Social News

Flashcard Tak Hanya Berguna untuk Si Kecil, Bisa Juga Menolong Bunda yang Suka Lupa

adult-attractive-beautiful-413885

Bun, ingatan manusia itu dinamis dan bisa berubah-ubah. Bahkan seringkali kita lupa dengan barang yang kita taruh sekitar satu menit yang lalu. Memang sejatinya ada banyak faktor yang mempengaruhi daya ingat, namun kenapa kita rentan lupa sejatinya karena kita kurang berkonsentrasi. Bunda sendiri suka kesal saat mudah lupa dengan hal-hal kecil yang ada di sekitar Bunda? Untuk menyiasatinya, ada cara sederhana yang bisa membuat kita mengingat apapun hanya dalam waktu 5 menit. Cara ini sangat berguna bagi kita yang memiliki sifat pelupa.

Mengutip dari Kompas.com, Nielsen, seorang fisikawan kuantum, penulis sains dan peneliti pemograman komputer membagikan metode yang dipakainya untuk menyimpan informasi nih Bun. Teknik yang dia gunakan adalah sesuatu yang telah banyak diketahui oleh banyak orang, yaitu flashcard. Hanya saja, flashcardnya kali ini berbentuk digital.

Secara menakjubkan, selama dua tahun terakhir Nielsen diklaim berhasil menghafal sekitar 9.000 kartu, yang menguntungkan hidupnya secara keseluruhan. Nielsen menggunakan sebuah aplikasi yang disebut Anki di desktop dan ponselnya, di mana ia menyimpan flashcard digital yang bisa dilihat sewaktu-waktu sepanjang hari.

Dia menghabiskan sekitar 20 menit dalam sehari untuk memeriksa flashcard tersebut sembari melakukan hal lain seperti menunggu antrian di toko kopi. Hal semacam ini sejatinya sudah dimanfaatkan sejak lama dan metode ini disebut sebagai ‘pengulangan berjarak’.

Pada tahun 2016, Sean H. K. Kang, seorang direktur laboratorium kognisi dan pendidikan di Dartmouth College, sempat meneliti tentang metode ‘pengulangan berjarak‘ dapat memberi manfaat bagi siswa di Amerika yang tak memiliki kinerja baik secara akademis dalam matematika, sains, dan membaca, sebagaimana siswa di negara lain, Bun.

Kang kemudian menyimpulkan bahwa menggabungkan pengulangan berjarak ke dalam pendidikan dapat memperbaiki hasil ujian sekolah para siswa. Sementara menurut Nielsen, penggunaan flashcards ia tingkatkan secara bertahap selama beberapa tahun terakhir. Hal ini diakuinya bisa mengendalikan kemampuan ingatannya.

“Perubahan terbesar adalah ingatan bukan lagi kejadian sembarangan, apalagi kesempatan,” tulis Nielsen lewat akun twitternya.

Menurutnya, mengingat sesuatu, dengan sedikit usaha dapat membuat pilihan pada ingatan. Sedikit usaha yang dimaksud adalah keinginan untuk menghapal dan lebih berkonsentrasi, Bun.

adorable-book-boy-1250722 adorable-book-boy-1250722
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.


Kesehatan Ibu & Anak

Tips Bangunkan Si Kecil Tak Perlu dengan Suara Keras, Bun

bed-child-cute-101523 (2)

Salah satu tantangan orangtua yang buah hatinya sudah mulai sekolah adalah cara membangunkan si kecil di pagi hari. Bahkan kadang si anak bisa saja mengamuk bila dibangunkan pagi-pagi nih Bun. Ternyata ada tips tersendiri supaya si kecil lebih mudah dibangunkan nih Bun. Pertama, orangtua perlu memperhatikan jam tidur si kecil di malam hari. Anak usia 3-5 tahun membutuhkan 10-13 jam tidur agar saat pagi bangun dengan segar.

“Jadi kita lihat kalau anak bangun jam 6 pagi dan tidak segar, berarti jam tidurnya harus dipercepat lagi,” jelas Andyda seperti dikutip dari Liputan6.com.

Jam tidur yang cukup sangat diperlukan untuk kesehatan dan tumbuh kembang anak. Kurang tidur dapat menganggu kemampuan anak untuk belajar. Selain itu, kurang tidur mengganggu emosi sehingga menyebabkan gangguan mood, kecemasan, hiperaktif dan berbagai gangguan perilaku lainnya pada anak.

