Parenting

Walau Terkadang Anak Bawel, Biarkan Anak Bercerita Karena Inilah Manfaat Membiasakan Anak Bercerita

anakbercerita

Berbincang dan saling tukar fikiran mungkin hal yang sudah biasa bagi orang dewasa pada umumnya. Namun, untuk anak-anak, ini bukan juga merupakan sesuatu yang harus dihindari dan sebuah hal tabu.

Justru dengan cerita, anak mampu banyak mengungkapkan banyak hal yang sekian lama ia pendam. Dengan kegiatan bercerita bukan hanya sekedar curahan hati atau yang sering disebut dengan curhat saja, namun juga masih banyak sekali manfaat lainnya mengenai kegiatan sederhana yang banyak dianggap tidak penting ini.

Melalui curahan rasa yang sebenarnya penting inilah, anak akan semakin banyak belajar dengan hal-hal yang akan memberikan ruang bagi dirinya untuk selalu mengekspresikan suasana hati dengan ketulusan.

Tentu saja, orang tua memiliki peran penting untuk mendengarkan serta memberikan jawaban untuk cerita anak yang mungkin membutuhkan jalan atau masukan dari orang tua. Untuk manfaat lebih lanjutnya, inilah beberapa manfaat pentingnya,

Sikap Perhatian Anak

Anak menjadi semakin perhatian dengan dirinya dan lingkungan sekitar. Ini dikarenakan perasaan anak bukan hanya sebagai langkah, namun anak juga mampu mengungkapkan apa yang sedang ia rasakan. Lalu, untuk mengungkapkan hal tersebut, tentu adanya dekapan dan bimbingan orang tua sangat diperlukan perannya dalam hal ini.

Meningkatkan Daya Imajinasi

Untuk bercerita kali ini adalah memberikan sebuah cerita pada anak sebelum tidur, anak akan selalu merekam hal baru atau cerita yang telah diberikan dari orang tua. Mengenai amanah dari sebuah cerita akan memberikan dampak bagi anak. Selain itu, anak juga mampu memiliki imajinasi tinggi dalam mengolah pemikirannya, sehingga anak menjadi kreatif dan imajinatif.

Memberikan Rasa Sayang Yang Kuat

Dengan bercerita dan menceritakan sesuatu hal, anak mampu mengungkapkan sesuatu yang ada pada perasaannya secara nyata dan jujur. Dengan demikian, maka rasa sayang kuat antara anak dan orang tua semakin meningkat dan dapat memberikan rasa kepercayaan antara anak dan orang tua. Maka, hal tersebut mampu meningkatkan cinta kasih sehingga dapat memicu tentang adanya rasa saling mengasihi.

Meningkatkan Kejujuran Dari Anak

Sejak dini, kejujuran memang sudah seharusnya berupa sifat yang melekat pada anak, agar secara kedepan dan perkembangnnya, anak sudah terbiasa untuk bersikap terbuka dan jujur kepada kedua orang tuanya. Melalui sifat yang sudah mulai terbangun tersebutlah, akan mampu menjadi jalan untuk melatih anak jujur hingga dewasa kelak akan terpatri menjadi sebuah sifat yang melekat pada anak.

Nah, itulah beberapa manfaat bercerita dengan anak, bukan hanya bercerita secara ungkapan hati, namun orangtua yang juga dapat memberikan cerita dan berlatar amanat, ternyata juga mampu meningkatkan kepekaan dan memberikan pelatihan kejujuran pada anak secara nyata dan mampu menjadikannya sifat yang akan membawa anak menjadi pribadi yang santun dan beradab.

Dengan demikian, orang tua bukan hanya sekedar memberikan pendidikan melalui pengertian semata, akan tetapi juga dari hal nyata hingga luapan kasih sayang dengan berkenan memberikan waktu kepada anak untuk mendengarkan cerita anak. Dengan demikian, anak juga akan dapat berbalik dan mempunya rasa cinta kasih tulus kepada orang tuanya.

Jadi, mampu terdapat adanya tali cinta kasih antara orang tua dan anak dengan cara sederhana akan tetapi memiliki maksud dan jalan yang sesuai untuk mendidik anak secara baik dan benar. Saling memahami adalah kunci sukses mendidik anak bagi orang tua yang sabar dan bijaksana.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Kompetisi Foto Wefie Momen Cinta Keluargamu, Kirimkan Foto Terbaik Keluargamu

momenkeluarga

Zaman dahulu kenangan keluarga diceritakan hanya melalui kisah-kisah verbal orang tua kepada anak cucunya. Kemudian datang era tulisan, dimana kenangan dituliskan dalam buku tulis dan untuk diberikan kepada generasi selanjutnya.

Lalu cara itu berganti ketika Kodak memperkenalkan kamera portabel yang bisa dibawa kemana-mana. Momen-momen penting keluarga tersimpan manis dalam album-album foto atau pigura yang dipajang di ruang-ruang tamu.

Tapi kemudian cara itu mulai luntur ketika datang era telepon pintar. Foto-foto kebersamaanmu Kini seringnya hanya tersimpan dalam penyimpanan gadget atau dalam unggahan sosial media. Saat itu pula kita tak lagi melihat keberadaan foto-foto itu sepenting ketika era dalam album dahulu.

Berapa banyak foto yang hilang karena gadgetmu bermasalah dan harus direset? Bagaimana pulak dengan foto jalan pertama si kecil yang kini hilang karena akun sosial mediamu diretas orang tak bertanggung jawab?

Ah, apakah kamu termasuk orang yang sangat telaten menyimpan semua foto-foto kenangan itu? Kamu menyimpan salah satu foto terbaik momen bersama keluargamu yang mungkin tak pernah terulang?

Kirimkan foto terbaikmu itu, agar semua bisa belajar dari kasih dan sayangmu bersama keluarga. Foto terbaik akan memenangkan Smartpone dan Smartfren MIFI

Ikuti Kompetisi Foto Wefie Momen Cinta Keluargamu

Upload

 

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Share

To Top