Parenting

Ketika anak bertanya tentang salat, maka beginilah cara menjawabnya

Ketika anak bertanya tentang salat, maka beginilah cara menjawabnya

Saya memang sering mengajari anak-anak saya untuk salat sejak dini. Bahkan Felisa yang masih berusia lima tahun sudah saya biasakan untuk selalu salat lima waktu.

Pernah suatu hari anak-anak merasa kesal kepada saya karena sedang asik menonton televisi saya mengajaknya untuk melaksanakan salat karena adzan magrib sudah berkumandang.

“Anak-anak mama sayang, ayo kita salat dulu, itu adzan sudah berbunyi,” kata saya pada anak-anak ketika sedang asik menonton televisi.

“Sebentar lagi dunk ma, ini lagi seru-serunya,” jawab salah satu dari anak saya yang berusia delapan tahun.

“Sayang, tidak baik jika kita menunda-nunda salat. Kan hak Allah. Ayo matikan televisinya!” Saya mencoba lebih keras lagi pada anak-anak.

“Iya deh ma,” jawab sang anak sambil bangkit dari tempat duduk.

Anak saya Reza terlihat sangat kecewa, sementara Felisa lebih cenderung menurut karena mungkin masih kecil jadi takut melihat mamanya marah. Tentu Reza sangat kecewa karena harus meninggalkan acara televisi yang paling disukainya.

Selama berada di kamar mandi Reza terus menggerutu. “Ah, tiap hari mama menggangu saja, lagi asik-asiknya nonton televisi disuruh salat, lagi senang-senangnya main disuruh salat, lagi nyenyaknya tidur disuruh salat, harus baca alquran, harus ngaji, harus ini, itu, bikin pusing! Capek!”

Setelah selesai salat berjamaah Reza bertanya dengan nada protes. “Ma, kenapa sih kita mesti salat, mesti puasa, mesti baca alquran, dan mesti belajar? Bukankah kegiatan itu mengganggu kesenangan anak-anak? Itu tidak ada gunanya ma, karena tidak membawa keberuntungan bagi kita ma,”

Saya sangat terkejut ketika mendengar pertanyaan Reza anak pertama saya, tidak menyangka jika dia akan bersikap seperti itu. Saya pun diam beberapa saat, saya sedikit marah pada anak saya, tetapi saya pun menyadari bahwa Reza masihlah kecil, yang belum memahami arti kehidupan ini selain bermain dan bersenang-senang.

Saya pun beranjak mengambil sebuah lampu yang menempel di dinding kamar. Saya pun berkata: “Anakku sayang, kamu lihat lampu ini. Dia begitu indah, bentuknya lonjong dengan dindingnya yang terbuat dari kaca yang bening. Setiap malam kamu bisa belajar, mengerjakan pr dan nonton televisi. Salah satu sebabnya karena diterangi oleh lampu ini.” “Sayang, tahukah kamu mengapa lampu ini bisa menyala dengan indah?”

“Karena ada energi listrik yang telah berubah menjadi cahaya,” jawab Reza.

“Ya, benar sekali jawaban kamu nak, lalu apakah yang menyambungkan lampu ini dengan sumber listrik tadi?” saya pun mencoba bertanya pada Reza anak saya.

“Yang menyambungkan lampu dan sumberlistrik adalah kabel,” jawabnya pasti.

“Pintar sekali kamu nak,”Saya mencoba untuk memberikan pujian.

“Nah, sekarang kamu pasti tahu bila tidak ada kabel lampu ini tidak akan nyala, dan kamar ini pasti gelap. Bila demikian ia tidak ada manfaatnya lagi, kamu tidak bisa belajar dan melihat televisi.” Ujar saya kepada anak saya.

“Apa maksud mama?” Reza masih belum paham dengan penjelasan saya.

