Parenting

Pola Asuh dengan Mengancam Berikan Dampak Buruk bagi Pertumbuhan Anak, Hindari Pola Asuh Suka Mengancam Anak dengan Cara ini

mengancamanak

“Awas ya kalau makanannya tidak habis, nanti mama cubit!”

“Kalau kamu malas belajar nanti papa bawa ke dokter biar kamu disuntik!”

Ancaman-ancaman seperti itu sebaiknya dihindari oleh para orang tua. Pola asuh dengan cara mengancam hanya akan memberikan dampak yang buruk bagi pertumbuhan anak. Anak adalah makhluk yang sangat pandai dalam mempelajari pola asuh yang diterapkan oleh orang tuanya. Anak bisa membelokkan atau bahkan mengendalikan pola itu. Mengancam kerap dilakukan oleh orang tua agar anaknya patuh. Padahal, masih banyak cara yang bisa diterapkan tanpa harus mengancam dan menakut-nakuti anak.

Berikut hal-hal yang bisa anda lakukan:

Buat Aturan Agar Anak Tahu Apa Saja yang Menjadi Kewajibannya dan Konsekuensi Apabila Ia Tidak Mau Melakukannya

Anda bisa membuat aturan yang berisi mengenai apa saja tugas dan kewajiban anak. Anda juga harus menjelaskan apa akibatnya apabila ia melanggarnya. Jelaskan pada anak apabila ia mau menaati aturan itu maka akan mendapatkan hasil yang baik, misalnya ketika ia mau membereskan dan mengembalikan semua mainannya ke tempat semula maka ia akan mudah menemukan mainannya ketika ingin digunakan keesokan harinya.

Memberikan Penjelasan Apabila Anak Berbuat Salah Adalah Cara yang Lebih Baik Dibandingkan Mengancamnya

Ketika anak berbuat salah dan tidak mau menuruti ucapan anda, sebaiknya berikan mereka penjelasan mengenai hal itu agar ia tidak mengulanginya lagi. Jelaskan padanya secara baik-baik tanpa harus marah.

Perbaiki Sikap Anda dan Gunakan Bahasa yang Lebih Baik Ketika Sedang Berhadapan dengan Anak

Mulai sekarang anda sebaiknya bisa memperbaiki sikap ketika menghadapi anak. Bersikaplah lebih bijaksana, sopan, dan tidak perlu marah. Dengan begitu, anda akan menjadi contoh sekaligus teladan bagi anak. Selain itu, ucapkan kata-kata yang tidak kasar ketika sedang berbicara pada anak.

Fokus pada Tingkah Laku Positif Anak Dibandingkan Selalu Menyoroti Kesalahannya

Selalu mengancam anak bukan berarti ia akan langsung patuh pada anda. Dibandingkan selalu mengancam anak, anda lebih baik focus pada perilaku positifnya. Berikan respon yang baik dan juga pujian ketika mereka melakukan hal yang positif.

Ingat, mengancam anak hanya akan menjadikannya tumbuh menjadi penakut, tidak percaya diri, dan juga tidak mandiri.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Baterai Gawai Harus Dihemat Karena Takut Ada Hal Darurat

samson-vowles-191386-unsplash

Gawai alias gadget pasti menemani Bunda kemana-mana saat ini. Mulai dari alat untuk selfie ketika ketemu kawan hingga update urusan sosial media. Terkadang malah kita terlupa fungsi utama dari gawai kita, yaitu untuk komunikasi. Seringkali gawai digunakan terus menerus untuk urusan remeh temeh. Tanpa pernah berpikir jika sewaktu-waktu dibutuhkan dalam keadaan mendesak.

Mulai dari hal sederhana misalnya ketika dalam janji bertemu teman sudah di lokasi malah terkendala memberi kabar. Atau ketika di tengah jalan ingin memesan ojek online, jadi terhambat karena baterai habis. Lalu adakah tipsnya untuk memaksimalkan urusan baterai ini?

