Mainan Anak

Mengingatkan kembali! Ini Mainan Anak yang Jarang Dimainkan oleh Anak Masa Kini dan Cara Memainkannya

bermainanak

Sekarang ini kita sudah sangat jarang melihat anak memainkan permainan-permainan tradisional. Anak saat ini lebih banyak memainkan mainan-mainan berupa game digital baik di Komputer maupun di Smartphonenya.

Untuk mengingatkan kembali, berikan ini Mainan Anak yang Jarang Dimainkan oleh Anak Masa Kini dan Cara Memainkannya

Bola bekel

Salah satu permainan jadul yang mulai terlupakan adalah bola bekel. Permainan ini menggunakan bola karet yang bisa memantul dan juga biji logam yang harus ditangkap oleh pemain. Permainan bola bekel dimainkan berdasarkan level, semakin lama permainan akan menjadi semakin sulit, maka dari itu dibutuhkan keterampilan dan kesabaran. Kemampuan menangkap bola menjadi penentu permainan ini.

Congklak

Congklak atau disebut juga dakon di daerah Jawa ini merupakan permainan tertua di Indonesia dengan menggunakan papan dan juga biji – bijian. Papan panjang yang dilubangi menjadi wadah dan pemain harus memasukkan biji – biji ke dalamnya. Siapa yang memiliki biji terbanyak akan menjadi pemenangnya. Sayangnya, permainan ini hanya bisa dimainkan dengan dua orang saja.

Monopoli

Monopoli juga salah satu permainan papan paling terkenal di dunia lho! Setiap pemain melemparkan dadu secara bergiliran untuk memindahkan bidaknya, jika mendarat di petak yang belum dimiliki orang lain, pemain dapat membeli petak tersebut dengan harga yang ditentukan. Sebaliknya, jika petak tersebut sudah dimiliki pemain lain, kita harus membayar pemilik petak dengan uang sewa yang ditentukan.

Kelereng

Kelereng atau gundu ini merupakan permainan yang biasa dilakukan oleh anak laki – laki. Permainan dimulai dengan menggambar segitiga sama kaki di tanah kemudian para pemain meletakkan satu kelereng mereka di atas gambaran segitiga tersebut. Lalu, masing – masing pemain melempar kelereng mereka dari jarak 2 – 3 meter. Permainan ini minimal dimainkan oleh 3 orang dan maksimal 6 orang. Pemain yang mampu mengenai semua kelereng di dalam segitiga tersebut akan keluar sebagai pemenangnya.

Petak Umpet

Sesuai dengan namanya, petak umpet adalah permainan dimana 1 orang menjadi penjaga, biasanya menghadap tembok dan menutup matanya lalu mulai menghitung sampai 10 atau hitungan yang sudah disepakati bersama, sementara pemain lain akan bersembunyi di beberapa tempat. Setelah si penjaga selesai menghitung, penjaga akan mulai mencari pemain lain yang bersembunyi. Permainan ini dapat dilakukan dengan minimal 2 orang.

Tapak Gunung

Biasa disebut juga dengan engklek di Jawa ini merupakan permainan yang simpel dan tidak memerlukan banyak alat. Yang menjadi kunci utama permainan ini adalah kekuatan dan keseimbangan kaki si pemain. Setiap pemain harus menapakkan satu kakinya di tanah sementara kaki yang lain harus diangkat. Permainan dimulai dengan melemparkan sebuah batu dan tidak boleh keluar dari garis, pemain harus melompat sesuai dengan angka yang tertulis di tanah. Jika batu atau kaki pemain melewati garis maka pemain akan kehilangan giliran dan harus berhenti.

Lompat Tali

Lompat tali biasanya identik dengan kaum perempuan tapi, tak sedikit juga anak laki – laki yang ikut bermain. Permainan ini tergolong sederhana karena hanya melompati anyaman karet dengan ketinggian tertentu, mulai dari yang rendah sampai tertinggi. Namun, jika pemain gagal melompat maka pemain tersebut harus mengganti posisi dengan si pemegang tali hingga ada pemain lain yang juga gagal dan menggantikan posisinya.

