Parenting

Pentingnya Menumbuhkkan Rasa Percaya Diri pada Anak, Tips Mengatasi Anak Yang Minder Dan Pemalu

headlinePemalu

Sebagai orang tua pastilah anda akan merasa gemes saat melihat anak begitu pemalunya di depan banyak orang. Anak yang pemalu cenderung memiliki rasa malu yang berlebihan saat dia berada di tengah-tengah banyak orang sehingga yang ada justru dia akan banyak diam, tidak nyaman, dan tidak mau bergaul dengan orang lain. Hal ini jika terus dibiarkan akan menimbulkan rasa minder pada anak, terutama saat dia dewasa. Dan inilah yang harus anda waspadai karena jika sifat-sifat tersebut ada pada anak sampai dia dewasa maka akan menghambat pergaulannya. Bukan hanya mengalami hambatan dalam pergaulan saja, tapi anak yang minder dan pemalu akan menghambat dia sendiri untuk mengembangkan prestasinya karena anak yang seperti ini akan cenderung pendiam ketika berada di sekolah sehingga kemungkinan akan tertinggal pelajaran cukup besar.

Begitu pentingnya menumbuhkkan rasa percaya diri pada anak, maka sebagai orang tua anda sudah seharusnya berhati-hati dengan sifat pemalu dan minder ini. ada beberapa cara yang bisa anda lakukan untuk menghilangkan rasa minder dan pemalu pada anak. cara ini termasuk cara yang mudah untuk dilakukan.

Inilah tips untuk mengatasi rasa minder dan pemalu pada anak:

  1. Menyampaikan kelebihan-kelebihan yang dimiliki si anak

Ini adalah salah satu cara yang sangat baik untuk menumbuhkan rasa percaya diri dan menghilangkan rasa minder dan pemalu. Yang harus anda lakukan adalah mengamati setiap potensi dan bakat yang dimiliki oleh si anak secara obyektif. Sampaikan apa adanya tentang kelebihan-kelebihan yang dimilikinya. Dengan begitu anak akan merasa sama dengan anak-anak yang lainnya. tapi anda harus ingat bahwa perlu menanamkan rasa rendah hati dan tidak sombong. Jangan sampai kelebihan-kelebihan yang anda ceritakan kepadanya justru membuat anak menjadi sseorang yang sombong. Untuk itu, sampaikan dengan bahasa yang sebaik mungkin agar anak tidak salah paham.

  1. Tumbuhkan rasa percara diri pada anak

Ini adalah cara yang bisa anda lakukan untuk mengatasi rasa minder dan pemalu pada anak. anda dapat menanamkan bahwa sebenarnya posisi manusia itu sama, tidak ada yang lebih baik dan tidak ada yang lebih buruk. hanya yang membedakan adalah amal baiknya dihadapan Tuhan. Dengan begitu anak akan terdorong untuk berbuat baik kepada siapapun.

  1. Latih anak untuk melakukan sosialisaasi

Tips yang berikutnya untuk mengatasi anak minder dan pemalu adalah dengan mengajaknya untuk bersosialisasi. Sebagai tahap awal ajaklah anak untuk bermain dengan teman-teman yang sudah dia kenal. Ini penting karena biasanya anak akan mudah untuk berbaur dengan orang yang sudah dia ketahui. Setelah itu sudah berhasil maka anda bisa secara pelan-pelan mengajaknya untuk bermain dengan teman yang baru.

  1. Hindari pemberian cap buruk padanya

Semindeer apapun sifat anak anda atau sepemalu apapun sifatnya, tapi jangan sekali-kali anda memberikannya cap buruk. cap buruk akan membuat si anak menjadi bertambah minder dan pemalu. Anak akan tersugesti oleh cap-cap buruk yang sudah dia terima sehingga jika ini sudah menjadi sugestinya maka akan susah untuk dihilangkan. Untuk itu yang paling bagus untuk anda lakukan adalah dengan memberikannya pengertian dan contoh yang baik.

  1. Berikan pujian

Tips yang selanjutnya untuk mengatasi anak yang minder dan pemalu adalah dengan memberikannya pujian. Hargai setiap usaha yang dilakukan oleh anak dengan cara memujinya. Dengan begitu dia akan semakin percaya diri untuk melakukan sesuatu yang lebih baik lagi.

