Parenting

Berbagi itu Perlu Diajarkan Sejak Dini. Ini 7 Cara Mengajarkan Anak Berbagi

Anda, para orangtua pastilah tahu bahwa anak-anak memiliki kesulitan dalam membagi benda, barang atau mainan yang mereka miliki. Namun, tak usah khawatir dengan hal tersebut. Itu adalah perilaku yang normal dan wajar di usianya yang masih kecil. selain itu, hal tersebut pun termasuk kedalam tahapan perkembangan tumbuh kembangnya. Lalu apa yang harus Anda lakukan agar si kecil mempunyai sikap murah hati dan mau berbagi? Anda hanya harus mengajarkan serta menanamkan bagaimana bersikap murah hati dan mau berbagi mainan, buku, makanan ataupun hal lainnya dengan teman-temannya. Anda bisa mengikuti tips berikut ini mengenai bagaimana cara mengajarkan anak kecil berbagi benda, barang atau mainan dengan teman-temannya

1. Buatlah kegiatan berbagi ini menjadi kegiatan yang menyenangkan

Anda bisa mulai mengajari si kecil untuk berbagi lewat bermain. Caranya, pilihlah permainan kelompok yang mengharuskan si kecil bekerja sama dengan teman-temannya yang lain. Anda bisa mengajak si kecil dan teman-temannya bermain puzzle bersama contohnya, tetapi buatlah peraturan bahwa setiap pemain harus bergiliran memasukan potongan puzzle pada tempatnya. Sehingga dengan begitu anak Anda mulai mengenal dan memahami apa artinya berbagi.

2. Jangan menghukum si kecil bila dia tak mau berbagi

Jangan pernah menghukum dan memarahi si kecil bila dia tak mau berbagi, apalagi berkata bahwa si kecil adalah pribadi yang egois. Hal tersebut hanya akan menimbulkan kemarahan dan kebencian dalam diri anak Anda. Untuk menumbuhkan sikap murah hati dan mau berbagi, Anda harus menggunakan pendekatan halus pada anak Anda. Katakanlah bahwa ia boleh saja tak berbagi mainan dengan teman-temannya dan bermain hanya sendirian saja, tetapi bila ia mau berbagi dan bermain bersama teman-temannya maka permainan tersebut akan menjadi lebih seru dan menyenangkan.

3. Berdiskusilah dengan si kecil

Bila anak Anda bertengkar berebut mainan dengan temannya, bantulah melerai pertengkaran mereka. Jika teman si kecil memegang sesuatu dibelakang punggungnya, jelaskan pada anak Anda bagaimana perasaan temannya tersebut. misalnya saja “dia pinjam sebentar mainannya ya, ade bisa main mainan yang lainnya, nanti ade bisa gantian main mainan itu”

4. Ajari anak Anda untuk bisa memecahkan masalahnya sendiri

Jika anak Anda berkeras hati tak mau membagi dan meminjamkan mainannya dengan teman-temannya, dekati anak Anda dan ajaklah bertukar pikiran. Beritahukanlah pada dia bahwa berbagi mainan atau meminjamkan mainan pada temannya bukan berarti memberikan mainan itu pada mereka. Beri tahu pula bahwa jika si kecil mau berbagi dan memminjamkan mainan tersebut pada temannya, dia pun bisa meminjam mainan yang berbeda pula pada temannya nanti, ketika teman dia mempunyai mainan yang lebih seru dan menyenangkan.

5. Buatlah situasi yang mendorong si kecil bisa berbagi dan saling meminjam satu sama lain benda atau barang dengan teman-temannya

Sebelum bermain dengan teman-temannya, ada baiknya Anda menanyakan terlebih dahulu mengenai benda atau mainan mana yang tak ingin dia bagi dengan teman-temannya tersebut. Setelah memilah-milih benda atau mainan, tanyakanlah kembali kira-kira benda atau mainan mana yang ingin dia mainkan bersama dengan temannya nanti. Dengan begitu Anda telah mengajarkan barang atau mainan mana yang harus dia bagi atau dia simpan sendiri. Selain itu, hal ini pun membuat si kecil berpikir ketika ia bermain dengan teman-temannya dia harus mau berbagi mainan.

6. Hargailah barang-barang anak Anda

Belajarlah untuk menghargai barang-barang yang dimiliki oleh anak Anda. Bila Anda ingin meminjam barang atau benda dari buah hati Anda, tanyalah dan minta ijin dia terlebih dahulu. Ketika si kecil berkata tidak boleh, maka hargailah dia. Pastikan anggota keluarga yang lain, dan teman-temannya melakukan hal yang sama pula. Dan ketika si kecil mengijinkan barangnya dipinjam oleh orang lain, ajarkan dia bahwa orang lain boleh meminjam barang atau mainan mereka dengan syarat mereka bisa menjaga barang atau mainan tersebut dengan baik.

7. Berikanlah contoh pada anak Anda

Tak ada hal yang lebih baik dan bisa langsung dipahami oleh anak-anak selain mencontoh perilaku orangtuanya. Maka dari itu Anda, sebagai orangtua harus bisa memberikan contoh bagaimana bersikap murah hati dan mau berbagi. Sehingga anak Anda pun bisa menanamkan sikap tersebut pada dirinya nanti. Ketika Anda sedang makan, minum, mengenakan topi baru atau menonton tv, Anda bisa membagi apa yang Anda lakukan dengan anak Anda. Anda bisa berbagi makanan atau meminjamkan topi baru Anda atau bergiliran menonton chanel kesukaan Anda dan anak Anda. Serta jangan lupa untuk menjelaskan apa yang sedang Anda lakukan, sehingga dia mengerti bahwa berbagi bisa membuat sesuatu hal menjadi lebih seru dan menyenangkan. Dengan begitu si kecil bisa meniru kebiasaan baik tersebut nanti di hidupnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Most Share

To Top