Ular Naga

Permainan ini dilakukan secara berkelompok yang biasa dimainkan di luar rumah pada sore hari. Permainan ular naga akan lebih menyenangkan jika dilakukan di area yang luas seperti lapangan atau taman dengan diikuti 5 – 10 orang pemain. Para pemain berbaris melewati ‘gerbang’ yakni dua pemain yang berdiri berhadapan dan saling berpegangan tangan di atas kepala. Sambil menyanyikan lagu, pemain yang berbaris akan berjalan melewati si ‘gerbang’ sampai akhirnya salah satu pemain akan ditangkap oleh ‘gerbang’ dan memilih ‘gerbang’ mana yang menjadi pilihan.

Layang – Layang

Layang – layang, layangan atau wau adalah lembaran bahan tipis berkerangka yang terhubungkan dengan tali atau benang ke daratan atau pengendali yang kemudian diterbangkan ke udara dengan memanfaatkan kekuatan hembusan angin sebagai alat pengangkatnya. Selain terkenal sebagai permainan, layangan juga memiliki fungsi ritual, alat bantu memancing atau menjerat, alat bantu penelitian ilmiah, serta media energi alternatif.

Gasing

Disebut juga gasing, gangsing atau panggal, merupakan permainan yang bisa berputar pada poros dan seimbang pada suatu titik. Cara memainkannya tidak lah sulit, yang terpenting adalah si pemain tidak boleh ragu – ragu saat melemparkan gasing ke tanah.

Patah Pinggang

Cara memainkannya:  Cari satu buah batu yang gepeng, yang bisa diposisikan berdiri di atas tanah. Dan satu batu yang gepeng pula yang jadikan senjata untuk masing-masing anak. Kemudian sekumpulan anak beradu dengan hompimpa untuk mengundi urutan siapa yang akan bermain duluan. Setelah ditemukan urutan anak yang akan bermain, maka dimulailah permainan dengan meletakkan batu milik masing-masing anak di atas punggung kaki, kemudian dengan jarak yang ditentukan, kaki tersebut diayunkan kemudian diarahkan ke batu gepeng yang posisinya berdiri di atas tanah sebagai titik acuan, jika batu gepeng yang di atas tanah tersebut jatuh hingga posisinya tertidur, maka anak tersebut boleh melanjutkan permainan dengan gaya lempar batu gepeng hingga sampai pada posisi yang namanya patah pinggang. Namun jika belum berhasil, anak tersebut akan digantikan oleh teman lain dengan urutan selanjutnya, dan anak yang kalah tadi harus mengantri lagi pada urutan terakhir. Posisi patah pinggang tersebut adalah seperti posisi menungging, namun posisi menunggingnya terbalik, kepala di arahkan ke belakang mengarah pada punggung belakang kita, kemudian dengan posisi tersebutlah seorang anak melempar batu gepengnya ke arah batu gepeng acuan dengan pandangan seperti kaki di kepala, kepala di kaki.

Kuda Loncat

Cara memaninkannya: Satu orang anak diposisikan sebagai tiang yang akan diadu untuk suit pada lawan. Satu anak yang kalah pada sesi hompimpa harus bersedia memposisikan dirinya seperti kuda yang tertunduk seperti hendak rukuk pada saat sholat, dan tangannya bersandar pada anak yang menjadi tiang tadi. Lalu anak-anak lain yang menang pada sesi hompimpa, mereka berbaris satu persatu untuk menaiki punggung si kuda tadi secara bergantian, kemudian adu suit pada si anak tiang, jika si anak yang menunggang menang, maka dia harus berbaris lagi di belakang teman yang lain untuk menunggangi kuda lagi, namun jika si anak yang menunggangi kuda tersebut kalah, maka dialah yang akan berganti menjadi kuda. Begitu seterusnya.

