Parenting

Bermain Menghancurkan Juga Bermanfaat untuk Anak, Lho

bermain merusak

Pernahkah Bunda bermain membuat sesuatu bersama anak, tetapi setelah jadi malah dihancurkan si kecil? Jangan buru-buru kesal atau khawatir ada perilaku merusak dalam diri anak ya, Bun. Permainan menghancurkan ada manfaatnya lho bagi tumbuh kembang mereka.

Destructive play atau bermain menghancurkan biasanya dilakukan di masa-masa awal usia kanak-kanak. Bagi anak-anak berusia muda, kegiatan menghancurkan sesuatu adalah permainan yang menarik dan menyenangkan. Jadi, tidak perlu bergegas melarang si kecil yang hendak menghancurkan bangunan yang telah dibuatnya ya, Bun.

Nah, berikut ini manfaat bermain menghancurkan bagi anak yang perlu kita pahami bersama.

  1. Meningkatkan Rasa Ingin Tahu

Ada banyak cara untuk belajar, tak terkecuali melalui bermain menghancurkan. Sering kali manusia dewasa pun merusak atau menghancurkan sesuatu untuk mencari tahu cara kerja suatu benda.

Anak-anak bisa jadi mencabuti tanaman bunga di kebun karena ingin tahu bagian tanaman seperti apa yang ada di dalam tanah. Bagi si kecil, kegiatan merusak juga bisa jadi sarana mengeksplorasi kemampuannya. Dengan mencabut tanaman, mereka jadi tahu kekuatan yang dibutuhkan untuk mencabut tanaman tertentu. Sementara itu beberapa tanaman lain sangat kuat, sehingga mereka tidak bisa mencabutnya.

Bahkan menyobek kertas, sekilas terlihat menyebalkan bukan? Namun, para bayi bersenang-senang dengan kegiatan itu. Wah, mereka jadi tahu bahwa tangannya tak hanya bisa digunakan untuk memegang, tetapi juga merobek.

Memahami bermain merusak yang dilakukan anak/ Foto: Canva
  1. Belajar Sebab Akibat

Melalui permainan merusak, anak-anak akan melihat suatu benda berubah bentuknya atau penampakannya. Dari kegiatan itu, mereka belajar tentang sebab akibat. Demikian disampaikan seorang edukator, Meghan Fitzgerald. Misalnya, menara balok akan hancur jika dilempar bola, dan sebaliknya tidak akan roboh bila dilepah sehelai tisu.

Ketika ada anak yang menumpahkan sabun mandi di ember, bisa jadi dia ingin tahu seberapa banyak sabun yang dibutuhkan untuk membuat gelembung. Pun ketika si kecil merobek kertas, mereka akan belajar cara efektif merobek kertas tertentu. Seperti kita tahu, tidak semua kerta bisa dirobek dengan mudah.

  1. Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus

Di balik bermain menghancurkan yang terkadang bikin para ibu gemas dan kesal, ternyata justru bisa mengasah kemampuan motorik halus si kecil. Memegang, mengambil benda, merobek, menarik, dan mencabut adalah kegiatan-kegiatan yang bisa meningkatkan kemampuan motorik halus.

Kelak, kemampuan ini akan mendukung keterampilan lainnya, seperti menulis, menggunting, serta membuka botol. Hal-hal sederhana itu adalah caranya belajar untuk lebih mahir menjalani kehidupan di masa mendatang.

Hal-hal yang Perlu Dilakukan Saat Anak Bermain Menghancurkan

Memahami bermain merusak yang dilakukan anak/ Foto: Canva

Alih-alih berkata, “Kok dihancurkan sih? Kan Bunda sudah susah payah bikin menara baloknya,” lebih baik bilang, “Wah, kamu ingin tahu ya cara menjatuhkan menara balok? Ayo kita bikin lagi.”

