Parenting

Penyebab Anak Susah Makan Dan Trik Ampuh Mengatasinya

watermelon-summer-little-girl-eating-watermelon-food

Seorang ibu pasti ingin anaknya selalu mendapatkan nutrisi dan gizi yang cukup. Dengan begitu perkembangan anak pun bisa optimal. Sayangnya anak terkadang susah makan. Bahkan anak pun terlihat tak berselera saat anda memberikan makanan yang biasanya begitu digemari. Ada saja alasan dan tingkah anak demi menolak makanan yang anda berikan padanya.

Tak bisa dipungkiri, pada saat seperti itu anda tentu merasa khawatir. Memarahi anak atau memaksanya untuk makan jelas bukan tindakan bijak. Daripada terus menerus terjebak dalam rasa khawatir yang berkepanjangan, akan lebih baik bila anda mencari penyebab anak susah makan. Setelah mengetahui alasannya, anda pun bisa menemukan solusi yang tepat.

Si kecil sudah pandai membedakan rasa dan tekstur makanan. Bisa jadi dia bosan dengan makanan yang anda berikan

Saat anak mulai sulit makan, jangan sekali-kali menyalahkan anak. Tapi anda harus menyelidikanya lebih lanjut. Coba cek cita rasa makanan yang anda berikan pada anak. Karena bisa jadi dia sudah paham akan bermacam-macam rasa. Jika menurut ibu tidak enak, besar kemungkinan itu juga yang dirasakan anak. Tak heran bila si kecil jadi susah makan.

Bisa juga si kecil malas makan karena dia bosan dengan tekstur makanan yang monoton. Si kecil pun jadi malas makan dan lebih sering menolak. Kalau sudah begini ibu bisa menyiasati dengan membuat makanan yang lebih bervariasi misalnya makanan lembut di malam hari dan makanan yang bertekstur dipagi dan siang hari.

Sedang sakit atau dalam proses tumbuh gigi juga bisa menjadi alasan anak susah makan

Ini alasan yang kerap menyebabkan anak susah makan, kemungkinan besar anak sedang dalam masa pertumbuhan gigi. Dalam kondisi seperti ini ada baiknya jika memberikan makanan dengan tekstur kasar agar si kecil kembali nafsu makan. Lain halnya jika sang anak mengalami sariawan, sebaiknya berikan makanan dengan tekstur lembut dengan kuah yang banyak sehingga si anak tidak perlu merasakan perih saat makan.

Saat sakit tak hanya orang dewasa saja yang kehilangan selera makan, anak juga bisa kehilangan nafsu makan. Pada kondisi ini anak akan lebih rewel dan susah sekali makan. Jika seperti ini ibu bisa berikan susu agar si kecil tetep mendapatkan asupan gizi.

Sebenarnya dia tidak pernah benar-benar merasa lapar

Ini merupakan salah satu penyebab anak susah makan yang sering luput dari pemikiran anda. Saat anak tidak mau makan bukan berarti dia tidak nafsu makan, bisa jadi karena dia tidak tidak benar-benar lapar. Hal ini bisa saja terjadi jika anda selalu memberikan makanan selingan saat menunggu jam makan, entah makanan manis atau gurih. Inilah yang menjadi penyebab kenapa pada saat jam makan tiba, anak menjadi tidak selera makan. Kalaupun mau makan, anak hanya akan makan dalam porsi sangat sedikit .

Meskipun cemilan termasuk ringan namun bukan berarti tidak bisa membuat perut anak menjadi kenyang. Jika ingin membuat anak makan banyak, hindari memberikan cemilan terlalu banyak atau jika perlu tidak perlu memberikan anak makanan cemilan agar tidak kenyang pada saat jam makan. Namun jika tetap ingin memberikan cemilan ada baiknya tetapkan porsi perbandingan yang sama antara cemilan dengan makanannya, hindari terlalu banyak cemilan dibandingkan makanan pokoknya.