Sambar Elang

Cara memaninkannya:  Dua anak yang kalah pada saat mengundi hompimpa harus mengambil posisi jongkok dengan tangan saling membentang, kedua anak ini memposisikan tubuh mereka seperti pintu gerbang. Kemudian kedua anak tersebut mengepak-ngepakkan tangan mereka layaknya seekor burung elang dengan gerakan yang berlawanan. Lalu anak-anak lain bergantian melompati kepakan tangan kedua anak tersebut, lompatan tersebut tidak boleh mengenai kepangan tangan sang elang, bila terkena harus menggantikan salah satu dari anak yang tadinya menjadi elang.

Patok Lele

Cara memaninkannya Sekumpulan anak dibagi menjadi dua kelompok, yang kemudian mencari potongan kayu dalam dua bagian, yang panjang menjadi induk dan yang pendek menjadi anak. Kemudian menggalih lubang kecil di atas tanah, setelah itu letakkan anak kayu di atas lubang, lalu kelompok anak yang mendapat giliran untuk main harus melayangkan anak kayu dengan sabetan induk kayu ke arah lawan yang sudah berpencar mengatur posisi untuk menangkap anak kayu yang akan terlempar. Jika anak kayu tertangkap oleh kelompok lawan, maka posisi main digantikan oleh lawan.

Tak Tik Bum Wer

Cara memaninkannya:  Empat orang anak membentuk lingkaran dan duduk di atas lantai, masing-masing anak memegang alih julukan hukuman, diantaranya tak, tik, bum dan wer. Kemudian saling menghempaskan jari tangan ataupun jari kaki ke atas lantai setelah dikatakan secara serentak kalimat tak tik bum wer, yang artinya tak berarti jitak, tik berarti selintik, bum berarti terkena bum namun bum di sini diartikan bahwa telapak tangan akan dipukul dengan gumpalan satu tangan, wer berarti jewer. Jika hitungan jari berhenti di kata wer, maka anak yang mengambil alih kata wer anakn menjewer tiga anak lainnya. Begitu seterusnya.

Yaoma-Yaoma

Cara memaninkannya: Ini merupakan permainan yang saling mengadu nyanyian. Dua kelompok anak masing-masing bergandeng dengan kelompoknya lalu secara bergantian menyanyikan semboyan Kami ini orang kaya yaoma-yaoma. Kemudian kelompok lain membalas Kami ini orang miskin yaoma-yaoma. Titik penghabisan permainan ini adalah ketika salah satu kelompok yang mengaku miskin menyanyikan semboyan bahwa mereka menginginkan anak dari kelompok yang kaya, atau sebaliknya. Diantara yang kaya dan yang miskin sama-sama boleh meminta anak ataupun memberikan anak. Hingga habislah anak mereka, permainan akan diulang kembali.

Kereta Api

Cara memaninkannya:  Sekelompok anak mengundi dengan hompimpa, dua anak yang terakhir kalah dalam hompimpa harus bersedia menjadi gerbong gereta api dengan saling merekatkan tangan mereka berdua dan saling berhadapan lalu dibentangkan ke atas. Kemudian anak-anak lain saling membahu mengitari gerbong kereta api tersebut sembari menyanyikan lagu naik kereta api. Kemudian setelah lagu kereta apinya selesai maka dua anak yang menjadi gerbong kereta api tersebut akan menangkap salah satu dari anak yang mengitari gerbong kereta. Kemudian dua anak yang menjadi gerbong kereta api tadi berkompromi untuk memilih satu diantara kata benda yang telah disepekati untuk menjadi kata kunci yang akan ditawarkan pada anak yang tertangkap tadi. maka anak tersebut harus memilih satu diantara dua kata kunci, kata lunci yang dipilih akan menentukan siapa yang akan menjadi induknya setelah permainan kereta api ini usai. Karena setelah anak-anak yang tertangkap memilih induknya, maka akan diadu kembali dengan induk lawan dengan cara bermain tarik tambang.

