Event and Komunitas

Karena Kata ‘Jangan’ dari Bunda Bisa Jadi Penghalang Kemampuan Eksplorasinya, Mulailah Untuk Bilang ‘Iya Boleh’ dari Sekarang!

P1050845

Dalam sehari, ada berapa kata ‘jangan’ yang bunda sampaikan sebagai respon atas banyaknya pertanyaan si kecil? Mungkin 4, 5, atau bahkan lebih banyak lagi? Alasan bunda untuk berkata jangan, mungkin jelas untuk melindunginya atau menjaganya. Tapi ternyata tak selamanya hal ini benar loh bun!

Yap, kata jangan yang kerap kita jadikan solusi agar si kecil tak berbuat yang tidak-tidak, justru jadi penghalang yang akan menghambat tumbuh kembangnya. Entah itu dalam mempelajari hal baru, melakukan kegiatan baru, hingga pada pemahamannya akan sesuatu hal yang selama ini belum pernah dilakukan.

Gambarannya begini, kala ia sedang bermain ditaman lalu melihat seekor anak kucing yang lucu. Terlihat ingin menghampirinya dan menjamahnya, dengan cepat bunda berkata ‘jangan’ hanya karena takut si kecil alergi akan bulunya. Padahal, kalau saja diperbolehkan. Jelas ia akan mendapat satu pelajaran.

Tapi ini memang jadi satu tantangan tersendiri untuk kita sebagai orangtua, sebab rasa khawatir dan takut jadi hal nomor satu yang selalu lebih dulu hinggap di kepala. Maka jangan heran, meski katanya tak apa-apa memperbolehkannya bermain banyak hal baru. Kadang kala kita masih belum seberani itu, untuk membiarkannya lebih leluasa.

P1050801

Nah, berita baiknya dalam waktu dekat ini tepatnya pada 28 hingga 29 April 2018, bertempat di Mall Kota Kasablanka. Menyebut diri sebagai mitra terpercaya para bunda dalam mendukung tumbuh kembang optimal si kecil, Dancow Advanced Excelnutri plus kembali menghadirkan “DANCOW Iya Boleh Camp” untuk mendorong kepercayaan diri para bunda dalam mendukung eksplorasi pertama si kecil. Dan tak hanya terfokus di Jakarta saja loh bun, kabarnya ajang ini juga akan diselenggarakan di 50 kota di Indonesia, seperti Surabaya, Semarang, dan Bandung untuk menjangkau lebih banyak lagi bunda agar percaya diri untuk bilang “Iya Boleh”.

pexels-photo-261895

Tentunya acara ini akan jadi salah satu alternatif baik yang bisa bunda pilih untuk menghabiskan akhir pekan minggu ini. Sebab akan ada 7 booth eksplorasi yang bertujuan untuk mengasah kecerdasan si kecil. Mulai dari mengasah kemampuan psikomotoriknya, perhatian, bahasa, memori, hingga pada penyelesaian masalah. Untuk itu, tujuh booth yang dapat dinikmati si kecil antara lain adalah, Jemari Melukis, Tembikar Ria, Petualangan Kecil, Pahlawan Cilik, Penjelajah Hutan, Prajurit Bakteri Baik, dan Teater Fauna.

Dan menariknya lagi, pagelaran ini nyatanya tak hanya difokuskan pada si kecil yang memang sedang dalam masa perkembangan pada tahap eksplorasi saja. Tapi juga ada booth khusus yang juga diperuntukkan pada orangtua terutama bunda. Sebab DANCOW Advanced Excelnutri Plus juga memiliki programm Dancow Inspiring Mom (DIM) yang bertujuan untuk mendorong kepercayaan diri pada bunda untuk mendukung eksplorasi pertama si kecil. Disini bunda dapat berbagi informasi mengenai parenting, dan nutrisi, serta saling menginspirasi dalam mendukung si kecil bereksplorasi.

