Hiburan Anak

Tips Agar si Kecil Tetap Aman Bermain Dibawah Terik Matahari Saat Berlibur

Anakbermain

Liburan tentu merupakan waktu yang paling ditunggu-tunggu oleh setiap orang. Menghabiskan waktu di luar, bepergian ke tempat yang belum pernah Anda kunjungi apalagi bersama seluruh anggota keluarga, tentu merupakan pengalaman yang tak bisa ditukar dengan apapun. Namun apa jadinya bagi Anda para pasangan yang mempunyai bayi dan anak yang masih kecil, apakah dengan cuaca panas dan terik seperti cuaca sekarang ini, baik bagi mereka untuk berlibur? Mengingat kulit anak-anak apalagi  kulit bayi cukup sensitif terhadap sinar matahari, berlibur bisa jadi hal yang buruk untuk mereka karena teriknya matahari bisa saja dengan mudah menyengat kulitnya, menyebabkan iritasi atau bahkan parahnya menyebabkan dehidrasi.

Anakbermain

Untuk menghindari hal tersebut lakukanlah beberapa tips berikut ini:

Jangan membiarkan bayi 0-6 bulan berada dalam teriknya panas matahari siang

Sebisa mungkin jauhkan bayi Anda berkontak langsung dengan teriknya panas matahari siang, bila dia masih berusia 6 bulan ke bawah. Kulit bayi Anda masih terlalu sensitif dan bisa saja dia mengalami iritasi karena teriknya panas matahari. Kulit yang terbakar terik matahari bisa menyebabkan rasa sakit, demam bahkan dehidrasi, terlebih lagi kulit yang terbakar sewaktu buah hati Anda masih belia bisa jadi pemicu melanoma, yaitu salah satu tipe kanker kulit yang paling mematikan. Ditambah lagi kulit yang terbakar bisa menyebabkan timbulnya keriput dikulit si kecil yang mana tak bisa dihilangkan nantinya.

Pelajarilah tata cara pemakaian tabir surya yang baik dan tepat untuk bayi dan anak-anak

Mempelajari tata cara pemakaian tabir surya yang baik dan bagaimana memilih tabir surya yang tepat sangatlah penting karena dengan begitu Anda bisa melindungi bayi dan anak-anak Anda dari terik matahari secara maksimal.

Tempatkanlah buah hati Anda di tempat yang benar-benar terlindungi dari sinar matahari

Usahakanlah agar si kecil tak berkontak langsung dengan sinar matahari siang yang terik, Anda bisa memakai pelindung matahari khusus yang ditempatkan diatas stroller atau baby carrier buah hati Anda atau lebih baik Anda memilih stroller yang telah memiliki UV protection dan menutupi seluruh badan bayi ataupun anak Anda.

Jangan pernah lupa dan malas untuk memberi tabir surya pada si kecil ketika akan bepergian keluar

Memakai tabir surya pada saat akan keluar rumah sangatlah penting. Tabir surya sangat ampuh menahan sinar UV yang begitu kuat yang mana bisa menembus pelindung-pelindung matahari yang Anda gunakan. Ya, memang sungguh mengejutkan bahwa tenyata sinar UV bisa menembus pelindung matahari yang Anda gunakan bahkan berada ditempat-tempat teduh yang tak berkontak langsung dengan sinar matahari sekalipun tak bisa mencegah sebagian sinar UV masuk dan membakar kulit bayi serta anak-anak Anda.

Hal lain yang harus Anda ketahui yaitu di hari dengan cuaca mendung atau berawan sekalipun dimana sinar matahari terhalang oleh awan-awan, sinar UV tetap ada dan bisa membakar kulit bayi ataupun anak Anda walaupun tak secara maksimal. Apalagi tipikal kulit bayi dan anak-anak begitu sangat lembut, sehingga sudah bisa dipastikan akan dengan mudah tersengat sinar UV. Maka tak usah heran bila tiba-tiba buah hati Anda mengalami ruam, kulit merah-merah, atau kulitnya terasa sakit, hal tersebut bisa jadi tanda buah hati Anda sedang mengalami kulit yang terbakar sinar UV.

