Parenting

Orangtua Mana yang Tidak Sayang pada Anaknya, 10 Hal yang Tidak Harus Anda Lakukan Untuk Menunjukan Rasa Cinta

memberikan

Kita ingin memberikan anak-anak kita yang terbaik. Kita akan senang untuk memberikan anak-anak kita semua hal yang kita tidak pernah memiliki. Tapi kadang-kadang orang tua terlalu jauh dalam menunjukkan kasih sayang mereka. Dan ini tidak memberikan dampak yang baik untuk anak-anak kita. Karena itu, sebelum terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan, perhatikan poin-poin yang tercantum di bawah ini.

memberikan

1. Membuat mereka merasa seperti raja.

Memang penting untuk membuat anak-anak Anda merasa istimewa, tapi kehilangan otoritas Anda kepada mereka hanya akan memiliki konsekuensi negatif. Menegaskan otoritas Anda berarti membangun perbatasan, batas-batas dan keterbatasan Anda dalam membesarkan mereka. Meskipun penting untuk mempercayakan mereka dengan tanggung jawab tertentu, tugas Anda sebagai orang tua adalah untuk membimbing mereka melalui hal itu dan menjadikan keberhasilan sesuai dengan apa yang mereka raih dan lakukan.

2. Percayakan mereka dengan terlalu banyak uang.

Uang adalah alat; bukan hiasan. Semakin awal Anda membuat mereka mengerti ini, semakin paham anak-anak menggunakannya. Meskipun kita hidup berkecukupan dan begitu banyak pilihan yang mudah, tapi tugas Anda adalah untuk mengelola sumber daya, meskipun berlimpah. Mempercayakan mereka dengan satu juta dolar atau membeli perhiasan mahal bagi mereka di tahun-tahun awal mereka akan menjadi terlalu banyak bagi mereka, dan hasil akhirnya: mereka dapat tumbuh menjadi anak yang tidak bersyukur.

3. Tidak membuat mereka bekerja.

Kerja sangat penting dalam kehidupan. Setiap orang dewasa yang bertanggung jawab harus bekerja untuk mencari nafkah. Membuat mereka mengerti ini bermanfaat bagi keberhasilan mereka sebagai orang dewasa. Memang sangat dimaklumi bahwa Anda mungkin ingin melindungi mereka dari segala sesuatu yang melelahkan, tapi mengajarkan mereka pelajaran penting dari pekerjaan akan lebih protektif dari destruktif. Terutama mereka akan menghargainya saat mencoba ke jenjang perguruan tinggi. Biarkan mereka menghargai mendapatkan sesuatu yang bernilai dan merasa bangga karenanya.

4. Tidak mendorong mereka untuk memberi dan menolong tanpa pamrih

Salah satu pelajaran yang paling penting yang diajarkan orang tua dulu adalah adalah membalas kebaikan. Itu adalah aliran kehidupan. Kit amendapatkan sesuatu dan kita memberikan sesuatu. Berikan kebebasan kepada anak yang meminta ijin untuk berbagi, menolong, berbuat baik, dalam hal perbuatan atau amal.

5. Tidak mengharuskan mereka untuk bersyukur.

Anda mungkin merasa anak Anda layak mendapat segala sesuatu yang dia menerima dan tidak berutang apapun. Hal ini akan tidak akan membentuk semangat menghargai bagi mereka. Cobalah membiasakan kata sederhana seperti “terima kasih” sebagai cara untuk membuat mereka memahami pentingnya segala sesuatu yang mereka dapatkan.

6. Memberikan contoh sebagai perengek dan pengeluh

Kita sebagai orang tua seharusnya memimpin dengan contoh. Anak-anak kita harus melihat bahwa tanggung jawab ada dalam diri kita, bahwa kita tegas dan bijaksana. Kita tidak harus merengek dan mengeluh tentang segala sesuatu di depan mereka.

7. Gagal menetapkan batas-batas.

Secara alami, anak-anak ingin dimanja. Ini bukan tugas Anda sebagai orang tua untuk selalu membuat hal ini terjadi. Sebaliknya, Anda perlu mendidik dan memastikan berperilaku baik dan menyenangkan. Untuk melakukan hal ini, Anda perlu memberlakukan pembatasan; jika tidak, anak akan menjadi tidak sopan dan kasar.

