Kesehatan

Bun, Begini Cara Untuk Tahu Apakah Anak Kurang Vitamin A dan Solusi untuk Mengatasinya!

Setiap anak membutuhkan nutrisi yang cukup untuk menunjang pertumbuhannya. Dan Vitamin adalah salah satu nutrisi yang penting bagi pertumbuhan anak. Karena zat ini mengatur proses penyerapan nutrisi di dalam tubuh anak secara optimal. Sayangnya, tidak semua anak mendapatkan vitamin yang cukup dari nutrisi yang ia peroleh. Kondisi ini tentunya mempengaruhi proses tumbuh kembangnya.

Penting untuk Bunda tahu, vitamin A menjadi salah satu kebutuhan nutrisi yang sangat baik untuk membantu perbaikan sel tubuh dan kesehatan mata. Karena akan ada dampak jika anak kurang vitamin A. 

Tanda-tanda Jika Anak Kurang Vitamin A

Karena Vitamin A merupakan jenis Vitamin yang larut lemak dan dikenal sangat baik untuk nutrisi tubuh si kecil. Maka jika anak kekurangan vitamin A, akan terjadi beberapa masalah kesehatan seperti kulit kering, gangguan mata, hingga resiko sulit mendapatkan keturunan. Berikut ini penjelasannya:

  1. Imun si Kecil Bisa Jadi Melemah Sehingga Mudah Terserang Infeksi

Anak yang kekurangan vitamin A cenderung lebih mudah terserang infeksi. Hal ini dikarenakan vitamin A merupakan jenis nutrisi yang sangat penting untuk menjaga daya tahan tubuh si kecil. Sehingga kekurangan nutrisi ini biasanya akan dikaitkan dengan resiko seperti ISPA, diare, campak, dan lainnya. 

Bahkan jika tidak segera ditangani, anak-anak yang tidak mendapatkan vitamin A dengan cukup akan beresiko terkena komplikasi campak. Oleh karena itu, penting sekali bagi orang tua untuk segera memenuhi kebutuhan anak khususnya vitamin A. 

  1. Meski Tak Banyak Beraktivitas di Luar Rumah, Kulitnya Selalu Tampak Kering

Memiliki kulit yang sehat dan bernutrisi dengan baik adalah impian setiap orang. Apalagi bagi anak-anak, tentu sangat penting untuk memberikan nutrisi yang baik agar kulit yang dimiliki tetap sehat. Salah satu risiko anak yang kekurangan vitamin adalah mereka akan terkena masalah kulit kering.

Hal ini dikarenakan vitamin A memiliki peran yang sangat penting untuk membantu perbaikan sel-sel pada kulit. Sehingga jika vitamin ini tidak diberikan dengan cukup pada anak, maka resikonya kulit mereka akan menjadi kering dan tidak sehat. 

  1. Mengganggu Proses Tumbuh Kembang si Kecil

Agar bisa mencapai tumbuh kembang yang optimal terutama saat usia bawah 5 tahun, anak-anak membutuhkan nutrisi dan gizi yang lengkap khususnya vitamin A. Jika kebutuhan nutrisi vitamin A tidak terpenuhi dengan baik, dikhawatirkan akan ada gangguan pada tumbuh kembang si kecil.

Perlu diketahui bahwa dalam jangka panjang jika anak-anak kekurangan vitamin A, maka resikonya pertumbuhan mereka bisa terhambat. Bahkan tubuh mereka bisa menjadi lebih pendek dibandingkan teman-teman sebayanya. Hal ini tentu akan berdampak pada rasa percaya diri yang menjadi kurang

  1. Dapat Pula Mempengaruhi Masalah Kesuburannya 

Salah satu hal yang dapat menyebabkan masalah ketidaksuburan atau biasa dikenal dengan istilah infertilitas adalah kurangnya vitamin A di dalam tubuh. Gangguan kesuburan ini pun tidak hanya berdampak pada wanita saja namun juga pria.

Kekurangan vitamin A juga akan berdampak meningkatnya resiko keguguran jika terjadi kehamilan. Anak yang dilahirkan pun bisa memiliki risiko mengalami cacat bawaan lahir atau kelainan genetik.