Jangan Mengaktifkan WiFi dan Bluetooth, Apabila Tak Memakai Karena Berimbas Kepada Baterai

bernard-hermant-667645-unsplash

Mengaktifkan fitur-fitur tersebut saat tidak menggunakannya akan membuat baterai cepat habis karena wifi dan bluetooth dalam kondisi ON membuat sinyal terus bekerja dan mencari. Sehingga ini berimbas terhadap baterai Bunda yang tergerus secara cepat. Maka dari itu apabila tidak digunakan jangan diaktifkan.

Kunci Gawai Bunda Saat Tidak Digunakan, Jangan Dibiarkan

fabian-albert-450447-unsplash

Langkah lainnya yang dapat Bunda lakukan jangan lupa untuk menguci gawai anda. Karena mengunci gawai menjadikan smartphone ke dalam mode rehat dan istirahat, maka dari itu layar pun dalam kondisi mati tidak stand by saat Bunda mengunci gawai. Hal ini dilakukan agar gawai Bunda dapat bertahan lebih lama.

Jangan Membiasakan Menggunakan Gawai Saat Sedang Dicharge

chelsia-qiao-483318-unsplash

Apabila Bunda menggunakan gawai saat sedang dicharge itu akan memicu kerusakan pada baterai. Memang sekilas terlihat kalau gawai nampaknya normal-normal saja dan tak menghasilkan efek apa saja. Tetapi apabila Bunda kerap mekainnya dalam waktu yang lama dan sering, kondisi baterai akan cepat bocor sehingga gawai gampang sekali untuk lowbatt meskipun pemakaian belum menghabiskan waktu sampai seharian.

Lowbat Itu Tanda, Jangan Diabaikan Begitu Saja

fancycrave-698664-unsplash

Gawai memiliki kekuatan masing-masing tergantung seberapa besar daya yang dimiliki. Apabila daya dimiliki sangat banyak mungkin ia dapat bertahan hingga satu hari penuh. Seperti halnya gawai yang memiliki kapasitas baterai 5.000 mAh. Namun, tak berarti saat sedang lowbat Bunda dapat memakai sesuka hati, karena membiarkan gawai dalam kondisi mati baru charger dapat membuat baterai smartphone cepat rusak.

Miliki Tunggangan yang Bisa Charger, Karena Gawai Menyala itu Penting Jadi Jangan Diambil Pusing

Membawa Powerbank kemana-mana mungkin terlalu ribet, belum lagi kalau powerbank mati karena dayanya habis. Mungkin membeli Suzuki Nex II tak ada salahnya, selain dapat membantu Bunda lebih cepat untuk urusan mobilitas di dalam kota. Kuda besi satu ini menawarkan satu fitur yang berguna di era sekarang yakni USB Charger, yang dapat menyelamatkan Bunda saat kehabisan daya gawai di tengah perjalanan.

nex-brilliant-white2

Ditambah lagi kalau Bunda menempuh perjalanan jauh menggunakan motor maka makin pas saja menggunakan motor ini. Karena ukurannya kompak. Dari segi panjang saja Nex II berukuran 1.890 mm, kemudian lebar 675 mm dan tinggi 1.045 mm, yang sangat nyaman untuk di bawa berkendara selama berjam-jam. Apalagi ruang kakinya sangat lega sehingga bisa mengubah-ubah posisi kaki selama perjalanan.

Macet pun bukan lagi masalah serius bagi Suzuki Nex II. Karena motor ini mengusung Suzuki Eco Performance (SEP) dengan konfigurasi 1 silinder SOHC yang berkapasitas 113 cc mampu menyalurkan tenaga ke roda secara maksimal. Dengan kapasitas tangki penuh 3,6 Liter, konon bahan bakar tersebut bisa dipakai untuk jarak tempuh sejauh 176 km. Jadi Bunda tak perlu sering-sering mengisi bahan bakar.

Layaknya gawai yang selalu melengkapi penampilan Bunda, motor Suzuki Nex II ini juga penampilan yang menarik. Dengan bentuk lampu yang modern berbentuk meruncing disematkan pada bagian depannya. Bunda juga punya banyak pilihan warna dan grafis sesuai dengan selera.

Jadi jangan lupa menerapkan tips di atas agar bisa menjaga gawai selalu online ya Bunda.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Share

To Top