“Wahai anakku sayang, Allah itu adalah sumber cahaya dalam hidup kita. Sementara kita adalah lampunya. Ibadah yang telah kita lakukan menjadi kabel atau tali penghubungnya. Ibadah dapat menghubungkan antara Allah manusia. Tepatnya antara Allah dengan kita. Jika kita tidak mau beribadah maka hidup kita akan gelap. Kita akan tersesat dan tidak akan berguna sedikit pun seperti lampu yang tidak ada cahayanya.” Saya mencoba memberikan pengertian.

“Jadi, salat, bersedekah, membaca alquran, dan belajar merupakan kabel yang akan menghubungkan kita kepada Allah nak,” Saya melanjutkan penjelasannya kepada sang anak.

Mendengar penjelasan dari saya maka Reza tampak tertegun. Dalam hatinya dia merasa menyesal karena selalu marah-marah ketika diminta untuk salat kepada saya. Dia pun pada akhirnya berkata: “Maafkan Reza ma, yang selalu marah sama mama ketika disuruh salat, membaca alquran dan mengaji, Reza tidak akan lagi meninggalkan salat dan akan selalu membaca alquran serta pergi mengaji,” Reza pun mencium tangan saya dengan lembut.

Tentu saya sangat terharu, karena dia mampu memahami penjelasan yang telah saya berikan. Saya tentunya sangat bersyukur memiliki anak-anak yang mudah diberi penjelasan dan pemahaman.

Jadilah seorang mama yang pandai untuk anak-anak. Karena apabila seorang mama pandai maka anak-anak pun akan pandai.

Semoga artikel ini bermanfaat.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Kalau Bunda Ingin Suasana Hatinya Lebih Berwarna, Ini Caranya

Urusan suasana hati kadang jadi sesuatu yang membuat Bunda bingung sendiri. Jika berubah ke arah yang lebih baik sih, tentu tak akan jadi masalah. Tapi yang kadang membuat kita resah, justru mood yang tadinya baik tiba-tiba rusak tak tahu karena apa.

Masalahnya, efek perubahan mood ini bukan hanya berpengaruh terhadap Bunda secara pribadi, namun juga ke anggota keluarga yang lain. Si kecil yang hanya manja dan ingin diperhatikan Bunda, bisa menjadi sasaran omelan jika mood Bunda tak baik.

Nah tak perlu buru-buru menyalahkan orang lain untuk urusan ini, sebab ada beberapa langkah yang bisa Bunda lakukan untuk dapat mengembalikan mood yang tadinya buruk berubah menjadi baik lagi.

Mendengarkan Lagu Kesukaan Secara Berulang-ulang

1b

Musik memang punya nyawa tersendiri untuk segala situasi. Jadi jangan heran jika disetiap kesempatan baik sedang bahagia atau bersedih, ada lagu yang tetap dilantunkan. Bahkan Berdasarkan riset yang dilakukan Ferguson, yang juga telah dipublikasikan di The Journal of Positive Psychology, seseorang yang sedang bad mood bisa lebih sukses meningkatkan mood mereka dengan cara mendengarkan musik.

Caranya pun terbilang cukup sederhana, sebab ketenangan ini bisa kita dapatkan dari hal kecil yang setiap hari kta pegang. Baik dari telepon genggam, atau dari komputer di ruang kerja. Pilihlah musik atau lagu yang benar-benar Bunda suka, ritme dan lirik yang masuk ke telinga akan mendorong energi baru untuk meningkatkan mood kembali baik.

Nikmati Camilan Favoritmu, Meski Harus Sejenak Melupakan Dietmu

2

Lupakan dulu urusan dietmu, jika memang benar-benar ingin mengembalikan mood menjadi baik lagi. Sah-sah saja jika Bunda ingin coba menikmati beberapa cemilan kesukaan. Sebab dari beberapa penelitian yang ada, Kalau mood sudah tak menentu, mengonsumsi makanan yang tepat bisa jadi salah satu hal yang bisa membangkitkan semangat.