1 Comment

1 Comment

  1. Pingback: Kurangi Anak Menonton TV dengan 21 Aktivitas ini | Sayangi Anak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Kesehatan Ibu & Anak

Membuat Si Kecil Merasa Nyaman Saat Bermain Dan Belajar Di Rumah, Jadi Sesuatu Yang Wajib Kita Perhatikan

Punya anak yang sedang aktif-aktifnya bergerak kesana kemari, tentu jadi momen bahagia yang kadang membuat kita kewalahan. Tapi bunda tak perlu khawatir, karena begitulah momen tumbuh kembang pada setiap mereka.

Hal yang menjadi tugas kita sebagai orangtua adalah menemani mereka pada satiap perkembangan dan aktivitasnya. Tentu dengan sesuatu yang menyenangkan dan sesuai dengan keinginannya.

Nah yang jadi pertanyaan, bagaimana menciptakan kegiatan yang menyenangkan untuknya? Bunda bisa contek beberapa hal ini untuk dilakukan di rumah.

 

Untuk Mengasah Kemampuan Imajinasi Miliknya, Berikan Dirinya Kebebasan Untuk Memilih Kegiatan

rsz_stocksnap_q5fjuk9ofh

Jika selama ini kebanyakan orangtua selalu menilai tingkat perkembangan otak seorang anak dari tingkat kecerdasan yang ia punya. Ini adalah salah! Lebih dari itu, sebenarnya ada hal lain yang perlu kita perhatikan. Yakni kemampuan berkonsentrasi untuk menemukan imajinasi. Untuk itu biarkan ia memilih sendiri.

Jika memang pilihan yang ia pilih adalah bermain mewarnai. selanjutnya Bunda bisa memberinya kesempatan untuk memilih sendiri model gambar yang akan ia warnai sendiri. Meski terkesan seperti sedang bermain, nyatanya aktivitas ini telah memintanya untuk berkonsentrasi. Bahkan melibatkan anggota tubuh dan perasaan miliknya.

 

Tak Hanya Mendengarkan Kita Bercerita, Biarkan Ia Bermain Dengan Bercerita

rsz_josh-applegate-149609

Jika bunda merasa bahwa mendongeng tak lagi efektif untuknya, sepertinya bunda sedang keliru. Sampai kapanpun aktivitas storytelling lewat mendongeng tentu jadi hal yang akan membantu tumbuh kembangnya. Maka buatlah sesuatu yang baru, dengan bertukar peran dengannya.

Jika biasanya bunda jadi si pencerita, sekarang giliran si kecil yang akan bercerita lewaat sebuat permainan. Dengan begitu ia akan terlatih untuk berkata-kata. Dan ini jadi kegiatan yang akan berbeda dari sekedar mendengar atau membaca saja. Karena ketika ia sedang bercerita ada stimulasi otak untuk yang berbeda dengan aktivitas lainnya. Sehingga kemampuannya dalam mengingat sesuatu pelan-pelan akan terasah.

 

Kemudian Manfaatkan Segala Sesuatu Yang Bisa Membuatnya Bermain Lebih Leluasa

rsz_markus-spiske-135763

Ruang keluarga dan kamar miliknya jadi tempat yang baik untuk si kecil bisa berkreasi sesukanya. Bunda bisa memilah beberapa perabotan yang ada untuk mendukung suasana bermain yang semakin mendukung kegiatannya. Mulai dari kursi, bantal, hingga benda lain yang memungkinkan membantu proses bermainnya.

