Mainan Anak

Waktu Bersama Anak Jangan Dihabiskan Pergi ke Mal, Lakukan 7 Kegiatan Quality Time Seru Ini Bersama si Kecil

Screen Shot 2016-08-08 at 8.44.41 AM

Untuk ibu bekerja, kesempatan menghabiskan waktu bersama Si Kecil merupakan sesuatu yang sangat berharga. Jangan sia-siakan waktu bersama si Kecil.

Akan tetapi sering kali momen tersebut dihabiskan dengan pergi ke mal, karena dianggap praktis. Padahal, ada banyak kegiatan seru yang dapat dilakukan di rumah dan akan membuat kebersamaan Anda dengan Si Kecil terasa lebih menyenangkan.

Meluangkan waktu untuk beraktivitas bersama keluarga bisa semakin menguatkan bonding dan bermanfaat bagi tumbuh kembang anak

Luangkahlah waktu beraktivitas bersama keluarga. Studi membuktikan bahwa meluangkan waktu untuk beraktivitas bersama keluarga bisa semakin menguatkan bonding dan bermanfaat bagi tumbuh kembang anak.

Studi yang dilakukan oleh Zabriskie dan McCormick dan dipublikasikan dalam jurnal Family Relations vol. 50 ini menyatakan bahwa aktivitas rumahan yang biasanya dilakukan harian atau mingguan oleh keluarga, seperti bermain bola di halaman, berkebun, atau hanya menonton televisi bersama bisa meningkatkan ikatan emosional antara anggota keluarga.

Studi bertajuk The Influences of Family Leisure Patterns on Perceptions of Family Functioning tersebut juga dikaitkan dengan kemampuan keluarga untuk beradaptasi satu sama lain.

Tak perlu khawatir kehabisan ide untuk bersenang-senang dengan si kecil saat quality time bersamanya. Beberapa hal berikut bisa Anda coba.

1. Luangkan waktu di akhir pekan untuk movie marathon, dan dampingi saat menonton

Ajak si kecil untuk memilih sendiri DVD kartun, animasi, atau film bertema keluarga yang disukainya. Luangkan waktu di akhir pekan untuk movie marathon, dan dampingi saat menonton. Persiapkan diri untuk menjawab pertanyaan sederhana tapi tak terduga seperti misalnya mengapa Superman bisa tebang dan dia tidak bisa.

dengan menonton tayangan-tayangan edukatif memberi manfaat untuk anak melatih daya tangkap anak, menanamkan nilai-nilai pada anak melalui movie dan melatih kreativitas anak.

2. Ajak Si Kecil ke dapur dan libatkan ia dalam pembuatan cupcakes

Warna-warni cupcakes dengan berbagai topping menarik pasti disukai oleh Si Kecil. Kalau biasanya Anda selalu membelinya di toko kue favorit, sekarang saatnya membuat sendiri bersama Si Kecil.

Caranya sangat mudah dan bahan-bahannya pun cukup sederhana. Ajak Si Kecil ke dapur dan libatkan ia dalam pembuatan cupcakes tersebut, misalnya minta ia meletakkan kertas ke dalam cetakan atau mengaduk adonan.

Membuat Cupcakes bersama si kecil dapat melatih motorik halus, indera penciuman dan perasa, Membangun bounding antara anak dan orangtua, Mengembangkan kreatifitas dan Mengisi liburan yang bermanfaat.

3. Melibatkan si kecil untuk membantu menata ulang dekorasi kamarnya

Quality time dengan anak ternyata bisa dimanfaatkan juga untuk membuat rumah menjadi lebih indah dan menarik! Anda bisa melibatkan si kecil untuk membantu menata ulang dekorasi kamarnya.

Tanyakan kepadanya, wallpaper apa yang diinginkan. Ajak dia membantu meletakkan barang-barang di tempatnya, atau malah ikut membuat kerajinan tangan yang bisa dijadikan pajangan lucu.

4. Kreasi Mading Keluarga, cukup pasang papan berukuran cukup besar di ruang keluarga

Kreasi Mading Keluarga. Caranya mudah, cukup pasang papan berukuran cukup besar di ruang keluarga. Setelah itu, ajak Si Kecil mengisi majalah dinding atau mading dengan tulisan, gambar atau foto-foto saat liburan dan sebagainya.

