Parenting

Terapkan Tips Ini Agar Anak Laki-Laki Anda Bisa Menjadi Seorang Gentleman!

ayahP

Banyak yang beranggapan bahwa saat ini semakin sulit menjumpai laki-laki yang gentleman. Anggapan itu tentunya tidak sepenuhnya benar. Masih banyak laki-laki yang memiliki sifat gentleman. Namun bisa saja anggapan itu menjadi  kenyataan bila para orang tua tidak bisa mendidik anak laki-lakinya dengan tepat.

Tentu orang tua pun akan bangga bila anak laki-laki yang dididiknya dengan penuh kasih sayang bisa tumbuh menjadi laki-laki gantlemen. Tidak mudah memang untuk mewujudkan hal itu. Kita sebagai orang tua juga tak bisa bila hanya berpangku tangan sambil berharap pada keberuntungan agar bisa memiliki anak laki-laki dengan kualitas seperti itu. Tenang! Tips berikut bisa anda terapkan untuk mencetak seorang gentleman yang dapat dibanggakan.

Kejujuran Adalah Pondasi Penting Yang Harus Ada Pada Seorang Gentleman

Kelihatannya sepele tapi kejujuran adalah faktor yang sangat penting untuk menciptakan seorang gentleman. Coba anda ingat-ingat kembali kapan anda benar-benar jujur telat masuk kerja bukan karena macet di jalan tapi karena ketiduran? Kadang kita berbohong untuk menutupi kesalahan sendiri. Kita perlu mengajarkan pada anak bahwa antara tindakan dengan hati nurani itu haruslah sama. orang yang berbeda antara tindakan dengan kata hatinya adalah orang yang membohongi hati nurani.

Tanamkan Kesadaran Gender, Dengan Demikian Dia Akan Tahu Bagaiman Cara Menghargai Wanita

Cara berikutnya untuk menciptakan seorang laki-laki yang gentleman adalah dengan menanamkan kesadaran gender. Kesadaran gender yang dimaksud disini adalah seorang laki-laki harus memiliki pandangan yang sama dengan wanita. Dia harus memahami bahwa wanita juga mahluk yang memiliki perasaan dan pemikiran. Dengan begitu dia nantinya akan bisa menghargai pasangannya.

Jaman Boleh Berubah, Namun Anda Tetap Harus Mengajarkan Sopan Santun  Pada Anak

Pernahkah anda bilang “Dasar millenials!” atau “Dasar anak sekarang”? Disadari atau tidak kata-kata itu muncul akibat kurangnya kesopanan yang dimiliki oleh si anak. Gadget-lah yang menjadi penyebab paling besar hal itu terjadi. Keberadaan gadget di sekitar anak justru membuatnya kurang bersosialisasi dengan orang lain, akibatnya anak jarang mengucapkan kata permisi, terimakasih, maaf dan lain sebagainya. Untuk itulah, sebagai orang tua kita perlu menanamkan kesopanan pada diri anak sejak dini. Hal-hal apa saja yang boleh dilakukan dan apa saja yang tidak boleh dilakukan harus dikenalkan pada anak sehingga dia bisa bersikap dengan baik.

Ajari Anak Untuk Berani Bunda! Dengan Begini Dia Bisa Menjadi Seorang Gantleman Yang Bisa Diandalkan

Ada sebuah cerita tentang seorang raja yang telanjang. Karena dia adalah seorang raja maka meskipun telanjang tidak ada satu orang pun yang berani untuk mengingatkannya. Ini merupakan tanda bahwa banyak orang menghindari konflik demi memastikan keamanannya. Banyak orang yang memilih untuk menjadi pengikut agar tetap aman dari pada menjadi pemimpin tapi penuh dengan tantangan. Hal inilah yang harus dihindari. Kita harus mengatakan kepada anak bahwa memiliki sikap berani itu penting. Jika berani bertindak maka harus berani pula untuk bertanggung jawab. Akan ada banyak masalah yang bisa diselesaikan dari sikap berani ini. Toh hidup memang harus dihadapi dengan berani.

