Event

Karena Kata ‘Jangan’ dari Bunda Bisa Jadi Penghalang Kemampuan Eksplorasinya, Mulailah Untuk Bilang ‘Iya Boleh’ dari Sekarang!

Dalam sehari, ada berapa kata ‘jangan’ yang bunda sampaikan sebagai respon atas banyaknya pertanyaan si kecil? Mungkin 4, 5, atau bahkan lebih banyak lagi? Alasan bunda untuk berkata jangan, mungkin jelas untuk melindunginya atau menjaganya. Tapi ternyata tak selamanya hal ini benar loh bun!

Yap, kata jangan yang kerap kita jadikan solusi agar si kecil tak berbuat yang tidak-tidak, justru jadi penghalang yang akan menghambat tumbuh kembangnya. Entah itu dalam mempelajari hal baru, melakukan kegiatan baru, hingga pada pemahamannya akan sesuatu hal yang selama ini belum pernah dilakukan.

Gambarannya begini, kala ia sedang bermain ditaman lalu melihat seekor anak kucing yang lucu. Terlihat ingin menghampirinya dan menjamahnya, dengan cepat bunda berkata ‘jangan’ hanya karena takut si kecil alergi akan bulunya. Padahal, kalau saja diperbolehkan. Jelas ia akan mendapat satu pelajaran.

Tapi ini memang jadi satu tantangan tersendiri untuk kita sebagai orangtua, sebab rasa khawatir dan takut jadi hal nomor satu yang selalu lebih dulu hinggap di kepala. Maka jangan heran, meski katanya tak apa-apa memperbolehkannya bermain banyak hal baru. Kadang kala kita masih belum seberani itu, untuk membiarkannya lebih leluasa.

P1050801

Nah, berita baiknya dalam waktu dekat ini tepatnya pada 28 hingga 29 April 2018, bertempat di Mall Kota Kasablanka. Menyebut diri sebagai mitra terpercaya para bunda dalam mendukung tumbuh kembang optimal si kecil, Dancow Advanced Excelnutri plus kembali menghadirkan “DANCOW Iya Boleh Camp” untuk mendorong kepercayaan diri para bunda dalam mendukung eksplorasi pertama si kecil. Dan tak hanya terfokus di Jakarta saja loh bun, kabarnya ajang ini juga akan diselenggarakan di 50 kota di Indonesia, seperti Surabaya, Semarang, dan Bandung untuk menjangkau lebih banyak lagi bunda agar percaya diri untuk bilang “Iya Boleh”.

pexels-photo-261895

Tentunya acara ini akan jadi salah satu alternatif baik yang bisa bunda pilih untuk menghabiskan akhir pekan minggu ini. Sebab akan ada 7 booth eksplorasi yang bertujuan untuk mengasah kecerdasan si kecil. Mulai dari mengasah kemampuan psikomotoriknya, perhatian, bahasa, memori, hingga pada penyelesaian masalah. Untuk itu, tujuh booth yang dapat dinikmati si kecil antara lain adalah, Jemari Melukis, Tembikar Ria, Petualangan Kecil, Pahlawan Cilik, Penjelajah Hutan, Prajurit Bakteri Baik, dan Teater Fauna.

Dan menariknya lagi, pagelaran ini nyatanya tak hanya difokuskan pada si kecil yang memang sedang dalam masa perkembangan pada tahap eksplorasi saja. Tapi juga ada booth khusus yang juga diperuntukkan pada orangtua terutama bunda. Sebab DANCOW Advanced Excelnutri Plus juga memiliki programm Dancow Inspiring Mom (DIM) yang bertujuan untuk mendorong kepercayaan diri pada bunda untuk mendukung eksplorasi pertama si kecil. Disini bunda dapat berbagi informasi mengenai parenting, dan nutrisi, serta saling menginspirasi dalam mendukung si kecil bereksplorasi.

