Parenting

Meski Terlihat Sepele, Jangan Lakukan 5 Hal Ini Pada Bayi Yang baru Lahir!

newborn-baby-feet-basket-161709

Sembilan bulan sepuluh hari bukanlah waktu yang singkat untuk menunggu kehadiran buah hati. Tak heran begitu bayi lahir, suara tangis pertamanya mampu membuat sang ibu meneteskan air mata suka cita. Bahagia dan terharu adalah dua hal yang dirasakan ibu saat melihat wajah polos dan bisa mengenggam tangan halus yang  masih suci itu.

Kebahagiaan itu dengan cepat menular ke sekelilingnya.  Orang-orang di sekitarnya pun jatuh hati begitu melihat wajah menggemaskan bayi. Tak heran bila mereka berebut memberi perhatiaan untuk si kecil. Dari mulai membuat ekspresi wajah lucu demi membuatnya tertawa atau mencium dengan gemas. Namun tahukan Bunda,  meski terlihat sepele melakukan 5 hal bisa memberi pengaruh kurang baik untuk bayi.

Bayi memang menggemaskan, namun membiarkan semua orang menciumnya bisa menularkan bakteri

Saat bayi lahir pasti sangat menggemaskan, tak heran bila semua orang ingin menggendong atau bahkan ingin menciumnya sebagai bentuk kasih sayang. Namun hal itu sebaiknya jangan dilakukan saat bayi baru saja lahir. Terdengar kolot memang, namun bukan tanpa alasan mengapa saat bayi lahir sebaiknya jangan dicium oleh banyak orang. Selama seminggu pertama bayi masih memiliki imun tubuh yang sangat lemah. Ketika ada yang menciumnya, bisa saja menularkan bakteri dan kuman. Apalagi jika kondisi orang yang mencium dan menggendong tidak sedang dalam keadaan bersih, baik tangan ataupun mulutnya.

Jika anak anda terkena bakteri dalam usia yang masih terlalu dini, maka pengobatannya masih sulit. Mengingat bayi tersebut juga sedang beradaptasi dengan lingkungan baru yang notabene berbeda dengaan rahim  ibunya. Jika ada yang ingin mencium sebaiknya mintalah mereka mencuci tangan dan mulutnya. Pastikan juga mereka dalam kondisi sehat. Untuk lebih meminimalisir penularan bakteri sebisa mungkin hindari bepergian ke tempat ramai. Jangan segan untuk melakukan hal-hal tersebut demi kesehatan bayi ya Bunda!

Biarkan si bayi beradaptasi dengan tidak merubah jadwal apapun di rumah

Saat memiliki bayi, entah disadar atau tidak, akan ada perubahan besar yang terjadi. Bayi memang butuh perhatian khusus, tetapi anda tidak perlu merubah jadwal atau kebiasaan di rumah. Tidak perlu meminta semua orang diam saat si bayi sedang tidur atau menutup jendela agar si kecil bisa terlelap saat tidur disiang hari. Biarkan suasana rumah apa adanya, suara berisik dengan anak kecil ataupun tv justru akan membantu bayi anda beradaptasi dengan cepat pada suara bising. Dengan begitu dia pun tetap akan bisa tidur dengan lelap meski ada suara bising di sekitarnya.

Sebaiknya jaga kebersihan popok si bayi dan hindari penggunaan dot terlalu dini ya Bunda!

Bayi yang baru lahir akan buang air dan kotoran lebih banyak daripada bayi umur 6 bulan. Ini berarti bayi yang baru lahir harus diganti popoknya lebih sering. Periksalah popoknya secara teratur untuk memastikannya tetap bersih. Lakukan hal ini mengurangi kemungkinan terkena penyakit kulit. Jangan biasakan penggunaan popok lebih dari enam jam sekalipun masih bersih. Dengan begini bayi anda bisa terhindar dari ruam kulit yang disebabkan oleh suhu yang lembab.

Bayi lahir dengan naluri untuk mengisap, pada saat itu asi tetaplah makanan terbaik untuknya. Mengisap empeng terlalu dini dapat mengganggu jadwal menyusuinya. Bayi Anda terbiasa dengan kehangatan tubuh, detak jantung dan aroma tubuh anda. Daripada memberikan dot, menyusui justru bisa memberikan kenyamanan bagi bayi. Namun tidak perlu tengelam dalam rasa bersalah yang berlebihan juga jika anda belum bisa memberinya asinya. Untuk mengatasinya anda masih tetao bisa memberikan susu dari botol sesuai denggan nasihat dokter. Pastikan juga untuk selalu mencuci botol dan dot dengan air mendidih sebelum menggunakannya.

