Hiburan Anak

Tips jika Traveling Membawa Anak, untuk Liburan Seru yang Menyenangkan

travelingbersamaanak

Traveling  bisa menjadi pengalaman yang menyenangkan bagi anak-anak, namun ada kalanya orangtua menganggap bahwa traveling membawa anak-anak pasti akan sangat merepotkan.  Apalagi jika anak-anak yang dibawa tidak cuma satu dan masih kecil atau balita.

Pasti sudah terbayangkan bagaimana nanti harus mengurusi anak di sepanjang perjalanan.  Mungkin ada yang rewel karena mengantuk, minta makan atau susu, ingin buang air kecil atau bahkan BAB.

Wah, pasti repot sekali!  Sebelum Anda urung mengajak anak-anak untuk traveling, sebaiknya simak dulu tips yang bisa dicoba jika traveling membawa anak berikut ini.

Persiapan sebelum traveling

Persiapan sebelum berangkat tentu sangat penting karena kalau tidak dipersiapkan baik-baik bisa saja terveling yang sudah direncanakan jauh-jauh hari berantakan begitu saja.  Persiapan yang paling penting adalah kesehatan anak-anak.

Jangan sampai anak-anak justru demam atau sakit selama di perjalanan sehingga traveling yang rencananya mau menikmati kegembiraan malah berganti kekhawatiran.

Menjaga kesehatan anak dengan memenuhi kebutuhan gizinya tentu bukan hanya dilakukan ketika akan melakukan traveling saja, tetapi wajib dilakukan sehari-hari.  Nah, jika akan bepergian maka penting bagi orangtua untuk mempersiapkan fisik anak agar tetap fit dan tidak gampang sakit.

Salah satunya bisa dengan memastikan bahwa anak-anak cukup istirahat dan tidak sedang kelelahan ketika akan berangkat traveling.  Pastikan juga untuk memilih tujuan traveling yang ramah anak ya!

Persiapan yang berhubungan dengan packing

Traveling membawa anak tentu membutuhkan banyak persiapan terkait barang bawaan yang akan dibawa.  Persiapan packing dengan membuat daftar barang yang akan dibawa sangat penting, karena bisa saja barang yang ketinggalan tidak mudah didapatkan di perjalanan atau di tempat tujuan.  Sehingga sangat penting untuk dipersiapkan dengan detail dan teliti.

Persiapan ketika melakukan packing juga harus disesuaikan dengan beberapa hal, yaitu berapa lama perjalanan akan dilakukan, ke mana tujuan traveling Anda bersama anak-anak, usia anak-anak yang akan diajak traveling, dan jenis transportasi yang digunakan.

Tentunya perbedaan usia anak-anak yang akan diajak traveling akan membuat daftar barang bawaannya berbeda juga kan?

Daftar barang yang harus dibawa ketika traveling membawa anak

Ada beberapa barang yang wajib dibawa ketika memutuskan traveling bersama anak, dan berikut ini adalah contoh daftar barang yang harus dibawa:

