Parenting

Terdengar Remeh Sih, Namun 5 Hal Ini Bisa Mengancam Nyawa Anak. Jangan Abaikan Bunda!

pexels-photo-128893

Menjadi orang tua memang menghadirkan kebahagiaan dan tantangan tersendiri. Rasa sayang yang begitu besar membuat orang tua selalu mengutamakan kenyamanan dan keamanan anak. Mereka tak ingin bila sampai ada hal buruk yang menimpa anak, apalagi hingga membahayakan nyawanya.

Meski begitu orang tua biasanya hanya fokus pada hal-hal besar yang sekiranya bisa mengancam keselamatan anak. Nyatanya ada hal-hal kecil yang bsa membahayakan nyawa anak. Mungkin selama ini anda belum menyadarinya karena hal-hal tersebut terlihat remeh. Lalu apa saja hal kecil yang bisa mengancam nyawa anak? Berikut ulasannya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Hiburan Anak

Punya Banyak Waktu Bersama Anak? Ajak Saja Liburan Keliling Jakarta Saat Akhir Pekan

Menghabiskan waktu dengan keluarga jelas menyenangkan. Terutama untukmu yang sekarang sedang menikmati peran sebagai orangtua baru, rasanya setiap hari ingin rasanya pergi bersama si kecil. Tak perlu khawatir, selagi kamu menetap di Jakarta, sejatinya hal itu mudah kamu wujudkan. Sekalipun mungkin di hari biasa kamu akan disibukkan mengurusi keperluan keluarga, manfaatkan saja waktu di akhir pekan.

Ajak Si Kecil Berkunjung ke TMII Sekaligus Kenalkan Budaya Indonesia

Ini dia tempat yang dari dulu selalu jadi tujuan wisata warga Jakarta, bahkan destinasi ini juga populer bagi pengunjung dari luar Jakarta yang ingin berwisata di Jakarta. Hal ini terbukti dari ribuan pengunjung memadati tempat wisata ini, mayoritas terdiri dari anak-anak, kaum muda, dan orang tua.

child-childrens-baby-children-s

Tiket masuk ke TMII dibagi menjadi tiket pintu masuk perorangan normal yang terhitung untuk umur 3 tahun keatas Rp. 10.000/orang. Mengingat TMII ini merupakan tempat wisata yang cukup luas, akan lebih menyenangkan kalau bisa mengelilingi tempat ini dengan kendaraan pribadi. Penting diingat, jam operasional TMII adalah buka pada Pkl. 07.00 WIB sampai Pkl. 22.00 WIB.

Kalau Untukmu dan Buah Hati yang Ingin Berkeliling Taman Hiburan, Mungkin Taman Impian Jaya Ancol Bisa Jadi Pilihan Menarik

Nah untukmu yang lebih suka berkeliling taman hiburan sembari melihat pemandangan pantai, datang saja ke taman Impian Jaya Ancol tepatnya. Disini kamu bisa menemukan berbagai macam tempat yang bisa kamu pilih untuk rekreasi. Taman Impian Jaya Ancol yang berlokasi di Jakarta Utara, dan untuk dapat mencapai tempat ini juga sangat mudah karena kamu bisa naik kendaraan pribadi ataupun alat transportasi umum.

ancol
Tiket masuk Taman Impian Jaya Ancol yaitu sebesar Rp 25.000/orang. Untuk menikmati kawasan tertentu, kamu masih harus membayar biaya tambahan. Tapi jangan khawatir, ada juga beberapa kawasan yang dapat kamu nikmati secara gratis.

