Parenting

13 Perilaku yang Menunjukan Anak Memiliki Kecerdasan Emosional

Tanda anak cerdas secara emosional perlu diketahui oleh para orang tua atau yang baru saja menjadi orang tua. Hal ini penting sekali agar diketahui perkembangan si anak dari dini hari sampai ia dewasa.

Banyak sekali penelitian yang menunjukan bahwa, keahlian yang sudah dipredisikan kuat akan mendapatkan berhasilan dalam hubungan, kesehatan dan kualitas hidup.

Menurut American Journal Of Publik Health mengatakan bahwa anak yang mempunyai kecerdasan dini, diprediksi akan lebih sukses di masa akan datang.

Penelitian yang dia lakukan selama 19 tahun, terbukti bahwa anak yang mempunyai IQ tinggi dapat berkerja sama dan mengikuti arahan orang lain.

Berikut ini 13 perilaku yang menunjukan bahwa anak anda memiliki cerdas secara emosional. Di sini orang tua bisa melihat bahwa ada beberapa perilaku yang menunjukan bahwa anak anda memiliki cerdas secara prilaku.

Anak memiliki kesadaran diri yang tinggi

Kesadaran diri itu sangatlah penting karena membantu kita memahami bagaimana ketika si anak menolong temannya dan apa efek yang dirasakan oleh temannya.

Ciri-ciri bahwa anak sadar diri terdahap sekelilingnya:

• Mereka tau apa yang jadi kelemahan mereka dan apa kekuatannya
• Tidak takut untuk mengucapkan sesuatu
• Dia tau cara yang dia lihat pada dirinya berbeda ketika dilihat oleh orang lain.

Pengaturan diri secara emosional anak untuk membantu arah dan tujuannya

Pengaturan diri itu penting untuk membantu perilaku ke arah tujuan yang mana, terlepas dari ketidak pastian dan perasaan anak

• Apakah anak bisa mengatur dirinya sendiri?
• Ia mampu mengontrol emosi terhadap prilakunya di situasi tertentu
• Ketika mereka frustrasi namun ia bisa mengungkapkannya secara langsung

Motivasi untuk mengabil sebuah keputusan dan menjadi lebih produktif

Motivasi penting karena di sana dia bisa mengabil sebuah keputusan dan menjadi lebih produktif, ibaranya ketika ia gagal melakukan sesuatu maka ia akan berusaha lebih keras agar bisa mendapatkannya.

Ciri anak anda termotivasi:
• Mereka tak mudah putus asa ketika melakukan sesuatu hal
• Tidak takut untuk bertanya sesuatu kepada orang lain
• Ketika ia gagal, ia akan berusaha lebih keras lagi agar bisa ia lakukan dikemudian hari

Mempunyai rasa kepedulian terhadap orang lain juga penting

Empati bukan sekadar si anak memahami emosi orang lain, namun juga tentang bagaimana ia mampu mengekspresikan kepekaan terhadap orang lain.Ciri anak anda mempunyai rasa empati:
• Ketika ia sedang bermain bersama ia mampu mengatur dalam suatu tim dan dapat menangani sebuah tantangan bersama.
• Ia mampu mencoba memahami sesuatu dari sudut pandang orang lain
• Mereka mampu terhubung secara emosional dengan orang lain dan memperhatikan perasaan orang lain.

Mempunyai inisiatif yang baik untuk orang lain juga penting

Selain dia bisa mengontrol emosinya sendiri, namun anak kecerdasaan emosional otak akan lebih bisa mampu membuat suatu kebaikan terhadal orang lain, tanpa disuruh dan diminta ia akan punya inisiatinya sendiri.

Ciri anak anda memiliki keterampilan sosial?
• Anak anda akan menunjukan perilaku yang baik dan berbicara yang baik terhadap orang lain.
• anak anda mampu mengungkapkan perasaan mereka dengan jelas, tenang dan hormat
.Untuk mengetahui apakah anak anda mempunyai kecerdasan emosional yang baik atau belum, anda bisa dilihat dari perilaku kesehariannya
.Tetapi yang perlu orang tua ingat bahwa pembentukan kecerdasan emosional ini tentu saja dipengaruhi oleh didikan orangtuanya.

