Parenting

Trik agar Anak Mengerti Tanpa harus Membentak dan Memukul

memarahianak

Mendidik anak memanglah sudah menjadi tugas serta tanggung jawab untuk setiap orang tua. Jadi, tidak akan ada salahnya jika orang tua memiliki peranan penting untuk membuat anak mengerti, tumbuh dan berkembang dengan baik, hingga juga mampu mengalami rasa dan karsa yang tumbuh dengan baik pada anak.

Namun, pada dasarnya anak tetaplah anak, jadi tidak dapat disalahkan apabila mereka melakukan kesalahan, selalu ingin tahu, melakukan hal baru, atau bahkan menirukan orang-orang yang ada di sekitarnya.

Nah, dari hal-hal yang dilakukan anak tersebutlah, maka ada banyak macam sifat orang tua yang akan dikeluarkan, atau sikap orang tua yang tertuang dalam hal tersebut. Misalkan saja memarahi anak secara langsung, memberitahukan anak tentang tanggung jawab dan kesalahannya dengan sabar atau bahkan sampai membentak dan memukul anak.

Inilah yang penting untuk diketahui para orang tua untuk mengerti tentang pentingnya melatih anak faham tanpa harus menggunakan hal kasar atau bahkan dapat membuat mental anak tertekan. Salah satunya adalah trik jitu agar anak merasa mengerti tanpa harus membentak terlebih lagi memukul secara fisik pada anak.

Selalu Berkomunikasi Dengan Anak

Komunikasi yang baik sangat penting untuk membangun rasa ikatan antara anak dan orang tua. Dengan ikatan yang baik tersebut, maka akan membuat anak mampu mengerti melalui hal sederhana apa yang dikatakan atau diajarkan oleh orang tua. Komunikasi itulah yang nantinya mampu meraih cinta kasih antara orang tua dan anak, sehingga anak tidak perlu menunggu untuk dibentak untuk mendapatkan larangan dari orang tuanya. Hanya dengan ucapan “No” atau gelengan kepala dari orang tuanya, anak akan mengerti bahwa hal yang akan ia lakukan tidak diperbolehkan.

Menjelaskan Dengan Bahasa Halus

Berbahasa yang baik dan benar adalah etika yang paling baik. Dengan bahasa yang mampu mudah dicerna oleh anak, maka mampu memperjelas rasa yang dimiliki oleh anak. Orang tua tidak perlu memberikan bahasa yang kasar. Hanya dengan mengajari anak dengan membiasakan diri menggunakan bahasa yang halus, maka akan menjadikan perasaan dan etika yang baik pula kepada anak. Karena apa yang anak makan akan menentukan sikap dan kedewasaan diri anak.

Stimulasi Perkembangan Anak

Stimulasi untuk memberikan langkah perkembangan anak adalah hal yang sangat penting. Karena anak bukan hanya sekedar tumbuh, namun juga berkembang. Jadi, untuk menstimulasi anak agar mampu tumbuh secara baik, maka harus terdapat sikap dan sifat yang ditunjukkan oleh orang tua secara baik dan benar pula. Karena dengan stimulasi perkembangan otak dan pendewasaan diri anak maka akan memberikan kebiasaan dengan cinta yang melengkapi karsa anak.

Mempunyai Kesepakatan Dengan Anak

Nah, inilah hal yang dapat dilakukan oleh orang tua sebagai cara mudah untuk memberikan kepercayaan kepada anak. Dengan mempercayakan pada anak untuk mengambil keputusan dan hal yang anak ingin lakukan adalah hal yang baik, akan tetapi perlu adanya landasan untuk melakukan hal tersebut. Misalnya saja dengan kesepakatan dengan anak. Maka setiap orang tua akan merasa bahwa anak mampu diberikan ruang untuk memilih hal yang tepat sesuai dengan hatinya, namun anak juga sekaligus mampu mempertanggung jawabkan apa yang sudah ia pilih. Jadi, tidak perlu menunggu untuk dibentak, akan akan mengerti dengan sendirinya.

