Kesehatan Ibu & Anak

Bunda Perlu Tahu Pertolongan Pertama pada Korban Gigitan Anjing

4k-wallpaper-adorable-animal-1249208

Memiliki peliharaan tentu menyenangkan. Nah, salah satu hewan yang sering dijadikan teman yaitu anjing. Hewan yang satu ini memang dikenal setia. Tapi Bun, anjing ternyata tetap memiliki insting buas, dan hal ini alami. Baru-baru ini, lantaran instingnya itu, seorang bocah perempuan, JC (6) digigit dua ekor anjing di vila dan restoran di Kecamatn Ngaglik, Kabupaten Sleman, DIY. Dua anjing tersebut merupakan anjing jenis herder dan samoyed.

JC diserang dua anjing ketika hendak merayakan acara kelulusannya. Peristiwa itu terjadi Minggu (16/6/2019) lalu. Saat itu sang ayah, Michael Raymond bersama putrinya mendatangi vila untuk pesan kamar. Tak lama, Raymond melihat JC sedang diserang dua anjing, yakni jenis herder dan samoyed. Raymod pun lantas menendang dua anjing itu, guna mengusirnya. Namun, akibat serangan tersebut, JC harus mengalami luka dan harus dijahit.

“Paha putri saya dijahit, lukanya dalam 3 cm, juga beberapa bekas gigitan. Saya khawatir anak saya kena rabies, karena saya minta surat bukti vaksin tidak dikasih. Anak saya juga trauma, itu yang penting bagaimana memulihkan kondisinya, karena sekarang ketika mendengar kata hotel atau anjing dia ketakutan,” kata Raymond seperti dikutip dari detik.com.

Nah Bun, serangan anjing secara tiba-tiba tentu membuat siapapun khawatir. Bila ada anggota keluarga yang mendapat serangan, maka hal pertama yang perlu dilakukan adalah memberikannya pertolongan pertama untuk gigitan anjing di rumah.

Baru setelah itu bawa korban ke dokter atau RS terdekat sesegera mungkin. Bunda perlu tahu, gigitan anjing dapat menyebabkan infeksi yang perlu diobati dengan antibiotik. Apalagi bila gigitannya dalam.

Nah, untuk Bunda atau anggota keluarga yang mengalami serangan atau digigit anjing peliharaan, maka pastikan lukanya terawat dengan baik. Berikan perawatan seperti:

  1. Letakkan handuk bersih di atas luka untuk menghentikan pendarahan.
  2. Usahakan agar mengangkat bagian tubuh yang terluka.
  3. Cuci gigitan dengan hati-hati dengan sabun dan air.
  4. Oleskan perban steril ke luka.
  5. Oleskan salep antibiotik ke luka setiap hari untuk mencegah infeksi.

Selain itu dikutip dari Healthline, selalu temui dokter untuk gigitan anjing yang disebabkan oleh anjing dengan riwayat vaksin rabies yang tidak diketahui, atau oleh anjing yang bertindak tidak menentu atau tampak sakit. Lebih baik lakukan rawat inap bila luka tidak berhenti berdarah atau menyebabkan rasa sakit yang hebat bahkan terlalu parah karena memperlihatkan tulang, tendon, atau otot.

Bahkan untuk gigitan yang sampai menyebabkan hilangnya fungsi, seperti ketidakmampuan untuk menekuk jari, bahkan terlihat merah, bengkak, hingga muncul nanah, maka sebaiknya butuh penanganan dokter atau tim medis di rumah sakit.

adorable-book-boy-1250722 adorable-book-boy-1250722
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.


Mom Life

Ibu Hamil Perlu Kurangi Junk Food, Sebab Efeknya Tak Baik untuk Janin

burger-chips-dinner-70497

Selama masa kehamilan, Bunda tentu mengalami peningkatan hasrat untuk terus makan. Ini wajar lho Bun, mengingat Bunda memang sedang berbadan dua. Belum lagi adanya perubahan hormon yang mendorong Bunda untuk terus mengonsumsi makanan.

