Parenting

Merawat Bayi Kembar Itu Repot? Bisa Kok Jadi Aktivitas Menyenangkan Asal Bunda Tahu Caranya

twins-1628843_640

Tidak semua orang dianugerahi bayi kembar. Hanya orang-orang tertentu saja yang oleh Tuhan diberi kesempatan untuk melahirkan dan memiliki bayi kembar. Betapa bahagianya Bunda yang dipercaya oleh Tuhan untuk melahirkan dan mengasuh bayi kembar.

Secara sepintas merawat bayi kembar membutuhkan tenaga yang ekstra. Dibutuhkan mental kuat, dukungan finansial, dan waktu ekstra. Meski begitu Bunda harus menikmatinya. Dengan begitu merawat bayi kembar bukanlah sebuah beban tapi aktivitas menyenangkan..

Bunda Tentu Butuh Bantuan Orang Lain Saat Memandikannya

Memandikan bayi kembar tidaklah seperti ketika Bunda memandikan bayi tunggal. Apa lagi saat usianya antara 0 sampai 6 bulan tubuhnya masih belum kuat, maka membutuhkan perhatian yang lebih. Untuk mengatasinya, Bunda dapat meminta bantuan anggota keluarga yang lain, bisa suami, anak yang dirasa sudah besar, orangtua, dan orang-orang disekitar yang bisa dipercaya. Bunda bisa meminta bantuan mereka untuk memegang bayi yang sedang dimandikan dan menjaga bayi yang lainnya.

Siapkan Pakaian Dan Kosmetika Bayi Didekat Bunda, Sehingga Bisa Lekas Dipakaikan Saat Si Kembar Selesai Mandi

Aktivitas selanjutnya yang dilakukan saat selesai mandi adalah harus memakaikan pakaian bayi. Untuk mengatasinya siapkan perlengkapan ganti yang dia butuhkan. Letakan perlengkapan seperti baju, celana, kosmetika, handuk, dan sebagainya di dekat Bunda, sehingga saat selesai mandi dapat dengan cepat memakaikan pakaian untuknya. Perlu diingat bahwa pakaian bayi kembar tidak harus selalu sama.

Tetap Usahakan Memberikan ASI Untuk Si Kembar Ya Bun!

Inilah aktivitas yang seringkali merepotkan para ibu yang memiliki bayi kembar. Disisi lain Bunda harus memberikan ASI secara seimbang untuk pertumbuhannya. Untuk mengatasi hal itu, Bunda dapat menyiapkan ASI yang telah diperah. ASI tersebut dapat Bunda gunakan setiap saat ketika bayi membutuhkan.

Cara lain yang bisa dilakukan adalah gunakan kursi yang bertangan, terutama kursi goyang. Kursi ini memungkinkan bagi Bunda untuk menyusui mereka bersamaan. Letakkan dua bantal di atas tangan kursi dengan posisi senyaman mungkin bagi Bunda dan juga si kembar. Setelah itu Bunda bisa menyusuinya secara bersamaan.

Saat Anak Telah Berusia 6 Bulan, Berikan MPASI Pada Piring Yang Berbeda, Suapi Anak Secara Bergantian

Saat bayi sudah berusia 6 bulan, maka Bunda dapat memberikan Makanan Pendamping ASI (MPASI). Makanan ini akan sangat membantu pertumbuhan anak. Bunda dapat menyiapkan MPASI pada piring yang berbeda. Hal ini untuk mengetahui porsi dari masing-masing anak. Suapi anak secara bergantian sampai mereka merasa kenyang. Jika merasa kerepotan, maka Bunda dapat meminta bantuan orang lain untuk menyuapi si kembar.

Bukan hanya dari Segi Fisik saja, Kenali Juga Perbedaan Sifat dan Kebiasaan si Kembar

Menurut kebanyakan orang bahwa kembar bagaikan pinang dibelah dua, artinya mereka sama persis. Tapi sebagai orang tua, Bunda harus mengenali mereka sejak dini. Dengan begitu Bunda dapat mengenali sifat-sifatnya, kebiasaannya, dan berbagai aspek penting lainnya yang ada pada diri anak.

Saat Usia Bayi Diatas 4 Bulan, Mulai Pisahkan Tempat Tidurnya

Satukan tempat tidur bayi kembar saat usia mereka antara 0 sampai 4 bulan. Pada usia ini bayi akan cenderung anteng saat tidur. Dan menurut beberapa pengalaman biasanya bayi kembar akan tidur lebih lelap saat tahu kembarannya berada disampingnya. Namun saat usianya diatas 4 bulan, maka sebaiknya Bunda memisahkan tempat tidurnya. Pada usia ini bayi cenderung bergerak saat tidur sehingga dihawatirkan akan mengganggu satu sama lainnya.

