Parenting

Kebiasaan Orangtua Yang Dianggap Baik Ini Ternyata Justru Berpotensi Membuat Anak Jadi Tak Sukses

Dialogdengananak

Sebagai orang tua tentunya kita ingin memberikan segala hal yang terbaik untuk anak. Anda memastikan segala kebutuhan anak tercukupi dengan sangat baik demi mengantarkannya pada kesuksesan hidup. Bahkan demi mencapai hal itu, anda tidak hanya mencukupi kebutuhan primer anak saja, dengan sekuat tenaga anda berusaha agar kebutuhan sekunder dan bahkan kebutuhan tersier buah hati terpenuhi. Segala kasih sayang pun anda dicurahkan untuk anak yang kelak menjadi harapan masa depan orang tua.

Namun tahukan anda bahwa salah mendidik anak bisa membuatnya kian jauh dari kesuksesan? Meski sebenarnya baik, ada beberapa kebiasaan yang sebaiknya tak anda lakukan demi mengantar anak mencapai gerbang kesuksesan. Lalu apa saja kebiasaan yang dianggap baik namun justru bisa membuat anak tak sukses? Berikut ulasannya.

Tidak Memberi Kesempatan Pada Anak Untuk Memikirkan Sebuah resiko Akan Membuat Tumbuh Kembangnya Tidak Optimal

Sebagai orang tua tentunya kiya ingin selalu memberikan perlindungan pada anak. Namun dengan tidak memberikan kesempatan pada dia untuk memikirkan resiko yang akan diterima dari setiap tindakannya adalah sikap yang dapat membuat tumbuh kembangnya menjadi tidak optimal. Hasil penelitian yang dilakukan di Eropa menunjukan bahwa seorang anak yang ketika kecil dilarang untuk bermain di luar ruangan akan memiliki fobia ketika dia beranjak dewasa. Hal ini tentunya akan berpengaruh buruk pada kehidupan anak dimasa depan.

Sayang Pada Anak Adalah Hal Yang Wajar, Namun Terlalu Mudah Memberikan Bantuan Juga Tidak Baik

Perlu anda tahu bahwa anak-anak jaman sekarang tidak memiliki kemampuan berjuang sek sebesar anak jaman dulu. Hal itu disebabkan oleh para orang tua yang terlalu mudah memberikan bantuan kepada anaknya dan tidak memberikan kesempatan baginya untuk mengatasi masalahnya sendiri. Hal itulah yang membuat kemampuan berjuang anak jaman sekarang cenderung lebih rendah dibandingkan anak-anak yang dilahirkan pada jaman dulu.

Terlalu Mudah Melontarkan Pujian Hanya Akan Membuat Tumbuh Kembang Anak Tidak Maksimal

Memang sebuah pencapaian selalu layak mendapatkan pujian. Tapi terlalu mudah memberikan pujian juga akan membuat tumbuh kembang si anak menjadi tak maksimal. Anak yang terlalu sering mendapatkan akan cenderung membesar-besarkan keadaan, berbuat curang dan berbohong. Hal itu dia lakukan demi menghindari masalah. Nah, demi kebaikan anak, mulai sekarang jangan terlalu sering memberikan pujian ya Bunda!

Kelewat Gampang Memberi Hadiah Bisa Mengakibatkan Anak Jadi Tak Mandiri

Tidak salah memang jika anda sebagai orang tua memberikan hadiah atas prestasi atau keberhasilan yang telah dicapai oleh anak. Namun terlalu sering dan terlalu mudah dalam memberikan hadiah juga akan berdampak tidak baik untuk anak. Apa lagi jika anak anda jumlahnya cukup banyak, maka anda akan berfikir jika yang satu diberi maka yang lain juga ketika berhasil dalam sebuah hal harus diberi reward juga. Kondisi ini diperparah jika hadiah yang anda berikan harus sesuai dengan permintaan si anak. Sikap ini akan berdampak tidak baik untuk anak. Anak akan berpikir bahwa untuk mendapatkan sesuatu dia tak harus berusaha. Cukup dengan meminta pada orang tua saja, maka keinginannya akan lekas terpenuhi.

