel telur yang disebut sebagai proses ovulasi.

Keluarnya ovum atau sel telur tersebut selama masa ovulasi akan menjadi titik awal bahwa sistem reproduksi wanita siap untuk dibuahi oleh sel telur. Pembuahan memiliki potensi yang besar dalam mendapatkan kehamilan ketika hubungan intim dan sel sperma yang masuk ke dalam rahim terjadi pada saat wanita dalam masa suburnya. 1- 3 hari pertama sebanyak 300 juta sel sperma akan masuk ke dalam rahim.

Selama perjalanan menuju sel telur, maka ada jutaan sel sperma yang akan mati. Bahkan umumnya hanya sebanyak 200 sel sperma saja yang dapat sampai pada sel telur. Pembuahan dapat terjadi ketika sel sperma tersebut masuk ke dalam sel telur dan menjadi suatu proses awal kehamilan.

Sel telur yang telah dibuahi akan berubah menjadi zigot dan berkembang menjadi banyak sel setiap jamnya. Zigot tersebut akan melakukan perjalanan menuju rahim untuk menempel pada rahim yang disebut sebagai implantasi. Proses implantasi inilah yang akan menimbulkan beberapa gejala hamil muda pada awal kehamilan.

Untuk mendeteksi kehamilan seseorang, salah satu cara yang banyak dilakukan adalah dengan mendeteksinya menggunakan alat test pack. Test pack tersebut berkerja dengan cara mendeteksi peningkatan hormon HCG yang memang akan meningkat pada awal awal kehamilan. Penggunaan test pack haruslah dilakukan dengan benar agar hasil akurasi yang di dapatkan juga benar adanya. Untuk meningkatkan akurasi tersebut maka Test Pack harus digunakan dengan waktu yang tepat.

Lantas Kapan waktu yang dianjurkan untuk memakai test pack?

Usia kehamilan yang dapat dideteksi oleh alat test pack setidaknya pada usia 1 bulan pertama karena memang pada saat usia tersebut peningkatan hormon HCG sebagai hal yang dideteksi oleh test pack baru terjadi. Usia kehamilan 1 bulan tersebut dihitung berdasarkan penetapan dokter kandungan yang berdasar pada perhitungan dari hari pertama haid terakhir. Sangat disarankan pemeriksaan test pack baru dilakukan ketika memang sudah ada beberapa tanda kehamilan yang muncul.

Cara memilih test pack yang paling sensitif

Mengutip HelloSehat, tingkat sensitivitas alat tes kehamilan ini dapat Bunda lihat pada kemasan, dengan satuan ukuran mIU/ml (mili-International Unit per mililiter). Pada umumnya, sensitivitas alat tes kehamilan berkisar antara 10 mIU/ml sampai 40 mIU/ml. Semakin rendah angkanya, maka semakin sensitif alat tes kehamilan tersebut, sehingga semakin dini kehamilan dapat terdeteksi.

Apa saja faktor yang mempengaruhi hasil tes?

Kapan sel telur menempel pada dinding rahim.

Ketika sel telur yang dibuahi sperma menempel pada dinding rahim, hormon HCG akan mulai dilepaskan dan jumlahnya terus bertambah, Bun. Dalam kondisi inilah, Bunda dapat melakukan tes kehamilan dan mendapatkan hasil positif.

Di lain sisi, tes kehamilan yang terlalu dini dapat menghasilkan tes negatif lantaran membutuhkan waktu sekitar satu minggu bagi sel telur untuk menempel pada dinding rahim dan melepaskan hormon HCG.

Berapa banyak air yang Bunda minum dalam sehari

Kadar hormon HCG dalam urin tergantung dari seberapa banyak Bunda. Jika Bunda terlalu banyak minum, bukan tidak mungkin kadar hormon HCG dalam urin tentu sedikit lantaran urin terlalu encer sehingga menunjukkan hasil tes negatif. Urin yang lebih pekat biasanya menunjukkan hasil tes yang positif.

Kadar hormon HCG dalam darah

Kadar hormon HCG dalam darah juga memiliki tingkat yang bervariasi antara setiap individu, Bun. Hal inilah yang mempengaruhi keakuratan hasil tes kehamilan. Hasil tes yang positif mungkin memerlukan waktu yang lebih lama jika Bunda memiliki kadar hormon HCG yang rendah dalam darah.

Sensitivitas tes urin

Alat tes kehamilan yang menggunakan urin memiliki tingkat sensitivitas yang berbeda-beda yang menunjukkan seberapa cepat alat tes tersebut dapat mendeteksi keberadaan hormon HCG dalam urin. Sebaiknya Bunda membaca tingkat sensitivitas dan petunjuk dalam kemasan sebelum melakukan tes agar Anda tidak salah.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.