Di atas kertas mudah ya, Bun. Nyatanya memang tidak semudah itu. Kadang kesal datang tanpa diharapkan. Jangan buru-buru marah, lebih baik tarik napas panjang, agar yang datang ke pikiran adalah hal-hal positif. Ingat, Bun, anak nggak bermaksud bikin kita kesal. Mereka hanya sedang belajar.

Ini dia beberapa hal yang perlu kita lakukan saat anak bermain menghancurkan:

  1. Membuat Area Aman

Untuk menghindari hal yang membahayakan, sebaiknya membuat area aman untuk bermain bagi anak. Dalam hal ini, termasuk benda-benda yang digunakan untuk bermain. Misal ya untuk anak usia muda, sebaiknya kita jauhkan benda-benda yang terbuat dari kaca karena bisa membahayakan saat dihancurkan.

  1. Tunjukkan Antusiasme

Saat anak bermain menghancurkan, jangan bereaksi negatif. Sebaliknya, yuk tunjukkan antusiasme kita atas tingkahnya. Jika anak merasa aman dalam mengeksplorasi lingkungan dan perasaannya, mereka akan lebih banyak belajar. Namun, jika kita merespons dengan amarah, anak akan mengasosiakan emosi negatif dengan hal yang tak diinginkannya.

  1. Ikut Bermain

Yuk ikut bersenang-senang bermain menghancurkan bersama anak. Ikuti saja yang dilakukan anak, hal itu cukup mendongkrak rasa percaya dirinya.

Kita bisa mengarahkan anak untuk mencoba hal-hal baru. Misalnya dengan menaruh lebih banyak kotak pada menara yang dibangun. Bisa juga dengan meletakkan alas di bawah menara kotak. Anak bisa diajak mengeksplorasi apa yang terjadi dengan perubahan-perubahan yang ada.

Perilaku merusak ini dilakukan di awal-awal masa kanak-kanak saja. Jika usia anak sudah lebih besar dan mampu berkomunikasi dengan baik, tetapi selalu merusak semua hal, ada baiknya berkonsultasi dengan pakar tumbuh kembang anak.

Nah, sekarang Bunda sudah lebih memahami bermain merusak yang dilakukan si kecil. Semoga informasi ini bermanfaat dan membuat Bunda semakin memahami perilaku anak.

Referensi:

Tinkergarten. Why the Power of Destruction Is Really Good For Kids. https://tinkergarten.com/blog/why-destroying-stuff-is-good-for-our-kids diakses pada 9 Juni 2021.

Playful Childhoods. How to deal with construction and destruction play. https://www.playfulchildhoods.wales/how-to-deal-with-construction-and-destruction-play diakses pada 9 Juni 2021.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.


Parenting

Langkah Mudah Edukasi Lewat Lagu-lagu Anak

Pembentukan tumbuh kembang si kecil haruslah sejak dini. Banyak media bisa digunakan oleh para orang tua, misalnya edukasi lewat lagu-lagu anak. Ada banyak musik khusus si kecil yang berisikan lirik edukasi, namun di tengah perkembangan zaman terkadang hal tersebut justru tergerus oleh musik lain.

Cara Memilih Media Belajar dan Edukasi Lewat Lagu-lagu Anak

Sebagai orang tua pastinya tidak ingin jika anak mendapatkan tontonan kurang mendidik selama masa tumbuh kembangnya. Lagu-lagu khusus si kecil saja sekarang juga harus diseleksi dengan ketat agar janga sampai ia mengenal kata-kata kurang bagus bahkan saat usianya belum mencukupi.

1. Punya Tema yang Dekat dengan Rutinitas Anak-Anak

Pertama usahakan memilih lagu yang punya tema seputar rutinitas yang dekat dengan kesehatian anak. Hal ini untuk membuat si kecil mudah memahami isi lagunya, saat menyanyikan pun, ia akan riang gembira. Tidak perlu harus pakai bahasa Inggris atau bahasa lainnya, sesuaikan dengan kemampuannya dulu saja ya Bun. 

