Kesehatan Ibu & Anak

Usir Timbunan Lemak di Perut Pasca Lebaran dengan Menu-menu Rumahan

Saat lebaran kemarin, kita dimanjakan dengan beragam hidangan yang dapat dikonsumsi sepuasnya. Alhasil, lemak perut pun menumpuk. Umumnya kalau lemak terlanjut mengumpul, kita jadi didera rasa minder, terutama bila sudah mendekati hari-hari kerja.

Mengonsumsi makanan bersantan menjadi pemicu penumpukan lemak nih Bun. Tenang, ada lho beberapa cara yang dapat Bunda lakukan guna menyingkirkan lemak di perut, kuncinya tentu Bunda perlu mengganti makanan dengan makanan yang lebih sehat.

Pertama, Ganti Jus Buah dengan Pilihan Buah-buahan Segar

Tahukah Bunda, buah pada dasarnya memang memiliki banyak manfaat kesehatan, tapi kalau dijadikan jus, justru serat dan gula alami yang terkandung dalam buah akan hilang. Kalau Bunda membeli jus, maka hampir dijamin akan minum gula tambahan.

Bahkan segelas jus apel dapat mengandung gula sebanyak kaleng pop bersoda. Ahli diet Sarah Brewer menyampaikan, beberapa orang percaya bahwa jus adalah cara terbaik untuk mengonsumsi vitamin C, tapi cara itu menghilangkan serat.

“Makan seluruh buah akan memastikan Anda mendapatkan nutrisi serta serat untuk membantu menjaga mikrobioma usus yang sehat,” jelasnya.

Lebih Baik Ganti Konsumsi Es Krim dengan Greek Yoghurt

Mengutip dari Liputan6.com, ahli gizi Lily Soutter menjelaskan, ganti es krim dengan Greek yogurt. Jika Anda mencari alternatif gula yang lebih sehat, fokuslah pada pilihan sehat, seperti Greek yogurt dengan apel parut dan sedikit kayu manis. Yoghurt juga kaya protein. Studi tahun 2014 menemukan, makan yoghurt protein tinggi dapat membantu menjaga rasa lapar lebih lama.

Bila Bunda Gemar Keripik, Gantilah dengan Kacang-kacangan

Keripik yang selalu Bunda konsumsi untuk dijadikan cemilan ternyata memiliki kandungan garam yang tinggi. Nah, hal ini yang memicu kembung. Belum lagi kadar lemak jenuhnya yang relatif tinggi. Sementara itu, kacang kaya protein dan lemak baik sehingga membuat Bunda kenyang lebih lama. Satu studi menemukan, orang yang makan kacang-kacangan selama 12 minggu dapat meningkatkan kualitas makanan, tanpa menambah berat badan.

Studi lain melihat diet pada 8.865 pria dan wanita selama 28 bulan. Hasil temuan, mereka yang makan dua atau lebih porsi kacang dalam seminggu risiko kenaikan berat badan 31 persen lebih rendah dibandingkan dengan mereka yang tidak pernah atau jarang makan kacang.

Gantilah Granola dengan Konsumsi Telur

Studi New York Times pada tahun 2017 menemukan, ahli gizi Amerika tidak bisa menyetujui, apakah granola dan sereal sereal sehat atau tidak. Sekitar 70 persen orang Amerika berpikir, granola sehat. Kendati sebagian lainnya menilai granola bergizi, banyak granola mengandung gula dan tidak banyak lemak atau protein. Konsultan nutrisi Ian Marber menyarankan, hindari granola dan berpindah dengan konsumsi telur yang dilengkapi alpukat dan sepotong roti panggang. Menu ini cocok untuk sarapan yang sempurna.

Bila Perlu Konsumsi Teh Hijau

Teh hijau dikemas dengan antioksidan. Beberapa orang mengklaim, teh hijau dapat membantu menurunkan berat badan. Sebuah tinjauan makalah tahun 2012 menemukan, minum teh hijau dapat menurunkan berat badan. Mengonsumsi teh hijau dengan rutin akan membantu lemak di perut cepat meluruh, Bun.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Kesehatan Ibu & Anak

Kurang Minum Air Saat Hamil Picu Kelainan pada Tumbuh Kembang Janin

drink-drinking-female-1458671

Bun, saat hamil, jangan sampai Bunda kurang minum ya. Sebab minum adalah aktivitas penting yang tak boleh dilewatkan. Bunda tentu tak ingin tumbuh kembang bayi dalam kandungan bermasalah kan?

Mengutip Kumparan.com, Ketua Indonesian Hydration Working Group, Prof. Budi Wiweko menjelaskan alasan mengapa Bunda yang sedang hamil harus tetap terhidrasi.

