Parenting

Risiko Kematian saat Persalinan Sesar lebih Besar Ketimbang Normal, Ini 7 Risiko Operasi Sesar yang Perlu Diketahui Ibu Hamil

cesar

Tak sedikit perempuan yang memilih untuk operasi sesar daripada melahirkan secara normal. Salah satu alasannya adalah untuk menghindari rasa sakit yang berlebih. Namun, apakah kita tahu bahwa operasi sesar juga memiliki risiko yang membahayakan, terlebih bila operasi gagal?

Risiko kematian saat persalinan caesar lebih besar dibandingkan dengan persalinan normal

Sekarang banyak perempuan hamil yang ngotot melakukan operasi caesar meskipun risiko mortalitas (kematian) pada caesar lebih tinggi. Risiko kematian saat persalinan sesar lebih besar dibandingkan dengan persalinan normal melalui jalan lahir vagina

Seperti dikutif dari health.detik.com (5/08/2016)  Dr. dr. Budi Iman Santoso, SpOG(K) mengatakan ” Secara teori risiko untuk mortalitas (kematian) pada persalinan caesar lebih tinggi dibandingkan per vaginam. Risiko kematian pada persalinan caesar lebih tinggi disebabkan karena beberapa faktor, antara lain anestesi (pembiusan) dan jumlah darah yang keluar.

Selain kematian, inilah 7 risiko operasi sesar yang perlu diketahui

1. Operasi sesat dapat menyebabkan dinding perut yang disayat serta rahim menjadi iritasi bahkan infeksi. Infeksi biasanya dapat terjadi di sekitaran sayatan perut, di dalam rahim atau di dekat kandung kemih.

2. Selama proses operasi berlangsung, ada kemungkinan untuk kehilangan darah yang berlebihan, yang kemudian dapat menyebabkan anemia. Banyak wanita yang harus mendapatkan transfusi darah setelah operasi sesar.

3. Wanita hamil juga dapat mengalami cedera kandung kemih dan usus selama operasi berlangsung.

4. Operasi akan memengaruhi usus, termasuk mengganggu gerakan usus setelah operasi selesai. Ini kemudian akan menimbulkan ketidaknyamanan, kembung, pembesaran perut karena disfungsi usus.

5. Selama opesi berlangsung pula, ada kemungkinan terbentuknya jaringan parut di dalam area panggul yang menyebabkan rasa sakit dan penyumbatan. Ini kemudian dapat menyebabkan komplikasi pada kehamilan selanjutnya.

6. Operasi sesar juga memungkinkan untuk dilakukannya operasi tambahan, meliputi perbaikan kandung kemih atau yang lainnya.

7. Risiko operasi sesar yang terakhir adalah ditunjukkan oleh penelitian yang menyebut bahwa dalam beberapa kasus, terdapat reaksi negated untuk anestesi yang diberikan selama operasi, bahkan dengan obat yang dikonsumsi setelah operasi.

1 Comment

1 Comment

  1. nita

    February 7, 2018 at 12:24 am

    saya 2x proses persalinan sesar..bhkan anak k3 pun perencanaan sesar. tapi pun bukan tanpa alasan atau trend seperti yg dibilng. pilihan sesar atau normal tidak smua khendak dr sang ibu. krna dlm kasus sesar tdk smua krna trend. contoh saya..anak pertma terpaksa harus sesar, krna nyawa sang bayi dalm taruhan..ktuban pecah trlbih dahulu..tp pembukaan tdk bertmbh..dan denyut baby..menurun. akhirnya diambil jalan sesar krna to mnyelamatkan baby, dan trnya..c baby kelilit dileher tali pusar, jd itu yg mnyebabkan pembukaan tdk bertmbh. dan pda kehmilan k2, dokter dr 4 bln sdh mngatakan..bu bbynya sungsang..kmngkinan untuk diposisi baik sulit..krna ari” nya..dblakng kakinya..jd akan sulit untuk dia pndah posisi..dan posisi sungsang trus berlnjut. dan smpai pd hari dimana sy pndarahan dan mau tidak mau hrus tindakan to sesar..krna dihawatirkan bby keracuan. dan bnar saja bby qu saat itu bs dikata kan baby kurang sehat..stlah peristiwa prihal baby yg lmyan bikin hati seorang ibu ntah gmn perasaan nya..krna c anak sdang berjuang. tp alhmdulillah skrng..baik n sehat. dan smpai pd khmilan k3 ini..baby sya pun sungsang lagi. dan mau tidak mau..sya sesar lagi. jdi tlong bikin aritekel jgn sperti menakut- nakuti. terlbih dibaca oleh yg sndg hamil. infonya bagus..tapi mngkin judul dan bhasa didlamnya diperhalus jgn sperti menakut-nakuti. trima kasih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Parenting

