Parenting

Jadi Ibu Rumah Tangga Atau Ibu Yang Bekerja Itu Sama-sama Baik. Toh Pada Dasarnya Setiap Ibu Tetap Bekerja

Setelah menikah dan menjadi ibu untuk anak pertama, rasanya pilihan membingungkan pun langsung terpampang didepan mata. Cerita yang hingga kini belum mememukan titik temu pun seperti kembali diputar ulang, pertentangan antara ibu rumah tangga dan ibu yang bekerja. Seakan tak ingin jadi pihak yang tersudutkan, masing-masing pihak tentu ingin jadi versi terbaik.

Perempuan cantik dan berpendidikan tinggi namun memilih untuk tinggal di rumah demi mengurus rumah tangga tentu bukanlah suatu kesalahan. Dia yang berkarir cemerlang dan meneruskan mimpinya untuk tetap bekerja juga tak salah. Lalu kenapa masih terus saja diperdebatkan?

Bukan Tanpa Alasan Pilihan Tersebut Sudah Tentu Sudah Dipertimbangkan

Jika bagi sebagian perempuan memilih menjadi ibu rumah tangga adalah sesuatu yang patut disesalkan, maka mereka sudah salah besar. Satu hal yang juga kita perlu ingat sebagai ibu yang memilih untuk dirumah kita tak berhak untuk berpikir bahwa perempuan yang memilih berkarir adalah seseorang yang egois.

Sama halnya ketika kita memilih menikah dengan mereka yang sebaliknya tak ingin menikah. Kedua hal tersebut sudah jadi keputusan pribadi yang tentu sudah melewati beberapa peertimbangan. Lalu masa iya, kita yang tak sepaham datang kemudian menyalahkan?

Lalu apa  kabarnya dengan kita yang juga tentu tak ingin ada orang yang memojokkan. Untuk bisa menemukan sisi terang yang akan sedikit membantu. Cobalah lihat kedua pilihan ini dengan menempatkan diri sebagai orang yang melakoninya. Hal ini akan sedikit membantu daripada bertahan pada anggapan bahwa kamu yang paling benar.

Karena Perdebatan Tersebut Nyatanya Hanya Akan Menghasilkan Dilema Bagi Kita Yang Ingin Menentukan Pilihan

Sama halnya pilihan-pilihan lain yang ada dalam hidup, pertentangan antara ibu rumah tangga dan ibu bekerja juga banyak diperbincangkan. Tapi berita baiknya sudah banyak orang yang jadi penengah untuk perdebatan ini. Mulai dari artikel-artikel yang menjelaskan sisi baik dan buruknya pilihan tersebut. Hingga tanggapan menarik dari mereka yang memang sudah ahli.

Namun untuk yang kesekian kalinya, sebagai perempuan yang baru menjadi ibu. Hal ini justru jadi pertimbangan yang susah untuk diputuskan. Disatu sisi  ada mimpi yang ingin tetap kita jalankan, tapi disisi lain kita pun tak ingin si kecil kurang perhatian. Bukan menemukan titik terang hal ini justru membuat hati semakin tak karuan.

Jika Perkembangan Anak Dijadikan Patokan, Bukankah Setiap Anak Itu Berbeda. Begitu Pula Dengan Ibunya

Memang akan jauh lebih baik jika seorang anak bisa tumbuh dan berkembang dalam pengasuhan ibu setiap saat. Tapi bukan berarti anak yang ibunya bekerja akan memiliki perkembangan yang buruk. Tak selalu begitu, karena setiap anak memiliki tingkat dan cara perkembangan yang berbeda. Bisa jadi naluri dari si kecil yang ibunya bekerja membuatnya lebih pandai memahami situasi, dalam artian ia tak menuntut ibunya harus berada di sampingnya selalu. Semuanya kembali kepada kita lagi sebagai ibu dan orangtua.

Karena pada dasarnya seorang ibu tentu selalu ingin mempersembahkan yang terbaik untuk anaknya. Asal bisa membagi waktu dengan baik, kenapa tidak? Toh hasil dari yang dikerjakan juga bermanfaat untuk si kecil.

Tak Ada Yang Lebih Baik Dan Lebih Buruk, Karena Setiap Ibu Pada Dasarnya Tetaplah Bekerja

Pilihan yang telah kita perbuat akan jadi sesuatu yang terbaik untuk kita, asal dijalani dengan tulus dan sepenuh hati. Tak usah dengar kata orang di luar, hal itu hanya akan membuat kita bimbang.