Mengingat pentingnya tidur bagi kesehatan anak, maka orangtua perlu memprioritaskan tidur sebagai ritual utama keluarga. Bagi orangtua yang bekerja dan pulang larut malam, maka bisa menugaskan kepada orang di rumah yang mengasuh anak untuk mengajak anak tidur pada jamnya.

Bisa dimulai dengan membacakan cerita, mendongeng, atau mendampingi anak hingga anak tertidur lelap kata Andyda. Menyanyikan lagu atau membaca dongeng dengan menyenangkan dapat membantu anak untuk bisa tidur lebih cepat dan bangun dengan segar.

Bangunkan secara perlahan

Bun, tak semua orang merasa nyaman karena terbangun lantaran suara keras atau tubuh diguncang-guncang. Begitu juga dengan si Kecil. Karenanya, sediakan waktu untuk membangunkan si Kecil sehingga Bunda bisa membangunkannya dengan perlahan.

Misalnya dengan memberi pelukan, menggosok punggungnya atau mengajaknya bangun dengan nada suara yang gembira. Biasakan untuk membangunkan si Kecil 5-10 menit lebih awal dari waktu bangun sehingga Bunda punya cukup waktu untuk membangunkannya secara perlahan.

Pasang musik kesukaannya

Cara membangunkan anak ini lebih efektif dari yang Bunda bayangkan, lho. Pasang saja musik kesukaanya yang berirama gembira atau energik agar suasana hati anak menjadi gembira saat ia terbangun. Tentunya secara berkala Bunda perlu mengganti lagunya, ya. Tapi tenang saja, Bunda tak akan pernah kehabisan stok lagu, kok.

Beri reward jika ia bisa bangun pagi tanpa kesulitan

Tak ada salahnya kok Bun, membuat kesepakatan dengan si kecil mengenai reward untuk bangun di pagi hari yaitu dengan memberikan pujian bahwa ia berhasil bangun pagi dengan tertib.

Beri waktu adaptasi setelah liburan

Nah, biasanya yang lebih menantang adalah bagaimana cara membangunkan anak pagi hari setelah liburan panjang. Karenanya, sebaiknya seminggu sebelum liburan berakhir anak sudah mulai dibiasakan untuk bangun lebih pagi daripada biasanya sehingga ia ada waktu untuk beradaptasi kembali dengan rutinitas pagi di hari sekolah.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

adorable-book-boy-1250722 adorable-book-boy-1250722

Mom Life

Ibu Hamil Perlu Kurangi Junk Food, Sebab Efeknya Tak Baik untuk Janin

burger-chips-dinner-70497

Selama masa kehamilan, Bunda tentu mengalami peningkatan hasrat untuk terus makan. Ini wajar lho Bun, mengingat Bunda memang sedang berbadan dua. Belum lagi adanya perubahan hormon yang mendorong Bunda untuk terus mengonsumsi makanan.

Dari beragam menu, ada kalanya Bunda pun selalu ingin mengonsumsi makanan cepat saji karena dianggap nikmat oleh kerenyahannya. Bun, mengonsumsi makanan cepat saji selama masa kehamilan ternyata memiliki dampak yang cukup serius lho. Bahkan para pakar justru tak menganjurkan Bunda mengonsumsi makanan ini saat sedang hamil.

Efeknya Bisa Mempengaruhi Nafsu Makan Bayi

Sebuah studi yang dipublikasikan Frontiers menjelaskan bagaimana diet pada seorang ibu mampu mempengaruhi preferensi makanan bayi mereka kelak. Apabila seorang wanita hamil mengonsumsi makanan kaya lemak, bayi mereka saat tumbuh nanti bisa menjadi pribadi yang hanya menginginkan makanan dengan kalori tinggi. Hal ini terjadi karena sirkuit otak mereka diubah untuk memiliki kelemahan akan makanan yang berlemak sepanjang mereka tumbuh dewasa.

Bahkan Meningkatkan Risiko Alergi

Mengonsumsi makanan kaya akan gula mampu menyebabkan alergi dan asma pada anak. Sebuah penelitian yang dipublikasikan oleh European Respiratory Journal mengungkapkan bahwa anak yang dibesarkan oleh ibu yang selalu mengonsumsi makanan mengandung gula memiliki resiko alergi dan asma antara umur 7 hingga 9 tahun.