P1050816

Sebagaimana yang juga telah disampaikan Alvin Wiradarma, selaku Brand Manager DANCOW Advanced Excelnutri plus, di Plataran Dharmawangsa, Selasa, 24 April 2018 kemarin. “Kami percaya bagaimana kepercayaan diri bunda dalam mendukung si kecil bereksplorasi memiliki peran penting untuk mengempangkan kemampuannya agar lebih lebih percaya diri. Untuk itu Dancow Advanced Excesinutri plus yang memiliki kandungan Lactobacillus rhamnosus serta pangan inulin, juga berupaya untuk memberikan wadah agar bunda semakin percaya diri untuk mendukung si kecil berekslorasi dan mengembangkan potensi mereka melalui “Dancow Iya Boleh Camp, begitu tuturnya.

Masih dalam acara dan tempat yang sama, salah seorang Psikolog Dra.Ratih Ibrahim, MM yang ada berada disana menambahkan bahwa keterlibatan bunda dan ayah, terutama dalam hal penyampaian kata ‘iya Boleh’, memegang peranan penting dalam hal mendampingi si kecil melalui eksplorasi pertamanya. “Eksplorasi adalah bagian dari tugas perkembangan si kecil. Ia butuh ruang yang aman dan kaya untuk bereksplorasi, sesuai dengan usia perkembangannya. Sebab aspek kecerdasan si kecil yang kemudian kelak jadi fondasi untuk pembentukan karakternya kelak dimulai dari pengalamnya mengekplorasi apa yang dilihat, dengar, sentuh, cium dan rasakan”.

P1050826

Untuk itu, jika bunda adalah salah satu dari ribuan orangtua yang masih takut untuk berkata ‘Iya Boleh’ pada si kecil di rumah, tak ada salahnya untuk ikut dalam kegiatan ini demi melatih kemampuan si kecil dan bunda sebagai orangtua bisa belajar juga. Dilangsungkan dalam waktu dua hari, jangan sampai bunda ketinggalan acara yang juga akan dihadiri oleh dr. Bernie Endryarni Medise, SpA(K), MPH sebagai Dokter anak, Dra.Ratih Ibrahim, MM sebagai Psikolog Anak dan Keluarga, dan Intan Nuraini dan Ussy Sulistiawaty yang juga dua orang selebriti dan bunda yang sedang menikmati masa tumbuh kembang anak-anak mereka.

Dan untuk bisa pergi kesana dan turut serta, sebagai mana yang juga disampaikan oleh Alvin bunda hanya perlu membeli Dancow minimum berukuran 280 gram, ditempat camp berlangsung atau membawa struk pembelian aslinya dan bisa langsung dapatin tiketnya serta bisa langsung have fun dan bereksempatan untuk mendapatkan berbagai hadiah menarik juga. Ini akan jadi paket lengkap loh bun, anak dapat nutirisi dan stimulasinya, orangtua juga dapat hadiah dan pelajaran buat orangtuanya. Ayo bun, kosongkan jadwal dan ajak si kecil ke “Dancoo Iya Boleh Camp” akhir pekan ini.

adorable-book-boy-1250722 adorable-book-boy-1250722
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.


Kesehatan Ibu & Anak

Kenali Susu Formula Apa yang Cocok untuk Bayi di Bawah Usia 1 Tahun

Perkembangan Bayi 3 bulan

Saat si kecil masih bayi, ASI tentu jadi asupan utama untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya. Bunda yang bisa menyusui tentu sudah sangat paham akan hal ini. Semua kebutuhan si kecil akan ASI sudah pasti Bunda penuhi.

Keinginan untuk memberikan ASI eksklusif kepada bayi, tentu adalah idaman setiap para bunda yang mengerti tentang pentingnya ASI. Namun banyak yang lupa, tiap bayi lahir dengan kondisi berbeda. Perbedaan ini turut memengaruhi proses pemberian ASI.

Salah satu hal yang lebih penting dari proses permberian ASI adalah tak membiarkan bayi Bunda menangis kelaparan. Ingat, pemberian ASI untuk memberi makan bayi, bukan menjadi ajang prestasi atau sekadar memenuhi keinginan menjadi orang tua sejati.

Meski asupan terbaik untuk bayi adalah Air Susu Ibu (ASI), namun terkadang ada saja masalah yang hadapi Ibu. Masalah seperti, ASI tidak cukup, rasa sakit, tingkat stres yang sangat tinggi sampai harus kembali bekerja adalah beberapa alasannya. Alasan yang sangat bervariasi dan sangat pribadi.