Jika kedua pilihan ini masih saja di perdebatkan, mungkin orang-orang itu lupa bahwa pada kenyataannya setiap ibu itu bekerja. Dia yang memilih bekerja akan menghabiskan hari dikantor dengan bekerja. Sebaliknya seorang ibu rumah tangga juga akan mendedikasikan waktunya untuk segala pekerjaan rumah. Meski penempatan pekerjaan yang dilakukan berbeda, kita tetaplah jadi ibu rumah tangga yang sama-sama bekerja.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Parenting

Membentak Berpengaruh Buruk Pada Psikologis Anak, Lakukan Cara Ini Untuk Membuatnya Mengerti Tanpa Harus Membentak

pexels-photo-262103

Menerapkan pola didik yang tepat bagi anak merupakan sebuah keharusan. Orangtua harus tahu bagaimana cara mendidik anak agar bisa memiliki kepribadian baik. Sangat penting memang untuk menerapkan pola didik tepat, namun sayangnya tidak semua orangtua memahami hal itu.

Sebagai contoh saat anak tidak mau menuruti kata-kata orangtuanya, maka membentak buah hati menjadi hal yang lazim dilakukan. Jika hal itu tidak bisa membuat anak menurut, maka menjewer bahkan hingga memukul anak pun akan dilakukan. Padahal cara seperti ini bukanlah pola didik yang baik, anak yang sering mendapatkan kekerasan akan berdampak buruk pada kepribadiannya saat dewasa nanti.

Lalu apa yang harus dilakukan orangtua agar anak bisa memiliki kepribadian baik tanpa harus membentaknya?

Nilai-nilai Baik Dalam Bingkai Alur Dongeng Yang Indah Akan Membuat Anak Memperoleh Banyak Manfaat Bun

Siapa yang tidak suka dengan dongeng? Hampir semua anak kecil menyukai dongeng. Hal inilah yang bisa anda manfaatkan untuk mendidik anak. Dalam dongeng ada banyak sekali nilai-nilai baik yang bisa anda sampaikan kepada anak, mulai dari sikap saling membantu, berbakti kepada kedua orangtua, saling menyayangi, dan ajaran baik lainnya.

Selain dapat mengajarkan sesuatu yang baik, dongeng juga bisa meningkatkan kualitas komunikasi antara anda dengan buah hati, bisa jadi anak sulit menurut pada orangtuanya karena kurangnya komunikasi yang terjalin.

Fokus Berbicara Dengan Anak. Pegang Kedua Tangannya Dan Tatap Matanya, Baru Nasehati Dia

Saat anak dianggap melakukan sebuah kenakalan maka sikapilah kenakalannya itu dengan tenang. Hentikan semua aktivitas yang sedang anda lakukan seperti bermain gadget, memasak, membersihkan rumah, dan sebagainya. Usahakan anda sedang tidak melakukan aktivitas apa pun kecuali fokus untuk menasehati anak. Pegang kedua tangannya dan tatap matanya lalu nasehati dia. Hal ini penting untuk dilakukan agar anak merasa mendapat perhatian dari anda.

Rendahkan Suara Atau Bisikkan Kata-kata Nasehat Agar Si Kecil Tak Merasa Takut Atau Malu

Cara lainnya yang bisa dilakukan untuk mendidik anak adalah dengan cara membisikkan kata-kata nasehat. Meskipun kata-kata yang digunakannya adalah sama tapi kadang anak merasa takut saat dibentak orangtuanya. Untuk menghindarinya, anda bisa menasehati anak dengan cara berbisik.

Cara ini juga dapat menghindarkan anak dari rasa malu karena mungkin saja saat anda membentaknya dia merasa malu dengan teman-temannya. Tapi dengan cara seperti ini dia tidak khawatir teman-temannya mengetahui bahwa dia sedang dimarahi oleh anda.

Agar Anak Mengerti, Nasehati Dengan Bahasa Yang Mudah Dipahaminya

Mungkin saja anak tidak menurut terhadap nasehat-nasehat anda karena dia sebenarnya tidak mengerti maksud ucapan anda. Bisa jadi bahasa yang anda gunakan belum dapat dimengerti oleh anak sehingga dia tidak tahu apa maksud dari nasehat anda. Untuk itulah, gunakan bahasa-bahasa yang sederhana dan mudah dipahami oleh anak-anak. dengan cara ini mereka akan lebih mudah untuk memahami maksud dari nasehat anda.

