Parenting

Orangtua Cerdas Di Era Digital Tidak Akan Menjadikan Gadget Sebagai Pengganti Perhatian Dan Kasih Sayang Untuk Buah Hatinya

child (11)

Pesatnya perkembangan teknologi informasi membuat kita semakin mudah mengakses internet dimanapun berada. Orang dewasa hingga anak-anak bisa dengan leluasa membuka internet. Jika pada awalnya internet digunakan untuk mempermudah seseorang dalam menyelesaikan pekerjaan, maka sekarang ini internet bisa digunakan untuk banyak hal mulai dari kegiatan bisnis hingga mengakses informasi.

Menurut Rieny Hassan, seorang pengasuh rubrik psikologi di Tabloid NOVA mengungkapkan bahwa sebagai orangtua kita harus bijak menyikapi informasi yang ada di internet. Misalnya saja ada informasi bahwa petai bisa digunakan sebagai obat penyembuh kanker. Mendapat informasi seperti itu kita tidak boleh menelannya mentah-mentah. Akan lebih baik bila kebenarannya dipastikan dulu.

Selain itu, sebaiknya jangan membuang ilmu yang diajarkan oleh orang tua jaman dulu karena ilmu-ilmu tersebut bisa kita terapkan secara seimbang pada era digital ini. Ada beberapa tips yang bisa anda lakukan untuk menjadi orangtua yang cerdas pada era digital ini.

Orangtua Yang Tidak Menjadikan Gadget Sebagai Pengganti Kasih Sayang

Tidak dapat dipungkiri bahwa gadget seperti sudah menjadi gaya hidup. Bahkan anak-anak saat ini sudah pandai memainkan gadget. Tapi jika itu dijadikan sebagai pengganti kasih sayang kepada anak, maka dia akan mengalami permasalahan saat tumbuh menjadi dewasa.

Dengan menyediakan gadget, berikut beberapa aplikasi favorit anak didalamnya, bukan berarti orangtua bisa lepas tangan dari kewajibannya untuk memberikan perhatian dan kasih sayang yang semestinya. Sebab pada dasarnya tak ada hal yang bisa menggantikan kasih sayang orangtua pada buah hatinya.

Pun Tidak Menitipkan Anak Pada Dunia Online

Mungkin anda sering melihat ada anak yang usianya masih 2 tahun sudah betah belama-lama dengan gadget. Hal ini adalah akibat dari sikap orang tuanya yang telah mengijinkan dia untuk bermain gadget seharian. Alasannya sederhana, yaitu agar orangtuanya bisa bebas beraktivitas. Untuk itu, dengan modal gadget yang sudah dipasang berbagai games yang menarik, orangtua pun merasa bisa membuat anaknya tidak rewel. Ini adalah cara yang salah. Menurut Rieny, siap ataupun tidak siap,siap tak siap anak akan akan berada disisi kita sebagai orangtuanya.

Orangtua Cerdas Di Dunia Era Digital Juga Menjadikan Interaksi Dengan Anak Sebagai Prioritas

Sering kita lihat ada orang tua yang terlalu sibuk dengan obrolan di gadgetnya sehingga mengacuhkan keberadaan anaknya. Ini adalah sikap yang salah besar. anak akan merasa gadget adalah sahabatnya sehingga saat dia dewasa dia akan kurang untuk melakukan interaksi dengan teman-temannya. Selain itu, mengacuhkan anak juga akan membuatnya kurang memiliki kesopanan saat berinteraksi.

Untuk itulah, ajaklah anak anda untuk berinteraksi karena hal ini merupakan cara untuk mentransfer energi positif kepada dirinya. Dengan melakukan interaksi, banyak hal yang bisa diajarkan oleh orangtua kepada anaknya, mulai dari tata cara saat bertemu dengan orang tua, cara menghargai orang lain, bagaimana cara untuk beradaptasi dengan lingkungan baru, dan lain sebagainya. Cara-cara ini tidak dapat anak temukan di gadget-nya. Untuk itu sangat penting  mengajak anak berinteraksi.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Baterai Gawai Harus Dihemat Karena Takut Ada Hal Darurat

samson-vowles-191386-unsplash

Gawai alias gadget pasti menemani Bunda kemana-mana saat ini. Mulai dari alat untuk selfie ketika ketemu kawan hingga update urusan sosial media. Terkadang malah kita terlupa fungsi utama dari gawai kita, yaitu untuk komunikasi. Seringkali gawai digunakan terus menerus untuk urusan remeh temeh. Tanpa pernah berpikir jika sewaktu-waktu dibutuhkan dalam keadaan mendesak.

