Community

Untuk yang Menyepelekan, Kami yang Melahirkan Caesar Juga Bertaruh Nyawa Saat Persalinan

operasicaesar

Untuk yang Menyepelekan, Kami yang Melahirkan Caesar Juga Bertaruh Nyawa Saat Persalinan

Melahirkan memang sudah jadi fitrah kami, dan kami ikhlas mengemban tugas itu. Setelah sembilan bulan lamanya harus berbagi kehidupan dengan manusia kecil di dalam perut, kami masih harus menghadapi proses persalinan yang begitu menegangkan. Pengorbanan yang kami berikan bukan lagi menyoal rasa takut atau sakit yang akan kami rasakan, tapi kami juga rela mempertaruhkan nyawa demi keselamatan buah hati.

Kami lebih senang melahirkan secara normal, namun karena berbagai kondisi kesehatan yang terjadi saat kehamilan, terkadang memaksa kami untuk melahirkan melalui operasi caesar.

Bukan lagi mengeluarkan bayi melalui jalannya, melainkan lewat sayatan dari perut kami. Sayangnya, banyak orang yang menempelkan stigma bahwa wanita yang melahirkan secara caesar, bukan termasuk ke dalam golongan ibu yang sempurna karena tidak menghadapi proses persalinan normal seperti wanita lainnya.

Padahal, menjalani operasi caesar membutuhkan keberanian dan kekuatan yang tidak main-main. Hanya seorang wanita dan ibu luar biasalah yang mampu menghadapinya dengan cara yang mengagumkan.
Kami telah memberanikan diri untuk menghadapi serangkaian konsekuensi prosedur operasi yang memberatkan hati

Memang, kini telah banyak wanita yang memilih untuk melahirkan dengan cara caesar, namun prosedur operasinya tidaklah semudah yang dibayangkan. Menurut para dokter dan tenaga medis, operasi caesar termasuk ke dalam kategori operasi mayor atau operasi besar yang memiliki risiko tinggi untuk ibu dan bayi. Kami menghadapi operasi ini sendiri. Meski diperbolehkan bagi suami atau anggota keluarga lain untuk menemani, kemungkinan untuk menerima dukungan cenderung kecil dan penuh dengan ketidakpastian.

Operasi caesar adalah perjuangan melawan rasa takut dan kesendirian, dengan kekuatan dalam diri kami, keinginan yang kuat, serta cinta tanpa syarat yang membuat kami mampu menanggung konsekuensi demi lahirnya sang bayi.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Baterai Gawai Harus Dihemat Karena Takut Ada Hal Darurat

samson-vowles-191386-unsplash

Gawai alias gadget pasti menemani Bunda kemana-mana saat ini. Mulai dari alat untuk selfie ketika ketemu kawan hingga update urusan sosial media. Terkadang malah kita terlupa fungsi utama dari gawai kita, yaitu untuk komunikasi. Seringkali gawai digunakan terus menerus untuk urusan remeh temeh. Tanpa pernah berpikir jika sewaktu-waktu dibutuhkan dalam keadaan mendesak.

Mulai dari hal sederhana misalnya ketika dalam janji bertemu teman sudah di lokasi malah terkendala memberi kabar. Atau ketika di tengah jalan ingin memesan ojek online, jadi terhambat karena baterai habis. Lalu adakah tipsnya untuk memaksimalkan urusan baterai ini?

Jangan Mengaktifkan WiFi dan Bluetooth, Apabila Tak Memakai Karena Berimbas Kepada Baterai

bernard-hermant-667645-unsplash

Mengaktifkan fitur-fitur tersebut saat tidak menggunakannya akan membuat baterai cepat habis karena wifi dan bluetooth dalam kondisi ON membuat sinyal terus bekerja dan mencari. Sehingga ini berimbas terhadap baterai Bunda yang tergerus secara cepat. Maka dari itu apabila tidak digunakan jangan diaktifkan.

Kunci Gawai Bunda Saat Tidak Digunakan, Jangan Dibiarkan

fabian-albert-450447-unsplash

Langkah lainnya yang dapat Bunda lakukan jangan lupa untuk menguci gawai anda. Karena mengunci gawai menjadikan smartphone ke dalam mode rehat dan istirahat, maka dari itu layar pun dalam kondisi mati tidak stand by saat Bunda mengunci gawai. Hal ini dilakukan agar gawai Bunda dapat bertahan lebih lama.

Jangan Membiasakan Menggunakan Gawai Saat Sedang Dicharge

chelsia-qiao-483318-unsplash

Apabila Bunda menggunakan gawai saat sedang dicharge itu akan memicu kerusakan pada baterai. Memang sekilas terlihat kalau gawai nampaknya normal-normal saja dan tak menghasilkan efek apa saja. Tetapi apabila Bunda kerap mekainnya dalam waktu yang lama dan sering, kondisi baterai akan cepat bocor sehingga gawai gampang sekali untuk lowbatt meskipun pemakaian belum menghabiskan waktu sampai seharian.

Lowbat Itu Tanda, Jangan Diabaikan Begitu Saja

fancycrave-698664-unsplash

Gawai memiliki kekuatan masing-masing tergantung seberapa besar daya yang dimiliki. Apabila daya dimiliki sangat banyak mungkin ia dapat bertahan hingga satu hari penuh. Seperti halnya gawai yang memiliki kapasitas baterai 5.000 mAh. Namun, tak berarti saat sedang lowbat Bunda dapat memakai sesuka hati, karena membiarkan gawai dalam kondisi mati baru charger dapat membuat baterai smartphone cepat rusak.

Miliki Tunggangan yang Bisa Charger, Karena Gawai Menyala itu Penting Jadi Jangan Diambil Pusing

Membawa Powerbank kemana-mana mungkin terlalu ribet, belum lagi kalau powerbank mati karena dayanya habis. Mungkin membeli Suzuki Nex II tak ada salahnya, selain dapat membantu Bunda lebih cepat untuk urusan mobilitas di dalam kota. Kuda besi satu ini menawarkan satu fitur yang berguna di era sekarang yakni USB Charger, yang dapat menyelamatkan Bunda saat kehabisan daya gawai di tengah perjalanan.

nex-brilliant-white2

Ditambah lagi kalau Bunda menempuh perjalanan jauh menggunakan motor maka makin pas saja menggunakan motor ini. Karena ukurannya kompak. Dari segi panjang saja Nex II berukuran 1.890 mm, kemudian lebar 675 mm dan tinggi 1.045 mm, yang sangat nyaman untuk di bawa berkendara selama berjam-jam. Apalagi ruang kakinya sangat lega sehingga bisa mengubah-ubah posisi kaki selama perjalanan.

Macet pun bukan lagi masalah serius bagi Suzuki Nex II. Karena motor ini mengusung Suzuki Eco Performance (SEP) dengan konfigurasi 1 silinder SOHC yang berkapasitas 113 cc mampu menyalurkan tenaga ke roda secara maksimal. Dengan kapasitas tangki penuh 3,6 Liter, konon bahan bakar tersebut bisa dipakai untuk jarak tempuh sejauh 176 km. Jadi Bunda tak perlu sering-sering mengisi bahan bakar.

Layaknya gawai yang selalu melengkapi penampilan Bunda, motor Suzuki Nex II ini juga penampilan yang menarik. Dengan bentuk lampu yang modern berbentuk meruncing disematkan pada bagian depannya. Bunda juga punya banyak pilihan warna dan grafis sesuai dengan selera.

Jadi jangan lupa menerapkan tips di atas agar bisa menjaga gawai selalu online ya Bunda.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Share

To Top