  • Pertama tentu saja tiket atau dokumen lainnya yang diperlukan untuk melakukan perjalanan.  Tanpa kelengkapan dokumen maupun tiket perjalanan, tentu saja perjalanan yang sudah direncanakan bisa batal begitu saja.
  • Barang lain yang wajib dibawa ketika traveling membawa anak adalah susu.  Jika anak masih mendapatkan susu ekslusif maka sebaiknya membawa stok ASI yang sudah disimpan dalam botol agar lebih praktis, demikian juga dengan susu fomula.  Akan merepotkan jika menganggap bahwa nanti bisa membeli di tempat tujuan, sementara belum tentu Anda bisa dengan mudah mendapatkan produk susu formula tersebut.
  • Berbagai jenis makanan, minuman dan perlengkapannya untuk bekal di perjalanan juga penting disiapkan, agar anak-anak bisa tetap ngemil di perjalanan, sedikit terhibur dan tidak bosan atau rewel selama di perjalanan.  Selain makanan dan minuman, jangan lupa juga membawa mainan kesukaan anak untuk mengantisipasi jika sewaktu-waktu anak Anda mulai bosan atau bahkan menanyakan mainan kesukaannya.
  • Barang lainnya yang wajib dibawa ketika traveling mengajak anak adalah pakaian dan alas kaki.  Pemilihan jenis pakaian bisa di sesuaikan dengan tempat yang akan dituju, sebagai contoh jika akan berlibur di pantai maka pakaian yang dikenakan pun harus sesuai dengan keadaan pantai yang cenderung panas.  Seperti pakaian yang berbahan tipis dan menyerap keringat, topi, tabir surya yang aman untuk anak dan perlengkapan lainnya yang mendukung.  Demikian juga jika akan traveling ke tempat yang bersuhu dingin, tentu jenis pakaian yang dibawa bisa menyesuaikan.
  • Jangan lupa juga untuk membawa vitamin dan obat-obatan yang penting sebagai antisipasi jika sewaktu-waktu kondisi fisik anak menurun akibat kelelahan atau perubahan cuaca yang ekstrem.  Contoh obat yang perlu dibawa antara lain adalah obat demam, obat luka atau antiseptik, minyak kayu putih, lotion anti nyamuk, dan obat gigitan serangga.
  • Perlengkapan mandi juga menjadi barang yang wajib masuk dalam daftar bawaan ketika traveling membawa anak.  Mulai dari sabun, shampo bayi, pasta gigi, sikat gigi, handuk untuk anak hingga baby cream jangan sampai lupa untuk dibawa.   Jangan lupa juga untuk membawa diaper atau popok sekali pakai jika anak Anda masih menggunakan popok.
  • Kantong plastik kecil adalah barang sepele yang juga wajib dibawa karena bisa sangat berguna selama di perjalanan.  Sebagai contoh, untuk tempat pakaian kotor atau popok kotor yang akan dibuang nantinya.
  • Baby carrier atau stoller juga bisa dibawa untuk membantu anak selama liburan agar tidak merasa lelah ketika diajak jalan-jalan.

Selain itu, berbagai perlengkapan elektronik seperi ponsel, charger, power bank, dan kamera tidak boleh dilewatkan begitu saja.  Traveling membawa anak tentu akan menjadi kenangan sepanjang masa dengan merekam berbagai momen seru menggunakan kamera.  Nah, tunggu apalagi jangan biarkan traveling Anda tertunda hanya karena takut membawa anak turut serta.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Meski Jadi Ibu Rumah Tangga, Bunda Juga Tetap Perlu Me Time

Hampir semua perempuan yang memilih menjadi istri sekaligus ibu, tak pernah membayangkan apa yang kemudian akan dihadapinya kelak. Ini adalah pekerjaan yang membutuhkan waktu 24 jam sehari dengan 7 hari seminggu. Tidak mengenal jam istirahat dan tak ada hari libur. Mulai dari merawat anak, mendidiknya, menyayangi pasangan, merawat rumah dan setumpuk kewajiban lain yang harus diselesaikan tiap harinya.

Hal tersebut memang benar adanya. Namun Bunda, meski demikian keadaannya, bukan berarti bunda harus melupakan me time yang mungkin saat sebelum menikah jauh lebih sering dilakukan. Me time atau waktu untuk menyenangkan diri sendiri adalah hak setiap orang, termasuk bagi seorang ibu rumah tangga.

Mengapa? Karena dengan me time nyatanya ampuh mengusir rasa suntuk, penat, bosan, atau bahkan lelah dari seorang ibu rumah tangga. Bukankah rumah tangga akan bahagia bila bunda pun bahagia?

Ibu yang Tak Punya Me Time Rentan Depresi yang Membuat Emosinya Bisa Meledak Sewaktu-waktu

ibu depresi

Meski dari luar terlihat baik-baik saja, bunda yang tak punya kesempatan untuk me time sejatinya tengah menimbun depresi. Jika terus dibiarkan, emosi dan depresi bunda yang sudah menumpuk bisa saja meledak sewaktu-waktu. Sayangnya banyak Bunda yang tak menyadari hal ini dan membiarkan tekanan ini terus menumpuk dalam diri.

Bahkan Sedihnya Karena Tertekan dengan Segala Rutinitas Pekerjaan Rumah, Bunda pun Rentan Melampiaskan Kekesalan pada Anak-anak

anak takut

Nyatanya me time memang sangat diperlukan. Efeknya bukan hanya pada bunda saja, karena seringkali jika bunda sudah kesal, anak-anak menjadi pelampiasan. Karena depresi dan lelah menyatu, bunda mulai berpikir bahwa anak-anak yang membuatnya tak memiliki me time seperti dulu.