“Kita sudah melakukan studi pada ibu hamil di tiga kota, Jakarta, Surabaya, dan Yogyakarta, dan hasilnya menyatakan ibu hamil dia butuh kurang lebih 2,5 liter setiap hari,” papar Budi.

Budi mengatakan, ibu hamil membutuhkan lebih banyak air minum untuk membantu produksi air ketuban.

“Air ketuban itu berasal dari, yang paling banyak adalah dari urinenya bayi. Dan bayi itu volume urinenya akan cukup kalau dia mendapatkan jumlah nutrisi dan cairan yang cukup dari ibunya.”

Konsumsi air putih yang banyak pun akan membantu Bunda terhindar dari oligohidramnion atau jumlah air ketuban yang terlalu sedikit. Untuk ibu yang sedang hamil, konsumsi air bisa mencapai tiga liter air setiap harinya. Bunda perlu tahu, air ketuban yang terlalu sedikit dapat pertumbuhan bayi pun terhambat.

“Kalau janin, air ketubannya berkurang, efek sampingnya bisa satu pertumbuhan janinnya bisa terhambat. Dia kan untuk tumbuh butuh bergerak dengan aktif, jadi janinnya bisa kecil,” kata Budi.

Lebih lanjut, kekurangan air ketuban pada ibu hamil dapat menyebabkan bayi memiliki kelainan anatomi, bahkan hingga menyebabkan kematian. Konsumsi air pada ibu hamil bisa mendukung periode emas 1.000 hari pertama anak. Pada 270 hari pertama periode emas, anak masih berada dalam kandungan dan bergantung pada nutrisi yang dikonsumsi oleh ibu.

“Selama di dalam rahim, komponen nutrisi itu menjadi komponen yang sangat penting dan salah satunya adalah air. Air itu merupakan makro nutrisi. Tentu sangat berpengaruh.”

Tapi bukan hanya ibu hamil, lho, Bun! Setelah melahirkan dan saat menyusui bayinya, Bunda juga masih membutuhkan konsumsi banyak air. Untuk itu, jangan sampai kurang minum ya Bun.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Social News

Flashcard Tak Hanya Berguna untuk Si Kecil, Bisa Juga Menolong Bunda yang Suka Lupa

adult-attractive-beautiful-413885

Bun, ingatan manusia itu dinamis dan bisa berubah-ubah. Bahkan seringkali kita lupa dengan barang yang kita taruh sekitar satu menit yang lalu. Memang sejatinya ada banyak faktor yang mempengaruhi daya ingat, namun kenapa kita rentan lupa sejatinya karena kita kurang berkonsentrasi. Bunda sendiri suka kesal saat mudah lupa dengan hal-hal kecil yang ada di sekitar Bunda? Untuk menyiasatinya, ada cara sederhana yang bisa membuat kita mengingat apapun hanya dalam waktu 5 menit. Cara ini sangat berguna bagi kita yang memiliki sifat pelupa.

Mengutip dari Kompas.com, Nielsen, seorang fisikawan kuantum, penulis sains dan peneliti pemograman komputer membagikan metode yang dipakainya untuk menyimpan informasi nih Bun. Teknik yang dia gunakan adalah sesuatu yang telah banyak diketahui oleh banyak orang, yaitu flashcard. Hanya saja, flashcardnya kali ini berbentuk digital.

Secara menakjubkan, selama dua tahun terakhir Nielsen diklaim berhasil menghafal sekitar 9.000 kartu, yang menguntungkan hidupnya secara keseluruhan. Nielsen menggunakan sebuah aplikasi yang disebut Anki di desktop dan ponselnya, di mana ia menyimpan flashcard digital yang bisa dilihat sewaktu-waktu sepanjang hari.

Dia menghabiskan sekitar 20 menit dalam sehari untuk memeriksa flashcard tersebut sembari melakukan hal lain seperti menunggu antrian di toko kopi. Hal semacam ini sejatinya sudah dimanfaatkan sejak lama dan metode ini disebut sebagai ‘pengulangan berjarak’.

Pada tahun 2016, Sean H. K. Kang, seorang direktur laboratorium kognisi dan pendidikan di Dartmouth College, sempat meneliti tentang metode ‘pengulangan berjarak‘ dapat memberi manfaat bagi siswa di Amerika yang tak memiliki kinerja baik secara akademis dalam matematika, sains, dan membaca, sebagaimana siswa di negara lain, Bun.

Kang kemudian menyimpulkan bahwa menggabungkan pengulangan berjarak ke dalam pendidikan dapat memperbaiki hasil ujian sekolah para siswa. Sementara menurut Nielsen, penggunaan flashcards ia tingkatkan secara bertahap selama beberapa tahun terakhir. Hal ini diakuinya bisa mengendalikan kemampuan ingatannya.