Kreativitas dan rasa ingin tahu yang besar dapat menjadi penyebab kenapa anak jadi malas makan

Saat memasuki usia batita, rasa ingin tahu anak akan semakin besar. Pada periode ini kreativitas anak akan mengalami perkembangan pesat. Tak heran bila buah hati lebih suka bermain atau memuaskan rasa penasarannya, dibandingkan makan. Jika sudah begitu anda sebaiknya tidak memaksa anak untuk makan, namun bukan berarti dibiarkan untuk tidak makan.

Ibu bisa menggunakan siasat dengan membuat makanan berbagai bentuk. Dengan begini makanan pun akan terlihat lebih menarik. Anak pun jadi berselera untuk makan, si kecil bisa sekaligus mengenal bentuk-bentuk.  Anda pun jadi tenang karena asupan anak tercukupi. Bahkan anda bisa memanfaatkan momen makan anak untuk mengedukasinya dengan berbagai macam hal. Jadi teman main sekaligus gurunya adalah cara yang tepat untuk dapat mencairkan suasana sehingga tetap bisa memberikan asupan yang tepat pada anak. Sekali mendayung, dua tiga pulau terlampaui bukan?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Bun, Begini Tips Apik Naik Motor Matic

aman-naik-motor

Merasa tak asing dengan jenis motor yang satu ini, bunda mungkin pasti akan mengangguk cepat bahwa kendaraan ini memang yang paling tepat untuk kita kaum hawa. Bahkan, jika boleh berkata jujur hampir semua kegiatan yang kita lakukan selalu dilakoni dengan motor matic kesayangan. Tapi jangan asal berkendara saja bun, kita juga perlu untuk memerhatikan kelengkapan kendaraan.

Tak perduli akan bepergian dekat atau tidak, ke jalan raya atau ke dalam komplek saja. Sebab yang namanya bahaya bisa datang kapan saja. Maka kita perlu lakukan aturan yang sudah seharusnya dijalankan. Nah, untuk itu kami akan memberikan beberapa tips yang bisa bunda jadikan acuan dalam menyiapkan segala kelengkapan naik motor matic.

Tak Boleh Ditawar-tawar, Bunda Wajib Pakai Helm dengan Standar Nasional Indonesia atau SNI

1a97d149baaaa655

Dengan berbagai macam alasan, kadang bunda mungkin malas untuk sekedar memakai helm. Padahal ini demi kesalamatan loh bun! Baik bunda atau siapa saja yang diajak naik motor berdua, entah itu teman atau bahkan si kecil yang ingin diantarkan ke sekolah. Pastikan jika semuanya sudah pakai helm sebagai pelindung kepala, begitu pula dengan boncengannya.

Lagipula, sesuai dengan UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan pasal 57 ayat (1), setiap pengendara bermotor—termasuk pengguna motor matic tentunya—diwajibkan memakai helm standar nasional Indonesia (SNI). kalau bunda berani melanggar? Siap-siap kena tilang hingga denda mencapai Rp 250 juta loh!

Untuk Alasan Kesehatan, Bunda Juga Harus Pakai Jaket dengan Bahan yang Berkualitas

c083cf5e7ca1a963

Gambarannya begini bun, kalau siang mungkin akan panas dan jakeet jelas sangat berguna untuk melindungi tubuh bunda dari teriknya paparan matahari. Lain lagi kalau malam yang lebih sering dingin, dan tak baik buat kesehatan. Akan tetapi pakai jaket selama berkendara akan melindungi bunda dari cuaca yang bisa menganggu kesehatan.

Dengan begitu, kita akan tetap merasa nyaman dan bisa melanjutkan perjalanan dan kegiatan lain dengan baik setiap hari.

Bahkan Area Tangan Pun, Wajib Dilindungi Loh Bun!

175b6cc98c3e50f1

Ayo kita buka-bukaan bun, pasti masih banyak yang suka mengabaikan fungsi sarung tangan kan? Padahal punggung tangan bunda sudah sepatutnya terlindungi supaya tidak belang saat sedang berkendara melawan cuaca terik. Lagipula dilain sisi, saat terik, kulit tangan akan cepat berkeringat dan permukaan tangan jadi lebih licin.

