Parenting

Ada Kalanya Anak Susah Tidur Akibat Bunda Tak Mengajarinya Tidur Teratur

pexels-photo-1172937

Memiliki buah hati yang aktif dan selalu riang tentu jadi kebanggaan tersendiri untuk orangtua. Energi positif yang dipancarkan si kecil turut membuat orangtuanya pun senang. Hanya saja, segala aktivitas yang dilakoni buah hati seringkali juga membuat tenaganya terkuras.

Untuk itu alangkah bijaknya sebagai orangtua, Bunda pun perlu memperhatikan lagi kegiatan si kecil. Sekalipun di siang hari ia memiliki serangkaian kegiatan positif, jangan sampai malamnya justru ia didera masalah sulit tidur.

Mengutip dari Baby Center, orangtua biasanya melakukan beberapa kesalahan umum orangtua saat menyuruh anaknya pergi tidur. Hati-hati Bun, dengan begini dia akan sulit tidur malam dan malah kekurangan waktu istirahatnya. Padahal, istirahat cukup adalah kebutuhan yang diperlukan si kecil agar kesehatannya tak terganggu. Supaya lebih jelas, berikut lima kesalahan orangtua beserta solusinya.

Anak Perlu Jadwal Tidur yang Teratur, Sudahkah Bunda Melakukan Hal Tersebut?

Bun, umumnya waktu tidur anak yang sudah sekolah akan berkurang 60 menit dibanding mereka yang belum masuk sekolah. Untuk itu, diperlukan jadwal tidur yang teratur supaya tidurnya tetap cukup dan berkualitas. Marc Weissbluth, seorang dokter anak dan penulis dari Healthy Sleep Habits, Happy Child mengatakan,

“Membiarkan anak tidur terlambat akan membuat anak menjadi orang yang lemah atau selalu terlihat kelelahan,” ujar Jill Spivack, co-creator dari The Sleepeasy Solution: The Exhausted Parent’s Guide to Getting Your Child to Sleep from Birth to Age 5.

Solusi untuk masalah ini: cukup buat jadwal tidur malam untuk anak yang teratur. Bahkan, jika bisa ditambah tidur siang. Jangan menunggu anak menguap, mengusap mata, hingga merengek, baru Bunda mengajaknya pergi tidur. Lantaran setiap anak berbeda-beda, National Sleep Foundation mengatakan bahwa balita biasanya membutuhkan 12 jam waktu tidur pada malam hari.

Sedangkan anak-anak pra-sekolah butuh sampai 13 jam istirahat pada malam ditambah siang hari. Anak-anak yang sudah beranjak remaja wajib mengistirahatkan tubuh 10 sampai 11 jam per hari. Cari informasi supaya anak selalu konsekuen dengan aturan yang telah dibuat ya Bun.

Orangtua Gemar Menaruh Banyak Mainan di Tempat Tidur Anak

Masih banyak orangtua yang suka menaruh banyak mainan di tempat tidur buah hatinya. Cara ini dilakukan supaya si kecil tidak mudah rewel atau manja pada ibunya jelang tidur. Padahal, kebiasaan ini pun bisa membuat anak jadi kurang tidur karena fokus dengan mainan-mainannya sehingga membuatnya terjaga sepanjang malam.

Solusinya, demi memaksimalkan tidur si kecil, lebih baik Bunda menyetel cahaya kamar buah hati jadi lebih redup supaya otaknya pun beristirahat. Kamar yang redup akan membuat tidur lebih nyenyak daripada kamar yang penuh cahaya.

Jika si kecil takut menghadapi kamar gelap, ajari berhitung 1 sampai 10, lalu matikan lampu pada hitungan ke-10. Hindari juga barang-barang elektronik, seperti televisi, DVD, atau komputer yang bisa mengurangi jam tidur si balita. Biarkan anak terlelap dalam keadaan yang sunyi dan tambahkan pendingin ruangan agar dia semakin pulas ya Bun.

Bunda Terbiasa Melewati Rutinitasnya Jelang Tidur

Melewatkan rutinitas yang seharusnya dilakukan sebelum tidur sejatinya merugikan buah hati Bunda lho. Justru dengan membimbingnya melakukan rutinitas sebelum tidur, hal itu akan membuatnya belajar disiplin dengan waktu tidurnya. Bunda mungkin berpikir belum saatnya balita menggosok gigi atau membaca buku. Namun, jangan sepelkan hal tersebut.