Pastikan Pernafasannya Lancar, Sebab Beberapa Bayi Kembar Lahir Dengan Paru-paru yang Belum Sempurna

Beberapa bayi yang lahir dengan kembar memiliki masalah pada paru-parunya. Hal ini karena beberapa bayi kembar lahir dengan paru-paru yang belum sempurna sehingga menyebabkan kesulitan bernafas. Untuk itu, periksakan kondisi fisiknya, termasuk juga paru-parunya saat dia lahir.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Kesehatan Ibu & Anak

Bunda, Ini Cara Mengatasi Perut Kembung Pada Bayi

Perut kembung pada bayi seringkali membuat bayi rewel, muntah bahkan sampai demam. Tentu, Bunda merasa khawatir dengan kondisi buah hati yang seperti ini. Jangan khwatir, Bunda! Segera atasi kembung pada bayi dengan praktikkan langkah jitunya berikut ini!

1. Menepuk lembut punggung bayi

Atasi kembung pada bayi dengan menepuk lembut punggungnya setiap kali ia habis menyusui. Caranya, angkat tubuh bayi dalam posisi tegak dan posisikan kepalanya berada di pundak Anda. Setelah itu, tepuk-tepuk punggungnya secara lembut hingga ia sendawa. Mudah, bukan?

2. Gosok perut bayi

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah dengan menelentangkan tubuh si kecil, lalu oleskan sedikit minyak telon atau minyak kayu putih ke permukaan perutnya. Setelah itu, gosok lembut perut bayi searah jarum jam. Cara ini dijamin dapat membuat perut bayi terasa nyaman sekaligus mendorong gas berlebih agar keluar.

3. Betulkan posisi menyusui

Satu hal yang sering terlupakan oleh ibu muda adalah seperti apa posisi menyusui yang benar. Karena, jika sampai salah, maka hal ini justru akan membuat perut bayi kembung dan begah. Untuk menghindari kemungkinan buruk ini, selalu pastikan bahwa kepala bayi lebih tinggi dibanding perutnya. Dengan begitu, bayi akan lebih mudah sendawa karena susu akan langsung mengalir ke perut dan mendorong gas berlebih keluar

4. Buat bayi agar lebih aktif

Bagi Anda yang memiliki buah hati yang sudah bisa berjalan atau merangkak, maka selalu berikan ia stimulus agar terus bergerak aktif. Nah, khusus untuk bayi yang masih belum bisa berjalan atau merangkak, maka cobalah cara berikut ini: posisi tubuh bayi dalam keadaan telentang, lalu angkat kedua kakinya dan buatlah gerakan seakan-akan sedang berjalan. Jika dilakukan dengan benar, cara ini dijamin dapat membuat kembung pada bayi reda dengan segera..

5. Mandikan dengan air hangat

Cara mengatasi perut kembung pada bayi yang terakhir adalah dengan memandikannya menggunakan air hangat. Jika si kecil sudah mulai rewel, dan cara yang telah disebutkan sebelumnya tetap tidak memberikan hasil maksimal, maka segera mandikan ia dengan air hangat suam-suam kuku. Suhu hangat terbukti dapat membuat perut bayi terasa lebih nyaman, Dengan begitu, dijamin kondisinya akan membaik dan tidak akan rewel lagi.

Itu tadi 6 cara mengatasi perut kembung pada bayi yang dapat dicoba oleh para ibu. Semoga bermanfaat, Bunda!

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Parenting

Anak Cerdas Punya Rasa Ingin Tahu yang Besar, Ini Manfaat Anak Memiliki Rasa Ingin Tahu dan Cara Praktis Merangsang Keingintahuan Anak

Calm children playing with  toys in home interior

.

Memiliki rasa ingin tahu yang besar adalah sebuah anugerah yang diberikan Tuhan. Jika seseorang mampu mengarahkan rasa ingin tahu kepada hal-hal yang positif, sifat tersebut akan menjadi keuntungan bagi kita. Namun sebaliknya, jika rasa ingin tahu tersebut digunakan untuk hal-hal yang negatif sifat tersebut bisa menjadi bumerang untuk kita.
Rasa keingintahuan akan sesuatu hal, jadi motivator yang kuat. Mampu membangun mental dan emosi, serta mendorong seseorang mau belajar dan maju. Nah sebagai orangtua, hal ini jelas jadi tugas kita bersama. Sebab menjaga agar rasa  tersebut terus tumbuh didalam dirinya, kita butuh beberapa cara untuk menstimulasinya.