“Perubahan terbesar adalah ingatan bukan lagi kejadian sembarangan, apalagi kesempatan,” tulis Nielsen lewat akun twitternya.

Menurutnya, mengingat sesuatu, dengan sedikit usaha dapat membuat pilihan pada ingatan. Sedikit usaha yang dimaksud adalah keinginan untuk menghapal dan lebih berkonsentrasi, Bun.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Kesehatan Ibu & Anak

Walaupun Sedang Ngidam, Hindari Terlalu Sering Makan Es Krim Saat Hamil ya Bun

blurred-background-close-up-cold-1459557

Bun, saat sedang hamil, tentu Bunda merasakan momen-momen ngidam saat usia kandungan masih tergolong muda. Normalnya, ibu hamil sering mengalami mengidam makanan manis, seperti permen, cokelat, dan es krim. Khususnya es krim, makanan beku yang satu ini memang tergolong produk olahan susu yang kemudian dibuat dengan beragam varian rasa. Namun sekalipun terbuat dari bahan dasar susu, sejatinya bolehkah ibu hamil mengonsumsi es krim?

Tenang, ibu hamil tetap dibolehkan mengonsumsi makanan yang satu ini asal Bunda memperhatikan kondisi badan serta mempertimbangkan faktor-faktor kebersihan, riwayat alergi, dan masalah medis seperti batuk, pilek, diabetes serta obesitas saat mengonsumsi makanan tersebut.

Es Krim Tergolong Makanan yang Menyehatkan Nih Bun

Pada es krim terdapat beberapa nutrisi esensial yang halus seperti kalsium, vitamin dan mineral. Bunda perlu tahu, setiap 100 gram es krim vanilla mengandung 47% lemak, 70% di antaranya adalah lemak jenuh, hampir 42% karbohidrat dan sekitar 6-7% protein serta membawa 207 kalori. Selain itu, es krim juga menyediakan vitamin seperti Vitamin A dan Vitamin B12 dalam jumlah sedang.

Dengan mengonsumsi es krim, tubuh mendapatkan 20 persen RDA fosfor dan 17 persen kalsium esensial. Nah, asupan ini cukup penting untuk kesehatan tulang, persendian, jaringan muskuloskeletal lainnya, dan berfungsinya jantung dengan baik.

Lantas Berapa Porsi Es Krim yang Dianjurkan untuk Ibu Hamil dalam Sehari?

Ibu hamil tak dianjurkan mengonsumsi terlalu banyak es krim. Sebaiknya kurang dari 50 gram sehari. Ini karena es krim tinggi lemak dan menurunkan suhu tubuh. Mengonsumsi es krim terlalu banyak dapat menghambat metabolisme tubuh dan mengganggu sistem pencernaan. Bahkan beberapa es krim dengan rasa populer seperti kopi atau teh hijau mengandung kafein lho Bun. Untuk itu Bunda harus menahan diri untuk tidak mengonsumsi terlalu banyak saat hamil.

Tapi Ada Pula Risiko Makan Es Krim saat Hamil

Jika terlalu banyak mengonsumsi es krim, ibu hamil dapat mengalami beberapa permasalahan, seperti innfeksi. Tahukah Bunda, bakteri ini dapat hidup pada suhu yang sangat rendah. Sementara infeksi bisa ditimbulkan dari bakteri pada mesin pembuat es krim dan susu juga dapat menimbulkan risiko.

Selain itu Bunda juga berisiko mengalami penambahan berat badan. Tingginya kandungan kalori dapat menyebabkan berat badan bertambah, Bun. Tak hanya itu, risiko diabetes pun juga mengancam kesehatan Bunda.

Bahkan di lain sisi, sistem kekebalan tubuh Bunda akan mudah terpengaruh selama hamil. Dengan mengonsumsi terlalu banyak es krim, hal tersebut akan meningkatkan risiko masalah sinus dan pernapasan.

Ibu Hamil Tetap Dapat Menikmati Es Krim Asal…

Es krim yang terbuat dari susu pasteurisasi benar-benar aman dan dapat dinikmati ibu hamil. Nah, Bunda disarankan membeli es krim tersebut dari merek-merek terkenal dan dari toko-toko terkenal yang memastikan kebersihan dan mengikuti tanggal kadaluwarsa. Di lain sisi, hindari mengonsumsi es krim yang dibeli di warung atau pameran karena faktor kebersihannya diragukan. Serta pilihlah produk es krim ‘rendah lemak’ atau ‘ringan’ yang tersedia saat ini, misalnya, yogurt beku.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Share

To Top