Parenting

Agar Lebih Siap Hadapi Persalinan, Kenali Dulu Tahap Pembukaan Menjelang Melahirkan

Persalinan adalah saat yang paling dinantikan oleh para calon ibu. Banyak hal mengenai persalinan yang harus diketahui oleh para ibu, terutama ibu baru. Jadi, ibu harus mempunyai bekal ilmu yang cukup agar bisa lebih siap menghadapi proses persalinan. Berikut penjelasan mengenai proses atau tahapan persalinan:

Pembukaan 1

Pembukaan 1 biasanya akan terjadi dalam waktu beberapa hari, atau minggu. Fase ini akan ibu lalui tanpa merasakan kontraksi yang kurang dari satu menit. Namun, beberapa ibu bisa mengalami kontraksi hingga 24 jam. Apabila kontraksi masih jarang dirasakan, ibu sebaiknya tidak perlu pergi ke rumah sakit. Pada fase ini, mulut rahim ibu akan mengalami pembukaan sebesar 1 cm. Ibu akan merasakan mulas dan nyeri di bagian punggung atau pinggang. Beberapa ibu bahkan mengeluarkan lendir dan darah dari alat kelaminnya. Posisi kepala janin sudah berada di tempat yang tepat menuju arah jalan lahir namun belum terjadi pergerakan menuju rongga panggul.

Pembukaan 2

Fase ini akan ibu lalui selama 12-14 jam apabila menghadapi kehamilan pertama dan selama 6-10 jam untuk kehamilan setelahnya. Pada fase ini, mulut rahim ibu akan terbuka hingga 2 cm. Rasa mulas dan kram yang ibu rasakan seperti sedang datang bulan. Ibu sebaiknya makan makanan ringan, seperti roti. Selain itu, minumlah banyak air putih, karena sistem pencernaan ibu akan menjadi lambat.

Pembukaan 3

Pada fase ini, mulut rahim ibu akan terbuka hingga 3 cm. Kontraksi akan terjadi setiap 30 menit hingga 1 jam sekali. Apabila kontraksi terjadi secara teratur, maka ibu sebaiknya pergi ke rumah sakit. Posisi janin mulai mengarah ke rongga pinggul, meskipun penurunannya belum signifikan.

Pembukaan 4

Mulut rahim ibu yang terbuka hingga 4 cm akan menipis karena sering terjadinya kontraksi. Air ketuban biasanya akan pecah. Posisi janin semakin ke bawah sehingga jalan lahir akan semakin terbuka lebar.

Pembukaan 5

Pada fase ini, ibu akan merasakan kontraksi dalam 30 menit hingga 1 jam di awal. Sedangkan frekuensi kontraksi akan selama 2 hingga 5 menit. Mulut rahim ibu akan terbuka sebesar 5 cm, dan posisi kepala janin berada melintang di salah satu pinggul ibu, yang kemudian akan menuju ronggang panggul ibu.

Pembukaan 6

Ibu akan merasakan kontraksi yang semakin kuat dengan jeda waktu 3 hingga 5 menit. Mulut rahim ibu akan terbuka 6 cm. Posisi kepala jani sudah masuk ke rongga panggul. Idealnya, kepala janin telah melewati bagian panggul paling sempit.

Pembukaan 7

Kontraksi yang dirasakan ibu akan terjadi hingga 2 sampai 3 menit selama 1,5 menit. Mulut rahim ibu akan terbuka melebar hingga 7 cm. Posisi kepala janin akan berputar 90 derajat dan wajahnya akan menghadap ke rectum ibu.

Pembukaan 8

Mulut rahim ibu terbuka hingag 8 cm. Ibu akan merasakan tekanan kuat di bawah punggung dan anus. Ibu akan merasa panas lalu berkeringat dingin. Lendir dan darah yag keluar akan semakin banyak. Bayi akan berusaha untuk keluar melalui jalan lahir karena semakin terbuka lebar. Kontraksi yang dirasakan ibu akan melancarkan bayi untuk bergerak bebas.