Tak selalu harus mewah, yang penting suasanya bisa membantu untuk berkreasi sesukanya. Setelah itu, ajar pula ia untuk terbiasa membereskan semua alat bermain yang baru saja ia pakai. Jangan sampai semua benda-benda itu ditinggalkan begitu saja. Karena meski usianya masih kecil, membiasakan ia berberes mainan itu perlu. Ini akan menjadikannya tumbuh sebagai anak yang disiplin, termaksud dalam hal bermain.

Pastikan Pula Area Bermainnya Bersih Dan Tak Berbahaya

rsz_stocksnap_pbhff6rjph

Nah untuk yang satu ini, jangan sampai luput dari perhatian ya bun. Kita harus memastikan bahwa ia berada pada tempat yang aman. Karena tempat bermainnya berada di dalam rumah. Bukan tak mungkin ia lepas dari pengawasan yang kita punya. Apalagi di usia yang terbilang masih sangat kecil, tentu ia tak tahu jika hal-hal di sekitarnya bisa membahayakan keselamatannya.

Untuk itu, hindari menempatkan dirinya di sekitar tempat yang terdapat stop kontak, terminal listrik, kabel rol, atau disekitar lemari yang tentu berbahaya. Karena kemampuannya yang sedang ingin tahu banyak hal, sering mendorongnya melakukan sesuatu yang tak seharusnya. Tentu bunda tak ingin kan, jika tiba-tiba si kecil memasukkan jari miliknya kedalam terminal listrik yang ada di dekatnya.

 

Serta Lindungi Ia Dari Gigitan Nyamuk Selama Bermain

Hal yang tak kalah penting untuk di perhatikan adalah melindungi ia dari gangguan serangga, khususnya nyamuk. Karena kulit si kecil yang masih tergolong lembut, sering jadi mangsa sedap untuk si nyamuk. Jangan sampai aktivitasnya bermain terganggu hanya karena adanya nyamuk yang berkeliaran di sekelilingnya.

Untuk mengatasi hal itu bunda bisa pilih kipas angin Ony series yang terbaru dari cosmos. Loh kipas angin apa hubungannya dengan nyamuk?

kipas angin

Nah, kipas angin yang diperkenalkan pada Selasa, 19 September 2017 kemarin di Hotel Ciputra Grogol, bersamaan dengan acara Gathering Cosmos dalam rangka ulang tahun yang ke 41 Tahun ini memang berbeda.

Utet Siregar Selaku General Marketing marketing Cosmos mengatakan bahwa selama ini kita melindungi keluarga dari nyamuk dengan cara yang sedikit keliru. Karena menyemprotkan anti nyamuk hanya akan menghilangkan nyamuk sementara, dan jika efek obat hilang nyamuk lain akan kembali.

“Jika selama ini kita mungkin percaya bahwa menyemprot obat nyaman, itu berarti kita telah mengusir nyamuk. Padahal itu hanya akan mengusirnya sementara saja, kalau bau dari obat yang kita semprot maka nyamuk akan kembali datang” Terang Utet.

Untuk itu, PT.Star Cosmos kembali melahirkan produk barunya yakni kipas angin seri ony. Uniknya kipas angin ini dilengkapi dengan tempat obat nyamuk. Jadi kita tinggal memilih obat nyamuk brand apa pun dan tinggal memasukannya ke dalam tempat yang disediakan di kipas angin tersebut.

Tentunya ini akan membantu si kecil, untuk tetap merasa nyaman saat bermain atau belajar di dalam rumah. Dan sebagai orangtua kita juga tak lagi khawatir jika ia akan di gigit nyamuk selama bermain. Karena ada kipas angin dari cosmos yang siap menemani ia bermain sepanjang hari.