Latih Si Kecil Untuk Tak Takut Ketinggian dengan Menikmati Pemandangan Apik dari Puncak Monas

Tempat yang paling ikonik ini bisa jadi pilihan saat kamu dan buah hati ingin berjalan-jalan santai tapi sekaligus pelesiran ke pusat kota. Monumen ini terbuka untuk umum dan buka setiap hari dari Pukul 08.00 hingga Pukul 15.00 WIB, kecuali pada Senin pekan terakhir setiap bulan biasanya ditutup untuk umum.

monas
Tak perlu merogoh kocek dalam-dalam, sebab untuk harga tiket masuknya, hanya dikenakan biaya Rp 5.000 per orang. Namun kalau kamu ingin mencapai puncak Monas, dikenakan biaya tambahan yaitu Rp 10.000 per orang. Murah meriah, bukan?

Sementara Untukmu yang Memburu Sore Hari Nan Santai, Coba Saja Sambangi Area Kota Tua

Ada sejumlah tempat historis di kawasan Kota Tua, seperti Museum Fatahillah, Pelabuhan Sunda Kelapa, Museum Bank Indonesia, Museum Seni Rupa dan Keramik, Toko Merah, dan masih banyak lagi museum yang ada di kawasan Kota Tua Jakarta. Kamu punya banyak pilihan kalau menyambangi tempat ini.

kota tua

Selain itu, tidak hanya tempat-tempat historis, kamu juga dapat menikmati kuliner bersama si kecil dengan menyempatkan berkunjung ke Cafe Batavia atau Cafe Gazebo, serta kamu dapat menikmati aneka jajanan seperti gado-gado, soto, hingga kerak telor khas Jakarta.

Agar Lebih Seru Coba Ajak Berkendara Dengan Motor

Naik mobil mungkin nyaman, namun kalau anak sudah beranjak besar tak ada salahnya untuk mengajaknya jalan-jalan mengisi liburannya dengan naik motor. Sensasinya akan terasa berbeda, karena si kecil akan bersentuhan langsung dengan sekitarnya ketika dalam perjalanan. Ia jelas akan lebih banyak bicara menghadapi situasi jalanan secara langsung.

Tapi untuk mengajak si kecil tentunya diperlukan motor yang menjamin kenyamanannya. Salah satu yang bisa dijajal adalah Suzuki NEX II Sebagai keluaran terbaru, Suzuki NEX II tampil lebih besar dari generasi sebelumnya. Dari segi panjang, Nex II berukuran 1.890 mm, dengan lebar 675 mm dan tinggi 1.045 mm. Sedangkan generasi pertamanya, Nex, memiliki panjang  1.850 mm, lebar 665 mm, dan tinggi 1.035 mm. Meskipun berukuran lebih besar dari pendahulunya, Nex II masih memiliki prinsip sebagai kendaraan roda dua yang berukuran kompak dan ramping.

nex stronger red

Demi menunjang sisi kenyamanan pengendara, Suzuki pun melakukan perubahan pada posisi jok motor, agar rasa pegal saat riding tidak lagi menjadi musuh utama setiap pengendara. Nah, lebar jok dan panjang jok pun ditingkatkan, yang semula 240 mm dan 620 mm di Nex, menjadi 250 dan 690 untuk bagian lebar dan panjang pada Nex II. Tentunya membonceng anak akan lebih nyaman dengan komposisi macam ini. Ditambah lagi pijakan kaki alias floor boardingnya juga dilebarkan sehingga kaki bisa leluasa selama perjalanan

Menyalakan motor juga sudah dipermudah dengan sudah disematkannya teknologi Suzuki Easy Start System. Sistem kelistrikan ECU-nya akan memastikan listrik tetap stabil sampai motor menyala. Jadi tak ada lagi kekhawatiran motor akan susah hidup dalam kondisi dingin.

nex elegant premium blue

Sebagai pilihan Suzuki NEX II hadirkan 5 varian menarik, yakni Sporty Runner, Fancy Dynamic, Elegant Premium, Elegant dan Standard. Setiap varian dibedakan dari pilihan kelengkapan fitur dan aksesoris yang dimiliki.

1. Suzuki NEX II Standard
Varian NEX II Standard merupakan varian paling dasar dari seluruh pilihan yang tersedia di NEX II. Dibekali kelengkapan fungsional untuk keperluan sehari-hari yang ekonomis dan praktis. NEX II Standard tersedia dalam warna brilliant white, stronger red dan titan black.