Gunakan baju sesuai dengan kondisi

Saat melihat bayi mungkin anda anda berpikir bahwa dia adalah mahkluk kecil yang rentan pada beberapa kondisi tertentu, termasuk cuaca. Mungkin bayi terlihat seperti kedinginan. Meskipun begitu, jangan memberi baju berlebihan. Gunakan baju sesuai dengan kondisi cuaca saat itu, jangan memberinya baju yang terlalu tebal  untuk menghindari suhu badan panas dan dehidrasi. Namun jangan juga memberikan baju yang terlalu tipis untuk menghindari si kecil masuk angin. Cara ampuh untuk menyiasati hal ini adalah dengan memberikan baju berlapis, sehingga mudah untuk ditambah atau dilepas agar mudah disesuaikan dengan suhu udara.

Meskipun terlihat sehat, jangan abaikan kontrol teratur ke dokter ya Bunda!

Mengingat bayi yang baru masih masih rentan terhadap beberapa kondisi tertentu, sebaiknya tetap lakukan kontrol ke dokter dengan teratur. Selain untuk memantau kesehatannnya, anda juga jadi bisa melihat perkembangan buah hati. Jadwalkan kunjungan ke dokter secara teratur.Kunjungan ke dokter juga dapat membuat anda cepat mengetahui bila sesuatu yang tidak normal terjadi bayi. Rasanya sulit bagi anda untuk melakukan sendiri, sebab hanya dokter yang bisa memastikan hal ini.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Parenting

Ketahui Rahasia Penting Tumbuh Kembang Anak Dari Sebuah Sentuhan

Merawat dan membesarkan anak rasanya sudah menjadi prioritas kita sebagai orangtua. Mulai dari makanan yang dikonsumsi, perawatan tubuh yang didapatkannya hingga hal-hal lain yang akan membantu tumbuh kembangnya tak pernah luput dari perhatian orangtua. Dari begitu banyak hal yang bisa kita berikan kepadanya ada satu hal yang sebenarnya terlihat sederhana tapi memiliki manfaat luar biasa bagi si kecil, yaitu stimulasi dari sebuah sentuhan.

Bukan hanya ampuh untuk mendekatkan orang tua dengan anak. Hal ini juga jadi isyarat cinta dan kasih sayang orangtua untuknya. Setiap satu sentuhan yang kita berikan akan memberikan ketenangan dan kesenangan baginya. Hal ini juga sudah dibuktikan oleh sebuah riset yang mengatakan bahwa, “Interaksi orangtua dengan anak tidak hanya penting untuk menjalin kedekatan tapi penting juga untuk perkembangan fisik dan sosialnya”. Hal ini tentu membuat kita semakin penasaran, apa saja hal baik apa yang sebenarnya bisa didapat dari sebuah sentuhan. Untuk menjawab rasa penasaran Bunda, ulasan di bawah ini akan menjadi jawababnya.

Sebuah Sentuhan Dari Orangtua Mampu Menstimulasi Perkembangan Si Kecil

Ketika kita sudah membiasakan diri untuk memberikan si kecil sebuah sentuhan dengan rasa cinta, itu berarti kita telah membantunya untuk tumbuh dan berkembang. Setiap sentuhan yang kita berikan akan merangsang terbentuknya hormon pertumbuhan dan beberapa enzim tertentu yang berperan penting dalam masa tumbuh kembang anak. Dimana enzim tersebut akan memberikan rasa sensitif terhadap hormon pertumbuhan, serta mengoptimalkan setiap pertumbuhan dan perkembangan si kecil nantinya.

Bukti nyata yang bisa kita lihat dari hebatnya sebuah sentuhan orangtua adalah kondisi bayi yang terlahir prematur. Untuk bisa tumbuh dan berkembang lebih pesat ia butuh banyak sentuhan terutama dari orangtuanya. Hal ini dipercaya akan meningkatkan berat badannya hingga 47% lebih cepat dibanding anak yang jarang mendapatkan sentuhan. Sentuhan dari orang tua  juga mampu memperkuat ikatan batin dengan anak.