Pembukaan 9

Ibu akan mengalami kontraksi yang semakin kuat. Bahkan, rasa sakit yang luar biasa. Bagi banyak ibu, fase ini adalah yang terberat. Ibu akan merasakan mulas dan tekanan yang luar biasa seperti ingin buang air besar.Mulut rahim ibu akan terbuka hingga 9 cm. Dokter atau bidan biasanya akan melarang ibu untuk mengejan apabila pembukaan belum sempurna. Posisi bayi sudah berada di rongga panggul.

Pembukaan 10

Fase dimana ibu akan mengalami pembukaan sempurna. Rasa ingin mengejan semakin hebat dan anus semakin terbuka. Kepala janin mulai terlihat, bagian luar alat kelamin (vulva) ibu akan terbuka dan area di antara paha (perineum) akan meregang. Rasa mulas mulai teratur, cepat, dan kuat setiap 2 hingga 3 menit sekali dengan frekuensi 1 hingga 2 menit. Apabila bagian perineum perlu digunting untuk mencegah terjadinya robekan paksa akibat tekanan janin, maka pihak dokter akan melakukan hal itu. Pada fase ini, janin siap untuk dilahirkan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.


Extra

7 Tanda-Tanda Melahirkan Semakin Dekat

Mengetahui dan mengenali tanda-tanda melahirkan sangat penting bagi seorang calon ibu. Pada umumnya, tubuh akan merasakan sejumlah perubahan yang terjadi secara bertahap dan konsisten. Apabila tanda-tanda tersebut semakin sering muncul, Bunda harus segera mempersiapkan diri untuk menyambut momen kelahiran si kecil.

Bagi setiap wanita, momen melahirkan adalah pengalaman yang sangat unik. Sering kali, persiapan yang dilakukan justru tidak sesuai dengan kenyataan yang terjadi. 

Namun, tidak ada salahnya untuk mempersiapkan diri dengan informasi yang lengkap seputar tanda-tanda menjelang persalinan. Melatih diri dengan metode khusus untuk meredakan nyeri juga akan membantu menghadapi momen menegangkan ini.

Tanda-Tanda Melahirkan, Hitungan Hari Hingga Jam

Persalinan tidak terjadi secara tiba-tiba, tetapi melalui proses yang cukup panjang. Sebagian ibu mungkin akan merasakan tiap fase dalam waktu yang singkat, sedangkan sebagian ibu yang lain butuh waktu berjam-jam. Yuk, simak penjelasan para ahli di Mayo Clinic mengenai tahap-tahap persalinan beserta tanda-tanda yang mengiringinya.

 

Artikel ini merupakan bagian Sayangi Anak Extra

Dengan Sayangi Anak EXTRA, orang tua dapat mengakses semua artikel premium, kelas & event eksklusif dan video – video seputar parenting, kesehatan dan ibu & anak baik dari para ahli Sayangi Anak maupun dari Team Sayangi Anak..

Detail Langganan

Already a subscriber?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.


Lifestyle

Untuk Ibu hamil yang Persalinan Secara Normal, Ini Tips Melahirkan Normal dengan Lancar untuk

Buat ibu hamil yang memilih persalinan secara normal, wajib perhatikan tips melahirkan normal di bawah ini. Sebenarnya semua metode sama-sama memiliki resiko tinggi. Caesar pun punya tingkat kesulitan sama besarnya. Oleh karena itu mempersiapkan diri dengan baik  akan menjadi solusi terbaik.

8 Tips Melahirkan Normal dengan Tenang 

Persalinan secara normal memang akan terasa lebih sakit, namun kebanyakan orang memilih opsi ini karena mungkin dari segi pemulihan terasa lebih cepat. Ada banyak hal yang bisa bunda lakukan sebelum proses persalinan berlangsung. Hal ini semacam persiapan menjelang hari membahagiakan.

1. Sering Baca Artikel dan Bahasan Mengenai Melahirkan 

Tips pertama yang sebenarnya penting tapi sering diabaikan adalah sering-sering membaca artikel atau bahasan tentang melahirkan secara normal. Bersiap menjadi seorang ibu dengan langkah pertama yakni melahirkan buah hati ke dunia dengan selamat, Anda bisa gunakan banyak media di zaman canggih ini.