P1050816

Sebagaimana yang juga telah disampaikan Alvin Wiradarma, selaku Brand Manager DANCOW Advanced Excelnutri plus, di Plataran Dharmawangsa, Selasa, 24 April 2018 kemarin. “Kami percaya bagaimana kepercayaan diri bunda dalam mendukung si kecil bereksplorasi memiliki peran penting untuk mengempangkan kemampuannya agar lebih lebih percaya diri. Untuk itu Dancow Advanced Excesinutri plus yang memiliki kandungan Lactobacillus rhamnosus serta pangan inulin, juga berupaya untuk memberikan wadah agar bunda semakin percaya diri untuk mendukung si kecil berekslorasi dan mengembangkan potensi mereka melalui “Dancow Iya Boleh Camp, begitu tuturnya.

Masih dalam acara dan tempat yang sama, salah seorang Psikolog Dra.Ratih Ibrahim, MM yang ada berada disana menambahkan bahwa keterlibatan bunda dan ayah, terutama dalam hal penyampaian kata ‘iya Boleh’, memegang peranan penting dalam hal mendampingi si kecil melalui eksplorasi pertamanya. “Eksplorasi adalah bagian dari tugas perkembangan si kecil. Ia butuh ruang yang aman dan kaya untuk bereksplorasi, sesuai dengan usia perkembangannya. Sebab aspek kecerdasan si kecil yang kemudian kelak jadi fondasi untuk pembentukan karakternya kelak dimulai dari pengalamnya mengekplorasi apa yang dilihat, dengar, sentuh, cium dan rasakan”.

P1050826

Untuk itu, jika bunda adalah salah satu dari ribuan orangtua yang masih takut untuk berkata ‘Iya Boleh’ pada si kecil di rumah, tak ada salahnya untuk ikut dalam kegiatan ini demi melatih kemampuan si kecil dan bunda sebagai orangtua bisa belajar juga. Dilangsungkan dalam waktu dua hari, jangan sampai bunda ketinggalan acara yang juga akan dihadiri oleh dr. Bernie Endryarni Medise, SpA(K), MPH sebagai Dokter anak, Dra.Ratih Ibrahim, MM sebagai Psikolog Anak dan Keluarga, dan Intan Nuraini dan Ussy Sulistiawaty yang juga dua orang selebriti dan bunda yang sedang menikmati masa tumbuh kembang anak-anak mereka.

Dan untuk bisa pergi kesana dan turut serta, sebagai mana yang juga disampaikan oleh Alvin bunda hanya perlu membeli Dancow minimum berukuran 280 gram, ditempat camp berlangsung atau membawa struk pembelian aslinya dan bisa langsung dapatin tiketnya serta bisa langsung have fun dan bereksempatan untuk mendapatkan berbagai hadiah menarik juga. Ini akan jadi paket lengkap loh bun, anak dapat nutirisi dan stimulasinya, orangtua juga dapat hadiah dan pelajaran buat orangtuanya. Ayo bun, kosongkan jadwal dan ajak si kecil ke “Dancoo Iya Boleh Camp” akhir pekan ini.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.


Parenting

8 Peran Orang Tua Dalam Kehidupan Anak

Setiap orang pasti memahami jika peran orang tua dalam kehidupan anak sangatlah penting. Bahkan, peran orang tua diperlukan sejak anak emas dalam kandungan hingga dewasa. Entah itu berperan untuk mengajari anak hingga memenuhi kebutuhannya. 

Pentingnya Peran Orang Tua

Orang tua menduduki peran yang sangat penting, karena menjadi sekolah pertama bagi anak-anak. Sekalipun anak sudah sekolah, peran orangtua masih diperlukan. Mengingat aktivitas anak akan paling banyak dilakukan di rumah.

Tentu jika orang tua tidak melakukan peranannya dengan baik, pasti akan berpengaruh terhadap pertumbuhan anak. Contoh sederhananya jika orang tua tidak menanamkan hal-hal positif dan memberikan contoh tidak baik, tentu anak akan menirunya.