Bahkan Mampu Menghantarkan Energi Positif Bagi Sikap Dan Perilaku Selama Tumbuh Kembangnya

Hasil dari beberapa studi mengungkapkan bahwa seorang anak yang dirawat dengan banyak sentuhan akan lebih mudah untuk diarahkan terutama dalam hal perilakunya. Tak hanya perilakunya, hal ini juga akan merambat kepada beberapa kebiasaan hidup anak. Mulai dari waktu sebelum tidur yang lebih mudah, karena kita tidak akan menjumpai kerewelan-kerewelan kecil darinya. Membuatnya mengerti akan sesuatu yang ingin kita sampaikan, contoh kecilnya ketika ia menangis lalu kita mengusap-usap tubuhnya, anak akan mengartikan itu sebagai perintah bahwa dirinya tidak boleh menangis lagi. Disamping karena rasa nyaman yang dimiliki, ia akan lebih merasa tenang dan bahagia. Ini adalah bukti nyata dari sebuah manfaat baik dari sebuah sentuhan. Kelak ia akan tumbuh sebagai anak yang mudah mengendalikan diri serta jadi pribadi yang hangat dan ramah pada sekelilingnya.

Sebuah Sentuhan Akan Membantu Anak Untuk Meningkatkan Rasa Percaya Diri Yang Dimilikinya Sejak Dini

Percaya diri adalah sesuatu yang sangat penting bagi semua orang tak terkecuali si kecil. Kabar baiknya sentuhan dari orangtua ternyata bisa membantu anak untuk menemukan rasa percaya diri yang dimilikinya. Vera Itabiliana Hadiwidjojo dari Lembaga Psikologi Terapan Universitas Indonesia (LPTUI) juga membenarkan hal ini. Katanya, “ Sentuhan ibu kepada si kecil mampu memberikan kenyamanan sekaligus membangun emosi antara orang tua dengan anak”. Jika selama ini masih ada beberapa ungkapan yang mengatakan, jika sentuhan hanya akan membuat anak manja. Kenyataan yang sebenarnya ternyata berbanding terbalik, justru ini jadi sesuatu yang akan membantu dirinya. Perlakuan yang diterimanya membuatnya merasa berharga, untuk itu ia akan tumbuh sebagai anak dengan rasa percaya diri yang kuat. Setiap sentuhan yang kita berikan pada si kecil itu artinya satu energi positif telah didapatkannya dari kita.

Pun Sentuhan Adalah Alat Penghantar Yang Akan Merangsang Perkembangan Otaknya

Menurut Dr. Nadja Reissland dari Jurusan Psikologi di Durham University, Inggris, ada lima langkah sentuhan yang akan membantu merangsang tumbuh kembang otak pada si kecil. Mulai dari menyentuh, menggendong, memeluk, mencium hingga memijatnya. Meski disampaikan dengan cara-cara yang berbeda tapi inilah cara menyentuh anak yang dianjurkan. Selain itu rasa nyaman yang telah diterima oleh si kecil akan membuatnya merasa lebih baik, perkembangan otaknya dapat lebih optimal karena minimnya produksi hormon kortisol. Suatu  hormon yang hanya akan diproduksi otak ketika seseorang merasa stres. Semakin tinggi produksi hormon kortisol  pada si kecil tentu akan berpengaruh buruk baginya. Bahkan bisa meningkatkan risiko terganggunya jaringan otak pada hippocampus atau bagian otak yang menyimpan ingatan. Itu berarti dirinya akan mengalami hambatan dalam menjalani proses belajar. Untuk itu banyak memberinya sentuhan akan membantu tumbuh kembang otaknya.

Menumbuhkan Ikatan Batin Yang Kuat Antara Orangtua Dengan Dirinya Adalah Kebaikan Yang Diperoleh Dari Sebuah Sentuhan

Memberikan sentuhan tak hanya memberi pengaruh baik pada anak, tapi juga untuk orangtuanya. Ikatan atau bonding yang terjalin selama bersentuhan akan menguatkan ikatan batin. Sebagai orangtua kita akan lebih mudah memahami satiap gerak dan bahasa tubuhnya. Mengerti ketika tidak menyukai sesuatu dan paham jika dirinya memang sedang ingin dekat dengan kita. Dari hal ini akan lahir komunikasi antara orangtua dan si kecil. Dengan kata lain kita akan jauh lebih sensitif untuk hal-hal yang dirasakan anak. Begitupula dengannya yang akan lebih responsif lagi untuk semua hal yang kita sampaikan. Saat komunikasi dan jalinan batin ini berjalan dengan baik, maka secara keseluruhan tumbuh kembangnya akan jauh lebih optimal.