Bunda itu Ibarat ceret air kebahagian. Tak mungkin bisa menuang kebahagiaan ke seluruh keluarga jika bunda sendiri tak bahagia bukan?

Ujungnya Bunda Bisa Mulai Menyesal dengan Pernikahan. Agar Hal itu Tak Terjadi, Sebaiknya Bunda Segera Konsultasi dengan Suami untuk Melakukan Me Time

berdua suami

Berkonsultasi dengan suami mengenai masalah ini sangatlah perlu. Karena nyatanya masih ada yang merasa tidak puas dengan kehidupan pernikahannya meski sang suami memenuhi segala kebutuhan rumah tangga. Padahal, Pernikahan yang telah bunda lalui bersama suami bukanlah hal yang layak disesali. Pasti suami mengizinkan apalagi demi kebahagiaan bunda.

Penelitian pun Mengatakan Menyediakan Waktu Me Time Ternyata Memberi Manfaat Baik Secara Psikologis dan Meningkatkan Kesejahteraan di dalam Keluarga

keluarga

Hasil studi dari Alyssa Westring, asisten professor di DePaul University, Chicago dan Stew Friedman, professor manajemen di Wharton School membuktikan bahwa me time penting dan bermanfaat bagi individu. Mereka melakukan penelitian terhadap sekumpulan orang dewasa yang berstatus ayah dan ibu yang rutin menyediakan waktu me time sepanjang 12-15 minggu ternyata mengalami peningkatan dalam hal kesejahteraan pribadi, kepuasan kerja, maupun kepuasan bersama keluarga mereka. Hal itu lantaran me time memberi manfaat baik secara psikologis dan fisik.

Saat Sudah Merencanakan Waktu Me Time, Yakinkan pada Suami Bahwa Semua Urusan Rumah Tangga Tetap Akan Berjalan Normal Selama Bunda Istirahat

ayah anak

Ada kalanya saat berkonsultasi, suami bisa saja tak setuju saat bunda harus meninggalkan urusan rumah tangga. Jika demikian, bunda harus pintar-pintar bernegosiasi dan meyakinkannya. Apalagi jika bunda telah memiliki rencana yang matang dan optimis jika me time tak akan mengganggu rutinitas dan urusan rumah tangga yang selama ini bunda kerjakan.

Tak ada salahnya meminta tolong pada orang terdekat selain suami jika memang bunda merasa perlu bantuan untuk membereskan urusan ini. Namun bunda juga bisa mencoba cara lain yaitu dengan melibatkan suami dalam mengurus rumah dan mengasuh anak secara bertahap. Jadi ketika tiba waktunya bunda beristirahat, suami tak akan kaget dan lebih santai karena sudah terbiasa menangani masalah keluarga.

Me Time Bisa Dilakukan Dimana Saja, Termasuk Di Rumah Menonton Tayangan Favorit

menonton televisi

Kekeliruan yang sering terjadi adalah berpikir bahwa me time haruslah berlibur dengan memakan waktu yang lama dan perlu perencanaan matang. Padahal sesungguhnya esensi dari me time adalah dengan menyisihkan waktu “istirahat” untuk diri sendiri.

Hal ini bisa bunda lakukan di rumah dan setiap hari kok. Seperti juga semua aktivitas pekerjaan lainnya, Bunda bisa beristirahat dan menarik nafas sejenak. Banyak aktivitas yang bisa dilakukan mulai dari membaca buku hingga menonton tayangan televisi yang mengasyikan.

Nah, untuk Me Time tentunya bunda akan membutuhkan banyak pilihan tayangan bukan? Jangan sampai waktu istirahat bunda tak maksimal karena terpaksa menonton tayangan dengan pilihan program yang terbatas.

Salah satu yang pantas Bunda lirik itu BigTV. Apalagi penyedia layanan televisi satelit terbesar di Indonesia ini punya promo gelegar kemerdekaan. Dengan berlangganan paket Eazy 12 bulan bunda bisa merdeka selama 3 bulan plus bisa mengupgrade semua channel.

Atau Bunda boleh mencoba paket Eazy 1 Big Deal 20 GB dari BigTV ini. Dengan 299 ribu rupiah per bulan, kita sudah memperoleh 69 channel pilihan. Asyiknya lagi Bunda diberikan akses ke FirstMediaX, layanan yang memungkinkan Bunda mengakses program-program televisi dari gadget dimana saja.