Serta Membuat Bunda Memiliki Tingkat Akrilamida Tinggi dalam Tubuh

Mengutip Nakita, makanan siap saji seperti kentang goreng, roti, keripik kentang dan lainnya memiliki zat pati yang tinggi. Apabila makanan ini digoreng atau dipanggang dalam temperatur di atas 121 Celcius, zat pati tersebut dapat berubah menjadi zat bernama akrilamida. Penelitian menunjukkan bahwa zat akrilamida yang tinggi pada tubuh dapat menyebabkan bayi terlahir dengan berat badan badan yang rendah dari bayi pada umumnya.

Belum Lagi Mengalami Diabetes dan Obesitas saat Kehamilan, Bun

Makanan cepat saji memiliki kandungan yang kaya akan gula dan kalori. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi makanan cepat saji dapat meningkatkan resiko terkena gestational diabetes atau diabetes saat masa kehamilan. Mengonsumsi makanan cepat saji selama masa kehamilan dapat menyebabkan Moms untuk mengalami berat badan saat hamil.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

adorable-book-boy-1250722 adorable-book-boy-1250722

Kesehatan Ibu & Anak

Simak Bun, Cara Mendapat Anak Laki-laki Bagi Para Pasutri

Cara mendapatkan bayi laki-laki

Bun, sebagai pengantin baru tentu saja wajar bila Bunda atau pasangan langsung terpikir untuk memiliki momongan. Nah, ada orang bilang, guna mendapatkan momongan, tentu perlu usaha ya Bun. Dalam arti begini, agar bisa hamil cepat, maka Bunda harus berada di waktu yang tepat dimana terdapat telur dan sperma sehingga terjadi pembuahan nih Bun.

Sementara itu, kemauan lain calon orangtua biasanya soal jenis kelamin bayi. Untuk dapat hamil bayi laki-laki, Bunda dan suami dapat mengupayakan beberapa hal ini.

1. Tak Ada Salahnya Mencoba Posisi berdiri

Posisi seks ternyata membawa pengaruh pada jenis kelamin janin Bunda kelak. Bila mendambakan anak laki-laki maka tak ada salahnya mencoba berhubungan badan dengan posisi berdiri. Banyak orang percaya, dengan menerapkan posisi ini, maka peluang mendapatkan anak laki-laki semakin besar.

Faktanya, posisi berdiri akan membuat penetrasi saat berhubungan jadi lebih dalam sehingga sperma pun lebih dekat mencapai sel telur, Bun. Selain itu, posisi laki laki di atas juga dipercaya akan memudahkan untuk terbentuknya janin laki-laki.

2. Lelaki Harus Memperbanyak Konsumsi Kopi

Sekalipun terdengar unik, ternyata kopi yang mengandung kafein dipercaya dapat memudahkan Bunda dan suami mendapatkan janin berjenis kelamin laki-laki. Minta ayah mengonsumsi kopi 30 menit sebelum berhubungan intim, pakar kesehatan mengatakan, sperma yang membawa kromosom laki-laki akan cenderung memiliki performa yang jauh lebih baik dalam mencapai sel telur.

3. Pertimbangkan Juga Waktu Berhubungan Seksual

Tahukah Bunda, ternyata melakukan hubungan seksual di masa-masa mendekati masa ovulasi. Sperma kromosom Y (laki-laki) memliki sifat lebih cepat, agresif dan lincah dibanding sperma X (perempuan). Sementara itu, sperma X (perempuan) lebih lambat namun lebih kuat dan lebih bertahan lama sehingga jika ingin memiliki anak perempuan, hubungan seksual harus dilakukan 2 hingga 4 hari sebelum masa ovulasi.

Namun demikian, sangat sulit untuk memprediksi secara tepat waktu ovulasi wanita. Tingkat keberhasilannya tidak dapat dibuktikan dengan pasti, karena pada dasarnya kesempatan untuk memiliki anak laki-laki atau perempuan adalah 50:50.

4. Pastikan Asupan Nutrisi Tercukupi dengan Baik

Ada sebuah studi yang mengungkapkan jika sekelompok wanita yang banyak melahirkan anak laki-laki dibanding wanita lainnya–karena asupan sereal dan makanan yang kaya akan kandungan potasium satu tahun sebelumnya.

Kendati para ahli belum bisa memastikan apakah asupan kalori atau potasium yang turut memengaruhi jenis kelamin, setelah melakukan percobaan dengan hewan, yaitu induk yang memperoleh cukup makanan tersebut melahirkan jenis kelamin jantan.

Sedangkan yang kurang memperoleh makanan melahirkan betina. Satu lagi, cobalah meningkatkan asupan makanan yang mengandung natrium dan kalium melalui menu-menu makanan asin, telur, dan daging merah, Bun.