“Sangat penting memiliki berbagai cara untuk membuat anak tahu kapan dia harus pergi tidur,” ujar Judith Owens, seorang direktur klinik gangguan tidur anak di Hasbro Children’s Hospital di Providence, Rhode Island.

Solusinya, mulailah rutin membuat panggilan isyarat supaya si kecil mengerti bahwa dia harus tidur. Misalnya, Bunda menyetel alarm pada jam weker dengan suara yang khas di dalam kamar. Dengan begitu, anak akan merasa terpanggil dan segera meninggalkan aktivitasnya. Bunda juga bisa menceritakan beberapa dongeng dari buku anak pada waktu yang sama setiap harinya sehingga anak terbiasa tidur tepat waktu.

Kebanyakan Orangtua Masih Tak Konsisten dengan Aturan yang Mereka Buat

Kebanyakan orangtua tidak konsisten dengan aturan yang mereka buat. Biasanya dipicu karena Bunda dan si kecil terlalu banyak kegiatan sehingga berimbas pada jadwal tidur anak yang berantakan. Orangtua juga membiarkan anak selalu tidur bukan di tempat tidur mereka. Padahal anak bisa menjadi manja karena kebiasaan ini.

Solusi satu-satunya tentu sebagai orangtua pun harus belajar menaati peraturan dan membimbing si kecil untuk melakukan hal serupa ya Bun. Latih si kecil untuk menaati jadwal tidur yang sudah dibuat orangtuanya. Bahkan ketika anak sedang ngambek dan meminta tidur dengan Anda, berikan persyaratan. Jangan uruti permintaan si kecil terlalu sering. Sedikit memberikan ketegasan bagus buat anak disiplin mematuhi aturan Bunda.

Orangtua Biasanya Terlalu Cepat Memutuskan Membuatkan Kamar untuk Buah Hati 

Ada beberapa orangtua yang sudah menyiapkan kamar sendiri bahkan saat buah hatinya masih dalam kandungan. Padahal, ada lho tipikal anak yang suka sulit tidur kalau tidak ada orangtua di dalam kamarnya.

Terutama yang usianya masih dibawah satu tahun. Namun, orangtua lebih mendahulukan keinginan mereka agar anak tidur di kamar sendiri. Kendati Bunda memang mendambakan si kecil bisa tidur mandiri, ada pertimbangan tersendiri lho urusan kamar.

Nah, solusinya, tunggu hingga anak siap tidur di dalam ruangan yang berbeda kamar dengan orangtuanya. Pelan-pelan atau saat usianya tiga tahun, kenalkan si kecil pada kamar baru mereka. Akan tetapi, jangan langsung memaksanya supaya tidur terpisah dari Bunda. Ada saatnya anak Bunda meminta tidur sendiri yaitu ketika memasuki lingkungan sekolah.

adorable-book-boy-1250722 adorable-book-boy-1250722
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.


Kesehatan Ibu & Anak

Kenali Susu Formula Apa yang Cocok untuk Bayi di Bawah Usia 1 Tahun

Perkembangan Bayi 3 bulan

Saat si kecil masih bayi, ASI tentu jadi asupan utama untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya. Bunda yang bisa menyusui tentu sudah sangat paham akan hal ini. Semua kebutuhan si kecil akan ASI sudah pasti Bunda penuhi.

Keinginan untuk memberikan ASI eksklusif kepada bayi, tentu adalah idaman setiap para bunda yang mengerti tentang pentingnya ASI. Namun banyak yang lupa, tiap bayi lahir dengan kondisi berbeda. Perbedaan ini turut memengaruhi proses pemberian ASI.

Salah satu hal yang lebih penting dari proses permberian ASI adalah tak membiarkan bayi Bunda menangis kelaparan. Ingat, pemberian ASI untuk memberi makan bayi, bukan menjadi ajang prestasi atau sekadar memenuhi keinginan menjadi orang tua sejati.

Meski asupan terbaik untuk bayi adalah Air Susu Ibu (ASI), namun terkadang ada saja masalah yang hadapi Ibu. Masalah seperti, ASI tidak cukup, rasa sakit, tingkat stres yang sangat tinggi sampai harus kembali bekerja adalah beberapa alasannya. Alasan yang sangat bervariasi dan sangat pribadi.

Akhirnya Bunda terpaksa harus menggunakan susu Formula. Susu formula memang tidak akan bisa menandingi manfaat ASI. Namun jika tidak memungkinkan memberi ASI secara eksklusif, jangan sampai keadaan ini membuat Bunda menjadi tertekan.

