Kesehatan

Atasi Ambeien Pasca Melahirkan Dapat Dilakukan dengan Cara Sederhana

Pasca melewati proses persalinan, tentu ada perasaan lega yang dirasakan oleh para ibu baru. Namun ternyata para ibu baru rentan mengalami beberapa masalah pasca melahirkan. Salah satunya yaitu wasir atau ambeien. Salah satu tanda awal yang mungkin dialami oleh Mama adalah rasa nyeri saat buang air besar. Kondisi ini berlanjut pada munculnya bengkak di area anus.

Dalam beberapa kasus, masalah ambeien setelah melahirkan juga bisa menimbulkan gejala lain berupa rasa gatal dan bahkan berdarah saat buang air besar. Sekalipun katanya ambeien bisa sembuh dengan sendirinya, bila sakitnya justru semakin bengkak dan mulai mengganggu aktivitas sehari-hari, maka jangan ragu untuk berkonsultasi ke dokter. Di lain sisi, tak cuma berobat ke dokter, ada lho beberapa cara sederhana yang dapat Bunda lakukan saat didera ambeien pasca melahirkan

Tak Usah Mengejan Saat BAB

Saat buang air besar, Bunda mungkin akan mengejan, atau memberi tekanan lebih di area anus. Namun jika dilakukan secara berlebihan dan tidak hati-hati, kebiasaan ini juga bisa membuat ambeien semakin parah. Dibanding mengejan, Bunda lebih baik membungkuk saat duduk di toilet.

Lakukan secara perlahan dan biarkan gravitasi membantu Bunda menyelesaika proses buang air besar secara alami. Namun Bunda juga tak boleh terlalu lama duduk di toilet sebab aliran darah yang tidak lancar di area anus akan membuat ambeien juga terasa semakin nyeri.

Cukup Perbanyak Konsumsi Serat ya Bun

Dilansir Healthline, jangan lupa untuk mencukupi kebutuhan konsumsi serat dalam menu makanan sehari-hari. Cukup serat dapat membantu melunakkan tinja dan membuatnya lebih lancar saat proses buang air besar. Mengonsumsi makanan yang kaya serat memang dapat membantu mengobati dan mencegah sembelit, yang seringkali dapat membuat ambeien bertambah parah. Makanan berserat tinggi termasuk buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian.

Selain itu, jangan lupa untuk banyak minum air putih. Menjaga tubuh tetap terhidrasi dengan baik juga dapat membantu mengatasi dan mencegah ambeien berkembang semakin parah.

Bila Perlu Berikan Kompres di Area yang Bengkak

Apabila area anus sudah terasa semakin nyeri, untuk meredakan rasa nyerinya, maka berikan kompresan es selama sekitar 10 menit di area yang bengkak. Jangan lupa pastikan kompres es yang digunakan dalam kondisi bersih, ya. Dikutip dari Very Well Family, kompres es ini bermanfaat untuk meredakan bengkak dan membantu mengatasi rasa nyeri akibat ambeien. Supaya lebih nyaman, Bunda dapat membungkus es dengan menggunakan handuk bersih untuk mengompres area bengkak.

Bunda Pun Dapat Melakukan Senam Kegel Secara Teratur

Tahukan Bunda, selain membantu menjaga stamina dan kestabilan berat badan, olahraga setelah melahirkan juga dapat membantu mempercepat penyembuhan ambeien. Nah, salah satu olahraga yang dapat Bunda lakukan adalah senam Kegel. Aktivitas ini bisa dilakukan untuk membantu melancarkan sirkulasi darah di area anus dan dubur. Otot-otot di area tersebut juga akan lebih terlatih dan lebih lentur. Dengan begitu, buang air besar pun akan menjadi lebih mudah karena bengkak akibat ambeien secara alami akan mengecil.

Gunakan Kunyit dan Jahe

Bahan-bahan alami seperti kunyit dan jahe juga bisa dimanfaatkan untuk membantu mengatasi ambeien setelah melahirkan. Kunyit dikenal memiliki sifat antibiotik dan dapat digunakan untuk menyembuhkan ambeien.

Bunda dapat mencampurkan kunyit dengan minyak mustard dan sedikit bawang merah. Oleskan campuran pasta ini ke area yang terinfeksi. Selain itu, Bunda juga dapat memanfaatkan jahe, mint, serta sari lemon yang segar guna mengatasi ambeien. Jika ada, juga bisa menambahkan sedikit madu supaya kerjanya lebih efektif.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.


Mom Life

Mengenal Treatment Femilift untuk Vagina Sehat

Sebagai wanita, kita tak hanya mendambakan kulit yang sehat atau wajah cantik. Ada hal lain yang tak boleh dilewatkan yakni kesehatan organ intim. Bunda sendiri, apakah tetap rutin merawat organ intim?