Begitu juga sebaliknya, orang tua yang melakukan perannya dengan baik, maka akan berdampak pada karakternya. Intinya, orang tua mempunyai peranan penting dalam pembentukan karakter anak yang akan berguna untuk masa depan. 

Inilah 8 Peran Orang Tua Di Kehidupan Anak

Meskipun setiap orang memahami jika peran orang tua dalam kehidupan anak sangat penting, tapi tidak semua orang yang benar-benar memahami dan menerapkannya. Apalagi bagi Anda yang baru pertama kali mempunyai anak, penting mengetahui beberapa peranannya berikut ini. 

  1. Menjamin Kebutuhan Anak Tercukupi

Bukan menjadi hal yang asing lagi jika orang tua mempunyai peranan yang cukup penting terutama dalam memenuhi kebutuhan anak. Beberapa hal yang termasuk dalam kebutuhan Anda seperti pakaian yang layak, makanan bergizi, tempat tinggal dan lainnya.

Terutama dalam hal ini penting untuk memastikan kebutuhan anak dalam asupan bergizi sangat diperlukan. Hal ini disebabkan karena asupan yang bergizi sangat berperan penting dalam menunjang pertumbuhan dan perkembangan anak. 

  1. Memastikan Anak Berada Di Lingkungan yang Baik

Peran orang tua terhadap kehidupan anak selanjutnya yaitu memastikan berada di lingkungan yang baik. Tentunya jika anak berada di lingkungan yang tepat, maka akan berpengaruh juga terhadap tumbuh dan kembangnya.

Begitu juga sebaliknya, jika anak berada di lingkungan yang tidak baik maka akan mudah terpengaruh melakukan hal-hal yang negatif. Kenapa menjadi orangtua penting untuk melakukan pengawasan terhadap anak. 

  1. Menciptakan Keamanan dan Kenyamanan

Menciptakan keamanan atau rasa aman terhadap anak merupakan salah satu peran orang tua. Mengingat orang tua adalah tempat pulang, sehingga jika tidak terdapat rasa aman maka anda akan merasa tertekan.

Menciptakan keamanan dan rasa nyaman bisa dilakukan dengan berbagai hal Salah satunya memberikan kasih sayang. Selain itu, penting juga untuk memberi arahan mengenai apa yang seharusnya dilakukan dan tidak seharusnya.

  1. Menanamkan Nilai yang Baik

Peran lain yang harus dilakukan oleh orang tua terhadap anaknya yaitu menanamkan nilai-nilai baik. Mengingat orang tua menjadi guru pertama dalam pendidik anak, sehingga karakter anak dimulai dari orang tuanya. Ada beberapa hal yang harus ditanamkan sejak dini dan setiap orang tua wajib mengetahuinya.

Adapun beberapa hal yang dimaksudkan seperti bersikap jujur, tidak mengambil barang orang lain, saling tolong-menolong, tidak merendahkan orang lain dan lain sebagainya. Selain itu, penting juga untuk memberi pengertian kepada anak jika melakukan sesuatu yang buruk tidak diperbolehkan. 

  1. Mengajari Anak dalam Hal Baik

Mengajari dan mendidik anak juga menjadi salah satu peran orang tua yang wajib untuk dilakukan. Tentunya dalam hal ini harus mengajari anak dalam hal yang baik. Didikan yang diberikan oleh orang tua sejak dini bisa berpengaruh terhadap karakternya di masa depan. 

Semakin baik didikan dari orang tua sejak dini, maka anak akan lebih mudah untuk berbaur dengan masyarakat dengan cara yang baik. Misalnya saja mempunyai sopan santun, saling tolong-menolong, saling memaafkan dan lain sebagainya. 

