Buzz

Kesibukan Membuat Hubungan Emosional antara Orangtua dan Anak Menjauh, Lakukan 10 Kegiatan Agar Lebih Dekat dengan Anak

QualityTimekeluarga

Kesibukan yang sangat padat, kadang membuat hubungan emosional antara orangtua dan anak menjauh. Untuk itu, diperlukan usaha lebih untuk membangun kedekatan antara keduanya, salah satunya meluangkan waktu dan mengajak si kecil untuk melakukan kegiatan yang menarik.

QualityTimekeluarga

Berikut 10 kegiatan yang bisa mendekatkan Anda dengan si kecil.

1. Sempatkan diri untuk melakukan kegiatan di luar rumah, biarkan anak memilih tempat yang ia inginkan

Jika Anda lebih sering menghabiskan waktu di rumah bersama si kecil, kali ini sempatkan diri untuk melakukan kegiatan di luar rumah. Misalnya, ajak anak belanja, mencoba toko kue terbaru atau hanya sekedar jalan-jalan di taman. Biarkan si anak memilih tempat yang ia inginkan. Ajak ia bercerita tentang kegiatannya, lama-lama ia akan mulai terbuka tentang dirinya.

2. Lakukan kegiatan yang mengundang adrenalin, Anak akan terus mengingat kegiatan ini sebagai pengalaman seru

Ganti kebiasaan menonton TV dengan bersepeda, bermain gokart, dan hal menantang lainnya. Walau menantang, cari kegiatan yang aman dan sesuai dengan usia anak. Si kecil akan terus mengingat kegiatan ini sebagai pengalaman seru.

3. Membuat Kerajinan tangan bersama Selain mengembangkan kreatifitas anak tetapi juga membuat ruang berkomunikasi dengan baik

Rancang sebuah benda yang bisa dikerjakan bersama. Menurut Caitlin Kavanaugh, editor favecrafts.com, kegiatan seperti ini tidak hanya bisa mengembangkan kreatifitas anak tetapi juga membuat ruang berkomunikasi dengan baik.

4. Berkebun bersama, ini akan membawa orang tua dan anak menghabiskan waktu bersama!

Hias halaman rumah dengan tumbuh-tumbuhan yang ditanam sendiri oleh Anda dan si anak. “Berkebun adalah kegiatan yang luar biasa untuk membawa orang tua dan anak menghabiskan waktu bersama!” kata Anette Pellico, penemu ‘The Happy Gardener’. Berkebun dapat mengajarkan anak kita cara untuk bertanam dan hidup sehat.

5. Liburan, orang tua memiliki waktu lebih banyak untuk bersama dan berbagi cerita bersama anak

Melakukan perjalanan jauh tentunya akan menyenangkan jika dilakukan dengan orang yang kita sayangi. Selain dapat menelusuri tempat baru, kita juga memiliki waktu lebih banyak untuk bersama dan berbagi cerita. Ajak anak Anda untuk berlibur, walaupun harus menempuh perjalanan cukup jauh.

6. Berikan pertanyaan sebelum tidur, Langkah sederhana ini dapat mempererat hubungan anak dan orangtua

Sebelum tidur, tanyakan ia pertanyaan sederhana seperti :
1. Hal terbaik apa yang kamu rasakan hari ini?
2. Apa yang membuatmu sedih hari ini?
3. Apakah ada hal lucu yang terjadi hari ini?

Bill Corbett, penulis ‘Love Limits’ mengatakan,”terima apapun jawaban si anak, jangan menyebutkan hal yang dapat membuat mereka kecewa. Jika mereka merasakan ada yang berbeda, jawab saja bahwa semuanya baik-baik saja”. Langkah sederhana ini dapat mempererat hubungan anak dan orangtua.

7. Berikan pijatan membuat anak merasa perhatian dari ibu dan ayahnya

Sentuhan kasih sayang dari seorang ibu pasti akan terasa berbeda. Pijatan yang nyaman tentunya membuat anak merasa perhatian dari ibunya.

8. Baca buku-buku bagus  karena buku adalah salah satu hal yang membuat hubungan lebih dekat

“Baca buku yang anak Anda sukai setidaknya 10 menit. Membaca adalah salah satu kegiatan yang tepat untuk anak dan ibu, karena buku adalah salah satu hal yang membuat hubungan lebih dekat” kata Kathy Szaj, seorang penulis buku parenting.