2. Suzuki NEX II Sporty Runner
Menggambarkan ekspresi generasi muda yang sporty dan aktif. NEX II Sporty Runner dilengkapi dengan LED Headlight, USB Charger, Sporty Body Striping Set, Meter Visor, Cover Muffler + Hole dan Rim Decal. NEX II Sporty Runner tersedia dalam warna brilliant white, stronger red dan titan black.

3. Suzuki NEX II Fancy Dynamic
Terinspirasi dari kedinamisan dan kreatifitas generasi muda yang stylish, NEX II Fancy Dynamic dibekali fitur LED Headlight, LED Lamp Line, USB Charger, Dynamic Body Striping Set dan Rim Decal.

4. Suzuki NEX II Elegant
Varian NEX II Elegant merupakan pilihan yang lebih ekonomis dan fungsional dengan warna yang tetap mewah yaitu mat stellar blue dan solid black. NEX II Elegant menjadi pilihan bagi yang ingin mulai menunjukkan jati dirinya dengan cara yang mudah.

5. Suzuki NEX II Elegant Premium
Mewakili karakter berkelas, NEX II Elegant Premium dilengkapi dengan LED Headlight, USB Charger, Floorboard Guard dan Cover Muffler. Warna tampilan pun berbeda dan lebih mewah dengan pilihan mat stellar blue dan solid black.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Harus Mudik Bersama Si Kecil? Tenang Bunda, Ini Yang Harus Dipersiapkan

mom-packing-toddler

Memboyong si kecil untuk turut serta mudik ke kampung halaman, jelas jadi sebuah tantangan. Bahkan mendadak bunda akan bertanya pada diri sendiri. Memangnya sanggup?

Dibandingkan bepergian sendiri, kegiatan ini memang akan jadi perjalanan yang cukup merepotkan. Apalagi jika ini adalah kali pertama si kecil ikut dalam perjalanan yang cukup panjang. Tanpa terkecuali, baik itu naik mobil pribadi atau transportasi umum.

Karena itu kita butuh melakukan persiapan dengan matang. Jangan sampai si kecil akan rewel dan menganggu perjalanan. Nah, agar mudik bersama si kecil bisa dilalui dengan menyenangkan. Ada beberapa hal yang perlu bunda persiapkan.

Jika si Kecil Sudah Dirasa Cukup Paham, Cobalah Bunda Ceritakan Situasi yang Akan Dilalui

4b8432c9e9f38e1b

Anak yang sudah mulai bisa berinteraksi, biasanya akan merasa bingung dan kaget jika tiba-tiba diajak pergi mudik. Apalagi jika itu adalah, kali pertama mereka merasakannya. Untuk itu bunda boleh memberinya pengertian lewat cerita.

“Nanti kita naik mobilnya lama ya, nak. Kita akan lewat jalan yang naik turun, dan melewati banyak pohon-pohon. Kita juga akan berbagi jalan sama orang lain. Jadi, kita akan mengantri. Nanti seru deh, kamu bisa lihat banyak mobil dan motor selama perjalanan.”

Dengan begitu, si kecil tak lagi akan bertanya-tanya kenapa kita masih saja di perjalanan dan belum sampai tujuan. Selanjutnya, bunda bisa mulai menceritakan beberapa hal yang mungkin akan disaksikannya di kampung halaman. Hal ini bertujuan untuk membantu si kecil beradaptasi, ketika nanti sudah sampai.

Siapkan Tas Khusus Perlengkapan Anak yang Bisa Memuat Segala Keperluannya

Tas

Demi memudahkan kita selama perjalanan, baiknya bunda membawa satu tas yang khusus untuk perlengkapan si buah hati. Pilihlah tas yang tidak terlalu besar, tapi juga tak terlalu kecil. Lalu tempatkan peralatan sesuai dengan fungsinya masing-masing.

