Kesehatan Ibu & Anak

Demi Program Hamil Berhasil, Pasutri Harus Tahu Detailnya

Cara Memuaskan Suami di Ranjang

Untuk pasutri yang baru menikah, ada yang memutuskan untuk segera menjalani promil atau program hamil guna mendapatkan keturunan. Namun perlu diketahui, menjalani promil sejatinya juga butuh strategi dan cara yang benar. Sekalipun kehamilan bisa terjadi begitu mudah, bila caranya salah, maka sperma akan sukar membuahi sel telur. Untuk itu, cari tahu informasi sedetail-detailnya tentang promil ya Bun.

Bunda perlu tahu, pasangan suami istri yang sehat dan subur biasanya punya peluang 15-25 persen untuk hamil setelah berhubungan seksual. Nah, guna mendapatkan kehamilan yang sehat, pasutri tentu perlu menjalankan program kehamilan dengan cara yang benar.

Cara program hamil yang tepat adalah dengan berfokus pada langkah-langkah yang bisa Anda dan pasangan lakukan sebelum dan selama masa kehamilan, demi meningkatkan peluang mendapatkan bayi yang terlahir sehat. Berikut ini tips untuk pasutri baru yang hendak menjalani promil.

Lepaskan Dulu Segala Alat Kontrasepsi ya Bun

Demi program hamil berjalan lancar, tentu dimulai dengan menghentikan penggunaan alat kontrasepsi apa pun, seperti kondom, pil KB, suntik KB, spiral, atau implan, beberapa bulan sebelum Bunda dan suami memulai program hamil.

Untuk wanita yang telah mengonsumsi kontrasepsi oral beberapa lama, maka tubuh membutuhkan waktu hingga beberapa kali siklus menstruasi agar bisa mulai berovulasi secara teratur lagi dan siap untuk hamil. Jadi, pastikan tubuh benar-benar steril dari alat kontrasepsi ya Bun.

Mulailah Deteksi Masa Subur Bunda Ya

Banyak wanita yang suka lupa memikirkan dan menghitung masa subur, padahal ini penting. Sebab tak peduli seberapa sering Bunda dan suami berhubungan intim, jika Bunda tidak melakukannya pada masa subur, Bunda tetap sulit untuk hamil.

Untuk mendeteksi masa subur, Bunda bisa menggunakan alat prediksi ovulasi. Alat ini bekerja dengan mendeteksi peningkatan luteinizing hormone (LH) dalam urine. Dengan cara ini, Bunda bisa mengetahui lebih awal kapan sel telur akan dilepaskan dari indung telur.

Pastikan Bunda dan Suami Punya Jadwal Berhubungan Intim Sebelum Masa Ovulasi

Mengutip Alodokter, sperma dapat bertahan hidup dalam rahim dan saluran telur selama dua sampai tiga hari, sedangkan sel telur hanya bisa bertahan hidup selama 12 sampai 24 jam saja. Jadi, dengan berhubungan intim dua atau tiga hari sebelum Anda berovulasi, kemungkinan besar masih akan ada sperma hidup di dalam rahim pada saat ovulasi terjadi. Sperma tersebut sedang menunggu dan siap untuk membuahi sel telur, segera setelah sel telur dilepaskan dari indung telur.

Bagi Bunda yang durasi siklus menstruasinya 28 hari, maka sebaiknya mulai berhubungan intim beberapa kali dalam seminggu, segera setelah Bunda berhenti menstruasi. Dengan frekuensi berhubungan intim seperti itu, berarti Bunda memastikan tidak akan melewatkan hari tersubur Bunda, terutama jika panjang durasi siklus menstruasi Anda berubah-ubah dari bulan ke bulan. Berhubungan intim setiap dua hari sekali, dimulai sekitar hari ke-10 setelah selesai menstruasi.

Sementara Itu, Jauhi Pantangan Berikut Ini :

Hindari Menggunakan Pelumas Saat Berhubungan Intim

Tahukah Bunda, pelumas dapat memperkecil peluang kesuksesan promil Bunda. Pasalnya, banyak kandungan zat dalam pelumas yang dapat mengubah keseimbangan pH di vagina bahkan dapat mengurangi pergerakan sperma nih Bun.