Memberi Senyuman Bila Anak Mengerti

Anak yang mengerti dengan apa yang disampaikan oleh orang tuanya akan mampu meresapi dan memahami akan tindakannya. Jadi, tidak perlu Anda ragukan lagi mengenai pengertian anak. Hanya satu hal yang menjadi tugas Anda sebagai orang tua ketika anak melakukan hal yang benar, yaitu memberikan apresiasi untuk anak. Dengan apresiasi seperti senyuman, maka anak akan semakin senang, dan berusaha melakukan hal yang akan membuat orang tuanya senang. Dan akan membuat anak mengerti jika salah, dan memahami untuk tidak mengulangi kesalahan yang pernah ia perbuat.

Itulah tadi beberapa  pembahasan tentang mendidik anak agar terlatih untuk mengerti tanpa harus menunggu orang tua membentak atau bahkan memukulnya. Namun, tugas bagi orang tua adalah mengajari dan membimbing anak, dengan tanggung jawab itulah, maka sudah sepantasnya jika orang tua mendidik dengan cara benar tanpa membentak terlebih lagi memukul anak secara fisik karena akan mempengaruhi sikap atau pendewasaan pemikiran anak secara psikis dan mental pada perkembangan anak. Semoga bermanfaat.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Agar Mamah Tetap Cantik Ketika Naik Motor Matic

Meski mobil menawarkan kenyamanan lebih, namun sebagian perempuan tetap memilih motor sebagai kendaraannya. Alasannya beragam, mulai dari sesederhana menghindari jalanan macet atau memang hobby menggunakan motor.

Masalahnya banyak yang terkesan ala kadarnya dalam berpenampilan ketika menggunakan motor. Malah sering ada yang salah kaprah menyamakan kegiatan berkendara menggunakan mobil dengan motor. Padahal beberapa hal harus diperhatikan jika kita memilih untuk menggunakan motor.

Naik motor pakai baju apa?

1

Nah, untuk menjawab pertanyaan ini kita harus menjawab pertanyaan sebelumnya. Bunda alias mamah cantik naik motor untuk apa? Sekedaar antar si kecil ke sekolah atau kendaraan rutin untuk menemani kerja dengan jarak yang cukup jauh? Karena banyak yang salah kaprah memilih pakaian untuk naik motor.

Setidaknya jika hanya berkendara untuk mengantar sekolah biasanya perjalanan ditempuh dengan lebih singkat. Karena jarak yang pendek dan jalanan yang tidak begitu macet. Pakaian pun bisa menyesuaikan kondisi santai ini.

Beda cerita ketika Bunda naik motor untuk kegiatan harian. Jalanan yang panas dan macet tentunya membuat kita harus memilih pakaian yang nyaman. Salah pilih malah akan membuat keadaan runyam.

Helm keren itu yang seperti apa?

2

Helm bukan lagi sekedar pelindung kepala. Ia sudah menjelma menjadi salah satu aksesoris fashion di kalangan pengguna motor. Tapi dengan alasan yang sama seperti di atas kita harus cermat dalam memilih helm.

Mungkin tidak masalah jika hanya digunakan sekitaran rumah menggunakan motor kesayangan dengan helm half face tanpa penutup. Tapi jangan coba-coba menggunakan helm favorit jenis ini untuk beraktivitas sehari-hari dengan jarak jauh.

Sekali lagi, ini negara tropis banyak debu dan asap knalpot. Dijamin muka langsung menghitam jika berjibaku langsung tanpa penghalang kaca di helm. Lagi pula dengan kondisi mayoritas jalanan Indonesia yang masih belum terawat, menggunakan helm tanpa penutup bisa mengundang bahaya. Tak terbayang batu krikil terlontar langsung ke muka kita dalam kecepatan tinggi.

Hal penting lainnya adalah siapkan minimal dua helm untuk dipakai bergantian setiap hari. Keringat dari kepala yang bersarang di helm bisa menimbulkan bau yang kurang sedap. Karena itu kita harus punya jadwal harian untuk menjemur bagian dalam helm diterik matahari. Jika anda pengguna motor harian, langkah ini hanya mungkin dilakukan jika anda punya dua helm kan?