1 Comment

1 Comment

  1. Pingback: Kurangi Anak Menonton TV dengan 21 Aktivitas ini | Sayangi Anak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Hiburan Anak

Ingin Memberikan Mainan Pada Si Kecil ? Beberapa Hal Ini Perlu Kita Perhatikan

Sudah Beli Mainan Baru

Setiap kali masuk kesebuh toko mainan anak, kita akan dihadapkan pada banyaknya jenis pilihan dengan berbagai bentuk dan warna disetiap mainan. Yang bisa membuat kita galau hanya untuk memilih mainan mana yang ingin kita beli untuk sikecil,karena selain membantu anak dalam tumbuh kembangnya mainan tersebut juga harus memenuhi beberapa hal yang perlu diperhatikan juga. Apakah mainan tersebut aman untuk sikecil atau malah bisa saja malah membahayakannya, ini hanyalah contoh sederhana yang perlu kita perhatikan untuk lebih lanjut bisa kita lihat dibeberapa point ini.

TERBUAT DARI BAHAN YANG AMAN DAN SESUAI USIA ANAK

Perhatikan asal bahan dan komponen mainan, jika mainan tersebut diberi cat pastikan bebas logam timah dan tidak beracun. Hindari pemilihan mainan yang berat dan bersisi tajam karena bisa membahayakan anak atau teman bermainnya. Hal lain yang harus diperhatikan adalah membaca label pada mainan tersebut terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk membelinya, biasaya berisi aturan usia tertentu yang dapat atau cocok untuk memainkannya.

PILIHLAH BAHAN YANG TAHAN LAMA DAN MUDAH DIBERSIHKAN

Bicara soal awet pasti semua orangtua ingin jika mainan yang dibelikan bisa awet dalam jangka waktu yang panjang, apalagi jika harga mainannya lumayan menguras kantong. Duh

Jadi pilihlah mainan yang memang bisa tahan lama dan mudah dibersihkan atau bisa dicuci, selain untuk tetap bisa bersih juga untuk menghilangkan kuman dan bakteri yang menempel pada mainan. Sembari beri pengertian kepada sang anak untuk merawat dan menjaga mainannya (jika anak sudah bisa berinteraksi dengan kita).

MEMILIKI NILAI EDUKASI YANG TINGGI DAN BERAGAM

Memilih jenis mainan juga harus memerhatikan nilai edukasi yang bisa dipahami oleh sang anak, tidak hanya bagus dan mahal pastikan juga bahwa mainan tersebut memiliki nilai edukasi yang akan merangsang dan menggerakkan tumbuh kembang otak si kecil. Karena mainan yang memiliki nilai edukasi akan membantu melatihan kecerdasan sang anak dari kecil.

JENIS MAINANNYA MEMILIKI FUNGSI DAN REPRESENTASI

Mainan yang memang memiliki fungsi akan membantu anak lebih cepat dalam memahami beberapa hal yang ada disekitarnya, untuk itu memilih mainan yang memang benar berfungsi sebagaimana fungsi aslinya sangatlah membantu orangtua untuk tumbuh kembang sang anak, misalnya 1 set alat masak mainan untuk ank perempuan atau sebuah mobil-mobilan untuk anak laki-laki. Dari situ mereka akan belajar bahwa mainan mereka tersebut memiliki fungsi yang sama dalam kehidupan.

SESUAI DENGAN MINAT SI KECIL

“Sudah beli mainan baru untuk si kecil bukannya senang dia malah lebih asik dengan mainan lamanya” Nah untuk kasus seperti ini yang perlu kita perhatikan adalah pilihlah mainan yang memang sesuai dengan minat anak, kita bisa memerhatikan hal ini dari kebiasaannya saat tengah bermain. Selain dia akan senang pilihan ini juga akan membantu anak untuk terus mengembangkan minat yang dimilikinya sejak kecil, karena membimbing anak untuk hal yang menjadi minatnya bisa dimulai dari memilih mainan yang dia sukai bukan yang kita sukai.