Mulai dari hal sederhana misalnya ketika dalam janji bertemu teman sudah di lokasi malah terkendala memberi kabar. Atau ketika di tengah jalan ingin memesan ojek online, jadi terhambat karena baterai habis. Lalu adakah tipsnya untuk memaksimalkan urusan baterai ini?

Jangan Mengaktifkan WiFi dan Bluetooth, Apabila Tak Memakai Karena Berimbas Kepada Baterai

bernard-hermant-667645-unsplash

Mengaktifkan fitur-fitur tersebut saat tidak menggunakannya akan membuat baterai cepat habis karena wifi dan bluetooth dalam kondisi ON membuat sinyal terus bekerja dan mencari. Sehingga ini berimbas terhadap baterai Bunda yang tergerus secara cepat. Maka dari itu apabila tidak digunakan jangan diaktifkan.

Kunci Gawai Bunda Saat Tidak Digunakan, Jangan Dibiarkan

fabian-albert-450447-unsplash

Langkah lainnya yang dapat Bunda lakukan jangan lupa untuk menguci gawai anda. Karena mengunci gawai menjadikan smartphone ke dalam mode rehat dan istirahat, maka dari itu layar pun dalam kondisi mati tidak stand by saat Bunda mengunci gawai. Hal ini dilakukan agar gawai Bunda dapat bertahan lebih lama.

Jangan Membiasakan Menggunakan Gawai Saat Sedang Dicharge

chelsia-qiao-483318-unsplash

Apabila Bunda menggunakan gawai saat sedang dicharge itu akan memicu kerusakan pada baterai. Memang sekilas terlihat kalau gawai nampaknya normal-normal saja dan tak menghasilkan efek apa saja. Tetapi apabila Bunda kerap mekainnya dalam waktu yang lama dan sering, kondisi baterai akan cepat bocor sehingga gawai gampang sekali untuk lowbatt meskipun pemakaian belum menghabiskan waktu sampai seharian.

Lowbat Itu Tanda, Jangan Diabaikan Begitu Saja

fancycrave-698664-unsplash

Gawai memiliki kekuatan masing-masing tergantung seberapa besar daya yang dimiliki. Apabila daya dimiliki sangat banyak mungkin ia dapat bertahan hingga satu hari penuh. Seperti halnya gawai yang memiliki kapasitas baterai 5.000 mAh. Namun, tak berarti saat sedang lowbat Bunda dapat memakai sesuka hati, karena membiarkan gawai dalam kondisi mati baru charger dapat membuat baterai smartphone cepat rusak.

Miliki Tunggangan yang Bisa Charger, Karena Gawai Menyala itu Penting Jadi Jangan Diambil Pusing

Membawa Powerbank kemana-mana mungkin terlalu ribet, belum lagi kalau powerbank mati karena dayanya habis. Mungkin membeli Suzuki Nex II tak ada salahnya, selain dapat membantu Bunda lebih cepat untuk urusan mobilitas di dalam kota. Kuda besi satu ini menawarkan satu fitur yang berguna di era sekarang yakni USB Charger, yang dapat menyelamatkan Bunda saat kehabisan daya gawai di tengah perjalanan.

nex-brilliant-white2

Ditambah lagi kalau Bunda menempuh perjalanan jauh menggunakan motor maka makin pas saja menggunakan motor ini. Karena ukurannya kompak. Dari segi panjang saja Nex II berukuran 1.890 mm, kemudian lebar 675 mm dan tinggi 1.045 mm, yang sangat nyaman untuk di bawa berkendara selama berjam-jam. Apalagi ruang kakinya sangat lega sehingga bisa mengubah-ubah posisi kaki selama perjalanan.

Macet pun bukan lagi masalah serius bagi Suzuki Nex II. Karena motor ini mengusung Suzuki Eco Performance (SEP) dengan konfigurasi 1 silinder SOHC yang berkapasitas 113 cc mampu menyalurkan tenaga ke roda secara maksimal. Dengan kapasitas tangki penuh 3,6 Liter, konon bahan bakar tersebut bisa dipakai untuk jarak tempuh sejauh 176 km. Jadi Bunda tak perlu sering-sering mengisi bahan bakar.

Layaknya gawai yang selalu melengkapi penampilan Bunda, motor Suzuki Nex II ini juga penampilan yang menarik. Dengan bentuk lampu yang modern berbentuk meruncing disematkan pada bagian depannya. Bunda juga punya banyak pilihan warna dan grafis sesuai dengan selera.

Jadi jangan lupa menerapkan tips di atas agar bisa menjaga gawai selalu online ya Bunda.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Share

To Top