Topik sederhana yang lekat dengan kesehariannya tersebut bisa beruba adab makan, tata krama dengan orang lebih tua, atau hanya soal kesehariannya bermain saja. Biasanya lagu anak-anak punya lirik ringan juga tidak terlalu panjang. Sehingga memudahkan lirik tersebut lekat dalam kepala.

2. Kata-kata yang Terkandung di Dalamnya Bersih dari Kontradiksi 

Selain punya melodi yang energik dan menyenangkan, lagu anak-anak juga harus bersih dari kata-kata kontradiksi atau sepatutnya tidak ada dalam lagu tersebut. Sebelum diperdengarkan ke anak, orang tua bisa mencari tahu liriknya terlebih dahulu lewat situs internet misalnya Google.

Sekarang ini memantau lagu-lagu anak juga wajib dilakukan. Pantau secara ketat untuk memastikan semua bersih, tidak kasar maupun vulgar. Jika sampai ada yang lolos maka anak bisa menirukan konotasi negatif di kemudian hari, walau tanpa disadari oleh orang tua hingga akhirnya jadi kebiasaan

3. Lirik Lagu Banyak Berupa Ajakan 

Lagu anak-anak juga bisa dijadikan cara untuk mengajak anak-anak dalam melakukan sebuah kebaikan. Sangat menyenangkan apabila anak kenal lewat musik dan lirik enegic. Selain itu biasanya si kecil juga tidak merasa ditekan ketika ada ajakan melalui lagu, rasanya seperti sedang bermain saja.

Namun terkadang ada beberapa anak yang tidak paham jika itu adalah kalimat ajakan. Jika seperti ini maka orang tua harus mempraktekkannya dalam kehidupan sehari-hari. Dengan begitu anak lebih terbiasa dalam berbuat positif karena sudah ada contoh dari orang terdekatnya.

4. Pilih Lagu yang Ada Videonya 

Jika memungkinkan maka pilihlah lagu anak yang dikemas dalam visual atraktif. Lagu dalam video biasanya memang lebih menarik perhatian si kecil. Apalagi video musik anak biasanya banyak warna-warna cerah, juga ritme ceria sehingga membuat semangat siapapun yang mendengarnya.

Ditambah lagi biasanya juga ada karakter animasi menggemaskan. Semarak warna dari video tersebut akan menstimulasi kepekaan indera dari si kecil. Lagu anak semacam ini biasanya tidak membuat bosan, cocok sekali digunakan sebagai metode membuat anak fokus mendengarkan lagu tersebut.

5. Pilih Lagu yang Punya Gerakan Sederhananya Sehingga Bisa Ditirukan

Di usia yang masih kekanakan biasanya anak adalah peniru yang ulung. Gerakan aktif mereka juga bisa menstimulasi agar badan mereka selalu bergerak, tidak hanya berdiam diri menonton gadget saja. Namun untuk alasan keamanan tentu saja orang tua harus memberikan pengawasan juga. 

Dengan adanya gerakan sederhana dalam lagu si kecil juga bisa menirunya sambil menikmati musik tersebut. Sekarang ini cari lagu asik dan ceria khusus anak-anak memang agak susah, namun masih banyak stock jika menggunakan edisi bahasa Inggris, tidak ada salahnya mencoba sebagai edukasi.

Rekomendasi Berbagai Macam Lagu-lagu Anak Ceria dan Menyenangkan

Memberikan edukasi kepada anak tidak melulu harus membacakan buku saja, banyak cara lain bisa dicoba misalnya mendengarkan lagu-lagu anak. Namun karena sekarang ini terkadang lagu anak saja sudah ada lirik dewasa, para orang tua harus menyediakan filter yang cukup ketat.

