Parenting

Orangtua Harus Mengetahui Cara Agar Anak Dapat Menunjukan Kecerdasannya Sejak Dini, Inilah 9 Aktifitas Sederhana Yang Bisa Bikin Bayi Pintar!

Inilah 9 Aktifitas Sederhana Yang Bisa Bikin Bayi Pintar!

Anda sebagai orang tua pasti akan merasa bahagia jika si kecil sejak dini sudah bisa menunjukan kecerdasannya. Maka dari itulah, anda sebagai orang tua terutama ibu harus mengetahui trik dan tipsnya supaya anak bisa menunjukan kecerdasannya sejak dini. Lalu bagaimana caranya? Perlukah perlengkapan yang mahal? Jawabannya tentu tidak!

Untuk menstimulus bayi tidak diperlukan perlengkapan yang mahal dan waktu yang panjang. Namun anda sebagai orang tua bisa melakukannya sambil bermain, sambil jalan-jalan, ketika menjelang tidur, ketika makan, ketika mandi, dan bisa juga ketika sedang menyusui. Nah anda penasaran kan? Yuk kita simak cara menstimulus bayi dengan cara berikut ini.

Inilah tips jitu menjadikan bayi pintar

  1. Ibu bisa menstimulus bayi melalui penglihatan.

Stimulus yang perlu dilakukan oleh seorang ibu terhadap bayinya pertama kali adalah penglihatan. Ibu bisa melakukan beberapa hal di bawah ini untuk menjadikannya cerdas, di antaranya adalah:

  • Selalu lakukan kontak mata ketika anda berbicara dengan anak.
  • Usahakan untuk selalu memperlihatkan berbagai ekspresi anda pada si kecil.
  • Ajaklah anak untuk melihat bayangan dari dirinya melalui kaca.
  1. Selalu ajak bayi untuk berbicara dan tertawa.

Menjadi seorang ibu tidak hanya menyiapkan pengasuhan untuk anak-anaknya saja, tetapi juga harus cerewet dan aktif berbicara. Sebab dengan begitu si kecil akan menirukan gaya anda, tetapi berikanlah contoh yang baik. Jika anda masih bingung bagaimana cara memulainya, maka bisa melakukan hal berikut ini.

  • Anda harus membuat suara yang lucu untuk memancing suara tawanya.
  • Selalu menyanyikan lagu-lagu anak-anak dan biarkan dia bebas.
  • Sesekali kelitikilah bagian tubuhnya, seperti perutnya, keteknya, dagunya, atau bisa juga bagian telapak kaki.
  1. Bangun bonding.

Dalam hal ini langkah yang harus dilakukan oleh seorang ibu adalah:

  • Berikanlah asi secara ekslusif.
  • Jauhkan dari televisi, bermainlah habiskan waktu bersamanya.
  • Cobalah untuk meluangkan beberapa menit dalam setiap harinya hanya dengan duduk di lantai dengan anak. Usahakan tanpa ada suara musik dan aneka mainan lain.
  1. Ajari bayi untuk melakukan olahraga fisik.

Bagaimana cara menstimulus bayi untuk melakukan olahraga fisik? Anda bisa melakukan hal-hal berikut ini:

  • Tumpuklah bantal atau mainan dan ajaklah dia untuk melewatinya.
  • Buatlah permainan supaya si kecil mengikuti kegiatan yang anda ajarkan. Misalnya merangkak mengelilingi ruangan.
  • Dukung aktifitas anak. Misalnya anak suka berjoget, maka anda ikutlah untuk berjoget dengannya. Siapkan musik yang disukai olehnya.
  1. Eksplorasi tempat yang baru.

Dalam hal ini ibu bisa melakukan hal-hal berikut:

  • Ajaklah anak untuk menikmati udara segar ketika sore hari. Gendonglah anak untuk menikmati pemandangan alam semesta.
  • Dalam setiap bulannya, cobalah untuk mengajak si kecil untuk berbelanja dan melihat aneka makanan serta mainan baru.
  1. Selalu rutin untuk bermain.

Untuk meningkatkan keaktifan pada anak anda, maka anda ketika bermain bersama si kecil bisa melakukan hal-hal berikut ini:

  • Godalah dia dengan tiupan kecil di wajah, perut, dan lengan.
  • Sembunyikan mainannya di dalam wadah yang berbeda-beda, biarkan dia mencari dan menebaknya.
  • Ajaklah untuk bermain cilukba, karena dengan begitu dia akan tertawa. Permainan tradisional yang satu ini sampai saat ini masih dipercaya sebagai permainan yang terbaik.
  1. Ajarilah untuk mengenali tekstur.