5. Pastikan Bunda Mencapai Orgasme

Salah satu cara yang efektif guna mendapatkan anak laki-laki adalah sang istri harus mendapatkan orgasme. Ya Bun, orgasme akan memicu produksi cairan vagina bersifat basa yang bisa membantu sperma kromosom Y bertahan hidup lebih lama.

Namun, kondisi basa ini menciptakan lingkungan yang kurang bersahabat bagi sperma X (perempuan). Selain itu, orgasme wanita juga memudahkan gerak sperma menuju serviks. Kondisi ini memfasilitasi sperma anak laki-laki untuk merebut satu-satunya kesempatan untuk membuahi sel telur.

6. Kondisi fisik dan mental Juga Berpengaruh

Saat seorang wanita mengalami stres yang cukup berat, maka tubuhnya akan mengalami peningkatan hormon kortisol dan testosteron. Kondisi inilah yang kemungkinan memengaruhi sel telur untuk lebih mudah menerima sperma pembawa anak laki-laki.

Bahkan ada penelitian yang mengungkap bila beban kerja dan polusi yang dialami pria dapat mempengaruhi jenis kelamin anaknya kelak. Jadi, semakin tinggi stres kerja atau polusi, maka akan lebih tinggi kemungkinan memiliki anak perempuan.

7. Frekuensi hubungan seksual

Salah satu cara membuat anak laki laki yaitu dengan sering melakukan hubungan seksual. Semakin sering Anda melakukan hubungan seks, maka kemungkinan memiliki anak laki-laki semakin tinggi. Sebab, sperma untuk anak laki-laki lebih ringan, dengan kepala lebih kecil, dan buntut lebih pendek akan lebih mudah berenang menuju sel telur.

8. Usia

Usia juga menjadi faktor penentu pasangan berpeluang mendapatkan anak laki-laki atau tidak.  Semakin tua pasangan maka kemungkinan untuk memiliki anak perempuan lebih tinggi. Hal ini antara lain disebabkan pengaruh hormon pada wanita di atas usia 35 tahun. Selain itu, kualitas dan jumlah produksi sperma pada pria di atas 40 tahun juga bisa memengaruhi.

9. Bayi Tabung

Diantara sederet cara, maka yang dinilai akurat adalah dengan mengikuti program bayi tabung. Namun kendalanya,  program bayi tabung butuh biaya yang lumayan tinggi dan prosesnya juga cukup rumit. Cara ini juga pada umumnya hanya digunakan sebagai pilihan terakhir saat semua cara mencoba kehamilan tidak kunjung berhasil. Jika Bunda tertarik untuk menjalani prosedur ini, maka mulailah berkonsultasi langsung dengan dokter spesialis kandungan.

10. Buat Kalender Ovulasi

Seorang pakar kandungan, Landrum menyarankan,  bila hendak mendapatkan bayi laki-laki maka baiknya bercinta dilakukan di waktu mendekati masa ovulasi. Misalnya apabila masa ovulasi perempuan bermula di tanggal 26, maka lakukanlah hubungan intim di tanggal 25, 26, dan 27. Kemudian setelah itu, pastikan untuk tidak terlalu sering bercinta, Bun.

11. Mengonsumsi Makanan dengan Kalori Lebih Tinggi

Beberapa penelitian mengatakan para wanita yang mengonsumsi sarapan sehat dan 2.000 kalori setiap harinya ketika sedang dalam program mendapatkan anak laki-laki, akan menambah peluang keberhasilan Bunda mendapatkan anak laki-laki.

Untuk itu, pilihlah makanan yang tinggi energi seperti pisang, ikan dan sayuran. Sementara itu, Dr Ava Cadell, terapis cinta dan seks mengatakan, dengan mengatur konsumsi makanan tentu dapat meningkatkan kemungkinan wanita untuk mengandung anak laki-laki.

12. Pakaian Nyaman

Salah satu faktor yang berpengaruh yaitu pakaian ayah. Karena faktanya kromosom Y tidak tahan dengan suhu panas, maka disarankan agar si laki-laki memakai pakaian yang nyaman dan berbahan dingin. Kenapa? Agar area gential dapat terjaga dengan suhu dingin sehingga sperma dari gen laki-laki tersebut dapat bertahan lebih lama, Bun.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

adorable-book-boy-1250722 adorable-book-boy-1250722

Most Share

To Top