Kesehatan

Bagi Anak, Bermain Lebih Menarik Ketimbang Makan. ini Cara Mengatasi Anak Susah Makan

Mengatasi Anak Susah Makan, Anak Susah Makan

Mengatasi anak susah makan memang tak mudah. Anak susah makan menjadi salah satu ke khawatiran buat para orang tua.

Apabla orang tua membiarkan kondisi anak susah makan terlalu lama juga sangat  rentan untuk anak karena bisa-bisa anak kekurangan gizi dan dapat mengganggu pertumbuhan dan perkembangannya kelak. Perlu cara bagaimana mengatasi anak susah makan.

Berikut beberapa tips mengatasi anak susah makan dari beberapa dokter.

Mengatasi Anak Susah Makan, Anak Susah Makan

Berikut ini cara Mengatasi anak susah makan dari dr. Zulaehah hidayati seperti dikutif dari rumahparenting.com (13/05)

1.Buat anak paham tentang perlunya makan dengan cara di waktu khusus yang kita berikan untuk anak, kita dengarkan mereka.

Misalnya Kita pancing mereka dengan cerita Pohon yang kurus dan pohon yang sehat.Nah, kemudian bahas kenapa ada pohon kurus dan pohon sehat.

2. SImpan kegiatan yang disukai anak setelah acara makan.

Contoh lain : Pagi ini bunda sudah makan mau ke supermarket. Adik mau ikut ? Kalau mau ikut jalan-jalan harus sehat dan kuat. Harus sudah makan dulu. Kalau belum selesai makannya, tidak ikut ya…. Bunda berangkat stengah jam lagi. Sampai jarum panjang ke angka 12. Kalau makannya belum selesai, bunda berangkat sama …. (sebutkan nama yang sudah makan) aja.

3.  Adakan acara makan bersama

Makan bersama anak dimana ada orangtua yang tersenyum bahagia melihat anak, sambil mendengarkan cerita anak, sambil membantu anak mengambil makanan, atau memuji nanda yang pintar makan.

4. Kuatkan dengan T (Tanamkan energi positif)

Jika Ibu ingin anaknya pintar makan, hindari mengatakan anaknya sulit makan di depan si anak. Hindari mengeluh di depan anak. Ibu hanya boleh berkomentar positif. Tiap anak makan, silakah sampaikan

“Alhamdulillah, anak bunda memang pintar makan”. Silakan sampaikan kalimat ini berulang2, insya Allah anak bunda akan pintar makan.

5. Untuk mendukung latihan ini, luangkan waktu selama 2 minggu.

Pindahkan semua kegiatan lain di luar jam makan, supaya ayah dan bunda tidak stress. Karena mengerjakan hal lain sambil mempunyai targetan membuat anak makan bisa membuat bunda kurang bisa tersenyum…dan tak sengaja memaksa anak terburu2. Kalau diburu2 anak malah jadi susah menelan makanan

Dr. dr Saptawati Bardosono menyebutkan seperti dkutif dari beritasatu.com, bayi pada usia di bawah lima tahun memang sedang dalam masa perkembangan mengeksplorasi lingkungan. Banyak hal menarik di sekitarnya, contohnya saja bermain yang sering lebih menarik ketimbang makan. Tapi jangan khawatir, trik-trik dari dokter yang akrab disapa Tati ini, mungkin bisa membantu Anda dalam membangun kebiasaan makan yang sehat pada anak.

1. Kenali Dulu Penyebabnya

Jika anak susah makan, tentunya sebagai orangtua, ibu harus tahu apa yang menyebabkan anak enggan untuk menelan makanan yang telah kita siapkan. Apakah ia sedang sakit? Apakah selama ini respons orangtua yang salah dengan pola makan anak? Atau ada masalah psikologis yang membuat sang anak menjadi sulit makan. Penanganan yang terbaik yang sesuai dengan penyebabnya.

2. Jangan Paksakan Anak

Yang juga kerap terlupakan, di usia batita ini rasa ingin tahu anak sudah semakin besar. Ia sudah punya selera tersendiri terhadap makanan. Apa cita rasa yang disukai anak, tugas orangtualah untuk menemukannya.
Namun, menurut Saptawati, yang perlu digarisbawahi adalah anak punya hak memilih kapan mau makan, seberapa banyak yang akan dikonsumsi olehnya. Jangan sampai orangtua mengambil langkah pemaksaan, karena sudah dipastikan anak akan semakin enggan dan kehilangan kepercayaannya terhadap orangtuanya sendiri. Hal ini juga berakibat menghambat anak menentukan kapan waktu yang tepat untuk makan secara rutin.

3. Kenalkan Makanan Baru Secara Bertahap

Secara bertahap perkenalkan makanan baru yang sehat di saat anak paling bisa menerima makanan. Yakni di pagi hari setelah anak memiliki waktu istirahat yang cukup. Misalnya nasi dengan sayur bayam, ditambah lauk ikan goreng, anak akan lebih mudah mengenali rasa masing-masing menu, karena mewakili tiap jenisnya.

