Hiburan Anak

Kurangi Anak Menonton TV dengan 21 Aktivitas ini

TVitupasif

Acara televisi makin hari makin tidak ‘ramah’ pada anak-anak, si kecil juga jadi malas bergerak. Coba yuk, Ma, ajak anak Anda lakukan sejumlah kegiatan menyenangkan tanpa televisi.

Inilah yang bisa dilakukan untuk mengalihkan keinginan si kecil menonton TV:

1. Menggambar di Gelas Keramik

Siapkanlah spidol atau cat untuk menggambar di alat-alat makanmu yang dibuat dari keramik. Nah, jika kamu ingin membuat gambar tersebut jadi permanen, setelah anak selesai berkreasi di piring keramik, masukkan ke dalam oven yang sudah diatur suhunya 350 derajat selama 30 menit. Jadi deh, gelas unik kreasi si kecil!

2. Adu Sumo

Siapkanlah bantal ukuran besar dan pinjamlah kaos rumah si ayah, pakaikan ke anak-anakmu. Masukkan bantal ke dalam kaos dan ajak anak-anakmu melakukan olahraga Sumo. Ajak anak berfantasi, seolah mereka adalah atlet Sumo. Pasti seru!

3. Gambar Jari

Sediakanlah malam alias lilin yang biasa dimainkan oleh anak-anak yang berwarna-warni, lalu siapkan juga kain putih. Biarkan si kecil berkreasi dengan membentuk malam warna-warni tersebut di atas kain. Biarkan dia bebas berimajinasi di kanvas kain tersebut.

4. Pukul Balon

Main bola di dalam rumah? Bisa saja, Bu! Kamu bisa ajak si kecil pukul-pukulan balon di dalam rumah. Sebelumnya, siapkan paddle stick alias stick es krim dan piring kertas berbentuk bulat untuk pemukul. Nah, untuk bolanya kamu bisa ajak si kecil meniup balon bersama-sama. Pasti deh akan penuh dengan canda tawa!

5. Pesawat Kertas

Permainan klasik ini tetap menjadi favorit bagi anak-anak. Ajarkan lah bagaimana membuat pesawat dari kertas, bisa menggunakan kertas warna-warni agar terlhiat lebih menarik, dan kemudian ajak untuk berlomba menerbangkannya. Atau buat pesawat kertas sebanyak mungkin sebagai hiasan di kamar mereka.

6. Membuat cerita

Kegiatan ini bisa mengasah imajinasi anak sehingga menimbulkan motivasi mereka terhadap sesuatu keinginan atau cita-cita. Misalnya dengan membuat cerita bersama mengenai liburan sekolah. Atau misalnya mengenai cita-cita mereka kalau besar nanti. Anak-anak akan mengingat terus cerita yang dibuatnya sehingga bisa menjadi motivasi mereka.

7. Tebak gambar

Sediakan kertas gambar kosong, lalu gambar lah hal yang mudah untuk anak-anak tebak. Misalnya gambar hewa, mainan, tanaman, dsb. Dan berikan kesempatan kepada anak Anda untuk melakukan hal sebaliknya.

8. Jadi Penulis Cilik

Untuk menghindari kebosanan si kecil mendengarkan kamu bercerita atau membacakan buku dongeng, sekarang kamu bisa gantian meminta si kecil untuk menulis ceritanya sendiri. Sediakanlah buku gambar serta krayon warna-warni dan ajak si kecil untuk menggambar serta menulis cerita buatannya. Berikanlah pujian padanya setiap dia berhasil menulis satu cerita ya, Bu!

9. Membuat Peta

Untuk melatih ingatan dan kecerdasan otak anak, mulai lah untuk membuat peta bersama. Tidak perlu peta yang sulit, buatlah peta tempat-tempat di sekitar rumah dan beberapa akses jalan menuju sekolah atau tempat lainnya yang mereka ketahui.