Bukan hanya sentuhan dari orangtuanya, sesekali mintalah anggota keluarga yang lain untuk bersentuhan langsung dengan si kecil demi menumbuhkan ikatan batin yang jauh lebih kuat lagi. Sebuah sentuhan sederhana yang terlihat sepele ini nyatanya mampu memberikan manfaat luar biasa untuknya, hal ini akan menjadi benteng yang kokoh bagi dirinya ketika kelak tumbuh dewasa.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Parenting

Terdengar Remeh Sih, Namun 5 Hal Ini Bisa Mengancam Nyawa Anak. Jangan Abaikan Bunda!

pexels-photo-128893

Menjadi orang tua memang menghadirkan kebahagiaan dan tantangan tersendiri. Rasa sayang yang begitu besar membuat orang tua selalu mengutamakan kenyamanan dan keamanan anak. Mereka tak ingin bila sampai ada hal buruk yang menimpa anak, apalagi hingga membahayakan nyawanya.

Meski begitu orang tua biasanya hanya fokus pada hal-hal besar yang sekiranya bisa mengancam keselamatan anak. Nyatanya ada hal-hal kecil yang bsa membahayakan nyawa anak. Mungkin selama ini anda belum menyadarinya karena hal-hal tersebut terlihat remeh. Lalu apa saja hal kecil yang bisa mengancam nyawa anak? Berikut ulasannya.

Stopkontak Selalu Ada Di Berbagai Sudut Rumah. Lindungi Anak Dari Bahayanya

Setiap rumah biasanya memiliki stopkontak yang terpasang di setiap ruang. Meski terlihat biasa hal ini bisa mengancam nyawa anak anda kapanpun. Stopkontak yang tidak memiliki pelindung, bisa saja membuat anak anda tersengat listrik. Rasa ingin tahu yang besar bisa saja membuat sang anak penasaran dengan stopkontak dan tergoda untuk memasukkan jarinya ke dalam lubang stopkontak. Untuk melindungi anak, anda sebaiknya menggunakan pelindung pada setiap stopkontak. Penting juga memberikan tahu anak mengenaik bahaya stopkontak jika tidak digunakan dengan hati-hati.

Peralatan Dapur Dan Tukang Pun Bisa Berbahaya Jika Digunakan Anak Tanpa Pengawasan Penuh

Benda lain yang ada di rumah namun bisa jadi berbahaya bagi anak jika  tidak digunakan tanpa pengawasan penuh adalah peralatan dapur seperti termos yang berisi air panas, pisau dapur, kompor atau kompor gas. Sebagai wadah penyimpan air panas termos sangat berbahaya bagi anak-anak, apalagi jika ada air yang baru mendidih langsung dimasukkan ke dalamnya. Akan lebih baik bila anda menyimpan termos berisi air panas jauh dari jangkauan anak-anak.

Pisau dapur sebaiknya juga tidak diletakkan sembarangan, apalagi sampai digunakan oleh anak-anak tanpa pengawasan dari orangtua. Kejadian seorang anak terluka akibat bermain dengan pisau dapur sudah banyak terjadi. Di Amerika, seorang anak harus segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan jahitan karena bermain pedang-pedangan menggunakan pisau dapur ibunya.

Baik kompor gas, kompor listrik ataupun oven saat sedang digunakan, sebaiknya hindarkan dari jangkauan anak. Bahaya terbakar atau terkena benda panas bisa kapan saja dialami oleh anak-anak, karena mereka belum mengerti  bahaya yang ditimbulkan oleh kompor yang sedang menyala. Meskipun relatif aman tabung gas bisa kapan saja “meledak” jika tidak digunakan dengan benar. Bahkan, bahaya keracunan akibat menghirup gas yang bocor dapat menjadi ancaman bagi siapa saja. Khususnya jika tabung gas diletakkan di dalam ruangan tertutup minim ventilasi udara.