Paling tidak, untuk di rumah Bunda bisa menikmati tayangan FirstMediaX dimana saja di seluruh ruangan. Apalagi paket ini sudah juga disertakan internet dengan kecepatan hingga 100 Mbps unlimited. Sementara untuk akses internet di luar rumah akan diberikan starter pack bolt gratis.

Kalau 69 channel belum cukup, Bunda bisa memilih Eazy 1 Big Star Unlimited dengan harga 439 ribu rupiah per bulan. Pilihan Channelnya lebih banyak hingga 92 channel dengan 32 diantaranya sudah berkualitas HD. Tambahannya Bunda tetap punya akses ke FirstMediaX, plus akses internet hingga 20 Mbps unlimited dan starter pack bolt gratis.

Kalau masih penasaran Bunda bisa simak pilihan paket lainnya dari BigTV di sini. Yuk siapkan fasilitas untuk Me time Bunda!

big-tv

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Karena Setiap Anak Terlahir Berbeda, Maka Mendidiknya Pun Perlu Cara Unik

panadol anak

“Semua orang itu pintar. Tapi kalau kamu menilai ikan dari kemampuannya memanjat pohon, maka seumur hidupnya si ikan akan menganggap dirinya bodoh”

Mungkin tak satu dua kali kita membaca atau mendengar kalimat tersebut. Istilah yang sering digunakan untuk menggambarkan bahwa setiap anak itu unik dan berbeda. Kemampuan, keinginan dan mimpi setiap anak tentulah tak serupa. Memaksanya “sama” dengan orang lain sementara kemampuannya berbeda, ibarat menyuruh seekor ikan yang paling pandai berenang untuk memanjat pohon.

Namun meski sudah sering mendengar istilah serupa itu, tak sedikit dari kita yang melulu membandingkan anak kita dengan anak lainnya. Beberapa bahkan baru bangga sebagai orang tua jika si anak bisa melakukan hal melebihi yang bisa dilakukan oleh anak lainnya. Jika tak sama maka anak belum lah berhasil dan kita sebagai orang tua masih gagal.

Lantas bagaimana agar tak terjebak dengan kondisi pemikiran seperti itu?

Setiap Anak Berkembang Dengan Fasenya Masing-Masing, Karena Itu Bersabarlah

Dari sisi kesehatan dan medis memang ada fase perkembangan anak. Namun yang sering kita lupa bahwa daftar tersebut adalah patokan yang tidak kaku. Karena masing-masing anak tentunya punya fase perkembangannya sendiri.

Jangan lantas panik apalagi memarahi seandainya anak belum lancar membaca sementara kawannya sudah. Jangan pula panik terburu-buru jika jumlah gigi si kecil belum nampak sebanyak temannya. Kuncinya adalah kesabaran. Bisa jadi anak kita unggul di beberapa bidang perkembangan, dan sedikit tertinggal di area perkembangan yang lain. Tidak lekas jalan tapi lekas bicara misalnya. Atau sebaliknya.

Sayangnya orang tua yang tak sabaran sering kali akhirnya hanya melihat area-area yang anaknya tertinggal tanpa perduli area yang anaknya unggul. Padahal memaksakan sesuatu kepada anak, tentunya akan membuatnya tak nyaman. Dan bukan tak mungkin malah akan menghambat perkembangannya yang lain bukan?

Setiap Anak Akan Menghadapi Jenis Dan Tingkat Kesulitannya Masing-Masing, Karena Itu Berhentilah Membandingkan

Sebagai mana kelebihan yang berbeda-beda, masing-masing anak juga akan punya tingkat kesulitan yang berbeda-beda. Kita tak bisa memaksakannya sama seperti anak lainnya. Coba kembalikan ke diri kita yang sudah dewasa, apakah kita nyaman jika diminta menyamai atlit rekor atlit lari misalnya. Atau bagaimana perasaan kita jika diminta bekerja di belakang meja sementara kita orang yang senang keluar. Tentunya tidak akan nyaman bukan?

Demikian juga dengan anak. Jadi kalau anak tak semudah itu makan sayur atau tak mau minum susu, kita tak boleh lantas mengatakan bahwa kawannya yang lain bisa menghabiskan sayur dan susu dengan segera. Atau kalau si anak masih takut bermain air, tentunya kitalah yang harus pintar mengajaknya bermain tanpa perlu mengatakannya penakut, dan sejenisnya.