Memiliki Kosakata Emosional Yang Kuat

Anak Orang-orang dengan kecerdasan emisional yang tinggi mampu menguasai emosi karena merasa bisa memahaminya.

Mereka juga cenderung menggunakan kosakata yang luas untuk mengekspresikan perasaannya.

Semakin spesifik pilihan kata yang kamu gunakan, semakin baik wawasan yang kamu miliki tentang bagaimana perasaan kamu, apa penyebabnya, dan apa yang harus kamu lakukan.

Anak tahu kekuatan dan kelemahan dirinya

Anak yang cerdas secara emosional tidak hanya memahami emosi, mereka tahu apa yang mereka kuasai dan apa yang mereka tidak kuasai.

Mereka juga mengerti bagaimana cara menggunakan kelebihan untuk memaksimalkan kesuksesan.

Anak tidak menyimpan dendam yang mendalam

Emosi negatif yang muncul dengan menyimpan dendam sebenarnya adalah respons stres.

Menyimpan dendam sama saja dengan memelihara stres, dan anak yang cerdas secara emosi akan tahu bagaimana langkah bijak untuk keluar dari belenggu ini.

Tidak menyimpan dendam tidak hanya membuat kamu merasa lebih baik untuk saat ini saja tetapi juga mendatangkan benefit baik untuk kesehatan.

Ingin Tahu Tentang Orang – Orang

Tidak peduli seseorang itu introvert atau ekstrovert, anak yang cerdas secara emosional ingin tahu tentang orang-orang sekitar.

Keingintahuan adalah hasil empati, salah satu gerbang paling signifikan menuju kecerdasan emosi yang tinggi. Semakin kamu peduli dengan orang lain, maka semakin ingin tahu tentang mereka.

Anak akan gampang menerima perubahan

Anak yang cerdas memiliki emosi yang fleksibel dan selalu beradaptasi. Mereka tahu betul bahwa rasa takut akan perubahan itu melumpuhkan dan merupakan ancaman besar bagi kesuksesan dan kebahagiaan.

Memiliki kecerdasan emosional berarti mengetahui bagaimana cara mengendalikan diri.

Anak yang memiliki kecerdasan emosional yang tinggi tidak akan mengatakan “Saya rasa saya tidak bisa” tetapi dia akan mengatakan “Saya belum bisa, saya akan bisa setelah mempelajarinya.”

Tidak Mencari Kesempurnaan

Anak cerdas secara emosional tidak akan menetapkan kesempurnaan sebagai target mereka.

Ketika kesempunaan merupakan tujuan, maka setiap kali menemui kegagalan maka kamu akan diselimuti dengan perasaan bersalah. Dan akhirnya Anak hanya akan menghabiskan waktu untuk meratapi kegagalan tersebut.

Orang yang cerdas secara emosional akan bersemangat untuk bangkit kembali dan mengembangkan apa yang sudah berhasil di capai.

Menghargai Apa Yang Kamu Miliki

Meluangkan waktu untuk sejenak mensyukuri apa yang sudah kamu miliki dapat meningkatkan mood dan menurunkan stres.

Bahkan sebuah penelitian oleh University of California menemukan bahwa orang yang mengembangkan sikap syukur setiap harinya akan mengalami peningkatan suasa hati, energi, dan kesejahteraan fisik

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.


Parenting

Beberapa Tips untuk Meningkatkan Kecintaan Anak Usia 5 Tahun Membaca Buku

Karena perkembangan teknologi yang semakin canggih, saat ini anak-anak lebih banyak menghabiskan waktu dengan penggunaan smartphone. Belum lagi situasi yang memang membuat mereka kerap lebih banyak menikmati kegiatan yang berbentuk visual. Sehingga, ketika kita mulai mengarahkan anak untuk membaca buku, mereka tentu tidak akan langsung menyukainya.