Ajari Anak Untuk Membedakan Antara Merespon Dengan Bereaksi

Perkelahian antar remaja laki-laki sepertinya sudah menjadi hal yang sering kita dengar. Perkelahian tersebut adalah bentuk dari reaksi bukan respon. Kita perlu mengajarkan pada anak bahwa dalam pergaulan ini harus bisa bersikap baik. Meskipun ada orang yang berbuat tidak baik tapi kita sebisa mungkin untuk menunjukan sikap yang baik karena sikap buruk yang diikuti dengan sikap buruk juga maka sebenarnya tidak ada bedanya antara kita dengan dia.

Berbicara Yang Baik Atau Diam Adalah Sikap Hidup Yang Harus Ditanamkan Pada Anak Laki-laki Anda

Sebagai orang tua kita harus bisa mengajari anak untuk berbicara dengan kata-kata baik. Tentu anda sebagai orang tua harus lebih dulu memberi contoh. Kontrol ucapan anda, terutama saat di depan anak. Dengan begitu anak pun akan mengikutinya. Jangan berharap bisa memiliki anak dengan tutur kata sopan bila anda saja masih sulit untuk melakukan itu.

Words Are Cheap. Bimbing Anak Agar Mampu Berkomitmen Pada Ucapannya Sendiri!

Biasakan pada anak untuk tidak menggampangkan ucapkannya sendiri. Misalnya saja jika dia membuat janji, maka sebisa mungkin janji itu harus ditepati. Dengan begitu orang lain pun akan menghargai kata-katanya. Berbicara memang mudah, namun tidak semua orang mampu berkomitmen pada ucapannya itu.

Nah, dari semua tips di atas cara yang paling tepat untuk mendidik anak menjadi seorang gentleman adalah dengan keteladanan. Anda tidak mungkin dapat mendidik anak anda menjadi seorang yang gentleman jika anda sendiri belum bisa bersikap gentleman.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Apa Bunda Termasuk Orang Yang Bahagia? Simak hasil surveynya yuk!

Bahagia itu sederhana, begitu katanya. Tapi sebetulnya apa bahagia itu? Jawabannya mungkin relatif dan berbeda untuk masing-masing orang. Namun beberapa lembaga mencoba untuk membuat pengukuran kebahagian ini. Salah satunya adalah Badan Pusat Statistik alias BPS.

Lembaga ini melakukan survei yang terdiri atas indeks komposit yang disusun oleh tiga dimensi. Dimana ketiga dimensi ini terdiri dari Kepuasan Hidup (Life Satisfaction), Perasaan (Affect), dan Makna Hidup (Eudaimonia). Nah, berdasarkan tiga kompenen inilah kemudian ditentukan kategori orang-orang yang bahagia itu.

Kalau Bunda Mau Lebih Bahagia Mungkin Bisa Pindah Dari Kota

desa

Lupakan dulu materi dan infrastruktur yang ada, mari bicara soal bahagia dari dalam diri setiap orang. Mereka yang tinggal di desa tentu memiliki lebih banyak waktu untuk sekedar bercengkrama dengan tetangga rumahnya. Sangat jauh berbeda dengan orang-orang yang hidup di kota, dengan predikat yang sangat individualis.

Jika di desa Bunda tak akan susah payah untuk mendapatkan hasil bumi dan tanaman. Sebaliknya di kota Bunda sering kelabakan akan harga dari barang yang sering menguras pendapatan.

Hal ini tercermin dari hasil survei dari BPS. Mulai dari tingkat kenyamanan dan juga keamanan, nilai dari kepuasan hidup di desa terbukti lebih unggul daripada mereka yang di kota. Dengan nilai perbandingan 71,64% untuk orang desa menyatakan dirinya puas dan bahagia. Berbanding hanya 69,75% bagi mereka yang hidup di kota.

Bunda Tinggal Di Provinsi Mana? Maluku Utara Terpilih Sebagai Provinsi Paling Bahagia Loh

maluku

Yap, penduduk dari provinsi yang resmi berdiri sejak 4 Oktober 1999 ini memang nampaknya beda dari penduduk lain di Nusantara. Provinsi yang terdiri dari 1.474 pulau ini jadi urutan pertama untuk gelar provinsi paling bahagia dengan angka 75,68.