Bunda Ingin Punya Anak Cerdas? Mulailah Rajin Membaca Buku Sejak Buah Hati Dalam Kandungan

pexels-photo-396133

Ibu mana yang tidak ingin punya anak cerdas? Bahkan mungkin segala upaya dilakukan oleh Bunda demi melahirkan si kecil nan cerdas meski buah hati Bunda masih dalam kandungan. Faktanya, demi mendapatkan buah hati yang tangkas dan dikaruniai kecerdasan dalam berpikir, memang ada beberapa hal yang perlu Bunda lakukan dan jadikan kebiasaan demi merangsang kecerdasan si kecil. Berikut ini hal-hal yang bisa Bunda lakukan selama masa kehamilan.

Bacalah Buku Sebelum Tidur demi Merangsang Pembentukan Otak Janin

pexels-photo-59894

Menurut Dr Miriam Stoppard, seorang pakar pola asuh anak, semenjak semester ketiga ibu hamil harus membiasakan diri membacakan buku dongeng untuk janin. Mungkin tak banyak ibu yang menyadarinya, namun ini merupakan latihan awal kemampuan bicara pada si kecil kelak. Bunda perlu tahu, janin di semester ketiga kandungan biasanya sudah mampu menyimpan memori dan bunyi yang biasa didengarnya dari lingkungan sekitarnya. Biasa membacakan buku sebelum tidur akan mempercepat kemampuan bicaranya.

Tetaplah Aktif dan Milikilah Waktu untuk Berolahraga Selama Masa Kehamilan

pexels-photo-618923

Ibu yang tetap aktif dan bersemangat berolahraga akan membuat kandungannya semakin kuat. Ya, janin yang ada di dalam kandungan Bunda pun menyukai energi positif tersebut. Bunda perlu tahu, hormon yang tercipta selama latihan dibawa oleh plasenta sehingga bayi pun ikut memperoleh reaksi kimiawi bahagia selama delapan jam. Dengan sering berolahraga menurut studi bisa meningkatkan perkembangan otak bayi terutama di bagian otak yang nantinya berperan untuk belajar dan menghapal.

Dengarkan Musik Setiap Hari demi Memicu Hormon Bahagia

pregnant-belly-baby-belly-months-157724

Menyetel dan mendengarkan musik klasik telah menjadi teori yang paling umum dan banyak dilakukan oleh ibu hamil. Ya, janin sangat menyukai musik apa  pun genrenya. Mungkin karena musik bisa memicu hormon bahagia yaitu serotonin yang membuat bayi lebih tenang dan bahagia. Rasa bahagia, menurut Dr Stappord akan terus terekam dalam memori bayi sampai ia lahir. Karenanya, saat bayi mendengarkan musik, memorinya akan membawanya kembali ke masa bahagia saat ia menikmati musik dalam kandungan.

 