Susu Formula Apa yang Cocok untuk Bayi di Bawah Usia 1 Tahun?

Pada dasarnya semua produk susu formula terdiri dari kumpulan nutrisi utama, yaitu protein, karbohidrat, lemak, vitamin, dan mineral. Namun, yang membedakan adalah jenisnya.

Pastikan di kemasan susu ada tertulis bahwa produk tersebut cocok untuk dikonsumsi bayi baru lahir. Untuk bayi baru lahir dan masih di bawah usia satu tahun, sebaiknya pilih produk susu formula yang berasal dari susu sapi.

Langkah selanjutnya adalah memperhatikan jenis protein yang digunakan. Protein susu sapi terbagi dua, yaitu whey dan casein. Jenis whey lebih direkomendasikan untuk bayi baru lahir karena dianggap lebih mudah dicerna.

Namun Bunda bisa juga memakai produk yang menggabungkan keduanya. Tapi ingat bahwa komposisi whey harus lebih tinggi daripada casein. Biasanya rasio antara whey dan casein sekitar 60:40. Rasio itu setara dengan kandungan protein pada ASI. Teruskan penggunaan sampai bayi berusia satu tahun. Jika Bunda merasa bayi tidak menyukainya, Bunda boleh mengganti merek yang lebih disukainya, sebaiknya setelah berkonsultasi dengan dokter.

Kumpulan Susu Formula untuk Anak 0 – 12 Bulan

1. Susu Formula Nutramigen LGG

Susubalita

Nutramigen LGG, brand susu bayi favorit yang diformulasikan bagi bayi yang alergi terhadap protein susu sapi. Nutramigen LGG diperkaya dengan protein terhidrolisa ekstensif yang menjadi molekul sangat kecil.

Sehingga merk susu bayi satu ini dapat menurunkan kemungkinan pemicu reaksi alergi.

Komposisi: DHA, ARA, ALA, LA, fat, carbohydrate, protein, energy dan mineral.
Cocok untuk: 0-12 bulan.

2. Susu Formula Baby & Me Organic

susubalita_arla

Baby & Me adalah produk susu formula organik untuk usia 0-6 bulan dan 6-12 bulan yang produksi oleh Arla, perusahaan organik terbesar dari skandinavia. Produk Baby & Me diolah secara organik hingga memiliki kandungan organik secara alami seperti omega 3 & 6 organik, AA DHA, dan FOS & GOS organik. Tekstur susunya yang ringan, membuat produk ini dinilai mirip dengan ASI. Baby & Me Organic memiliki sertifikasi organik dari Eropa dan Indonesia, serta label halal dari MUI.

Komposisi: Omega 3 dan Omega 6 Organik, AA DHA, serta FOS dan GOS Organik, Mengandung 15 Vitamin dan 12 Mineral dan tanpa gula tambahan
Cocok untuk: 0-6 & 6-12 bulan.

3. Susu Formula Isomil Plus Advance Soya

susubalita_isomil

Isomil Plus Advanced Soya dengan isi 400gr cocok untuk bayi yang alergi terhadap susu sapi. Mengandung AA&DHA, protein, natrium, kalsium, vitamin, dan mineral yang penting bagi pertumbuhan bayi.

Susu formula bayi ini telah terbukti kualitasnya dalam memenuhi kebutuhan tumbuh kembang bayi.

Komposisi: AA&DHA, protein, natrium, kalsium, vitamin, dan mineral.
Cocok untuk: 6-12 bulan.

4. Susu Formula Enfamil A+

Susubalita_enfamila

Merk susu pertumbuhan bayi diperkaya Prebiotik GOS tuk kesehatan pencernaan dan nutrisi penting lainnya, Enfamil A+ juga teruji klinis mendukung perkembangan otak bayi.

Komposisi: AA&DHA, protein, natrium, kalsium, vitamin, dan mineral.
Cocok untuk: 0-6 bulan, 6-12 bulan, dan 0-12 bulan.

5. Susu Formula Bebelove

susubalita_Susu Formula Bebelove

Bebelove merupakan susu yang khusus ditujukan untuk bayi berusia 0 hingga 1 tahun. Susu ini bisa diandalkan bagi bunda untuk memastikan si kecil mendapat gizi lengkap guna pertumbuhannya dengan sempurna.

Susu bebas gula ini bisa menjadi penunjang ASI terbaik, karena kaya akan nutrisi.

Komposisi: Prebiotik FOS, lactoferrin, zat besi, kalsium, vitamin dan mineral.
Cocok untuk: 0-6 bulan, 6-12 bulan.