Untuk Suami, Hindari Menggunakan Celana Ketat ya Bun

Faktanya, suhu testis yang terlampau hangat lantaran celana yang terlalu ketat dapat mempengaruhi produksi sperma dan menjadi salah satu penyebab infertilitas pria. Memang belum ada bukti ilmiah bahwa celana dalam yang ketat bisa berpengaruh terhadap kualitas sperma pria, namun tak ada salahnya jika suami mencoba memakai model celana dalam yang tidak terlalu ketat, seperti boxer.

Terakhir, Jangan Lupa Konsultasi ke Dokter Ahli Kandungan

Bagi pasutri yang setelah melakukan hubungan seksual secara teratur selama satu tahun tanpa kontrasepsi dan sudah menjalankan cara program hamil alami di atas, namun belum juga berhasil mendapatkan kehamilan, disarankan agar berkonsultasi dan memeriksakan diri ke dokter. Hal ini guna mengetahui lebih lanjut mengenai kondisi masing-masing.

Sementara bagi pasutri berusia di atas 35 tahun, evaluasi dan perawatan kesuburan bisa dilakukan setelah 6 bulan melakukan hubungan seksual teratur tanpa kontrasepsi. Sedangkan bagi pasutri berusia di atas 40 tahun dianjurkan untuk melakukan evaluasi dan perawatan secepatnya ya Bun.

adorable-book-boy-1250722 adorable-book-boy-1250722
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.


Kesehatan Ibu & Anak

Kenali Susu Formula Apa yang Cocok untuk Bayi di Bawah Usia 1 Tahun

Perkembangan Bayi 3 bulan

Saat si kecil masih bayi, ASI tentu jadi asupan utama untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya. Bunda yang bisa menyusui tentu sudah sangat paham akan hal ini. Semua kebutuhan si kecil akan ASI sudah pasti Bunda penuhi.

Keinginan untuk memberikan ASI eksklusif kepada bayi, tentu adalah idaman setiap para bunda yang mengerti tentang pentingnya ASI. Namun banyak yang lupa, tiap bayi lahir dengan kondisi berbeda. Perbedaan ini turut memengaruhi proses pemberian ASI.

Salah satu hal yang lebih penting dari proses permberian ASI adalah tak membiarkan bayi Bunda menangis kelaparan. Ingat, pemberian ASI untuk memberi makan bayi, bukan menjadi ajang prestasi atau sekadar memenuhi keinginan menjadi orang tua sejati.

Meski asupan terbaik untuk bayi adalah Air Susu Ibu (ASI), namun terkadang ada saja masalah yang hadapi Ibu. Masalah seperti, ASI tidak cukup, rasa sakit, tingkat stres yang sangat tinggi sampai harus kembali bekerja adalah beberapa alasannya. Alasan yang sangat bervariasi dan sangat pribadi.

Akhirnya Bunda terpaksa harus menggunakan susu Formula. Susu formula memang tidak akan bisa menandingi manfaat ASI. Namun jika tidak memungkinkan memberi ASI secara eksklusif, jangan sampai keadaan ini membuat Bunda menjadi tertekan.

Susu Formula Apa yang Cocok untuk Bayi di Bawah Usia 1 Tahun?

Pada dasarnya semua produk susu formula terdiri dari kumpulan nutrisi utama, yaitu protein, karbohidrat, lemak, vitamin, dan mineral. Namun, yang membedakan adalah jenisnya.

Pastikan di kemasan susu ada tertulis bahwa produk tersebut cocok untuk dikonsumsi bayi baru lahir. Untuk bayi baru lahir dan masih di bawah usia satu tahun, sebaiknya pilih produk susu formula yang berasal dari susu sapi.

Langkah selanjutnya adalah memperhatikan jenis protein yang digunakan. Protein susu sapi terbagi dua, yaitu whey dan casein. Jenis whey lebih direkomendasikan untuk bayi baru lahir karena dianggap lebih mudah dicerna.

Namun Bunda bisa juga memakai produk yang menggabungkan keduanya. Tapi ingat bahwa komposisi whey harus lebih tinggi daripada casein. Biasanya rasio antara whey dan casein sekitar 60:40. Rasio itu setara dengan kandungan protein pada ASI. Teruskan penggunaan sampai bayi berusia satu tahun. Jika Bunda merasa bayi tidak menyukainya, Bunda boleh mengganti merek yang lebih disukainya, sebaiknya setelah berkonsultasi dengan dokter.