Untuk itulah, sebagai orangtua kita perlu memberitahu anak, jika aktivitas membaca juga adalah kegiatan yang menyenangkan. Karena selain membantunya mengurangi kegiatan dengan gadget, ada banyak sekali manfaat pentingnya bukiu bagi anak usia 5 tahun. Dan berikut adalah beberapa manfaatnya:

1. Membantu Anak Meningkatkan Kreativitas dalam Dirinya

Pentingnya buku bagi anak usia 5 tahun yaitu dapat meningkatkan kreativitasnya. Dan perlu diketahui jika kreativitas ini mempunyai peranan yang sangat penting agar anak dapat mengembangkan ide atau minatnya. Selain itu buku juga sangat bermanfaat untuk meningkatkan imajinasi anak. Tentunya jika anak mempunyai kemampuan tersebut kedepannya bisa lebih mudah dalam mengelola emosi. Terutama nantinya Saat berinteraksi dengan orang lain. 

2. Mampu Meningkatkan Fungsi Otaknya dalam Berpikir

Manfaat lain buku bagi anak usia 5 tahun yaitu dapat meningkatkan fungsi otaknya. Dengan kata lain, fungsi otak anak akan semakin aktif jika sering membaca buku. Bahkan, sudah dibuktikan oleh sebuah penelitian di mana anak yang sering membaca buku dapat meningkatkan pemahaman dan kemampuan berbahasa. Apalagi jika sejak kecil sudah di bacakan buku oleh orang tuanya, kemungkinan terbesarnya saat sudah berusia 5 tahun atau lebih akan lebih mudah untuk belajar membaca. Inilah kenapa penting untuk membiasakan membaca buku. 

3. Dengan Membaca Kemampuan Kognitif Anak Juga Ikut Meningkat

Kemampuan kognitif yang meningkat juga menjadi salah satu dampak dari terbiasanya anak membaca buku. Kemampuan kognitif yang dimaksudkan bisa berupa ingatan, pemecahan masalah, perhatian dan penggunaan kata-kata. Tentu jika kemampuan kognitif tersebut semakin meningkat, maka kedepannya anak akan lebih mudah untuk berinteraksi dan bersosialisasi dengan orang lain. Selain itu, hal tersebut juga sangat bermanfaat agar anak mudah beradaptasi.

Lalu Bagaimana Tips untuk Meningkatkan Kecintaan Anak Terhadap Buku? Ini Jawabannya

Dari penjelasan sebelumnya bisa diambil kesimpulan jika buku mempunyai peranan yang sangat penting pada anak usia 5 tahun. Lalu, bagaimana tips meningkatkan kecintaan anak usia 5 tahun terhadap buku? Berikut ini penjelasannya. 

1. Sebagai Orangtua Kita Harus Bisa Menciptakan Lingkungan yang Kaya Aksara

Tips pertama yang bisa diterapkan dalam meningkatkan kecintaan anak terhadap buku yaitu menciptakan lingkungan kaya akan aksara. Dengan kata lain, sediakan tempat bermain dengan berbagai media seperti gambar dan teks. Tentu dengan media-media tersebut, anak akan lebih mudah untuk memahami dan memperkaya pengetahuannya. Contoh sederhananya permainan yang berhubungan dengan menyusun huruf, suara hewan, tebak gambar dan permainan lainnya.

2. Jadilah Sosok yang Bisa Dicontoh Anak dalam Hal Membaca

Orang tua memang menjadi role model atau contoh bagi anak. Jadi, apapun yang dilakukan oleh orang tuanya akan mudah ditiru oleh anak-anaknya. Tentunya untuk meningkatkan kecintaan anak terhadap buku, pastikan jika orang tuanya juga gemar membaca buku. Melihat orang tuanya yang sering membaca buku, anak juga akan tertarik untuk melakukan hal sama. Bahkan, Jika memungkinkan mengajak anak untuk membaca buku bersama-sama atau sekedar menemaninya membaca. 