Pilih Motor Sesuai Kebutuhan

3

Tidak akan terlihat perbedaanya ketika kita menyetir mobil ferarri yang super pendek dengan mobil off road yang jangkung. Maklum saja kita berada dalam kerangkeng body mobil. Paling banter orang hanya bisa mengintip dari balik jendela.

Beda cerita dengan motor. Semua fisik kita akan dengan bebas dipertontonkan di jalanan. Sayangnya banyak perempuan yang tidak sadar diri dengan kondisi fisik. Akan aneh terlihatnya jika fisik mungil tapi memaksakan naik motor bongsor.

Misalnya untuk Bunda yang punya postur rata-rata perempuan tentunya coccok menggunakan motor yang ukurannya tidak terlalu besar seperti Suzuki Nex. terkait dengan dimensi, pada Suzuki Nex ini memiliki ukuran dimensi dengan panjang 1850 mm, lebarnya 665 mm, dan tinggi 1035 mm serta memiliki berat hingga 90 Kg saja. Jadi Bunda tak akan repot dan keberatan dengan motor satu ini. Bagaimana mau kelihatan cantik kalau bunda direpotkan bentuk motor yang kebesaran bukan?

Bunda juga bisa tetap tampil menarik dengan pilihan warna Mat Titanium Silver, Titanium Silver, dan Matt Black. Warna-warna yang masuk kategori berkelas. Apalagi didukung Desainnya sendiri juga berkelas dengan lampu depan model V.

Oh iya, Motor satu ini memegang rekor MURI untuk kategori motor matic paling irit loh. Ketika pemecahan rekor mampu menempuh jarak 109,8 Kilometer untuk setiap liternya. Hal ini dimungkinkan karena Suzuki Nex dibekali mesin 113cc dengan teknologi SUPER FI (Suzuki Performance Fuel Injection) dan mesin berkonsep LeaP (Light, Efficient and Powerful) yang telah terbukti menghasilkan tenaga besar secara presisi dan minim gesekan sehingga mampu mengoptimalkan efisiensi konsumsi bahan bakar.

Jas Hujan Itu Harus

4

Selain panas matahari, kendala yang harus dihadapi pengendara motor di Indonesia adalah hujan. Dan seiring berjalannya waktu keadaan cuaca agak sulit untuk diprediksi. Karena itu menyediakan rain coat atau jas hujan adalah sebuah keharusan.

Jangan sampai kita terlambat tiba di tujuan hanya karena harus berteduh dari hujan. Atau untuk mengejar waktu kita memaksakan menembus hujan dan tampil basah kuyup dilokasi aktivitas.

Hal penting yang patut diperhatikan adalah jangan membeli dan menggunakan jas hujan yang hanya berbentuk ponco. Pertama, jenis ini tidak melindungi kita sepenuhnya dari terpaan air hujan. Kita masih bisa basah terutama untuk di bagian kaki. Kedua, jas hujan jenis ini sudah banyak memakan korban jiwa. Bentuknya yang memanjang dan menjulur ke bawah riskan untuk terlilit di roda motor.

Sedikit informasi, di beberapa minimarket dijual jas hujan berbahan plastik. Bentuknya tidak lebih tebal dari buku tulis anak sekolah dasar. Sangat cocok untuk diselipkan di bagasi motor. Tentunya dengan tipe seperti ini Bunda bisa membawa dua jas hujan untuk digunakan si kecil yang ikut dibonceng di belakang.

Jangan Paksakan Aksesoris Yang Membahayakan

5

Tampil menarik memang penting, tapi keselematan lebih utama. Jangan pernah memaksakan aksesoris penunjang penampilan yang akan membahayakan aksi berkendara kamu.

Sebagian perempuan masih kerap memaksakan menggunakan sepatu berhak ketika mengendarai motor. Ini jelas membahayakan karena akan mengurangi rekfles dan keseimbanganmu.

Kalaupun kamu akan beraktivitas dengan sepatu berhak tinggi, maka sebaiknya kamu bawa saja dan tidak digunakan ketika bermotor. Itu gunanya bagasi yang luas bukan? Untuk menaruh barang bawaan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Apa Bunda Termasuk Orang Yang Bahagia? Simak hasil surveynya yuk!