Dari beragam menu, ada kalanya Bunda pun selalu ingin mengonsumsi makanan cepat saji karena dianggap nikmat oleh kerenyahannya. Bun, mengonsumsi makanan cepat saji selama masa kehamilan ternyata memiliki dampak yang cukup serius lho. Bahkan para pakar justru tak menganjurkan Bunda mengonsumsi makanan ini saat sedang hamil.

Efeknya Bisa Mempengaruhi Nafsu Makan Bayi

Sebuah studi yang dipublikasikan Frontiers menjelaskan bagaimana diet pada seorang ibu mampu mempengaruhi preferensi makanan bayi mereka kelak. Apabila seorang wanita hamil mengonsumsi makanan kaya lemak, bayi mereka saat tumbuh nanti bisa menjadi pribadi yang hanya menginginkan makanan dengan kalori tinggi. Hal ini terjadi karena sirkuit otak mereka diubah untuk memiliki kelemahan akan makanan yang berlemak sepanjang mereka tumbuh dewasa.

Bahkan Meningkatkan Risiko Alergi

Mengonsumsi makanan kaya akan gula mampu menyebabkan alergi dan asma pada anak. Sebuah penelitian yang dipublikasikan oleh European Respiratory Journal mengungkapkan bahwa anak yang dibesarkan oleh ibu yang selalu mengonsumsi makanan mengandung gula memiliki resiko alergi dan asma antara umur 7 hingga 9 tahun.

Serta Membuat Bunda Memiliki Tingkat Akrilamida Tinggi dalam Tubuh

Mengutip Nakita, makanan siap saji seperti kentang goreng, roti, keripik kentang dan lainnya memiliki zat pati yang tinggi. Apabila makanan ini digoreng atau dipanggang dalam temperatur di atas 121 Celcius, zat pati tersebut dapat berubah menjadi zat bernama akrilamida. Penelitian menunjukkan bahwa zat akrilamida yang tinggi pada tubuh dapat menyebabkan bayi terlahir dengan berat badan badan yang rendah dari bayi pada umumnya.

Belum Lagi Mengalami Diabetes dan Obesitas saat Kehamilan, Bun

Makanan cepat saji memiliki kandungan yang kaya akan gula dan kalori. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi makanan cepat saji dapat meningkatkan resiko terkena gestational diabetes atau diabetes saat masa kehamilan. Mengonsumsi makanan cepat saji selama masa kehamilan dapat menyebabkan Moms untuk mengalami berat badan saat hamil.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

adorable-book-boy-1250722 adorable-book-boy-1250722

Kesehatan Ibu & Anak

Durasi Mandi Terlalu Lama Justru Berbahaya

attractive-bath-bathtub-2306210

Setiap hari tentu kita butuh mandi setidaknya dua kali sehari. Sebab selain untuk membersihkan diri dari debu dan keringat, mandi pun membuat badan jadi lebih segar kan Bun? Tapi durasi mandi orang itu berbeda-beda, Bun. Sebab masih banyak yang meyakini kalau lamanya durasi mandi akan berpengaruh pada kebersihan kulit dan efeknya jadi lebih bersih. Benarkah begitu?

Nyatanya hal itu hanya mitos Bun. Mandi terlalu lama justru tak baik untuk kesehatan tubuh karena bisa merusak jaringan kulit seseorang. Melansir dari Nova.id, menurut dr. Pandu Pradana, Sp.KK., mandi cukup #5MenitAja untuk menghindari kulit kering.

“Mandi dua kali sehari, kurang dari lima menit. Semakin lama kulit kontak dengan air, maka akan semakin melarutkan lemak dalam kulit, sehingga kulit menjadi semakin kering,” jelasnya.

Lemak yang berada di bawah lapisan kulit sendiri berfungsi untuk menjaga kelembapan kulit. Bunda juga perlu membiasakan diri untuk mandi dengan air bersuhu suam-suam kuku alias tak terlalu panas atau tak terlalu dingin.

Pilihlah sabun yang dapat melembabkan kulit ya Bun. Serta jangan lupa pakai pelembab begitu selesai mandi. Jangan menggunakan pelembab setelah beraktivitas, hal tersebut justru membuat kandungan pelembab tak bekerja efektif.