Gunakanlah pakaian yang terang saat bepergian keluar

Pakailah pakaian dengan warna terang karena pakaian terang tak menyerap panas matahari, sehingga bayi ataupun anak Anda tak kepanasan. Dan sebaliknya hindari pemakaian warna gelap ketika berada dibawah terik matahari karena warna gelap menyerap panas matahari dengan sangat baik.

Gunakanlah tabir surya setiap 2 jam sekali

Mungkin hal ini terlihat berlebihan, tetapi hal ini dilakukan agar si kecil benar-benar terlindungi dari sinar matahari yang bisa membakar kulitnya.

Untuk mendapatkan perlindungan maksimal dari penggunaan tabir surya, jangan lupa untuk mencari tabir surya dengan SPF tinggi atau minimal SPF 15. Selain itu lihatlah apakah tabir surya tersebut memiliki “broad spectrum”? hal ini agar Anda yakin bahwa produk tabir surya tersebut bisa menangkal sinar UVA dan UVB yang mana keduanya sangat berbahaya untuk kulit. Sinar UVB adalah penyebab kulit terbakar dan timbulnya keriput sedangkan sinar UVA menyebabkan kerusakan lebih parah di kulit bagian dalam.

Selain itu, pastikanlah pula bahwa bagian tubuh si kecil yang terlihat harus benar-benar mendapatkan tabir surya seperti, leher belakang, telinga bagian belakang, pundak kaki, dll.

Ingatlah sinar matahari mulai bekerja maksimal antara jam 10 pagi – 4 sore, maka pakailah perlindungan maksimal pada jam tersebut

Bila Anda tak bisa menghindarkan si kecil keluar pada jam tersebut, siapkanlah perlindungan maksimal bagi buah hati Anda sehingga kulitnya benar-benar terhindar dari sinar matahari yang bisa merusak dan membakar kulitnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Ketika Membuat Jadwal untuk Anak, Jangan Pisahkan Waktu Bermain dan Belajar Ya Bunda

4-Ketika-Waktu-Bermain_-Ayah-dan-Bunda

Bunda pasti ingin si buah hati tumbuh jadi anak yang disiplin. Wajar jika kemudian berusaha menanamkan sikap disiplin tersebut sedari dini. Salah satu cara yang biasa ditempuh adalah dengan membuatkan jadwal untuknya. Kapan waktunya makan, kapan waktunya tidur, kapan bermain, kapan waktunya belajar dan sejumlah jadwal lainnya.

Tentunya membuat jadwal semacam ini tak salah. Tapi tahukah Bunda, khusus untuk si buah hati yang masih usia dini seharusnya jadwal bermain dan belajarnya tidak dipisah.

Meski Belajar itu Penting, Rasa Bahagia Anak Jauh Lebih Penting

1-Meski-Belajar-Itu-Penting-namun-Rasa-Bahagia

Kenapa demikian? Menurut Dr. Sofia Hartati., M.Si Ketua Asosiasi Pendidikan Guru PAUD, sangatlah penting untuk menstimulasi rasa ingin tahu anak, memperkenalkan anak pada banyak hal, dan juga memberikan asupan nutrisi yang baik dan lengkap.

Namun, Dr. Sofia Hartati menambahkan, perlu diingat walaupun belajar itu penting, tapi pengalaman yang menyenangkan menjadi prioritas terpenting bagi anak di usia dini. Untuk itu, sebisa mungkin belajar anak dilakukan sambil bermain.

Salah satu cerita menarik tentang belajar sambil bermain ini dialami sendiri oleh Albert Einstein. Salah satu peristiwa yang menginspirasinya terjadi ketika dia berusia 4 tahun dan ayahnya memberinya alat kompas untuk dimainkan. Einstein selama berjam-jam bermain dengan memutar-mutar kompas tersebut sambil penasaran kenapa jarumnya selalu menunjuk ke arah utara. Rasa penasaran dan kagumnya inilah yang dibawa Einstein hingga dewasa dan membuatnya menjadi tertarik pada ilmu pengetahuan.