Dan bukan tak mungkin juga jika ini akan menganggu perjalanan kita, sebab susah menarik gas atau rem karena tangan yang sudah berkeringat dan basah. Maka jika bunda pakai sarung tangan, setidaknya ini akan menghindari tangan keringatan. Dengan catatan bunda harus bijak dalam memilih bahan sarung tangan yang akan dipakai, jangan yang berbahan licin ya bun.

Selanjutnya Pakailah Celana Panjang demi Melindungi Area Kaki Selama Perjalanan 

4f32d5cc6d62ac98

Masih memiliki fungsi yang serupa dengan jaket, memakai celana panjang juga berguna untuk alasan kenyamanan. Bunda pasti tak mau kan, jika kaki bawah hingga paha akan belang hanya karena pakai celana pendek saat naik motor siang-siang. Nah, kalau begitu agar kulit kaki tetap terjada dari papasan sinar ultra, kenakanlah celana panjang yang memang berbahan bagus, menyerap keringat datidak terlalu ketat. Kalau bisa panjang sampai mata kaki ya bun.

Dan Untuk Tetap Aman, Pakailah Sepatu yang Nyaman Bukan Sandal Kesukaan

a7f81df72487c105

Demi alasan keamanan, memakai sepatu juga jadi hal wajib yang harus bunda lakukan. Coba bayangkan, jika bunda akan bepergian dalam kondisi hujan dan memakai sandal. Jelas ini akan jadi sesuatu yang mengundang bahaya dalam perjalanan. Sebaliknya, penggunaan sepatu tak akan membuat pijakan jadi terasa licin. Sehingga sangat memudahkan kita sebagai pengendara, setiap kali ingin berhenti. Dengan cepat kaki bisa menopang motor di atas aspal.

Jika memang bunda tak punya sepatu yang memang diperuntukkan khusus untuk naik motor, setidaknya pakailah sepatu yang menutup hingga mata kaki.

 

 

 

 

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Ketika Membuat Jadwal untuk Anak, Jangan Pisahkan Waktu Bermain dan Belajar Ya Bunda

4-Ketika-Waktu-Bermain_-Ayah-dan-Bunda








Bunda pasti ingin si buah hati tumbuh jadi anak yang disiplin. Wajar jika kemudian berusaha menanamkan sikap disiplin tersebut sedari dini. Salah satu cara yang biasa ditempuh adalah dengan membuatkan jadwal untuknya. Kapan waktunya makan, kapan waktunya tidur, kapan bermain, kapan waktunya belajar dan sejumlah jadwal lainnya.

Tentunya membuat jadwal semacam ini tak salah. Tapi tahukah Bunda, khusus untuk si buah hati yang masih usia dini seharusnya jadwal bermain dan belajarnya tidak dipisah.

Meski Belajar itu Penting, Rasa Bahagia Anak Jauh Lebih Penting

1-Meski-Belajar-Itu-Penting-namun-Rasa-Bahagia

Kenapa demikian? Menurut Dr. Sofia Hartati., M.Si Ketua Asosiasi Pendidikan Guru PAUD, sangatlah penting untuk menstimulasi rasa ingin tahu anak, memperkenalkan anak pada banyak hal, dan juga memberikan asupan nutrisi yang baik dan lengkap.

Namun, Dr. Sofia Hartati menambahkan, perlu diingat walaupun belajar itu penting, tapi pengalaman yang menyenangkan menjadi prioritas terpenting bagi anak di usia dini. Untuk itu, sebisa mungkin belajar anak dilakukan sambil bermain.

Salah satu cerita menarik tentang belajar sambil bermain ini dialami sendiri oleh Albert Einstein. Salah satu peristiwa yang menginspirasinya terjadi ketika dia berusia 4 tahun dan ayahnya memberinya alat kompas untuk dimainkan. Einstein selama berjam-jam bermain dengan memutar-mutar kompas tersebut sambil penasaran kenapa jarumnya selalu menunjuk ke arah utara. Rasa penasaran dan kagumnya inilah yang dibawa Einstein hingga dewasa dan membuatnya menjadi tertarik pada ilmu pengetahuan.