Kumpulan Susu Formula untuk Anak 0 – 12 Bulan

1. Susu Formula Nutramigen LGG

Susubalita

Nutramigen LGG, brand susu bayi favorit yang diformulasikan bagi bayi yang alergi terhadap protein susu sapi. Nutramigen LGG diperkaya dengan protein terhidrolisa ekstensif yang menjadi molekul sangat kecil.

Sehingga merk susu bayi satu ini dapat menurunkan kemungkinan pemicu reaksi alergi.

Komposisi: DHA, ARA, ALA, LA, fat, carbohydrate, protein, energy dan mineral.
Cocok untuk: 0-12 bulan.

2. Susu Formula Baby & Me Organic

susubalita_arla

Baby & Me adalah produk susu formula organik untuk usia 0-6 bulan dan 6-12 bulan yang produksi oleh Arla, perusahaan organik terbesar dari skandinavia. Produk Baby & Me diolah secara organik hingga memiliki kandungan organik secara alami seperti omega 3 & 6 organik, AA DHA, dan FOS & GOS organik. Tekstur susunya yang ringan, membuat produk ini dinilai mirip dengan ASI. Baby & Me Organic memiliki sertifikasi organik dari Eropa dan Indonesia, serta label halal dari MUI.

Komposisi: Omega 3 dan Omega 6 Organik, AA DHA, serta FOS dan GOS Organik, Mengandung 15 Vitamin dan 12 Mineral dan tanpa gula tambahan
Cocok untuk: 0-6 & 6-12 bulan.

3. Susu Formula Isomil Plus Advance Soya

susubalita_isomil

Isomil Plus Advanced Soya dengan isi 400gr cocok untuk bayi yang alergi terhadap susu sapi. Mengandung AA&DHA, protein, natrium, kalsium, vitamin, dan mineral yang penting bagi pertumbuhan bayi.

Susu formula bayi ini telah terbukti kualitasnya dalam memenuhi kebutuhan tumbuh kembang bayi.

Komposisi: AA&DHA, protein, natrium, kalsium, vitamin, dan mineral.
Cocok untuk: 6-12 bulan.

4. Susu Formula Enfamil A+

Susubalita_enfamila

Merk susu pertumbuhan bayi diperkaya Prebiotik GOS tuk kesehatan pencernaan dan nutrisi penting lainnya, Enfamil A+ juga teruji klinis mendukung perkembangan otak bayi.

Komposisi: AA&DHA, protein, natrium, kalsium, vitamin, dan mineral.
Cocok untuk: 0-6 bulan, 6-12 bulan, dan 0-12 bulan.

5. Susu Formula Bebelove

susubalita_Susu Formula Bebelove

Bebelove merupakan susu yang khusus ditujukan untuk bayi berusia 0 hingga 1 tahun. Susu ini bisa diandalkan bagi bunda untuk memastikan si kecil mendapat gizi lengkap guna pertumbuhannya dengan sempurna.

Susu bebas gula ini bisa menjadi penunjang ASI terbaik, karena kaya akan nutrisi.

Komposisi: Prebiotik FOS, lactoferrin, zat besi, kalsium, vitamin dan mineral.
Cocok untuk: 0-6 bulan, 6-12 bulan.

6. Susu Formula Morinaga

susubalita_chil-kid-soya

Morinaga BMT merupakan susu formula untuk bayi dengan formula khusus yang ditujukan bagi anak usia 0-6 bulan. Susu ini juga sangat tepat digunakan untuk pendamping ASI, agar kebutuhan nutrisi bayi semakin terjamin untuk pertumbuhan dan perkembangannya.
Susu ini punya tekstur mirip ASI, sehingga lebih mudah dicerna oleh si buah hati.

Komposisi: DHA, AA, prebiotik, laktulosa, laktoferin, vitamin dan mineral.
Cocok untuk: 0-6 bulan

7. Susu Formula Nutribaby Royal

susubalita_royal

Susu formula Nutribaby Royal dihadirkan dalam dua varian, yakni Nutribaby Royal 1 untuk bayi usia 0-6 bulan, dan Nutribaby Royal 2 untuk bayi usia 6-12 bulan.
Susu Nutribaby Royal dibuat dengan tekstur menyerupai ASI yang mudah dicerna oleh lambung bayi. Susu ini memastikan bayi tumbuh dan berkembang secara optimal.