1. Lagu If You’re Happy 

Bunda ingin memperkenalkan bahasa inggris dasar kepada si kecil? bisa gunakan lagu dari If You’re happy saja. Dengan ritme ceria dan lirik sederhana mudah dicerna dan dinyanyikan oleh anak. Lagu ini sebenarnya sudah lama ada, namun masih terus bergulir dan digunakan sampai sekarang. 

Lagu If You’re happy berisi cara mengungkapkan perasaan lewat gerakan. Misalnya senang, sedih, marah dan semacamnya. Tidak hanya berisi lirik saja, tapi juga ada edisi video animasi agar membuat anak semakin tertarik menontonnya. Ikutlah menari ketika mereka sedang menggerakkan tubuhnya.

2. Lagu Dua Mata Saya 

Siapa bilang Indonesia tidak punya lagu anak-anak ? Dua mata saya bisa menjadi rekomendasi lagu yang edukatif bagi si kecil. Pasalnya di dalamnya ada pengenalan anggota tubuh sehingga ketika dinyanyikan oleh anak secara tidak langsung ia sedang belajar tentang anatomi tubuh. 

Lagu dua mata saya sebenarnya juga bukan lagu baru, sudah lama namun masih tetap terasa pantas dan sangat layak dinyanyikan oleh anak-anak. Liriknya ringan, musik ceria merupakan perpaduan yang pas untuk media edukasi anak-anak. Tidak salah jika menjadikannya lagu favorit sehari-hari untuk anak.

Itulah beberapa cara yang bisa orang tua lakukan untuk memilih lagu anak-anak. Kebaikan tumbuh kembang anak memang harus menjadi perhatian khusus, jangan sampai kecolongan dan akhirnya jadi boomerang di kemudian harinya. Selektif dan selalu terbuka dengan kemajuan teknologi jadi kuncinya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.


Mom Life

Konsumsi Makanan Penambah ASI Agar Stamina Bunda Tetap Terjaga

Masa-masa menyusui bisa jadi adalah saat paling menyenangkan. Jarang ada pantangan khusus untuk orang yang sedang menyusui. Nah, agar air ASI tetap lancar, ada beberapa makanan penambah ASI bisa Anda coba. Beberapa diantaranya mudah ditemukan di lingkungan sekitar, tidak perlu sibuk mencarinya.

Rekomendasi Makanan Penambah ASI 

Ketika bayi lahir ke dunia, makanan sumber energi yang paling dibutuhkan adalah ASI. Terkadang karena jam tidur yang berantakan, rutinitas baru super sibuk membuat bunda jadi stress dan kelelahan, hingga akhirnya berdampak pada kurangnya ASI. 

Oleh karena itu coba konsumsi rekomendasi makanan berikut:

1. Daun Katuk 

Pasti sudah tidak asing lagi ketika ASI sedang tidak lancar kemudian orang tua memberi tahu untuk gunakan daun katuk saja. Ternyata wejangan ini benar adanya, khasiatnya memang bagus untuk ibu yang sedang menyusui. Terdapat kandungan protein bisa menambah produksi ASI agar semakin lancar.

Saat sedang dalam fase menyusui, setidaknya butuh protein 20 gram lebih banyak dari hari-hari biasa. Oleh karena itu rajin-rajinlah makan sayur daun katuk supaya produksi ASI mencukupi untuk si kecil. Setidaknya setiap hari dalam kondisi menyusui Anda membutuhkan 60 gram protein supaya tetap segar.

2. Oatmeal 

Siapa bilang jika oatmeal hanya digunakan sebagai makanan pengganti nasi saja. Ternyata havermout atau oatmeal juga bisa digunakan untuk menambah produksi ASI selama fase menyusui. Jika memakannya secara rutin maka perasaan akan jadi rileks dan tenang, terhindar dari stress parah. 

Hormon oxytocin yang memunculkan perasaan tenang dan relaks inilah akan membuat produksi ASI ibu hamil semakin meningkat. Selain itu oatmeal juga bermanfaat untuk menjaga tekanan darah agar tetap stabil walaupun sering begadang, mengurangi kolestrol agar tidak mudah naik dan berakibat fatal.

