Parenting

Sederet Anak Seleb Ini Terbilang Cerdas, Bunda Bisa Tiru Pola Asuh Orangtuanya

sekala

Kabar menyenangkan datang untuk pasangan selebriti Gading Marten dan Gisella Anastasia. Pasalnya, putri mereka, Gempita Nora Marten dinyatakan cerdas oleh psikolog Jovita Maria Ferliana. Kendati memang belum dites secara langsung, Jovita mengatakan kalau Gempi memiliki IQ yang tinggi. Kalau Bunda sesekali atau sering melihat postingan Gisel, pasti Bunda sepakat juga kalau Gempi sangat lincah dan aktif.
Tapi bicara soal balita cerdas, tak hanya Gempi lho Bun. Ada sederet anak seleb yang sebenarnya punya potensi untuk mendapat pujian anak cerdas. Semisal Sekala, putra Ayudia Bing Slamet dan Ditto Percussion. Sebagai orangtua, Bunda pasti ingin sekali punya anak yang cerdas seperti Gempi atau Sekala. Untuk itu, kenapa tak coba tiru pola asuh orangtuanya saja Bun? Lima hal ini yang setidaknya bisa jadi stimulus kecerdasan si kecil lho Bun.

Ajak Si Kecil untuk Terbiasa Berkomunikasi dengan Orangtuanya, Seperti yang dilakukan Gisel dan Gading terhadap Gempi

 

Untuk balita seumurannya, Gempi dikenal periang dan dapat berbicara dengan lancar dan jelas. Hal ini terekam lewat stories maupun postingan kedua orangtuanya di Instagram, Bun. Kelihatan Gempi sudah menguasai banyak kosa kata untuk bicara. Padahal, tak mudah bagi anak berusia 3 tahun untuk bicara dengan lacar. Karenanya, lantaran Gempi dapat melakukannya dengan mudah maka dapat dipastikan bahwa Gempi memiliki salah satu ciri dari anak cerdas.
Untuk menstimulasi, ternyata sebagai ibu, Gisel sering mengajak Gempi untuk terus berkomunikasi dengannya, atau bahkan dengan orang-orang di sekelilingnya. Dan stimulus seperti ini ternyata bekerja dengan baik. Nah, kalau Mama ingin si Kecil cerdas dan dapat berkomunikasi dengan lancar seperti Gempi, maka sering-seringlah melakukan komunikasi dua arah dengannya.

Belajar dari Ayudia dan Ditto yang Tak Sungkan Mengajak Putranya, Dia Sekala Bumi untuk Berinteraksi dengan Orang-orang yang Jauh Lebih Tua darinya

Hasil gambar untuk gisel gempi

Dalam stories atau vlog yang sering diunggah Ayudia Bing Slamet, Sekala tak hanya bercakap-cakap dengan balita seusianya atau orangtuanya saja. Tapi juga dengan teman atau pihak keluarga dari orangtuanya yang tentunya berusia jauh lebih tua darinya. Sekala yang kini menginjak usia 2 tahun ternyata sudah bisa berinteraksi dengan semua kalangan tanpa mempedulikan umur. Nah Bun, kemampuan tersebut bisa dibentuk dari pola asuh Bunda lho!

Ayudia dan Ditto yang sekarang sibuk melakoni tur ke berbagai kota turut mengajak Sekala sehingga sang buah hati pun terbiasa berinteraksi dengan orang yang jauh lebih tua darinya. Jadi Bun, sering-seringlah ajak si kecil untuk bertemu dengan orang banyak ya!

Sejak Dini, Ajarkan Si Kecil untuk Memiliki Budi Pekerti dan Empati yang Tinggi ya Bun Seperti yang Ditanamkan Ruben Onsu dan Sarwendah pada Putri Mereka

Hasil gambar untuk thalia sarwendah

Beruntunglah Thalia memiliki orangtua seperti Ruben dan Sarwendah yang selalu mengenalkannya dengan sikap empati dan berbudi pekerti. Dalam akun Instagramnya, Ruben dan sang istri tak hanya ingin memanjakan putrinya dengan mainan, melainkan juga mengajaknya terlibat dalam hal-hal seperti membuat kue, berkebun, membantu kegiatan orangtuanya, dan sebagainya. Lewat kegiatan semacam itu, tentu akan melatih Thalia untuk jadi anak yang cerdas ke depannya.

Kalau Ada Kesempatan, Mengajari si Kecil dengan Bahasa Asing juga Baik untuk Kecerdasannya, Bun, Seperti yang Diajarkan Chelsea Olivia kepada Sang Putri, Nastusha

Hasil gambar untuk chelsea olivia nastusha

Nastusha, putri Chelsea Olivia dan Glenn Alinskie baru saja genap berusia dua tahun. Tapi di usia tersebut, ia sudah dikenalkan dengan dua bahasa lainnya yaitu Bahasa Mandarin dan Bahasa Inggris. Chelsea dan Glenn kompak mengajarkan bahasa tersebut dalam keseharian mereka bersama Nastusha.
Kendati belum terlalu fasih berbicara dalam dua bahasa tersebut, namun setidaknya ia dapat memahami beberapa kosa katanya. Dengan menguasai dua bahasa sekaligus, ternyata seorang anak juga dapat dinyatakan cerdas karena ia sanggup menampung dua bahasa yang berbeda dalam otaknya.

