Mainan Anak

6 Cara Mengatasi Anak yang Suka Berebut Barang agar Tak Lagi Terjadi Perselisihan, Nomor 2 Penting Dilakukan

Sebenarnya perkelahian antara kakak dan adik masih tergolong hal yang wajar. Apalagi sikap anak-anak memang sulit ditebak dan suka meledak-ledak. Sesekali ia menyukai mainannya, namun beberapa menit kemudian ia sudah meminta barang milik saudaranya. Jika masih sebatas meminta atau ngambek untuk mendapatkan sesuatu yang diinginkannya itu masih bisa ditoleransi. Tetapi jika sudah melewati batas, sampai saling melukai satu sama lain dalam berebut barang, orang tua wajib menjadi penengah.

Hentikan tindakan anak! Jangan sampai sikap ini terpupuk hingga dewasa yang berefek pada timbulnya persaingan antara anak-anak kita dan tumbuh kebencian dalam diri mereka. Berikut cara mengatasi anak yang suka berebut barang agar tak lagi terjadi perselisihan.

1. Berlakukan aturan yang tegas terhadap anak sesuai dengan usianya

Jangan berikan sanksi yang kejam (memukul, mengurung di gudang, dll). Intinya buatlah anak jera dan tidak akan lagi merebut barang orang lain sesuai dengan kesepakatan dalam aturan yang dibuat. Perselisihan pun dapat dihindari.

2. Saat melihat anak tengah berselisih memperebutkan suatu barang, orang tua harus bersikap objektif

Artinya jangan langsung menyalahkan salah satu anak. Tanyakan dulu pada kedua buah hati tentang permasalahan yang sebenarnya terjadi. Setelah itu barulah orang tua dapat mengambil sikap. Misalnya barang memang milik adik, beri pengertian sang kakak bahwa barang tersebut harus dikembalikan pada pemiliknya (adik). Kemudian ajaklah kakak untuk bercakap-cakap, beri pengertian pelan-pelan bahwa ia harus menghargai barang milik orang lain.

3. Jangan pernah memaksa anak untuk memberikan semua yang dimilikinya

Misalnya saat ada saudara yang tengah berkunjung ke rumah. Biarkan anak memilih mana yang ingin ia mainkan bersama saudara, jadi anak merasa lebih ringan tatkala memberikan mainan yang dipilihnya pada saudaranya. Tak ada alasan lagi untuk merebut barang tersebut karena ia sendiri yang memilih dan dengan lapang memberikannya.

4. Bersikap Pengertian  agar anak merasa dihargai dan tidak diabaikan

Terkadang anak suka mengadu kalau mainannya direbut atau ada teman yang tak ingin berbagi permainan dengannya. Jangan abaikan perasaan dan curahan hati buah hati kita. Sebaiknya kita tanyakan mengapa teman anak kita tak mau berbagi permainan? Atau mengapa mereka merebut mainan anak kita? Hal ini bertujuan agar anak merasa dihargai dan tidak diabaikan.

5.Sebagai orang tua harus dapat memberi suri tauladan yang baik bagi anak

Anak cenderung meniru segala hal yang ia lihat dari orang tuanya. Maka kita sebagai orang tua harus dapat memberi suri tauladan yang baik bagi anak. Bukan berarti menjadi sempurna, lho. Agar anak tak selalu berebut barang, ajarkanlah anak untuk berbagi kepada orang lain. Terapkan kebiasaan berbagi di kesehariannya.

6. Ajaklah si kecil untuk bersosialisasi sesuai dengan umur mereka

Kalau hanya mengajarkan teori berbagi saja kepada anak, itu tidak cukup. Perlu bukti dan tindakan nyata. Ajaklah si kecil untuk bersosialisasi sesuai dengan umur mereka. Sebagai contoh, mengajak anak ke taman kanak-kanak. Ajari anak untuk dapat berbagi dengan kawan-kawannya dan bermain bersama tanpa saling berebut.

adorable-book-boy-1250722 adorable-book-boy-1250722
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.