Dan Berikut  Caranya :

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Parenting

Sebab Kerap Susah Tidur Pada Anak Dapat Mengganggu Perkembangannya, Atasi Dengan Tips Ini Bun

StockSnap_AHFXOY83GL

Apakah buah hati anda sering terbangun dan menangis di malam hari? Jika frekuensinya tidak terlalu sering maka hal itu bisa disebut sebagai sesuatu yang wajar, namun jika kerap terjadi bisa jadi si kecil mengalami gangguan tidur.

Gangguan tidur terjadi saat ritme biologisnya terganggu, sehingga si kecil tak dapat tidur nyenyak saat malam hari. Namun anda tidak perlu khawatir, agar anak tak lagi sulit tidur, ada sejumlah tips sederhana yang bisa Bunda terapkan.

Hentikan Aktivitas Bermain Anak Beberapa Jam Sebelum Waktu Tidurnya Tiba

Bermain merupakan aktivitas yang tidak bisa dilepaskan dari dunia anak. Kebanyakan anak akan menghabiskan banyak waktu untuk bermain. Namun ternyata dekatnya jarak antara selesai bermain dengan waktu tidur dapat menyebabkan si kecil mengalami kesulitan untuk tidur nyenyak.

Sebuah penelitian yang dilakukan di Amerika menyatakan bahwa satu jam jarak antara selesai bermain dengan waktu tidur akan menyebabkan si kecil mengalami sulit tidur. Untuk itu, para ahli menyarankan para orangtua untuk menghentikan aktivitas bermain anak beberapa jam sebelum waktu tidurnya tiba demi menjaga kualitas tidur si kecil.

Pastikan Tempat Tidur Yang Digunakan Anak Bisa Membuatnya Nyaman

Cara lainnya untuk membuat tidur si kecil nyenyak adalah dengan memberikan tempat tidur yang nyaman. Bisa jadi sering terbangunnya si kecil pada malam hari disebabkan oleh bahan seprei yang panas, adanya pasir, atau semut. Untuk mengatasinya, gantilah seprei si kecil secara teratur sehingga tempat tidurnya pun akan menjadi nyaman.

Berikan Camilan Untuk Anak Beberapa Jam Sebelum Waktu Tidurnya Tiba

Mungkin masih banyak orangtua yang belum menggunakan cara yang satu ini untuk menidurkan si kecil. Padahal beberapa ahli anak menyarankan para orangtua untuk memberikan cemilan beberapa jam sebelum waktu tidurnya tiba. Makanan kecil seperti kacang, sereal, pisang, telur, keju, ikan tuna, segelas susu hangat, dan yoghurt dapat memicu rasa kantuk pada anak.

Matikan Atau Jauhkan Perangkat Elektronik Dari Tempat Tidur Anak

Beberapa pakar kesehatan anak berpendapat bahwa sambungan listrik yang terdapat pada perangkat elektronik seperti TV, radio, ponsel, dan berbagai jenis peralatan listrik lainnya dapat menghambat produksi hormon melatonin pada si kecil. Hormon melatonin adalah hormon yang menyebabkan rasa mengantuk.

Meskipun beberapa ahli meragukan hasil penelitian tersebut tapi tidak ada salahnya anda memutus aliran listrik di sekitar si kecil. Atau paling tidak menjauhkannya dari tempat tidur si kecil.

Gunakan Lampu Tidur Atau Matikan Lampu Agar Si Kecil Cepat Tidur

Banyak pakar kesehatan yang menyarankan untuk mematikan lampu saat sedang tidur. Hal itu karena cahaya lampu dapat menghambat produksi hormon tidur. Namun jika bayi anda tidak terbiasa dengan tidur dalam suasana yang gelap, maka Bunda dapat memasang sebuah lampu tidur di kamar tidur.

Buat Anak Merasa Rileks Agar Tidurnya Nyenyak Bun!

Beberapa aktivitas ringan seperti memberikan pelukan, ciuman, bercerita, dan bersenandung akan membuat si kecil menjadi rileks. Dengan begitu anak dapat tidur nyenyak dan beristirahat dengan maksimal. Hal ini tentu berpengaruh baik untuk pertumbuhannya.

Ternyata tidak terlalu sulit untuk membuat tidur si kecil nyaman. Dengan tips sederhana di atas, Bunda dapat membuat tidur si kecil jadi berkualitas. Namun jika tips tersebut sudah dilakukan dengan baik tapi tidur si kecil belum juga nyenyak, maka anda dapat berkonsultasi dengan dokter anak demi mengetahui penyebabnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Share

To Top