3. Buah Pepaya 

Kemudian ada buah pepaya yang punya sejuta khasiat untuk kesehatan tubuh. Kandungan vitamin A, vitamin C juga berbagai nutrisi lainnya seperti kalium, mineral, asam folat bisa membantu suplai protein lebih banyak ke dalam tubuh. Sehingga nantinya juga akan berimbas pada produksi ASI .

Selain itu buah pepaya juga mengandung banyak cairan yang bagus untuk mencukupi kebutuhan dalam tubuh untuk produksi ASI. Cara konsumsinya bermacam-macam, bisa langsung dimakan saja ketika buahnya sudah  ranum, atau jadikan jus dan masukkan ke lemari pendingin agar terasa lebih segar.

4. Sup Daging

Tidak hanya buah-buahan atau sayuran hijau saja bisa digunakan untuk membantu produksi ASI semakin lancar. Nyatanya sup daging ayam atau ikan juga mampu menambah protein untuk tubuh. Selain hangat dan segar, di dalamnya juga sudah ada beragam sayuran dapat memberi vitamin penambah tenaga.

Untuk ibu yang sedang dalam keadaan menyusui sebaiknya buat sup daging dengan campuran bumbu secukupnya saja. Jangan tambahkan terlalu banyak micin karena tidak terlalu bagus untuk kesehatan ibu dan si kecil. Cukup gunakan garam dapur atau kaldu jamur saja yang komposisinya lebih aman.

5. Buah Alpukat 

Selanjutnya ada buah alpukat yang bisa Anda konsumsi untuk menambah energi ketika sedang masa menyusui. Asam lemak omega 3, 6, serta 9-nya dapat membantu menghasilkan ASI yang lancar bagi si kecil. Selain itu ada kandungan folat juga vitamin yang baik untuk perkembangan bayi. 

Buah alpukat sendiri rasanya sudah sangat segar, apalagi jika cara penyajiannya di jus dan diamkan beberapa saat dalam lemari pendingin. Selain enak ternyata buah satu ini juga bisa membantu menjaga kadar gula darah dalam tubuh supaya tetap seimbang dan terhindar dari resiko penyakit kolesterol.

6. Buah Pisang 

Pisang merupakan buah yang disukai hampir semua orang. Rasa manisnya sesuai jika dikombinasikan dengan olahan makanan manis apa saja.  Selain itu buah satu ini juga punya efek mengenyangkan sehingga cocok untuk ibu menyusui yang butuh tambahan energi namun tidak mau badan melar.

Pisang mengandung kalori tinggi yang bisa membantu mengatasi rasa lapar, juga ada kandungan asam folat sehingga bisa membuat pertumbuhan si kecil semakin baik. Bunda bisa makan pisang sambil menyusui agar tidak terus merasa lapar karena kenyang lebih lama juga. 

7. Blueberry 

Blueberry dikenal sebagai buah yang kaya akan antioksidan. Baik untuk kesehatan kulit wajah, membantu proses diet atau pengurangan berat badan semakin lancar. Namun selain itu ternyata blueberry juga bisa digunakan sebagai makanan penambah energi ketika bunda sedang menyusui. 

Ada banyak kandungan vitamin A, K, serta kalsium juga potasiym yang baik untuk energi Bunda. Meregenerasi kulit mati secepat mungkin agar bunda tetap terlihat segar bugar walaupun sedang lelah-lelahnya akibat jam tidur yang berantakan. Sebab menyusui butuh perasaan bahagia agar ASI lancar.

8. Buah Mangga

Terakhir adalah buah mangga. Dibalik rasa manis segarnya ternyata mangga juga bisa digunakan sebagai makanan penambah energi ketika sedang menyusui. Mangga kaya akan antioksidan yang baik untuk kulit juga mengisi kembali kebutuhan nutrisi dari ibu. 