Jika Bunda Menjadikan Satu Waktu Bermain dan Belajar, Minat Belajar Anak Bisa Meningkat

3-Jika-Bunda-Memisahkan-Waktu-Bermain-dan-Belajar

Berbeda dengan kita yang dewasa, si kecil justru akan lebih bisa konsentrasi jika waktu belajar dan bermainnya dijadikan satu. Beberapa penelitian menyebutkan soal ini. Salah satu yang sering menyuarakannya adalah Nancy Carlsson Paige, profesor bidang pendidikan dari Lesley University di Cambridge.

Menurutnya emosi anak akan lebih cepat berkembang jika ia tidak dikhususkan waktunya untuk belajar dan dibiarkan lebih banyak bermain. Dengan menjadikan satu waktu belajar dan bermain anak tidak akan mudah stres dan minat belajar dan konsentrasinya akan terus meningkat ketika ia dewasa kelak.

Pilih Permainan yang Mendukung Metode Belajar Sambil Bermain ini ya Bunda

5-Pilih-Permainan-yang-Mendukung-Metode-Belajar-

Nah, untuk mewujudkan pola bermain sambil belajar tentunya dibutuhkan perangkat dan mainan yang bisa mendukung hal tersebut. Permainan itu harus memberikan pengalaman yang menyenangkan sambil membantu si kecil belajar.

Contohnya Bunda bisa mencoba program edukasi Kodomo Challenge dari Benesse. Kodomo Challenge ini dilengkapi dengan kurikulum dan materi ajar berdasarkan penelitian dan diawasi para ahli yang telah disesuaikan dengan usia dan perkembangan anak, baik fisik maupun pikirannya. Sehingga anak bisa menikmati dan mengerti lebih baik permainan dan materi ajar yang dimainkannya.

Apalagi Kodomo Challenge Indonesia ini menggunakan metode pendekatan “multi-platform”. Hal ini membuat pemahaman anak lebih mendalam dimulai dari media favoritnya, baik itu DVD, buku, maupun mainan. Serunya lagi, permainan yang ada pada Kodomo Challenge akan melibatkan peran Bunda sebagai teman bermain bersama si kecil.

Keterlibatan Bunda dalam permainan si kecil ini penting. Menurut hasil penelitian Kathy Hirsh-Pasek and Roberta Michnick Golinkoff, peneliti pendidikan anak usia dini sekaligus pengarang buku best seller Becoming Brilliant: What Science Tells us About Raising Successful Children, keinginan anak untuk bermain meningkat jika ada orang dewasa yang ikut bermain bersamanya. Nah, sejalan dengan hal tersebut permainan yang ada di Program Edukasi Kodomo Challenge ini akan secara aktif melibatkan Ayah atau Bunda untuk ikut bermain bersama buah hati

Penasaran? Sebagai langkah awal, Bunda cukup mendaftar di sini, untuk mendapatkan Free Trial Kit Kodomo Challenge untuk dikirimkan ke rumah.

Dikirim ke rumah? Iya Bunda, inilah bagian paling menyenangkan dari Kodomo Challenge. Setelah mendaftar Free Trial Kit, nantinya kita akan dikirimkan ke rumah buku bergambar, DVD serta buku panduan orang tua.

Bunda akan mendapatkan Free Trial Kit Kodomo Challenge sesuai dengan usia si kecil. Ada Kodomo Challenge Toddler yang diperuntukan bagi anak usia 1-2 tahun dan ada Kodomo Challenge Playgroup untuk anak usia 2-3 tahun. Jadi bisa dipastikan si kecil akan nyaman bermain dan belajar dari Free Trial Kit Kodomo Challenge tersebut karena sesuai dengan perkembangan usianya.