Dalam sela-sela waktu bermainnya, ibu bisa memperkenalkan si kecil mengenai tekstur-tekstur yang ada. Ibu bisa melakukan hal ini:

  • Ajaklah anak berkeliling rumah kemudian arahkan tangannya untuk memegang rumput, dedaunan, jendela yang dingin karena terkena hujan, kenalkan pada matahari dan tumpukan pakaian.
  • Siapkan aneka jenis kain seperti sutera, wol, katun, hingga linin. Gosokan kain tersebut dengan lembut pada bagian pipi, kaki, perut, kemudian cobalah untuk menjelaskan rasanya.
  • Jangan sesekali memarahi anak ketika bermain dengan makanan. Tetapi anda cukup bersihkan ketika si kecil selesai bermain.
  1. Ajari anak untuk mengenal bahasa dan berhitung.

Untuk mengajari anak mengenali bahasa dan berhitung bukan perkara yang mudah, tetapi jika ibu mengikuti langkah berikut ini pasti bisa deh menjadikan anak cerdas.

  • Anda selalu ajarkan anak untuk menghitung segala hal yang ada disekelilingnya, misal jumlah sepatu, jumlah mainannya.
    • Bacakan buku setiap hari, ketika menjelang tidur siang dan menjelang tidur malam.
  • Luangkan waktu untuk pergi ke perpustakaan dan kenalkan pada anak berbagai macam buku dan gaya bercerita.
  1. Membuat kenangan.

Kenangan ternyata juga bisa membantu menstimulus bayi. Caranya adalah sebagai berikut:

  • Kumpulkan semua foto dalam satu album. Maka ketika nenek memanggil anak maka tunjukan foto neneknya kepadanya. Begitu pula dengan anggota keluarga yang lain. Dengan begitu dia akan mengerti.
  • Ketika liburan ke kebun binatang, usahakan untuk mengambil gambar atau foto aneka binatang yang ada. Kumpulkan dalam satu album kemudian ajaklah anak untuk melihatnya kembali lengkap dengan cerita dan suara dari binatang tersebut.

Demikianlah 9 aktifitas sederhana yang dapat menstimulus bayi. Semoga dapat bermanfaat.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Bun, Begini Tips Apik Naik Motor Matic

aman-naik-motor

Merasa tak asing dengan jenis motor yang satu ini, bunda mungkin pasti akan mengangguk cepat bahwa kendaraan ini memang yang paling tepat untuk kita kaum hawa. Bahkan, jika boleh berkata jujur hampir semua kegiatan yang kita lakukan selalu dilakoni dengan motor matic kesayangan. Tapi jangan asal berkendara saja bun, kita juga perlu untuk memerhatikan kelengkapan kendaraan.

Tak perduli akan bepergian dekat atau tidak, ke jalan raya atau ke dalam komplek saja. Sebab yang namanya bahaya bisa datang kapan saja. Maka kita perlu lakukan aturan yang sudah seharusnya dijalankan. Nah, untuk itu kami akan memberikan beberapa tips yang bisa bunda jadikan acuan dalam menyiapkan segala kelengkapan naik motor matic.

Tak Boleh Ditawar-tawar, Bunda Wajib Pakai Helm dengan Standar Nasional Indonesia atau SNI

1a97d149baaaa655

Dengan berbagai macam alasan, kadang bunda mungkin malas untuk sekedar memakai helm. Padahal ini demi kesalamatan loh bun! Baik bunda atau siapa saja yang diajak naik motor berdua, entah itu teman atau bahkan si kecil yang ingin diantarkan ke sekolah. Pastikan jika semuanya sudah pakai helm sebagai pelindung kepala, begitu pula dengan boncengannya.

Lagipula, sesuai dengan UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan pasal 57 ayat (1), setiap pengendara bermotor—termasuk pengguna motor matic tentunya—diwajibkan memakai helm standar nasional Indonesia (SNI). kalau bunda berani melanggar? Siap-siap kena tilang hingga denda mencapai Rp 250 juta loh!

Untuk Alasan Kesehatan, Bunda Juga Harus Pakai Jaket dengan Bahan yang Berkualitas

c083cf5e7ca1a963

Gambarannya begini bun, kalau siang mungkin akan panas dan jakeet jelas sangat berguna untuk melindungi tubuh bunda dari teriknya paparan matahari. Lain lagi kalau malam yang lebih sering dingin, dan tak baik buat kesehatan. Akan tetapi pakai jaket selama berkendara akan melindungi bunda dari cuaca yang bisa menganggu kesehatan.