Komposisi: Omega 3, omega 6, kolin, taurin, prebiotik FOS-GOS, AA dan DHA, 12 mineral, dan 18 vitamin.
Cocok untuk: 0-6 bulan, 6-12 bulan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

adorable-book-boy-1250722 adorable-book-boy-1250722

Kesehatan Ibu & Anak

Benarkah Bentuk Perut Ibu Hamil Tentukan Jenis Kelamin Bayi?

anticipation-belly-body-1376959 (1)

Sebagai seorang ibu, Bunda mungkin pernah mendengar beberapa mitos tentang bayi dalam kandungan. Mitos yang paling sering terdengar juga tentang jenis kelamin bayi yang bisa ditebak dari bentuk perut ibunya. Bunda sendiri apakah percaya dengan hal itu? Kendati sumber pastinya tak dapat dipastikan, kenyataannya banyak ibu yang percaya dengan mitos tersebut.

Misalnya, konon katanya bila perut bagian atas lebih besar maka bayi yang dikandung adalah perempuan. Sebaliknya, jika yang besar bagian bawah maka bayinya adalah laki-laki. Selain teori itu, ada juga yang mengatakan kalau perut ibu hamil melebar maka anaknya perempuan. Sementara, apabila perut ibu hamil lonjong ke depan maka ibu mengandung bayi laki-laki. Lantas, benar tidak ya anggapan tersebut?

Dikutip dari Kumparan.com, dalam bukunya yang berjudul Mitos Seputar Masalah Seksualitas & Kesehatan Reproduksi, dokter umum dr. Handrawan Nadesul dan dr. Kartono Mohamad menjelaskan bahwa kedua teori itu tidak benar. Sebab, bentuk dan tinggi perut ditentukan oleh otot perut, rahim dan bayi yang ada di dalamnya.

Sementara untuk perut yang besar di bagian bawah–dekat pelvis atau selangkangan, justru menandakan ibu hamil semakin dekat dengan waktu melahirkan. Bentuk perut yang lebar atau menonjol ke depan juga dipengaruhi oleh kandungan kemih dan posisi bayi di dalam perut.

Sementara mengenai tinggi atau rendahnya bentuk perut saat hamil lantaran dikarenakan bentuk tubuh serta riwayat kehamilan, Bunda perlu tahu lebih lanjut. Justru misalnya Bunda tengah mengandung anak kedua, otot perut sudah lebih kendur sehingga bentuk perut tampak lebih rendah. Dilansir BBC, sebuah penelitian menunjukkan rata-rata bayi laki-laki memang lebih berat daripada bayi perempuan saat lahir. Sehingga logikanya, perut ibu hamil cenderung lebih besar saat mengandung bayi laki-laki.

Jadi jika suatu waktu keluarga ataupun tetangga melihat bentuk perut Bunda dan mengomentari jenis bayi di dalam kandungan, jangan percaya sepenuhnya ya. Berikan saja senyuman padanya dan berterima kasih atas perhatian mereka.Kalaupun tebakan mereka benar, ya memang mungkin terjadi. Apalagi memang lantaran semua kehamilan punya peluang 50 persen bayi perempuan dan 50 persen bayi laki-laki.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

adorable-book-boy-1250722 adorable-book-boy-1250722

Mom Life

Bagi Para Ibu yang Hendak Abadikan Proses Melahirkan, Pertimbangkan Hal Ini Dulu

baby-baby-feet-bed-733881

Proses melahirkan sama halnya dengan pernikahan. Momennya berharga, sakral, dan dibalut keindahan. Tak heran, karena begitu berharganya momen ini, dokumentasi proses melahirkan pun sekarang menjadi kebutuhan pasangan suami istri ketika menyambut kelahiran anak mereka.

Adanya permintaan pasar yang tinggi, akhirnya jasa birth dan video photography pun kian menjamur. Kendati Bunda mungkin sangat tertarik, ada baiknya perhatikan dulu beberapa hal sebelum memutuskan menggunakan jasa birth photography Bun.

Tanyakan Dulu pada Diri Bunda, Apakah Nyaman dengan Kehadiran Orang Lain di Ruang Bersalin?

Karena butuh banyak footage, maka biasanya fotografer bekerja bersama timnya untuk mengambil angle gambar dari sisi lain. Nah, berarti nantinya akan ada banyak ‘tamu’ yang datang melihat persalinan Bunda. Coba tanyakan dari dalam diri, apakah Bunda benar-benar nyaman dengan kondisi seperti ini? Bila tidak yakin, maka jangan memaksakan diri, Bun.