Untuk mengeetahui bahasa-bahasa seperti apa yang seharusnya anda gunakan saat berbicara dengan anak, anda bisa membaca berbagai buku cerita anak ataupun dongeng-dongeng anak. Dengan demikian anda akan mengerti bagaimana seharusnya berbicara pada anak.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Parenting

Agar Anak Tak Gaptek Tanpa Kecanduan Gadget, Pendampingan Orangtua Mutlak Diperlukan

play

Dewasa ini perkembangan teknologi kian pesat. Bukan hanya membawa dampak positif, nyatanya perkembangan teknologi juga berimbas negatif. Maka dari itu pengawasan dan bimbingan dari orangtua saat anak menggunakan gadget mutlak diperlukan.

Meski begitu, hal itu juga tak perlu terlalu ditakutkan orangtua. Anak juga harus mengikuti perkembangan teknologi agar tak gaptek alias gagap teknologi. Akan tetapi, pendampingan dari orangtua tetap dibutuhkan anak.  Untuk itu orangtua dapat  memperkenalkan perkembangan teknologi sekaligus memberikan ruang yang mampu membuat anak berkembang.

Bunda Bisa Mengawalinya Dengan Memperkenalkan Gadget Berikut Manfaatnya Pada Anak

Hal pertama yang harus dilakukan oleh orangtua adalah mempekenalkan gadget itu sendiri. Selain pengertian dan macamnya, tentunya manfaat dari gadget juga perlu untuk diketahui anak. Orangtua juga bisa menjelaskan cara menggunakan gadget tersebut, tentunya dengan bahasa yang mudah dipahami anak.

Buat Kesepakatan Kapan Anak Boleh Menggunakan Gadget Dan Tidak

Bunda bisa membuat kesepakatan dengan anak tentang kapan dia boleh menggunakan gadget dan harus meyimpannya. Batasi waktunya menggunakan gadget. Untuk mewujudkan komunikasi dua arah, maka akan lebih baik jika para orangtua mengajak anak berdiskusi bersama hingga mendapatkan kesepakatan.

Buat kesepakatan dengan anak kapan dia bisa menggunakan gadget dan tidak. Dengan memberikan pengertian, maka anak pun akan memahami arti tanggung jawab dan mau melaksanakan hasil diskusi tersebut.  Sehingga anak tak akan sepanjang hari menghabiskan waktunya dengan gadget.

Penggunaan Internet Di Rumah Juga Perlu Dibatasi

Dengan semakin canggihnya kemajuan zaman dalam era ini, maka tidak dapat disalahkan apabila orangtua menginginkan anaknya berkembang seiring dengan kemajuan zaman. Akan tetapi, perlu kiranya anda ketahui bahwa anak pun memiliki hak untuk bermain.

Untuk mewujudkan hal itu, Bunda bisa membatasi waktu anak menggunakan gadget. Agar lebih efektif, Bunda dapat sekaligus membatasi penggunaan internet di rumah. Dengan demikian anak akan memiliki waktu yang berkualitas untuk bermain di luar atau bersosialisi dengan teman-temannya.

Agar Kehidupan Anak Tak Terus Berpusat Pada Gadget, Bunda Bisa Mengalihkan Perhatiannya Dengan Memberikan Kegiatan Lain

Untuk memenuhi tumbuh kembang anak secara baik serta optimal tentu tidak bisa dicapai dengan membiarkan anak bermain gadget. Bermain untuk melatih motorik anak, berhitung dan bernyanyi bersama juga penting untuk perkembangan buah hati. Karena dengan berbagai macam kegiatan yang mampu mengasah kemampuan daya pikir anak akan sangat penting dalam memberikan harapan baru untuk perkembangan diri anak.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Parenting

Sebab Kualitas Baby Sitter Akan Berpengaruh Pada Tumbuh Kembang Buah Hati, Pastikan Kualitasnya Dengan 8 Kriteria Ini Bun

pexels-photo-315265

Pola asuh merupakan hal penting bagi anak. Bahkan hal itu sangat mempengaruhi kepribadian anak saat dia dewasa nanti. Untuk itulah, banyak orang tua yang sangat selektif dalam menentukan pola asuh bagi anak-anaknya. Tapi bagaimana jika anda termasuk orang dengan tingkat kesibukan yang tinggi? Disisi lain anda ingin tetap memastikan anak-anak untuk mendapatkan pola asuh yang baik, namun karier yang bagus dan terus berkembang juga tetap menjadi tujuan.