Kesehatan Ibu & Anak

Kenali Susu Formula Apa yang Cocok untuk Bayi di Bawah Usia 1 Tahun

Perkembangan Bayi 3 bulan

Saat si kecil masih bayi, ASI tentu jadi asupan utama untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya. Bunda yang bisa menyusui tentu sudah sangat paham akan hal ini. Semua kebutuhan si kecil akan ASI sudah pasti Bunda penuhi.

Keinginan untuk memberikan ASI eksklusif kepada bayi, tentu adalah idaman setiap para bunda yang mengerti tentang pentingnya ASI. Namun banyak yang lupa, tiap bayi lahir dengan kondisi berbeda. Perbedaan ini turut memengaruhi proses pemberian ASI.

Salah satu hal yang lebih penting dari proses permberian ASI adalah tak membiarkan bayi Bunda menangis kelaparan. Ingat, pemberian ASI untuk memberi makan bayi, bukan menjadi ajang prestasi atau sekadar memenuhi keinginan menjadi orang tua sejati.

Meski asupan terbaik untuk bayi adalah Air Susu Ibu (ASI), namun terkadang ada saja masalah yang hadapi Ibu. Masalah seperti, ASI tidak cukup, rasa sakit, tingkat stres yang sangat tinggi sampai harus kembali bekerja adalah beberapa alasannya. Alasan yang sangat bervariasi dan sangat pribadi.

Akhirnya Bunda terpaksa harus menggunakan susu Formula. Susu formula memang tidak akan bisa menandingi manfaat ASI. Namun jika tidak memungkinkan memberi ASI secara eksklusif, jangan sampai keadaan ini membuat Bunda menjadi tertekan.

Susu Formula Apa yang Cocok untuk Bayi di Bawah Usia 1 Tahun?

Pada dasarnya semua produk susu formula terdiri dari kumpulan nutrisi utama, yaitu protein, karbohidrat, lemak, vitamin, dan mineral. Namun, yang membedakan adalah jenisnya.

Pastikan di kemasan susu ada tertulis bahwa produk tersebut cocok untuk dikonsumsi bayi baru lahir. Untuk bayi baru lahir dan masih di bawah usia satu tahun, sebaiknya pilih produk susu formula yang berasal dari susu sapi.

Langkah selanjutnya adalah memperhatikan jenis protein yang digunakan. Protein susu sapi terbagi dua, yaitu whey dan casein. Jenis whey lebih direkomendasikan untuk bayi baru lahir karena dianggap lebih mudah dicerna.

Namun Bunda bisa juga memakai produk yang menggabungkan keduanya. Tapi ingat bahwa komposisi whey harus lebih tinggi daripada casein. Biasanya rasio antara whey dan casein sekitar 60:40. Rasio itu setara dengan kandungan protein pada ASI. Teruskan penggunaan sampai bayi berusia satu tahun. Jika Bunda merasa bayi tidak menyukainya, Bunda boleh mengganti merek yang lebih disukainya, sebaiknya setelah berkonsultasi dengan dokter.

Kumpulan Susu Formula untuk Anak 0 – 12 Bulan

1. Susu Formula Nutramigen LGG

Susubalita

Nutramigen LGG, brand susu bayi favorit yang diformulasikan bagi bayi yang alergi terhadap protein susu sapi. Nutramigen LGG diperkaya dengan protein terhidrolisa ekstensif yang menjadi molekul sangat kecil.

Sehingga merk susu bayi satu ini dapat menurunkan kemungkinan pemicu reaksi alergi.

Komposisi: DHA, ARA, ALA, LA, fat, carbohydrate, protein, energy dan mineral.
Cocok untuk: 0-12 bulan.