8. Membiarkan mereka memilih cara mereka sendiri sepanjang waktu.

Kesemuanya ini adalah tentang memilih apa yang Anda harus berikan kepada mereka dan apa yang tidak. Ada perbedaan dengan menginginkan gadget baru atau memiliki permen. Hal yang tersisa bagi Anda untuk memilih hal-hal yang harus mereka miliki dengan cara mereka dan hal-hal yang tidak sebaiknya mereka miliki.

9. Menawarkan mereka hadiah untuk alasan yang salah.

Jika anak Anda bosan dengan mainan lama, Anda akan membelikan dan menawarkan mainan yang baru sebagai cara untuk menghentikan mereka dari merengek. Jika Anda melakukannya, maka Anda menawarkan mereka hadiah untuk alasan yang salah. Hadiah harus ditawarkan untuk menunjukkan bahwa mereka layak dan telah menunjukkan mereka cukup bertanggung jawab untuk menangani dan mengelola diri mereka sendiri.

10. Mencegah mereka berteman.

Hal ini bukan tentang berteman dengan anak-anak lainnya. Kadang-kadang, banyak manfaat yang bisa dipetik jika Anda membawa mereka ke pertemuan orang tua yang berbagi pengetahuan mendalam. Biarkan mereka melihat manfaat dari bersyukur. Undang orang-orang yang berpartisipasi dalam pekerjaan sukarela ke rumah Anda. Menyesakkan anak dalam hubungan yang tidak sehat akan merusak anak.

11. Melepaskan Anak dari Tanggung Jawab

Anak Anda harus bertanggung jawab atas / tindakannya. Ya anak Anda akan membuat kesalahan, tapi membiarkan mereka lolos dari tanggung jawab untuk kesalahan-kesalahan ini tidak membuat mereka melihat pentingnya belajar dari kesalahan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Kalau Bunda Ingin Suasana Hatinya Lebih Berwarna, Ini Caranya

Urusan suasana hati kadang jadi sesuatu yang membuat Bunda bingung sendiri. Jika berubah ke arah yang lebih baik sih, tentu tak akan jadi masalah. Tapi yang kadang membuat kita resah, justru mood yang tadinya baik tiba-tiba rusak tak tahu karena apa.

Masalahnya, efek perubahan mood ini bukan hanya berpengaruh terhadap Bunda secara pribadi, namun juga ke anggota keluarga yang lain. Si kecil yang hanya manja dan ingin diperhatikan Bunda, bisa menjadi sasaran omelan jika mood Bunda tak baik.

Nah tak perlu buru-buru menyalahkan orang lain untuk urusan ini, sebab ada beberapa langkah yang bisa Bunda lakukan untuk dapat mengembalikan mood yang tadinya buruk berubah menjadi baik lagi.

Mendengarkan Lagu Kesukaan Secara Berulang-ulang

1b

Musik memang punya nyawa tersendiri untuk segala situasi. Jadi jangan heran jika disetiap kesempatan baik sedang bahagia atau bersedih, ada lagu yang tetap dilantunkan. Bahkan Berdasarkan riset yang dilakukan Ferguson, yang juga telah dipublikasikan di The Journal of Positive Psychology, seseorang yang sedang bad mood bisa lebih sukses meningkatkan mood mereka dengan cara mendengarkan musik.

Caranya pun terbilang cukup sederhana, sebab ketenangan ini bisa kita dapatkan dari hal kecil yang setiap hari kta pegang. Baik dari telepon genggam, atau dari komputer di ruang kerja. Pilihlah musik atau lagu yang benar-benar Bunda suka, ritme dan lirik yang masuk ke telinga akan mendorong energi baru untuk meningkatkan mood kembali baik.

Nikmati Camilan Favoritmu, Meski Harus Sejenak Melupakan Dietmu

2

Lupakan dulu urusan dietmu, jika memang benar-benar ingin mengembalikan mood menjadi baik lagi. Sah-sah saja jika Bunda ingin coba menikmati beberapa cemilan kesukaan. Sebab dari beberapa penelitian yang ada, Kalau mood sudah tak menentu, mengonsumsi makanan yang tepat bisa jadi salah satu hal yang bisa membangkitkan semangat.

Bunda juga bebas memiik cemilannya apa, mulai dari makanan atau perman hingga beberapa jenis coklat pilihan. Selain membuat perut juga kenyang, manfaat lain dari makanan yang Bunda konsumsi saat sedang bad mood dipercaya memberi ketenangan dan kenyamanan jiwa. Jadi tak heran, setiap kali seorang perempuan sedang berada pada situasi mood yang buruk. Ia akan kembali baik sesaat setelah ia mengkonsumsi beberapa cemilan atau makanan ringan.