Bahagia itu sederhana, begitu katanya. Tapi sebetulnya apa bahagia itu? Jawabannya mungkin relatif dan berbeda untuk masing-masing orang. Namun beberapa lembaga mencoba untuk membuat pengukuran kebahagian ini. Salah satunya adalah Badan Pusat Statistik alias BPS.

Lembaga ini melakukan survei yang terdiri atas indeks komposit yang disusun oleh tiga dimensi. Dimana ketiga dimensi ini terdiri dari Kepuasan Hidup (Life Satisfaction), Perasaan (Affect), dan Makna Hidup (Eudaimonia). Nah, berdasarkan tiga kompenen inilah kemudian ditentukan kategori orang-orang yang bahagia itu.

Kalau Bunda Mau Lebih Bahagia Mungkin Bisa Pindah Dari Kota

desa

Lupakan dulu materi dan infrastruktur yang ada, mari bicara soal bahagia dari dalam diri setiap orang. Mereka yang tinggal di desa tentu memiliki lebih banyak waktu untuk sekedar bercengkrama dengan tetangga rumahnya. Sangat jauh berbeda dengan orang-orang yang hidup di kota, dengan predikat yang sangat individualis.

Jika di desa Bunda tak akan susah payah untuk mendapatkan hasil bumi dan tanaman. Sebaliknya di kota Bunda sering kelabakan akan harga dari barang yang sering menguras pendapatan.

Hal ini tercermin dari hasil survei dari BPS. Mulai dari tingkat kenyamanan dan juga keamanan, nilai dari kepuasan hidup di desa terbukti lebih unggul daripada mereka yang di kota. Dengan nilai perbandingan 71,64% untuk orang desa menyatakan dirinya puas dan bahagia. Berbanding hanya 69,75% bagi mereka yang hidup di kota.

Bunda Tinggal Di Provinsi Mana? Maluku Utara Terpilih Sebagai Provinsi Paling Bahagia Loh

maluku

Yap, penduduk dari provinsi yang resmi berdiri sejak 4 Oktober 1999 ini memang nampaknya beda dari penduduk lain di Nusantara. Provinsi yang terdiri dari 1.474 pulau ini jadi urutan pertama untuk gelar provinsi paling bahagia dengan angka 75,68.

Suhariyanto selaku ketua BPS, menyebutkan bahwa hal yang membuat Maluku Utara menjadi provinsi paling bahagia adalah kemampuan mereka dalam soal memaknai hidup jauh lebih tinggi dibanding beberapa provinsi lainnya. Maka tak heran jika provinsi ini jadi provinsi paling bahagia se-Indonesia.

Mana Lebih Bahagia Laki-laki Atau Perempuan? Hasilnya Hanya Selisih Sedikit

lakiperempuan

Ini mungkin bisa jadi perdebatan tiada akhir. Soal mana yang lebih bahagia antara laki-laki dan perempuan. Apalagi struktur sosial di Indonesia belum bisa dikatakan sama kesempatannya untuk laki-laki dan perempuan.

Tapi hasil data dari BPS menujukan bahwa bahagia antara laki-laki dan perempuan cenderung sama. Malah angka tepatnya perempuan justru lebih unggul. Berdasarkan nilai yang dihasilkan, wanita bisa bahagia dengan indeks sebesar 71,12% lebih unggul sedikit dari laki-laki yang cuma 70,30% saja.

Dan Meski Kalah dengan Orang Tua Dalam Hal Pengalaman, Orang Muda Menang Pada Indeks Kebahagiaan

orang-tua

Data terakhir yang disajikan oleh BPS menyebutkan, bahwa kepuasan para milenial lebih tinggi dibandingkan mereka yang sudah lebih senior. Karena semakin seseorang memasuki usia tua, indeks kepuasan hidup personal semakin menurun.