Dengan begitu, kita akan tetap merasa nyaman dan bisa melanjutkan perjalanan dan kegiatan lain dengan baik setiap hari.

Bahkan Area Tangan Pun, Wajib Dilindungi Loh Bun!

175b6cc98c3e50f1

Ayo kita buka-bukaan bun, pasti masih banyak yang suka mengabaikan fungsi sarung tangan kan? Padahal punggung tangan bunda sudah sepatutnya terlindungi supaya tidak belang saat sedang berkendara melawan cuaca terik. Lagipula dilain sisi, saat terik, kulit tangan akan cepat berkeringat dan permukaan tangan jadi lebih licin.

Dan bukan tak mungkin juga jika ini akan menganggu perjalanan kita, sebab susah menarik gas atau rem karena tangan yang sudah berkeringat dan basah. Maka jika bunda pakai sarung tangan, setidaknya ini akan menghindari tangan keringatan. Dengan catatan bunda harus bijak dalam memilih bahan sarung tangan yang akan dipakai, jangan yang berbahan licin ya bun.

Selanjutnya Pakailah Celana Panjang demi Melindungi Area Kaki Selama Perjalanan 

4f32d5cc6d62ac98

Masih memiliki fungsi yang serupa dengan jaket, memakai celana panjang juga berguna untuk alasan kenyamanan. Bunda pasti tak mau kan, jika kaki bawah hingga paha akan belang hanya karena pakai celana pendek saat naik motor siang-siang. Nah, kalau begitu agar kulit kaki tetap terjada dari papasan sinar ultra, kenakanlah celana panjang yang memang berbahan bagus, menyerap keringat datidak terlalu ketat. Kalau bisa panjang sampai mata kaki ya bun.

Dan Untuk Tetap Aman, Pakailah Sepatu yang Nyaman Bukan Sandal Kesukaan

a7f81df72487c105

Demi alasan keamanan, memakai sepatu juga jadi hal wajib yang harus bunda lakukan. Coba bayangkan, jika bunda akan bepergian dalam kondisi hujan dan memakai sandal. Jelas ini akan jadi sesuatu yang mengundang bahaya dalam perjalanan. Sebaliknya, penggunaan sepatu tak akan membuat pijakan jadi terasa licin. Sehingga sangat memudahkan kita sebagai pengendara, setiap kali ingin berhenti. Dengan cepat kaki bisa menopang motor di atas aspal.

Jika memang bunda tak punya sepatu yang memang diperuntukkan khusus untuk naik motor, setidaknya pakailah sepatu yang menutup hingga mata kaki.

 

 

 

 

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Ketika Membuat Jadwal untuk Anak, Jangan Pisahkan Waktu Bermain dan Belajar Ya Bunda

4-Ketika-Waktu-Bermain_-Ayah-dan-Bunda








Bunda pasti ingin si buah hati tumbuh jadi anak yang disiplin. Wajar jika kemudian berusaha menanamkan sikap disiplin tersebut sedari dini. Salah satu cara yang biasa ditempuh adalah dengan membuatkan jadwal untuknya. Kapan waktunya makan, kapan waktunya tidur, kapan bermain, kapan waktunya belajar dan sejumlah jadwal lainnya.

Tentunya membuat jadwal semacam ini tak salah. Tapi tahukah Bunda, khusus untuk si buah hati yang masih usia dini seharusnya jadwal bermain dan belajarnya tidak dipisah.

Meski Belajar itu Penting, Rasa Bahagia Anak Jauh Lebih Penting

1-Meski-Belajar-Itu-Penting-namun-Rasa-Bahagia

Kenapa demikian? Menurut Dr. Sofia Hartati., M.Si Ketua Asosiasi Pendidikan Guru PAUD, sangatlah penting untuk menstimulasi rasa ingin tahu anak, memperkenalkan anak pada banyak hal, dan juga memberikan asupan nutrisi yang baik dan lengkap.

Namun, Dr. Sofia Hartati menambahkan, perlu diingat walaupun belajar itu penting, tapi pengalaman yang menyenangkan menjadi prioritas terpenting bagi anak di usia dini. Untuk itu, sebisa mungkin belajar anak dilakukan sambil bermain.

Salah satu cerita menarik tentang belajar sambil bermain ini dialami sendiri oleh Albert Einstein. Salah satu peristiwa yang menginspirasinya terjadi ketika dia berusia 4 tahun dan ayahnya memberinya alat kompas untuk dimainkan. Einstein selama berjam-jam bermain dengan memutar-mutar kompas tersebut sambil penasaran kenapa jarumnya selalu menunjuk ke arah utara. Rasa penasaran dan kagumnya inilah yang dibawa Einstein hingga dewasa dan membuatnya menjadi tertarik pada ilmu pengetahuan.

