Parenting

Tak Hanya Orang Dewasa, Anak Juga Bisa Stres. Tangani Dengan Memberinya Perhatian Lebih Bunda

portrait-child-hands-57449

Stres merupakan gangguan psikologis yang menyerang seseorang. Pada umumnya gangguan yang satu ini menyerang seseorang yang sedang dalam beban psikologis berat. Tapi siapa sangka, stres juga dapat menyerang anak-anak.

Hal ini mungkin mengejutkan bagi sebagian orang tapi faktanya bahwa ada anak yang mengalami stres atau tekanan. Hanya saja mereka belum mampu untuk mengungkapkan beban ataupun tekanan mental yang sedang dialaminya sehingga seringkali tidak diketahui. Lantas apa yang harus dilakukan orangtua saat anaknya didera stres?

Cari Tahu Penyebabnya Agar Bisa Ditangani Dengan Tepat

Ini adalah langkah awal yang harus dilakukan oleh orangtua agar dapat membebaskan si anak dari stres. Gali informasi sebanyak-banyaknya tentang apa yang membuatnya stres. Setelah itu anda pun dapat memberikan penanganan sesuai dengan penyebabnya.

Posisikan Diri Anda Sebagai Teman Curhat Yang Baik Untuk Anak

Biasanya anak akan mencurahkan seluruh isi hatinya. Anak akan mengungkapkan apa yang menjadi bebannya saat ini sehingga dia menjadi stres. Dalam kondisi seperti ini anda harus bisa menjadi seorang tempat curhat yang baik. Diam jika memang perlu diam dan bicara jika memang perlu bicara. Dengan demikian anak akan merasa nyaman saat curhat dengan anda.

Berikan Nasihat Bijak Untuk Buah Hati. Bila Perlu Berikan Solusi Untuk Masalahnya

Setelah tahu apa permasalahannya, maka anda tidak perlu memarahinya. Anda harus ingat memarahi anak dalam kondisi seperti itu bukanlah sebuah solusi yangg tepat. Untuk itulah, berilah nasehat yang bijak. Bahkan bila perlu anda dapat memberikan solusi atas masalah yang sedang dia hadapi.

Curahkan Perhatian Lebih Untuk Anak Demi Mengembalikan Rasa Percaya Dirinya

Tidak ada salahnya jika anda memberikan perhatian yang lebih saat anak mengalami stres. Sikap anda ini akan sangat membantu anak untuk mengembalikan rasa percaya dirinya. Selain itu, sikap anda juga akan mengurangi rasa kesepian yang dialami oleh anak sehingga secara perlahan stres pun akan hilang.

Bantu Anak Untuk Tidur Nyenyak Supaya Dia Merasa Lebih Baik Bun!

Sama seperti orang dewasa, anak yang sedang stres pun akan sulit tidur. Untuk itu, anda sebagai orangtua harus dapat membantunya untuk bisa tidur dengan nyenyak. Ada banyak cara yang bisa anda lakukan untuk membantunya tidur nyenyak. Misalnya saja dengan memberikan sedikit pijatan pada anak sebelum dia tidur atau dengan membacakan sebuah dongeng sebelum dia tidur akan membantunya untuk bisa tidur nyenyak.

Penuhi Kebutuhan Nutrisi Buah Hati Agar Tak Sakit

Stres dapat mengurangi nafsu makan seseorang. Begitu juga dengan anak-anak. biasanya anak akan sulit untuk makan saat dirinya sedang stres. Dan jika ini dibiarkan maka anak bisa mudah sakit. Untuk itulah, pastikan kebutuhan nutrisi anak tercukupi sehingga kemungkinan sakit pun jadi terminimalisir.

Dorong Anak Untuk Melakukan Hal Yang Disukai Dan Membuatnya Senang

Cara untuk mengatasi stres pada anak yang berikutnya adalah dengan mendorong anak untuk melakukan apa saja yang dia sukai. Bermain video games, menyanyi, bermain musik, menggambar, dan berbagai aktivitas yang dia sukai akan membantunya untuk menghilangkan stres.

Mengajak Anak Melakukan Aktifitas Fisik Akan Mengurangi Stresnya

Melakukan aktivitas fisik seperti berolahraga, berenang, bersepeda, dan lain sebagainya akan dapat mengurangi stres. Selain itu, melakukan aktivitas fisik tersebut juga akan membuat tubuh menjadi sehat dan bugar. Oleh karena itu untuk mengurangi stresnya, anda bisa mengajak buah hati untuk melakukan aktifitas fisik yang disukainya.