Atur kembali Perabot Agar Ada Suasana Baru

3

Situasi sekitar sangat berpengaruh pada mood seseorang. Karena itu jika berhari-hari dilanda mood jelek, cobalah untuk melakukan perubahan pada kondisi sekitarmu. Salah satunya adalah dengan mengatur ulang tata letak perabotanmu.

Di rumah misalnya, Bunda bisa mengganti posisi tempat tidur atau sofa. Bisa juga dengan mengubah-ubah hiasan yang ada di rumah. Sementara di kantor, Bunda bisa mulai membereskan meja kerjamu. Mengatur ulang yang apa yang seharusnya ada di meja dan apa yang tidak. Dengan melakukan ini, Bunda akan merasa berada disituasi yang baru, dan mood Bunda akan membaik.

Ubah Penampilan Untuk Bisa Dapat Mood Yang Baru

4

Kapan terakhir Bunda mengubah penampilan? Bisa jadi model potongan rambut sudah lama sekali tak berganti. Atau kapan terakhir Bunda memilih model baju yang berbeda? Hal-hal statis macam ini yang kadang membuat perasaanmu jadi bosan. Ujungnya moodmu jadi jelek. Sudah punya si kecil bukan berarti Bunda lantas cuek dengan penampilan bukan?

Cobalah penampilan-penampilan baru yang di luar kebiasaanmu. Meski di awal mungkin terasa ada yang janggal namun tak lama kemudian Bunda akan mendapati dirimu yang baru dengan suasana hati yang lebih baik.

Ubah Juga Kendaraan Yang Bunda Gunakan Sehari-Hari

suzui 1

Ketika berbicara soal mengganti penampilan tentunya akan sangat berpengaruh dengan kendaraan yang Bunda gunakan. Sebab kendaraan menjadi hal yang setiap hari Bunda gunakan bukan? Bayangkan Bunda setiap hari menggunakan motor dengan taampilan yang membosankan. Tentunya mood Bunda juga tidak akan beranjak baik.

Nah, Bunda bisa melirik motor Address Playful dari Suzuki untuk ini. Sebagai skuter yang didedikasikan untuk pasar anak muda dengan beragam karakter dan aktivitas, SIS merancang Suzuki Address Playful dengan panel bodi yang menarik yang bisa menceriakan harimu.

Aksesori panel bodi yang penuh warna pada skutik ini meliputi bagian frame cover, handle cover, leg shield dan stripping set. Serunya aksesoris panel bodi ini juga bisa dibeli di jaringan dealer resmi Suzuki berikut jaringan bengkel resminya di Indonesia.

Tak tanggung-tanggung varian ini punya 10 pilihan warna yang diterapkan pada aksesoris panel bodi menarik dan penuh gaya yang dapat disesuaikan dengan karakter Bunda. Terdapat warna Stronger Red, Aura Yellow, Fresh Green, Macho Bright Blue, Majestic Gold, Dark Grey, Brilliant White, Hyper Pink, Luminous Orange dan Ice Silver

Suzuki Address Playful ini dibekali mesin SOHC 4 langkah kapasitas 113 cc yang menghasilkan performa yang baik. Teknologi full injectionnya mampu menekan konsumsi bahan bakar dengan perbandingan kompresi yang mencapai 9.4:1. Dengan kombinasi penampilan menarik dan teknologi canggih ini, Bunda pasti akan mendapatkan suasana hati yang lebih baik lagi.

Yuk kembalikan mood positifmu sekarang!

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Parenting

Agar Anak Makin Nyaman Belajar, Siapkan Gadget Ini Saat Dia Kembali Masuk Sekolah Bun

child-1822471_640

Libur telah tiba. Anak-anak pun antusias menikmati liburan. Untuk sejenak mereka tak lagi menjalani rutinitas belajar di sekolah. Bunda tentu juga telah menyiapkan agenda seru agar liburan terasa menyenangkan bukan? Meski begitu, sebaiknya Bunda pun meluangkan waktu untuk menyiapkan gadget-gadget yang akan kembali dibutuhkan si kecil begitu liburan usai.

Keberadaan gadget tersebut tidak bisa dianggap remeh, sebab bisa digunakan untuk memantau keberadaan buah hati dan juga digunakan anak untuk menunjang proses pembelajarannya. Lalu apa sajakah gadget-gadget yang dibutuhkan anak?