Jenis-jenis Makanan yang Mengandung Vitamin A

Agar nutrisi vitamin A si kecil senantiasa tercukupi dengan baik, maka mereka harus diasupi dengan makanan-makanan yang mengandung gizi tersebut. Ada banyak sekali jenis makanan yang memiliki kandungan vitamin ini. Berikut beberapa di antaranya:

  1. Hati Sapi

Salah satu sumber terkaya vitamin A terletak pada hati sapi. Dalam satu porsi hati sapi Kurang lebih 3 ons bisa mengandung 6.582 mikrogram vitamin A. Hati sapi juga kaya akan protein, vitamin B2 dan B12, zat besi, kolin, dan folat yang baik untuk tubuh. Anda bisa mengolahnya kedalam berbagai menu makanan.

  1. Ubi Jalar

Umbi-umbian memang sangat bagus untuk nutrisi si kecil khususnya ubi jalar. Hal ini dikarenakan dalam 1 buah ubi jalar utuh tersedia 1.403 mikrogram vitamin A. Selain itu, ubi jalar juga rendah kalori dan mengandung tinggi serat yang sangat bagus untuk membantu pencernaan tubuh.

  1. Minyak Hati Ikan Kod

Salah satu sumber vitamin A yang sangat baik dan direkomendasikan adalah minyak hati ikan kod. Karena di dalam 1 sendok makan hati ikan kod tersedia hingga 4.080 mikrogram vitamin A. Makanan ini juga sangat kaya akan asam lemak omega-3 yang sangat baik untuk perkembangan si kecil.

  1. Kacang Polong

Sumber protein nabati yang sangat baik dan juga kaya serat adalah kacang-kacangan. Salah satunya adalah kacang polong yang bisa mengandung hingga 66 mikrogram vitamin A. Kacang polong juga mengandung zat besi yang baik. Ada bisa mengkreasikan makanan ini ke dalam menu seperti salad / sup. 

  1. Wortel

Wortel dikenal sebagai makanan yang sangat baik untuk meningkatkan kesehatan mata karena didalamnya mengandung 459 mikrogram vitamin A. Sayuran ini juga kaya akan betakaroten yang bisa menjadi pilihan camilan yang ringan dan sehat bagi si kecil. 

  1. Brokoli

Sayuran yang mengandung vitamin A lainnya adalah brokoli di mana dalam setengah cangkir tersedia 60 mikrogram vitamin A. Brokoli bisa diolah menjadi sup, dipanggang, dikukus, apa diolah bersama bahan sayuran lainnya. 

  1. Bayam

Sayuran ini menjadi andalan sebagai bahan untuk membuat sop. Tersedia hingga 573 vitamin A dalam setiap setengah cangkir bayam rebus. Sayuran ini juga tinggi akan serat dan memiliki kandungan zat besi yang sangat bagus untuk tubuh. Selain dibuat sop, Bunda juga bisa mengkreasikannya ke menu lain.

  1. Melon

Jenis buah-buahan yang sangat direkomendasikan untuk si kecil karena kandungan vitamin A yang tinggi adalah melon. Selain mengandung vitamin A, melan juga memiliki sumber antioksidan vitamin C yang dapat membantu meningkatkan kekebalan tubuh sehingga anak terlindung dari bahaya penyakit.Anak kurang vitamin A memang menimbulkan kekhawatiran tersendiri. Apalagi jika tidak diatasi dengan tercukupinya gizi yang baik pada anak. Oleh karena itu, lengkapi menu sehari-hari mereka dengan jenis makanan di atas.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.


Parenting

Anak Jadi Korban Bullying, Ini Cara Menghadapinya

mengatasi-bullying

Orang tua manapun akan sakit hati jika mengetahui anaknya menjadi korban bullying atau perundungan. Sedih, marah, bingung, campur aduk rasanya. Namun, sebagai orang tua, Kelasiana harus menguatkan anak.   