Memang untuk mengatasi anak yang minder dan pemalu tidak mudah. Tapi sebagai orang tua anda harus berusaha karena ini demi untuk kepentingannya.

Itulah pembahasan tentang tips mengatasi anak yang minder dan pemalu. Semoga pembahasan di atas bermanfaat.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Bunda yang Sedang Hamil, Ketika Tidur Usahakan Miring Ke Kiri Ya

pexels-photo-1464822

Selama kehamilan Bunda mungkin dilanda kecemasan karena khawatir terjadi sesuatu pada bayi dalam kandungan karena kesalahan perilaku. Karena itu kemudian Bunda berlaku sangat berhati-hati dalam melakukan segala sesuatu.

Setelah si kecil lahir, bukan berarti perasaan langsung lega begitu saja. Bunda lagi-lagi merasa cemas melakukan kekeliruan dalam merawat si kecil. Semua hal itu wajar dan tak perlu panik ya Bunda.

Sebab semua orang tua pasti ingin yang terbaik bagi anaknya. Namun kebanyakan dari kita tidak punya pengetahuan yang cukup untuk menangani bayi yang baru lahir. Karena itu Bunda dilanda kecemasan soal hal ini.

Nah mari coba menenangkan diri ya Bunda, setidaknya ada beberapa hal yang menjadi dasar penting yang wajib bunda kuasai dalam hal merawat bayi yang baru lahir. Dengan melakukannya sesuai petunjuk, si kecil akan baik-baik saja dan Bunda akan membantunya dalam perkembangannya di kemudian hari kelak.

Selama Tali Pusat Belum Puput, Harus Dirawat Ya Bunda

newborn-1399193_640

Tali pusat jadi bagian penting dari bayi ketika dalam kandungan karena organ ini menjadi sumber makanan dan mengalirkan oksigen dari Bunda. Setelah bayi lahir, tali pusat yang tadinya jadi penghubung oksigen dari bunda pada bayi akan dipotong sekitar 2 sampai 3 cm. Sisa tali pusat nantinya akan puput dengan sendirinya.

Meski akan puput secara alami, ada hal penting yang harus Bunda perhatikan ketika menanganinya. Gusti Ayu Puspita Devi S.Keb, seorang Bidan yang sudah mengedukasi lebih dari 1.000 bayi menuturkan bahwa selama tali pusat belum puput, bunda disarankan untuk tetap memastikan tali pusat tetap bersih dan kering. Sebisa mungkin mandikan bayi dengan washlap atau spons. Hindari pula memandikan bayi ke dalam bak mandi yang airnya penuh, agar tali pusat tidak terendam air.

Sebab hal ini akan mengakibatkan tali pusat basah dan lembap, yang tidak baik untuk kesehatan si Bayi. Hindari pula untuk membersihkan tali pusat dengan sabun atau cairan antiseptik lainnya. Seusai mandi, keringkan tali pusat dengan kain bersih dan balut dengan kain kasa yang steril.

Selanjutnya bunda juga perlu memastikan pemasangan popok. Pastikan jika tali pusat tak akan terkena air seni dan tinja untuk menghindari infeksi pada tali pusat. Jangan pula menarik tali pusat dengan paksa, karena ini bisa menyebabkan pendarahan pada pusat. Biarkan ia kering dan puput dengan sendirinya, dengan memastikan tali pusat tetap bersih dan tidak basah.

Bayi Boleh Dipijat Dari Usia 0, Tapi…

Mother massaging her child's foot, shallow focus

Faktanya pemijatan pada bayi dapat dilakukan sejak bayi baru lahir, dari usia 0 hingga 3 tahun. Namun alangkah lebih baik, jika dilakukan pada masa 6 atau 7 bulan kehidupannya. Dengan catatan, si kecil sedang dalam kondisi baik dan stabil dari segi medis.

Bunda bisa memberikan sentuhan-sentuhan lembut untuk memijatnya. Bunda juga boleh melakukannya dengan penyertaan komunikasi secara verbal kepada dirinya sebagai bentuk cinta kasih. Hal ini akan jadi salah satu cara untuk meningkatkan bonding antara bunda dan bayi.

Stimulasi ini akan jadi pengaruh baik yang akan mendukung tumbuh kembang si kecil. Mulai dari meningkatkan sistem imunitas tubuh, membantu bayi belajar rileksasi, serta meningkatkan kualitas dan kuantitas tidur miliknya.