Jam Tangan Pintar Untuk Memantau Keberadaan Anak

Keamanan anak menjadi salah satu hal yang dikhawatirkan orangtua. Apa lagi baru-baru ini banyak berita adanya penculikan terhadap anak sekolah. Hal itu membuat orangtua semakin khawatir dan cemas akan keberadaan anak-anaknya. Maka akan lebih baik jika orangtua bisa memberikan jam tangan yang memiliki fitur untuk mengetahui lokasi anak. Dengan demikian Bunda pun bisa lebih tenang.

Bekali Anak Dengan Handphone, Namun Sebaiknya Bunda Tidak Memberinya Smartphone

Menurut seorang psikolog anak dan remaja, anak yang berusia 10 tahun sudah boleh dibekali dengan gadget. Maka dari itulah, kita sebagai orangtua bisa memberikan gadget pada anak ketika dia duduk di bangku sekolah dasar sesuai kebutuhannya. Karena kebutuhan akan gadget masih sebatas untuk mengetahui keberadaan anak dan melakukan komunikasi dengan Bunda, maka memberinya smartphone sebenarnya belum terlalu dibutuhkan.

Komputer atau Laptop Juga Tak Kalah Penting. Lengkapi Juga Dengan Printer ya Bun!

Dizaman sekarang ini, anak yang duduk dibangku sekolah dasar sudah membutuhkan laptop atau komputer untuk mengerjakan tugas sekolahnya. Maka, orangtua sebaiknya memberikan komputer atau laptop untuk anak mengerjakan tugas sekolahnya. Namun dengan catatan, jangan diletakan di kamar anak, melainkan letakanlah di ruang keluarga atau kamar Bunda. Dengan demikian Bunda bisa mengecek apa saja yang telah diakses oleh anak saat berselancar di dunia maya.

Bunda sebaiknya juga menyiapkan printer demi kelancaran anak mengerjakan tugass. Sebab banyak tugas yang harus dikerjakan dengan komputer kemudian dicetak. Sebagai contoh saja, ketika anak memiliki PR untuk membuat silsilah keluarga dan diminta mengumpulkannya dalam bentuk hard copy, maka tentu harus dicetak dengan menggunakan printer.

Sebaiknya Bunda pun Menyediakan Koneksi Internet atau Modem

Sekarang ini sudah zamannya serba online, maka koneksi internet juga sangat diperlukan oleh anak. Namun meski demikian, kita sebagai orangtua harus benar-benar ketat memantau kondisi anak saat dia mulai mengoperasikan internet, sebab jika dibiarkan akan sangat berbahaya. Selain itu, jika kita tidak memantaunya, dikhawatirkan anak akan membuka hal-hal yang tidak mendidik. Misalnya membuka game atau mengakses tayangan yang tidak layak untuk anak.

Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa anak perlu dibekali dengan gadget, tetapi kita sebagai orangtua wajib untuk memantau penggunaannya. Hal itu dimaksudkan supaya anak-anak kita tak terjerumus pada hal-hal yang tidak diinginkan. Tentu tidak ada orangtua yang menginginkan anaknya sampai kecanduan gadget atau game online hingga tak mau belajar. Oleh karena itu peran aktif orangtua untuk mengontrol anak dalam hal penggunaan gadget sangat dibutuhkan

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Parenting

Dear Calon Ibu; Begini Ciri Tempat Tidur yang Aman dan Nyaman untuk Bayi!

pexels-photo-266061

Setiap orangtua tentu ingin memberikan yang terbaik untuk buah hatinya. Termasuk dalam hal memilihkan tempat tidur untuk bayi. Apa lagi sebagian besar bayi memang akan menghabiskan waktunya di atas tempat tidur.

Dengan demikian, maka Bunda pun harus memilih tempat tidur yang aman dan nyaman untuk bayi. Mengingat bayi yang baru lahir bisa tidur selama 16-20 jam dalam sehari. Lantas bagaimana kriteria tempat tidur yang aman dan nyaman untuk bayi? Simak ulasan di bawah ini Bun!

Pilih Tempat Tidur Dengan Jarak Antar Bilah Kurang Dari 6 Cm Agar Kepala Bayi Tak Terselip Di Antara Bilah

Saat memilih tempat tidur untuk bayi Bunda juga harus memperhatikan keamanan bayi. Salah satunya dengan memperhatikan jarak antar bilah. Tentu akan sangat berbahaya bila kepala bayi terselip di antara bilah tempat tidurnya. Oleh karena itu, sebaiknya Bunda mengantisapasi hal itu dengan memilih tempat tidur yang jarak antar bilahnya kurang dari 6 cm.