Caranya? Cukup lengkapi form yang ada di sini maka paket Free Trial Kit akan segera dikirim ke alamat rumah Bunda. Kalau Bunda memutuskan mendaftar sekarang, selain mendapatkan Free Trial Kit, Bunda juga bisa mendapatkan konten parenting dan edukasi untuk anak di shimajiro.id sekaligus berkesempatan memenangkan hadiah kejutan berupa bantal, baby bib atau trolley Shimajiro untuk Bunda yang beruntung.

Yuk, Bunda daftar sekarang, jadi Bunda bisa menikmati quality time, bermain sambil belajar bersama si kecil dengan program edukasi Kodomo Challenge!

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Parenting

Tak Bisa Sembarangan Bun, Pertimbangkan 6 Hal ini Saat Memberi Nama pada Anak

pexels-photo-377058

Dalam sebuah penelitian yang dilakukan di Inggris pada Mei 2010 yang melibatkan 3000 orangtua menyimpulkan bahwa 1 dari 5 orangtua mengaku menyesal dengan nama  yang mereka berikan padanya. Wah, padahal sebuah nama pasti akan melekat pada anak itu selamanya. Lantas kalau menyesal, orangtua bisa apa?

Berdasarkan temuan tersebut, terutama untuk Bunda yang hendak menyambut kelahiran buah hati ada baiknya Bunda harus sangat mempersiapkan nama yang hendak diberikan pada putra atau putri nantinya. Apalagi perihal nama, bisa memberi efek psikologis bagi anak-anak nantinya.

pexels-photo-266004

Dalam penelitian yang dilakukan oleh David N. Figlio, PhD, Director Institute for Policy Research dari Northwestern University, Illinois Amerika Serikat menemukan, anak laki-laki yang memiliki nama seperti anak perempuan kemungkinannya besar untuk berperilaku buruk dibanding anak laki-laki dengan nama maskulin. Hal ini terjadi lantaran nama feminine membuat anak laki-laki jadi tak percaya diri dan malu saat mendapat ejekan dari teman-temannya. Nah untuk itu, Bunda harus tahu tips-tipsnya sebelum menentukan sebuah nama untuk buah hati Bunda.

  1. Kalau Bunda tertarik dengan sebuah nama atau kata, pastikan Bunda sudah mencari tahu terlebih dahulu apa artinya secara detail. Pastikan nama tersebut memiliki arti yang positif dan tak akan membuat buah hati Bunda jadi minder dengan nama yang akan melekat sepanjang hidupnya.
  2. Penting! Pastikan nama buah hati adalah nama yang mudah diucapkan dan ditulis. Hal ini akan menolong kelak jika Bunda mengurus data penting seperti akta kelahiran dan dokumen penting lainnya demi meminimalisir kesalahan ketik.
  3. Pastikan nama yang Bunda berikan tak berpotensi untuk diejek. Seperti yang sering terjadi, hindari memberikan nama feminin untuk bayi laki-laki. Dari jauh-jauh hari lebih baik Bunda menyiapkan dua nama untuk jenis kelamin yang berbeda.
  4. Hindari memberikan nama yang terlalu panjang. Demi menghindari kesulitan saat buah hati Bunda hendak menulis data atau mengisi kolom nama pada lembar ujian atau formulir sejenisnya.
  5. Jika hendak memberikan nama unik, pastikan dan cek dengan seksama agar di kemudian hari si anak tak akan bermasalah dengan nama yang sudah melekat padanya.
  6. Terakhir, pilihlah nama panggilan yang sekiranya tak akan menggiring buah hati Bunda ke arah bullying. Seringkali di sekolah terjadi bullying hanya karena teman-teman si anak tak ada rasa bersalah saat mengejek nama temannya sendiri.

 

 

 

 

 

 

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Bun, Begini Tips Apik Naik Motor Matic

aman-naik-motor

Merasa tak asing dengan jenis motor yang satu ini, bunda mungkin pasti akan mengangguk cepat bahwa kendaraan ini memang yang paling tepat untuk kita kaum hawa. Bahkan, jika boleh berkata jujur hampir semua kegiatan yang kita lakukan selalu dilakoni dengan motor matic kesayangan. Tapi jangan asal berkendara saja bun, kita juga perlu untuk memerhatikan kelengkapan kendaraan.