6. Susu Formula Morinaga

susubalita_chil-kid-soya

Morinaga BMT merupakan susu formula untuk bayi dengan formula khusus yang ditujukan bagi anak usia 0-6 bulan. Susu ini juga sangat tepat digunakan untuk pendamping ASI, agar kebutuhan nutrisi bayi semakin terjamin untuk pertumbuhan dan perkembangannya.
Susu ini punya tekstur mirip ASI, sehingga lebih mudah dicerna oleh si buah hati.

Komposisi: DHA, AA, prebiotik, laktulosa, laktoferin, vitamin dan mineral.
Cocok untuk: 0-6 bulan

7. Susu Formula Nutribaby Royal

susubalita_royal

Susu formula Nutribaby Royal dihadirkan dalam dua varian, yakni Nutribaby Royal 1 untuk bayi usia 0-6 bulan, dan Nutribaby Royal 2 untuk bayi usia 6-12 bulan.
Susu Nutribaby Royal dibuat dengan tekstur menyerupai ASI yang mudah dicerna oleh lambung bayi. Susu ini memastikan bayi tumbuh dan berkembang secara optimal.

Komposisi: Omega 3, omega 6, kolin, taurin, prebiotik FOS-GOS, AA dan DHA, 12 mineral, dan 18 vitamin.
Cocok untuk: 0-6 bulan, 6-12 bulan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

adorable-book-boy-1250722 adorable-book-boy-1250722

Parenting

Khawatir Bayi Umur Setahun Belum Tumbuh Gigi ?

gigibayi

Pertumbuhan gigi menjadi salah satu milestone pada bayi yang ditunggu-tunggu oleh orang tua. Tumbuh kembang tiap bayi memang bervariasi, pun soal kapan gigi pertamanya muncul. Ada yang cepat, ada juga yang lambat. Bahkan pada beberapa bayi, gigi belum juga muncul hingga lewat ulang tahunnya yang pertama. Normalkah?

Rata-rata gigi bayi akan mulai tumbuh di usia 5 hingga 12 bulan. Dua gigi depan bawah (gigi seri tengah bawah) biasanya yang pertama muncul, diikuti oleh dua gigi depan atas (gigi seri tengah atas).

Bila sudah lewat dari 13 bulan si gigi belum juga muncul, maka pertumbuhannya bisa dikatakan terlambat. Pada kebanyakan kasus, pertumbuhan gigi yang terlambat tak perlu dikhawatirkan. Namun ada banyak faktor penentu pertumbuhan gigi yang terlambat.

Apa sih yang jadi penyebab gigi tumbuh terlambat?

1. Faktor keturunan, pertumbuhan gigi yang terlambat bila salah satu atau kedua orang tuanya juga

Telat tumbuh gigi bisa menurun di dalam keluarga. Anak akan memiliki kecenderungan genetik untuk mengalami pertumbuhan gigi yang terlambat bila salah satu atau kedua orang tuanya juga mengalami hal yang serupa.

2. Kurang gizi juga bisa membuat pertumbuhan gigi terlambat

Pertumbuhan gigi yang terlambat juga bisa disebabkan karena kekurangan gizi. Pada kasus ini, telat tumbuh gigi menjadi salah satu dari banyaknya gejala malnutrisi pada bayi. Bayi yang telat tumbuh gigi karena malnutrisi biasanya juga menampakkan gejala lain, seperti lemas, berat badan rendah, dan tinggi badan kurang.

Hal ini dapat terjadi karena pemberian ASI (air susu ibu) yang tidak memadai dan suplementasi yang rendah dari susu formula bayi. Bayi membutuhkan vitamin A, C, dan D serta kalsium dan fosfor. Kekurangan vitamin atau mineral, terutama vitamin D dan kalsium, dapat menyebabkan pertumbuhan gigi terlambat.

3. Hipotiroidisme

Tumbuh gigi yang terlambat juga dapat terjadi akibat hipotiroidisme. Hipotiroidisme merupakan suatu kondisi di mana kelenjar tiroid tidak menghasilkan cukup hormon tiroid.

Bayi dengan kelenjar tiroid yang kurang aktif akan mengalami sejumlah masalah perkembangan. Tanda-tanda hipotiroidisme antara lain kelelahan, lemas, sakit kepala, dan kekakuan pada sendi. Khususnya pada bayi, hipotiroidisme dapat memunculkan gejala lain seperti keterlambatan berjalan, keterlambatan bicara, kelebihan berat badan dan terlambat tumbuh gigi.