Katakan juga bahwa ia dapat mengungkapkan apapun yang ia rasakan di mading tersebut. Agar lebih seru dan tidak membosankan, ubah isi mading setiap seminggu sekali.

Dengan mading, anak dapat mengasah kreativitasnya. dia dapat menampilkan karya-karyanya. Juga dapat menyalurkan emosi-emosinya.

5. Karaoke keluarga, Putarkan lagu anak-anak favoritnya

Jika hobi menyanyi sudah mendarah daging dalam keluarga, bahkan hingga si kecil, karaoke akan menjadi aktivitas seru yang menghangatkan weekend Anda. Putarkan lagu anak-anak favoritnya dan ajak bernyanyi sambil berjoget!

karaoke dapat membuat hati senang. Karena saat karaoke, tubuh mengeluarkan hormon endorphine yang bermanfaat untuk menciptakan rasa senang dan kebahagiaan dengan memicu saraf dan fisik. Selain itu, karaoke dapat menyalurkan dan mengasah bakat anak dalam bernyanyi.

6. Belajar Menanam pohon, kita mengarjarkan anak untuk menjaga dan mencintai tumbuhan dan alam

Bermain dengan tanah dan tanaman juga merupakan suatu kegiatan yang menyenangkan bagi Si Kecil. Ajaklah ia belajar menanam tanaman yang menarik, seperti bunga atau pohon buah. Bimbing ia untuk melakukan semua proses penanaman sendiri, dari mulai memasukkan tanah ke dalam pot, meletakkan bibit, memberi pupuk sampai menyiram tanaman tersebut.

Dengan menanam pohon kita mengajarkan anak untuk menjaga dan mencintai tumbuhan dan alam. Ajarkan anak bahwa tanpa tumbuhan, kita tidak dapat hidup karena kekurangan oksigen. Cukup dengan menjelaskan bahwa manusia membutuhkan banyak oksigen untuk dihirup supaya bisa hidup. Untuk berterima kasih kepada tanaman maka kita harus melestarikan hayati tanaman dengan cara menanam berbagai tumbuhan di sekitar kita.

7. Mencuci Kendaraan

Mobil atau motor Anda kotor? Tidak perlu membawanya ke tempat pencucian kendaraan! Gunakan kesempatan tersebut untuk lebih dekat dengan Si Kecil dengan mengajaknya mencuci kendaraan bersama. Ia pasti senang bermain dengan air dan busa sabun yang digunakan untuk mencuci mobil atau motor Anda.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Bun, Begini Tips Apik Naik Motor Matic

aman-naik-motor

Merasa tak asing dengan jenis motor yang satu ini, bunda mungkin pasti akan mengangguk cepat bahwa kendaraan ini memang yang paling tepat untuk kita kaum hawa. Bahkan, jika boleh berkata jujur hampir semua kegiatan yang kita lakukan selalu dilakoni dengan motor matic kesayangan. Tapi jangan asal berkendara saja bun, kita juga perlu untuk memerhatikan kelengkapan kendaraan.

Tak perduli akan bepergian dekat atau tidak, ke jalan raya atau ke dalam komplek saja. Sebab yang namanya bahaya bisa datang kapan saja. Maka kita perlu lakukan aturan yang sudah seharusnya dijalankan. Nah, untuk itu kami akan memberikan beberapa tips yang bisa bunda jadikan acuan dalam menyiapkan segala kelengkapan naik motor matic.

Tak Boleh Ditawar-tawar, Bunda Wajib Pakai Helm dengan Standar Nasional Indonesia atau SNI

1a97d149baaaa655

Dengan berbagai macam alasan, kadang bunda mungkin malas untuk sekedar memakai helm. Padahal ini demi kesalamatan loh bun! Baik bunda atau siapa saja yang diajak naik motor berdua, entah itu teman atau bahkan si kecil yang ingin diantarkan ke sekolah. Pastikan jika semuanya sudah pakai helm sebagai pelindung kepala, begitu pula dengan boncengannya.

Lagipula, sesuai dengan UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan pasal 57 ayat (1), setiap pengendara bermotor—termasuk pengguna motor matic tentunya—diwajibkan memakai helm standar nasional Indonesia (SNI). kalau bunda berani melanggar? Siap-siap kena tilang hingga denda mencapai Rp 250 juta loh!