Akhirnya Bunda terpaksa harus menggunakan susu Formula. Susu formula memang tidak akan bisa menandingi manfaat ASI. Namun jika tidak memungkinkan memberi ASI secara eksklusif, jangan sampai keadaan ini membuat Bunda menjadi tertekan.

Susu Formula Apa yang Cocok untuk Bayi di Bawah Usia 1 Tahun?

Pada dasarnya semua produk susu formula terdiri dari kumpulan nutrisi utama, yaitu protein, karbohidrat, lemak, vitamin, dan mineral. Namun, yang membedakan adalah jenisnya.

Pastikan di kemasan susu ada tertulis bahwa produk tersebut cocok untuk dikonsumsi bayi baru lahir. Untuk bayi baru lahir dan masih di bawah usia satu tahun, sebaiknya pilih produk susu formula yang berasal dari susu sapi.

Langkah selanjutnya adalah memperhatikan jenis protein yang digunakan. Protein susu sapi terbagi dua, yaitu whey dan casein. Jenis whey lebih direkomendasikan untuk bayi baru lahir karena dianggap lebih mudah dicerna.

Namun Bunda bisa juga memakai produk yang menggabungkan keduanya. Tapi ingat bahwa komposisi whey harus lebih tinggi daripada casein. Biasanya rasio antara whey dan casein sekitar 60:40. Rasio itu setara dengan kandungan protein pada ASI. Teruskan penggunaan sampai bayi berusia satu tahun. Jika Bunda merasa bayi tidak menyukainya, Bunda boleh mengganti merek yang lebih disukainya, sebaiknya setelah berkonsultasi dengan dokter.

Kumpulan Susu Formula untuk Anak 0 – 12 Bulan

1. Susu Formula Nutramigen LGG

Susubalita

Nutramigen LGG, brand susu bayi favorit yang diformulasikan bagi bayi yang alergi terhadap protein susu sapi. Nutramigen LGG diperkaya dengan protein terhidrolisa ekstensif yang menjadi molekul sangat kecil.

Sehingga merk susu bayi satu ini dapat menurunkan kemungkinan pemicu reaksi alergi.

Komposisi: DHA, ARA, ALA, LA, fat, carbohydrate, protein, energy dan mineral.
Cocok untuk: 0-12 bulan.

2. Susu Formula Baby & Me Organic

susubalita_arla

Baby & Me adalah produk susu formula organik untuk usia 0-6 bulan dan 6-12 bulan yang produksi oleh Arla, perusahaan organik terbesar dari skandinavia. Produk Baby & Me diolah secara organik hingga memiliki kandungan organik secara alami seperti omega 3 & 6 organik, AA DHA, dan FOS & GOS organik. Tekstur susunya yang ringan, membuat produk ini dinilai mirip dengan ASI. Baby & Me Organic memiliki sertifikasi organik dari Eropa dan Indonesia, serta label halal dari MUI.

Komposisi: Omega 3 dan Omega 6 Organik, AA DHA, serta FOS dan GOS Organik, Mengandung 15 Vitamin dan 12 Mineral dan tanpa gula tambahan
Cocok untuk: 0-6 & 6-12 bulan.

3. Susu Formula Isomil Plus Advance Soya

susubalita_isomil

Isomil Plus Advanced Soya dengan isi 400gr cocok untuk bayi yang alergi terhadap susu sapi. Mengandung AA&DHA, protein, natrium, kalsium, vitamin, dan mineral yang penting bagi pertumbuhan bayi.

Susu formula bayi ini telah terbukti kualitasnya dalam memenuhi kebutuhan tumbuh kembang bayi.

Komposisi: AA&DHA, protein, natrium, kalsium, vitamin, dan mineral.
Cocok untuk: 6-12 bulan.

4. Susu Formula Enfamil A+

Susubalita_enfamila

Merk susu pertumbuhan bayi diperkaya Prebiotik GOS tuk kesehatan pencernaan dan nutrisi penting lainnya, Enfamil A+ juga teruji klinis mendukung perkembangan otak bayi.