Tak perduli akan bepergian dekat atau tidak, ke jalan raya atau ke dalam komplek saja. Sebab yang namanya bahaya bisa datang kapan saja. Maka kita perlu lakukan aturan yang sudah seharusnya dijalankan. Nah, untuk itu kami akan memberikan beberapa tips yang bisa bunda jadikan acuan dalam menyiapkan segala kelengkapan naik motor matic.

Tak Boleh Ditawar-tawar, Bunda Wajib Pakai Helm dengan Standar Nasional Indonesia atau SNI

1a97d149baaaa655

Dengan berbagai macam alasan, kadang bunda mungkin malas untuk sekedar memakai helm. Padahal ini demi kesalamatan loh bun! Baik bunda atau siapa saja yang diajak naik motor berdua, entah itu teman atau bahkan si kecil yang ingin diantarkan ke sekolah. Pastikan jika semuanya sudah pakai helm sebagai pelindung kepala, begitu pula dengan boncengannya.

Lagipula, sesuai dengan UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan pasal 57 ayat (1), setiap pengendara bermotor—termasuk pengguna motor matic tentunya—diwajibkan memakai helm standar nasional Indonesia (SNI). kalau bunda berani melanggar? Siap-siap kena tilang hingga denda mencapai Rp 250 juta loh!

Untuk Alasan Kesehatan, Bunda Juga Harus Pakai Jaket dengan Bahan yang Berkualitas

c083cf5e7ca1a963

Gambarannya begini bun, kalau siang mungkin akan panas dan jakeet jelas sangat berguna untuk melindungi tubuh bunda dari teriknya paparan matahari. Lain lagi kalau malam yang lebih sering dingin, dan tak baik buat kesehatan. Akan tetapi pakai jaket selama berkendara akan melindungi bunda dari cuaca yang bisa menganggu kesehatan.

Dengan begitu, kita akan tetap merasa nyaman dan bisa melanjutkan perjalanan dan kegiatan lain dengan baik setiap hari.

Bahkan Area Tangan Pun, Wajib Dilindungi Loh Bun!

175b6cc98c3e50f1

Ayo kita buka-bukaan bun, pasti masih banyak yang suka mengabaikan fungsi sarung tangan kan? Padahal punggung tangan bunda sudah sepatutnya terlindungi supaya tidak belang saat sedang berkendara melawan cuaca terik. Lagipula dilain sisi, saat terik, kulit tangan akan cepat berkeringat dan permukaan tangan jadi lebih licin.

Dan bukan tak mungkin juga jika ini akan menganggu perjalanan kita, sebab susah menarik gas atau rem karena tangan yang sudah berkeringat dan basah. Maka jika bunda pakai sarung tangan, setidaknya ini akan menghindari tangan keringatan. Dengan catatan bunda harus bijak dalam memilih bahan sarung tangan yang akan dipakai, jangan yang berbahan licin ya bun.

Selanjutnya Pakailah Celana Panjang demi Melindungi Area Kaki Selama Perjalanan 

4f32d5cc6d62ac98

Masih memiliki fungsi yang serupa dengan jaket, memakai celana panjang juga berguna untuk alasan kenyamanan. Bunda pasti tak mau kan, jika kaki bawah hingga paha akan belang hanya karena pakai celana pendek saat naik motor siang-siang. Nah, kalau begitu agar kulit kaki tetap terjada dari papasan sinar ultra, kenakanlah celana panjang yang memang berbahan bagus, menyerap keringat datidak terlalu ketat. Kalau bisa panjang sampai mata kaki ya bun.

Dan Untuk Tetap Aman, Pakailah Sepatu yang Nyaman Bukan Sandal Kesukaan

a7f81df72487c105

Demi alasan keamanan, memakai sepatu juga jadi hal wajib yang harus bunda lakukan. Coba bayangkan, jika bunda akan bepergian dalam kondisi hujan dan memakai sandal. Jelas ini akan jadi sesuatu yang mengundang bahaya dalam perjalanan. Sebaliknya, penggunaan sepatu tak akan membuat pijakan jadi terasa licin. Sehingga sangat memudahkan kita sebagai pengendara, setiap kali ingin berhenti. Dengan cepat kaki bisa menopang motor di atas aspal.