Mintalah Izin Pada Pihak Rumah Sakit atau Tempat Bersalin

Bila Bunda memang sudah yakin, maka pastikan tempat bersalin, rumah sakit maupun klinik tempat Bunda akan melahirkan dapat mengizinkan adanya pendamping bersalin lebih dari satu. Jangan lupa, Bunda juga harus membicarakannya dengan tenaga kesehatan baik dokter atau bidan, apakah memungkinkan untuk membawa fotografer masuk ke ruang persalinan?

Kalaupun tak diizinkan, Bunda tak perlu memaksa. Sebab, Bunda juga perlu menghargai orang lain, dalam hal ini tenaga kesehatan yang mungkin kurang nyaman ada orang yang memotret saat mereka bekerja.

Carilah Penyedia Jasa Fotografi saat Kehamilan Memasuki Trimester Kedua

Bila memang dari pihak rumah sakit sudah memberi izin, maka sebaiknya Bunda mulai mencari penyedia jasa birth photography saat usia kehamilan memasuki trimester kedua. Kenapa harus dari jauh-jauh hari? Ini supaya ada pertimbangan Bunda masih memiliki banyak waktu untuk mencari dan memastikan jadwal fotografer sesuai dengan waktu kelahiran.

Pilihlah Fotografer yang Memang Sudah Berpengalaman serta Familiar dengan Suasana Rumah Sakit atau Ruang Operasi

Bila sudah bertemu dengan fotografer yang sesuai, maka diskusikanlah hal-hal detail. Seperti berapa lama fotografer harus stand by sejak bayi sudah lahir hingga memberi kabar saat Anda mulai pergi ke rumah sakit (untuk kasus melahirkan dengan pervaginam atau normal).

Mengutip Kumparan.com, hal yang tak kalah penting lainnya adalah, carilah fotografer yang berpengalaman baik, serta familiar saat berada di ruang bersalin atau ruang operasi. Sebab, proses melahirkan merupakan momen yang indah namun sensitif, jadi pastikan fotografer tahu waktu ia harus memotret dan berhenti.

Terakhir, jangan sungkan untuk memberikan referensi foto atau video sebagai bahan rujukan fotografer. Diskusikan juga mengenai nuansa foto, tone and colour, hingga frame to frame style yang Bunda inginkan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

adorable-book-boy-1250722 adorable-book-boy-1250722

Mom Life

Kira-kira Usia Kehamilan Berapa Minggu Bisa Terdeteksi Test Pack?

adult-belly-body-54289

Setelah penantian sekian lama, pasutri tentu senang bukan main bila akhirnya istri dikabarkan tengah mengandung. Bagaimanapun, memiliki keturunan tentu menjadi salah satu tujuan dalam proses pernikahan. Saat wanita dinyatakan hamil, akan ada harapan dan cita-cita baru dalam hidupnya.

Di lain sisi, cara mengetahui hamil atau tidaknya Bunda, ada banyak cara yang dapat dilakukan. Salah satunya dengan menggunakan test pack. Alat uji yang satu ini relatif sederhana namun dapat memunculkan hasil yang akurat.

Salah satu hasil yang perlu diperhatikan adalah waktu penggunaan test pack. Alih-alih membawa hasil yang sesuai ekspetasi, biasanya ada tipe test pack yang memberikan hasil ketika memang benar-benar memasuki tahap tertentu dari kehamilan. Nah Bun, berikut ini ada hal-hal yang perlu Bunda perhatikan sebelum menggunakan test pack.

Proses Terjadinya Kehamilan

Bun, proses terjadinya kehamilan sebenarnya dimulai dari awal masa haid atau hari pertama haid. Oleh karena hal tersebutlah cara menghitung usia kehamilan secara umum ditentukan berdasarkan hari pertama haid terakhir yang terjadi pada seorang wanita. Setelah masa haid tersebut, maka indung telur biasanya akan mengeluarkan sel telur yang disebut sebagai proses ovulasi.

Keluarnya ovum atau sel telur tersebut selama masa ovulasi akan menjadi titik awal bahwa sistem reproduksi wanita siap untuk dibuahi oleh sel telur. Pembuahan memiliki potensi yang besar dalam mendapatkan kehamilan ketika hubungan intim dan sel sperma yang masuk ke dalam rahim terjadi pada saat wanita dalam masa suburnya. 1- 3 hari pertama sebanyak 300 juta sel sperma akan masuk ke dalam rahim.