Kapan orang tua harus khawatir?

Jika bayi berusia 13 bulan masih belum menampakkan gigi pertamanya dan Bunda telah memastikan bahwa telat tumbuh gigi tidak ada dalam riwayat keluarga, sebaiknya berkonsultasilah dokter anak. Dokter anak dapat menentukan apakah masalah tumbuh gigi disebabkan oleh gizi buruk, hipotiroidisme atau penyebab lainnya.

Bunda akan mendapatkan rujukan ke dokter gigi anak jika bayi Bunda masih tak memiliki gigi hingga ia berusia 18 bulan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

adorable-book-boy-1250722 adorable-book-boy-1250722

Parenting

Bun, Meminta Tolong Si Kecil Pergi Ke Warung Membawa Banyak Manfaat Loh

brunette-child-daylight-2774383

Biasanya, saat sedang sibuk di dapur, sebagai ibu kadang kita melibatkan si kecil untuk membelikan bumbu dapur ke warung ya Bun. Pekerjaan semacam ini kelihatannya sepele. Bahkan mungkin dulu saat Bunda masih kanak-kanan, Bunda juga pernah mengalaminya.

Tapi tahukah Bun, ternyata aktivitas ini membawa banyak manfaat nih Bun. Menurut laman Sahabat Keluarga – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, menyuruh anak ke warung memiliki 6 manfaat, apa saja?

Si Kecil dapat Melatih Keberaniannya

Umumnya, anak akan merasa takut untuk pergi keluar rumah kecuali bila ia dipanggil oleh teman-temannya. Sementara dengan menyuruhnya pergi ke warung, hal ini bisa menjadi salah satu trik guna melatih si kecil yang lebih berani.

Mungkin bila awalnya si kecil takut, Bunda bisa mengantarnya sampai ke dekat warung baru kemudian di permintaan selanjutnya, Bunda hanya perlu mengantarnya sampai depan rumah saja. Dalam proses ini memang butuh kesabaran guna melatih keberanian si kecil, tapi ingat, tak perlu sampai memarahinya ya Bun.

Ternyata Bisa Melatih Daya Ingat Juga nih Bun

Bun, selain melatih rasa berani si kecil, dengan meminta tolong si kecil pergi ke warung juga mampu melatih daya ingatnya. Saat Bunda misalnya menyampaikan apa saja yang harus dibeli, maka dengan seksama ia akan menyimak dan mengingat pesan Bunda.

Tapi bila pesanan Bunda terlupa, tak perlu kecewa atau marah ya. Tetap maklumi atau mungkin saja memang ada kesalahan yang terjadi saat transaksi atau saat penjual memasukkan belanjaan ke kantung. Atau, cara terbaik lainnya adalah berikan catatan pada si kecil guna meminimalisir kesalahan.

Melatihnya Memberikan Tanggung Jawab Sedari Dini

Saat memintanya untuk pergi ke warung dengan sederet catatan kebutuhan bumbu dapur atau semacamnya, aktivitas ini berguna untuk melatih tanggung jawabnya, Bun. Bagaimanapun ia pasti akan mempertanggungjawabkan agar pesanan yang diminta dan diamanahkan orangtuanya bahkan mengupayakan agar berhasil mendapatkan barang tersebut.

Juga Melatihnya untuk Belajar Menyampaikan Pesan

Manfaat lain yang didapat adalah melatihnya berkomunikasi dan belajar menyampaikan pesan kepada orang lain. Anak akan berkomunikasi dengan Bunda sebagai pihak yang memberikan instruksi sehingga ia akan berusaha memperhatikan barang yang akan kita pesan.

Selanjutnya, si kecil juga akan berlatih berkomunikasi dan menyampaikan pesan kepada penjual. Mulai dari memberi salam hingga menyampaikan apa saja yang dibutuhkan. Tentunya ada anak yang mampu berkomunikasi dengan baik dan lancar, namun ada juga sebaliknya.

Tapi dengan seringnya Bunda menyuruh anak, maka frekuensi berkomunikasi mereka semakin banyak, serta dapat mengurangi rasa malu, takut, dan menambah percaya diri.

Sekaligus Membiasakannya agar Terbiasa Berhitung

Keuntungan lainnya dari menyuruh anak ke warung adalah melatih untuk berhitung. Terutama jika uang yang Bunda beri ternyata kelebihan, ia akan belajar tak hanya bertanggung jawab pada belanjaannya, tapi juga pada uang serta kembalian yang diterima guna memastikan jumlahnya benar.