9. Ajak mereka mencoba hobi Anda

Tidak ada salahnya mengajak si kecil untuk melakukan kegiatan yang menjadi hobi Anda. Ajak ia bersepeda, main golf, memasak atau menonton bioskop. Kenali dia dengan dunia dan kegiatan yang Anda suka.

10. Bertukar cerita karena itu saat yang pas untuk melonggarkan suasana

Pengalaman Anda akan menjadi cerita yang lucu untuk dibagikan dengan anak. Ceritakan bagaimana masa kecil Anda, berikan ia waktu untuk bertanya. Ini adalah saat yang pas untuk melonggarkan suasana.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Karena Setiap Anak Terlahir Berbeda, Maka Mendidiknya Pun Perlu Cara Unik

panadol anak

“Semua orang itu pintar. Tapi kalau kamu menilai ikan dari kemampuannya memanjat pohon, maka seumur hidupnya si ikan akan menganggap dirinya bodoh”

Mungkin tak satu dua kali kita membaca atau mendengar kalimat tersebut. Istilah yang sering digunakan untuk menggambarkan bahwa setiap anak itu unik dan berbeda. Kemampuan, keinginan dan mimpi setiap anak tentulah tak serupa. Memaksanya “sama” dengan orang lain sementara kemampuannya berbeda, ibarat menyuruh seekor ikan yang paling pandai berenang untuk memanjat pohon.

Namun meski sudah sering mendengar istilah serupa itu, tak sedikit dari kita yang melulu membandingkan anak kita dengan anak lainnya. Beberapa bahkan baru bangga sebagai orang tua jika si anak bisa melakukan hal melebihi yang bisa dilakukan oleh anak lainnya. Jika tak sama maka anak belum lah berhasil dan kita sebagai orang tua masih gagal.

Lantas bagaimana agar tak terjebak dengan kondisi pemikiran seperti itu?

Setiap Anak Berkembang Dengan Fasenya Masing-Masing, Karena Itu Bersabarlah

Dari sisi kesehatan dan medis memang ada fase perkembangan anak. Namun yang sering kita lupa bahwa daftar tersebut adalah patokan yang tidak kaku. Karena masing-masing anak tentunya punya fase perkembangannya sendiri.

Jangan lantas panik apalagi memarahi seandainya anak belum lancar membaca sementara kawannya sudah. Jangan pula panik terburu-buru jika jumlah gigi si kecil belum nampak sebanyak temannya. Kuncinya adalah kesabaran. Bisa jadi anak kita unggul di beberapa bidang perkembangan, dan sedikit tertinggal di area perkembangan yang lain. Tidak lekas jalan tapi lekas bicara misalnya. Atau sebaliknya.

Sayangnya orang tua yang tak sabaran sering kali akhirnya hanya melihat area-area yang anaknya tertinggal tanpa perduli area yang anaknya unggul. Padahal memaksakan sesuatu kepada anak, tentunya akan membuatnya tak nyaman. Dan bukan tak mungkin malah akan menghambat perkembangannya yang lain bukan?

Setiap Anak Akan Menghadapi Jenis Dan Tingkat Kesulitannya Masing-Masing, Karena Itu Berhentilah Membandingkan

Sebagai mana kelebihan yang berbeda-beda, masing-masing anak juga akan punya tingkat kesulitan yang berbeda-beda. Kita tak bisa memaksakannya sama seperti anak lainnya. Coba kembalikan ke diri kita yang sudah dewasa, apakah kita nyaman jika diminta menyamai atlit rekor atlit lari misalnya. Atau bagaimana perasaan kita jika diminta bekerja di belakang meja sementara kita orang yang senang keluar. Tentunya tidak akan nyaman bukan?

Demikian juga dengan anak. Jadi kalau anak tak semudah itu makan sayur atau tak mau minum susu, kita tak boleh lantas mengatakan bahwa kawannya yang lain bisa menghabiskan sayur dan susu dengan segera. Atau kalau si anak masih takut bermain air, tentunya kitalah yang harus pintar mengajaknya bermain tanpa perlu mengatakannya penakut, dan sejenisnya.