3. Ajak Anak Membaca Buku dengan Ekspresi

Tips selanjutnya yang bisa diterapkan untuk meningkatkan kecintaan anak usia 5 tahun terhadap buku yaitu membacakan buku cerita dengan intonasi dan ekspresi yang tepat. Membaca buku dengan cara yang seperti ini bisa menarik minat anak untuk mengetahui isi buku tersebut. Selain itu, tips ini juga sangat berguna agar anak bisa mempersepsi jika pada buku tersebut banyak hal yang menarik dan selalu ingin untuk menggalinya. Berawal dari tips sederhana ini diharapkan anak bisa tertarik untuk membaca buku. 

4. Beli dan Sediakan Buku Menarik dan Sesuai dengan Minat Anak

Menyediakan buku yang menarik juga menjadi salah satu cara agar kecintaan anak terhadap pukul bisa meningkat. Sebagai langkah awal, pastikan jika orang tua menyediakan buku yang penuh dengan gambar dan warna. Hal ini penting dilakukan dengan tujuan agar anak tidak merasa bosan saat melihat buku tersebut. Buku yang seperti ini juga akan mengenalkan warna dan bentuk gambar pada buku tersebut, sehingga kemampuan anak akan mengalami peningkatan.

5. Sering-seringlah Ajak Anak Ke Toko Buku dan Perpustakaan

Tips selanjutnya bisa mengajak anak ke perpustakaan. Cara ini bisa meningkatkan minat anak dalam membaca buku dan pengalaman baru. Hal ini disebabkan karena di tempat tersebut akan menjumpai banyak orang yang membaca buku, sehingga bisa meningkatkan minat anak. Selain itu, dengan mengajak anak ke perpustakaan atau toko buku juga bisa meningkatkan kemampuannya dalam berinteraksi dengan orang lain yang ada disekitarnya. Tentu tips ini bisa memberikan dua manfaat sekaligus. 

6. Dan Berikan Kesempatan Anak Memilih Buku yang Disukainya

Selanjutnya tips meningkatkan kecintaan anak usia 5 tahun terhadap buku bisa dilakukan dengan cara memberikan kesempatan dalam memilih buku. Dengan kata lain, kesempatan tersebut dapat meningkatkan minat anak untuk membaca buku sesuai dengan keinginannya.

Begitu juga sebaliknya, jika anak dipaksa membaca buku yang diberikan oleh orang tua, justru akan merasa tertekan. Bahkan, parahnya lagi tidak berminat untuk membaca buku. Tentunya setiap orang tua pasti tidak menginginkan hal tersebut.

Demikian penjelasan mengenai beberapa tips yang bisa diterapkan dalam meningkatkan kecintaan anak terhadap buku. Dengan tersedianya berbagai tips tersebut, bisa diterapkan secara bergantian agar anak tidak bosan dan justru tertarik untuk membaca buku terus menerus.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.


Event

Jadikan Momen Akhir Pekan Bersama Keluarga Lebih Bermakna dengan KRAFT Quick Melt

Memasuki masa transisi menuju endemi, rutinitas keluarga untuk bekerja maupun sekolah kini sudah kembali normal, ya Bun. . Padatnya rutinitas harian tentu buat kita mengalami keterbatasan dalam menciptakan waktu berkualitas bersama keluarga. Dan satu-satunya kesempatan yang dapat dioptimalkan adalah dengan memanfaatkan akhir pekan. Inilah yang coba dipahami oleh KRAFT, sebagai salah satu brand unggulan dari Mondelez Indonesia, melalui produk KRAFT Quick Melt menjadikan kebersamaan keluarga di akhir pekan lebih bermakna dengan kreasi sajian simpel dengan keju anti gagal yang cepat leleh dan bertekstur sempurna, sehingga sajian sederhana menjadi lebih spesial dan memberikan pengalaman seru saat menikmatinya.