Sekarang  tidak susah lagi jika ingin tahu tentang sebuah informasi. Begitu juga soal melahirkan secara normal. Banyak sumber seperti internet, artikel, majalah, atau buku khusus yang membahas mengenai persiapan menjelang persalinan secara normal. Pengetahuan ini akan membuat ketakutan mereda.

2. Jaga Pola Makan dengan Baik 

Ketika konsultasi dengan dokter pastinya sudah berkali-kali diberi wejangan untuk menjaga pola makan dengan baik. Banyak protein, jangan malas makan sayuran hijau, juga mulai kurangi konsumsi makanan serta minuman yang dapat berpengaruh pada kesehatan. Misalnya gula, kafein, dan semacamnya.

Makanan yang mengandung nutrisi sangat baik untuk menjaga pertumbuhan bayi dalam kandungan, juga melancarkan kehamilan saat persalinan tiba. Saat si kecil tumbuh dengan baik tentu saja akan mempermudah proses persalinan. Kemungkinan berbagai macam resiko juga menurun drastis.

3. Manfaatkan Adanya Kelas Prenatal 

Persalinan secara normal maupun caesar sama-sama membutuhkan persiapan matang. Jangan habiskan masa kehamilan hanya dengan duduk santai saja, perubahan mood sedrastis apapun usahakan untuk tetap olahraga. Selain jalan kecil kelas prenatal juga akan membantu persalinan berlangsung lancar.

Sekarang ini kelas prenatal memang sudah menjadi standar penting dan wajib bagi para ibu hamil. Banyak anjuran edukasi maupun informasi mengenai kehamilan dan persalinan yang akan didapatkan selama masa kelas berlangsung. Selain itu ada sharing juga dari para ibu hamil lainnya.

4. Selalu Minum Banyak Air Putih

Hal penting lain yang tidak boleh dilupakan oleh ibu hamil adalah selalu rajin minum air putih. Bagaimanapun ini akan membantu mengeluarkan racun dalam tubuh melalui urine. Sehingga nantinya kemungkinan infeksi pada saluran kemih juga minim terjadi. Sehari setidaknya harus 10 gelas.

Selain membantu kelancaran proses hamil dan melahirkan secara normal, minum air putih juga sangat bermanfaat bagi ibu hamil. Pasalnya kandungan alami di dalamnya dapat memberikan kebugaran serta tenaga agar tidak merasa lemas. Kulit wajah juga terasa lembab dan terus segar walau jam tidur kurang.

5. Belajar Menghadapi Kontraksi 

Mulai trimester kedua belajarlah untuk menghadapi kontraksi. Ada banyak informasi bisa diakses melalui internet agar bunda bisa melahirkan normal tanpa rasa sakit teramat sangat. Salah satu kuncinya adalah dengan mengatur pernapasan agar bisa melalui kontraksi dengan lancar dan cepat.

Agar hal ini bisa terjadi bunda harus mempersiapkannya sedini mungkin. Mulai mengikuti berbagai macam kelas yoga, olahraga rutin setiap pagi hari, juga mengesampingkan rasa takut. Persalinan memang pertaruhan antara hidup mati, namun jika bisa rileks dan tenang tidak terlalu menyiksa.

6. Selalu Tidur yang Cukup 

Selanjutnya jangan lupa ibu hamil harus punya jam tidur yang cukup. Hal ini bertujuan agar badan terasa segar dan membantu janin tumbuh dengan sehat. Memang tidak mudah untuk mendapatkan jam tidur ideal apalagi menjelang trimester ketiga. Rasa gelisah, was-was akan semakin meningkat.

Namun sayangnya jika Anda menginginkan persalinan dengan cara normal maka harus terbiasa dengan jam tidur yang teratur. Hindari begadang yang bisa menyebabkan penurunan stamina baik pada ibu hamil maupun kondisi kesehatan bayi dalam rahim. Lakukan rutin sampai HPL persalinan tiba.

7. Memahami Risiko Persalinan Normal 

Setiap metode persalinan yang diambil memang punya risikonya tersendiri. Begitu juga dengan persalinan normal. Biasanya aka nada komplikasi seperti posisi bayi sungsang atau kepala belum berada di bawah tepat di jalur keluar, tali pusat prolaps atau menumbung, dan masih banyak lagi.