Terutama untuk yang baru saja atau sudah pernah melahirkan, biasanya merawat organ intim akan jadi prioritas demi menyenangkan suami. Lebih dari itu, merawat organ intim memang perlu banget untuk menjaga vagina selalu sehat.

Bunda perlu tahu, salah satu perawatan peremajaan vagina adalah dengan Femilift. Apa itu Femilift? Simak ulasannya berikut ini ya.

Apa Itu Treatment Femilift?

Femilift adalah proses peremajaan vagina dengan memakai teknologi laser CO2 guna memanaskan jaringan kulit dan mukosa yang dapat meningkatkan pembentukan kolagen baru. Rejuvenation tersebut berguna untuk mengembalikan rasa percaya diri yang hilang sebelumnya karena banyak hal yang terjadi di area vagina.

Untuk ibu yang baru melahirkan, biasanya merasa vagina lebih kendur sehingga merasa kehilangan sensasi sensual. Berkurangnya sensasi ini juga kerap dikeluhkan wanita yang menjalani pengobatan radiasi untuk penyakit kanker.

Lantas, siapa saja yang dapat melakukan treatment ini? Semua wanita yang sudah pernah berhubungan intim bisa melakukan perawatan ini. Kendati bisa dilakukan sejak umur 18 tahun ke atas, tetapi bagi perempuan yang masih perawan, disarankan tidak melakukan perawatan ini. Alasannya, saat proses perawatan, dokter akan memasukkan alat berukuran kecil yakni sebuah laser ke dalam vagina.

Prosedur Femilift Seperti Apa ya?

Sejatinya prosedur Femilift adalah berupa laser yang membentuk vagina terasa lebih kenyal serta merangsang pembentukan kolagen. Namun, perlu diketahui, prosedur laser ini tidak menggantikan prosedur operasi, di mana operasi benar-benar menutup celah yang longgar dengan menghilangkan mukosa dan menarik otot yang longgar. Dengan begitu, operasi tidak bisa mengembalikan bentuk pada vagina.

Untuk urusan keamanan, perawatan ini tidak berbahaya. Bahkan Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat telah menyetujui prosedur perawatan ini. Perawatan semacam ini disebut aman dan tidak menimbulkan efek samping jangka panjang.

Mirip prosedur laser di wajah, prosedur femilift juga perlu pengulangan.  Pengulangan bisa dilakukan setelah 6 bulan untuk hasil maksimal. Nah. biasanya memerlukan sampai 3 kali treatment agar hasil sempurna.

Pastikan Kesehatan Prima Sebelum Perawatan

Melakukan perawatan Femilift bukanlah hal yang mudah. Perlu ketelitian dan pemeriksaan lebih dulu jika Bunda ingin melakukan perawatan ini. Bahkan dokter yang memberikan perawatan harus memiliki sertifikat internasional.

Femilift mensyaratkan pemeriksaan kesehatan. Artinya pasien yang memiliki kondisi kesehatan yang baikkah yang diutamakan. Dengan kondisi kesehatan prima, perawatan Femilift bakal lebih efektif.

Bagi perempuan yang merokok disarankan menghentikan dulu kebiasaan tersebut. Alasannya, pasien yang merokok akan lebih lama mendapatkan perubahan dari perawatan ini.

Femilift tak sekadar meremajakan vagina, lho. Perawatan ini bahkan bisa mengatasi keluhan vagina kering.

Bagaimana, Bunda, tertarik mencoba prosedur ini?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.


Lifestyle

Untuk Ibu yang Baru Melahirkan, Ucapkan Kata-kata Ini Untuk Menguatkan Diri Sendiri

Melahirkan buah hati yang telah lama dinanti pastinya menjadi kebahagiaan bagi bunda. Si kecil yang selama ini hanya bisa dirasakan melalui tendangan-tendangan kecil dari dalam perut kini bisa digendong dan ditimang.

Namun, kehadiran si kecil tentunya menambah tugas dan tanggung jawab bunda. Bunda perlu siap siaga menjaga si kecil. Waktu tidur yang berkurang, pekerjaan rumah yang bertambah, dan si kecil yang selalu membutuhkan perhatian ibu bisa membuat ibu kelelahan.

Apalagi pada ibu paska melahirkan terjadi perubahan hormon yang dapat mempengaruhi mood atau suasana hati. Bunda bisa tiba-tiba merasa sedih atau khawatir tidak bisa menjadi ibu yang baik. Hal itu sebenarnya wajar terjadi, tetapi jika dibiarkan berlarut-larut dapat membuat bunda stres bahkan depresi.

“Self love” bisa menjadi kekuatan terbesar dari dalam diri ibu sendiri. 

Self love atau mencintai diri sendiri merupakan suatu tindakan atas dorongan diri sendiri untuk menumbuhkan penghargaan dan menerima kekurangan diri sendiri.

