Kesehatan Ibu & Anak

Bun, Berikan Stimulus yang Tepat Guna Merangsang Pertumbuhan Gigi si Kecil

adult-baby-biting-1693744 (1)

Tahukah Bunda, pada dasarnya setiap bayi mengalami proses tumbuh kembang gigi pertama di usia 6-12 bulan. Berdasarkan panduan American Academy of Pediatric Dentistry, gigi sulung pada bayi dimulai dari usia 6 bulan hingga lengkap di usia 3 tahun. Proses tumbuh gigi sendiri biasanya diawali dengan gusi yang kemerahan, dan terkadang bengkak karena adanya buldging atau penebalan gusi karena proses tumbuh gigi.

Nah, biasanya saat hal ini berlangsung, bayi akan menjadi sedikit rewel lantaran ia merasakan kondisi yang tak nyaman pada gusinya bahkan kadang membuatnya jadi sukar makan. Bahkan seringkali pada bayi usia 7 bulan, belum ditemukan tanda-tanda akan tumbuh gigi pada gigi seri bawah maupun atas.

Kondisi ini terbilang wajar mengingat proses tumbuh gigi seri pertama bawah dan atas sendiri bervariasi dari usia 6 hingga 12 bulan. Pada usia 6-12 bulan umumnya gigi yang akan tumbuh lebih dulu adalah 2 gigi seri bawah dan dilanjutkan dengan 2 gigi seri atas.

Namun, jika si kecil belum menunjukkan tanda-tanda tumbuh gigi, beberapa hal yang dapat Bunda lakukan meliputi:

Mulailah Perbanyak Konsumsi Makanan dengan Tekstur yang Lebih Kasar

Di usianya, si kecil harus diberikan makanan bertekstur berupa snack ya Bun. Karena selain mengenyangkan, snack juga berfungsi untuk merangsang pertumbuhan gigi bayi. Namun, jenis snack seperti apa yang paling baik untuk dikonsumsi oleh si Kecil? Untuk snack time sendiri, Bunda dapat memberikannya finger food berupa sayuran atau buah dengan tekstur halus namun cukup padat seperti: Wortel, brokoli, kembang kol, ketimun, pepaya, pisang, melon.

Ajarlah Untuk Menggosok Gusi dengan Kasa 1 Kali Sehari

Selain memberikan snack, Bunda juga dapat menstimulasi dengan membantunya Untuk bayi yang belum tumbuh gigi, area gusi sebaiknya tetap dibersihkan dengan kasa sebelum tidur. Penggunaan kain kasa yang dililitkan pada jari bertujuan untuk mebersihkan gusi dari sisa makanan sekaligus dapat memperlancar peredaran darah di gusi bayi. Sambil dibersihkan, usahakan juga untuk memijatnya dengan lembut guna merangsang pertumbuhan giginya ya Bun.

Dan Berikan Teether dari Bahan Karet yang Aman

Cara terakhir untuk merangsang pertumbuhan gigi bayi adalah dengan penggunaan teether. Mainan gigit atau teether bisa dalam bentuk ring ataupun sikat gigi karet yang mudah digenggam. Meskipun teether disarankan untuk merangsang pertumbuhan gigi bayi, namun tetap saja penggunaan teether harus dibawah pengawasan orangtua.

Bun, pastikan teether si kecil terbuat dari bahan yang bebas BPA atau Bisphenol-A, yaitu bahan kimia plastik yang dapat meniru estrogen dan berbahaya bagi sistem hormon tubuh. Hal ini sangat berbahaya bagi ibu hamil, bayi dan anak-anak. Cara mengetahui teether tersebut aman adalah dengan mencantumkan tulisan BPA free dalam kemasannya.

adorable-book-boy-1250722 adorable-book-boy-1250722
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.


Mom Life

Amankah Ibu Hamil Memakai Produk AHA?

ciri ciri hamil muda

Sederet produk kecantikan saat ini dibuat dan mengandung banyak Alpha Hyddroxy Acid atau AHA yang memang diklaim bagus untuk kulit, Bun. Secara umum memang zat yang satu ini aman-aman saja untuk diaplikasikan ke kulit wajah. Lantas bagaimana bila ibu hamil juga ikut menggunakannya?