10. Bangunlah Benteng!

Siapkan sebuah selimut , bangku-bangku kecil, busa sofa, atau kasur kecil, dan ajak si kecil untuk membuat rumah-rumahan atau benteng pertahanan menggunakan alat-alat tersebut. Setelah jadi, berikan dia senter untuk membuat puppet show menggunakan tangan dan cahaya senter.

11. Membuat Kreativitas

Asahlah kreativitas anak-anak dengan membuat barang-barng yang mudah dan bermanfaat. Misalnya saja membuat scrapbook, aksesoris dari pita, menghias bola, menggambar baju atau tie-dye, membuat rekaman musik bersama, mengecat kamar anak, dan lain sebagainya.

12. Jadi Detektif Cilik

Ajak anakmu untuk jadi detektif! Coba kamu sembunyikan beberapa barang misalnya buku, pulpen, atau permen di tempat-tempat tersembunyi di rumah dan berikan dia petunjuk entah dengan peta atau jejak-jejak. Aktivitas seru ini sangat bagus menstimulasi otak anak.

13. Mommy’s Next Top Model

Buatlah Project Runway versimu di rumah bersama putrimu yuk, Bu! Bilang padanya bahwa malam ini adalah fashion night dan minta dia pilih baju-bajunya dan padu padan sendiri. Siapkan red carpet misalnya dengan kain merah atau selimut. Jangan lupa foto-foto, ya! Lalu kirim ke facebook Fimela Family ya, Moms! J

14. Bermain Scrabble, Uno, dan sejenisnya

Belilah seperangkat permainan seperti scrabble, halma, ular tangga, uno, dan sejenisnya. Buatlah dua group Ibu dan Ayah, jangan lupa diskusikan peraturan yang seru bai yang menang maupun yang kalah.

15. Eksperimen Sains : Menanam Tumbuhan

Ini adalah cara yang tepat untuk menganalkan anak terhadap lingkungan. Menumbuhkan kecintaan anak terhadap alam dan mengajarkan bagaiamana mereka menghargai alam dan lingkungan.

Selain itu juga secara ilmiah menambah pengetahuan anak mengenai proses pertumbuhan tanaman buah, sayur, maupun yang lainnya.

Mulai lah dari yang termudah, misalnya menanam biji bunga matahari, biji cabai, umbi-umbian, bumbu masak, atau pohon buah mangga.

Terus lah bertahap ajarkan jenis-jenis pupuk dan beritahu perbedaan kegunaan masing-masing pupuk, bagaiman cara memberinya, dan ingatkan terus untuk menyiram dan memantau perkembangan tanamanya yang ditanam.

16. Berkunjung ke Perpustakaan atau Toko Buku

Kenalkan anak Anda kepada buku sejak dini, agar terbangun kecintaan terhadap buku dan kegiatan membaca. Berikan buku sebagai hadiah untuk anak Anda atau Anda juga bisa membangun perpustakaan kecil bersama buah hati Anda di rumah. Biarkan si kecil membantu Anda menata sendiri buku-bukunya dan membersihkan rak-rak buku di perpustakaan keluarga Anda. Semua kegiatan itu dapat menjadi hiburan alternatif yang sangat positif bagi Anda dan keluarga.

17. Berenang

Aktivitas ini termasuk salah satu olahraga fisik yang disukai anak. Hampir semua anak suka bermain air.

18. Bersepeda

Kalau dilakukan sendiri, mungkin bisa membosankan. Tapi cobalah bersepeda pagi atau sore bersama seluruh keluarga. Murah dan menyehatkan!

19. Bermain Bola

Bermain bola tentu saja menyenangkan untuk anak. Jika masih balita, bisa bermain bola di dalam rumah dengan bola-bolaan yang terbuat dari plasik

18. Bermiain Mainan Tradisional

Bisa juga dengan memainkan permainan-permainan tradisional. Simak juga main-mainan Tradisinional yang bisa dimainkan

21. Berjalan-jalan

Jalan-jalan merupakan salah satu alternatif hiburan paling menarik bagi keluarga yang sering kali menghabiskan waktu-waktunya di rumah. Karenanya, jalan-jalan bisa menjadi salah satu hiburan alternatif pengganti televisi yang baik bagi Anda dan keluarga. Anda tak harus selalu mengeluarkan uang untuk berjalan-jalan bersama anggota keluarga. Berjalan santai di pagi atau sore hari mengelilingi kompleks perumahaan atau ke taman terdekat dapat menjadi pilihan jalan-jalan untuk Anda dan keluarga. Selain menyehatkan, aktifitas itu juga bisa menjadi kegiatan yang mendekatkan, menghangatkan dan menghibur bagi Anda dan keluarga.