Permasalahan tersebut dapat diatasi dengan memanfaatkan jasa baby sitter. Baby sitter adalah orang yang dilatih secara khusus untuk memberikan pola asuh yang baik untuk anak-anak. Meski sebagian besar kualitas seorang baby sitter sudah terjamin, tapi tidak ada salahnya jika anda selektif dalam menentukan kriterianya.

Pastikan Calon Baby Sister Memiliki Kesehatan Yang Baik Bun

Sebagai orangtua tentu anda menginginkan anak selalu berada dalam kondisi kesehatan yang prima. Untuk itu, pilihlah seorang baby sitter yang memiliki riwayat kesehatan baik. Hal ini sangat penting dilakukan demi menjaga kesehatan anak. Bukan hanya itu saja, pastikan bahwa calon baby sitter anak anda terbebas dari perilaku-perilaku yang membahayakan, seperti penggunaan alkohol, rokok, dan obat-obatan terlarang.

Untuk itu, tidak ada salahnya anda meminta surat keterangan dari dokter yang menyatakan bahwa dia adalah seorang baby sitter yang sehat dan bebas dari penyalahgunaan obat-obat terlarang.

Kepribadiannya Pun Harus Menyenangkan

Untuk mengetahuinya, Bunda bisa melakukan beberapa tes wawancara. Perhatikan cara bicaranya dan tingkah lakunya di depan anda. Anda juga bisa mengenalkannya kepada anak anda dan amati responnya. Dari situlah dapat diketahui apakah dia termasuk orang dengan kepribadian yang menyenangkan atau tidak.

Juga Mengetahui Dasar Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan

Sebaiknya pilihlah baby sitter yang memiliki pengetahuan tentang penanganan pertama pada kondisi darurat. Ini sangat penting untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan saat anak mengalami sesuatu yang darurat. Setidaknya saat anak dalam kondisi darurat, dan anda tidak sedang berada di dekatnya, baby sitternya dapat memberikan penanganan tepat

Perhatikan Juga Kemampuan Berkomunikasinya Bun

Sebagai orangtua tentunya anda ingin mengetahui perkembangan anak dari waktu ke waktu. Untuk itu orang yang bisa memberikan informasi secara detil mengenai kondisi anak anda adalah baby sitter yang komunikatif. Dia akan memberikan informasi sesuai dengan yang anda minta.

Sebab Kejujuran Adalah Hal Yang Sangat Penting, Pastikan Kualitas Ini Juga Ada Pada Dirinya

Ini adalah kriteria yang sangat penting dan harus dimiliki oleh seorang baby sitter. Seorang baby sitter yang jujur akan memberikan informasi kepada anda tentang segala hal yang dia ketahui sehingga jika terjadi sesuatu maka  dapat dilakukan tindakan secepatnya.

Memiliki Latar Belakang Pendidikan Khusus Merawat Anak

Seorang baby sitter yang memiliki pengetahuan yang cukup tentang bagaimana prosedur merawat bayi yang benar, maka dia akan mengetahui apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan. Baby sitter yang memiliki latar belakang pendidikan khusus merawat anak akan tahu bagaimana cara membentuk kepribadian buah hati anda.

Calon Baby Sitter Untuk Buah Hati Juga Harus Berasal Dari Lembaga Yang Terpercaya

Pada umumnya baby sitter berasal dari lembaga pendidikan tertentu. Lembaga-lembaga tersebut akan menyalurkan baby sitter setelah selesai mengikuti pelatihan selama beberapa waktu. Perlu anda tahu bahwa tidak semua lembaga memiliki kredibilitas yang baik. Untuk itu, anda harus jeli saat memilih baby sitter

Dia Juga Memiliki Rekomendasi, Dengan Demikian Bunda Bisa Dengan Mudah Mendapatkan Semua Informasi Tentangnya

Meskipun hal ini bukanlah hal yang sangat penting tapi tidak ada salahnya jika anda memilih baby sitter yang sudah direkomendasikan oleh pihak-pihak yang terpercaya. Dengan begitu, anda bisa dengan mudah memperoleh informasi tentang baby sitter tersebut.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Share

To Top