Mengutip dari Baby Center, penggunaan AHA pada masa kehamilan memang belum diteliti. Namun karena pemakaiannya hanya sejumlah kecil yang akan diserap ke dalam kulit, penggunaan bahan tersebut dianggap berisiko rendah ketika digunakan dalam perawatan kulit. Ya Bun, disarankan memang lebih aman bila menggunakan produk tersebut dalam jumlah kecil.

Heidi Waldorf, M.D, dari Mount Sinai School of Medicine di New York mengatakan selama kehamilan sebaiknya ibu hamil menghindari retinoid atau turunan dari vitamin A, seperti retin-A atau renova serta salisilat, termasuk produk yang mengandung asam salisilat (yang juga dikenal sebagai asam beta hidroksi).

Bunda perlu tahu, semua kandungan tersebut justru dapat menyebabkan potensi kerusakan pada bayi Bunda yanng sedang berkembang.

“Sebaiknya para ibu hamil mencari produk yang mengandung asam laktat atau asam glikolat,” ujar Heidi, seperti dikutip dari Parents.

Sementara itu, untuk pemakaian produk perawatan kullit yang lebih aman, Bunda disarankan untuk mencari produk yang berbahan gliserin, asam haluronat atau shea butter yang aman digunakan untuk tubuh selama kehamilan.

Agar lebih aman, penggunaan make up mineral mungkin menjadi pilihan terbaik selama kehamilan dan ketika kulit dapat bereaksi secara tidak terduga. Selain itu, make up mineral juga diketahui tidak mengandung bahan yang dapat mengiritasi kulit seperti pewangi ataupun pengawet.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

adorable-book-boy-1250722 adorable-book-boy-1250722

Mom Life

Pasutri Bisa Coba Posisi Yab Yum Demi Memperkuat Relasi

anticipation-belly-body-1376959

Bunda dan suami bosan dengan posisi seks yang begitu-begitu saja? Faktanya, penting sekali untuk bereksplorasi dengan cara baru, Bun. Hal ini supaya kehidupan rumah tangga semakin harmonis dan mempererat ikatan Bunda dan suami. Meski lelah setelah beraktivitas sehari penuh, Bunda dan suami tentu harus meluangkan waktu untuk bercinta.

Bahkan penulis sekaligus penasihat pernikahan asal Kanada Daniel Arseneault mengatakan, penting bagi pasangan suami istri meluangkan waktu untuk cinta.

“Satu hal paling penting yang bisa Anda lakukan untuk meningkatkan koneksi Anda dengan pasangan adalah membuat komitmen nyata dalam hubungan dan meluangkan waktu untuk cinta,” tutur Arseneault.

Apalagi bagi pasangan yang sudah memiliki kesibukan masing-masing, misalnya Bunda yang menghabiskan waktu mengurus anak atau memang ada pekerjaan di luar rumah, demikian juga ayah. Nah, itulah pentingnya Bunda dan ayah perlu meluangkan waktu berdua. Supaya keintiman pernikahan tetap terjaga. Kalau Ayah dan Bunda termasuk pasangan yang ingin menjajal hal baru, bagaimana dengan posisi seks yab yum?

Pernah dengar Bun? Mengutip dari HuffPost, yab yum merupakan trik bercinta yang berasal dari seks tantra, yaitu aktivitas seks yang sudah ada selama ribuan tahun lalu dan diwariskan dalam garis keturunan Buddha Tibet.

Seorang terapis hubungan seks dan tantra, Devika Singh mengatakan, dengan seks tantra, hubungan spiritual pernapasan yang disinkronkan, kontak mata yang dalam, dan perhatian tentu menjadi hal penting.

“Yab yum sering digambarkan sebagai ‘pelukan penuh’ dalam terjemahan tantra tertentu, ketika kita melihat dewa-dewa Buddha Tibet yang digambarkan dalam posisi ini. (Posisi) ini intens. Lihatlah bagaimana posisi ini dalam visualisasi yoga dan karya seni yang menghasilkan energi,” katanya.

Bunda perlu tahu, posisi yab yum digambarkan dimana ada pria duduk bersila dan wanita duduk di pangkuan menghadap wajahnya dengan kedua kaki yang disilangkan ke belakang tubuh serta tangan memegang punggung pria.

Bun, sekalipun kelihatannya mudah, mereka yang mengaku pernah mencoba posisi ini ternyata harus berlatih selama berjam-jam. Disarankan penulis buku Diana Daffner, cobalah melakukan posisi yab yum secara menyamping.