Untuk menghindari berbagai macam risiko tersebut bunda harus selalu melakukan kontrol rutin ke dokter kandungan sebulan sekali. Hal ini dilakukan untuk berjaga-jaga apabila terjadi keadaan darurat menyangkut bayi dan bisa ditangani secepat mungkin dengan tindakan medis yang maksimal.

8. Menentukan Lokasi Lahiran 

Setelah selesai dengan persiapan mental, fisik, serta perlengkapan bayi maka tinggal menentukan saja lokasi lahiran bayi. Pilihlah rumah sakit atau sebuah klinik bersalin sesuai dengan keinginan dan kenyamanan ibu hamil. Pastikan tenaga medis mampu memberikan pelayanan maksimal pada pasien.

Carilah informasi di wilayah sekitar jika ingin melakukan persalinan dekat dengan tempat tinggal. Tidak ada salahnya melakukan riset melalui survei, misalnya minta brosur atau nomor Customer Service dari rumah sakit tersebut. Dengan begitu bisa tahu jenis pelayanan serta budgeting harus dipersiapkan. 

Melahirkan secara normal merupakan proses yang panjang dan melelahkan. Butuh stamina dan fisik yang bagus agar nantinya berjalan dengan maksimal. Bantulah dengan memaksimalkan persiapan dari diri sendiri dengan semaksimal mungkin.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.


Mom Life

Tips Melahirkan Normal dan Gangsar di Hari-H

Melahirkan secara normal ataupun sesar, keduanya sama-sama punya resiko tinggi. Namun karena perkembangan teknologi sekarang ini sudah cukup maju dan pesat, membuat angka kegagalan semakin menurun. Ada beberapa tips melahirkan normal secara cepat dan sakitnya hanya bertahan sebentar.

Tips Melahirkan Normal Secara Cepat dan Aman

Proses melahirkan memang pertaruhan antara hidup dan mati. Dengan bantuan teknologi, angka keselamatan Bunda dan bayi semakin meningkat. Agar dapat melaluinya dengan baik, Bunda harus melakukan berbagai macam persiapan sebelum bulan kehamilan menginjak trimester terakhir. 

1. Menjaga Kesehatan Secara Baik 

Tips pertama dan yang paling dasar tentunya adalah Ibu hamil harus selalu menjaga kesehatan dengan baik. Yap, kesehatan Bunda akan sangat berpengaruh pada kondisi bayi juga dalam rahim. Patuhi anjuran dokter dalam menjalani pola hidup. Penuhi nutrisi serta gizi harian dengan buah dan sayuran. 

Kondisi kesehatan Bunda juga akan menjadi pertimbangan utama apakah Bunda masih kuat menjalani persalinan secara normal. Jika terus mengalami penurunan demi menyelamatkan Ibu dan anak maka kemungkinan akan dilakukan persalinan secara sesar. 

2. Selalu Berpartisipasi dalam Kelas Persiapan 

Selanjutnya Ibu hamil juga harus mau untuk terus aktif dalam kelas persiapan menuju persalinan. Sekarang ini sudah banyak pihak atau lembaga baik itu dari rumah sakit atau lingkungan sekitar yang mengadakan kelas persiapan menuju proses melahirkan normal secara aman dan cepat. 

Setiap kelas nantinya akan punya program dan durasi yang berbeda-beda, sehingga Bunda bisa belajar dari bagaimana cara mengontrol napas sampai menjaga ketenangan hati. Hal ini sangat berguna dan merupakan cara terbaik untuk bisa melahirkan dengan persaan aman sehingga prosesnya juga cepat.

3. Melakukan Yoga Prenatal 

Selain itu, Ibu hamil sekarang juga bisa melakukan kelas yoga prenatal. Kelas ini memang diciptakan khusus untuk Bunda yang sedang hamil, tujuannya adalah agar lebih santai dan merasa rileks saat proses kehamilan tengah berlangsung. Selain itu yoga ini juga bisa membantu menjaga stamina dan kesehatan. 

Gerakan yoga prenatal berfokus pada titik pernapasan juga sehingga nantinya para Ibu hamil dapat melalui proses persalinan tanpa perlu menguras terlalu banyak tenaga. Dengan begitu mereka bisa pulih dalam jangka waktu tidak terlalu lama. Pemulihan pasca persalinan juga berlangsung cepat.