Usahakan tas ini terpisah dengan tas yang memuat barang bawaan lain. Jadi khusus tas ini bisa diletakan di dekat Bunda. Sehingga jika nanti ada yang perlu, bunda tak perlu susah payah mencari untuk menemukannya lagi. Selain menghemat waktu, ini juga akan jadi salah satu hal yang memudahkan kita melakukan perjalanan sembari tetap memomong si kecil di jalan.

Bawalah Buku atau Mainan Lain yang Menjadi Kesukaannya

Kids-Looking-at-Books

Menurut Rainer Jenss, presiden dan pendiri Family Travel Association, Anak-anak baru lahir hingga usia 2 tahun, sesungguhnya berada pada usia yang lebih mudah untuk diajak dalam perjalanan. Kita bisa membawa mereka ke mana saja dan membuat mereka senang selama kita menciptakan lingkungan yang nyaman bagi mereka dan menjaga mereka tetap dalam rutinitas seperti biasanya.

Itu artinya, selama perjalanan kita hanya perlu membuat si kecil merasa senang dan nyaman dan tetap merasa ‘homie’, dengan kegiatan yang biasa dilakoninya. Maka, agar terhindar dari kebosanan, bunda perlu untuk membawa beberapa buku atau mainan kesukaan. Pilihlah buku atau mainan yang bersifat interaktif dan edukatif. Sehingga memungkinkan untuk bisa dimainkan atau dibaca bersama dengan anggota keluarga lainnya.

Bawa Makanan dan Beberapa Snack Selama Perjalanan

306edea47315dda0

Biasanya, si kecil yang masih berusia di bawah satu tahun haruslah didampingi makanan pelengkap selain ASI. Maka untuk itu, pastikan jika bunda membawa makanan yang dibutuhkannya untuk tetap menjaga nutrisi yang ia butuhkan selama perjalanan.

Begitu pula dengan anak yang sudah menginjak 1 hingga 3 tahun, yang juga utuh asupan makanan tepat waktu setiap hari. Bunda bisa mempersiapkan makanannya sebelum berangkat, dengan menaruhnya pada wadah yang bisa menyimpan makanan sementara. Baik untuk yang tetap hangat atau yang tetap dingin.

Tak hanya itu saja, Bunda juga boleh membawa beberapa snack yang mungkin lebih disenangi oleh si Kecil. Seperti beberapa jenis cookies dan buah-buahan yang sudah dipotong kecil-kecil. Membawa makanan si Kecil ke perjalanan akan membantu Bunda untuk menjaganya tetap kenyang dan tak kekurangan asupan.

Dan Jangan Lupa Untuk Membawa Keperluan Khusus Lain, yang Memang Bunda Butuhkan Selama Mudik

Kesiapan lain yang juga perlu Bunda perhatikan adalah tetap menjaga kesehatan dan kondisi si Kecil selama perjalanan. Khususnya, kebersihan pakaian yang si Kecil kenakan selama mudik lebaran.

Tentunya Bunda tidak mungkin membawa seluruh isi lemari pakaian si Kecil, bukan? Sementara dalam situasi mudik dan libur lebaran, bisa jadi jasa cuci belum banyak yang buka. Oleh karena itu, Bunda perlu mengatasi sendiri kebersihan baju-baju si Kecil.

Mom Pack

Untuk mempermudah Bunda, bawalah cairan pembersih pakaian khusus anak, yang memang diperuntukan untuk situasi dalam perjalanan. Salah satu yang terbaik adalah Sleek Baby Laundry Travel Wash. Produk ini, mampu menghilangkan noda membandel, dengan kandungan ekstra jeruk nipis dan Natural Plant Extract yang alami melindungi pakaian si Kecil dari kuman dan bakteri.

Sleek Baby Laundry Travel Wash sudah teruji oleh para ahli dermatologis, aman untuk kulit si Kecil. Selain itu, produk ini juga tidak mengandung paraben, dan lembut di tangan Bunda. Sleek Baby Laundry Travel Wash memang dirancang khusus sebagai perlindungan alami si Kecil, terlebih pada 1000 Hari Pertama Kehidupannya.