Sebaiknya Hindari Tempat Tidur yang Bilahnya Bisa Dinaikan atau Diturunkan

Tempat tidur seperti ini sebaiknya Bunda hindari, karena terkadang bisa saja terjadi kesalahan ketika merakitnya dengan desain bilah yang semacam itu. Apabila salah dalam merakit, maka bayi bisa terjepit atau terjatuh pada saat sedang berpegangan pada bilah yang kurang kokoh.

Perhatikan Baut, Sekrup, Paku, dan Bahan-bahan Material Lainnya

Pastikan material tersebut terpasang dengan kencang supaya tempat tidur bayi bisa berdiri dengan kuat dan kokoh. Akan lebih baik jika Bunda rutin mengeceknya demi memastikan keamanan bayi. Sebab bukan tak mungkin jika pemasangan baut, sekrup, dan paku pada tempat bayi yang tidak sempurna bisa berakibat fatal pada buah hati.

Sangat Dianjurkan untuk Membeli Tempat Tidur yang Baru demi Kenyamanan dan Keamanannya

Perlu Bunda ketahui bahwa tempat tidur yang telah lama dibuat terkadang menggunakan cat yang mengandung bahan beracun, seperti halnya timah. Nah, untuk menghindari resiko tersebut, sebaiknya Bunda membeli tempat tidur yang baru. Apa lagi bayi dikenal suka menggerogoti benda-benda yang ada di dekatnya. Jangan sampai keputusan Bunda untuk tidak membeli tempat tidur baru, justru jadi berdampak fatal bagi buah hati!

Perhatikan Juga Matras Yang Akan Digunakan Bayi

Untuk tempat tidur bayi sebaiknya menggunakan matras yang didesain khusus. Beberapa produsen ada yang menjual tempat tidur tanpa diberi matras.Ketika Bunda memilih matras, maka pilihlah matras yang didesain khusus untuk bayi. Matras yang didesain untuk bayi pada umumnya sangat kuat, kokoh, serta keras untuk mencegah terjadinya SIDS (sudden infant death sydrome) atau sindrom kematian bayi mendadak, dan mampu menopang tulang punggung bayi. Tetapi hindari pula menggunakan matras yang terlalu empuk.

Sesuaikan Luas Matras dengan Ukuran Bayi

Sebaiknya Bunda juga memberikan matras yang sesuai dengan ukuran bayi, Dengan begitu si kecil akan merasa nyaman. Usahakan jangan sampai ada celah sedikit pun antara matras dengan bilah. Pastikan telah melepas plastik sebelum memasang matras ya Bun!

Barang-barang yang Lembut pun Sebaiknya Dihindari

Meski terlihat lucu dan menggemaskan, barang-barang yang lembut seperti boneka berbulu halus, selimut, sprai, dan bantal yang lembut sebaiknya dihindari  dengan tujuan untuk mencegah SIDS. Barang dengan tekstur lembut bisa menjadikan bayi sulit bernafas karena memiliki resiko menutupi wajah si kecil.

Setelah Itu, Sebaiknya Bunda Menidurkan Bayi Dalam Posisi Terlentang Untuk Mencegah Terjadinya SIDS

Mama, sebaiknya bayi tidur dalam posisi terlentang, hal itu untuk menghindari kesulitan bernafas yang bisa mengakibatkan SIDS. Untuk mencegah terjadinya SIDS pada bayi sebaiknya tempat tidur bayi diletakan di kamar Bunda. Sehingga sewaktu-waktu bayi menangis atau memerlukan pertolongan, Bunda bisa dengan cepat menanganinya.

Sebaiknya hindarilah meletakan tempat tidur bayi di dekat jendela, hal ini untuk menghindari segala sesuatu yang tidak diinginkan, tertimpa besi yang menopang tirai misalnya. Selain itu penempatan tempat tidur di dekat jendela juga bisa membuat leher bayi terlilit tirai.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Parenting

Bunda, Produk Perawatan Bayi Ini Bisa Diandalkan Untuk Mengatasi Kulit Bayi Yang Sensitif

baby-feet-847202_640

Bayi memiliki kulit yang sangat halus dan lembut. Kulit bayi juga tipis, serta lebih rentan jika dibandingkan dengan kulit anak-anak maupun orang dewasa, baik itu dari segi strukturnya, fungsi, maupun komposisinya.