1 Comment

1 Comment

  1. nita

    February 7, 2018 at 12:24 am

    saya 2x proses persalinan sesar..bhkan anak k3 pun perencanaan sesar. tapi pun bukan tanpa alasan atau trend seperti yg dibilng. pilihan sesar atau normal tidak smua khendak dr sang ibu. krna dlm kasus sesar tdk smua krna trend. contoh saya..anak pertma terpaksa harus sesar, krna nyawa sang bayi dalm taruhan..ktuban pecah trlbih dahulu..tp pembukaan tdk bertmbh..dan denyut baby..menurun. akhirnya diambil jalan sesar krna to mnyelamatkan baby, dan trnya..c baby kelilit dileher tali pusar, jd itu yg mnyebabkan pembukaan tdk bertmbh. dan pda kehmilan k2, dokter dr 4 bln sdh mngatakan..bu bbynya sungsang..kmngkinan untuk diposisi baik sulit..krna ari” nya..dblakng kakinya..jd akan sulit untuk dia pndah posisi..dan posisi sungsang trus berlnjut. dan smpai pd hari dimana sy pndarahan dan mau tidak mau hrus tindakan to sesar..krna dihawatirkan bby keracuan. dan bnar saja bby qu saat itu bs dikata kan baby kurang sehat..stlah peristiwa prihal baby yg lmyan bikin hati seorang ibu ntah gmn perasaan nya..krna c anak sdang berjuang. tp alhmdulillah skrng..baik n sehat. dan smpai pd khmilan k3 ini..baby sya pun sungsang lagi. dan mau tidak mau..sya sesar lagi. jdi tlong bikin aritekel jgn sperti menakut- nakuti. terlbih dibaca oleh yg sndg hamil. infonya bagus..tapi mngkin judul dan bhasa didlamnya diperhalus jgn sperti menakut-nakuti. trima kasih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Menjadi Ibu Tanpa Harus Kehilangan Jati Diri Setelah Melahirkan Si Buah Hati

Tadinya bunda mungkin berpikir, jika berbagai persoalan saat hamil akan usai ketika si kecil lahir. Padahal faktanya tidaklah demikian, pasca melahirkan mau tak mau kita memang harus beradaptasi. Apalagi jika ini adalah pengalaman pertama, berbagai macam keluhan dan rasa tak percaya mungkin masih akan sering bunda rasakan.

Bahkan berdasarkan data yang didapat dari Boldsky, hampir 75 persen perempuan mengalami postpartum blues, yakni semacam perubahan suasana hati, depresi, kelesuan, lekas marah, frustrasi, insomnia, menangis, dan berbagai macam gejala tertentu lainnya.

Ini adalah sesautu yang wajar tentunya, sebab selain rasa bahagia karena kini sudah bisa melihat sang anak di pangkuan kita, ada hal-hal lain yang juga perlu dipertimbangkan sebagai ibu muda yang baru saja melahirkan. Bagaimana kita akan tetap jadi diri sendiri, atau berubah jadi orang asing yang mungkin tak bisa kita kenali.

Menerima Masukan dari Banyak Orang Itu Wajar, Tapi Bunda Boleh Memilah Mana Yang Prioritas

prioritas

“Waktu ibu dulu, menyusui cukup dengan begini, tidak perlu begitu” atau “Kalau sekarang harus begitu, jangan begitu”.

Tak hanya faktor ekonomi dan situasi yang sudah berubah, ada berbagai macam hal lain yang memang tak bisa kita samakan dalam hal mengurus anak. Seba biar bagaimanapun setiap anak datang dengan pembawaan yang berbeda. Barangkali apa yang dikatakan oleh ibu kita berlaku pada zamannya, namun tak selalu bisa diterapkan untuk si kecil yang lahir di era sekarang.

Semua masukan jelas baik, biar bagaimanapun mereka opini yang mereka berikan wajib dihargai. Namun menjadi seorang ibu, bunda tak harus mendengarkan semuanya. Bijaklah dalam hal memilah-milah informasi yang ada, dan sesuaikan dengan kondisi si kecil pula. Sebab seorang ibu, pasti tahu yang terbaik untuk anaknya.

Wajar Kalau Bunda Merasa Gundah, Sebab Ini Jadi Peran Baru yang Belum Pernah Ada Sebelumnya

gundah

Lupakan dulu foto-foto manis dari wajah sumringah ibu-ibu muda yang sering bunda lihat di sosial media. Sebab dibalik itu semua ada berjuta-juta kekhawatiran yang kadang tak bisa dijelaskan.
Bahkan berdasarkan sebuah riset, perempuan sekarang banyak mengalami kesulitan setelah melahirkan. Dengan catatan, ada sekitar 52% mengaku merasa kehilangan identitas diri setelah melahirkan, 55% mengakui bahwa mereka tidak terbiasa dengan fakta bahwa mereka sudah tidak bisa lagi keluar kapan saja, dan 24% berkata bahwa menyusui adalah sebuah tantangan.

Namun menariknya, ada sekitar 8 dari 10 ibu juga mengatakan bahwa mempunyai anak adalah ‘hal terbaik yang pernah mereka lakukan’, dengan kata lain aspek positif dari menjadi ibu jauh melebihi aspek negatif. Maka saat ini, sesuatu yang jauh lebih penting adalah bagaimana kita tetap menjadi diri sendiri dengan status baru sebagai ibu.