Untuk Alasan Kesehatan, Bunda Juga Harus Pakai Jaket dengan Bahan yang Berkualitas

c083cf5e7ca1a963

Gambarannya begini bun, kalau siang mungkin akan panas dan jakeet jelas sangat berguna untuk melindungi tubuh bunda dari teriknya paparan matahari. Lain lagi kalau malam yang lebih sering dingin, dan tak baik buat kesehatan. Akan tetapi pakai jaket selama berkendara akan melindungi bunda dari cuaca yang bisa menganggu kesehatan.

Dengan begitu, kita akan tetap merasa nyaman dan bisa melanjutkan perjalanan dan kegiatan lain dengan baik setiap hari.

Bahkan Area Tangan Pun, Wajib Dilindungi Loh Bun!

175b6cc98c3e50f1

Ayo kita buka-bukaan bun, pasti masih banyak yang suka mengabaikan fungsi sarung tangan kan? Padahal punggung tangan bunda sudah sepatutnya terlindungi supaya tidak belang saat sedang berkendara melawan cuaca terik. Lagipula dilain sisi, saat terik, kulit tangan akan cepat berkeringat dan permukaan tangan jadi lebih licin.

Dan bukan tak mungkin juga jika ini akan menganggu perjalanan kita, sebab susah menarik gas atau rem karena tangan yang sudah berkeringat dan basah. Maka jika bunda pakai sarung tangan, setidaknya ini akan menghindari tangan keringatan. Dengan catatan bunda harus bijak dalam memilih bahan sarung tangan yang akan dipakai, jangan yang berbahan licin ya bun.

Selanjutnya Pakailah Celana Panjang demi Melindungi Area Kaki Selama Perjalanan 

4f32d5cc6d62ac98

Masih memiliki fungsi yang serupa dengan jaket, memakai celana panjang juga berguna untuk alasan kenyamanan. Bunda pasti tak mau kan, jika kaki bawah hingga paha akan belang hanya karena pakai celana pendek saat naik motor siang-siang. Nah, kalau begitu agar kulit kaki tetap terjada dari papasan sinar ultra, kenakanlah celana panjang yang memang berbahan bagus, menyerap keringat datidak terlalu ketat. Kalau bisa panjang sampai mata kaki ya bun.

Dan Untuk Tetap Aman, Pakailah Sepatu yang Nyaman Bukan Sandal Kesukaan

a7f81df72487c105

Demi alasan keamanan, memakai sepatu juga jadi hal wajib yang harus bunda lakukan. Coba bayangkan, jika bunda akan bepergian dalam kondisi hujan dan memakai sandal. Jelas ini akan jadi sesuatu yang mengundang bahaya dalam perjalanan. Sebaliknya, penggunaan sepatu tak akan membuat pijakan jadi terasa licin. Sehingga sangat memudahkan kita sebagai pengendara, setiap kali ingin berhenti. Dengan cepat kaki bisa menopang motor di atas aspal.

Jika memang bunda tak punya sepatu yang memang diperuntukkan khusus untuk naik motor, setidaknya pakailah sepatu yang menutup hingga mata kaki.

 

 

 

 

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Ketika Membuat Jadwal untuk Anak, Jangan Pisahkan Waktu Bermain dan Belajar Ya Bunda

4-Ketika-Waktu-Bermain_-Ayah-dan-Bunda








Bunda pasti ingin si buah hati tumbuh jadi anak yang disiplin. Wajar jika kemudian berusaha menanamkan sikap disiplin tersebut sedari dini. Salah satu cara yang biasa ditempuh adalah dengan membuatkan jadwal untuknya. Kapan waktunya makan, kapan waktunya tidur, kapan bermain, kapan waktunya belajar dan sejumlah jadwal lainnya.

Tentunya membuat jadwal semacam ini tak salah. Tapi tahukah Bunda, khusus untuk si buah hati yang masih usia dini seharusnya jadwal bermain dan belajarnya tidak dipisah.

Meski Belajar itu Penting, Rasa Bahagia Anak Jauh Lebih Penting

1-Meski-Belajar-Itu-Penting-namun-Rasa-Bahagia

Kenapa demikian? Menurut Dr. Sofia Hartati., M.Si Ketua Asosiasi Pendidikan Guru PAUD, sangatlah penting untuk menstimulasi rasa ingin tahu anak, memperkenalkan anak pada banyak hal, dan juga memberikan asupan nutrisi yang baik dan lengkap.