“Korban bullying tak hanya menderita secara fisik tetapi juga mengalami gangguan psikologis yang bisa mengakibatkan pengalaman traumatis,” kata Irma Gustiana A, M.Psi, Founder Ruang Tumbuh Pusat Konsultasi Psikologi, Terapi dan Pengembangan Diri. 

Disebutkannya, akibat yang ditimbulkan bisa berdampak anak menjadi menarik diri, minder, merasa dikucilkan, kehilangan selera makan, kehilangan motivasi, depresi, sampai ingin bunuh diri.  Lantas, harus bagaimana orang tua ketika anak menjadi korban bullying?

Irma menyebutkan sejumlah langkah yang harus dilakukan orang tua, sebagai berikut: 

1. Ajarkan anak untuk asertif atau berani membela dirinya. Misalnya dengan mengatakan: “Stop jangan ganggu saya.” 

2. Ajarkan anak segera berteriak ketika ia diancam, agar bisa dibantu oleh orang lain yang ada disekitarnya. 

3. Ajarkan anak untuk tidak peduli jika ia diejek dan segera pergi dari tempat tersebut. 

4. Pada anak-anak balita dan usia sekolah, kegiatan bercerita dengan cara mendongeng dapat dijadikan media edukasi bagi anak.

Sementara untuk anak remaja sampai dengan mahasiswa, kegiatan diskusi antara orang tua dan anak dapat dilakukan untuk memberikan informasi mengenai bullying. 

5. Ajari anak teknik bela diri untuk mempertahankan haknya. Namun, berikan pemahaman pada anak, bahwa apa yang mereka pelajari hanya digunakan dalam keadaan mendesak, yakni ketika mereka terancam keselamatannya.   

Hindari mengajari anak balas dendam, karena dengan demikian, secara tidak langsung orang tua malah mengajari anak untuk menjadi pelaku bullying.  

6. Lakukan pendekatan personal kepada anak, agar mereka selalu bersikap terbuka pada orang tua. 

Dengan cara-cara tersebut, Kelasiana memastikan anak-anak aman dari lingkungan yang melakukan bullying. Selain itu, juga memberi tahu anak apa yang harus dilakukan bila mendapat perlakuan tidak menyenangkan.  

 “Selalu hadir untuk anak saat dibutuhkan dan berikan banyak cinta yang bisa membuatnya selalu percaya diri menghadapi hari-harinya,” pesan Irma.  

Jika Kelasiana punya banyak pertanyaan seputar bullying, ada kelas online di Kelasin.com dengan tema ‘Mencegah  agar Anak Tidak Menjadi Korban Bullying’.   

Di sini, semua dibahas lengkap dan Kelasiana bisa curhat langsung sama ahlinya. Yuk, ikutan kelasnya. Gratis!

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.


Parenting

Sumber Gizi yang Praktis dan Higienis untuk Nutrisi Keluarga Saat New Normal

Sebuah informasi penting untuk ayah dan bunda, Crystal of the Sea baru-baru inin mengumumkan komitmennya untuk memenuhi permintaan produk ikan teri yang terus meningkat di market Indonesia, khususnya di masa new normal. Bubuk ikan teri Crystal of the Sea mengandung berbagai gizi yang dibutuhkan untuk pertumbuhan anak, menambah selera makan anak, dan memenuhi kebutuhan gizi seluruh anggota keluarga agar tubuh senantiasa sehat. Dengan shelf-life (masa simpan) yang panjang sampai 2 tahun, bubuk teri ini adalah salah satu sumber gizi yang ideal, praktis, dan aman bagi seluruh anggota keluarga bun.

Bahan utama bubuk ikan teri Crystal of the Sea adalah murni 100 persen ikan teri yang sudah menjadi makanan pokok masyarakat Indonesia dan populasinya melimpah di perairan Indonesia. Kekayaan gizi ikan teri sudah tak terbantahkan lagi. Meski bentuknya mungil-mungil, manfaat ikan teri bagi kesehatan tak sekecil ukurannya. Ikan teri mengandung Omega-3, Protein dan Kalsium, yang baik untuk pertumbuhan otak dan tulang. Di setiap satu sendok teh (4 gram) bubuk teri Crystal of the Sea terkandung 202mg Omega-3, 3g Protein dan 74mg Kalsium yang dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi harian yang dibutuhkan tubuh kita.