TVitupasif

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Bun, Begini Tips Apik Naik Motor Matic

aman-naik-motor

Merasa tak asing dengan jenis motor yang satu ini, bunda mungkin pasti akan mengangguk cepat bahwa kendaraan ini memang yang paling tepat untuk kita kaum hawa. Bahkan, jika boleh berkata jujur hampir semua kegiatan yang kita lakukan selalu dilakoni dengan motor matic kesayangan. Tapi jangan asal berkendara saja bun, kita juga perlu untuk memerhatikan kelengkapan kendaraan.

Tak perduli akan bepergian dekat atau tidak, ke jalan raya atau ke dalam komplek saja. Sebab yang namanya bahaya bisa datang kapan saja. Maka kita perlu lakukan aturan yang sudah seharusnya dijalankan. Nah, untuk itu kami akan memberikan beberapa tips yang bisa bunda jadikan acuan dalam menyiapkan segala kelengkapan naik motor matic.

Tak Boleh Ditawar-tawar, Bunda Wajib Pakai Helm dengan Standar Nasional Indonesia atau SNI

1a97d149baaaa655

Dengan berbagai macam alasan, kadang bunda mungkin malas untuk sekedar memakai helm. Padahal ini demi kesalamatan loh bun! Baik bunda atau siapa saja yang diajak naik motor berdua, entah itu teman atau bahkan si kecil yang ingin diantarkan ke sekolah. Pastikan jika semuanya sudah pakai helm sebagai pelindung kepala, begitu pula dengan boncengannya.

Lagipula, sesuai dengan UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan pasal 57 ayat (1), setiap pengendara bermotor—termasuk pengguna motor matic tentunya—diwajibkan memakai helm standar nasional Indonesia (SNI). kalau bunda berani melanggar? Siap-siap kena tilang hingga denda mencapai Rp 250 juta loh!

Untuk Alasan Kesehatan, Bunda Juga Harus Pakai Jaket dengan Bahan yang Berkualitas

c083cf5e7ca1a963

Gambarannya begini bun, kalau siang mungkin akan panas dan jakeet jelas sangat berguna untuk melindungi tubuh bunda dari teriknya paparan matahari. Lain lagi kalau malam yang lebih sering dingin, dan tak baik buat kesehatan. Akan tetapi pakai jaket selama berkendara akan melindungi bunda dari cuaca yang bisa menganggu kesehatan.

Dengan begitu, kita akan tetap merasa nyaman dan bisa melanjutkan perjalanan dan kegiatan lain dengan baik setiap hari.

Bahkan Area Tangan Pun, Wajib Dilindungi Loh Bun!

175b6cc98c3e50f1

Ayo kita buka-bukaan bun, pasti masih banyak yang suka mengabaikan fungsi sarung tangan kan? Padahal punggung tangan bunda sudah sepatutnya terlindungi supaya tidak belang saat sedang berkendara melawan cuaca terik. Lagipula dilain sisi, saat terik, kulit tangan akan cepat berkeringat dan permukaan tangan jadi lebih licin.

Dan bukan tak mungkin juga jika ini akan menganggu perjalanan kita, sebab susah menarik gas atau rem karena tangan yang sudah berkeringat dan basah. Maka jika bunda pakai sarung tangan, setidaknya ini akan menghindari tangan keringatan. Dengan catatan bunda harus bijak dalam memilih bahan sarung tangan yang akan dipakai, jangan yang berbahan licin ya bun.

