Kesehatan

Bantu Kuatkan Imun Tubuh, Hemaviton Luncurkan Hemaviton Action TOTAL CARE IMUNUP

Tahun kedua, pandemi COVID-19 belum menunjukan tanda akan berakhir dalam waktu dekat. Terlebih kehadiran berbagai varian baru COVID-19 di Indonesia yang dianggap lebih mudah menular membuat  berbagai kebijakan seperti penerapan protokol kesehatan hingga realisasi program vaksinasi semakin diperkuat. Meski begitu, masih banyak aktivitas dan rutinitas yang harus dijalankan di era new normal dengan tetap memperhatikan tingkat imun tubuh. Memahami kebutuhan tersebut, hemaviton meluncurkan hemaviton Action TOTAL CARE IMUNUP yang dapat memperkuat imun tubuh serta membantu menjaga stamina dan kesegaran  untuk  mendukung gaya hidup masyarakat Indonesia yang aktif dan sehat dalam situasi dan kondisi apapun, termasuk saat pandemi.

Diana Theodora selaku Senior Head of Brand Communication & Content Strategy hemaviton menjelaskan berbekal semangat #ImunUPSiapAction, hemaviton meluncurkan hemaviton Action TOTAL CARE IMUNUP yang merupakan perpaduan menyeluruh untuk mendukung daya tahan atau imunitas, stamina serta kesegaran tubuh, sehingga memberikan 3 Action Benefit yang bermanfaat bagi masyarakat. “Hadirnya produk hemaviton Action yang dilengkapi formula TOTAL CARE IMUNUP ini menjadi solusi praktis, karena mengandung komposisi Buffered Vitamin C, Vitamin D3 dan Zinc yang saat ini memang sangat dibutuhkan untuk memperkuat imunitas tubuh khususnya di masa pandemi yang tidak menentu, selain benefit menjaga stamina dan kesegaran,” jelas Diana.

Menjalani aktivitas dan rutinitas di masa pandemi tentu berbeda dengan sebelumnya. Selain harus menerapkan protokol kesehatan yang berlaku, kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga daya tahan tubuh pun harus semakin ditingkatkan. Berdasarkan hasil survei yang dilakukan hemaviton melalui media sosial kepada ribuan followersnya selaku responden menyatakan bahwa 83% telah menyadari pentingnya menjaga imun tubuh dan 75% mengatakan masih terus aktif di masa pandemi.

Menanggapi tentang pentingnya menjaga daya tahan tubuh dalamberaktivitas selama pandemi, dr. Tities Anggraeni Indra, Sp.PD. selaku dokter Spesialis Penyakit Dalam mengatakan bahwa selain melakukan pola hidup sehat dan juga istirahat yang cukup, tentunya kebutuhan vitamin dan mineral harus terpenuhi agar tetap fit serta terhindar dari berbagai macam penyakit. “Ada tiga macam vitamin yang menjadi kebutuhan utama di masa pandemi ini, yaitu Vitamin C, Vitamin D3, dan Zinc. Dengan mengkonsumsi multivitamin tersebut secara rutin dapat menjadi salah satu cara untuk meningkatkan imunitas tubuh sehingga dapat tetap melakukan aktivitas dan menurunkan resiko terinfeksi COVID-19 serta virus lainnya,” terang Tities.

hemaviton Action TOTAL CARE IMUNUP mengandung Buffered Vitamin C 500 mg, Vitamin D3, dan Zinc yang bekerja secara sinergis dalam perlindungan berbagai lapisan tubuh guna menjaga imunitas. Kandungan Buffered Vitamin C tersebut merupakan kombinasi dari Ascorbic Acid dan Sodium Ascorbate yang bersifat Less Acidic atau lebih tidak asam sehingga lebih nyaman untuk lambung. 

hemaviton Action TOTAL CARE IMUNUP juga diperkaya dengan Ginseng extract dan Vitamin B Kompleks yang berfungsi untuk meningkatkan stamina serta membantu mengatasi kelelahan fisik dan mental. Dalam membantu proses pembentukan energi, produk ini mengandung Guaranine untuk membantu meningkatkan kesegaran tubuh. hemaviton Action TOTAL CARE IMUNUP juga telah mendapatkan sertifikasi Halal oleh MUI sehingga aman dan nyaman dikonsumsi oleh seluruh masyarakat.

Beragam kelebihan hemaviton Action TOTAL CARE IMUNUP yang diyakini dapat memberikan banyak manfaat untuk masyarakat membuat Chicco Jerikho dan Putri Marino bersemangat dan bangga untuk bergabung dengan keluarga besar hemaviton Action TOTAL CARE IMUNUP sebagai Brand Ambassador. Menanggapi akan pentingnya menjaga imunitas tubuh di masa pandemi, Chicco Jerikho pun menyatakan bahwa dirinya bersama Putri Marino yang berkecimpung di dunia seni peran merasa di masa pandemi ini selalu dituntut untuk terus aktif dengan tetap mematuhi protokol kesehatan yang berlaku.