Komposisi: AA&DHA, protein, natrium, kalsium, vitamin, dan mineral.
Cocok untuk: 0-6 bulan, 6-12 bulan, dan 0-12 bulan.

5. Susu Formula Bebelove

susubalita_Susu Formula Bebelove

Bebelove merupakan susu yang khusus ditujukan untuk bayi berusia 0 hingga 1 tahun. Susu ini bisa diandalkan bagi bunda untuk memastikan si kecil mendapat gizi lengkap guna pertumbuhannya dengan sempurna.

Susu bebas gula ini bisa menjadi penunjang ASI terbaik, karena kaya akan nutrisi.

Komposisi: Prebiotik FOS, lactoferrin, zat besi, kalsium, vitamin dan mineral.
Cocok untuk: 0-6 bulan, 6-12 bulan.

6. Susu Formula Morinaga

susubalita_chil-kid-soya

Morinaga BMT merupakan susu formula untuk bayi dengan formula khusus yang ditujukan bagi anak usia 0-6 bulan. Susu ini juga sangat tepat digunakan untuk pendamping ASI, agar kebutuhan nutrisi bayi semakin terjamin untuk pertumbuhan dan perkembangannya.
Susu ini punya tekstur mirip ASI, sehingga lebih mudah dicerna oleh si buah hati.

Komposisi: DHA, AA, prebiotik, laktulosa, laktoferin, vitamin dan mineral.
Cocok untuk: 0-6 bulan

7. Susu Formula Nutribaby Royal

susubalita_royal

Susu formula Nutribaby Royal dihadirkan dalam dua varian, yakni Nutribaby Royal 1 untuk bayi usia 0-6 bulan, dan Nutribaby Royal 2 untuk bayi usia 6-12 bulan.
Susu Nutribaby Royal dibuat dengan tekstur menyerupai ASI yang mudah dicerna oleh lambung bayi. Susu ini memastikan bayi tumbuh dan berkembang secara optimal.

Komposisi: Omega 3, omega 6, kolin, taurin, prebiotik FOS-GOS, AA dan DHA, 12 mineral, dan 18 vitamin.
Cocok untuk: 0-6 bulan, 6-12 bulan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

adorable-book-boy-1250722 adorable-book-boy-1250722

Kesehatan Ibu & Anak

Pahami Metode Terapi Berkisah, untuk Hadapi Si Kecil yang Sukar Diatur

action-activity-bouncy-castle-296308

Bun, anak-anak terkadang sulit diatur ya. Ini yang akhirnya membuat ornagtua harus pintar-pintar mencari cara. Tapi tahukah Bunda, ternyata ada satu cara yang menjanjikan efektivitas si kecil jadi lebih mau mendengarkan Bunda yakni dengan metode terapi berkisah, Bun.

Sebenarnya terapi berkisah bagian dari penerapan prinsip hipnoterapi, Bun. Keduanya sama-sama menggunakan keterampilan berbahasa. Nah, terapi berkisah ini mengandalkan bahasa untuk membantu anak mengubah perilaku yang tampak.

Mengutip HaiBunda, Susanti Agustina adalah sosok yang pertama kali mempopulerkan metode ini. Terapi berkisah lebih sering disebut biblioterapi di Indonesia, ia menuliskan dalam berkomunkasi ada tiga hal yang dapat mempengaruhi keberhasilan meliputi bahasa tubuh 55 persen, pilihan kata 7 persen, dan intonasi kata 38 persen.

“Semakin ekspresif bahasa tubuh saat berkisah bagus, ditunjang intonasi kalimat dan pemilihan kata yang baik, akan semakin bagus kisah untuk terapi perilaku anak,” kata wanita yang akrab disapa Bunda Susan dalam bukunya Biblioterapi untuk Pengasuhan.

Menurut Susan, kisah yang disampaikan pun boleh tentang masalah apapun yang mempengaruhi kehidupan anak. Masalah tersebut kemudian dikemas ulang menggunakan kisah yang terkait dengan perilaku si kecil. Tapi perlu diingat Bun, kisah yang disampaikan tidak perlu mendominasi kehidupan si kecil.

