Parenting

Memperkejakan Pengasuh untuk anak Bukanlah Hal yang Mudah. 9 Langkah Penting Saat Memilih Pengasuh untuk Si Kecil

Memperkejakan pengasuh untuk anak bukanlah hal yang mudah. Ada berbagai langkah penting yang harus Anda ketahui dan laksanakan sebelum mempekerjakan pengasuh baru. Perhatikan hal ini sebelum Memperkejakan pengasuh di rumah:

Siapkan Recana yang dimulai dengan daftar pertanyaan

Dimulai dari menuliskan jawaban dari daftar pertanyaan mengenai kualifikasi yang Anda inginkan dari si pengasuh. Apa saja tugas pekerjaannya? Berapa gaji yang bisa Anda bayarkan? Apakah pekerjaannya dilakukan seharian penuh atau paruh waktu? Apakah si pengasuh akan tinggal dirumah atau tidak? Dengan menjawab pertanyaan tersebut akan membantu Anda fokus kepada apa yang Anda cari dan yakin saat akan mencari calon yang tepat.

Pastikan pengasuh memiliki cukup referensi yang bisa dipercaya

Kepercayaan adalah hal yang mutlak dimiliki dalam memilih pengasuh. Pastikan pengasuh memiliki  cukup referensi yang bisa dipercaya. Dan, pastikan Anda memeriksa mereka secara menyeluruh.

Ada baiknya jika Anda menggunakan jasa agen pengasuh yang akan memudahkan Anda menyewa pengasuh

Mencari calon yang tepat untuk jadi pengasuh. Mulailah mencari di agen-agen pengasuh dan pengurus rumah tangga, dan cobalah memasang iklan di internet atau bertanya pada orang-orang di sekitar lingkungan tempat tinggal Anda.

Jika Anda sangat sibuk, ada baiknya jika Anda menggunakan jasa agen pengasuh yang akan memudahkan Anda menyewa pengasuh. Mereka akan memberikan pilihan, memberitahukan latar belakangnya, dan menjawab pertanyaan yang mungkin Anda miliki tentang bagaimana cara menyewa dan mempekerjakan pengasuh.

Tahap yang paling penting dalam perekrutan adalah melakukan wawancara

Persiapkan daftar pertanyaan yang dibutuhkan. Berikan pertanyaan tentang latar belakang keluarga, pendidikan, atau pengalaman kerjanya. Uji kemampuan alon pengasuh mengenai pengambilan keputusan dengan memberikan pertanyaan berupa kasus. Misalnya, apa yang akan dilakukannya jika anak Anda tersedak makanan atau barang kecil. Terakhir, tanyakan tunjangan apa yang ingin calon dapatkan jika ia diterima bekerja.

Periksa kembali latar belakang para pelamar

Sebelum memutuskan siapa calon yang tepat, periksa kembali latar belakang para pelamar. Ingatlah bahwa Anda akan meninggalkan anak Anda tanpa pengawasan dengan orang yang belum pernah Anda temui sebelumnya. Jangan percaya sepenuhnya dengan apa yang dikatakan oleh pengasuh saat wawancara. Jika memungkinkan, coba hubungi kembali orang yang sebelumnya memperkerjakannya, atau agennya untuk mengecek jika ada sejarah kejahatan yang pernah dilakukannya.

Anda tentu membutuhkan perjanjian kerja yang biasanya disebut kontrak pengasuh

Pengasuh Anda adalah karyawan Anda. Jadi, Anda tentu membutuhkan perjanjian kerja yang biasanya disebut kontrak pengasuh. Sebelum ia mulai bekerja, buatlah surat kontrak (perjanjian kerja) yang berisikan keterangan pekerjaan, jumlah gaji, tunjangan, jam kerja, jatah libur, dan sanksi jika melakukan kesalahan.

Kriteria memilih pengasuh anak yang pertama adalah kredibel

Carilah lembaga/yayasan penyalur PRT/babysitter yang benar-benar kredibel/bonafide. Hal ini memang tidak mudah, namun bisa disiasati dengan meminta rekomendasi dari orang yang bisa dipercaya dan berpengalaman mengambil tenaga pengasuh dari lembaga/yayasan penyalur tersebut, entah itu saudara, teman, ataupun tetangga, bahkan forum internet. Carilah informasi sebanyak-banyaknya mengenai lembaga/yayasan penyalur tersebut dari mereka. Baiknya Mama Papa mendapatkan lebih dari satu nama yayasan/lembaga penyalur sehingga bisa membandingkannya.

Perlu dipahami, penyalur yang dapat dipercaya, tidak selalu ditandai oleh mahalnya fee yang ditetapkan. Perhatikan juga Izin Operasional & Identitas

Memilih pengasuh anak dimulai dari penyalurnya. Perlu dipahami, penyalur yang bagus alias dapat dipercaya, tidak selalu ditandai oleh mahalnya fee yang ditetapkan. Umumnya mereka memiliki izin operasional dan mendata para calon PRT/babysitter beserta keluarga dekatnya yang dapat dihubungi. Jadi, pastikan pengasuh (baik PRT maupun babysitter) yang Mama Papa pilih memiliki bukti identitas yang jelas, seperti KTP atau setidaknya surat pengantar dari kelurahan. Dokumen ini dapat menunjukkan kejelasan asal usul yang bersangkutan dan bila terjadi sesuatu hal bisa lebih mudah ditelusuri keberadaannya. Dengan demikian, kecil kemungkinan pihak penyalur resmi ini mau ambil risiko untuk kerja sama dalam sindikat terorganisir dengan mengorbankan keuntungan jangka panjang.

Jangan Lupa! Cek Kesehatan Calon Pengasuh Si Kecil

Mungkin kebanyakan ibu seringkali saat memilih babysitter lupa untuk memeriksa riwayat kesehatan calon pengasuh atau baby sitter untuk Si Kecil. Padahal, hal ini adalah salah satu poin penting yang harus kamu cermati.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Most Share

To Top