Parenting

Caranya Melarang Anak Tanpa Gunakan Kata ‘Tidak’ atau ‘Jangan’,

cara mendidik anak, cara melarang anak

Melarang anak termasuk kedalam salah satu cara mendidik anak yang harus di pelajari oleh orang tua. Tidak mudah dalam melarang anak.

Misalnya, Orang tua juga disarankan agar mengurangi penggunaan kata jangan pada anak. Mengapa demikian? Simak alasanya kenapa lebih baik mengurangi penggunaan kata jangan. Dan berikut ini alternatif penggunaan kata jangannya.

Selain itu, orang tua untuk melarang anak tak melulu harus dengan kata jangan atau tidak. Ada pula beberapa cara yang bisa dilakukan orang tua untuk melarang anaknya tanpa menggunakan kata tidak atau jangan, seperti dilansir DetikHealth, Selasa (11/11/2014) berikut ini Caranya Melarang Anak Tanpa Gunakan Kata ‘Tidak’ atau ‘Jangan’,:
cara mendidik anak, cara melarang anak
1. Berikan alasan
Gunakan kalimat ‘mama atau papa tahu kamu menyukainya, tapi…” dengan begitu, Anda bisa memberi alasan pada anak mengapa ia tidak boleh melakukan hal itu. Dengan begini, anak bisa mengerti apa hal yang tidak tepat yang suah ia lakukan. Selain itu, anak juga bisa menasihati temannya ketika si teman melakukan hal yang serupa.

2. Pakai isyarat berhenti
Untuk berkomunikasi tak harus secara verbal bukan? begitu juga ketika melarang anak, selain menggunakan kata jangan atau tidak dengan intonasi yang lebih tinggi pastinya, Anda bisa menggunakan isyarat. Cara ini membantu Anda untuk melarang anak menghentikan aksinya saat berada di tempat yang Anda tak bisa menegurnya langsung, seperti saat berada di tempat ibadah.

3. Cari larangan pengganti yang kreatif
Akan lebih baik saat melarang anak Anda menggunakan kalimat yang kreatif, bukan kalimat langsung dan jelas berupa tidak atau jangan. Anda bisa saja memilih kalimat ‘itu kotor dan nanti bisa membuatmu sakit’, ‘ini bukan untuk anak-anak’, atau ‘kamu nanti bisa dapat yang lebih bagus’. Kalimat seperti itu membuat anak lebih nyaman ketika dilarang tanpa ia harus mendengar kata tidak atau jangan secara langsung.

4. Alihkan perhatiannya
Salah satu cara terbaik untuk mengatakan tidak pada anak yakni dengan mencoba mengalihkan perhatiannya pada sesuatu yang lebih menarik. Anak, khususnya balita memiliki memori jangka pendek sehingga mereka akan melupakan permintaan mereka sebelumnya setelah melakukan aktivitas lain.

5. Jangan terlalu sering melarangnya
Hindari mengatakan tidak atau jangan terlalu sering. Jika memang apa yang ia lakukan tak terlalu bermasalah, tanggapilah anak dengan respons yang positif. Langkah ini membantu mereka memahami bahwa seyoiyanya apa yang dilarang oleh orang tua adalah sesuatu yang benar-benar berbahaya dan merugikan baginya.

adorable-book-boy-1250722 adorable-book-boy-1250722
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Most Share

To Top