Situasi yang Tak Lagi Sama, Mengubah Kita Selalu Berusaha Untuk Jadi Ibu yang Sempurna

ibu sempurna

Beberapa saat setelah menjadi ibu, ada banyak hal yang tak lagi bisa kita lakukan seorang diri. Bahkan kerap membuat kita merasa telah bersalah pada pasangan, hanya karena tak lagi bisa menyiapkan sarapan, hingga pernah merasa sedih jika suatu kali emosi tak bisa diatasi. Tak perlu merasa khawatir secara berlebihan, sebab ini semua adalah sesuatu yang wajar bun.

Tetap lakoni semua hal semampu yang kita bisa, dengan tetap memastikan bahwa hal tersebut adalah sesuatu yang terbaik dari segala yang ada. Masa-masa ini memang sering membuat gundah, namun juga membuat kita belajar setiap harinya.

Banyak Hal yang Mesti Dipertimbangkan, Salah Satunya Destinasi Tujuan Saat Ingin Bepergian

destinasi

Ruang lingkup yang baru, jelas membawa kita pada aktivitas yang baru pula. Bunda tak lagi bisa bepergian keluar meski hanya bertemu teman, hingga mengontrol asupan makanan yang jelas berpengaruh pada kesehatan, hingga kegiatan lain yang harus dilakukan demi mendukung pengetahuan agar menjadi orangtua yang baik untuk dia yang tersayang.

Dan tempat bepergian jadi sesuatu yang memang wajib untuk dipikirkan. Katakanlah bunda dan keluarga berencana akan menghabiskan akhir pekan di luar bersama keluarga. Tak hanya jenis makanan, dan posisi tempatnya saja. Hal lain yang kadang harus diperhatikan jelas situasi tempat dan fasilitas yang disajikan pula. Perkara seperti ini jadi salah satu contoh sederhana yang memang harus kita pertimbangkan, ketika sudah menjadi orangtua.

Untuk Itu Buba and Bump Hadir Sebagai Destinasi yang Nampaknya Patut Untuk Dikunjungi

launching buba

Banyak dari bunda mungkin masih merasa kebingungan, tentang tempat asik yang akan menjawab semua keresahan. Tapi berita baiknya, saat ini ada tempat pilihan yang bisa jadi destinasi All in one untuk bunda, keluarga dan si kecil tentunya yakni Buba and Bump Jakarta.

Hadir sebagai jawaban atas keresahan yang mungkin selama ini bunda rasakan ketika menjadi ibu mulai kehamilan hingga pasca melahirkan, Buba and Bump jadi satu-satunya tempat yang memberikan kenyamanan dan edukasi mengenai 1000 hari pertama si kecil. Sebab di sini, bunda juga menemukan berbagai macam workshop edukasi untuk calon ibu, orang tua, bayi, dan balita.

Bahkan fasilitas yang tersedia pun kian beragam, mulai dari kamar nursery untuk ibu dan bayi, area bermain untuk bayi dan balita, kafe sehat untuk orang dewasa dan anak-anak, hingga toko bayi premium.

Dan Tak Berhenti Di situ Saja, Di sini Bunda dan Si Kecil Bisa Belajar dan Menikmati Waktu Bersama Keluarga Seperti Di rumah

seperti di rumah

Tak bisa dipungkiri memang jika rumah jadi satu-satu tempat yang akan membuat kita merasa nyaman dan aman selama beraktivitas seharian. Akan tetapi biar bagaimanapun, sesekali kebosanan pasti akan ada.

Hal itu pulalah yang mendasari ketiga founder yakni Priscilla Angriawan, Kimberly Sarah Yo, dan Cynthia Larasati untuk mendirikan Buba and Bump untuk para ibu dan keluarga. Karena Buba and Bump ingin menjadi partner yang melengkapi dan mempersiapkan para ibu dengan semua pengetahuan yang sedang butuhkan untuk memasuki masa-masa menjadi ibu.

Untuk itu ada berbagai macam kelas yang tersedia, dimulai dari Prenatal Yoga, Childbirth Education, Kelas Menyusui, dan Kelas Newborn Care yang diajarkan oleh Dokter dan instruktur yang sudah disertifikasi.