4. Ciptakan Suasana Nyaman Saat Anak Makan

Anda bisa mengubah waktu makan menjadi lebih menyenangkan dengan mengajaknya membuat makanan bersama bereksperimen dengan resep baru atau bisa juga dengan menghias makanan yang ia tidak sukai seperti sayur menjadi lebih menarik. Jangan alihkan fokus anak dengan menyetelkan tayangan televisi. Suasana ini bisa membuyarkan emosional yang terbangun antara anak dan orangtua dalam menumbuhkan ketertarikannya pada makanan tersebut.

5. Orangtua Memberi Contoh

Jadilah contoh yang baik bagi anak Anda. Makanlah bersama buah hati, karena siapa tahu anak Anda bungkam, karena melihat Anda tidak pernah makan, dan meniru pola makan Anda yang sedang melakukan program diet.

6. Variasi Model dan Menu Makanan Sesuai Selera Anak

Variasikan hidangan setiap kali makan, baik dari pilihan bahan makanannya maupun penyajiannya. Begitu juga pilihan peralatan makan. Manfaatkan bentuk, gambar dan warna-warna menarik kesukaan anak. Sementara penyajiannya bisa diakali dengan tampilan yang lucu dan menarik seperti hiasan dari tomat, wortel, sayur atau irisan telur di atasnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.


Kesehatan

Manfaat Ikan Bandeng untuk Bayi yang Bisa Jadi Menu MPASI

Untuk urusan menu MPASI, bunda mungkin sering mendengar olahan ikan salmon dan dori baik dijadikan pilihan. Tapi, apakah bunda tahu jika ikan Bandeng juga memiliki kandungan yang baik untuk dijadikan salah satu menu MPASI?  

Bisa ditemukan dengan mudah, Ikan bandeng juga memiliki kandungan nutrisi yang tak kalah baik dari jenis ikan lainnya. Mulai dari zat besi, lemak sehat, fosfor, kalium, kalsium, vitamin A, vitamin B1, dan vitamin B12. Dimana, semua nutrisi tersebut dibutuhkan bayi untuk tumbuh kembangnya. Berikut adalah manfaat lain dari ikan Bandeng yang bisa membantu proses pertumbuhan si kecil. 

1. Perkembangan Otak Hingga Jantung Bayi

Ikan bandeng mengandung omega 3 yang bermanfaat untuk tumbuh kembang otak dan kecerdasan bayi. Pasalnya, tubuh manusia tidak dapat memproduksi omega 3, sehingga membutuhkan asupan nutrisi dari olahan makanan. Tak hanya itu, kandungan omega 3 juga bermanfaat untuk meningkatkan daya ingat anak, mencegah penyakit jantung, dan mengontrol kadar kolesterol dalam darah. Oleh karena itu, ikan bandeng cocok dijadikan MPASI bayi sejak dini bun. 

2. Menjaga Kesehatan Tulang dan Gigi

Selanjutnya, Ikan Bandeng juga memiliki kandungan kalium, magnesium, dan fosfor yang dapat memenuhi kebutuhan mineral bayi. Kandungan mineral dibutuhkan untuk menjaga kesehatan tulang dan gigi si Kecil sehingga menurunkan risiko bayi mengalami kerusakan tulang saat beranjak dewasa. 

Dan info menarik lain yang perlu Bunda tahu adalah, saat si Kecil mengonsumsi 100 gram daging ikan bandeng, itu berarti ia telah mendapat asupan nutrisi 20 mg kalsium dan 150 mg fosfor. Oleh karena itu, semakin banyak olahan ikan bandeng yang diberikan kepada bayi, maka semakin kuat pula tulang dan gigi si Kecil. 

3. Meningkatkan Sistem Imunitas Bayi

Dan yang terakhir, Ikan Bandeng juga memiliki kandungan vitamin A, zat besi, dan protein yang mampu menguatkan daya tahan tubuh si Kecil sehingga tidak mudah terserang penyakit atau virus. Kandungan protein juga dibutuhkan untuk memperbaiki jaringan tubuh yang rusak akibat virus dan bakteri. 

Setelah tahu jika Ikan Bandeng memiliki kandungan nutrisi yang cukup baik pada pertumbuhan si kecil. Bunda bisa mulai mengolah ikan bandeng segar sebagai menu MPASI si kecil di rumah. Dengan catatan, perhatikan duri dan tulangnya sebelum diberikan kepada bayi, karena Ikan Bandeng adalah salah satu jenis ikan yang memilki cukup banyak duri halus sehingga berisiko tertelan atau tercampur pada daging ikan yang dikonsumsi si kecil. 

Untuk meminimalkan risiko alergi yang dialami si Kecil, Bunda bisa memberikan ikan bandeng secara bertahap sejak berusia enam bulan. Apabila bayi tidak mengalami alergi, maka bisa terus memberikan olahan ikan bandeng sebagai MPASI. Akan tetapi, jika bayi menunjukkan tanda-tanda alergi, segera hentikan pemberian ikan bandeng dan konsultasikan ke dokter untuk menu MPASI berikutnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.