Fakta ini diambil dari usia rata-rata orang tua yang telah 65 Tahun, hanya mendapat indeks kebahagiaan di angka 69,18% sedang mereka kaum muda yang masih 24 tahun berada di nilai 71,29%. Survei indeks kebahagiaan yang dilakukan oleh BPS ini, diambil pada waktu April 2017 di 487 kabupaten atau kota di 34 provinsi, dengan sampel sekitar 72.317 rumah tangga.

Selain BPS, Tabolid Otomotif Juga Mengadakan Survei Kebahagian, Hasilnya…

address

Nah tabloid otomotif juga mengadakan survei tentang kebahagian. Fokusnya adalah soal Indeks Kebahagiaan Berkendara. Indeks Kebahagiaan Berkendara merupakan formulasi dari kepuasan berkendara, kondisi kendaraan dan tingkat emosi saat berkendara yang semuanya mempengaruhi seberapa besar kebahagiaan seseorang dalam berkendara.

Survey IKB 2017 ini diadakan pada bulan Juli hingga Agustus 2017. Melibatkan responden yang berusia lebih dari 18 tahun, mengendarai kendaraan sendiri, tahun produksi kendaraan minimal tahun 2000, serta kendaraan milik pribadi. Para responden yang terdiri dari pria dan wanita dengan kategori SES A sampai SES C melakukan survei IKB 2017 dengan mengisi angket online di website OTOMOTIFNET melibatkan pengguna kendaraan motor dan mobil.

piagam address

Hasilnya? Mereka yang memakai motor Suzuki Address FI merajai kategori Skutik 110-125 cc dalam hal kebahagian berkendara. berkat transmisi CVT yang membuatnya semakin nyaman dikendarai. Apalagi Address FI dilengkapi dengan mesin SOHC 4 langkah kapasitas 113 cc yang menghasilkan performa yang baik. Teknologi full injectionnya mampu menekan konsumsi bahan bakar dengan perbandingan kompresi yang mencapai 9.4:1.

Selain itu, walau memiliki kabin yang luas bodi Suzuki Address FI cukup ramping dengan desain sporty yang menjadi andalan ke-210 responden yang mengendarai motor. Dimensi bodi panjang 1855 mm, lebarnya 655 mm dan tinggi 1095 mm serta memiliki jarak sumbu roda atau wheelbase 1260 mm. Bodi yang cukup mungil dengan jarak pijak hanya 120 mm dan ramping karena hanya memiliki bobot sebesar 97 Kg.

Itu dia list kategori mereka yang bahagia, jadi Bunda sudah masuk kategori mereka yang bahagia atau belum?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Parenting

Dengan Memukul Anak, Orangtua Mengajarkannya Menjadi Orang yang Suka Memukul, Simak 8 Alasan Lainnya Kenapa Orangtua Sebaiknya Tidak Memukul Anak

memukulanak

Semua orangtua tentu tidak ingin menyakiti anaknya. Namun karena releks atau sudah sangat kesal akan tingkah laku anak, orangtua memukul anak atau melakukan tindakan kekerasan fisik anak.

Memang Aaak tidak selamanya bisa bertingkah laku lucu dan menggemaskan. Terkadang karena beberapa (atau tanpa) sebab, anak melakukan kenakalan atau berperilaku buruk untuk menarik perhatian orangtuanya.

Sebenarnya dengan memukul dan melakukan kekerarasan fisik lainnya  orangtua  yang secara tidak langsung mengajari anaknya untuk membalas kekerasan dengan kekerasan. Bahkan membiarkan saja anaknya berprilaku kasar kepada orang lain. Terkadang jika anak dipukul oleh temannya, orang tua malah meminta anak “Kalau dipukul, balas pukul lagi ya”

Berikut ini 8 alasan kenapa orangtua sebaiknya tidak memukul anak:

1. Anak yang sering dipukul memiliki perilaku agresif dan menyimpang saat mereka remaja dan dewasa

Memukul anak malah mengajarkan mereka untuk menjadi orang yang suka memukul. Cukup banyak penelitian yang menunjukkan bahwa anak yang sering dipukul memiliki perilaku agresif dan menyimpang saat mereka remaja dan dewasa.

memukulanak

Anak-anak secara alami belajar bagaimana harus bersikap melalui pengamatan dan meniru orangtua mereka. Makanya jika Anda suka memukul, saat dewasa nanti, mereka pun akan menganggap apa yang Anda lakukan itu memang boleh dilakoni.