Dan tidak hanya itu, Buba and Bump juga menawarkan kelas bagi ibu dan orang tua untuk memperkuat ikatan antara buah hati dan orang tua seperti Music Engagement, Kelas Sensory, Kelas Mom & Baby Dance, Kids’ Yoga.

“Saya dulu bahkan sampai ke Singapur, demi belajar bagaimana jadi ibu yang baik untuk anak saya. Karena saya juga seorang ibu, jadi saya tahu bagaimana yang teman-teman butuhkan, seperti tempat pumping, makanan sehat, sampai tempat bermain untuk anak. Untuk itu Buba and Bump kami dirikan” kata Priscilla di acara pembukaan Buba and Bump, Jakarta pada Sabtu, 27 Januari 2018 lalu.

Sebab Bahagia Akan Semakin Sempurna Jika Si Kecil dan Keluarga Pun Turut Serta Bahagia

bahagia

Seperti yang tadi sudah disebutkan, Buba and Bump memang jadi destinasi All in One pertama yang akan memanjakan bunda dan si kecil bersama keluarga. Lupakan dulu janjian di mall dengan teman yang jelas akan membuat bunda kewalahan, sebab di sini bunda akan mendapatkan semua kebutuhan dalam satu lokasi.

produk bayi

Buba and Bump juga menyediakan produk-produk terbaik di pasaran, segala yang tersedia disini adalah produk yang telah dipilih secara seksama dan diberikan review positif oleh ibu-ibu lainnya. Pilihannya pun cukup beragam, mulai dari perawatan kulit bayi alami, pakaian buatan lokal yang unik, mainan edukatif hingga pompa payudara hospital grade dan masih banyak produk lainnya yang bermanfaat untuk 1000 hari pertama si kecil.

Menjadi ibu memang bukanlah peran yang mudah, namun Buba and Bump siap menemani bunda untuk menjalaninya agar lebih berwarna dan mudah #livingthemotherhood.

1 Comment

1 Comment

  1. nita

    February 7, 2018 at 12:24 am

    saya 2x proses persalinan sesar..bhkan anak k3 pun perencanaan sesar. tapi pun bukan tanpa alasan atau trend seperti yg dibilng. pilihan sesar atau normal tidak smua khendak dr sang ibu. krna dlm kasus sesar tdk smua krna trend. contoh saya..anak pertma terpaksa harus sesar, krna nyawa sang bayi dalm taruhan..ktuban pecah trlbih dahulu..tp pembukaan tdk bertmbh..dan denyut baby..menurun. akhirnya diambil jalan sesar krna to mnyelamatkan baby, dan trnya..c baby kelilit dileher tali pusar, jd itu yg mnyebabkan pembukaan tdk bertmbh. dan pda kehmilan k2, dokter dr 4 bln sdh mngatakan..bu bbynya sungsang..kmngkinan untuk diposisi baik sulit..krna ari” nya..dblakng kakinya..jd akan sulit untuk dia pndah posisi..dan posisi sungsang trus berlnjut. dan smpai pd hari dimana sy pndarahan dan mau tidak mau hrus tindakan to sesar..krna dihawatirkan bby keracuan. dan bnar saja bby qu saat itu bs dikata kan baby kurang sehat..stlah peristiwa prihal baby yg lmyan bikin hati seorang ibu ntah gmn perasaan nya..krna c anak sdang berjuang. tp alhmdulillah skrng..baik n sehat. dan smpai pd khmilan k3 ini..baby sya pun sungsang lagi. dan mau tidak mau..sya sesar lagi. jdi tlong bikin aritekel jgn sperti menakut- nakuti. terlbih dibaca oleh yg sndg hamil. infonya bagus..tapi mngkin judul dan bhasa didlamnya diperhalus jgn sperti menakut-nakuti. trima kasih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Parenting

Agar Si Kecil Tak Gundah, Persiapkan Dia Menjadi (Calon) Kakak Dengan Tetap Membuatnya Merasa Diperhatikan Bun!

Sebentar Lagi Si Kecil Akan Punya Adik ? Begini Cara Untuk Menghilangkan Kegundahannya Bun!

Masa kehamilan adalah momen yang paling berkesan untuk orangtua. Kehadiran anggota baru dalam keluarga menjadi sesuatu yang membahagiakan. Meski akan kembali disibukkan dengan berbagai rutinitas mengurus bayi dan kakaknya yang juga belum terlalu besar, namun rasanya hal itu tidak jadi masalah.