Namun, Dr. Sofia Hartati menambahkan, perlu diingat walaupun belajar itu penting, tapi pengalaman yang menyenangkan menjadi prioritas terpenting bagi anak di usia dini. Untuk itu, sebisa mungkin belajar anak dilakukan sambil bermain.

Salah satu cerita menarik tentang belajar sambil bermain ini dialami sendiri oleh Albert Einstein. Salah satu peristiwa yang menginspirasinya terjadi ketika dia berusia 4 tahun dan ayahnya memberinya alat kompas untuk dimainkan. Einstein selama berjam-jam bermain dengan memutar-mutar kompas tersebut sambil penasaran kenapa jarumnya selalu menunjuk ke arah utara. Rasa penasaran dan kagumnya inilah yang dibawa Einstein hingga dewasa dan membuatnya menjadi tertarik pada ilmu pengetahuan.

Jika Bunda Menjadikan Satu Waktu Bermain dan Belajar, Minat Belajar Anak Bisa Meningkat

3-Jika-Bunda-Memisahkan-Waktu-Bermain-dan-Belajar

Berbeda dengan kita yang dewasa, si kecil justru akan lebih bisa konsentrasi jika waktu belajar dan bermainnya dijadikan satu. Beberapa penelitian menyebutkan soal ini. Salah satu yang sering menyuarakannya adalah Nancy Carlsson Paige, profesor bidang pendidikan dari Lesley University di Cambridge.

Menurutnya emosi anak akan lebih cepat berkembang jika ia tidak dikhususkan waktunya untuk belajar dan dibiarkan lebih banyak bermain. Dengan menjadikan satu waktu belajar dan bermain anak tidak akan mudah stres dan minat belajar dan konsentrasinya akan terus meningkat ketika ia dewasa kelak.

Pilih Permainan yang Mendukung Metode Belajar Sambil Bermain ini ya Bunda

5-Pilih-Permainan-yang-Mendukung-Metode-Belajar-

Nah, untuk mewujudkan pola bermain sambil belajar tentunya dibutuhkan perangkat dan mainan yang bisa mendukung hal tersebut. Permainan itu harus memberikan pengalaman yang menyenangkan sambil membantu si kecil belajar.

Contohnya Bunda bisa mencoba program edukasi Kodomo Challenge dari Benesse. Kodomo Challenge ini dilengkapi dengan kurikulum dan materi ajar berdasarkan penelitian dan diawasi para ahli yang telah disesuaikan dengan usia dan perkembangan anak, baik fisik maupun pikirannya. Sehingga anak bisa menikmati dan mengerti lebih baik permainan dan materi ajar yang dimainkannya.

Apalagi Kodomo Challenge Indonesia ini menggunakan metode pendekatan “multi-platform”. Hal ini membuat pemahaman anak lebih mendalam dimulai dari media favoritnya, baik itu DVD, buku, maupun mainan. Serunya lagi, permainan yang ada pada Kodomo Challenge akan melibatkan peran Bunda sebagai teman bermain bersama si kecil.

Keterlibatan Bunda dalam permainan si kecil ini penting. Menurut hasil penelitian Kathy Hirsh-Pasek and Roberta Michnick Golinkoff, peneliti pendidikan anak usia dini sekaligus pengarang buku best seller Becoming Brilliant: What Science Tells us About Raising Successful Children, keinginan anak untuk bermain meningkat jika ada orang dewasa yang ikut bermain bersamanya. Nah, sejalan dengan hal tersebut permainan yang ada di Program Edukasi Kodomo Challenge ini akan secara aktif melibatkan Ayah atau Bunda untuk ikut bermain bersama buah hati

Penasaran? Sebagai langkah awal, Bunda cukup mendaftar di sini, untuk mendapatkan Free Trial Kit Kodomo Challenge untuk dikirimkan ke rumah.

Dikirim ke rumah? Iya Bunda, inilah bagian paling menyenangkan dari Kodomo Challenge. Setelah mendaftar Free Trial Kit, nantinya kita akan dikirimkan ke rumah buku bergambar, DVD serta buku panduan orang tua.