Bunda juga tentu sudah tahu kan, kalau Omega-3 bagus untuk perkembangan otak bagi anak-anak dan kesehatan jantung bagi orang dewasa. Asam lemak ini tidak bisa diproduksi oleh tubuh secara alami, melainkan dari makanan dan ikan adalah sumber Omega-3 yang terbesar. Adapun Kalsium yang tinggi akan membantu pembentukan dan mempertahankan kepadatan tulang dan gigi. 

“Pada masa new normal ini, kualitas dan keamanan makanan sangatlah penting untuk menjaga dan bahkan meningkatkan kesehatan seluruh anggota keluarga. Crystal of the Sea diciptakan untuk keluarga yang membutuhkan produk makanan yang praktis, sehat, dan berkualitas tinggi, serta dipastikan bebas bahan pengawet dan impurities,” tutur Kenji Kusuma, General Manager Crystal of the Sea. “Demand terhadap ikan teri di Indonesia terus meningkat dari tahun ke tahun, di sinilah Crystal of the Sea hadir untuk membangun kepercayaan konsumen dengan selalu memperhatikan aspek kesehatan dan keamanan pangan. Kami ingin memberikan yang terbaik untuk seluruh keluarga di Indonesia, sebab ini adalah produk yang memakai bahan baku dari perairan Indonesia, diproduksi oleh orang Indonesia untuk masyarakat Indonesia.”

Sebagai informasi untuk bunda, Crystal of the Sea yang diproduksi oleh PT. Urchindize Indonesia adalah bubuk ikan pertama yang mendapat sertifikasi Badan POM. Produk ini dilahirkan dari proses produksi berstandar internasional untuk menjamin produk yang bersih dan aman untuk dikonsumsi. Crystal of the Sea juga dijamin bebas bahan pengawet, seperti formalin, maupun pemutih, sehingga mengeliminasi kekhawatiran dan keraguan konsumen akan keamanan produk ikan teri.

Dengan quality control yang sangat ketat, produk Crystal of the Sea sangat aman dan sehat untuk dikonsumsi oleh seluruh anggota keluarga, terutama anak-anak. Penyajiannya sangat mudah, bubuk teri ini bisa langsung ditambahkan ke dalam masakan sebagai perasa alami, atau ditaburkan di makanan yang siap disantap, untuk mendapatkan manfaatnya.

Crystal of the Sea adalah pilihan yang tepat bagi yang membutuhkan nutrisi yang lengkap untuk menjaga maupun meningkatkan kesehatan anak dan seluruh anggota keluarga di masa new normal ini.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.


Parenting

Bunda Mesti Tahu, Inilah Dampak Negatif Buruknya Pola Asuh bagi Si Kecil

Pola asuh memiliki peranan yang sangat penting dalam pembentukan kepribadian seseorang. Terutama saat masih anak-anak, pola asuh akan ikut menentukan kepribadian dan karakter seseorang saat dia dewasa nantinya. Untuk itulah, para orangtua hendaknya memperhatikan pola asuh yang selama ini diterapkan kepada anak-anaknya karena salah dalam memberikan pengasuhan akan berdampak buruk bagi pertumbuhan anak.

Secara umum ada dua macam dampak dari buruknya pola asuh, yaitu dampak untuk perkembangan kepribadian anak serta pertumbuhan fisiknya.

Dampak bagi Perkembangan Kepribadian Anak

chinh-le-duc-132753-unsplash (1)

Pola asuh yang baik akan menjadikan anak memiliki kepribadian yang baik, dan pola asuh yang buruk menyebabkan anak memiliki kepribadian yang buruk. untuk lebih jelasnya, di bawah ini adalah dampak yang mungkin terjadi pada anak akibat kesalahan pola asuh:

  • Keterlambatan dalam berpikir dewasa

Seorang anak yang mendapat pola asuh yang tidak tepat cenderung akan berdampak pada keterlambatannya untuk berpikir dewasa. Tentu ini menjadi sebuah hambatan yang harus segera diselesaikan karena kedewasaan sangat penting dalam kehidupan ini.