Agar kondisi tubuh selalu prima, selain mengkonsumsi makanan bergizi dan berolahraga, dukungan multivitamin yang memiliki kandungan vitamin dan mineral yang lengkap juga sangat penting. “hemaviton Action TOTAL CARE IMUNUP ini merupakan multivitamin yang lengkap untuk dikonsumsi harian bila perlu. Selain dapat memelihara daya tahan tubuh, dengan adanya Ginseng extract, Guaranine, dan Vitamin B Kompleks mampu membantu menghasilkan energi yang dibutuhkan untuk menjalankan aktivitas saya dan Putri Marino sehari-hari,” jelas Chicco.

Produk hemaviton Action TOTAL CARE IMUNUP telah tersedia di minimarket dan gerai farmasi di seluruh Indonesia serta dapat dibeli secara online melalui Tempo Scan Home Delivery Service serta kanal e-Commerce Official Tempo Store lainya. di Tokopedia, Blibli, Lazada dan Shopee. hemaviton Action TOTAL CARE IMUNUP hadir dalam beragam kemasan mulai dari kemasan sleeve berisi 5 kapsul yang praktis, kemasan boks berisi 10 strip, serta kemasan botol berisi 30 kapsul, dengan harga yang terjangkau. 

Selain hemaviton Action TOTAL CARE IMUNUP, hemaviton juga memiliki lini produk lainnya seperti hemaviton C1000, hemaviton Stamina Plus, hemaviton Cardio, hemaviton JointCare MAX, hemaviton Neuro Forte, hemaviton Jreng, serta hemaviton Energy Drink yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan gaya hidup masyarakat Indonesia.

Sebagai bagian dari PT Tempo Scan Pacific, Tbk., hemaviton senantiasa mendukung misi perusahaan untuk dapat terus menghadirkan produk berkualitas dengan inovasi yang berkesinambungan. “Hadirnya produk hemaviton Action dengan formula baru TOTAL CARE IMUNUP merupakan wujud komitmen perusahaan yang telah dibangun sejak tahun 1977 untuk terus melakukan inovasi di semua lini kategori produk kesehatan. Kami berharap hemaviton Action TOTAL CARE IMUNUP dapat diterima dengan baik oleh masyarakat Indonesia dan dapat terus menemani aktivitas dan rutinitas di masa pandemi. #ImunUPSiapAction!” tutup Diana.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.


Kesehatan

Mengenal Kolik pada Bayi, Kondisi yang Bikin si Kecil Rewel

Kolik pada bayi sering kali membuat orang tua panik dan kewalahan. Pada kondisi ini, bayi biasanya akan lebih sering menangis, rewel, dan sulit tidur nyenyak. Kolik akan mencapai puncaknya pada 6 minggu pertama kehidupan bayi dan menurun secara signifikan saat usianya menginjak 3 sampai 4 bulan.

Dilansir situs resmi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), kolik paling sering ditemukan pada bayi berumur 2 minggu hingga 4 bulan. Oleh karenanya, istilah medis lain untuk kondisi ini adalah sindrom 4 bulan atau kolik infantil. Selain itu, penelitian juga menunjukkan bahwa 1 dari 4 bayi yang baru lahir berisiko mengidap kolik.

Dalam praktiknya, terdapat tiga aturan dasar yang dipakai untuk mendefinisikan kolik pada bayi, yaitu:

1. Tangisan bayi yang berlangsung selama lebih dari 3 jam dalam sehari

2. Tangisan bayi yang terjadi selama lebih dari 3 hari dalam seminggu

3. Tangisan bayi yang terjadi selama lebih dari 3 seminggu.

Pada kebanyakan kasus, kolik akan hilang sendiri dan tidak memiliki dampak negatif terhadap kesehatan bayi. Selengkapnya baca di sini.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.


Parenting

Tanda Anak Mengalami Bullying, Orang Tua Harus Tahu

Bullying atau perundungan bisa terjadi kepada siapapun dan di manapun. Anak-anak juga bisa melakukan bully kepada temannya. Tindakan bullying akan menimbulkan banyak dampak buruk kepada korbannya, yaitu menyebabkan korban kehilangan percaya diri, merasakan sakit fisik, mengalami stress, depresi dan mempengaruhi kondisi psikologis korban.

Bentuk tindakan bullying bisa berupa tindakan fisik misalnya memukul, menampar, atau menjegal. Bisa juga berupa verbal atau dengan kata-kata seperti mengejek, mencemooh, dan mempermalukan. Jika anak sudah mempunyai media sosial, bullying juga bisa terjadi di dunia maya atau cyber bullying.