Bunda akan mendapatkan Free Trial Kit Kodomo Challenge sesuai dengan usia si kecil. Ada Kodomo Challenge Toddler yang diperuntukan bagi anak usia 1-2 tahun dan ada Kodomo Challenge Playgroup untuk anak usia 2-3 tahun. Jadi bisa dipastikan si kecil akan nyaman bermain dan belajar dari Free Trial Kit Kodomo Challenge tersebut karena sesuai dengan perkembangan usianya.

Caranya? Cukup lengkapi form yang ada di sini maka paket Free Trial Kit akan segera dikirim ke alamat rumah Bunda. Kalau Bunda memutuskan mendaftar sekarang, selain mendapatkan Free Trial Kit, Bunda juga bisa mendapatkan konten parenting dan edukasi untuk anak di shimajiro.id sekaligus berkesempatan memenangkan hadiah kejutan berupa bantal, baby bib atau trolley Shimajiro untuk Bunda yang beruntung.

Yuk, Bunda daftar sekarang, jadi Bunda bisa menikmati quality time, bermain sambil belajar bersama si kecil dengan program edukasi Kodomo Challenge!

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Parenting

Jangan Langsung Panik Saat Anak Belum Juga Bisa Berjalan Bunda, Latih Si Kecil Dengan Cara Ini

StockSnap_23EYZEIAO7

Menurut beberapa ahli tumbuh kembang anak, pada umumnya anak mulai melangkahkan kakinya antara usia 9-12 bulan, dan mereka dapat berjalan secara lancar pada usia antara 14-15 bulan. Namun pada kenyataannya ada beberapa anak yang pada usia tersebut belum dapat berjalan dengan lancar.

Hal ini seringkali membuat para orangtua mengkhawatirkan perkembangan anaknya. Tapi anda tidak perlu khawatir. Selama si kecil tidak menunjukan adanya gangguan pada tubuhnya, maka hal itu tidak perlu disikapi dengan rasa panik berlebihan.

Tak Perlu Terlalu Cemas, Yuk Kenali Dulu Tahap Perkembangan Gerak Anak Anda Bun!

  • Pada Usia 5 Bulan Pertama

Pada usia 5 bulan pertama pertumbuhan anak, dia telah masuk ke tahap gerak reflek. Hal ini dapat terlihat ketika anda menempelkan kaki si kecil ke lantai, maka dia akan langsung merespon dengan cara menggerak-gerakan kakinya seolah-olah ingin berjalan. Inilah yang disebut dengan gerak refleks.

  • Usia 6-9 Bulan

Memasuki usia 6 bulan pertama otot-otot anak sudah mulai kuat. Ketika kakinya ditempelkan ke lantai maka dia akan menekan-nekan lantai seolah ingin meloncat. Proses ini berlangsung antara usia 6 hingga 9 bulan. Pada tahap ini pula anak akan belajar merangkak, berguling, dan duduk.

  • Usia 9-12 Bulan

Pada usia ini, anak akan berusaha untuk berdiri. Dia akan menarik benda apa pun yang ada di dekatnya sebagai cara untuk menopang tubuhnya agar tidak jatuh. Pada tahap inilah proses anak berjalan dimulai. Bahkan beberapa anak pada usia ini sudah mampu berdiri dan berjalan tertatih-tatih untuk meraih mainan yang diinginkannya.

Agar Anak Bisa Cepat Berjalan, Anda Bisa Melatihnya Untuk Berdiri Tegak

Latihlah si kecil untuk berdiri tegak saat usianya 9-10 bulan. Dan jika anda melihatnya terjatuh, maka motivasi dia agar mau berdiri sendiri tanpa bantuan anda. Namun begitu, jangan paksa buah hati untuk terus berlatih berdiri tegak hanya karena anda tak sabar melihatnya bisa berjalan ya Bun!

Latih Anak Untuk Berjalan Dengan Memegang Satu Tangannya Bun!

Tips selanjutnya untuk melatih si kecil berjalan adalah dengan melatihnya untuk berjalan dengan bantuan anda. Anda dapat memegang satu tangannya kemudian ajaklah dia untuk berjalan secara perlahan. Dan jika dirasa si kecil sudah dapat berjalan dengan lancar, maka biarkan dia yang memegang tangan anda. Ini adalah cara untuk menghilangkan ketakutan anak untuk berjalan sendiri, karena pada suatu saat anda pasti akan melepasnya untuk berjalan sendiri.