2. Susu Formula Baby & Me Organic

susubalita_arla

Baby & Me adalah produk susu formula organik untuk usia 0-6 bulan dan 6-12 bulan yang produksi oleh Arla, perusahaan organik terbesar dari skandinavia. Produk Baby & Me diolah secara organik hingga memiliki kandungan organik secara alami seperti omega 3 & 6 organik, AA DHA, dan FOS & GOS organik. Tekstur susunya yang ringan, membuat produk ini dinilai mirip dengan ASI. Baby & Me Organic memiliki sertifikasi organik dari Eropa dan Indonesia, serta label halal dari MUI.

Komposisi: Omega 3 dan Omega 6 Organik, AA DHA, serta FOS dan GOS Organik, Mengandung 15 Vitamin dan 12 Mineral dan tanpa gula tambahan
Cocok untuk: 0-6 & 6-12 bulan.

3. Susu Formula Isomil Plus Advance Soya

susubalita_isomil

Isomil Plus Advanced Soya dengan isi 400gr cocok untuk bayi yang alergi terhadap susu sapi. Mengandung AA&DHA, protein, natrium, kalsium, vitamin, dan mineral yang penting bagi pertumbuhan bayi.

Susu formula bayi ini telah terbukti kualitasnya dalam memenuhi kebutuhan tumbuh kembang bayi.

Komposisi: AA&DHA, protein, natrium, kalsium, vitamin, dan mineral.
Cocok untuk: 6-12 bulan.

4. Susu Formula Enfamil A+

Susubalita_enfamila

Merk susu pertumbuhan bayi diperkaya Prebiotik GOS tuk kesehatan pencernaan dan nutrisi penting lainnya, Enfamil A+ juga teruji klinis mendukung perkembangan otak bayi.

Komposisi: AA&DHA, protein, natrium, kalsium, vitamin, dan mineral.
Cocok untuk: 0-6 bulan, 6-12 bulan, dan 0-12 bulan.

5. Susu Formula Bebelove

susubalita_Susu Formula Bebelove

Bebelove merupakan susu yang khusus ditujukan untuk bayi berusia 0 hingga 1 tahun. Susu ini bisa diandalkan bagi bunda untuk memastikan si kecil mendapat gizi lengkap guna pertumbuhannya dengan sempurna.

Susu bebas gula ini bisa menjadi penunjang ASI terbaik, karena kaya akan nutrisi.

Komposisi: Prebiotik FOS, lactoferrin, zat besi, kalsium, vitamin dan mineral.
Cocok untuk: 0-6 bulan, 6-12 bulan.

6. Susu Formula Morinaga

susubalita_chil-kid-soya

Morinaga BMT merupakan susu formula untuk bayi dengan formula khusus yang ditujukan bagi anak usia 0-6 bulan. Susu ini juga sangat tepat digunakan untuk pendamping ASI, agar kebutuhan nutrisi bayi semakin terjamin untuk pertumbuhan dan perkembangannya.
Susu ini punya tekstur mirip ASI, sehingga lebih mudah dicerna oleh si buah hati.

Komposisi: DHA, AA, prebiotik, laktulosa, laktoferin, vitamin dan mineral.
Cocok untuk: 0-6 bulan

7. Susu Formula Nutribaby Royal

susubalita_royal

Susu formula Nutribaby Royal dihadirkan dalam dua varian, yakni Nutribaby Royal 1 untuk bayi usia 0-6 bulan, dan Nutribaby Royal 2 untuk bayi usia 6-12 bulan.
Susu Nutribaby Royal dibuat dengan tekstur menyerupai ASI yang mudah dicerna oleh lambung bayi. Susu ini memastikan bayi tumbuh dan berkembang secara optimal.

Komposisi: Omega 3, omega 6, kolin, taurin, prebiotik FOS-GOS, AA dan DHA, 12 mineral, dan 18 vitamin.
Cocok untuk: 0-6 bulan, 6-12 bulan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

adorable-book-boy-1250722 adorable-book-boy-1250722

Most Share

To Top