Setiap Anak Punya Keinginan Yang Berbeda, Karena Itu Dengarkanlah

Cara termudah untuk membuat anak kecewa dan minder adalah dengan mentertawakan dan menganggap remeh ide dan mimpi-mimpi ajaibnya. Banyak dari kita yang dengan mudahnya mengatakan “itu tidak mungkin” ketika anak sedang bercerita.

Padahal, coba misalnya bayangkan jika dulu kita diceritakan bahwa memesan makanan dan transportasi tinggal tekan handphone yang pintar dengan petanya. Tentunya 10-20 tahun lalu ide dan impian itu terasa sangat aneh dan tidak mungkin.

Itulah yang terjadi pada anak-anak kita. Mereka sedang membangun mimpi-mimpinya yang bisa jadi sangat tak terbayangkan oleh kita. Karena itu cobalah untuk mendengarkannya. Misalnya, apa alasannya tak mau tidur. Perhatikan misalnya kenapa si kecil belum mau melepas jempolnya yang terus dihisap.

Anakmu Juga Unik? Coba Ceritakan Pengalaman Istimewamu Ketika Menganjarkannya Hal Baru, Biar Orang Lain Bisa Mendapat manfaatnya!

panadol anak

Tentu Bunda punya anak yang unik dan berbeda juga bukan? Pastinya punya pengalaman istimewa juga mengahadapi uniknya calon-calon pemimpin masa depan ini. Terkadang, ada saja tingkah Si Kecil yang membuat kita menggelengkan kepala. Maka itu sebagai seorang ibu, kita harus belajar dari satu sama lain untuk menghindari kesalahan dalam mengasuh anak.

Nah, coba ceritakan pengalaman Bunda ini, karena Panadol Anak sedang mengadakan kontes #TipsPanadolAnak. Kontes ini mengajak Bunda untuk mengirimkan tips dalam mengasuh anak yang tentunya harus kreatif, berguna, dan mampu menginspirasi Bunda lainnya!

Caranya?

1. Peserta wajib Peserta wajib follow akun social media dari Panadol Anak Indonesia di halaman Facebook (Panadol Ibu Peduli) ini.

2.Kemudian upload foto atau video beserta captionnya yang berkaitan dengan tips mengasuh anak sesuai tema mingguan yang telah ditetapkan berikut ini di akun facebook bunda masing-masing:

Minggu 1 (18 – 24 Juli): Tips Mengatasi Anak Susah Makan Sayur
Minggu 2 (25 – 31 Juli): Tips Mengatasi Anak Yang Takut Air
Minggu 3 (1 – 7 Agustus): Tips Mengatasi Sakit Kepala Pada Anak
Minggu 4 (8 – 14 Agustus): Tips Mengatasi Demam Pada Anak Setelah Imunisasi
Minggu 5 (15 – 21 Agustus): Tips Mengajari Anak Membaca
Minggu 6 (22 – 28 Agustus): Tips Mengatasi Anak Susah Minum Susu
Minggu 7 (29 Agustus – 4 September): Tips Mengatasi Demam Pada Anak Saat Flu
Minggu 8 (5 – 11 September): Tips Mengatasi Demam Saat Anak Tumbuh Gigi
Minggu 9 (12 – 18 September): Tips Membuat Anak Berhenti Melakukan Kebiasaan Menghisap Jempol
Minggu 10 (19 – 25 September): Tips Mengatasi Anak Yang Susah Tidur Siang

3. Jangan lupa posting photo dan  tips seting privasinya harus public

4. Tag ke social media Panadol Anak Indonesia dengan menggunakan hashtag #TipsPanadolAnak #TipsIbuPeduli #MakeNoMistake #KLNpanadol di caption Anda

5. #TipsPanadolAnak yang dikirim harus orisinal, kreatif dan inspiratif serta belum pernah dipublikasikan sebelumnya

Akan ada 5 pemenang yang mendapatkan hadiah menarik setiap minggunya dan 2 pemenang yang mendapatkan hadiah utama: Giant Keyboard dan Bip Bip Watch. #TipsPanadolAnak yang paling orisinal, kreatif dan menginspirasi berhak menjadi pemenang. Yuk berbagi tips mengasuh anak versi anda.