Anak Cerdas Mampu Mengemukakan Pendapat dan Isi Hatinya Lho Bun, Seperti si Kecil Kirana

Gambar terkait

Bunda pasti sering kan melihat akun Instagram Retno Hening? Si kecil Kirana sudah dikenal cerdas dari dulu. Ia tak pernah malu mengemukakan isi hati dan pendapatnya. Bun, hal semacam ini bisa jadi tolok ukur kecerdasan seorang anak lho. Bahkan saat bersama sang Ibu, Kirana juga sering mengemukakan pendapatnya tanpa takut menerima penolakan dari orangtua. Karenanya, mulai dari sekarang, jangan ragu terapkan pola asuh semacam ini yuk Bun. Supaya si kecil tak takut untuk mengutarakan perasaannya.

1 Comment

1 Comment

  1. Pingback: Sederet Anak Seleb Ini Terbilang Cerdas, Bunda Bisa Tiru Pola Asuh Orangtuanya – Bacalagi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Bunda yang Sedang Hamil, Ketika Tidur Usahakan Miring Ke Kiri Ya

pexels-photo-1464822

Selama kehamilan Bunda mungkin dilanda kecemasan karena khawatir terjadi sesuatu pada bayi dalam kandungan karena kesalahan perilaku. Karena itu kemudian Bunda berlaku sangat berhati-hati dalam melakukan segala sesuatu.

Setelah si kecil lahir, bukan berarti perasaan langsung lega begitu saja. Bunda lagi-lagi merasa cemas melakukan kekeliruan dalam merawat si kecil. Semua hal itu wajar dan tak perlu panik ya Bunda.

Sebab semua orang tua pasti ingin yang terbaik bagi anaknya. Namun kebanyakan dari kita tidak punya pengetahuan yang cukup untuk menangani bayi yang baru lahir. Karena itu Bunda dilanda kecemasan soal hal ini.

Nah mari coba menenangkan diri ya Bunda, setidaknya ada beberapa hal yang menjadi dasar penting yang wajib bunda kuasai dalam hal merawat bayi yang baru lahir. Dengan melakukannya sesuai petunjuk, si kecil akan baik-baik saja dan Bunda akan membantunya dalam perkembangannya di kemudian hari kelak.

Selama Tali Pusat Belum Puput, Harus Dirawat Ya Bunda

newborn-1399193_640

Tali pusat jadi bagian penting dari bayi ketika dalam kandungan karena organ ini menjadi sumber makanan dan mengalirkan oksigen dari Bunda. Setelah bayi lahir, tali pusat yang tadinya jadi penghubung oksigen dari bunda pada bayi akan dipotong sekitar 2 sampai 3 cm. Sisa tali pusat nantinya akan puput dengan sendirinya.

Meski akan puput secara alami, ada hal penting yang harus Bunda perhatikan ketika menanganinya. Gusti Ayu Puspita Devi S.Keb, seorang Bidan yang sudah mengedukasi lebih dari 1.000 bayi menuturkan bahwa selama tali pusat belum puput, bunda disarankan untuk tetap memastikan tali pusat tetap bersih dan kering. Sebisa mungkin mandikan bayi dengan washlap atau spons. Hindari pula memandikan bayi ke dalam bak mandi yang airnya penuh, agar tali pusat tidak terendam air.

Sebab hal ini akan mengakibatkan tali pusat basah dan lembap, yang tidak baik untuk kesehatan si Bayi. Hindari pula untuk membersihkan tali pusat dengan sabun atau cairan antiseptik lainnya. Seusai mandi, keringkan tali pusat dengan kain bersih dan balut dengan kain kasa yang steril.

Selanjutnya bunda juga perlu memastikan pemasangan popok. Pastikan jika tali pusat tak akan terkena air seni dan tinja untuk menghindari infeksi pada tali pusat. Jangan pula menarik tali pusat dengan paksa, karena ini bisa menyebabkan pendarahan pada pusat. Biarkan ia kering dan puput dengan sendirinya, dengan memastikan tali pusat tetap bersih dan tidak basah.

Bayi Boleh Dipijat Dari Usia 0, Tapi…

Mother massaging her child's foot, shallow focus

Faktanya pemijatan pada bayi dapat dilakukan sejak bayi baru lahir, dari usia 0 hingga 3 tahun. Namun alangkah lebih baik, jika dilakukan pada masa 6 atau 7 bulan kehidupannya. Dengan catatan, si kecil sedang dalam kondisi baik dan stabil dari segi medis.