Suhariyanto selaku ketua BPS, menyebutkan bahwa hal yang membuat Maluku Utara menjadi provinsi paling bahagia adalah kemampuan mereka dalam soal memaknai hidup jauh lebih tinggi dibanding beberapa provinsi lainnya. Maka tak heran jika provinsi ini jadi provinsi paling bahagia se-Indonesia.

Mana Lebih Bahagia Laki-laki Atau Perempuan? Hasilnya Hanya Selisih Sedikit

lakiperempuan

Ini mungkin bisa jadi perdebatan tiada akhir. Soal mana yang lebih bahagia antara laki-laki dan perempuan. Apalagi struktur sosial di Indonesia belum bisa dikatakan sama kesempatannya untuk laki-laki dan perempuan.

Tapi hasil data dari BPS menujukan bahwa bahagia antara laki-laki dan perempuan cenderung sama. Malah angka tepatnya perempuan justru lebih unggul. Berdasarkan nilai yang dihasilkan, wanita bisa bahagia dengan indeks sebesar 71,12% lebih unggul sedikit dari laki-laki yang cuma 70,30% saja.

Dan Meski Kalah dengan Orang Tua Dalam Hal Pengalaman, Orang Muda Menang Pada Indeks Kebahagiaan

orang-tua

Data terakhir yang disajikan oleh BPS menyebutkan, bahwa kepuasan para milenial lebih tinggi dibandingkan mereka yang sudah lebih senior. Karena semakin seseorang memasuki usia tua, indeks kepuasan hidup personal semakin menurun.

Fakta ini diambil dari usia rata-rata orang tua yang telah 65 Tahun, hanya mendapat indeks kebahagiaan di angka 69,18% sedang mereka kaum muda yang masih 24 tahun berada di nilai 71,29%. Survei indeks kebahagiaan yang dilakukan oleh BPS ini, diambil pada waktu April 2017 di 487 kabupaten atau kota di 34 provinsi, dengan sampel sekitar 72.317 rumah tangga.

Selain BPS, Tabolid Otomotif Juga Mengadakan Survei Kebahagian, Hasilnya…

address

Nah tabloid otomotif juga mengadakan survei tentang kebahagian. Fokusnya adalah soal Indeks Kebahagiaan Berkendara. Indeks Kebahagiaan Berkendara merupakan formulasi dari kepuasan berkendara, kondisi kendaraan dan tingkat emosi saat berkendara yang semuanya mempengaruhi seberapa besar kebahagiaan seseorang dalam berkendara.

Survey IKB 2017 ini diadakan pada bulan Juli hingga Agustus 2017. Melibatkan responden yang berusia lebih dari 18 tahun, mengendarai kendaraan sendiri, tahun produksi kendaraan minimal tahun 2000, serta kendaraan milik pribadi. Para responden yang terdiri dari pria dan wanita dengan kategori SES A sampai SES C melakukan survei IKB 2017 dengan mengisi angket online di website OTOMOTIFNET melibatkan pengguna kendaraan motor dan mobil.

piagam address

Hasilnya? Mereka yang memakai motor Suzuki Address FI merajai kategori Skutik 110-125 cc dalam hal kebahagian berkendara. berkat transmisi CVT yang membuatnya semakin nyaman dikendarai. Apalagi Address FI dilengkapi dengan mesin SOHC 4 langkah kapasitas 113 cc yang menghasilkan performa yang baik. Teknologi full injectionnya mampu menekan konsumsi bahan bakar dengan perbandingan kompresi yang mencapai 9.4:1.

Selain itu, walau memiliki kabin yang luas bodi Suzuki Address FI cukup ramping dengan desain sporty yang menjadi andalan ke-210 responden yang mengendarai motor. Dimensi bodi panjang 1855 mm, lebarnya 655 mm dan tinggi 1095 mm serta memiliki jarak sumbu roda atau wheelbase 1260 mm. Bodi yang cukup mungil dengan jarak pijak hanya 120 mm dan ramping karena hanya memiliki bobot sebesar 97 Kg.

Itu dia list kategori mereka yang bahagia, jadi Bunda sudah masuk kategori mereka yang bahagia atau belum?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Share

To Top