Dian Ramadianti selaku Senior Marketing Manager Keju KRAFT menjelaskan, KRAFT percaya akhir pekan merupakan momen yang tepat untuk menggantikan waktu kebersamaan keluarga yang hilang karena kesibukan dan rutinitas harian. Berbekal semangat “Lelehnya Asli, Semangatnya Pasti” KRAFT Quick Melt hadir sebagai solusi simpel anti gagal  untuk berkreasi dengan keju cepat leleh bertekstur sempurna untuk menjadikan kebersamaan keluarga di akhir pekan lebih bermakna. Konsumen di rumah bebas gunakan untuk aplikasi apa saja; di goreng, di kukus, di oven dalam 3 menit pun akan meleleh dengan sempurna. Sensasi lelehan kejunya itu yang membuat hidangan simpel menjadi lebih spesial untuk momen kebersamaan keluarga,” jelas Dian

Lebih lanjut mengenai kebersamaan keluarga di akhir pekan, Vera Itabiliana selaku Psikolog Anak dan Keluarga Tiga Generasi menjelaskan bahwa keluarga merupakan sumber inspirasi dan kebahagiaan buah hati, sehingga waktu berkualitas bersama keluarga akan sangat mempengaruhi proses tumbuh kembangnya. Oleh karena itu, pemanfaatan waktu di akhir pekan perlu dioptimalkan. “Banyak manfaat yang bisa diraih oleh seluruh anggota keluarga melalui kegiatan memasak bersama di akhir pekan, mulai dari membangun kedekatan, kemandirian, kemampuan kerjasama, percaya diri hingga kreativitas buah hati,” jelas Vera

Meskipun terkesan mudah, ternyata masih banyak Ibu yang merasa kurang percaya diri untuk melibatkan buah hati dalam kegiatan memasak bersama. Alasannya pun beragam, mulai dari bingung dengan menu yang itu-itu saja, anak merasa kurang antusias di dapur hingga takut gagal mencoba resep baru.

Ayudia C selaku Mom Influencer menjelaskan bahwa walaupun terkadang merasa kurang percaya diri, biasanya saya selalu mencari cara agar buah hati mau terlibat dalam kegiatan memasak bersama. “Kreasi anti gagal berbahan KRAFT Quick Melt ini bisa memudahkan Ibu-Ibu di rumah melakukan eksperimen masak bersama anak, apalagi kita bisa menerapkannya di masakan yang simpel hanya dengan bahan-bahan yang ada di rumah dan pastinya anti gagal. Pakai Kraft Quick Melt lelehnya sempurna, tidak seperti keju leleh lain,” jelas Ayudia C.

Menambahkan pernyataan Ayudia terkait mudahnya berkreasi dengan KRAFT Quick Melt, Fatmah Bahalwan selaku Pegiat Kuliner mengatakan bahwa hampir semua menu bisa dipadu padankan dengan Kraft Quick Melt dan tidak perlu takut gagal, karena bisa membuat semua sajian sederhana menjadi lebih spesial. “Kreasi sajian berbahan KRAFT Quick Melt bisa diterapkan dengan mudah ke banyak menu makanan, baik digoreng, dipanggang, ataupun dikukus. Rasa Kraft Quick Melt yang terkenal sangat gurih dengan tekstur lelehannya yang sempurna, memudahkan kita berkreasi hanya dengan menggunakan bahan yang ada di rumah. Bahan-bahan simpel seperti telur, roti, sosis, atau mie instan yang biasanya ada di rumah bisa disulap menjadi sajian ala resto jika dipadukan Kraft Quick Melt dengan keistimewaan rasa dan lelehannya, misalnya Corn Dog Sosis Quick Melt dan Risoles Keju Lumer Quick Melt” ataupun sajian kegemaran buah hati lainnya. Ada banyak sekali resep mudah dan simpel di Instagram @kraft_id dan website www.bundakraft.com bisa menjadi inspirasi,” jelas Fatmah

Sejalan dengan komitmen untuk selalu menghadirkan produk keju berkualitas dan telah menjadi brand heritage keju di Indonesia sejak 1983, KRAFT senantiasa hadir memenuhi kebutuhan para Ibu dalam menghadirkan sajian spesial untuk seluruh keluarga, salah satunya adalah produk Kraft Quick Melt yang cepat leleh dalam 3 menit dan bertekstur sempurna serta memiliki rasa lezat dan gurih keju yang khas. “Bagi masyarakat yang ingin mengetahui lebih lanjut tentang inspirasi, serta kreasi sajian keju anti gagal lainnya dari KRAFT Quick Melt, bisa langsung mengunjungi website www.bundakraft.com yang dapat diakses dengan mudah setiap saat,” tutup Dian.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.