“Praktiknya dengan memisahkan identitas anak dari masalah. Bisa juga melibatkan identitas anak menggunakan situasi terbalik dari perilaku yang tampak,” katanya.

Misalnya, anak A tak mau mandi pagi. Dalam kisah yang disampaikan justru sebaliknya yakni si A mau mandi pagi. Kata Bunda Susan, dalam terapi berkisah ini fokusnya pada membahasakan masalah. Berdasarkan asumsi kalau masalah adalah masalah, tanpa melihat anak sebagai masalah.

“Gelombang otak anak usia 0 – 5 tahun merupakan gelombang alfa dan teta. Jadi, di titik usia ini sangat riskan masuk apa saja. Saya sangat sarankan lewat terapi berkisah,” kata Bunda Susan.

Dia menambahkan, terapi berkisah ini menjadi peluang besar untuk memasukkan program positif untuk anak di bawah 5 tahun. Pengalaman apapun di usia ini akan membekas sampai dewasa. Sebelumnya, psikolog Roslina Verauli pernah mengatakan tentang manfaat bercerita ke anak. Bercerita bisa menjadi sarana stimulasi yang merangsang area kecerdasan anak.

“Salah satu stimulasi yang dapat diberikan orang tua pada anak ialah kegiatan bercerita. Bercerita itu berbeda dengan dongeng. Kalau dongeng itu hanya satu arah, sementara kalau bercerita itu terdapat interaksi dua arah,” kata wanita yang akrab disapa Vera ini seperti dikutip dari detik.com.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

adorable-book-boy-1250722 adorable-book-boy-1250722

Kesehatan Ibu & Anak

Tips Bangunkan Si Kecil Tak Perlu dengan Suara Keras, Bun

bed-child-cute-101523 (2)

Salah satu tantangan orangtua yang buah hatinya sudah mulai sekolah adalah cara membangunkan si kecil di pagi hari. Bahkan kadang si anak bisa saja mengamuk bila dibangunkan pagi-pagi nih Bun. Ternyata ada tips tersendiri supaya si kecil lebih mudah dibangunkan nih Bun. Pertama, orangtua perlu memperhatikan jam tidur si kecil di malam hari. Anak usia 3-5 tahun membutuhkan 10-13 jam tidur agar saat pagi bangun dengan segar.

“Jadi kita lihat kalau anak bangun jam 6 pagi dan tidak segar, berarti jam tidurnya harus dipercepat lagi,” jelas Andyda seperti dikutip dari Liputan6.com.

Jam tidur yang cukup sangat diperlukan untuk kesehatan dan tumbuh kembang anak. Kurang tidur dapat menganggu kemampuan anak untuk belajar. Selain itu, kurang tidur mengganggu emosi sehingga menyebabkan gangguan mood, kecemasan, hiperaktif dan berbagai gangguan perilaku lainnya pada anak.

Mengingat pentingnya tidur bagi kesehatan anak, maka orangtua perlu memprioritaskan tidur sebagai ritual utama keluarga. Bagi orangtua yang bekerja dan pulang larut malam, maka bisa menugaskan kepada orang di rumah yang mengasuh anak untuk mengajak anak tidur pada jamnya.

Bisa dimulai dengan membacakan cerita, mendongeng, atau mendampingi anak hingga anak tertidur lelap kata Andyda. Menyanyikan lagu atau membaca dongeng dengan menyenangkan dapat membantu anak untuk bisa tidur lebih cepat dan bangun dengan segar.

Bangunkan secara perlahan

Bun, tak semua orang merasa nyaman karena terbangun lantaran suara keras atau tubuh diguncang-guncang. Begitu juga dengan si Kecil. Karenanya, sediakan waktu untuk membangunkan si Kecil sehingga Bunda bisa membangunkannya dengan perlahan.

Misalnya dengan memberi pelukan, menggosok punggungnya atau mengajaknya bangun dengan nada suara yang gembira. Biasakan untuk membangunkan si Kecil 5-10 menit lebih awal dari waktu bangun sehingga Bunda punya cukup waktu untuk membangunkannya secara perlahan.