“Dengan sedikit manuver, pria melakukan penetrasi dengan lembut, lalu selama 10 menit, pasangan bisa fokus menyinkronkan energi mereka bersama dengan napas dan kontak mata. Ini membangkitkan aliran orgasme yang secara fisik menyenangkan, ikatan emosional, dan bermanfaat secara spiritual.”

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

adorable-book-boy-1250722 adorable-book-boy-1250722

Mom Life

Waktu Terbaik Berhubungan Seks untuk Pasutri

Hasrat berhubungan badan tiap pasutri tentu saja berbeda-beda. Hormon pun turut berperan dalam hal ini. Di lain sisi, bicara soal hubungan seks, sejatinya bisa dilakukan kapan saja. Bisa di pagi hari, siang, atau malam. Namun kapankah waktu paling tepat untuk melakukan aktivitas ini?

Dilansir dari laman Reader’s Digest, sebuah studi di Frontiers in Psychology menunjukkan, terdapat perbedaan waktu dalam kenaikan libido antara pria dan perempuan. Pria merasa lebih terangsang pada pagi hari, sedangkan perempuan pada malam hari. Jalan tengah dari perbedaan tersebut ada di tangan perempuan.

Mengutip Liputan6.com, studi ini menemukan, rata-rata pasangan melakukan hubungan seks antara pukul 21.00 malam hingga tengah malam, atau pada jam tidur. Kendati demikian, para ahli berpendapat seks sebelum tidur belum tentu ideal.

“Seks di waktu tidur tidak buruk; hanya saja kebanyakan orang kelelahan,” kata pakar kesehatan tidur Michael Breus.

Waktu yang dianggap nyaman untuk berhubungan seks memang bergantung pada masing-masing orang. Menurut terapis seks Lisa Thomas, seks pada malam hari dapat membuat kita bersemangat sehingga jam tidur menjadi lebih larut. Namun, bagi pasangan lain, hal itu mungkin memiliki efek sebaliknya.

“Bagi sebagian besar orang, seks adalah peredam ketegangan dan relaksasi. Orang-orang berhubungan seks di malam hari untuk membantu mereka tertidur,” katanya.

Breus dan Thomas setuju, langsung tidur bersama setelah bercinta merupakan hal yang baik. Menurut Breus, hubungan seks di pagi hari merupakan saat di mana tubuh lebih banyak energi dan gairah. Ini karena saat tidur malam tubuh tengah bekerja membangun hormon.

Namun, seks saat pagi hari tak melulu cocok bagi setiap orang. Jika merasa kurang tepat, Thomas merekomendasikan untuk berkreasi dengan waktu bercinta. Cobalah bertemu di rumah saat sore hari, atau ketika waktu menonton film bersama.

“Cara apa pun yang dilakukan pasangan untuk mengetahui trik membuatnya menyenangkan dan berhubungan adalah hal yang baik,” katanya. “Pasangan yang menggunakan seks untuk bersantai dan terhubung serta mengurangi stres dan ketegangan adalah mereka yang melakukan hubungan seks sepanjang hidup mereka.”

Namun jika Bunda sekali waktu ingin menyenangkan hati suami, maka lebih baik lakukan seks di pagi hari. Dr Shahzadi Harper mengatakan, pagi hari adalah waktu yang tepat untuk pasutri berhubungan seks. Ini karena pada pagi hari hormon testosteron pada pria maupun wanita sedang dalam keadaan tinggi.

“Waktu terbaik untuk berhubungan seks adalah di pagi hari. Kadar testosteron tengah memuncak pada pria dan wanita. Testosteron adalah hormon yang secara dominan dimiliki oleh pria, namun wanita juga memilikinya,” ujar Dr Shahzadi pada Daily Star.

Menurut Harper, hormon tersebut diperlukan untuk seseorang merasa berenergi dan terjaga sehingga mampu menimbulkan perasaan seksi.

“Menurut saya pagi hari adalah waktu yang paling baik,” ujarnya.

Mengutip laman Daily Star, hormon testosteron berfungsi untuk menstimulasi produksi sperma pada pria, meningkatkan massa tulang dan otot serta mengontrol hasrat seksual. Pria yang memiliki kadar testosteron rendah umumnya akan mengalami tanda-tanda seperti kelelahan, bertambahnya lemak tubuh, rambut rontok, serta kesulitan ereksi.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

adorable-book-boy-1250722 adorable-book-boy-1250722

Most Share

To Top