Untuk keterangan lengkapnya bisa dilihat di sini.

tips panadol anak

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Hiburan Anak

Hi Orang Tua, Kenali 5 Jenis Wisata untuk Anak, Tujuan dan Rekomendasinya

Di_Kampung_Main_Cipulir

Mecari tempat liburan untuk anak? Alternatifnya bisa ke taman, taman bisa menjadi tempat liburan yang menyenangkan untuk anak.  Selain taman, ada banyak tempat liburan anak yang bisa menjadi pilihan orang tua, bisa juga dilihat nih tempat liburan anak di Jakarta  .

 

Akan tetapi, sebelum merencakan liburan bersama anak, alangkah baiknya kenali terlebih dahulu 5 Jenis Wisata untuk Anak dibawah ini berserta Tujuan dan Rekomendasinya.

Wisata edukasi

Tujuan: Memperluas wawasan
Rekomendasi: Museum, Planetarium (Jakarta), Observatorium Bosscha (Bandung), Taman Pintar (Jogjakarta).

Sekarang saatnya kita menunjukkan kepada anak-anak secara langsung tempat-tempat yang biasa mereka lihat di buku. Dengan begitu, mereka akan mendapat pemahaman dan pengalaman nyata.

Wisata sehat

Tujuan: Mengajak anak-anak lebih banyak bergerak
Rekomendasi:Waterbom Park (Kuta, Bali), Outbondholic (Ancol, Jakarta), Kampung Main (Jakarta)

Meski tak hobi berolahraga atau lingkungan rumah kurang ramah, bukan berarti anak-anak boleh tinggal diam. Bagaimanapun, kegiatan fisik sangat penting bagi mereka. Para ahli dari Michigan State University, James M. Pivarnik, PhD, dan Karin A. Pfeiffer, PhD, menegaskan kita perlu mendorong anak untuk banyak bergerak, karena ini penting bagi kesehatan jantung, paru-paru, serta membentuk otot.

Wisata alam

Tujuan: Memperkenalkan anak pada kekayaan alam
Rekomendasi: Pulang ke kampung halaman, kebun binatang, kebun wisata Pasir Mukti (Bogor), Taman Wisata Mekarsari

Burung, serangga, sawah, pepohonan. Anak-anak pasti sudah hafal di luar kepala. Namun, pernahkah mereka melihat langsung dan menyentuh semuanya? Dengan memperkenalkan anak pada kekayaan flora-fauna sejak usia dini, mereka akan lebih menghargai dan terdorong untuk melestarikannya.

Wisata seni budaya

Tujuan : Mengajak anak memahami sejarah dan kekayaan seni-budaya
Rekomendasi: Menonton tari Kecak di Bali, Wisata Kota Tua (Jakarta), Sendratari Ramayana di Prambanan (Jawa Tengah)

Di_Kampung_Main_Cipulir

Kita beruntung tinggal di negeri yang memiliki warisan budaya beragam. Kita juga memiliki begitu banyak tempat bersejarah. Berkunjung ke tempat seperti ini membuat anak lebih menghayati pelajaran sejarah yang diajarkan di sekolah. Selain itu, mereka bisa lebih menghargai perbedaan.

Wisata kreatif

Tujuan: Mengasah kreativitas dalam menciptakan karya seni
Rekomendasi: Wisata keramik di Rumah Tanah Baru (Depok), workshop membatik (Museum Tekstil Jakarta), sentra pembuatan gerabah/tembikar Anjun Plered (Jatiluhur, Purwakarta)

Ada anak yang gampang bosan bila hanya diajak melihat-lihat saja. Rasa ingin tahunya yang tinggi membuat mereka ingin menciptakan sesuatu. Misalnya, saat melihat orang menari, dia jadi ingin menari sesuai gayanya. Untuk tipe anak seperti ini, kita bisa membawa mereka ke beberapa tempat yang juga membuka kursus singkat. Misalnya, membatik, membuat keramik, atau menggambar.

http://female.kompas.com/read/2011/07/04/18290218/5.Ide.Liburan.bersama.Anak

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Hiburan Anak

6 Tempat Liburan Anak di Jakarta

liburan anak, tempat liburan anak di jakarta

Liburan di Jakarta ada banyak pilihan untuk mengajak si kecil. Mal dan museum bisa jadi alternatif. Selain juga taman wisata seperti Ancol Taman Impian dan Taman Mini Indonesia Indah. Pilihan lain adalah Taman Margasatwa Ragunan.

liburan anak, tempat liburan anak di jakarta Tempat-tempat wisata di atas seakan destinasi wajib saat liburan di Jakarta, terutama bagi wisatawan dari luar daerah. Padahal, ada pula tempat-tempat wisata lainnya yang cocok untuk si kecil.