Pasang musik kesukaannya

Cara membangunkan anak ini lebih efektif dari yang Bunda bayangkan, lho. Pasang saja musik kesukaanya yang berirama gembira atau energik agar suasana hati anak menjadi gembira saat ia terbangun. Tentunya secara berkala Bunda perlu mengganti lagunya, ya. Tapi tenang saja, Bunda tak akan pernah kehabisan stok lagu, kok.

Beri reward jika ia bisa bangun pagi tanpa kesulitan

Tak ada salahnya kok Bun, membuat kesepakatan dengan si kecil mengenai reward untuk bangun di pagi hari yaitu dengan memberikan pujian bahwa ia berhasil bangun pagi dengan tertib.

Beri waktu adaptasi setelah liburan

Nah, biasanya yang lebih menantang adalah bagaimana cara membangunkan anak pagi hari setelah liburan panjang. Karenanya, sebaiknya seminggu sebelum liburan berakhir anak sudah mulai dibiasakan untuk bangun lebih pagi daripada biasanya sehingga ia ada waktu untuk beradaptasi kembali dengan rutinitas pagi di hari sekolah.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

adorable-book-boy-1250722 adorable-book-boy-1250722

Kesehatan Ibu & Anak

Ajarkan Cara Mengangkat Kepala pada Si Kecil yang Mulai Tumbuh Kembang

Cara mendapatkan bayi laki-laki

Salah satu perkembangan si kecil yang paling ditunggu oleh orangtua adalah saat melihat si kecil sudah mampu mengangkat kepalanya. Momen ini tentu membuat orangtua bangga sekaligus merasa anaknya bisa dengan mudah berinteraksi langsung bahkan saat digendong pun terasa lebih mudah.

Nah, menurut ahli perkembangan anak, Rebecca Chicot, Ph.D, ia mengatakan bahwa di usia 4 sampai 8 minggu, bayi mulai mengangkat kepala, meski hanya sebentar. Saat bayi tengkurap, bayi belajar mengontrol kepala mereka.

“Jika bayi prematur, mungkin perkembangannya akan terlambat. Untuk itu sebaiknya Bunda melihat lagi grafik perkembangan sesuai usia. Jika belum bisa angkat kepala, coba kenalkan berbagai posisi tapi jangan biasakan di posisi tidur atau duduk menyender,” kata Chicot, dikutip dari Essential Parent. Nah, ada empat cara yang dapat Bunda lakukan guna memperkuat otot lehernya seperti dilansir dari Parenting Firstcry.

Gendonglah si Kecil dengan Posisi Menghadap ke Depan

Bila biasanya Bunda menggendong bayi seperti memeluk, maka cobalah ubah posisi bayi dengan menghadap ke depan. Pegang badan bayi dengan kedua tangan Bunda, satu tangan di dada, satu lagi di perut. Selain bisa melatih mengontrol kepalanya, bayi pun bisa melihat sekeliling saat digendong. Dengan posisi ini, bayi pun akan tetap aman.

Pilihkan Mainan yang Tepat ya Bun

Sejak lahir, bayi sejatinya mulai suka bereksplorasi dengan mainan, Bun. Untuk itu gunakan mainan tersebut guna menguatkan otot leher dan kepala si kecil. Tidurkan bayi dan gunakan mainan bersuara agar perhatian si kecil teralihkan. Saat anak mulai melihat mainan, secara pelan-pelan kepalanya juga akan bergerak.

Biasakan untuk Memberikan Perenggangan leher

Beberapa bayi mungkin terlahir dengan otot leher yang lemah dan bentuk kepala yang besar. Nah, jika bayi biasanya tidur dengan posisi kepala ke satu sisi, coba pelan-pelan pindahkan ke sisi yang lain ya Bun. Tapi, jangan paksa anak menengok ya.

Tummy Time

Ini adalah cara klasik untuk menguatkan otot leher dan anggota tubuh bagian atas bayi. Saat posisi bayi tengkurap, Bunda bisa panggil nama si kecil dengan memastikan jarak pandang yang terfokus dan arahkan bayi untuk mengangkat kepalanya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

adorable-book-boy-1250722 adorable-book-boy-1250722

Most Share

To Top