  • Takut dalam mengambil keputusan

Dampak berikutnya akibat dari pola asuh yang salah adalah akan menyebabkan anak tidak berani untuk mengambil keputusan sendiri. Biasanya hal itu disebabkan karena anak terlalu dimanja sehingga akan ada rasa takut saat dia harus menanggung resiko dari apa yang diperbuatnya.

  • Emosi yang kurang matang

Kematangan emosi merupakan salah satu aspek yang harus dimiliki oleh setiap manusia. Seseorang yang memiliki kematangan emosi akan cenderung tenang dan bisa menghadapi segala sesuatunya sendiri. namun berbeda dengan anak yang mengalami pola asuh yang salah. Dia akan cenderung takut untuk mengambil keputusan, penakut, ataupun mudah marah. Ini semua akibat dari pola asuh yang salah.

  • Cenderung minder ketika bergaul dengan teman-temannya

Bergaul merupakan kebutuhan setiap manusia. Semakin tinggi rasa percaya diri yang dimiliki oleh seseorang, maka pergaulannya pun akan semakin luas. Namun hal ini berbeda dengan mereka yang salah memperoleh pengasuhan. Dia akan cenderung minder untuk bergaul dengan teman-temannya. Akibatnya hubungan dengan teman-temannya pun menjadi kurang baik.

  • Kurang mengenal nilai-nilai kebaikan

Seharusnya nilai-nilai kebaikan seperti suka menolong, suka membantu, ramah, dan lain sebagainya bisa dikenalkan sejak usia dini. Namun karena adanya pola asuh yang diterapkan menjadikan setiap anak tidak memiliki kemampuan tersebut sejak masih kecil.

Dari kelima poin yang sudah dijelaskan di atas, intinya adalah anak yang mengalami pola asuh yang buruk akan mengalami keterlambatan dalam segi perkembangan kepribadiannya.

Dampak bagi Pertumbuhan Fisik Anak

pexels-photo-262103 (1)

Selain berdampak bagi perkembangan atau secara psikologis, pola asuh yang buruk juga berdampak pada pertumbuhannya secara fisik. Di bawah ini adalah beberapa dampak salah pola asuh bagi perkembangan anak:

  • Menyebabkan obesitas

Secara sekilas obesitas disebabkan oleh hormon yang ada di dalam tubuh. Tapi jika diperhatikan lagi, maka hal itu disebabkan oleh orangtua yang kurang cukup memberikan pengetahuan tentang penyebab dan cara mengatasi obesitas tersebut.

  • Bisa juga berimbas pada fisik anak yang jadi terlalu kurus

Berbeda dengan obesitas yang memiliki tubuh terlalu gemuk, terlalu kurus pun bisa disebabkan karena kurangnya perhatian orang tua dalam mengontrol waktu anak. Akibatnya anak tak cukup makan dan kurang istirahat. Kondisi ini jelas akan berpengaruh pada fisik anak.

  • Penampilan anak terlihat buruk

Orangtua perlu memberikan pengetahuan terhadap anak tentang cara-cara untuk bisa tampil dengan baik. Padahal, orangtua sudah seharusnya memberikan masukan pada anak agar dia bisa berpenampilan semestinya

  • Dan yang terakhir, anak kerap sakit-sakitan

Anak yang sering mengalami sakit bisa jadi karena kurangnya kontrol dari orangtuanya. Orangtua tidak mengetahui seberapa besar nutrisi yang dibutuhkan oleh anak sehingga kadang dosisnya kurang atau melebihi dosis yang telah ditetapkan.

Nah, ternyata ada banyak sekali akibat yang ditimbulkan dari pola asuh yang salah ya, Bun. Untuk itulah, sebagai orangtua kita harus memperhatikan setiap pertumbuhan dan perkembangan anak-anak kita.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Most Share

To Top