Kidzania. Wahana permainan ini berada di Lantai 6, Mal Pacific Place, Sudirman, Jakarta Selatan. Ada 71 paviliun yang setiap paviliun mewakili ratusan profesi mulai dari dokter, wartawan, polisi, hingga pemadam kebakaran.

Tempat ini ibarat kota lengkap dengan gedung-gedungnya. Pengunjung yang merupakan anak-anak menjadi pemeran utama dengan melakukan aneka profesi tersebut. Mereka menjalani profesi lengkap dengan perlengkapan dan seragam.

Tiket masuk di kisaran Rp 100.000-Rp 180.000 pada masa liburan, tergantung usia anak. Kidzania berlaku untuk anak-anak mulai dari 2 hingga 16 tahun. Ada dua sesi waktu, yaitu sesi 1 pada 9.00-14.00 dan sesi 2 pada jam 15.00-20.00. Datanglah di jam-jam sesi tersebut.

Phinisi Edutainment Park. Taman bermain ini berada di Lantai 9 dan 10, Mall Pasaraya Blok M, Jakarta Selatan. Di tempat ini, anak-anak bisa mengikuti kelas-kelas yang mengajarkan kebudayaan Indonesia.

Si kecil bisa belajar wayang, membatik, dan menari.  Setiap kelas, anak-anak akan dipandu oleh Children Attendance. Tempat ini cocok untuk anak usia 4 hingga 16 tahun. Tarif pada musim liburan mulai dari Rp 100.000-Rp 130.000.

Galeri Indonesia Kaya. Tempat ini berada di Lantai 8, West Mall Grand Indonesia Shoping Town, Jakarta Pusat. Sebenarnya, tempat ini galeri seni multimedia dan tempat pertunjukan. Tempat ini cocok untuk segala umur.

Mulanya, pengunjung disambut dengan orang berpakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia yang muncul di layar multimedia. Selain itu ada pula video mapping wayang kulit. Lalu layar sentuh menampilkan obyek budaya dan wisata dari Indonesia.

Memang tempat ini ada banyak multimedia layar sentuh. Tak sedikit multimedia ini merupakan interaktif. Seperti pengunjung bisa berfoto dengan pakaian adat digital lalu diunggah ke sosial media. Ada pula permainan tradisional interaktif.

Sky Rink Jakarta. Tempat ice skating atau seluncuran es ini memang sudah ada sejak lama. Arena seluncuran es ini berada di Mall Taman Anggrek, Jakarta Barat. Tiket di masa liburan adalah Rp 70.000 untuk dua jam.

Harga tersebut sudah termasuk penyewaan sepatu. Namun belum termasuk biaya pelatihan maupun sewa sarung tangan dan kaus kaki. Jam buka dari 9.00 sampai 21.30. Akan tetapi ada hari-hari tertentu yang jam tutupnya lebih awal.

Planetarium. Planetarium Jakarta berada di Jalan Cikini Raya, Jakarta Pusat. Tempat ini terbilang jadul karena sudah berdiri sejak 1969 dan salah satu tempat wajib dikunjungi anak-anak saat di Jakarta.

Di tempat ini, si kecil bisa menonton pertunjukkan teater bintang. Dengan narasi, anak-anak bisa melihat rasi bintang sampai meteor jatuh ke bumi. Anak-anak pun bisa belajar mengenai tata surya.

Tiket masuk terbilang murah hanya Rp 3.500 untuk anak-anak dan Rp 7.000 untuk dewasa. jam pertunjukan untuk umum 16.30 di hari Selasa, Rabu, dan Kamis. Sementara di hari Jumat pada pukul 16.30-17.30. Sedangkan di hari Sabtu dan Minggu di pukul 14.30-15.30.

Taman Lalu Lintas Saka Bhayangkara Cibubur. Taman Lalu Lintas ini berada di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur. Taman yang tergolong luas dan terawat ini ibarat kota kecil. Tak sekedar lampu lalu lintas dan rambu-rambu tetapi ada pula stasiun kereta api sampai miniatur kota.

Si kecil bisa berkeliling taman ini sambil belajar mengenai lalu lintas. Selain dengan menyewa sepeda, juga bisa naik mobil-mobilan untuk anak-anak. Taman ini buka untuk umum hanya di akhir pekan.

 

Travel.kompas.com

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Share

To Top