DAN JADILAH MAINAN EDUKATIF TERBAIK UNTUK ANAK

Peran orangtua sangatlah dibutuhkan untuk melatih tumbuh kembang otak dan imajinasi anak saat bermain, untuk itu kita sebagai orangtua diharapkan bisa menjadi teman bermain yang baik untuknya. Karena interaksi yang kita berikan kepada sang anak selama bermain juga akan membantunya memahami banyak hal lebih cepat dibandingkan jika dia hanya bermain sendiri. Karena menghabis satu jam sehari dengan anak jauh lebih baik daripada membelikannya mainan yang banyak dan mahal tapi membiarkannya bermain sendiri.
Mainan tidak akan bisa terlepas dari keseharian anak-anak, untuk itu peran orantua sangatlah dibutuhkan untuk mampu mengontrol dan memilih jenis mainan yang akan dimainkan oleh si kecil.

1 Comment

1 Comment

  1. Pingback: Kurangi Anak Menonton TV dengan 21 Aktivitas ini | Sayangi Anak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Mainan Anak

Waktu Bersama Anak Jangan Dihabiskan Pergi ke Mal, Lakukan 7 Kegiatan Quality Time Seru Ini Bersama si Kecil

Screen Shot 2016-08-08 at 8.44.41 AM

Untuk ibu bekerja, kesempatan menghabiskan waktu bersama Si Kecil merupakan sesuatu yang sangat berharga. Jangan sia-siakan waktu bersama si Kecil.

Akan tetapi sering kali momen tersebut dihabiskan dengan pergi ke mal, karena dianggap praktis. Padahal, ada banyak kegiatan seru yang dapat dilakukan di rumah dan akan membuat kebersamaan Anda dengan Si Kecil terasa lebih menyenangkan.

Meluangkan waktu untuk beraktivitas bersama keluarga bisa semakin menguatkan bonding dan bermanfaat bagi tumbuh kembang anak

Luangkahlah waktu beraktivitas bersama keluarga. Studi membuktikan bahwa meluangkan waktu untuk beraktivitas bersama keluarga bisa semakin menguatkan bonding dan bermanfaat bagi tumbuh kembang anak.

Studi yang dilakukan oleh Zabriskie dan McCormick dan dipublikasikan dalam jurnal Family Relations vol. 50 ini menyatakan bahwa aktivitas rumahan yang biasanya dilakukan harian atau mingguan oleh keluarga, seperti bermain bola di halaman, berkebun, atau hanya menonton televisi bersama bisa meningkatkan ikatan emosional antara anggota keluarga.

Studi bertajuk The Influences of Family Leisure Patterns on Perceptions of Family Functioning tersebut juga dikaitkan dengan kemampuan keluarga untuk beradaptasi satu sama lain.

Tak perlu khawatir kehabisan ide untuk bersenang-senang dengan si kecil saat quality time bersamanya. Beberapa hal berikut bisa Anda coba.

1. Luangkan waktu di akhir pekan untuk movie marathon, dan dampingi saat menonton

Ajak si kecil untuk memilih sendiri DVD kartun, animasi, atau film bertema keluarga yang disukainya. Luangkan waktu di akhir pekan untuk movie marathon, dan dampingi saat menonton. Persiapkan diri untuk menjawab pertanyaan sederhana tapi tak terduga seperti misalnya mengapa Superman bisa tebang dan dia tidak bisa.

dengan menonton tayangan-tayangan edukatif memberi manfaat untuk anak melatih daya tangkap anak, menanamkan nilai-nilai pada anak melalui movie dan melatih kreativitas anak.

2. Ajak Si Kecil ke dapur dan libatkan ia dalam pembuatan cupcakes

Warna-warni cupcakes dengan berbagai topping menarik pasti disukai oleh Si Kecil. Kalau biasanya Anda selalu membelinya di toko kue favorit, sekarang saatnya membuat sendiri bersama Si Kecil.

Caranya sangat mudah dan bahan-bahannya pun cukup sederhana. Ajak Si Kecil ke dapur dan libatkan ia dalam pembuatan cupcakes tersebut, misalnya minta ia meletakkan kertas ke dalam cetakan atau mengaduk adonan.