Rasa ingin tahu anak, khususnya anak laki-laki, melihat sederet perkakas pertukangan sangatlah besar. Tanpa pengawasan dari orang dewasa sebaiknya jangan pernah izinkan mereka bermain di gudang tempat berbagai macam alat-alat pertukangan tersimpan. Alat-alat tersebut dapat melukai anak jika tidak digunakan dengan benar. Sebaiknya simpan di tempat yang sulit di jangkau serta ditemukan anak-anak.

Cairan Kimia Sebaiknya Diletakkan Jauh Dari Jangkauan Anak, Sebab Fatal Akibatnya Bila Tertelan!

Bahan kimia tidak bisa terlepas dari bagian perlengkapan rumah. Kebutuhan cairan kimia dalam kehidupan sehari-hari digunakan untuk membersihkan kaca, membasmi serangga, pembersih lantai, membersihkan perabotan rumah tangga dan lain sebagainya. Beberapa cairan kimia memiliki bau yang khas dan sangat harum, bau tersebut dapat menggoda indra penciuman dan memancing rasa penasaran pada anak kecil. Sebaiknya letakkan di tempat yang tidak mudah ditemukan oleh anak dan jauh dari jangkauan anak-anak, sehingga hal-hal yang tidak diinginkan pun bisa dihindari.

Rasanya akan menjadi  sulit untuk selalu mengawasi anak selama 24 jam penuh, akan lebih baik jika mengamankan bahan-bahan yang berbahaya bagi anak. Tidak hanya menghindari namun anda juga harus penjelasan yang masuk akal yang bisa diterima oleh pemikiran sang anak. Sehingga apabila suatu orang tua lengah, anak sudah bisa mengerti apa yang boleh dan tidak boleh dikonsumsi.

Lantai Yang Licin Tidak Hanya Berbahaya Untuk Orang Dewasa, Tapi Juga Bagi Anak

Lantai yang licin juga bisa menjadi sumber bahaya bagi anak, bahkan untuk orang dewasa. Lantai kamar mandi menjadi lantai yang memiliki risiko terbesar menjadi licin, karena kerap terkena sabun. Sebaiknya jika ibu atau ayah sedang mandi, bisa sambil menyikat lantai kamar mandi supaya tidak terlalu licin. Sehingga risiko terpleset akan semakin kecil. Apabila menemukan lantai dalam keadaan basah sebaiknya secepat mungkin dilap, agar tidak memakan korban.

Bisa juga dengan mengedukasi anak untuk memberitahu apa yang harus dilakukan jika dia menumpahkan air, karena akan bahaya jika lantai basah dan seseorang terpeleset bisa menyebabkan patah tulang dan kerusakan pada otak. Perlahan tapi pasti membiasakan anak mengetahui hal-hal apa saja yang membahayakan dirinya dan orang lain.

Jangan Remehkan Hal Kecil, Nyatanya Benda-benda Kecil Bisa Membahayakan Anak!

Mungkin sebagian orang meremehkan bentuknya yang kecil, bahkan menganggapnya tidak berbahaya. Seperti mainan anak yang berbentuk kecil-kecil, atau benda-benda yang terlihat  tak berbahaya namun berbentuk kecil. Tapi pernahkah anda terbayangkan bahwa hal kecil bisa menjadi malapetaka yang besar? Mungkin tidak melukai secara fisik luar, namun membahayakan jika ternyata sampai tertelan. Efeknya pun tak serta-merta diketahui.

Seperti sebuah kasus pernah terjadi, seorang balita nyaris tewas karena memakan kertas bon yang tergeletak di meja. Meski tidak langsung menujukkan gejala keracunan atau sejenisnya, namun anak tersebut tidak bisa buang air besar selama berhari-hari dan akhirnya demam hingga kejang serta sesak nafas. Hal itu terjadi karena dia memakan kertas bon serta kandungan bahan kimia dari tinta mengganggu sistem pencernaan dan pernapasan anak. Hal yang terlihat sepele namun ternyata berdampak mengerikan jika orang tua salah menyikapinya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Kesehatan Ibu & Anak

Ingin Memiliki Anak Cerdas? Lakukan 5 Hal Ini Sejak Dalam Kandungan!

mandidikanakhamil

Anak merupakan kebanggaan orang tua. Kehadirannya telah sangat dinantikan. Orang tua akan sangat berbangga bila memiliki anak yang sehat dan cerdas. Namun tahukan anda bahwa kecerdasan anak bisa dilatih sejak dia di dalam kandungan.