Dorong Anak Agar Berkumpul Dengan Teman-temannya

Berkumpul bersama teman-teman akan sangat membantunya untuk menghilangkan stres. Anak akan bisa melupakan bebannya saat sedang bercanda dengan teman-temannya. Dengan begitu stresnya pun akan jadi jauh berkurang setelah berkumpul bersama teman-temannya.

Ciptakan Suasana Untuk Mendukung Pemulihannya

Ini dapat dilakukan di dalam keluarga. Seluruh anggota keluarga hendaknya dapat membuat suasana rumah menjadi menyenangkan sehingga anak pun akan merasa nyaman dan senang berada di rumah. Ajak seluruh anggota keluarga untuk mencipakan suasana guna mendukung pemulihannya Bun. Dengan lingkungan yang mendukung pemulihannya, buah hati pun akan lekas pulih.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Bunda yang Sedang Hamil, Ketika Tidur Usahakan Miring Ke Kiri Ya

pexels-photo-1464822

Selama kehamilan Bunda mungkin dilanda kecemasan karena khawatir terjadi sesuatu pada bayi dalam kandungan karena kesalahan perilaku. Karena itu kemudian Bunda berlaku sangat berhati-hati dalam melakukan segala sesuatu.

Setelah si kecil lahir, bukan berarti perasaan langsung lega begitu saja. Bunda lagi-lagi merasa cemas melakukan kekeliruan dalam merawat si kecil. Semua hal itu wajar dan tak perlu panik ya Bunda.

Sebab semua orang tua pasti ingin yang terbaik bagi anaknya. Namun kebanyakan dari kita tidak punya pengetahuan yang cukup untuk menangani bayi yang baru lahir. Karena itu Bunda dilanda kecemasan soal hal ini.

Nah mari coba menenangkan diri ya Bunda, setidaknya ada beberapa hal yang menjadi dasar penting yang wajib bunda kuasai dalam hal merawat bayi yang baru lahir. Dengan melakukannya sesuai petunjuk, si kecil akan baik-baik saja dan Bunda akan membantunya dalam perkembangannya di kemudian hari kelak.

Selama Tali Pusat Belum Puput, Harus Dirawat Ya Bunda

newborn-1399193_640

Tali pusat jadi bagian penting dari bayi ketika dalam kandungan karena organ ini menjadi sumber makanan dan mengalirkan oksigen dari Bunda. Setelah bayi lahir, tali pusat yang tadinya jadi penghubung oksigen dari bunda pada bayi akan dipotong sekitar 2 sampai 3 cm. Sisa tali pusat nantinya akan puput dengan sendirinya.

Meski akan puput secara alami, ada hal penting yang harus Bunda perhatikan ketika menanganinya. Gusti Ayu Puspita Devi S.Keb, seorang Bidan yang sudah mengedukasi lebih dari 1.000 bayi menuturkan bahwa selama tali pusat belum puput, bunda disarankan untuk tetap memastikan tali pusat tetap bersih dan kering. Sebisa mungkin mandikan bayi dengan washlap atau spons. Hindari pula memandikan bayi ke dalam bak mandi yang airnya penuh, agar tali pusat tidak terendam air.

Sebab hal ini akan mengakibatkan tali pusat basah dan lembap, yang tidak baik untuk kesehatan si Bayi. Hindari pula untuk membersihkan tali pusat dengan sabun atau cairan antiseptik lainnya. Seusai mandi, keringkan tali pusat dengan kain bersih dan balut dengan kain kasa yang steril.

Selanjutnya bunda juga perlu memastikan pemasangan popok. Pastikan jika tali pusat tak akan terkena air seni dan tinja untuk menghindari infeksi pada tali pusat. Jangan pula menarik tali pusat dengan paksa, karena ini bisa menyebabkan pendarahan pada pusat. Biarkan ia kering dan puput dengan sendirinya, dengan memastikan tali pusat tetap bersih dan tidak basah.

Bayi Boleh Dipijat Dari Usia 0, Tapi…

Mother massaging her child's foot, shallow focus

Faktanya pemijatan pada bayi dapat dilakukan sejak bayi baru lahir, dari usia 0 hingga 3 tahun. Namun alangkah lebih baik, jika dilakukan pada masa 6 atau 7 bulan kehidupannya. Dengan catatan, si kecil sedang dalam kondisi baik dan stabil dari segi medis.

Bunda bisa memberikan sentuhan-sentuhan lembut untuk memijatnya. Bunda juga boleh melakukannya dengan penyertaan komunikasi secara verbal kepada dirinya sebagai bentuk cinta kasih. Hal ini akan jadi salah satu cara untuk meningkatkan bonding antara bunda dan bayi.