Membuat Cupcakes bersama si kecil dapat melatih motorik halus, indera penciuman dan perasa, Membangun bounding antara anak dan orangtua, Mengembangkan kreatifitas dan Mengisi liburan yang bermanfaat.

3. Melibatkan si kecil untuk membantu menata ulang dekorasi kamarnya

Quality time dengan anak ternyata bisa dimanfaatkan juga untuk membuat rumah menjadi lebih indah dan menarik! Anda bisa melibatkan si kecil untuk membantu menata ulang dekorasi kamarnya.

Tanyakan kepadanya, wallpaper apa yang diinginkan. Ajak dia membantu meletakkan barang-barang di tempatnya, atau malah ikut membuat kerajinan tangan yang bisa dijadikan pajangan lucu.

4. Kreasi Mading Keluarga, cukup pasang papan berukuran cukup besar di ruang keluarga

Kreasi Mading Keluarga. Caranya mudah, cukup pasang papan berukuran cukup besar di ruang keluarga. Setelah itu, ajak Si Kecil mengisi majalah dinding atau mading dengan tulisan, gambar atau foto-foto saat liburan dan sebagainya.

Katakan juga bahwa ia dapat mengungkapkan apapun yang ia rasakan di mading tersebut. Agar lebih seru dan tidak membosankan, ubah isi mading setiap seminggu sekali.

Dengan mading, anak dapat mengasah kreativitasnya. dia dapat menampilkan karya-karyanya. Juga dapat menyalurkan emosi-emosinya.

5. Karaoke keluarga, Putarkan lagu anak-anak favoritnya

Jika hobi menyanyi sudah mendarah daging dalam keluarga, bahkan hingga si kecil, karaoke akan menjadi aktivitas seru yang menghangatkan weekend Anda. Putarkan lagu anak-anak favoritnya dan ajak bernyanyi sambil berjoget!

karaoke dapat membuat hati senang. Karena saat karaoke, tubuh mengeluarkan hormon endorphine yang bermanfaat untuk menciptakan rasa senang dan kebahagiaan dengan memicu saraf dan fisik. Selain itu, karaoke dapat menyalurkan dan mengasah bakat anak dalam bernyanyi.

6. Belajar Menanam pohon, kita mengarjarkan anak untuk menjaga dan mencintai tumbuhan dan alam

Bermain dengan tanah dan tanaman juga merupakan suatu kegiatan yang menyenangkan bagi Si Kecil. Ajaklah ia belajar menanam tanaman yang menarik, seperti bunga atau pohon buah. Bimbing ia untuk melakukan semua proses penanaman sendiri, dari mulai memasukkan tanah ke dalam pot, meletakkan bibit, memberi pupuk sampai menyiram tanaman tersebut.

Dengan menanam pohon kita mengajarkan anak untuk menjaga dan mencintai tumbuhan dan alam. Ajarkan anak bahwa tanpa tumbuhan, kita tidak dapat hidup karena kekurangan oksigen. Cukup dengan menjelaskan bahwa manusia membutuhkan banyak oksigen untuk dihirup supaya bisa hidup. Untuk berterima kasih kepada tanaman maka kita harus melestarikan hayati tanaman dengan cara menanam berbagai tumbuhan di sekitar kita.

7. Mencuci Kendaraan

Mobil atau motor Anda kotor? Tidak perlu membawanya ke tempat pencucian kendaraan! Gunakan kesempatan tersebut untuk lebih dekat dengan Si Kecil dengan mengajaknya mencuci kendaraan bersama. Ia pasti senang bermain dengan air dan busa sabun yang digunakan untuk mencuci mobil atau motor Anda.

1 Comment

1 Comment

  1. Pingback: Kurangi Anak Menonton TV dengan 21 Aktivitas ini | Sayangi Anak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Share

To Top