Sleek Baby

Karena ukurannya yang kecil dan travel friendly, Bunda bisa dengan praktis membawanya ke dalam tas khusus pakaian si Kecil. Selain itu, produk ini hadir dengan bentuk tube yang dipercaya sangat aman dari kemungkinan tumpah. Sehingga, Sleek Baby Laundry Travel Wash sangat pas untuk dibawa di perjalanan, dibanding deterjen berukuran besar yang biasa Bunda gunakan.

Nah, setelah Bunda mempersiapkan segala hal di atas, tentunya tak perlu lagi khawatir melakukan mudik lebaran bersama si Kecil. Nantinya, pengalaman ini justru akan jadi pengalaman tak terlupakan bagi Bunda sekeluarga. Selamat mudik, Bunda!

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Kesehatan Ibu & Anak

Pastikan Kondisi Bayi Tetap Sehat Walaupun Terserang Cacar Air Saat Hamil

woman-358779_1920

Momen kehamilan menjadi momen yang sangat dinantikan pasangan suami istri. Tentunya, Bunda menginginkan kondisi bayi dalam kandungan agar terus terjaga kesehatannya, bukan? Baik menjaga asupan nutrisinya maupun kondisi kesehatan agar bayi dapat lahir dengan normal.

Namun, bagaimana jika ternyata Bunda harus terserang penyakit cacar air selama masa kehamilan? Akankah membawa pengaruh kesehatan pada kondisi janin? Nah, untuk menjawabnya, mari simak bersama penjelasan berikut ini!

Cacar Air yang Terjadi Saat Kehamilan, Tak Bisa Dianggap Remeh

Cacar air merupakan suatu penyakit yang sangat menular dan bisa menimbulkan risiko kesehatan yang cukup serius, termasuk pada bayi yang sedang di dalam kandungan. Maka, apakah cacar saat hamil dapat membahayakan perkembangan janin di dalam kandungan? Jawabannya, ya!

Karenanya, jika Bunda merasa mengalami cacar air, perhatikan gejala-gejala yang Bunda derita seperti demam, timbul bintik-bintik merah, dan gatal. Lalu, langsunglah periksakan diri Bunda ke dokter, untuk mendapat penanganan yang sesuai.

Jika Bunda telat mendapat penanganan lebih lanjut, cacar air saat hamil dapat menimbulkan komplikasi seperti :

  • Pneumonia, bisa terjadi baik pada bayi atau ibu hamil.
  • Conginetal varicella syndrome

Ini merupakan sebuah sindrom kesehatan yang dapat memengaruhi kondisi calon bayi Bunda. Sindrom ini akan terjadi pada bayi saat cacar air diderita ibu hamil di 20 minggu pertama kehamilan.

Seorang bayi yang terkena sindrom ini bisa saja menderita perkembangan kaki dan tangan yang lebih lambat, pembengkakan pada kedua mata, dan perkembangan otak yang tidak sempurna.

  • Neonatal varicella

Suatu jenis infeksi yang mengancam hidup bayi yang baru lahir. Infeksi ini bisa terjadi jika si ibu menderita cacar air beberapa hari sebelum melahirkan, atau 48 jam sebelum melahirkan.

  • Hepatitis dapat terjadi pada si ibu hamil.

Gejala-gejala Khusus yang Menyertai Cacar Air Pada Ibu Hamil Harus Diperhatikan

Meskipun cacar saat hamil dapat menimbulkan komplikasi di atas, statistik menyebutkan kalau risiko terjadinya komplikasi cukup rendah, kok. Pasalnya, kasus cacar air termasuk jarang kasusnya pada ibu hamil.

Selain itu, kebanyakan ibu hamil yang menderita cacar air bisa sembuh dengan pengobatan, tanpa efek berbahaya bagi si jabang bayi.