Ketebalan kulit bayi yang hanya 2/3 dari kulit orang dewasa membuatnya memiliki pelindung alami yang belum optimal. Kondisi ini menyebabkan kulit bayi rawan mengalami iritasi, kering, dan juga lebih sensitif terhadap beberapa benda-benda yang ada di sekitarnya. Lalu bagaimanakah untuk mengatasinya?

Sebenarnya Ada Beberapa Hal Yang Menyebabkan Kulit Bayi Menjadi Lebih Sensitif

Ada sejumlah faktor yang menyebabkan kulit bayi menjadi sensitif. Tidak dapat dipungkiri bahwa pada bayi berusia antara 0-6 bulan memiliki kulit yang lebih tipis. Kondisi ini menjadi salah satu penyebab sensitifnya kulit bayi. Penggunaan popok yang tidak tepat juga bisa menyebabkan kulit bayi menjadi sensitif. Bahan popok yang terlalu kerap ataupun penggantian popok yang sering terlambat pun menjadi salah satu faktor penyebab kulit bayi menjadi sensitif.

Makanan ternyata memiliki pengaruh terhadap sensitifnya kulit bayi. Area kurang bersih seperti kasur, selimut, lantai, dan tempat-tempat lain yang seringkaliimenjadi pusat aktivitas bayi dapat menjadi penyebab sensitifnya kulit bayi. Tempat-tempat tersebut jika tidak dijaga kebersihannya akan menyebabkan kulit bayi menjadi sensitif.

Untuk Mengatasi Kulit Sensitif Pada Bayi, Bunda Dapat Memanfaatkan Baby Oil

Syarat utama untuk menjaga kualitas kulit bayi adalah dengan menjaga agar kulit bayi tetap dalam kondisi yang lembab dan tidak teriritasi dengan benda-benda yang ada di sekitarnya. Untuk mengatasinya Bunda dapat menggunakan baby oil.

Hampir setiap ibu mengenal minyak bayi yang satu ini. Baby oil dibuat dari minyak mineral yang sangat bagus untuk kulit bayi. Baby oil dapat menjaga kelembaban kulit bayi sehingga kulit pun akan terus dalam kondisi yang lembab. Hal ini dapat mengatasi iritasi yang terjadi pada kulit bayi.

Bedak Bayi Juga Memiliki Khasiat Untuk Menangani Kulit Sensitif Si Kecil

Produk perawatan bayi lainnya yang bisa digunakan untuk mengatasi kulit sensitif bayi adalah dengan memanfaatkan bedak bayi. Saat ini sudah banyak produsen kosmetika bayi yang menawarkan bedak untuk mengatasi kulit sensitif pada bayi. Bunda dapat memanfaatkan produk perawatan yang satu ini untuk mengatasi kulit sensitif pada bayi.

Baby Lotion Bisa Bunda Andalkan Untuk Menjaga Kelembapan Kulit Bayi

Selain baby oil dan bedak, Bunda juga bisa memanfaatkan baby lotion. Baby lotion adalah produk perawatan bayi yang dibuat dari campuran minyak dan air. Selain bisa menghaluskan kulit, baby lotion pun dapat dimanfaatkan untuk menjaga kelembaban kulit bayi. Dengan terjaganya kelembaban kulit bayi, maka tingkat sensitivitas kulit bayi pun akan berkurang.

Meski Begitu, Bunda Juga Harus Tetap Cermat Dalam Memilih Produk Perawatan Bayi yang Cocok Untuk Si Kecil

Jeli dalam memilih produk perawatan bayi juga harus Bunda lakukan. Produk perawatan bayi memang dapat diguankan untuk mengatasi kulit sensitif pada bayi, tapi disisi lain juga produk tersebut bisa menjadi penyebab sensitifnya kulit bayi. Untuk itulah, pilih produk perawatan bayi yang sesuai dengan kulit bayi Bunda.

Tentu setiap anak memiliki kecocokan yang berbeda-beda terhadap produk kosmetika bayi. Untuk itu, amati perkembangan kulit bayi saat Bunda memutuskan untuk menggunakan kosmetika bayi dari produk tertentu. Jika tidak ada perubahan apa pun maka artinya kulit bayi Bunda cocok dengan produk tersebut, tapi jika muncul bintik-bintik ataupun gatal-gatal pada kulit bayi, maka hentikan pemakaian. Itu berarti kulitnya tidak cocok dengan produk perawatan bayi yang Bunda pilih.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Share

To Top