Kesehatan

Ciri-ciri Hamil Muda Sebelum Telat Haid nih Bun

ciri ciri hamil muda

Banyak perubahan yang terjadi pada fisik ibu yang sedang hamil. Bicara kehamilan, tanda-tanda awal yang muncul biasanya Bunda akan mengalami telat haid. Selain itu, fisik pun terasa lelah dan rentan mengantuk. Bahkan payudara mengalami perubahan ukuran.

Sebagai seorang wanita, Bunda berhak tahu tanda-tanda hamil muda dengan jelas. Tidak hanya menilainya dengan haid yang tiba-tiba berhenti. Mengutip dari The Asian Parent, dr.Bobtriyan Tanamas menjelaskan bagaimana cara mendeteksi kehamilan dini dan apa saja yang perlu dilakukan.

Ia pun menjelaskan apa yang dimaksud dengan kehamilan dini. “Sebenarnya setiap orang memang memiliki persepsi yang berbeda terkait dengan kehamilan dini.”

Ia pun melanjutkan untuk mengetahui ciri ciri hamil muda sebelum telat haid bisa dilihat dari beberapa kondisi. Misalnya Bunda akan mengalami sakit kepala, mual, atau muntah. Sementara jika dilihat dari segi klinis, wanita yang sedang hamil muda diketahui sering buang air kecil atau bahkan merasa sembelit. Mengutip dari Net Doctor, berikut ini ciri kehamilan yang perlu Bunda ketahui. 

Perubahan Bentuk Payudara

Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya, salah satu tanda awal kehamilan adalah terjadinya perubahan payudara dimana ukurannya jadi lebih besar bahkan terasa lembut. Selain itu, di area sekitar puting atau areolae biasanya juga kian menggelap.

Kenapa hal ini terjadi? Hal ini disebabkan kadar hormon perempuan yang berubah dengan cepat setelah pembuahan, menyebabkan kelenjar di dalam payudara tumbuh dan bersiap untuk produksi ASI dan menyusui setelah bayi lahir.

Fisik Sering Terasa Lelah

Ciri lainnya adalah, kondisi yang mudah merasa sangat lelah luar biasa. Kondisi ini pun ternyata terkait dengan perubahan hormonal, terutama peningkatan hormon progesteron, meskipun faktor lain seperti tekanan darah rendah dan penurunan kadar gula dalam darah juga bisa menjadi hal yang memengaruhi.

Karenanya, di awal kehamilan memang Bunda disarankan untuk beristirahat, termasuk tidur siang. Jangan lupa, asupan makanan pun juga perlu dijaga. Konsumsilah makanan yang kaya akan zat besi dan protein.

Sakit Kepala

Di awal kehamilan, ternyata banyak ibu hamil yang mengatakan bahwa sering kali merasa sakit kepala ringan. Ini bisa disebabkan oleh sejumlah faktor termasuk morning sickness, kelelahan, kelaparan, perubahan hormon, tekanan darah rendah dan bahkan suasana hati rendah atau depresi.

Cobalah untuk makan secara teratur dalam jumlah kecil, istirahat dan tidur sebanyak yang dibutuhkan dan minum cukup cairan sehingga dapat mencegah terjadinya dehidrasi.

Flek dan Kram

Saat awal kehamilan, seorang ibu bisa saja merasakan perasaan aneh, merasakan kram layaknya saat awal menstruasi. Ini bisa menjadi salah satu salah satu tanda awal kehamilan. Dikenal sebagai pendarahan implantasi yang terjadi di mana saja dari 6 hingga 12 hari setelah sel telur dibuahi.

Biasanya kondisi flek dan kram yang akan dirasakan masih bisa ditoleransi karena sifatnya tidak ‘berat’. Jika kondisinya terasa lebih berat khususnya di awal kehamilan, tak ada salahnya untuk memeriksakan pada dokter kandungan.

Mengalami Mood Swing

Ya, kondisi suasana hati yang mudah berubah memang menjadi salah satu ciri yang sangat umum. Dalam waktu yang relatif singkat, ibu hamil bisa merasakan perubahan hati dari senang menjadi sedih dan mudah menangis.

Kondisi ini sering terjadi sejak awal kehamilan, ini terkait dengan perubahan hormon yang sangat cepat dan biasanya menetap saat kehamilan berlangsung. Karenanya, pastikan pasangan menyadari kondisi ini ya Bun. Perubahan suasana hati yang begitu cepat karena perubahan hormon pun tak bisa disalahkan. Memang ada fasenya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Most Share

To Top