Lalu, perlukah dirawat di rumah sakit? Jika Bunda menderita cacar saat hamil, perhatikan pula gejala-gejala yang menyertainya. Perawatan intensif di rumah sakit diperlukan jika Bunda mengalami gejala-gejala khusus, seperti :

  • Sakit kepala, pusing, mual, dan muntah-muntah
  • Timbulnya masalah pernapasan
  • Timbul kemerahan pada kulit yang kemudian berdarah
  • Timbul ruam pada kulit yang parah
  • Pendarahan pada vagina

Apa yang harus dilakukan jika terjadi komplikasi saat bayi lahir?

Saat Bunda menderita cacar air di masa kehamilan, maka tidak ada pengobatan atau penanganan yang dapat mencegah bayi Bunda terhindar dari cacar air. Jika sampai terjadi, dokter nantinya akan merawat bayi Bunda dengan antibodi cacar air yang disebut varicella zoster immune globulin (VZIG).

Nah, itulah serba-serbi kondisi Bunda yang cacar air di masa kehamilan yang harus Bunda ketahui agar kondisi bayi dalam kandungan bisa tetap sehat. Semoga bermanfaat!

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Kesehatan Ibu & Anak

Tidak Diharuskan, Tapi Jika Ibu Hamil dan Menyusui Ingin Puasa, Ada Kiat yang Bisa Membantu Bunda Kuat

pexels-photo-259363

Sebenarnya, seorang ibu hamil atau menyusui diberi kelonggaran untuk tidak memaksakan diri berpuasa. Dari segi kesehatan, dokter selalu menyebutkan bahwa usia kehamilan pada trimester pertama dan ketiga, ibu hamil tidak diizinkan untuk berpuasa. Tapi, selama kita merasa kuat dan tak ada masalah kesehatan yang akan berpengaruh buruk, rasanya sah-sah saja.

Sejalan dengan itu, pada salah satu kesempatan Dokter Spesialis Gizi Klinis dari Rumah Sakit Pondok Indah Bintaro, Diana F Suganda MKes, pernah berkata bahwa, “Selama berpuasa, ibu hamil tetap harus mengonsumsi aneka ragam pangan untuk memenuhi nutrisi janin dan bayinya.”

Nah, untuk bisa memastikan diri kuat menjalani ibadah ini, sebenarnya kita hanya perlu mengupayakan asupan nutrisi yang tetap seimbang. Supaya tak berpengaruh buruk terhadap perkembangan janin pada ibu hamil, dan tetap menjaga kualitas ASI dari ibu menyusui. Ada beberapa hal yang Bunda perlu pahami, agar tetap bisa kuat menjalani ibadah puasa. Lalu apa saja ya kira-kira, Bun?

Dimulai dengan Memastikan, Jika Bunda Sudah Mengonsumsi Karbohidrat Kompleks

a68f1a39ace1f126

Dilihat dari kandungan gizinya, karbohidrat kompleks sangat kaya akan kandungan serat yang baik untuk pencernaan dan merupakan sumber energi bagi tubuh. Bahkan untuk orang-orang yang sedang menjalani program diet, selalu disarankan untuk mengonsumsi karbohidrat kompleks. Sebab ini akan membuat kita kenyang lebih lama loh, Bun. Dan beberapa sumber karbohidrat kompleks yang bisa Bunda konsumsi antara lain nasi merah, jagung, ubi, singkong, sereal, dan kentang atau roti gandum untuk sahur.

Jangan Lupa Juga untuk Menambahkan Makanan yang Memiliki Protein dan Serat Tinggi

7999c3c61c33f18c

Tak hanya baik untuk menguatkan kita menjalankan puasa, memperhatikan jenis makanan yang akan dikonsumsi jadi upaya untuk menjaga bayi dalam kandungan. Nah, untuk itu baik bumil atau ibu menyusui, haruslah mengonsumsi makanan yang mengandung protein dan serat tinggi.