Nyatanya para orang tua memiliki kesempatan bagus untuk memberi rangsangan terhadap otak bayi sebelum proses kelahiran. Hal ini akan membawa pengaruh positif untuk pembentukan sel-sel otak. Dengan begitu kecerdasannya pun bisa meningkat. Lakukan 5 hal ini untuk meningkatkan kecerdasan buah hati anda.

  1. Jagaah asupan nutrisi saat kehamilan demi mendapatkan anak yang sehat dan cerdas

Perhatikan kandungan makanan yang dikonsumsi selama kehamilan. Utamakan jenis makanan yang mengandung protein, vitamin A, B dan C. Mengkonsumsi makanan yang mengandung Omega 3, Asam Folat, DHA, AA, vitamin B1, vitamin B6 dan zat besi juga sangat bagus untuk bayi dalam kandungan anda.

Sebisa mungkin hindari makanan yang mengandung zat berbahaya dan pengawat. Hal ini dapat berpengaruh buruk pada perkembangan otak bayi anda. Konsumsi makanan sehat dan segar akan jauh lebih baik untuk bayi anda, daripada makanan siap saji.

  1. Hindari stres saat kehamilan. Ini tidak baik untuk perkembangan bayia anda

Ketika anda hamil, sebisa mungkin hindari stres demi memiliki bayi yang cerdas. Tingkat stres yang tinggi dapat menurunkan potensi untuk memiliki bayi cerdas. Bukan itu saja, stres bisa menyebabkan resiko hipertansi, kelahiran prematur atau berat badan bayi yang rendah. Istirahat cukup, rajin olahraga dan mengatur pola makan akan membuat anda bisa meminimalisir stres.

  1. Rajin melakukan komunikasi dengan bayi saat masih dalam kandungan bisa meningkatkan kecerdasannya

Nyatanya bayi di dalam rahim tidak hanya diam saja. Dia bisa mendengar, melihat, menendang, memindahkan dan menghisap ibu jarinya. Bahkan bayi yang belum lahir bisa mendengarkan suara ibunya sejak 10 minggu terakhir kehamilan. Melakukan komunikasi dengan bayi sangat baik untuk merangsang kecerdasan bayi, khususnya keterampilan berbahasanya. Pikiran Ibu diketahui memiliki pengaruh terhadap perkembangan janin. Otak bayi dipengaruhi oleh kejadian di luar rahim. Oleh karena itu, rajin-rajinlah melakukan komunikasi yang baik dengan bayi di dalam kandungan.

Anda juga dapat melibatkan anggota keluarga lainnya. Dengan begini ia merasa disayangi. Anda juga dapat bercerita tentang apa yang akan dia temui setelah dia lahir.  Anda dapat mulai memperkenalkan aneka macam bentuk, warna, bunyi atau berbagai macam mainan menarik yang akan dia miliki begitu lahir. Mengajak bayi dalam kandungan bermain merupakan salah satu cara efektif untuk merangsang pertumbuhan otaknya.

  1. Rajin memperdengarkan musik pada bayi akan membawa manfaat baik

Pada awal minggu ke 25, bayi yang berada di dalam kandungan dapat mendengarkan suara-suara yang berasal dari luar. Memperdengarkan musik yang sesuai sangat bagus untuk perkembangan otak bayi Anda dapat memperdengarkan musik klasik atau lagu anak-anak. Hal ini akan memberikan efek yang menenangkan untuk bayi. Buah hati anda pun jadi lebih rileks. Bayi pun bisa belajar membedakan berbagai jenis suara dan membantu memori auditori mereka.

  1. Lakukan terapi sentuhan untuk membuat bayi anda cerdas!

Terapi sentuhan sangat efektif dilakukan menjelang usia kandungan mencapai 8 minggu. Gerakan menepuk maupun mengusap-usap dengan lembut dan berirama  bisa dilakukan ibu kapan saja. Hal ini akan menciptakan kontak batin antara ibu dan bayi dalam kandungan. Bukan itu saja terapi sentuhan akan merangsang perkembangan bayi. Ketika bayi dalam kandungan sudah mulai besar, dia akan mulai mendorong kaki dan tangannya ketika merasakan sentuhan dari ibunya. Ini merupakan respon atas rangsangan yang diterimanya. Simulasi sentuhan ini dapat meningkatkan kecerdasan bayi anda.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Share

To Top