Mainan Anak

Ajaklah Anak Bermain Permainan untuk Mengasah Kemampuan Otaknya. Lakukan 7 Permainan Ini Bersama Anak di Rumah Agar Otak dan Kemampuan si kecil Semakin Terasah

Di_Kampung_Main_Cipulir

Apa sih yang bisa Anda lakukan agar otak dan kemampuan si kecil semakin terasah? Tak usah khawatir, ajaklah anak Anda bermain, tetapi tak hanya bermain permainan yang menghibur semata, carilah permainan yang mengasah kemampuan otak serta sensor motoriknya. Sehingga si kecil bisa bermain sambil belajar mengasah otak dan syaraf motoriknya.

Anda bisa mempraktekan permainan seperti berikut ini di rumah bersama anak Anda:

Di_Kampung_Main_Cipulir

1. Bermain drama dengan si kecil

Jerome L. Singer, co-director dari the Family Television Research and Consultation Center, Yale University mengatakan “cobalah bermain drama dengan buah hati Anda, berilah peran pada si kecil dan biarkan ia berimajinasi dalam memainkan perannya tersebut.” Jerome L. Singer juga menambahkan penelitian menunjukan, anak yang sering bermain drama seperti ini cenderung lebih ceria dibandingkan anak-anak lain seusianya. Anda bisa memainkan drama-dramaan seperti si kecil berpura-pura menjadi dokter, atau berpura-pura menjadi penyanyi, berikanlah pula atribut bagi si kecil dan biarkan dia berperan sesuai imajinasinya. Sehinnga day imajinasi dan kreatifnya semakin berkembang.

2. Buatlah kerajinan tangan bersama dengan si kecil

“Anda pasti akan terkejut melihat betapa cepat anak Anda belajar mengenai kesenian maupun kerajinan tangan” jelas Kenworth. Anda bisa bersama dengan si kecil mencoba membuat kerajinan tangan sederhana seperti membuat taplak meja dari biji-bijian yang ditempel dengan lem. Biarkan anak Anda menyusun biji-bijian tersebut dan lihatlah betapa senang dan pintarnya anak Anda menyusun biji-bijian tersebut menjadi indah. Lewat hal tersebut anak Anda melatih sisi keatifitasnya. Selain itu, Anda pun bisa bersama dengan si kecil membuat satu action- figure atau super hero favorit anak Anda dengan menggunakan play-dough. Permainan ini tentu sangat membantu mengembangkan imajinasi, daya kreatif serta syaraf motorik si kecil.

3. Cobalah membuat dan bermain gelembung sabun

Membuat gelembung sabun merupakan hal besar bagi anak Anda. Sediakanlah air dalam baskom dan bubuhkanlah sedikit sabun mandi kedalam air tersebut. Setelah tercampur, pakailah karet gelang atau sedotan untuk membuat gelembung sabun. Agar menarik, tantanglah anak Anda membuat berbagai macam bentuk gelembung sabun  dari air sabun tersebut.

4. Bermain sambil belajar di dapur rumah Anda

Tahukah Anda, Anda bisa mengajarkan science  pada si kecil dari dapur rumah Anda. Contohnya saja Anda bisa bereksperiment dengan batang seledri. Siapkanlah batang seledri yang masih ada daunnya, air, dan beberapa tetes pewarna makanan. Biarkan si kecil memasukan batang seledri tersebut pada air yang telah diberi beberapa tetes pewarna makanan, lalu tanyakanlah kepada anak Anda apa yang kira-kira terjadi? setelah si kecil menjawab, biarkanlah batang seledri tersebut selama 3 jam dan lihatlah apa yang terjadi dengan daun beserta airnya. Anda bisa bercerita dan menjelaskan  mengenai apa yang terjadi dengan batang seledri yang berubah warna tersebut dan pastilah anak Anda akan sangat terkagum-kagum melihat dan mendengar hal tersebut.

Anda pun bisa melakukan ekperimnet lainnya di dapur seperti, berikanlah si kecil magnet, lalu berilah si kecil arahan agar dia berkeliling di dapur rumah untuk mencari benda apa saja yang menempel pada magnet tersebut. Selagi si kecil berkeliling dapur, jangan lupa untuk selalu mengawai dia. Setelah beberapa lama dia berkeliling dan melaporkan barang apa aja yang menempel pada magnet, Anda bisa mulai menjelaskan pada si kecil mengenai mengapa benda-benda tersebut bisa menempel dan bagaimana magnet bekerja. Dengan begitu si kecil tak lagi hanya bermain tetapi ia  belajar mengenai sesuatu pula.

5. Biarkanlah si kecil membantu Anda memasak

Membiarkan si kecil membantu Anda memasak di dapur bisa jadi hal yang sangat menyenangkan bagi anak Anda, Cobalah untuk memberi si kecil tugas-tugas kecil pada saat Anda sedang memasak di dapur, seperti menyuruh dia mencampurkan sayur-sayuran yang sudah Anda sediakan untuk membuat salad, mencari bahan-bahan masakan yang Anda butuhkan di dapur, membereskan meja makan, atau memipil jagung untuk dimasak. “Hal tersebut bisa sangat menyenangkan bagi anak Anda, tetapi jangan sampai ia merasa hal ini sebagai tugas. Buatlah kegiatan tersebut seperti permainan yang menantang sehingga dia tak merasa terbebani dalam melakukan hal tersebut” jelas Marilyn Segal, Dekan the Family and School Center, Nova Southeastern University di Fort Lauderdale, Florida.