Bunda juga bebas memiik cemilannya apa, mulai dari makanan atau perman hingga beberapa jenis coklat pilihan. Selain membuat perut juga kenyang, manfaat lain dari makanan yang Bunda konsumsi saat sedang bad mood dipercaya memberi ketenangan dan kenyamanan jiwa. Jadi tak heran, setiap kali seorang perempuan sedang berada pada situasi mood yang buruk. Ia akan kembali baik sesaat setelah ia mengkonsumsi beberapa cemilan atau makanan ringan.

Atur kembali Perabot Agar Ada Suasana Baru

3

Situasi sekitar sangat berpengaruh pada mood seseorang. Karena itu jika berhari-hari dilanda mood jelek, cobalah untuk melakukan perubahan pada kondisi sekitarmu. Salah satunya adalah dengan mengatur ulang tata letak perabotanmu.

Di rumah misalnya, Bunda bisa mengganti posisi tempat tidur atau sofa. Bisa juga dengan mengubah-ubah hiasan yang ada di rumah. Sementara di kantor, Bunda bisa mulai membereskan meja kerjamu. Mengatur ulang yang apa yang seharusnya ada di meja dan apa yang tidak. Dengan melakukan ini, Bunda akan merasa berada disituasi yang baru, dan mood Bunda akan membaik.

Ubah Penampilan Untuk Bisa Dapat Mood Yang Baru

4

Kapan terakhir Bunda mengubah penampilan? Bisa jadi model potongan rambut sudah lama sekali tak berganti. Atau kapan terakhir Bunda memilih model baju yang berbeda? Hal-hal statis macam ini yang kadang membuat perasaanmu jadi bosan. Ujungnya moodmu jadi jelek. Sudah punya si kecil bukan berarti Bunda lantas cuek dengan penampilan bukan?

Cobalah penampilan-penampilan baru yang di luar kebiasaanmu. Meski di awal mungkin terasa ada yang janggal namun tak lama kemudian Bunda akan mendapati dirimu yang baru dengan suasana hati yang lebih baik.

Ubah Juga Kendaraan Yang Bunda Gunakan Sehari-Hari

suzui 1

Ketika berbicara soal mengganti penampilan tentunya akan sangat berpengaruh dengan kendaraan yang Bunda gunakan. Sebab kendaraan menjadi hal yang setiap hari Bunda gunakan bukan? Bayangkan Bunda setiap hari menggunakan motor dengan taampilan yang membosankan. Tentunya mood Bunda juga tidak akan beranjak baik.

Nah, Bunda bisa melirik motor Address Playful dari Suzuki untuk ini. Sebagai skuter yang didedikasikan untuk pasar anak muda dengan beragam karakter dan aktivitas, SIS merancang Suzuki Address Playful dengan panel bodi yang menarik yang bisa menceriakan harimu.

Aksesori panel bodi yang penuh warna pada skutik ini meliputi bagian frame cover, handle cover, leg shield dan stripping set. Serunya aksesoris panel bodi ini juga bisa dibeli di jaringan dealer resmi Suzuki berikut jaringan bengkel resminya di Indonesia.

Tak tanggung-tanggung varian ini punya 10 pilihan warna yang diterapkan pada aksesoris panel bodi menarik dan penuh gaya yang dapat disesuaikan dengan karakter Bunda. Terdapat warna Stronger Red, Aura Yellow, Fresh Green, Macho Bright Blue, Majestic Gold, Dark Grey, Brilliant White, Hyper Pink, Luminous Orange dan Ice Silver

Suzuki Address Playful ini dibekali mesin SOHC 4 langkah kapasitas 113 cc yang menghasilkan performa yang baik. Teknologi full injectionnya mampu menekan konsumsi bahan bakar dengan perbandingan kompresi yang mencapai 9.4:1. Dengan kombinasi penampilan menarik dan teknologi canggih ini, Bunda pasti akan mendapatkan suasana hati yang lebih baik lagi.

Yuk kembalikan mood positifmu sekarang!

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Share

To Top