Bukan Hanya Soal Materi, Membagi Pengalaman Hidup Anda Pada Anak Akan Membuatnya Hati-hati Melangkah

Sebagai orang tua, anda perlu membagi pengalaman hidup pada anak. Hal ini karena anak remaja membutuhkan pendampingan untuk menghadapi dunia beserta resiko-resikonya. Kisah perjalanan hidup anda akan membuat anak lebih matang dalam melangkah. Jangan segan untuk menceritakan jatuh bangun kehidupan anda, sebab dari hal itu anak akan menyadari bahwa butuh proses untuk mencapai tujuan hidup.

Talenta Dan Kecerdasan Bukanlah Tanda Kedewasaan Anak Bunda!

Cukup banyak orang tua yang menggunakan talenta dan kecerdasan anaknya sebagai ukuran kedewasaannya. Padahal kedua hal tersebut tidak ada hubungannya dengan kedewasaan seseorang. Talenta dan kecerdasan anak telah dibawanya sejak dia lahir. Maka sungguh tak bijak bila anda menggunakan dua hal itu sebagai indikator kedewasaan.

Sebab Orang Tua Adalah Role Model Bagi Anaknya, Jangan Sampai Ucapan Anda Tidak Sesuai Dengan Tindakan!

Orang tua adalah contoh bagi anaknya. Entak itu contoh baik atau buruk. Untuk itulah, penting bagi orang tua untuk melakukan apa yang dia katakan demi menguatkan karakter anak. Selain mempraktekkan, seharusnya orang tua juga menjadikan apa yang dia katakan sebagai kebiasaan. Dengan begitu anak pun akan melakukannya tanpa merasa dipaksa.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Mainan Anak

Mengapa Bermain Sangat Penting bagi Anak-anak? Dengan Bermain Kemampuan Anak bisa Berkembang Secara Sempurna

meimeikarta

Bermain sangatlah penting bagi pertumbuhan dan perkembangan anak-anak. Dengan bermain kemampuan-kemampuan motorik dan kognitif anak Anda bisa berkembang secara sempurna. Dengan bermain anak-anak belajar berinteraksi, berlatih dan mengembangkan kemampuan-kemampuan dalam diri mereka.Selain itu, kemampuan-kemampuan dasar lainnya seperti perkembangan emosi dan psikis anak Anda akan semakin terasah dengan seringnya anak Anda bermain.

Jadi berilah waktu pada anak Anda bermain, jangan pernah menyepelekan waktu bermain bersama anak Anda. Dengan bermain dia mempelajari semua hal mengenai dirinya dan dunia luar serta bagaimana mengembangkan kemampuan semua indera-indera yang ada pada diri buah hati Anda. Lalu tipe permainan seperti apakah yang mampu mengembangkan dan meningkatkan kemampuan juga tumbuh kembang anak Anda?

Simaklah uraian berikut ini yang mungkin bisa menjadi inspirasi bagi Anda, para orangtua ketika akan bermain bersama buah hati Anda.

Permainan ditentukan oleh usia

Ketahuilah bahwa permainan yang baik haruslah membantu mengembangkan kemampuan fisik dan psikis anak Anda. Dan ketahui pula bahwa setiap usia memiliki tahapan-tahapan perkembangan yang harus dicapai. Jadi ada baiknya Anda bisa memilih permainan yang bisa membantu si kecil mencapai tahapan-tahapan perkembangan tersebut.

Sebagai contoh, anak yang berusia 20 bulan sedang senang-senangnya melakukan kegiatan panjat memanjat, maka permainan terbaik yang bisa Anda lakukan untuk meningkatkan kemampuannya tersebut adalah ajak si kecil untuk berolahraga. Pilihlah olahraga yang mengharuskan dia melakukan kegiatan memanjat.