Jika Bunda Menjadikan Satu Waktu Bermain dan Belajar, Minat Belajar Anak Bisa Meningkat

3-Jika-Bunda-Memisahkan-Waktu-Bermain-dan-Belajar

Berbeda dengan kita yang dewasa, si kecil justru akan lebih bisa konsentrasi jika waktu belajar dan bermainnya dijadikan satu. Beberapa penelitian menyebutkan soal ini. Salah satu yang sering menyuarakannya adalah Nancy Carlsson Paige, profesor bidang pendidikan dari Lesley University di Cambridge.

Menurutnya emosi anak akan lebih cepat berkembang jika ia tidak dikhususkan waktunya untuk belajar dan dibiarkan lebih banyak bermain. Dengan menjadikan satu waktu belajar dan bermain anak tidak akan mudah stres dan minat belajar dan konsentrasinya akan terus meningkat ketika ia dewasa kelak.

Pilih Permainan yang Mendukung Metode Belajar Sambil Bermain ini ya Bunda

5-Pilih-Permainan-yang-Mendukung-Metode-Belajar-

Nah, untuk mewujudkan pola bermain sambil belajar tentunya dibutuhkan perangkat dan mainan yang bisa mendukung hal tersebut. Permainan itu harus memberikan pengalaman yang menyenangkan sambil membantu si kecil belajar.

Contohnya Bunda bisa mencoba program edukasi Kodomo Challenge dari Benesse. Kodomo Challenge ini dilengkapi dengan kurikulum dan materi ajar berdasarkan penelitian dan diawasi para ahli yang telah disesuaikan dengan usia dan perkembangan anak, baik fisik maupun pikirannya. Sehingga anak bisa menikmati dan mengerti lebih baik permainan dan materi ajar yang dimainkannya.

Apalagi Kodomo Challenge Indonesia ini menggunakan metode pendekatan “multi-platform”. Hal ini membuat pemahaman anak lebih mendalam dimulai dari media favoritnya, baik itu DVD, buku, maupun mainan. Serunya lagi, permainan yang ada pada Kodomo Challenge akan melibatkan peran Bunda sebagai teman bermain bersama si kecil.

Keterlibatan Bunda dalam permainan si kecil ini penting. Menurut hasil penelitian Kathy Hirsh-Pasek and Roberta Michnick Golinkoff, peneliti pendidikan anak usia dini sekaligus pengarang buku best seller Becoming Brilliant: What Science Tells us About Raising Successful Children, keinginan anak untuk bermain meningkat jika ada orang dewasa yang ikut bermain bersamanya. Nah, sejalan dengan hal tersebut permainan yang ada di Program Edukasi Kodomo Challenge ini akan secara aktif melibatkan Ayah atau Bunda untuk ikut bermain bersama buah hati

Penasaran? Sebagai langkah awal, Bunda cukup mendaftar di sini, untuk mendapatkan Free Trial Kit Kodomo Challenge untuk dikirimkan ke rumah.

Dikirim ke rumah? Iya Bunda, inilah bagian paling menyenangkan dari Kodomo Challenge. Setelah mendaftar Free Trial Kit, nantinya kita akan dikirimkan ke rumah buku bergambar, DVD serta buku panduan orang tua.

Bunda akan mendapatkan Free Trial Kit Kodomo Challenge sesuai dengan usia si kecil. Ada Kodomo Challenge Toddler yang diperuntukan bagi anak usia 1-2 tahun dan ada Kodomo Challenge Playgroup untuk anak usia 2-3 tahun. Jadi bisa dipastikan si kecil akan nyaman bermain dan belajar dari Free Trial Kit Kodomo Challenge tersebut karena sesuai dengan perkembangan usianya.

Caranya? Cukup lengkapi form yang ada di sini maka paket Free Trial Kit akan segera dikirim ke alamat rumah Bunda. Kalau Bunda memutuskan mendaftar sekarang, selain mendapatkan Free Trial Kit, Bunda juga bisa mendapatkan konten parenting dan edukasi untuk anak di shimajiro.id sekaligus berkesempatan memenangkan hadiah kejutan berupa bantal, baby bib atau trolley Shimajiro untuk Bunda yang beruntung.

Yuk, Bunda daftar sekarang, jadi Bunda bisa menikmati quality time, bermain sambil belajar bersama si kecil dengan program edukasi Kodomo Challenge!

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Share

To Top