6. Berkreasi dengan kue

Sesekali ajaklah si kecil memasak dan biarkan si kecil yang memilih bahan-bahan yang ingin dia pakai atau masak, Biarkanlah dia berkreasi sendiri dengan kuenya. Anda bisa menamaninya dan memberikan arahan mengenai apasaja dan bahan mana saja yang seharusnya dia butuhkan untuk memasak kue, tanpa mengabaikan bahwa buah hati Anda lah yang memiliki kuasa. Anda bisa bermain tebak-tebakan yang informatif seperti, kalau ingin mendapatkan kue yang lembut kita harus menambahkan apa? Sayuran yang banyak mengandung vitamin A apa? Biarkan dia memilih dan menjawab, bila si kecil salah menjawab, berilah informasi yang benar sehingga dia tak hanya bermain-main tetapi mendapatkan pengetahuan baru dari kegiatan tersebut.

7. Bermain dengan Pizza

Pizza, semua anak tentu sangat suka dengan makanan yang satu ini. Dan pasti buah hati Anda tak akan menolak bila Anda mengajaknya memasak Pizza bersama dia. Setelah adonan Pizza siap, bubuhkanlah saus tomat diatas adonan tersebut, biarkanlah si kecil yang membubuhkan saus tomat tersebut. Lalu ajaklah si kecil untuk menghias adonan Pizza yang sudah diberi saus tomat dengan daging, paprika, jamur, keju, tomat dan bahan-bahan lainnya. Setelah Pizza selesai dipanggang, tentu bahan-bahan yang ditaruh diatas adonan Pizza tersebut akan berubah warna serta tekstur. Coba Anda ajukan pertanyaan pada si kecil tentang salah satu bahan Pizza tersebut, apa si kecil masih ingat atau tidak? Si kecil sudah pasti akan tertantang melakukannya, apalagi dia sendiri yang meletakan bahan-bahannya. Selain menjadikan anak Anda kreatif bermain dengan adonan Pizza ini, dia sekaligus bisa melatih diri agar kuat dalam mengingat sesuatu yang pastinya akan sangat berguna bagi perkembangan otak si kecil.

adorable-book-boy-1250722 adorable-book-boy-1250722
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.


Kesehatan Ibu & Anak

Kenali Susu Formula Apa yang Cocok untuk Bayi di Bawah Usia 1 Tahun

Perkembangan Bayi 3 bulan

Saat si kecil masih bayi, ASI tentu jadi asupan utama untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya. Bunda yang bisa menyusui tentu sudah sangat paham akan hal ini. Semua kebutuhan si kecil akan ASI sudah pasti Bunda penuhi.

Keinginan untuk memberikan ASI eksklusif kepada bayi, tentu adalah idaman setiap para bunda yang mengerti tentang pentingnya ASI. Namun banyak yang lupa, tiap bayi lahir dengan kondisi berbeda. Perbedaan ini turut memengaruhi proses pemberian ASI.

Salah satu hal yang lebih penting dari proses permberian ASI adalah tak membiarkan bayi Bunda menangis kelaparan. Ingat, pemberian ASI untuk memberi makan bayi, bukan menjadi ajang prestasi atau sekadar memenuhi keinginan menjadi orang tua sejati.

Meski asupan terbaik untuk bayi adalah Air Susu Ibu (ASI), namun terkadang ada saja masalah yang hadapi Ibu. Masalah seperti, ASI tidak cukup, rasa sakit, tingkat stres yang sangat tinggi sampai harus kembali bekerja adalah beberapa alasannya. Alasan yang sangat bervariasi dan sangat pribadi.

Akhirnya Bunda terpaksa harus menggunakan susu Formula. Susu formula memang tidak akan bisa menandingi manfaat ASI. Namun jika tidak memungkinkan memberi ASI secara eksklusif, jangan sampai keadaan ini membuat Bunda menjadi tertekan.

Susu Formula Apa yang Cocok untuk Bayi di Bawah Usia 1 Tahun?

Pada dasarnya semua produk susu formula terdiri dari kumpulan nutrisi utama, yaitu protein, karbohidrat, lemak, vitamin, dan mineral. Namun, yang membedakan adalah jenisnya.

Pastikan di kemasan susu ada tertulis bahwa produk tersebut cocok untuk dikonsumsi bayi baru lahir. Untuk bayi baru lahir dan masih di bawah usia satu tahun, sebaiknya pilih produk susu formula yang berasal dari susu sapi.

Langkah selanjutnya adalah memperhatikan jenis protein yang digunakan. Protein susu sapi terbagi dua, yaitu whey dan casein. Jenis whey lebih direkomendasikan untuk bayi baru lahir karena dianggap lebih mudah dicerna.