Bunda perlu tahu, mandi terlalu lama hanya akan membuat kulit semakin kering dan membuat bakteri rentan masuk.

“Kulit kering akan semakin rentan menimbulkan keluhan,” tutupnya.

Sebagai ibu, tentunya Bunda mau menjaga kesehatan Bunda dan keluarga, bukan? Tenang, Bunda boleh saja ingin memastikan tubuh benar-benar bersih, tetapi perhatikan pula kesehatan dan risiko lain ya, Bun. Yuk mulai ubah cara mandi Bunda agar tubuh tetap sehat luar dalam.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

adorable-book-boy-1250722 adorable-book-boy-1250722

Kesehatan Ibu & Anak

Atasi Kurang Tidur Saat Hamil dengan Tips Ini Yuk Bun

abdomen-active-activity-396133

Saat hamil, masalah yang dialami ibu hamil salah satunya kurang tidur. Penyebab kurang tidur itu biasanya rasa lelah, gangguan kesehatan, hingga tingkat hormon yang berubah. Bun, kalau dibiarkan berlarut-larut, hal ini bisa membuat Bunda didera insomnia.

Beberapa kasus insomnia pada ibu hamil dapat diatasi dengan obat-obatan. Akan tetapi, cara ini tidak direkomendasikan karena berpotensi membahayakan janin. Daripada Bunda bergantung pada obat-obatan dan membahayakan Si Kecil, cobalah beberapa tips berikut ini. Inilah beberapa tips meningkatkan kualitas tidur saat hamil yang lebih disarankan.

Buatlah Jadwal Tidur yang Baik

Cobalah rencanakan waktu tidur Bunda. Hal ini dapat Bunda mulai dengan membiasakan diri tidur pada jam yang sama dan hindari membuka ponsel sebelum tidur. Atau lakukan sesuatu yang bisa memicu rasa kantuk seperti mandi dengan air hangat, menikmati wangi aromaterapi, atau membaca buku. Hal ini dapat membantu kita meningkatkan kualitas tidur saat hamil dan mengurangi kemungkinan insomnia.

Sesuaikan Pola Makan Bunda

Nah, saat hamil, perut Bunda akan menekan lambung sehingga memicu naiknya asam lambung ke kerongkongan. Nah Bun, cara mencegahnya adalah dengan menghindari konsumsi makanan asam, pedas, dan digoreng.

Selain itu, hindari makan terlalu banyak. Guna menghindari insomnia, Bunda dapat mengonsumsi makanan selingan tinggi protein seperti segelas susu sebelum tidur. Namun, ingatlah untuk membatasi konsumsi cairan setelah pukul 7 malam untuk mencegah keinginan buang air kecil yang berlebihan. Terpenting, hindari mengonsumsi kafein pada sore hari ya Bun.

Lebih Aktif Bergerak ya Bun

Kehamilan bukanlah batasan bagi Bunda untuk aktif bergerak, kecuali dokter kandungan mengatakan sebaliknya. Untuk itu Cobalah melakukan olahraga ringan seperti yoga, pilates, atau latihan peregangan 30 menit sebelum tidur. Olahraga ringan akan merilekskan otot-otot tubuh dan meningkatkan kualitas tidur saat hamil bagi orang yang menjalaninya.

Cobalah Sesuaikan Posisi Tidur juga Bun

Saat tidur, hindari berbaring terlentang terlalu lama. Karena posisi ini dapat memberikan tekanan pada punggung. Sebagai gantinya, cobalah posisi tidur berikut:

  • Miring ke sisi kiri untuk memperlancar aliran darah menuju rahim dan janin
  • Miring ke sisi kiri dengan lutut dan pinggang membungkuk, lalu selipkan bantal di antara kedua lutut, di bawah perut, dan di belakang punggung
  • Kombinasi antara rutinitas tidur yang baik, pola makan dan posisi tidur yang tepat.
  • Dan jangan lupa juga Bun, biasanya tubuh yang lebih sering bergerak dapat membantu Bunda meningkatkan kualitas tidur saat hamil.
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

adorable-book-boy-1250722 adorable-book-boy-1250722

Most Share

To Top