Kebahagian yang anda rasakan, tentu juga harus dibagikan pada si kecil yang sebentar lagi akan menjadi kakak. Namun mengingat usianya yang belum terlalu besar, butuh waktu untuknya memahami semua itu. Tapi Bunda tak perlu terlalu khawatir, pelan-pelan berikan penjelasan agar dia mengerti.

Sebagai Langkah Awal, Kita Bisa Mencoba Untuk Bertanya Padanya. Apakah Dia Menginginkan Seorang Adik Atau Teman Bermain?

brothers-family-siblings-boys-50692

Keberadaan anggota keluarga baru tentu membuatnya harus beradaptasi, untuk itu sampaikan hal tersebut dengan cara yang menyenangkan.Bunda bisa menyelipkan informasi ini ketika sedang melakukan interaksi dengannya. Saat sedang makan atau bermain bersama hingga ketika membacakan sebuah cerita untuknya, cobalah bertanya apakah dirinya tak ingin punya adik atau teman bermain.

Bunda juga bisa memberinya pertanyaan untuk memancing reaksinya. “Kalau Bunda kasih adik untuk Kakak, mau nggak?”. Pertanyaan-pertanyaan seperti ini akan jadi sesuatu yang terlihat menyenangkan baginya. Bahkan tanpa terlihat seperti sedang menjelaskan sesuatu, dirinya akan berimajinasi sendiri bahwa sebentar lagi ia akan mendapat hadiah seorang adik baru.

Secara Perlahan Mulailah Melibatnya Dalam Proses Kehamilan Yang Sedang Anda Lalui

Seiring dengan perkembangan usia kehamilan, tentu akan ada beberapa perubahan dalam diri Bunda.  Jika memang cukup jeli, si kakak akan menghujani Bunda dengan beberapa pertanyaan ajaibnya. Hal ini jadi salah satu momen tepat yang akan membantu kita untuk memberinya pemahaman.

Perlihatkan padanya bentuk perut yang sudah mulai membesar, serta perubahan lain yang akan menjelaskan. Sebisa mungkin libatkan dia dalam setiap proses kehamilan yang anda jalani. Seperti ketika sedang melakukan check up rutin ke dokter kandungan hingga aktivitas ibu hamil lainnya. Untuk membantunya memahami lebih mudah, kita juga bisa menggunakan media lain sebagai alat. Mulai dari gambar-gambar ibu hamil, bayi yang baru lahir hingga ibu lain yang juga sedang hamil. Sesekali mintalah ia untuk mencoba merasakan pergerakan yang sedang terjadi dalam perut anda. Jelaskan pula bahwa di dalamnya sedang ada mahkluk hidup yang sama sepertinya dulu saat masih di kandungan.

Buatlah Dia Merasa Hebat Dengan Bertanggung Jawab Membantu Bunda Menyambut Kelahiran Bayi

pexels-photo-235243

Untuk kegiatan yang satu ini tentu akan jadi sesuatu yang menyenangkan baginya. Karena anak seusianya tentu masih senang untuk hal-hal yang bersifat seperti permainan. Bawalah ia untuk turut serta dalam proses penyambutan anggota keluarga baru yang akan lahir. Mulai dari berbelanja keperluan bayi, hingga kegiatan menghias kamar untuk adiknya kelak. Biarkan ia berimajinasi untuk sesuatu yang akan dilakukannya, serta beri ia tanggung jawab untuk beberapa hal yang kelak akan jadi tugasnya. Misalnya “Kakak pilih ya warna apa yang cocok untuk adik?”. Tak hanya membuatnya senang karena diikutsertakan, ini jadi momen yang akan menjelaskan bahwa sebagai kakak ia bertanggung jawab atas beberapa hal yang dibutuhkan adiknya nanti.

Karena Sebentar Lagi Bunda Harus Membagi Perhatiannya, Ajari Dia Untuk Mulai Belajar Mandiri Sejak Dini

Sebagai seseorang yang akan menjadi kakak, dia memang sudah sepantasnya belajar mandiri sejak sekarang. Namun mandiri yang dimaksud disini bukanlah pekerjaan-pekerjaan berat yang selayaknya dilakukan orang dewasa ya! Ajak buah hati untuk mandiri pada hal-hal kecil yang biasa dia lakukan. Seperti menyimpan kembali mainan ketika sudah selesai bermain, atau menyimpan kembali buku bacaannya ke tempat semula.