Jika Bunda Menjadikan Satu Waktu Bermain dan Belajar, Minat Belajar Anak Bisa Meningkat

3-Jika-Bunda-Memisahkan-Waktu-Bermain-dan-Belajar

Berbeda dengan kita yang dewasa, si kecil justru akan lebih bisa konsentrasi jika waktu belajar dan bermainnya dijadikan satu. Beberapa penelitian menyebutkan soal ini. Salah satu yang sering menyuarakannya adalah Nancy Carlsson Paige, profesor bidang pendidikan dari Lesley University di Cambridge.

Menurutnya emosi anak akan lebih cepat berkembang jika ia tidak dikhususkan waktunya untuk belajar dan dibiarkan lebih banyak bermain. Dengan menjadikan satu waktu belajar dan bermain anak tidak akan mudah stres dan minat belajar dan konsentrasinya akan terus meningkat ketika ia dewasa kelak.

Pilih Permainan yang Mendukung Metode Belajar Sambil Bermain ini ya Bunda

5-Pilih-Permainan-yang-Mendukung-Metode-Belajar-

Nah, untuk mewujudkan pola bermain sambil belajar tentunya dibutuhkan perangkat dan mainan yang bisa mendukung hal tersebut. Permainan itu harus memberikan pengalaman yang menyenangkan sambil membantu si kecil belajar.

Contohnya Bunda bisa mencoba program edukasi Kodomo Challenge dari Benesse. Kodomo Challenge ini dilengkapi dengan kurikulum dan materi ajar berdasarkan penelitian dan diawasi para ahli yang telah disesuaikan dengan usia dan perkembangan anak, baik fisik maupun pikirannya. Sehingga anak bisa menikmati dan mengerti lebih baik permainan dan materi ajar yang dimainkannya.

Apalagi Kodomo Challenge Indonesia ini menggunakan metode pendekatan “multi-platform”. Hal ini membuat pemahaman anak lebih mendalam dimulai dari media favoritnya, baik itu DVD, buku, maupun mainan. Serunya lagi, permainan yang ada pada Kodomo Challenge akan melibatkan peran Bunda sebagai teman bermain bersama si kecil.

Keterlibatan Bunda dalam permainan si kecil ini penting. Menurut hasil penelitian Kathy Hirsh-Pasek and Roberta Michnick Golinkoff, peneliti pendidikan anak usia dini sekaligus pengarang buku best seller Becoming Brilliant: What Science Tells us About Raising Successful Children, keinginan anak untuk bermain meningkat jika ada orang dewasa yang ikut bermain bersamanya. Nah, sejalan dengan hal tersebut permainan yang ada di Program Edukasi Kodomo Challenge ini akan secara aktif melibatkan Ayah atau Bunda untuk ikut bermain bersama buah hati

Penasaran? Sebagai langkah awal, Bunda cukup mendaftar di sini, untuk mendapatkan Free Trial Kit Kodomo Challenge untuk dikirimkan ke rumah.

Dikirim ke rumah? Iya Bunda, inilah bagian paling menyenangkan dari Kodomo Challenge. Setelah mendaftar Free Trial Kit, nantinya kita akan dikirimkan ke rumah buku bergambar, DVD serta buku panduan orang tua.

Bunda akan mendapatkan Free Trial Kit Kodomo Challenge sesuai dengan usia si kecil. Ada Kodomo Challenge Toddler yang diperuntukan bagi anak usia 1-2 tahun dan ada Kodomo Challenge Playgroup untuk anak usia 2-3 tahun. Jadi bisa dipastikan si kecil akan nyaman bermain dan belajar dari Free Trial Kit Kodomo Challenge tersebut karena sesuai dengan perkembangan usianya.

Caranya? Cukup lengkapi form yang ada di sini maka paket Free Trial Kit akan segera dikirim ke alamat rumah Bunda. Kalau Bunda memutuskan mendaftar sekarang, selain mendapatkan Free Trial Kit, Bunda juga bisa mendapatkan konten parenting dan edukasi untuk anak di shimajiro.id sekaligus berkesempatan memenangkan hadiah kejutan berupa bantal, baby bib atau trolley Shimajiro untuk Bunda yang beruntung.

Yuk, Bunda daftar sekarang, jadi Bunda bisa menikmati quality time, bermain sambil belajar bersama si kecil dengan program edukasi Kodomo Challenge!

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Share

To Top