Ajak Anak Untuk Berjalan Menelusuri Box Tidurnya Dengan Berpegangan Pada Bagian Tepinya

Cara lain yang bisa anda lakukan adalah dengan mengajaknya untuk berdiri di dalam box tidurnya. Ajak anak untuk berjalan menelusuri box tidurnya dengan berpegangan pada bagian tepinya. Cara ini cukup efektif untuk mempercepat anak berjalan.

Gunakan Stimulus Mainan Bunda!

Anda dapat meletakan mainan kesukaan si kecil pada posisi tertentu lalu mintalah dia untuk mengambil mainan tersebut dengan cara berjalan. Cara ini cukup efektif karena si kecil akan termotivasi untuk bisa meraih mainan kesukaannya.

Manfaatkan Mainan Yang Bisa Didorong Untuk Merangsang Anak Berjalan

Anda juga bisa menggunakan mainan yang bisa didorong sebagai rangsangan anak untuk berjalan. Caranya, gunakan mainan yang memungkinkan untuk didorong oleh anak. Sebaiknya gunakan mainan berukuran besar agar benda tersebut dapat menopang tubuh si kecil sehingga keamanannya pun terjamin.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Kesehatan Ibu & Anak

Membuat Si Kecil Merasa Nyaman Saat Bermain Dan Belajar Di Rumah, Jadi Sesuatu Yang Wajib Kita Perhatikan

Punya anak yang sedang aktif-aktifnya bergerak kesana kemari, tentu jadi momen bahagia yang kadang membuat kita kewalahan. Tapi bunda tak perlu khawatir, karena begitulah momen tumbuh kembang pada setiap mereka.

Hal yang menjadi tugas kita sebagai orangtua adalah menemani mereka pada satiap perkembangan dan aktivitasnya. Tentu dengan sesuatu yang menyenangkan dan sesuai dengan keinginannya.

Nah yang jadi pertanyaan, bagaimana menciptakan kegiatan yang menyenangkan untuknya? Bunda bisa contek beberapa hal ini untuk dilakukan di rumah.

 

Untuk Mengasah Kemampuan Imajinasi Miliknya, Berikan Dirinya Kebebasan Untuk Memilih Kegiatan

rsz_stocksnap_q5fjuk9ofh

Jika selama ini kebanyakan orangtua selalu menilai tingkat perkembangan otak seorang anak dari tingkat kecerdasan yang ia punya. Ini adalah salah! Lebih dari itu, sebenarnya ada hal lain yang perlu kita perhatikan. Yakni kemampuan berkonsentrasi untuk menemukan imajinasi. Untuk itu biarkan ia memilih sendiri.

Jika memang pilihan yang ia pilih adalah bermain mewarnai. selanjutnya Bunda bisa memberinya kesempatan untuk memilih sendiri model gambar yang akan ia warnai sendiri. Meski terkesan seperti sedang bermain, nyatanya aktivitas ini telah memintanya untuk berkonsentrasi. Bahkan melibatkan anggota tubuh dan perasaan miliknya.

 

Tak Hanya Mendengarkan Kita Bercerita, Biarkan Ia Bermain Dengan Bercerita

rsz_josh-applegate-149609

Jika bunda merasa bahwa mendongeng tak lagi efektif untuknya, sepertinya bunda sedang keliru. Sampai kapanpun aktivitas storytelling lewat mendongeng tentu jadi hal yang akan membantu tumbuh kembangnya. Maka buatlah sesuatu yang baru, dengan bertukar peran dengannya.

Jika biasanya bunda jadi si pencerita, sekarang giliran si kecil yang akan bercerita lewaat sebuat permainan. Dengan begitu ia akan terlatih untuk berkata-kata. Dan ini jadi kegiatan yang akan berbeda dari sekedar mendengar atau membaca saja. Karena ketika ia sedang bercerita ada stimulasi otak untuk yang berbeda dengan aktivitas lainnya. Sehingga kemampuannya dalam mengingat sesuatu pelan-pelan akan terasah.

 

Kemudian Manfaatkan Segala Sesuatu Yang Bisa Membuatnya Bermain Lebih Leluasa

rsz_markus-spiske-135763

Ruang keluarga dan kamar miliknya jadi tempat yang baik untuk si kecil bisa berkreasi sesukanya. Bunda bisa memilah beberapa perabotan yang ada untuk mendukung suasana bermain yang semakin mendukung kegiatannya. Mulai dari kursi, bantal, hingga benda lain yang memungkinkan membantu proses bermainnya.