Namun dari manfaat yang sudah terlihat, pastikan dulu Bunda menunjuk warung atau toko di sekitar rumah ya Bun. Jadi memang tidak jauh, kondisi jalan aman, serta anak memang sudah bisa diberi kepercayaan ketika usianya sudah cukup matang guna meminta tolong.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

adorable-book-boy-1250722 adorable-book-boy-1250722

Parenting

Tips Ajarkan Dua Bahasa pada Anak

adorable-book-boy-1250722

Selain bahasa ibu alias bahasa Indonesia, kini banyak orangtua yang mengutamakan buah hatinya agar memiliki kemampuan berbahasa asing misalnya saja bahasa Inggris. Orangtua berpikir, dengan memiliki kemampuan tersebut, maka akan memudahkan buah hatinya meniti karier di masa depan. Namun kapan sebaiknya mengajari si kecil berbahasa asing? Sejatinya belajar bahasa asing pada anak-anak bisa dilakukan sedini mungkin. Hal ini supaya mereka lebih mudah menyerap kosa kata dan pola bahasa yang dipelajari.

Sebagai contoh, Bun, anak kecil saja bila menonton kartun berbahasa inggris lambat laun tak akan asing bahkan mulai berani berbicara dalam bahasa Inggris. Nah, mengutip Very Well Family, sekitar 12 persen anak di atas usai 5 tahun merupakan bilingual atau bisa berbicara dalam dua bahasa.

Sebuah penelitian menunjukkan, mengajarkan anak dalam dua bahasa jauh lebih mudah jika dilakukan sejak dini. American Speech-Language-Hearing Association menjelaskan ada beberapa keuntungan mengajarkan dua bahasa kepada anak. Mulai dari bisa belajar kata-kata baru dengan cepat, meningkatkan kemampuan mempelajari informasi baru, lebih mudah menyelesaikan masalah, serta punya keterampilan mendengarkan lebih baik.

Sebagai panduannya, berikut ini cara yang tepat yang dapat Bunda lakukan untuk mengajarkan dua bahasa pada anak.

Perdengarkan Suara-suara yang Unik ya Bun

Pada usia dua atau tiga tahun, anak biasanya sedang dalam proses mengenali pola bicara, Bun. Untuk itu cobalah untuk mengajarkan dua bahasa padanya dengan suara-suara yang unik. Di usia tersebut, mereka dengan mudah lebih mengenali suara. Selain itu, menurut Francois Thibaut, Director of the Language Workshop for Children, di New York City, Anda bisa mengajarkan mereka dengan cara memperdengarkan musik lho.

Usahakan Bunda Menciptakan Lingkungan Belajar yang Santai Untuknya

Thibaut mengatakan, cara terbaik untuk mengajarkan bahasa baru pada anak adalah dengan membiarkannya mendengarkan percakapan seseorang yang sudah lancar berbahasa tersebut. Kelak secara alami ia akan mencoba untuk bicara juga. Apalagi anak yang berusia 2 atau 3 tahun juga suka meniru apa yang mereka dengar.

Namun pastikan Bunda dan pasangan pun juga sudah fasih berbicara dengan bahasa yang ingin diajarkan pada anak ya Bun. Hal itu untuk memudahkan si kecil memahami arti dari kata-kata dan frasa yang pendek yang Bunda ucapkan.

Ajarkan Kata Demi Kata

Jika tidak ingin melakukan pelajaran formal kepada anak, Bunda bisa memperkenalkan dasar-dasar bahasa tersebut dengan menunjukkan suatu benda memiliki dua bahasa. Manfaatkan kartu-kartu permainan yang punya dua bahasa dilengkapi dengan gambar. Selain itu, Bunda juga bisa menggunakan video-video tutorial untuk mengajarkan dua bahasa pada anak di YouTube. Jangan lupa untuk terus mengulang pelajaran tersebut sesering mungkin, agar anak cepat memahami.

Meski begitu, ada beberapa hal yang perlu Anda pertimbangkan sebelum mengajarkan si kecil lebih dari satu bahasa. Kunci terpenting, Bunda dapat mengajarkan si kecil belajar bahasa asing sebagai bahasa kedua setelah ia menguasai banyak kosakata dari bahasa ibu, ya Bun. Dengan begitu anak tidak kesulitan membedakan kosakata dari bahasa ibu dengan kosakata dari bahasa asing.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

adorable-book-boy-1250722 adorable-book-boy-1250722

Most Share

To Top