Tanda Anak Mengalami Bullying

Ayah dan bunda perlu mengetahui tanda-tanda anak menjadi korban bullying. Berikut beberapa tanda anak mengalami bullying oleh temannya:

  1. Anak Menjadi Tidak Mau Berinteraksi dengan Temannya

Jika teman-temannya suka membully, maka anak akan berusaha untuk menjauhi teman-temannya. Dengan begitu anak menjadi tidak mau berinteraksi dengan temannya. Jika bullying terjadi di  sekolah, anak menjadi malas pergi ke  sekolah. Jadi jika tiba-tiba anak menarik diri dari lingkungannya, ayah dan bunda perlu mendekati anak untuk mencari tahu penyebabnya.

  1. Anak Mengalami Sakit Fisik atau Ada Tanda Luka di Badan

Jika anak mengalami bullying berupa kekerasan fisik, maka anak akan merasakan sakit pada bagian tubuhnya. Orang tua perlu memeriksa apakah ada memar atua bekas luka di badan anak dan cari tahu penyebab sakitnya

  1. Anak Menjadi Murung, Mengurung Diri, dan Suka Menyendiri

Menjadi korban bully akan membuat anak sedih, kehilangan rasa percaya diri, dan stres. Oleh karena itu, anak menjadi murung, suka menyendiri, dan sering gelisah.

  1. Anak Merasa Cemas Ketika Melihat Gadget

Dengan lebih berkembangnya internet, interaksi di dunia maya juga lebih mudah. Namun, sayangnya media sosial juga bisa menjadi sarana bullying. Jika anak mengalami cyber bullying, anak akan menjauhi gadgetnya serta merasa cemas dan gelisah ketika melihat gadget. Oleh karena itu, sebaiknya orang tua  mengawasi penggunaan gadget anak.

Efek negatif mengalami bullying tidak bisa hilang dalam sekejap. Oleh karena itu, ayah dan bunda harus dekat dan mengerti kondisi anak agar bisa segera tahu jika anak mengalami perubahan dan menjadi korban bullying.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.


Parenting

Tips Mengajarkan Anak Menabung Sejak Dini

Banyak orang tua yang mengeluhkan anaknya boros dan tidak bisa menabung ketika dewasa. Padahal, bisa  jadi hal tersebut karena anak tidak diajarkan menabung atau meniru kebiasaan di keluarganya. Kebiasaan menabung perlu diajarkan kepada anak sejak dini. Selain agar anak tidak boros, anak juga belajar tentang mengelola keuangan dengan baik.

Jika anak sudah terbiasa untuk tidak menghabiskan uang sakunya dan menyisihkannya untuk menabung, kelak ketika dewasa tidak akan kesulitan untuk mengatur keuangan dan berinvestasi. Sebelum mengajarkan menabung, orang tua perlu mengajarkan konsep uang kepada anak. Anak perlu paham bahwa uang adalah suatu alat tukar dan mempunyai nominal yang berbeda-beda. Jika ingin mendapatkan suatu barang atau makanan maka harus ditukar dengan uang.

Tips Mengajarkan Anak Menabung

Mengajarkan anak menabung bisa dilakukan dengan kegiatan yang menyenangkan. Berikut beberapa tips mengajarkan anak menabung  sejak dini:

1. Mulai dengan Menabung di Celengan

Cara yang paling mudah mengajarkan menabung adalah mulai dengan menabung di celengan. Pilih bentuk celengan yang disukai anak dan jelaskan kegunaan celengan. Beri tahu si kecil bahwa jika dia lebih sering menyisihkan uang dan menyimpannya di celengan maka lama-kelamaan akan terkumpul menjadi banyak. Dengan begitu anak bisa membeli barang yang dia inginkan.

2. Ajak Anak Main Jual Beli

Main jual beli bisa sebagai cara untuk mengajarkan anak tentang konsep uang. Anak akan tahu bahwa suatu barang punya harga yang berbeda-beda dan anak harus memutuskan apa yang perlu lebih dulu dibeli dengan uangnya.

Selain dengan main jual beli, anak juga bisa melihat ketika orang tua belanja. Ketika melihat ayah dan bunda belanja anak akan berpikir bahwa untuk membawa barang belanjaan pulang, orang tua harus membayarkan sejumlah uang.

3. Berikan Anak Kesempatan untuk Mengelola Uang Sakunya Sendiri

Jika anak sudah mempunyai uang saku, maka berikan anak kesempatan untuk mengaturnya sendiri. Sebelumnya, orang tua perlu menegaskan uang saku tersebut untuk berapa lama. Misalnya anak diberi uang saku mingguan, maka berikan ketegasan bahwa jika uangnya sudah habis sebelum waktunya maka tidak akan diberi uang tambahan. Dengan begitu anak akan belajar mengelola uangnya.

4. Berikan Teladan Kepada Anak

Bagiamanapun kita mengajarkan, anak akan tetap meniru orang tuanya. Jadi, jangan hanya mengajarkan anak menabung sementara orang tuanya boros dan suka menghamburkan uang untuk hal yang tidak penting. Anak akan mencontoh perilaku orang tuanya.

Itulah beberapa tips mengajarkan anak untuk menabung. Dengan begitu, anak akan lebih bisa mengontrol diri dan mengelola keuangannya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Most Share

To Top