Setiap Anak Punya Keinginan Yang Berbeda, Karena Itu Dengarkanlah

Cara termudah untuk membuat anak kecewa dan minder adalah dengan mentertawakan dan menganggap remeh ide dan mimpi-mimpi ajaibnya. Banyak dari kita yang dengan mudahnya mengatakan “itu tidak mungkin” ketika anak sedang bercerita.

Padahal, coba misalnya bayangkan jika dulu kita diceritakan bahwa memesan makanan dan transportasi tinggal tekan handphone yang pintar dengan petanya. Tentunya 10-20 tahun lalu ide dan impian itu terasa sangat aneh dan tidak mungkin.

Itulah yang terjadi pada anak-anak kita. Mereka sedang membangun mimpi-mimpinya yang bisa jadi sangat tak terbayangkan oleh kita. Karena itu cobalah untuk mendengarkannya. Misalnya, apa alasannya tak mau tidur. Perhatikan misalnya kenapa si kecil belum mau melepas jempolnya yang terus dihisap.

Anakmu Juga Unik? Coba Ceritakan Pengalaman Istimewamu Ketika Menganjarkannya Hal Baru, Biar Orang Lain Bisa Mendapat manfaatnya!

panadol anak

Tentu Bunda punya anak yang unik dan berbeda juga bukan? Pastinya punya pengalaman istimewa juga mengahadapi uniknya calon-calon pemimpin masa depan ini. Terkadang, ada saja tingkah Si Kecil yang membuat kita menggelengkan kepala. Maka itu sebagai seorang ibu, kita harus belajar dari satu sama lain untuk menghindari kesalahan dalam mengasuh anak.

Nah, coba ceritakan pengalaman Bunda ini, karena Panadol Anak sedang mengadakan kontes #TipsPanadolAnak. Kontes ini mengajak Bunda untuk mengirimkan tips dalam mengasuh anak yang tentunya harus kreatif, berguna, dan mampu menginspirasi Bunda lainnya!

Caranya?

1. Peserta wajib Peserta wajib follow akun social media dari Panadol Anak Indonesia di halaman Facebook (Panadol Ibu Peduli) ini.

2.Kemudian upload foto atau video beserta captionnya yang berkaitan dengan tips mengasuh anak sesuai tema mingguan yang telah ditetapkan berikut ini di akun facebook bunda masing-masing:

Minggu 1 (18 – 24 Juli): Tips Mengatasi Anak Susah Makan Sayur
Minggu 2 (25 – 31 Juli): Tips Mengatasi Anak Yang Takut Air
Minggu 3 (1 – 7 Agustus): Tips Mengatasi Sakit Kepala Pada Anak
Minggu 4 (8 – 14 Agustus): Tips Mengatasi Demam Pada Anak Setelah Imunisasi
Minggu 5 (15 – 21 Agustus): Tips Mengajari Anak Membaca
Minggu 6 (22 – 28 Agustus): Tips Mengatasi Anak Susah Minum Susu
Minggu 7 (29 Agustus – 4 September): Tips Mengatasi Demam Pada Anak Saat Flu
Minggu 8 (5 – 11 September): Tips Mengatasi Demam Saat Anak Tumbuh Gigi
Minggu 9 (12 – 18 September): Tips Membuat Anak Berhenti Melakukan Kebiasaan Menghisap Jempol
Minggu 10 (19 – 25 September): Tips Mengatasi Anak Yang Susah Tidur Siang

3. Jangan lupa posting photo dan  tips seting privasinya harus public

4. Tag ke social media Panadol Anak Indonesia dengan menggunakan hashtag #TipsPanadolAnak #TipsIbuPeduli #MakeNoMistake #KLNpanadol di caption Anda

5. #TipsPanadolAnak yang dikirim harus orisinal, kreatif dan inspiratif serta belum pernah dipublikasikan sebelumnya

Akan ada 5 pemenang yang mendapatkan hadiah menarik setiap minggunya dan 2 pemenang yang mendapatkan hadiah utama: Giant Keyboard dan Bip Bip Watch. #TipsPanadolAnak yang paling orisinal, kreatif dan menginspirasi berhak menjadi pemenang. Yuk berbagi tips mengasuh anak versi anda.

Untuk keterangan lengkapnya bisa dilihat di sini.

tips panadol anak

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Share

To Top