Parenting

Mencari Tahu Apa Saja Penyebab Masalah Perkembangan Bayi dan Cara Mengatasinya

Mempunyai bayi dengan perkembangan yang optimal pasti impian setiap orang tua. Namun, terkadang bisa saja masalah perkembangan bayi terjadi dan membuat orang tua khawatir. Sebenarnya setiap adanya permasalahan pasti ada penyebabnya, sehingga harus bisa mengetahuinya. Tak terkecuali permasalahan yang dialami bayi. Karena tumbuh kembang tiap anak berbeda, maka orangtua juga perlu memahami apa saja permasalahan yang mungkin sedang dialami anaknya.

Berikut ini beberapa gangguan perkembangan bayi yang mungkin terjadi beserta dan bagaimana cara menanganinya. 

1. Ketika Bayi Terlambat Berjalan

Pada umumnya bayi berusia 8 bulan sudah mulai belajar berjalan. Jadi, jika di usia tersebut atau lebih belum bisa berjalan, mungkin terjadi masalah pada perkembangannya. Apalagi jika seiring bertambahnya usia dan tetap tidak menunjukkan kemampuan berjalan, wajib diwaspadai.

Namun, jika menjumpai bayi dengan masalah seperti ini, tidak perlu khawatir berlebihan karena ada beberapa cara untuk menanganinya. beberapa cara yang bisa dilakukan seperti memberikan stimulasi otot daging yang, mengajak anak sering bergerak dan membawanya ke tempat terapi. 

2. Saat si Kecil Terlambat Berbicara

Masalah perkembangan yang umum terjadi pada bayi yaitu terlambat berbicara. Masalah seperti ini bisa disebabkan karena beberapa faktor seperti orang tua yang tidak memberikan dorongan maupun stimulasi dan minimnya komunikasi dengan orang-orang disekitarnya.

Cara menangani masalah perkembangan yang seperti ini bisa dilakukan dengan melakukan stimulasi anak secara terus-menerus. Selain itu, bisa juga melakukan rangsangan dengan cara mengajaknya berbicara. Jika memungkinkan, mengajaknya ke tempat terapi.

3. Cerebral Palsy

Perlu diketahui jika cerebral palsy merupakan masalah perkembangan yang sudah terjadi saat bayi berada di dalam kandungan. Masalah ini ini dapat menyebabkan bayi lahir dalam keadaan cacat, pertumbuhan semakin melambat dan sistem motorik yang tidak normal.

Cara menangani masalah yang seperti ini bisa dilakukan dengan agar anak bisa tumbuh Mandiri dengan cara memperkenalkannya dengan berbagai kegiatan. Selain itu, bisa juga melatih dengan menggunakan alat agar kemampuan fisik anak dapat berkembang. 

4. Jika Anak Mengalami Autisme

Autisme merupakan masalah tumbuh kembang anak yang bisa terjadi karena beberapa faktor. Pada umumnya masalah perkembangan ini bisa ditandai dengan sulitnya kemampuan berinteraksi maupun berbicara, emosional yang berlebihan dan tidak dapat memahami situasi. 

Mempunyai bayi dengan masalah perkembangan seperti ini bisa diatasi dengan membawanya ke dokter khusus. Nantinya dokter akan memberikan penanganan yang tepat agar masalah tersebut bisa berkurang dan kemampuan berkomunikasi maupun berbicara bisa berkembang..

5. Sindrom Down

Sindrom Down merupakan masalah perkembangan bayi yang menunjukkan adanya keterlambatan tumbuh kembang. Perlu diketahui jika masalah seperti ini terjadi saat bayi di kandungan. Bahkan, masalah ini juga bisa menyebabkan bayi lahir dalam keadaan cacat fisik.