Selanjutnya Pakailah Celana Panjang demi Melindungi Area Kaki Selama Perjalanan 

4f32d5cc6d62ac98

Masih memiliki fungsi yang serupa dengan jaket, memakai celana panjang juga berguna untuk alasan kenyamanan. Bunda pasti tak mau kan, jika kaki bawah hingga paha akan belang hanya karena pakai celana pendek saat naik motor siang-siang. Nah, kalau begitu agar kulit kaki tetap terjada dari papasan sinar ultra, kenakanlah celana panjang yang memang berbahan bagus, menyerap keringat datidak terlalu ketat. Kalau bisa panjang sampai mata kaki ya bun.

Dan Untuk Tetap Aman, Pakailah Sepatu yang Nyaman Bukan Sandal Kesukaan

a7f81df72487c105

Demi alasan keamanan, memakai sepatu juga jadi hal wajib yang harus bunda lakukan. Coba bayangkan, jika bunda akan bepergian dalam kondisi hujan dan memakai sandal. Jelas ini akan jadi sesuatu yang mengundang bahaya dalam perjalanan. Sebaliknya, penggunaan sepatu tak akan membuat pijakan jadi terasa licin. Sehingga sangat memudahkan kita sebagai pengendara, setiap kali ingin berhenti. Dengan cepat kaki bisa menopang motor di atas aspal.

Jika memang bunda tak punya sepatu yang memang diperuntukkan khusus untuk naik motor, setidaknya pakailah sepatu yang menutup hingga mata kaki.

 

 

 

 

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Ketika Membuat Jadwal untuk Anak, Jangan Pisahkan Waktu Bermain dan Belajar Ya Bunda

4-Ketika-Waktu-Bermain_-Ayah-dan-Bunda








Bunda pasti ingin si buah hati tumbuh jadi anak yang disiplin. Wajar jika kemudian berusaha menanamkan sikap disiplin tersebut sedari dini. Salah satu cara yang biasa ditempuh adalah dengan membuatkan jadwal untuknya. Kapan waktunya makan, kapan waktunya tidur, kapan bermain, kapan waktunya belajar dan sejumlah jadwal lainnya.

Tentunya membuat jadwal semacam ini tak salah. Tapi tahukah Bunda, khusus untuk si buah hati yang masih usia dini seharusnya jadwal bermain dan belajarnya tidak dipisah.

Meski Belajar itu Penting, Rasa Bahagia Anak Jauh Lebih Penting

1-Meski-Belajar-Itu-Penting-namun-Rasa-Bahagia

Kenapa demikian? Menurut Dr. Sofia Hartati., M.Si Ketua Asosiasi Pendidikan Guru PAUD, sangatlah penting untuk menstimulasi rasa ingin tahu anak, memperkenalkan anak pada banyak hal, dan juga memberikan asupan nutrisi yang baik dan lengkap.

Namun, Dr. Sofia Hartati menambahkan, perlu diingat walaupun belajar itu penting, tapi pengalaman yang menyenangkan menjadi prioritas terpenting bagi anak di usia dini. Untuk itu, sebisa mungkin belajar anak dilakukan sambil bermain.

Salah satu cerita menarik tentang belajar sambil bermain ini dialami sendiri oleh Albert Einstein. Salah satu peristiwa yang menginspirasinya terjadi ketika dia berusia 4 tahun dan ayahnya memberinya alat kompas untuk dimainkan. Einstein selama berjam-jam bermain dengan memutar-mutar kompas tersebut sambil penasaran kenapa jarumnya selalu menunjuk ke arah utara. Rasa penasaran dan kagumnya inilah yang dibawa Einstein hingga dewasa dan membuatnya menjadi tertarik pada ilmu pengetahuan.

Jika Bunda Menjadikan Satu Waktu Bermain dan Belajar, Minat Belajar Anak Bisa Meningkat

3-Jika-Bunda-Memisahkan-Waktu-Bermain-dan-Belajar

Berbeda dengan kita yang dewasa, si kecil justru akan lebih bisa konsentrasi jika waktu belajar dan bermainnya dijadikan satu. Beberapa penelitian menyebutkan soal ini. Salah satu yang sering menyuarakannya adalah Nancy Carlsson Paige, profesor bidang pendidikan dari Lesley University di Cambridge.