2. Penuhi kebutuhan anak, orangtua jangan terlalu sibuk dan jangan stres

Anak-anak berperilaku tidak baik biasanya karena orangtuanya atau orang yang mengasuhnya melupakan kebutuhannya. Kebutuhan itu di antaranya, tidur yang cukup, makanan bernutrisi, udara segar dan kebebasan mengeksperikan diri untuk bereksplorasi.

Orangtua terkadang melupakan kebutuhan anak tersebut karena terlalu sibuk dengan urusan mereka sendiri. Ditambah lagi stres yang melanda membuat orangtua jadi cepat emosi saat anak mulai menunjukkan sikap tidak baiknya.

Sangat tidak adil jika akhirnya si anak dipukul hanya karena sikap tidak baiknya yang awalnya sebenarnya adalah kesalahan orangtua.

3. Anak yang dipukul tidak bisa belajar bagaimana menghadapi situasi yang serupa di masa depan

Hukuman malah membuat anak tidak belajar bagaimana seharusnya menyelesaikan konflik dengan cara yang efektif dan lebih manusiawi. Anak yang dihukum jadi memendam perasaan marah dan dendam. Anak yang dipukul orangtuanya pun jadi tidak bisa belajar bagaimana menghadapi situasi yang serupa di masa depan.

4. Hukuman dengan dipukul membuat anak menuruti perkataan orangtua hanya karena dia takut bukan karena menghormati orangtua

Hukuman untuk anak dengan kekerasan bisa mengganggu ikatan antara orangtua dan anak. Ikatan yang kuat seharusnya didasari atas cinta dan saling menghargai.

Jika Anda memukul anak, dan si anak kemudian menuruti perkataan orangtua, apa yang dilakukannya itu hanya karena dia takut. Sikap itu pun tidak akan bertahan lama karena pada akhirnya anak akan memberontak lagi.

5. Anak yang mudah marah dan frustasi tidaklah terbentuk dari dalam dirinya

Kemarahan tersebut sudah terakumulasi sejak lama, sejak orangtuanya mulai memberinya hukuman dengan kekerasan. Hukuman itu memang pada awalnya sukses membuat anak bersikap baik. Namun, saat si anak beranjak remaja dan menjadi dewasa, hukuman itu malah menjadi buah simalakama.

6.Anak yang dipukul di bagian sensitifnya lama kelamaan mereka percaya, mereka tidak layak mendapatkan hal yang lebih baik

Anak yang dipukul di bagian sensitifnya, bisa membuat anak mengasosiasikan hal itu antara rasa sakit dan kenikmatan seksual. Pemikiran tersebut akan berdampak buruk, terutama jika anak tidak mendapat banyak perhatian dari orangtuanya, kecuali hanya saat dihukum.

Anak yang mengalami hal tersebut akan tumbuh menjadi anak yang kurang percaya diri. Mereka percaya, mereka tidak layak mendapatkan hal yang lebih baik.

7. Memukul anak membuatnya menangkap pesan yang salah yaitu ‘tindakan itu dibenarkan’

Hukuman fisik bisa membuat anak menangkap pesan yang salah yaitu ‘tindakan itu dibenarkan’. Mereka merasa memukul orang lain yang lebih kecil dari mereka dan kurang memiliki kekuatan, memang boleh.

Saat dewasa, anak ini akan tumbuh menjadi orang yang kurang memiliki kasih sayang pada orang lain dan takut pada orang yang lebih kuat dari mereka.

8. Anak belajar kalau memukul merupakan cara yang bisa dilakukan untuk mengeksperikan perasaan dan menyelesaikan masalah

Berkaca dari orangtuanya yang suka memukul, anak belajar kalau memukul merupakan cara yang bisa dilakukan untuk mengeksperikan perasaan dan menyelesaikan masalah. Oleh karena itu, sungguh memukul anak bukanlah cara yang tepat untuk mendidik mereka atau membuat mereka jadi orang yang lebih baik.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Share

To Top