Sebenarnya masalah ini tidak ada upaya yang bisa dilakukan untuk menanganinya. Namun, sebagai orang tua bisa membawanya ke tempat terapi agar anak mempunyai keterampilan khusus. Selain itu, penting juga untuk melakukan pemeriksaan secara rutin dengan tujuan kesehatan tetap terjaga.

6. Gangguan Perawakan Pendek

Masalah lain dalam perkembangan bayi yaitu gangguan perawakan pendek. Sesuai dengan namanya, gangguan ini ditunjukkan dengan bayi yang mempunyai tubuh lebih pendek dibandingkan anak seusianya. Penyebabnya bisa karena keturunan maupun kekurangan gizi.

Sebenarnya tidak ada cara khusus untuk menangani gangguan masalah yang satu ini. Namun, sebagai orang tua tetap harus memberikan terapi sejak dini. Selain itu, penting juga untuk memastikan agar kebutuhan gizi bayi tetap tercukupi.

Lalu Apa Saja Penyebab Gangguan Tumbuh Kembang Anak

Setelah mengetahui apa saja permasalahan pada perkembangan bayi, penting juga untuk mengetahui apa penyebabnya. Selengkapnya berikut ini penjelasan mengenai penyebab terjadinya masalah pada perkembangan bayi.

Dipengaruhi Oleh Faktor Keturunan

Bukan menjadi hal yang asing lagi jika faktor keturunan menjadi salah satu penyebab terjadinya gangguan tumbuh kembang anak. Misalnya saja jika bayi yang mempunyai tubuh yang pendek, mungkin saja ada salah satu anggota keluarga yang memang sama seperti itu. 

Lebih tepatnya berapa kan tubuh pendek disebabkan karena pertumbuhan tulang yang cenderung lambat dan bisa dikatakan tidak normal. Namun, orang tua tetap bisa mengupayakan berbagai cara seperti melakukan terapi. 

Kebutuhan Nutrisi yang Dibutuhkan Tidak Tercukupi

Kebutuhan nutrisi yang tidak tercukupi juga menjadi salah satu penyebab munculnya masalah perkembangan bayi. Inilah Kenapa saat anak sudah memasuki usia mendapatkan makanan, pasti kan memberikan makan yang bergizi.

Semakin tercukupi nutrisi yang dibutuhkan bayi, tentu akan berpengaruh penting terhadap tumbuh kembangnya. Selain itu, gizi yang tercukupi juga bisa menjamin kesehatan anak seiring bertambahnya usia. 

Mengalami Pertumbuhan Konstitusional

Masalah perkembangan bayi yang selanjutnya bisa disebabkan karena terjadinya pertumbuhan konstitusional atau pubertas tertunda. Meskipun sebenarnya anak dengan pertumbuhan yang seperti ini lahir dalam keadaan normal, tapi saat usia 1 tahun pertumbuhannya akan lambat.

Tentu saja dengan permasalahan yang seperti ini dapat menyebabkan pertumbuhan tulang bayi semakin lambat Begitu juga dengan tinggi badannya. Bahkan, permasalahan seperti ini juga bisa menyebabkan keterlambatan lainnya.

Gangguan Sistem Hormon

Masalah perkembangan bayi juga bisa disebabkan karena terjadinya gangguan sistem hormon. Kondisi seperti ini bisa terjadi saat bayi masih dalam kandungan, sehingga dapat mempengaruhi masalah pada tumbuh kembangnya.

Salah satu contoh gangguan sistem hormon seperti hipotiroidisme. Gangguan tersebut jika tidak segera diatasi atau mendapatkan penanganan yang tepat dapat menyebabkan sistem pertumbuhan anak bisa terhambat. 

Itulah penjelasan mengenai beberapa masalah yang terjadi pada perkembangan bayi. Terlepas dari permasalahan tersebut, banyak juga cara yang bisa dilakukan untuk menanganinya. Selain itu, ketahui juga apa saja penyebabnya untuk memudahkan penanganan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Most Share

To Top