Tak selalu harus mewah, yang penting suasanya bisa membantu untuk berkreasi sesukanya. Setelah itu, ajar pula ia untuk terbiasa membereskan semua alat bermain yang baru saja ia pakai. Jangan sampai semua benda-benda itu ditinggalkan begitu saja. Karena meski usianya masih kecil, membiasakan ia berberes mainan itu perlu. Ini akan menjadikannya tumbuh sebagai anak yang disiplin, termaksud dalam hal bermain.

Pastikan Pula Area Bermainnya Bersih Dan Tak Berbahaya

rsz_stocksnap_pbhff6rjph

Nah untuk yang satu ini, jangan sampai luput dari perhatian ya bun. Kita harus memastikan bahwa ia berada pada tempat yang aman. Karena tempat bermainnya berada di dalam rumah. Bukan tak mungkin ia lepas dari pengawasan yang kita punya. Apalagi di usia yang terbilang masih sangat kecil, tentu ia tak tahu jika hal-hal di sekitarnya bisa membahayakan keselamatannya.

Untuk itu, hindari menempatkan dirinya di sekitar tempat yang terdapat stop kontak, terminal listrik, kabel rol, atau disekitar lemari yang tentu berbahaya. Karena kemampuannya yang sedang ingin tahu banyak hal, sering mendorongnya melakukan sesuatu yang tak seharusnya. Tentu bunda tak ingin kan, jika tiba-tiba si kecil memasukkan jari miliknya kedalam terminal listrik yang ada di dekatnya.

 

Serta Lindungi Ia Dari Gigitan Nyamuk Selama Bermain

Hal yang tak kalah penting untuk di perhatikan adalah melindungi ia dari gangguan serangga, khususnya nyamuk. Karena kulit si kecil yang masih tergolong lembut, sering jadi mangsa sedap untuk si nyamuk. Jangan sampai aktivitasnya bermain terganggu hanya karena adanya nyamuk yang berkeliaran di sekelilingnya.

Untuk mengatasi hal itu bunda bisa pilih kipas angin Ony series yang terbaru dari cosmos. Loh kipas angin apa hubungannya dengan nyamuk?

kipas angin

Nah, kipas angin yang diperkenalkan pada Selasa, 19 September 2017 kemarin di Hotel Ciputra Grogol, bersamaan dengan acara Gathering Cosmos dalam rangka ulang tahun yang ke 41 Tahun ini memang berbeda.

Utet Siregar Selaku General Marketing marketing Cosmos mengatakan bahwa selama ini kita melindungi keluarga dari nyamuk dengan cara yang sedikit keliru. Karena menyemprotkan anti nyamuk hanya akan menghilangkan nyamuk sementara, dan jika efek obat hilang nyamuk lain akan kembali.

“Jika selama ini kita mungkin percaya bahwa menyemprot obat nyaman, itu berarti kita telah mengusir nyamuk. Padahal itu hanya akan mengusirnya sementara saja, kalau bau dari obat yang kita semprot maka nyamuk akan kembali datang” Terang Utet.

Untuk itu, PT.Star Cosmos kembali melahirkan produk barunya yakni kipas angin seri ony. Uniknya kipas angin ini dilengkapi dengan tempat obat nyamuk. Jadi kita tinggal memilih obat nyamuk brand apa pun dan tinggal memasukannya ke dalam tempat yang disediakan di kipas angin tersebut.

Tentunya ini akan membantu si kecil, untuk tetap merasa nyaman saat bermain atau belajar di dalam rumah. Dan sebagai orangtua kita juga tak lagi khawatir jika ia akan di gigit nyamuk selama bermain. Karena ada kipas angin dari cosmos yang siap menemani ia bermain sepanjang hari.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Hiburan Anak

Ingin Memberikan Mainan Pada Si Kecil ? Beberapa Hal Ini Perlu Kita Perhatikan

Sudah Beli Mainan Baru

Setiap kali masuk kesebuh toko mainan anak, kita akan dihadapkan pada banyaknya jenis pilihan dengan berbagai bentuk dan warna disetiap mainan. Yang bisa membuat kita galau hanya untuk memilih mainan mana yang ingin kita beli untuk sikecil,karena selain membantu anak dalam tumbuh kembangnya mainan tersebut juga harus memenuhi beberapa hal yang perlu diperhatikan juga. Apakah mainan tersebut aman untuk sikecil atau malah bisa saja malah membahayakannya, ini hanyalah contoh sederhana yang perlu kita perhatikan untuk lebih lanjut bisa kita lihat dibeberapa point ini.