Selama perjalanan menuju sel telur, maka ada jutaan sel sperma yang akan mati. Bahkan umumnya hanya sebanyak 200 sel sperma saja yang dapat sampai pada sel telur. Pembuahan dapat terjadi ketika sel sperma tersebut masuk ke dalam sel telur dan menjadi suatu proses awal kehamilan.

Sel telur yang telah dibuahi akan berubah menjadi zigot dan berkembang menjadi banyak sel setiap jamnya. Zigot tersebut akan melakukan perjalanan menuju rahim untuk menempel pada rahim yang disebut sebagai implantasi. Proses implantasi inilah yang akan menimbulkan beberapa gejala hamil muda pada awal kehamilan.

Untuk mendeteksi kehamilan seseorang, salah satu cara yang banyak dilakukan adalah dengan mendeteksinya menggunakan alat test pack. Test pack tersebut berkerja dengan cara mendeteksi peningkatan hormon HCG yang memang akan meningkat pada awal awal kehamilan. Penggunaan test pack haruslah dilakukan dengan benar agar hasil akurasi yang di dapatkan juga benar adanya. Untuk meningkatkan akurasi tersebut maka Test Pack harus digunakan dengan waktu yang tepat.

Lantas Kapan waktu yang dianjurkan untuk memakai test pack?

Usia kehamilan yang dapat dideteksi oleh alat test pack setidaknya pada usia 1 bulan pertama karena memang pada saat usia tersebut peningkatan hormon HCG sebagai hal yang dideteksi oleh test pack baru terjadi. Usia kehamilan 1 bulan tersebut dihitung berdasarkan penetapan dokter kandungan yang berdasar pada perhitungan dari hari pertama haid terakhir. Sangat disarankan pemeriksaan test pack baru dilakukan ketika memang sudah ada beberapa tanda kehamilan yang muncul.

Cara memilih test pack yang paling sensitif

Mengutip HelloSehat, tingkat sensitivitas alat tes kehamilan ini dapat Bunda lihat pada kemasan, dengan satuan ukuran mIU/ml (mili-International Unit per mililiter). Pada umumnya, sensitivitas alat tes kehamilan berkisar antara 10 mIU/ml sampai 40 mIU/ml. Semakin rendah angkanya, maka semakin sensitif alat tes kehamilan tersebut, sehingga semakin dini kehamilan dapat terdeteksi.

Apa saja faktor yang mempengaruhi hasil tes?

Kapan sel telur menempel pada dinding rahim.

Ketika sel telur yang dibuahi sperma menempel pada dinding rahim, hormon HCG akan mulai dilepaskan dan jumlahnya terus bertambah, Bun. Dalam kondisi inilah, Bunda dapat melakukan tes kehamilan dan mendapatkan hasil positif.

Di lain sisi, tes kehamilan yang terlalu dini dapat menghasilkan tes negatif lantaran membutuhkan waktu sekitar satu minggu bagi sel telur untuk menempel pada dinding rahim dan melepaskan hormon HCG.

Berapa banyak air yang Bunda minum dalam sehari

Kadar hormon HCG dalam urin tergantung dari seberapa banyak Bunda. Jika Bunda terlalu banyak minum, bukan tidak mungkin kadar hormon HCG dalam urin tentu sedikit lantaran urin terlalu encer sehingga menunjukkan hasil tes negatif. Urin yang lebih pekat biasanya menunjukkan hasil tes yang positif.

Kadar hormon HCG dalam darah

Kadar hormon HCG dalam darah juga memiliki tingkat yang bervariasi antara setiap individu, Bun. Hal inilah yang mempengaruhi keakuratan hasil tes kehamilan. Hasil tes yang positif mungkin memerlukan waktu yang lebih lama jika Bunda memiliki kadar hormon HCG yang rendah dalam darah.

Sensitivitas tes urin

Alat tes kehamilan yang menggunakan urin memiliki tingkat sensitivitas yang berbeda-beda yang menunjukkan seberapa cepat alat tes tersebut dapat mendeteksi keberadaan hormon HCG dalam urin. Sebaiknya Bunda membaca tingkat sensitivitas dan petunjuk dalam kemasan sebelum melakukan tes agar Anda tidak salah.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

adorable-book-boy-1250722 adorable-book-boy-1250722

Most Share

To Top