Stimulasi ini akan jadi pengaruh baik yang akan mendukung tumbuh kembang si kecil. Mulai dari meningkatkan sistem imunitas tubuh, membantu bayi belajar rileksasi, serta meningkatkan kualitas dan kuantitas tidur miliknya.

Bayi Boleh Dimandikan, Tapi Jangan Terlalu Sering

279228-P5UI7Z-794

Tak ada patokan pasti, sebaiknya berapa kali bayi dimandikan dalam sehari. Ada yang 2 kali sehari, dan ada pula yang 1 kali sehari. Atau pagi hari dimandikan, sorenya cukup diseka saja.

Namun yang utama beberapa ahli pun menganjurkan untuk memandikan bayi 2 hingga 3 kali per minggu. Dan frekuensinya bisa ditingkatkan, seiring bertambahnya usia.

Caranya? Setidaknya ada 3 cara yang biasa digunakan oleh beberapa perawat, untuk memandikan bayi yang baru saja lahir. Pertama dengan memakai washlap dan diusapkan ke Bayi. Kedua memandikan bayi dengan dicelupkan ke bak mandi. Sedangkan ketiga memandikan bayi dengan dibedong menggunakan selimut. Bunda boleh memilih. Kira-kira cara mana yang paling sesuai untuk bunda lakukan pada si kecil sesuai dengan kebutuhan.

Meski tata cara memandikannya berbeda, hal lain yang perlu dilakukan dalam proses memandikan hampir serupa untuk ketiga tekniknya. Diawali dengan membersihkan area mata dari dalam keluar, mulut, dan membersihkan wajah bayi hingga ke kepala sampai ujung kakinya. Selanjutnya, bunda boleh mengeringkan bayi dengan menggunakan handuk berbahan lembut.

Hal Lain yang Juga Perlu Bunda Perhatikan Adalah Tata Cara Mengganti Popok yang Sesuai Anjuran

pexels-photo-1556706

Sekilas kegiatan ini mungkin terlihat sepele, karena dalam bayangan bunda mungkin mengganti popok hanyalah membuka dan memasang pakaian bawah pada tubunya si kecil saja. Tapi, untuk mengganti popok pada bayi baru lahir beda loh bun.

Karena setidaknya ada beberapa hal yang bunda perlu siapkan, mulai dari matras pelapis, popok yang bersih, wadah berisi air hangat, kapas untuk membersihkan bokong bayi dan baby cream.

Mulailah dengan meletakkan si kecil di atas matras dengan memastikan posisinya aman. Lepaskan popok yang ia kenakan, lalu bersihkan bagian pinggang kebawah menggunakan kapas yang dibasahi dengan air hangat dari depan ke belakang. Keringkan bagian lipatan bokongnya dengan handuk bersih dan oleskan baby cream.

Selanjutnya, pasang popok yang bersih dengan posisi menutupi bokong dan tubuh bagian depan dengan baik, lalu ikat tali popok dengan tidak terlalu longgar tapi juga tidak terlalu kencang.

Jika Masih Dirasa Kurang, Bunda Juga Boleh Belajar Tentang Cara Perawatan Bayi yang Baru Lahir Lainnya dari Para Ahli di Bidangnya

pexels-photo-789786

Menjadi orangtua baru atau kembali merawat bayi yang baru lahir, memang bukanlah sebuah tugas mudah. Tapi bukan berarti juga, bunda tak bisa melakoninya. Beruntungnya, kini kita ada pada masa yang bisa dengan mudah mempelajari banyak hal hanya dengan telepon genggam saja. Termasuk tata cara perawatan si kecil yang baru saja lahir.

Menariknya, untuk urusan hal terbaik dan perawatan bayi baru lahir, bunda bisa menengok beberapa video yang disajikan oleh JOHNSON’S® . Menjadi, standar dunia dalam perawatan kulit bayi selama lebih dari 125 tahun ini, kali ini JOHNSON’S® menghadirkan 125 video edukasi yang mencakup hal-hal yang “Terbaik Untuk Bayi”, dan salah satunya bagiannya adalah “Perawatan Bayi Baru Lahir” yang bisa bunda lihat disini.

Informasi yang disajikan tersebut bekerja sama dengan beberapa tenaga ahli kesehatan yang ahli di bidangnya masing-masing. Video-video ini ditujukan oleh JOHNSON’S® sebagai bentuk apresiasi kepada para ibu di seluruh Indonesia.

Bagaimana bunda? Yuk, belajar bersama-sama agar lebih paham tata cara perawatan bayi baru lahir yang benar.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Share

To Top