  1. Memberikan Arahan

Peran orang tua selanjutnya yang yaitu memberikan arahan kepada anak dan juga bimbingan. Arahkan anak untuk selalu melakukan hal yang baik. Selain itu, jelaskan juga alasan kenapa tidak boleh melakukan hal yang buruk dan apa dampaknya kepada diri sendiri dan orang lain.

Sekalipun anak melakukan sebuah kesalahan, jangan langsung memarahinya. Langkah yang paling tepat untuk menanganinya yaitu menasehati dan memberi hukuman yang sekiranya bisa memberikan kesadaran kepada anak. Selain itu, penting juga untuk memberikan motivasi kepada anak. 

  1. Identitas Keagamaan

Identitas agama seorang anak berasal dari keluarganya, terutama orang tua. Tentunya peran orang tua dalam hal ini harus mengenalkan nilai-nilai agama dan keberadaan Sang Pencipta. Terutama untuk anak-anak, penyampaian tersebut harus dalam bahasa yang mudah dipahami. 

Tentunya untuk menyampaikan nilai-nilai tersebut akan lebih mudah jika dipraktekkan dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, orang tua juga harus memberikan contoh yang baik agar anak lebih mudah untuk menirunya. 

  1. Mendisiplinkan Anak

Meskipun kasih sayang dari orang tua sangat diperlukan oleh anak, tapi tetap saja harus menerapkan disiplin. Justru dengan membiarkan anak melakukan apapun yang disukainya dapat berdampak menjadi manja dan tidak bisa bertanggung jawab atas setiap perbuatannya.

Semakin dini mengajarkan untuk disiplin, anak akan tumbuh menjadi orang yang bertanggungjawab. Contoh sederhananya mengajarkan anak untuk makan dan tidur tepat waktu. Bahkan, tidak ada salahnya juga untuk membuat jadwal harian anak. Demikian penjelasan mengenai peran orang tua yang dibutuhkan untuk kehidupan anak. Dari penjelasan ini bisa diambil kesimpulan jika karakter anak dibentuk dari didikan dan peran orang tua. Begitu juga sebaliknya, jika orang tua tidak melakukan perannya dengan baik, karakter yang terbentuk juga tidak baik.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.


Kesehatan

Memahami Gigi Bayi dan Seluk Beluk Pertumbuhannya

Gigi merupakan bagian tubuh yang sangat penting. Selain berfungsi untuk mengunyah, keberadaan gigi juga bisa menambah estetika wajah. Karena itu, setiap fase perkembangannya—mulai dari gigi bayi sampai dewasa—harus diperhatikan dengan baik, terutama oleh para ibu.

Gigi bayi atau gigi susu bia

 

Artikel ini merupakan bagian Sayangi Anak Extra

Sayangi Anak Extra adalah konten mendalam dan premium dari Sayangianak.com. Langganan Sayangi Anak Extra akan membantu Bunda & Ayah mengakses artikel premium, ebook, video dan kelas – kelas dari Sayangi Anak. Yuk Bantu Sayangi Anak membuat konten – konten berkualitas..

Lebih Detail

Already a subscriber? Log in here.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.


Extra

Mengenal Bagaimana Perkembangan Mental Anak Usia 4 – 5 Tahun

Usia bawah lima tahun merupakan masa golden age di mana sebagai orang tua sangat penting untuk memperhatikan perkembangan anak di usia ini. Terlebih lagi terkait perkembangan mental anak usia 4 – 5 tahun yang biasanya mulai muncul pada fase ini terkadang membuat bingung banyak orang tua.

Fase Per

 

Artikel ini merupakan bagian Sayangi Anak Extra

Sayangi Anak Extra adalah konten mendalam dan premium dari Sayangianak.com. Langganan Sayangi Anak Extra akan membantu Bunda & Ayah mengakses artikel premium, ebook, video dan kelas – kelas dari Sayangi Anak. Yuk Bantu Sayangi Anak membuat konten – konten berkualitas..

Lebih Detail

Already a subscriber? Log in here.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Most Share

To Top