Sumber protein pun beragam Bun, tergantung Bunda akan mengonsumsi jenis protein hewani atau nabati. Protein dari hewani terkandung dalam daging rendah lemak seperti daging merah, ikan, dan daging unggas, atau jenis protein nabati yang ada dalam kacang kedelai, tempe, dan tahu.

Hindari Mengonsumsi Makanan Berlemak, Seperti Santan dan Gorengan

joshua-hoehne-500546-unsplash

Jangankan kala sedang puasa, saat tak berpuasa pun dokter pasti selalu mengingatkan kita untuk tak terlalu banyak mengonsumsi makanan-makanan yang menjadi sumber lemak. Baik santan ataupun jenis-jenis gorengan.

Karena lemak jadi salah satu makanan yang sulit dicerna, dan sering kali memicu mual pada tubuh kita, apalagi jika sedang berpuasa. Maka, jika pada menu buka puasa ada gorengan, meski itu terlihat menggiurkan, sebaiknya Bunda menahan diri, demi kebaikan janin dan asupan ASI si buah hati.

Sebisa Mungkin, Sebaiknya Bunda Jangan Minum Teh dan Kopi Dulu

emre-gencer-364602-unsplash

Faktanya, biasanya tubuh akan merasa jauh terasa lebih haus beberapa saat setelah minum teh atau kopi. Situasi seperti ini, jelas akan mengganggu ibadah puasa yang akan kita jalani. Sebab kandungan kopi dan teh yang berhasil masuk ke dalam tubuh, akan memancing reaksi urine keluar. Selanjutnya, kita akan mudah merasa haus dan lemas. Bukannya berhasil menjalankan puasa sampai berbuka, bisa-bisa kita hanya akan kuat berpuasa sampai jam 12 siang saja.

Selalu Pastikan Jika Saat Sahur dan Berbuka Tubuh Mendapat Asupan Air Putih yang Cukup

f82017fd8d66a01f

Nah, beberapa orang kerap keliru dalam memenuhi apa yang tubuh butuhkan. Salah satunya, menjadikan minuman sebagai hal pertama yang dikonsumsi saat sedang ingin sahur atau berbuka. Padahal, kita salah kaprah.

Minuman manis mungkin akan memuaskan dahaga saat berbuka, tapi kandungannya jelas tak baik untuk tubuh yang sedang berpuasa. Sebaliknya, cukupkan kebutuhan tubuh akan air dengan asupan air putih yang banyak. Bahkan beberapa dokter menganjurkan, ibu hamil dan menyusui sebaiknya mengonsumsi air putih setidaknya 3 liter sehari. Hal ini demi menghindarkan kita dari bahaya dehidrasi dan menguatkan tubuh untuk terus berpuasa.

Selanjutnya, Agar Tak Terlalu Lapar Bunda Baiknya Makan Sesaat Sebelum Imsak

pexels-photo-1071979

Ini mungkin jadi siasat kecil yang juga bisa membantu Bunda kuat dalam hal berpuasa, yakni memilih makan beberapa saat menjelang imsak saat sedang sahur. Sehingga, untuk bisa menjalani puasa sepanjang hari, kita tak akan merasa terlalu lapar.

Dan Pastikan Pula, Jika Bunda Mendapat Istirahat yang Cukup pada Siang Hari

pexels-photo-914905

Untuk ibu hamil yang masih bekerja dan harus berpuasa, cobalah untuk mengatur waktu istirahat yang cukup. Biasanya, beberapa perusahaan memberi keringanan saat bulan puasa berlangsung. Bunda bisa memanfaatkan waktu itu untuk beristirahat sejenak. Cari posisi tidur yang baik, di tempat yang memungkinkan. Walau hanya 40 – 50 menit, ini akan memberi energi baru untuk tubuh. Dan tetap ingat, jangan terlalu memforsir diri untuk melakukan hal-hal yang berat dulu. Karena selain hamil dan menyusui, kita juga sedang berpuasa. Jadi, tidak boleh terlalu lelah ya, Bun!

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Share

To Top