4. Rutin Melakukan Olahraga Kecil 

Saat Bunda sedang hamil tidak boleh terlalu hobi rebahan. Walaupun terkadang rasanya berat dan malas namun harus dilawan. Sebisa mungkin tetap lakukan olahraga kecil, misalnya jogging mengitari kompleks saja atau jalan-jalan di sekitar rumah. Lakukan secara rutin dengan rentan waktu 10 sampai 30 menit.

Namun sayangnya sampai sekarang masih banyak mitos bermunculan, seperti Bunda hamil dilarang untuk mekakukan aktivitas, secara gamblang para tenaga kesehatan khususnya dokter menyebut itu tidak benar. Olahraga seperti jalan kaki sangat bagus dan dianjurkan untuk para Bunda hamil.

5. Melakukan Pijat Perineum 

Sebagian orang pasti masih merasa asing dengan istilah perineum. Pijat perineum sendiri merupakan tekanan lembut pada area jalan lahir bayi. Jika dilakukan secara rutin bisa membuka vagina, serta meminimalisir rasa sakit katika sedang berada dalam proses persalinan. 

Pijat Perineum sendiri bisa Bunnda lakukan setelah masuk masa kehamilan 34 minggu, Kelas ini memang belum ada di daerah-daerah, namun bisa minta saran dari dokter tentang rekomendasi tempat di lingkungan sekitar  bisa memberikan treatment seperti itu atau yang sejenisnya.

6. Melakukan Latihan Pernapasan 

Salah satu faktor penentu apakah persalinan dilalui secara lancar adalah bisa melakukan teknik pernapasan secara benar. Pernapasan yang baik dan kuat harus dilatih sejak awal masa kehamilan. Itulah mengapa Ibu hamil sangat dianjurkan untuk ikut berbagai macam kelas pelatihan .

Saat merasakan kontraksi otot-otot seluruh tubuh akan tegang, sulit sekali mengontrol pernapasan jika tidka dibiasakan atau dilatih sejak dini. Oleh kare itu melemaskan saraf dan otot yang tertarik secara aman ada tekniknya sendiri. Rajin-rajinlah melakukan pelatihan atau olahraga ringan seperti jalan kaki.

7. Selalu Kontrol Posisi Bayi dengan Benar 

Sambil mempersiapkan segala macam persiapan teknis, Bunda juga harus selalu mengontrol posisi bayi. Idealnya kepala bayi harus sudah menghadap ke bawah sebelum proses melahirkan dimulai. Posisi ini akan memudahkan proses persalinan berjalan dengan cepat. Namun beda lagi jika ternyata sungsang.

Jika ternyata posisi bayi sungsang sampai saat proses persalinan, maka bisa dialihkan ke operasi sesar. Inilah pentingnya melakukan kontrol paling lama satu kali dalam sebulan. Jika diketahui sebelum proses melahirkan maka dokter akan memberikan berbagai macam tips untuk memperbaiki posisi bayi.

8. Usahakan Untuk Makan Sebelum Melahirkan 

Terakhir jangan lupa untuk makan sebelum masuk ke proses melahirkan. Ingat jika proses persalinan pastinya membutuhkan banyak energy, jangan sampai Bunda tidak mencukupi asupan gizi dn nutrisi sehingga membuat tubuhnya lemas. Jika memang kurang nafsu makan bisa ngemil sehat saja. 

Salah satu cara agar Bunda masih mau makan dan mengisi perutnya sebelum melahirkan adalah ngemil jajanan sehat. Bisa buah atau sayuran saja, yang penting masih mengandung karbohidrat tinggi atau lemak sehingga tidak menyebabkan rasa mual dan tentunya mengenyangkan juga bagi Ibu hamil. 

Selain itu, faktor lain Bunda bisa melahirkan normal dengan cepat dan aman adalah dengan memilih metode melahirkan terbaik. Sekarang ini zaman sudah maju, belakangan selalu muncul metode baru seperti melahirkan dalam air dan posisi jongkok. Ternyata hal tersebut juga bisa mengurangi rasa sakit.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Most Share

To Top