Bayi Boleh Dimandikan, Tapi Jangan Terlalu Sering

279228-P5UI7Z-794

Tak ada patokan pasti, sebaiknya berapa kali bayi dimandikan dalam sehari. Ada yang 2 kali sehari, dan ada pula yang 1 kali sehari. Atau pagi hari dimandikan, sorenya cukup diseka saja.

Namun yang utama beberapa ahli pun menganjurkan untuk memandikan bayi 2 hingga 3 kali per minggu. Dan frekuensinya bisa ditingkatkan, seiring bertambahnya usia.

Caranya? Setidaknya ada 3 cara yang biasa digunakan oleh beberapa perawat, untuk memandikan bayi yang baru saja lahir. Pertama dengan memakai washlap dan diusapkan ke Bayi. Kedua memandikan bayi dengan dicelupkan ke bak mandi. Sedangkan ketiga memandikan bayi dengan dibedong menggunakan selimut. Bunda boleh memilih. Kira-kira cara mana yang paling sesuai untuk bunda lakukan pada si kecil sesuai dengan kebutuhan.

Meski tata cara memandikannya berbeda, hal lain yang perlu dilakukan dalam proses memandikan hampir serupa untuk ketiga tekniknya. Diawali dengan membersihkan area mata dari dalam keluar, mulut, dan membersihkan wajah bayi hingga ke kepala sampai ujung kakinya. Selanjutnya, bunda boleh mengeringkan bayi dengan menggunakan handuk berbahan lembut.

Hal Lain yang Juga Perlu Bunda Perhatikan Adalah Tata Cara Mengganti Popok yang Sesuai Anjuran

pexels-photo-1556706

Sekilas kegiatan ini mungkin terlihat sepele, karena dalam bayangan bunda mungkin mengganti popok hanyalah membuka dan memasang pakaian bawah pada tubunya si kecil saja. Tapi, untuk mengganti popok pada bayi baru lahir beda loh bun.

Karena setidaknya ada beberapa hal yang bunda perlu siapkan, mulai dari matras pelapis, popok yang bersih, wadah berisi air hangat, kapas untuk membersihkan bokong bayi dan baby cream.

Mulailah dengan meletakkan si kecil di atas matras dengan memastikan posisinya aman. Lepaskan popok yang ia kenakan, lalu bersihkan bagian pinggang kebawah menggunakan kapas yang dibasahi dengan air hangat dari depan ke belakang. Keringkan bagian lipatan bokongnya dengan handuk bersih dan oleskan baby cream.

Selanjutnya, pasang popok yang bersih dengan posisi menutupi bokong dan tubuh bagian depan dengan baik, lalu ikat tali popok dengan tidak terlalu longgar tapi juga tidak terlalu kencang.

Jika Masih Dirasa Kurang, Bunda Juga Boleh Belajar Tentang Cara Perawatan Bayi yang Baru Lahir Lainnya dari Para Ahli di Bidangnya

pexels-photo-789786

Menjadi orangtua baru atau kembali merawat bayi yang baru lahir, memang bukanlah sebuah tugas mudah. Tapi bukan berarti juga, bunda tak bisa melakoninya. Beruntungnya, kini kita ada pada masa yang bisa dengan mudah mempelajari banyak hal hanya dengan telepon genggam saja. Termasuk tata cara perawatan si kecil yang baru saja lahir.

Menariknya, untuk urusan hal terbaik dan perawatan bayi baru lahir, bunda bisa menengok beberapa video yang disajikan oleh JOHNSON’S® . Menjadi, standar dunia dalam perawatan kulit bayi selama lebih dari 125 tahun ini, kali ini JOHNSON’S® menghadirkan 125 video edukasi yang mencakup hal-hal yang “Terbaik Untuk Bayi”, dan salah satunya bagiannya adalah “Perawatan Bayi Baru Lahir” yang bisa bunda lihat disini.

Informasi yang disajikan tersebut bekerja sama dengan beberapa tenaga ahli kesehatan yang ahli di bidangnya masing-masing. Video-video ini ditujukan oleh JOHNSON’S® sebagai bentuk apresiasi kepada para ibu di seluruh Indonesia.

Bagaimana bunda? Yuk, belajar bersama-sama agar lebih paham tata cara perawatan bayi baru lahir yang benar.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Share

To Top