Namun Bunda bisa juga memakai produk yang menggabungkan keduanya. Tapi ingat bahwa komposisi whey harus lebih tinggi daripada casein. Biasanya rasio antara whey dan casein sekitar 60:40. Rasio itu setara dengan kandungan protein pada ASI. Teruskan penggunaan sampai bayi berusia satu tahun. Jika Bunda merasa bayi tidak menyukainya, Bunda boleh mengganti merek yang lebih disukainya, sebaiknya setelah berkonsultasi dengan dokter.

Kumpulan Susu Formula untuk Anak 0 – 12 Bulan

1. Susu Formula Nutramigen LGG

Susubalita

Nutramigen LGG, brand susu bayi favorit yang diformulasikan bagi bayi yang alergi terhadap protein susu sapi. Nutramigen LGG diperkaya dengan protein terhidrolisa ekstensif yang menjadi molekul sangat kecil.

Sehingga merk susu bayi satu ini dapat menurunkan kemungkinan pemicu reaksi alergi.

Komposisi: DHA, ARA, ALA, LA, fat, carbohydrate, protein, energy dan mineral.
Cocok untuk: 0-12 bulan.

2. Susu Formula Baby & Me Organic

susubalita_arla

Baby & Me adalah produk susu formula organik untuk usia 0-6 bulan dan 6-12 bulan yang produksi oleh Arla, perusahaan organik terbesar dari skandinavia. Produk Baby & Me diolah secara organik hingga memiliki kandungan organik secara alami seperti omega 3 & 6 organik, AA DHA, dan FOS & GOS organik. Tekstur susunya yang ringan, membuat produk ini dinilai mirip dengan ASI. Baby & Me Organic memiliki sertifikasi organik dari Eropa dan Indonesia, serta label halal dari MUI.

Komposisi: Omega 3 dan Omega 6 Organik, AA DHA, serta FOS dan GOS Organik, Mengandung 15 Vitamin dan 12 Mineral dan tanpa gula tambahan
Cocok untuk: 0-6 & 6-12 bulan.

3. Susu Formula Isomil Plus Advance Soya

susubalita_isomil

Isomil Plus Advanced Soya dengan isi 400gr cocok untuk bayi yang alergi terhadap susu sapi. Mengandung AA&DHA, protein, natrium, kalsium, vitamin, dan mineral yang penting bagi pertumbuhan bayi.

Susu formula bayi ini telah terbukti kualitasnya dalam memenuhi kebutuhan tumbuh kembang bayi.

Komposisi: AA&DHA, protein, natrium, kalsium, vitamin, dan mineral.
Cocok untuk: 6-12 bulan.

4. Susu Formula Enfamil A+

Susubalita_enfamila

Merk susu pertumbuhan bayi diperkaya Prebiotik GOS tuk kesehatan pencernaan dan nutrisi penting lainnya, Enfamil A+ juga teruji klinis mendukung perkembangan otak bayi.

Komposisi: AA&DHA, protein, natrium, kalsium, vitamin, dan mineral.
Cocok untuk: 0-6 bulan, 6-12 bulan, dan 0-12 bulan.

5. Susu Formula Bebelove

susubalita_Susu Formula Bebelove

Bebelove merupakan susu yang khusus ditujukan untuk bayi berusia 0 hingga 1 tahun. Susu ini bisa diandalkan bagi bunda untuk memastikan si kecil mendapat gizi lengkap guna pertumbuhannya dengan sempurna.

Susu bebas gula ini bisa menjadi penunjang ASI terbaik, karena kaya akan nutrisi.

Komposisi: Prebiotik FOS, lactoferrin, zat besi, kalsium, vitamin dan mineral.
Cocok untuk: 0-6 bulan, 6-12 bulan.

6. Susu Formula Morinaga

susubalita_chil-kid-soya

Morinaga BMT merupakan susu formula untuk bayi dengan formula khusus yang ditujukan bagi anak usia 0-6 bulan. Susu ini juga sangat tepat digunakan untuk pendamping ASI, agar kebutuhan nutrisi bayi semakin terjamin untuk pertumbuhan dan perkembangannya.
Susu ini punya tekstur mirip ASI, sehingga lebih mudah dicerna oleh si buah hati.

Komposisi: DHA, AA, prebiotik, laktulosa, laktoferin, vitamin dan mineral.
Cocok untuk: 0-6 bulan

7. Susu Formula Nutribaby Royal

susubalita_royal

Susu formula Nutribaby Royal dihadirkan dalam dua varian, yakni Nutribaby Royal 1 untuk bayi usia 0-6 bulan, dan Nutribaby Royal 2 untuk bayi usia 6-12 bulan.
Susu Nutribaby Royal dibuat dengan tekstur menyerupai ASI yang mudah dicerna oleh lambung bayi. Susu ini memastikan bayi tumbuh dan berkembang secara optimal.

Komposisi: Omega 3, omega 6, kolin, taurin, prebiotik FOS-GOS, AA dan DHA, 12 mineral, dan 18 vitamin.
Cocok untuk: 0-6 bulan, 6-12 bulan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

adorable-book-boy-1250722 adorable-book-boy-1250722

Most Share

To Top