Jika memang bunda tak punya sepatu yang memang diperuntukkan khusus untuk naik motor, setidaknya pakailah sepatu yang menutup hingga mata kaki.

 

 

 

 

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Tak Menolak Diajak Si Ayah Ke IIMS Karena Ada Motor Yang Cocok Buat Bunda

selubung suzuki

Minggu ini besar kemungkinan si Ayah akan ajak bunda ke kemayoran. Apalagi kalau bukan ke Indonesia International Motor Show (IIMS) 2018. Ayah mau memanjakan mata pasti lirik-lirik model otomotif terbaru.

Bunda sekedar ikut? Tidak dong Bunda, karena ada motor yang pantas bunda lirik nih. Masih ingat dengan motor pemecah rekor irit bahan bakar Suzuki Nex bukan? Motor satu ini memegang rekor MURI untuk kategori motor matic paling irit dengan pemecahan rekor mampu menempuh jarak 109,8 Kilometer untuk setiap liternya. Motor yang bikin Bunda punya uang berbelanja lebih tiap bulan karena iritnya itu.

Nah, di gelaran Indonesia International Motor Show 2018, Suzuki mengenalkan suksesor alias penerus dari motor tadi. Dikenalkan dengan nama Suzuki Nex II, tampilannya dijamin bikin mata terus tergoda.

suzuki nex II

Yup, mengusung tema #KerenCaraBaru, Suzuki Memperbaharui tampilan Nex II dengan konsep compact, slim dan awesome, yang kemudian diterjemahkan dalam desain yang simple dan clean, sehingga menghasilkan tampilan visual yang sesuai dengan tren saat ini.

Salah satu perubahan signifikan juga terlihat pada Floorboarding atau sandaran kaki yang lebih besar dibanding generasi pertamanya. Sehingga Bunda akan merasa lebih nyaman, karena ruang kaki terasa lebih lega. Lalu juga terdapat ruang kompartemen yang disematkan pada sisi kiri dan kanan tentunya bisa membawa barang bawaan yang banyak.

Selain itu, berbeda dengan generasi Nex terdahulu yang cuma punya satu varian, Suzuki Nex II kini punya opsi 5 varian berbeda. Mulai dari Sporty Runner, Fancy Dynamic, Elegant Premium, Elegant dan Standart. Dimana setiap variannya ini dibedakan dari pilihan kelengkapan fitur dan aksesoris yang dimiliki.

nex 2

Salah satu varian yang bisa Bunda lirik adalah varian Elegant. Karena tampilannya mewah elegan dengan warna polos Mat Stellar Blue dan Solid Black. Sementara kalau ingin fitur lebih, Bunda bisa memilih Elegant Premium. Warnanya serupa dengan varian Elegant namun fiturnya sudah menggunakan lampu LED sehingga pancaran warna putihnya akan menambah kemewahan. Ditambah lagi ada fitur USB charger untuk smartphone.
Tapi sah saja kalau bunda ingin memilih varian lain. Intinya dengan Suzuki Nex II ini, Bunda bisa menyesuaikan dengan masing-masing karakter yang sesuai dengan penampilanmu. Inilah yang disebut Suzuki sebagai #KerenCaraBaru.

“Seri terbaru (NEX II) ini jadi solusi transportasi dan gaya hidup anak muda yang sedang mencari sepeda motor pertama yang paling tepat. Entry terbaru ini memiliki beberapa penyempurnaan dan diperbanyak variannya, sehingga mewakili beragam karakter anak muda” ungkap Seiji Itayama selaku Managing Director 2W PT Suzuki Indomobil Sales.

Lalu harganya berapa? Nah, untuk urusan satu ini perlu bersabar sedikit karena Suzuki belum membuka harga untuk Suzuki Nex II ini. Nantinya akan diumumkan pada peluncuran resminya ya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Share

To Top