Bunda bisa memberikan sentuhan-sentuhan lembut untuk memijatnya. Bunda juga boleh melakukannya dengan penyertaan komunikasi secara verbal kepada dirinya sebagai bentuk cinta kasih. Hal ini akan jadi salah satu cara untuk meningkatkan bonding antara bunda dan bayi.

Stimulasi ini akan jadi pengaruh baik yang akan mendukung tumbuh kembang si kecil. Mulai dari meningkatkan sistem imunitas tubuh, membantu bayi belajar rileksasi, serta meningkatkan kualitas dan kuantitas tidur miliknya.

Bayi Boleh Dimandikan, Tapi Jangan Terlalu Sering

279228-P5UI7Z-794

Tak ada patokan pasti, sebaiknya berapa kali bayi dimandikan dalam sehari. Ada yang 2 kali sehari, dan ada pula yang 1 kali sehari. Atau pagi hari dimandikan, sorenya cukup diseka saja.

Namun yang utama beberapa ahli pun menganjurkan untuk memandikan bayi 2 hingga 3 kali per minggu. Dan frekuensinya bisa ditingkatkan, seiring bertambahnya usia.

Caranya? Setidaknya ada 3 cara yang biasa digunakan oleh beberapa perawat, untuk memandikan bayi yang baru saja lahir. Pertama dengan memakai washlap dan diusapkan ke Bayi. Kedua memandikan bayi dengan dicelupkan ke bak mandi. Sedangkan ketiga memandikan bayi dengan dibedong menggunakan selimut. Bunda boleh memilih. Kira-kira cara mana yang paling sesuai untuk bunda lakukan pada si kecil sesuai dengan kebutuhan.

Meski tata cara memandikannya berbeda, hal lain yang perlu dilakukan dalam proses memandikan hampir serupa untuk ketiga tekniknya. Diawali dengan membersihkan area mata dari dalam keluar, mulut, dan membersihkan wajah bayi hingga ke kepala sampai ujung kakinya. Selanjutnya, bunda boleh mengeringkan bayi dengan menggunakan handuk berbahan lembut.

Hal Lain yang Juga Perlu Bunda Perhatikan Adalah Tata Cara Mengganti Popok yang Sesuai Anjuran

pexels-photo-1556706

Sekilas kegiatan ini mungkin terlihat sepele, karena dalam bayangan bunda mungkin mengganti popok hanyalah membuka dan memasang pakaian bawah pada tubunya si kecil saja. Tapi, untuk mengganti popok pada bayi baru lahir beda loh bun.

Karena setidaknya ada beberapa hal yang bunda perlu siapkan, mulai dari matras pelapis, popok yang bersih, wadah berisi air hangat, kapas untuk membersihkan bokong bayi dan baby cream.

Mulailah dengan meletakkan si kecil di atas matras dengan memastikan posisinya aman. Lepaskan popok yang ia kenakan, lalu bersihkan bagian pinggang kebawah menggunakan kapas yang dibasahi dengan air hangat dari depan ke belakang. Keringkan bagian lipatan bokongnya dengan handuk bersih dan oleskan baby cream.

Selanjutnya, pasang popok yang bersih dengan posisi menutupi bokong dan tubuh bagian depan dengan baik, lalu ikat tali popok dengan tidak terlalu longgar tapi juga tidak terlalu kencang.

Jika Masih Dirasa Kurang, Bunda Juga Boleh Belajar Tentang Cara Perawatan Bayi yang Baru Lahir Lainnya dari Para Ahli di Bidangnya

pexels-photo-789786

Menjadi orangtua baru atau kembali merawat bayi yang baru lahir, memang bukanlah sebuah tugas mudah. Tapi bukan berarti juga, bunda tak bisa melakoninya. Beruntungnya, kini kita ada pada masa yang bisa dengan mudah mempelajari banyak hal hanya dengan telepon genggam saja. Termasuk tata cara perawatan si kecil yang baru saja lahir.

Menariknya, untuk urusan hal terbaik dan perawatan bayi baru lahir, bunda bisa menengok beberapa video yang disajikan oleh JOHNSON’S® . Menjadi, standar dunia dalam perawatan kulit bayi selama lebih dari 125 tahun ini, kali ini JOHNSON’S® menghadirkan 125 video edukasi yang mencakup hal-hal yang “Terbaik Untuk Bayi”, dan salah satunya bagiannya adalah “Perawatan Bayi Baru Lahir” yang bisa bunda lihat disini.

Informasi yang disajikan tersebut bekerja sama dengan beberapa tenaga ahli kesehatan yang ahli di bidangnya masing-masing. Video-video ini ditujukan oleh JOHNSON’S® sebagai bentuk apresiasi kepada para ibu di seluruh Indonesia.

Bagaimana bunda? Yuk, belajar bersama-sama agar lebih paham tata cara perawatan bayi baru lahir yang benar.

1 Comment

1 Comment

  1. Pingback: Sederet Anak Seleb Ini Terbilang Cerdas, Bunda Bisa Tiru Pola Asuh Orangtuanya – Bacalagi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Share

To Top