Selain itu mangga juga mengandung kalium yang baik untuk ibu menyusui. Nantinya nutrisi ini juga akan mengalir ke tubuh si kecil melalui air ASI. Usahakan pilih buah yang matang dan tidak terasa masam sekali. Takutnya nanti berimbas pada pencernaan buah hati. Berbagai bentuk makanan penambah ASI tadi sudah terbukti khasiatnya, bukan hanya omongan belaka saja. Masa menyusui bisa dibilang merupakan waktu yang berharga, jangan sampai melewatkannya dengan perasaan kurang menyenangkan. Buatlah perasaan bahagia dan senyaman mungkin.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.


Parenting

Bayi Tidak Mau Menyusu! Ada yang Salah dengan ASI ?

Masa menyusui merupakan waktu berharga untuk membangun komunikasi antara ibu dan anak. Namun terkadang akan ada kendala di pertengahan prosesnya. Misalnya saja bayi tidak mau menyusu sehingga membuatnya rewel sepanjang hari. Daripada bingung cobalah kenali penyebab dari kejadian tersebut.

Kenali Penyebab Bayi Tidak Mau Menyusu

Sebagai ibu yang baru melahirkan anak pertama, tentu saja bingung jika ternyata bayinya tidak mau menyusu. Kondisi ini terkadang membuat para ibu stres, apalagi ditambah suami tidak memberikan support moril. Namun alih-alih bersedih, lebih baik ketahui penyebab dan solusi agar bayi mau menyusu

1. Adanya Perubahan pada Rasa ASI 

Hal pertama yang biasanya menyebabkan bayi enggan meminum ASI dari ibunya adalah adanya perubahan rasa. Bisa jadi perubahan hormon sedang terjadi pada ibu sehingga membuat rasa pada ASI berubah menjadi pahit dan sulit diterima si kecil. Bisa juga ada faktor penyebab lainnya.

Tidak jarang rasa ASI juga berubah menjadi asin sehingga mengakibatkan si kecil enggan meminumnya. Hal tersebut dikarenakan kadar natrium dari tubuh ibu jumlahnya lebih rendah dibanding biasanya. Perubahan rasa inilah yang bisa memicu bayi enggan minum ASI, bahkan menangis menolaknya.

2. Pasca Imunisasi 

Selanjutnya bayi terkadang enggan minum ASI sesudah suntikan imunisasi. Bekas yang masih meninggalkan rasa sakit tersebut memang memberikan efek tidak nyaman pada si kecil. Itulah sebabnya mengapa banyak anak rewel pasca dilakukan suntikan imunisasi ke badannya. Hal ini jelas berpengaruh.

Rasa tidak nyaman ini juga akan membuatnya rewel seharian. Menangis bahkan enggan menyusu pada ibunya. Jika sudah terjadi demikian tidak ada cara selain memaksanya pelan-pelan. Bentuk penolakan si kecil biasanya adalah menggigit puting payudara, serta tidak mau menempelkan bibirnya ke payudara.

3. ASI Mengalir Terlalu Deras

Kelebihan ASI juga bisa jadi penyebab bayi enggan menyusu loh Bun. ASI yang mengalir begitu deras tentu akan membuatnya menjadi tidak nyaman, sulit menelan hingga akhirnya mogok. Jika menemui kondisi seperti ini maka jangan memaksa si kecil untuk menyesap susu langsung dari payudaranya. 

Solusinya adalah dengan memompanya perlahan dan diletakkan ke dalam wadah khusus ASI. Selanjutnya bisa diberikan kepada si kecil lewat dot dulu, menunggu sampai volumenya tidak terlalu deras lagi. Ingat ya bun jangan memaksakan karena bisa mengakibatkan si kecil tersedak. 