Bagi seorang ibu yang baru melahirkan, self love penting dalam menjalani kehidupan karena banyak tantangan yang harus dihadapi, misalnya tantangan baru dalam merawat si kecil dan tantangan dari luar yang bisa berupa kritik dan komentar negatif dari orang-orang.

Nah, salah satu cara yang bisa bunda lakukan adalah mengatakan hal-hal positif kepada diri sendiri. Berbicaralah di depan cermin agar bunda dapat melihat diri bunda sehingga bunda semakin yakin. Berikut beberapa ucapan yang bisa bunda katakana kepada diri sendiri:

1. “Aku mampu mengasuh dan merawat anakku dengan cara terbaikku”

Ada kalanya bunda merasa tidak percaya diri dengan kemampuan bunda dalam merawat si kecil karena tidak mempunyai pengalaman atau ilmu yang mumpuni. Namun, bunda harus yakin bahwa bunda adalah ibu yang terbaik bagi anak bunda. Naluri keibuan akan membawa bunda untuk selalu memberikan yang terbaik untuk si kecil.

2. “Tidak ada manusia yang sempurna, wajar jika berbuat kesalahan, tapi aku harus selalu belajar”

Mungkin bunda pernah secara tidak sengaja melakukan kesalahan dalam merawat si kecil. Berbuat kesalahan adalah hal yang wajar, bunda tidak perlu berlarut dalam penyesalan. Justru, dari kesalahan tersebut bunda bisa belajar dan memotivasi diri sendiri untuk selalu belajar agar tidak melakukan kesalahan lagi.

3. “Aku harus selalu bersyukur karena dikaruniai buah hati”

Dikaruniai buah hati merupakan hadiah yang indah bagi seorang ibu. Oleh karena itu, bunda harus selalu bersyukur atas kehadiran si kecil. Dengan bersyukur atas hal-hal yang bunda miliki, maka akan menumbuhkan rasa optimis dan bahagia dalam hati.

Itulah beberapa kalimat yang bisa bunda katakana kepada diri sendiri agar yakin dengan diri sendiri. Lakukanlah berulang-ulang agar tertanam dalam diri bunda. Bunda bisa menambahkan sendiri kalimat positif versi bunda. Selamat mencoba ya, Bun!

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.


Mom Life

Sering Main Gawai Saat Hamil, Berbahayakah? Waspadai Efek Buruknya Bagi Janin

Betapa gawai memudahkan aktivitas. Namun, kemudahan yang diberikan gawai tersebut tidak boleh melenakan bunda, terutama jika bunda sedang hamil. Karena ternyata, menurut beberapa ahli dan penelitian, terdapat efek negatif dari paparan gawai terhadap janin di dalam kandungan. Pancaran gelombang radiasi dari gawai dapat memberikan beberapa efek buruk bagi janin sehingga bunda perlu waspada dan mempertimbangkan waktu memakai gawai.

Terdapat Penelitian Tentang Efek Negatif Gawai Terhadap Janin dan Anak Setelah Lahir

Dilansir dari laman academic.oup.com, sebuah penelitian mengungkap bahwa terdapat pengaruh antara paparan radiasi gawai terhadap lamanya kehamilan. Kehamilan normal adalah antara 37-40 minggu, namun pada penelitian tersebut ditemukan hasil bahwa paparan gawai pada masa kehamilan dapat menyebabkan kelahiran kurang bulan atau prematur.

Selain itu, dilansir dari laman WebMD, dari sebuah penelitian yang dimuat di Journal of Epidemiology and Community Health, paparan gawai dapat memberikan efek buruk dalam pertumbuhan anak. Anak bisa menjadi hiperaktif, sulit untuk fokus, dan kesulitan untuk berinteraksi dengan teman sebaya. 

Para ahli menyebutkan bahwa masih dibutuhkan penelitian yang lebih mendalam mengenai hal tersebut. Namun, bukan berarti hal itu membolehkan bunda untuk berlama-lama bermain gawai. Masa kehamilan adalah masa saat janin masih berkembang, terutama pada awal kehamilan, otak janin masih berkembang. Oleh karena itu, jangan sampai perkembangannya terganggu hanya karena bunda terlena dengan gawai ya.

Lebih Baik Melakukan Pencegahan, Kurangi Penggunaan Gawai dalam Masa Kehamilan

Walaupun masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui efek paparan gawai dengan kehamilan, tetapi sebaiknya bunda mencegah agar tidak terjadi hal yang buruk. Kurangi memakai gawai saat bunda sedang hamil. Jika terpaksa memakai gawai ketka hamil, sebisa mungkin hanya menggunakan untuk hal penting dan durasi yang sebentar. Gunakanlah headset atau speaker ketika menelepon, jauhkan gawai dari jangkauan bunda, dan jangan menyimpannya di kantong.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Most Share

To Top