TERBUAT DARI BAHAN YANG AMAN DAN SESUAI USIA ANAK

Perhatikan asal bahan dan komponen mainan, jika mainan tersebut diberi cat pastikan bebas logam timah dan tidak beracun. Hindari pemilihan mainan yang berat dan bersisi tajam karena bisa membahayakan anak atau teman bermainnya. Hal lain yang harus diperhatikan adalah membaca label pada mainan tersebut terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk membelinya, biasaya berisi aturan usia tertentu yang dapat atau cocok untuk memainkannya.

PILIHLAH BAHAN YANG TAHAN LAMA DAN MUDAH DIBERSIHKAN

Bicara soal awet pasti semua orangtua ingin jika mainan yang dibelikan bisa awet dalam jangka waktu yang panjang, apalagi jika harga mainannya lumayan menguras kantong. Duh

Jadi pilihlah mainan yang memang bisa tahan lama dan mudah dibersihkan atau bisa dicuci, selain untuk tetap bisa bersih juga untuk menghilangkan kuman dan bakteri yang menempel pada mainan. Sembari beri pengertian kepada sang anak untuk merawat dan menjaga mainannya (jika anak sudah bisa berinteraksi dengan kita).

MEMILIKI NILAI EDUKASI YANG TINGGI DAN BERAGAM

Memilih jenis mainan juga harus memerhatikan nilai edukasi yang bisa dipahami oleh sang anak, tidak hanya bagus dan mahal pastikan juga bahwa mainan tersebut memiliki nilai edukasi yang akan merangsang dan menggerakkan tumbuh kembang otak si kecil. Karena mainan yang memiliki nilai edukasi akan membantu melatihan kecerdasan sang anak dari kecil.

JENIS MAINANNYA MEMILIKI FUNGSI DAN REPRESENTASI

Mainan yang memang memiliki fungsi akan membantu anak lebih cepat dalam memahami beberapa hal yang ada disekitarnya, untuk itu memilih mainan yang memang benar berfungsi sebagaimana fungsi aslinya sangatlah membantu orangtua untuk tumbuh kembang sang anak, misalnya 1 set alat masak mainan untuk ank perempuan atau sebuah mobil-mobilan untuk anak laki-laki. Dari situ mereka akan belajar bahwa mainan mereka tersebut memiliki fungsi yang sama dalam kehidupan.

SESUAI DENGAN MINAT SI KECIL

“Sudah beli mainan baru untuk si kecil bukannya senang dia malah lebih asik dengan mainan lamanya” Nah untuk kasus seperti ini yang perlu kita perhatikan adalah pilihlah mainan yang memang sesuai dengan minat anak, kita bisa memerhatikan hal ini dari kebiasaannya saat tengah bermain. Selain dia akan senang pilihan ini juga akan membantu anak untuk terus mengembangkan minat yang dimilikinya sejak kecil, karena membimbing anak untuk hal yang menjadi minatnya bisa dimulai dari memilih mainan yang dia sukai bukan yang kita sukai.

DAN JADILAH MAINAN EDUKATIF TERBAIK UNTUK ANAK

Peran orangtua sangatlah dibutuhkan untuk melatih tumbuh kembang otak dan imajinasi anak saat bermain, untuk itu kita sebagai orangtua diharapkan bisa menjadi teman bermain yang baik untuknya. Karena interaksi yang kita berikan kepada sang anak selama bermain juga akan membantunya memahami banyak hal lebih cepat dibandingkan jika dia hanya bermain sendiri. Karena menghabis satu jam sehari dengan anak jauh lebih baik daripada membelikannya mainan yang banyak dan mahal tapi membiarkannya bermain sendiri.
Mainan tidak akan bisa terlepas dari keseharian anak-anak, untuk itu peran orantua sangatlah dibutuhkan untuk mampu mengontrol dan memilih jenis mainan yang akan dimainkan oleh si kecil.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Share

To Top