4. Si Kecil Mengalami Stress atau Mengalami Gangguan 

Ternyata perubahan emosional pada bayi yang berujung pada stress juga bisa membuatnya jadi malas menyusu. Biasanya ia mengalami gangguan tertentu, misal adanya perubahan cuaca dan waktu sehingga membuatnya harus beradaptasi dengan lingkungan baru/habis melakukan perjalanan jauh.

Akibatnya bayi akan memberikan banyak bentuk reaksi misalnya saja mogok menyusu dalam kurun waktu 2 sampai 6 hari. Lebih parah lagi ia selalu menggigit puting ibunya tanda merasa takut atau malas. Jika sampai terjadi hal demikian cobalah untuk tetap tenang dan alihkan perhatiannya saat menyusu.

5. Volume ASI berkurang 

Volume terlalu deras tidak bagus, ternyata berkurang juga sama. Kondisi ini dinamai dengan Nursing Strike atau ASI tidak diproduksi dalam jumlah yang banyak. Keadaan ini tidak lebih baik dari sebelumnya, si kecil akan memberikan reaksi penolakan kepada bunda agar tidak menyodorkannya puting ASI.

Kondisi Nursing Strike ini akan membuat bayi stress, penyebabnya adalah saat ia menghisap air susu justru tidak kunjung keluar dari puting. Jelas saja ini membuatnya stress, marah, serta frustasi dan tidak malas untuk menyusu lagi. Ibu harus peka jika mengalami kondisi demikian agar bisa segera mengatasi.

6. Aroma Tubuh Bunda yang Berbeda 

Si kecil memang sangat peka terhadap sesuatu di sekitarnya, termasuk aroma tubuh dari ibu. Bahkan ia juga tahu kalau sang ibu sudah mengganti produk seperti parfum, sabun, juga deodorant. Walaupun Bunda suka namun jika buah hati merasa kurang nyaman sebaiknya tinggalkan dulu selama di fase menyusui. 

Sebab perubahan aroma ini juga sangat tidak disukai oleh si kecil. Ketika mereka menyadari adanya perubahan wangi ini maka jadi malas untuk menyusu. Biasanya untuk memberikan kode rasa tidak suka bayi akan menggigit puting atau menangis guna menghindari payudara ibunya sendiri. 

7. Sariawan pada Bayi 

Bayi malas menyusu pada ibunya bisa jadi sedang merasa sariawan ya Bunda. Sebenarnya ini merupakan hal umum yang bisa saja terjadi, namun terkadang orang tua tidak menyadarinya. Bila melihat adanya bercak putih pada lidah atau mulut adalah pertanda jika si kecil sedang tidak dalam kondisi nyaman.

Bercak putih ini biasanya punya tekstur kasar dan bisa berdarah juga ketika melakukan pergerakan di area tersebut. Hal ini tentu membuat bayi merasa kesakitan dan merasa tidak nyaman dengan hal tersebut. Saat sadar atas gangguan tersebut orang tua harus segera mengatasinya.

8. Adanya Rasa Nyeri Karena Infeksi 

Terakhir, penyebab bayi tidak mau menyusu mungkin saja adalah rasa nyeri karena infeksi di salah satu pancaindranya. Biasanya telinga merupakan salah satu bagian sering merasa sakit. Jika sudah begini mereka pasti rewel dan tidak mau menyusu. Gerakan mengisap justru akan menyakiti Bunda. 

Selain rasa nyeri karena infeksi telinga bisa juga si kecil merasa tidak nyaman karena akan tumbuh gigi. Jika memang yang terjadi demikian solusinya hanya banyak-banyak sabar saja. Sebab tumbuh gigi merupakan siklus alami.

Nah sekarang sudah tahu ya Bunda beberapa indikasi penyebab dari enggannya si kecil menyusu. Prose menyusui adalah salah satu kegiatan paling berkesan selama masa pertumbuhan bayi. Cobalah bersabar walaupun banyak hambatannya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Most Share

To Top