Carilah permainan yang mengharuskan si kecil berinteraksi dengan orang lain

Anak-anak usia 6 bulan-12 bulan mereka sedang berada dalam tahap berinteraksi dengan Anda dan orang di sekitarnya. Berinteraksi dengan orang disekitarnya sangatlah penting dalam tahap tumbuh kembang buah hati Anda. Pada usia ini anak Anda akan sangat menikmati ketika dia tersenyum, tertawa atau memperhatikan lawan bicaranya.

aka dari itu cobalah mengajak si kecil berbicara dan bermain permainan yang mengharuskan dia berinteraksi dengan Anda dan orang sekitar. Misalnya saja Anda mengajak si kecil bermain peekaboo atau cilukba, menggelitik perutnya untuk membuat si kecil tertawa, mengajak si kecil bercanda dengan mimik muka Anda yang dibuat lucu dan banyak berbicara padanya.

Bermain dengan benda-benda di sekitarnya

Anak yang berusia 4 bulan sampai 10 bulan, mereka sedang mengalami fase merasakan indera-inderanya seperti bagaimana menyentuh, memukul, berkata-kata, menendang, melemparkan benda-benda, mendorong dan lain-lain sebagainya. Jadi berilah ruang bagi si kecil untuk bisa mengembangkan indera-inreda pada dirinya dengan bantuan mainan-mainan yang ada di rumah Anda

Biarkan si kecil bermain dengan teman-temannya yang lain

Membiarkan anak Anda bermain sendiri diluar dengan teman-temannya sangatlah penting dan bermanfaat untuk mengembangkan dan meningkatkan kemampuan berinteraksi anak dengan lingkungan sekitar.

Bermain dengan teman-temannya akan Anda tak usah khawatir karena harus meninggalkan si kecil bermain sendiri, karena dengan begitu si kecil bisa mempelajari sendiri bagaimana cara berinteraksi dengan baik pada teman-temannya.

Karena Itu Penting Buat Orang Tua Mencari Hunian Yang Mendukung Kebiasaan Bermain Anak

Karena bermain adalah hal yang penting untuk perkembangan si kecil tentunya orang tua harus menyediakan fasilitas yang mendukung berbagai aktivitas bermain ini. Paling awal adalah dengan memberikan hunian yang nyaman dan memudahkan anak untuk beraktivias bermain.

Salah satunya adalah hunian di Meikarta. Apartemen yang dibangun di Meikarta berada di tengah kota baru di daerah Cikarang yang memiliki fasilitas lengkap dari perkantoran, pendidikan, pusat perbelanjaan, hiburan, pusat kesehatan dan rekreasi.

Faktor kenyamanan bagi penghuni apartemen jadi salah satu faktor penting. Hampir seluruh apartemen di Meikarta memiliki fasilitas yang sangat lengkap seperti lapangan tenis, taman bermain untuk anak, kolam renang, sauna, fitness center dan lainnnya.

Semua fasilitas tersebut dapat kita digunakan secara cuma-cuma oleh penghuni.Meikarta telah membangun Central Park, yakni sebuah taman terbuka hijau seluas 100 hektar. Taman ini memiliki berbagai tanaman, lengkap dengan kebun binatang mini hingga jogging track,  membuat taman tersebut cocok digunakan untuk bersosialisasi, rekreasi dan bersantai, sehingga penghuni bisa menikmati kenyamanan.

Dengan segala fasilitas itu, berapa dana yang harus disiapkan ayah bunda? Harga apartemen di Meikarta Rp 5,8 juta per meter persegi, harga ini bisa naik sewaktu-waktu. Lalu disertai dengan kredit pemilikan rumah atau apartemen selama 20-25 tahun, dengan bunga dimulai dari 8,25 persen. Pembeli juga bisa membayar booking fee hanya Rp 2 juta dan selanjutnya uang muka sebesar 10 persen. Sementara biaya perawatan di Meikarta Rp5.000 per meter persegi.

Nah, tak sulit bukan untuk ayah bunda memperhatikan kepentingan bermain si kecil. Yuk perhatikan kebutuhan main mereka sedari sekarang!

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Share

To Top