Parenting

Sumber Gizi yang Praktis dan Higienis untuk Nutrisi Keluarga Saat New Normal

Sebuah informasi penting untuk ayah dan bunda, Crystal of the Sea baru-baru inin mengumumkan komitmennya untuk memenuhi permintaan produk ikan teri yang terus meningkat di market Indonesia, khususnya di masa new normal. Bubuk ikan teri Crystal of the Sea mengandung berbagai gizi yang dibutuhkan untuk pertumbuhan anak, menambah selera makan anak, dan memenuhi kebutuhan gizi seluruh anggota keluarga agar tubuh senantiasa sehat. Dengan shelf-life (masa simpan) yang panjang sampai 2 tahun, bubuk teri ini adalah salah satu sumber gizi yang ideal, praktis, dan aman bagi seluruh anggota keluarga bun.

Bahan utama bubuk ikan teri Crystal of the Sea adalah murni 100 persen ikan teri yang sudah menjadi makanan pokok masyarakat Indonesia dan populasinya melimpah di perairan Indonesia. Kekayaan gizi ikan teri sudah tak terbantahkan lagi. Meski bentuknya mungil-mungil, manfaat ikan teri bagi kesehatan tak sekecil ukurannya. Ikan teri mengandung Omega-3, Protein dan Kalsium, yang baik untuk pertumbuhan otak dan tulang. Di setiap satu sendok teh (4 gram) bubuk teri Crystal of the Sea terkandung 202mg Omega-3, 3g Protein dan 74mg Kalsium yang dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi harian yang dibutuhkan tubuh kita.

Bunda juga tentu sudah tahu kan, kalau Omega-3 bagus untuk perkembangan otak bagi anak-anak dan kesehatan jantung bagi orang dewasa. Asam lemak ini tidak bisa diproduksi oleh tubuh secara alami, melainkan dari makanan dan ikan adalah sumber Omega-3 yang terbesar. Adapun Kalsium yang tinggi akan membantu pembentukan dan mempertahankan kepadatan tulang dan gigi. 

“Pada masa new normal ini, kualitas dan keamanan makanan sangatlah penting untuk menjaga dan bahkan meningkatkan kesehatan seluruh anggota keluarga. Crystal of the Sea diciptakan untuk keluarga yang membutuhkan produk makanan yang praktis, sehat, dan berkualitas tinggi, serta dipastikan bebas bahan pengawet dan impurities,” tutur Kenji Kusuma, General Manager Crystal of the Sea. “Demand terhadap ikan teri di Indonesia terus meningkat dari tahun ke tahun, di sinilah Crystal of the Sea hadir untuk membangun kepercayaan konsumen dengan selalu memperhatikan aspek kesehatan dan keamanan pangan. Kami ingin memberikan yang terbaik untuk seluruh keluarga di Indonesia, sebab ini adalah produk yang memakai bahan baku dari perairan Indonesia, diproduksi oleh orang Indonesia untuk masyarakat Indonesia.”

Sebagai informasi untuk bunda, Crystal of the Sea yang diproduksi oleh PT. Urchindize Indonesia adalah bubuk ikan pertama yang mendapat sertifikasi Badan POM. Produk ini dilahirkan dari proses produksi berstandar internasional untuk menjamin produk yang bersih dan aman untuk dikonsumsi. Crystal of the Sea juga dijamin bebas bahan pengawet, seperti formalin, maupun pemutih, sehingga mengeliminasi kekhawatiran dan keraguan konsumen akan keamanan produk ikan teri.

Dengan quality control yang sangat ketat, produk Crystal of the Sea sangat aman dan sehat untuk dikonsumsi oleh seluruh anggota keluarga, terutama anak-anak. Penyajiannya sangat mudah, bubuk teri ini bisa langsung ditambahkan ke dalam masakan sebagai perasa alami, atau ditaburkan di makanan yang siap disantap, untuk mendapatkan manfaatnya.

Crystal of the Sea adalah pilihan yang tepat bagi yang membutuhkan nutrisi yang lengkap untuk menjaga maupun meningkatkan kesehatan anak dan seluruh anggota keluarga di masa new normal ini.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.


Parenting

Kenali Jenis, Penyebab dan Cara Mengatasi Masalah Susah Makan pada Anak

Proses memberikan makan kepada anak bukan perkara mudah. Salah satu tantangan yang acapkali dihadapi adalah anak susah makan.

Jenis – jenis masalah makan pada anak yang perlu orang tua ketahui

Masalah makan dapat diklasifikasikan menjadi inappropriate feeding practice, small eaters, dan parental misperception.

Inappropriate feeding practice

Merupakan masalah makan yang disebabkan oleh…

Untuk membaca artikel dari Sayangianak Extra ini, silakan isi data dibawah. Sayangianak akan mengirimkan konten ini ke email kamu

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Most Share

To Top