Jika perlu Bunda bisa memberinya sebuah aturan yang menyenangkan. Contohnya jika anak berhasil melakukan kegiatan itu dengan baik, berarti dia sudah membantu dan berhak mendapat hadiah. Bukan bermaksud mengajari anak untuk melakukan sesuatu dengan imbalan, hal lain yang tentu ia dapatkan adalah pelajaran penting tentang arti sebuah usaha. Dengan begitu ia tahu bahwa untuk sesuatu yang mungkin sedang diinginkannya, ada usaha yang harus dilakukan terlebih dahulu.

Tapi Jelaskan Pula Padanya, Kehadiran Sang Adik Tak Lantas Merebut Kasih Sayang Anda Sebagai Orangtua

Disatu sisi momen kelahiran adik ini memang sering dipandang sebagai sesuatu yang akan merebut kasih sayang orangtua darinya. Karena secara tak langsung kelahiran bayi di rumahnya memang membutuhkan perhatian khusus. Belum lagi kedatangan tamu saat adiknya lahir nanti, mau tak mau pada saat itu perhatian jadi terfokus pada adiknya saja.

Bersamaan dengan itu sang kakak akan merasa tersingkirkan, atau bahkan berpikir bahwa sang adik telah merebut semua miliknya. Nah disinilah peran serta kita sebagai orangtua sangat dibutuhkan, sebisa mungkin berilah pengertian padanya. Bahwa situasi saat itu memang menjadikan sang adik jadi fokus utama, tapi bukan berarti semua orang akan melupakannya. Katakan padanya bahwa kita akan tetap ada untuknya. Demi menghibur hatinya, jelaskan padanya bahwa dulu ketika ia lahir, hal itu juga terjadi padanya. Jadi dia tidak perlu iri atau merasa dilupakan. Penjelasan tersebut akan membantu untuk menenangkan hatinya.

Mengingat usianya yang masih anak-anak, memang tak akan mudah untuk memberinya pengertian akan kehadiran anggota baru dalam keluarga. Namun setidaknya beberapa cara di atas akan membantu anda untuk membuatnya lebih mudah mengerti dan menerima kehadiran adik kecilnya.

1 Comment

1 Comment

  1. nita

    February 7, 2018 at 12:24 am

    saya 2x proses persalinan sesar..bhkan anak k3 pun perencanaan sesar. tapi pun bukan tanpa alasan atau trend seperti yg dibilng. pilihan sesar atau normal tidak smua khendak dr sang ibu. krna dlm kasus sesar tdk smua krna trend. contoh saya..anak pertma terpaksa harus sesar, krna nyawa sang bayi dalm taruhan..ktuban pecah trlbih dahulu..tp pembukaan tdk bertmbh..dan denyut baby..menurun. akhirnya diambil jalan sesar krna to mnyelamatkan baby, dan trnya..c baby kelilit dileher tali pusar, jd itu yg mnyebabkan pembukaan tdk bertmbh. dan pda kehmilan k2, dokter dr 4 bln sdh mngatakan..bu bbynya sungsang..kmngkinan untuk diposisi baik sulit..krna ari” nya..dblakng kakinya..jd akan sulit untuk dia pndah posisi..dan posisi sungsang trus berlnjut. dan smpai pd hari dimana sy pndarahan dan mau tidak mau hrus tindakan to sesar..krna dihawatirkan bby keracuan. dan bnar saja bby qu saat itu bs dikata kan baby kurang sehat..stlah peristiwa prihal baby yg lmyan bikin hati seorang ibu ntah gmn perasaan nya..krna c anak sdang berjuang. tp alhmdulillah skrng..baik n sehat. dan smpai pd khmilan k3 ini..baby sya pun sungsang lagi. dan mau tidak mau..sya sesar lagi. jdi tlong bikin aritekel jgn sperti menakut- nakuti. terlbih dibaca oleh yg sndg hamil. infonya bagus..tapi mngkin judul dan bhasa didlamnya diperhalus jgn sperti menakut-nakuti. trima kasih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Share

To Top