Menurutnya emosi anak akan lebih cepat berkembang jika ia tidak dikhususkan waktunya untuk belajar dan dibiarkan lebih banyak bermain. Dengan menjadikan satu waktu belajar dan bermain anak tidak akan mudah stres dan minat belajar dan konsentrasinya akan terus meningkat ketika ia dewasa kelak.

Pilih Permainan yang Mendukung Metode Belajar Sambil Bermain ini ya Bunda

5-Pilih-Permainan-yang-Mendukung-Metode-Belajar-

Nah, untuk mewujudkan pola bermain sambil belajar tentunya dibutuhkan perangkat dan mainan yang bisa mendukung hal tersebut. Permainan itu harus memberikan pengalaman yang menyenangkan sambil membantu si kecil belajar.

Contohnya Bunda bisa mencoba program edukasi Kodomo Challenge dari Benesse. Kodomo Challenge ini dilengkapi dengan kurikulum dan materi ajar berdasarkan penelitian dan diawasi para ahli yang telah disesuaikan dengan usia dan perkembangan anak, baik fisik maupun pikirannya. Sehingga anak bisa menikmati dan mengerti lebih baik permainan dan materi ajar yang dimainkannya.

Apalagi Kodomo Challenge Indonesia ini menggunakan metode pendekatan “multi-platform”. Hal ini membuat pemahaman anak lebih mendalam dimulai dari media favoritnya, baik itu DVD, buku, maupun mainan. Serunya lagi, permainan yang ada pada Kodomo Challenge akan melibatkan peran Bunda sebagai teman bermain bersama si kecil.

Keterlibatan Bunda dalam permainan si kecil ini penting. Menurut hasil penelitian Kathy Hirsh-Pasek and Roberta Michnick Golinkoff, peneliti pendidikan anak usia dini sekaligus pengarang buku best seller Becoming Brilliant: What Science Tells us About Raising Successful Children, keinginan anak untuk bermain meningkat jika ada orang dewasa yang ikut bermain bersamanya. Nah, sejalan dengan hal tersebut permainan yang ada di Program Edukasi Kodomo Challenge ini akan secara aktif melibatkan Ayah atau Bunda untuk ikut bermain bersama buah hati

Penasaran? Sebagai langkah awal, Bunda cukup mendaftar di sini, untuk mendapatkan Free Trial Kit Kodomo Challenge untuk dikirimkan ke rumah.

Dikirim ke rumah? Iya Bunda, inilah bagian paling menyenangkan dari Kodomo Challenge. Setelah mendaftar Free Trial Kit, nantinya kita akan dikirimkan ke rumah buku bergambar, DVD serta buku panduan orang tua.

Bunda akan mendapatkan Free Trial Kit Kodomo Challenge sesuai dengan usia si kecil. Ada Kodomo Challenge Toddler yang diperuntukan bagi anak usia 1-2 tahun dan ada Kodomo Challenge Playgroup untuk anak usia 2-3 tahun. Jadi bisa dipastikan si kecil akan nyaman bermain dan belajar dari Free Trial Kit Kodomo Challenge tersebut karena sesuai dengan perkembangan usianya.

Caranya? Cukup lengkapi form yang ada di sini maka paket Free Trial Kit akan segera dikirim ke alamat rumah Bunda. Kalau Bunda memutuskan mendaftar sekarang, selain mendapatkan Free Trial Kit, Bunda juga bisa mendapatkan konten parenting dan edukasi untuk anak di shimajiro.id sekaligus berkesempatan memenangkan hadiah kejutan berupa bantal, baby bib atau trolley Shimajiro untuk Bunda yang beruntung.

Yuk, Bunda daftar sekarang, jadi Bunda bisa menikmati quality time, bermain sambil belajar bersama si kecil dengan program edukasi Kodomo Challenge!

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Share

To Top